Kegiatan Wawasan Kebangsaan oleh Koramil 0815-07/Jetis: Menyemai Semangat Kebangsaan di Kalangan Pelajar.

Mojokerto, – Menanamkan disiplin dan semangat kebangsaan sejak dini menjadi salah satu upaya TNI melalui pembinaan teritorial di wilayah. Wujud nyata hal ini tampak pada kegiatan yang digelar Koramil 0815/07 Jetis Kodim 0815/Mojokerto di MTs Darul Ulum Dusun Ngabar 1, Desa Ngabar, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (08/08/2025) pagi.

Kegiatan yang diikuti sekitar 350 siswa-siswi MTs dan MI Darul Ulum dihadiri Kepala Sekolah MTs Darul Ulum, Tutut Kusuna Dewi, S.Pd., para guru dan wali kelas, serta Bati Tuud Koramil 0815/07 Jetis bersama dua orang anggota yang bertindak sebagai pelatih.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) meliputi gerakan dasar seperti gerakan di tempat meliputi sikap sempurna, istirahat di tempat, lencang kanan, lencang depan, balik kanan, hadap kanan, hadap kiri, serong kanan, serong kiri, gerakan berjalan/berpindah tempat hingga penghormatan. Selain itu, diberikan pula materi Wawasan Kebangsaan tentang pentingnya mensyukuri nikmat kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Saat dikonfirmasi di Makoramil, Danramil 0815/07 Jetis Kapten Cba Kurniawan Junaedi menyampaikan kegiatan yang dilakukan anggotanya bertujuan membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan berjiwa nasionalis. “Melalui latihan PBB dan materi wawasan kebangsaan tentunya para siswa diharapkan memiliki rasa cinta tanah air yang kuat, memahami arti kemerdekaan, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapten Cba Kurniawan Junaedi menghimbau pembinaan semacam ini dapat menjadi rutinitas positif di sekolah-sekolah. “Harapan kami, para pelajar tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, dan siap mengabdi untuk bangsa dan negara di masa depan”, pungkasnya.

Semangat Nasionalisme Terbangun di Kwanyar: Kegiatan Bersih-Bersih dan Pembagian Bendera Merah Putih

Bangkalan — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Koramil 0829-05/Kwanyar bersama unsur Muspika Kecamatan Kwanyar, tokoh masyarakat, dan warga sekitar menggelar kegiatan Karya Bhakti di Lapangan Kecamatan Kwanyar, Jum’at (08/08/25).

Dua personel Koramil Kwanyar, yakni Serka Sukriyanto dan Serda Anton, turut berbaur dengan peserta kegiatan lainnya untuk membersihkan area lapangan yang akan digunakan dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT RI. Setelah kegiatan bersih-bersih selesai, dilanjutkan dengan pembagian bendera Merah Putih secara gratis kepada masyarakat setempat.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat nasionalisme serta mengajak seluruh elemen masyarakat turut serta memeriahkan bulan kemerdekaan dengan memasang bendera di rumah masing-masing.

Menurut Serka Sukriyanto, keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Momentum HUT RI adalah saat yang tepat untuk menumbuhkan kembali semangat cinta tanah air. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghargai jasa para pahlawan,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusias dari masyarakat. Semangat gotong royong dan persatuan tampak kuat dalam suasana kegiatan pagi itu.

Semangat Kemerdekaan di Kampung Nun: Anak-Anak Pasang Umbul-Umbul Merah Putih dengan Bangga

Distrik Waris Kabupaten Keerom, Papua — Di tengah terpencilnya wilayah perbatasan RI–PNG, tepatnya di Kampung Nun, Distrik Waris semangat kemerdekaan dan kepedulian tidak pernah padam. Satgas Yonif 512/QY Pos Kotis kembali menunjukkan wujud nyata pengabdian n yang menyentuh hati masyarakat. Jumat, (08/08/2025).

Datang dengan hati, personel Pos Kotis melakukan aksi “jemput bola” untuk memberikan pengobatan langsung kepada warga yang sedang sakit. Anak-anak yang mengalami luka ringan tak luput dari perhatian, mereka dirawat dengan sabar, penuh kasih, seolah merawat keluarga sendiri. Tetesan obat yang diberikan bukan hanya untuk menyembuhkan luka, tetapi juga menjadi tanda bahwa negara hadir untuk mereka, bahkan hingga ke pelosok tapal batas.

Tak hanya itu, menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, anak-anak Kampung Nun tampak antusias memasang umbul-umbul merah putih di setiap sudut kampung. Dengan wajah polos dan semangat membara, mereka memegang bendera dengan bangga, seakan ingin berkata, “Kami juga Indonesia!”

Semangat nasionalisme yang tumbuh dari pelosok negeri ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa cinta tanah air tidak ditentukan oleh seberapa dekatnya kita dengan pusat kota, tetapi oleh seberapa dalam kita merasakannya dalam hati.

“Merah putih itu bukan hanya kain, tapi simbol bahwa kami satu, kami Indonesia,” ungkap Daniel Amo salah satu pemuda Kampung Nun.

Apa yang dilakukan Satgas Yonif 512/QY bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi membangun harapan, menjaga senyum, dan merawat rasa kebangsaan di tapal batas.

Satgas TMMD ke-125 Kodim 0814/Jombang Sukses Alirkan Air ke Sawah Warga Desa Kromong

Jombang, – Satgas TMMD ke-125 Kodim 0814/Jombang, di bawah pimpinan Letkol Kav Dicky Prasojo, S.H., M.Han., berhasil mengalirkan air dari sumur bor baru ke sawah warga Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang. Keberhasilan ini disambut suka cita oleh warga, terutama para petani yang sawahnya kini teraliri air. Sumur bor ini menjadi solusi atas kesulitan pengairan yang telah lama mereka hadapi, menjanjikan panen yang lebih baik dan peningkatan kesejahteraan.

Air yang mengalir ke sawah warga Desa Kromong bukan sekadar air, melainkan sumber kehidupan. Sebelumnya, para petani kesulitan mengairi sawah mereka, terutama di musim kemarau. Kini, dengan adanya sumur bor baru, mereka dapat bercocok tanam dengan lebih optimal dan meningkatkan hasil panen. Hal ini memberikan harapan baru bagi masa depan yang lebih sejahtera.

Penyaluran air dari sumur bor ini merupakan bagian dari program TMMD ke-125 Kodim 0814/Jombang yang fokus pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. Program ini melibatkan personel TNI AD yang bekerja sama dengan warga setempat. Kolaborasi ini memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Air ini bukan hanya untuk mengairi sawah, tapi juga untuk menumbuhkan harapan warga,” ujar salah satu anggota Satgas TMMD. Pernyataan ini mencerminkan semangat dan dedikasi TNI AD dalam membantu masyarakat. Kehadiran TNI AD di tengah-tengah masyarakat memberikan dampak positif yang nyata.

Selain pembangunan sumur bor, Satgas TMMD ke-125 juga melaksanakan berbagai program lainnya, seperti pembangunan jalan, renovasi rumah ibadah, dan penyuluhan kesehatan. Semua program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Desa Kromong. TMMD merupakan wujud nyata pengabdian TNI AD kepada bangsa dan negara.

Dengan adanya sumur bor dan program TMMD lainnya, diharapkan Desa Kromong dapat berkembang dan masyarakatnya hidup lebih sejahtera. Ketersediaan air yang cukup akan meningkatkan produktivitas pertanian, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh warga. Semoga program ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang.

Pelestarian Lingkungan: Koramil 0825-15/Wongsorejo Laksanakan Rehabilitasi Terumbu Karang.

Banyuwangi – Koramil 0825-15/Wongsorejo, Peltu Putu Sukamerta, melaksanakan kegiatan pendampingan dalam program konservasi terumbu karang di wilayah pesisir Pantai Grand Watudodol (GWD), Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi.

Program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Kodam V/Brawijaya, yang bertujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem laut serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan pesisir. Kegiatan rehabilitasi terumbu karang dimulai pada Kamis, 7 Agustus 2025

Peltu Eman Sukmana menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat bukan hanya dalam aspek pertahanan dan keamanan, namun juga aktif dalam mendukung program pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir. “Kami hadir untuk memastikan program ini berjalan lancar dan tepat sasaran. Konservasi terumbu karang ini bukan hanya soal ekosistem laut, tapi juga bentuk nyata kepedulian negara terhadap keberlanjutan sumber daya alam,” ujar Peltu Putu Sukamerta.

Program konservasi terumbu karang ini diharapkan mampu memberikan harapan baru bagi masyarakat pesisir dan menjaga keseimbangan ekosistem laut demi generasi mendatang.

Kegiatan Donor Darah di Hotel Kokoon: Sumbangkan 60 Kantong Darah untuk Kemanusiaan.

Banyuwangi – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, TNI bersama berbagai instansi dan masyarakat turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan di Hotel Kokoon, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, pada Kamis (07/8/2025).

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dengan suasana penuh semangat kebersamaan.

Acara ini dihadiri oleh Danramil Kabat, Kapten Czi Dulmajid, beserta empat anggota Koramil Kabat, serta dukungan personel dari Kodim, Koramil Kota, Koramil Rogojampi, Yonif 515, dan Polres Banyuwangi.

Kehadiran juga datang dari General Manager Hotel Kokoon, Ibu Weny, beserta staf dan karyawan, anggota PMI, serta tenaga medis dari Klinik Parahita. Total peserta donor mencapai sekitar 70 orang.

Antusiasme peserta begitu tinggi, terlihat dari hasil yang berhasil dikumpulkan, yaitu kurang lebih 60 kantong darah.

Darah tersebut nantinya akan disalurkan melalui PMI untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, menjadi bentuk nyata kepedulian sosial di momentum kemerdekaan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud peringatan HUT RI yang bermakna, tetapi juga mempererat sinergi antara TNI, Polri, instansi kesehatan, pihak swasta, dan masyarakat yang Produktif, Adaptif dan Inovatif dalam membangun rasa kemanusiaan dan solidaritas.

Kodim 0825/Banyuwangi Siap Dukung Rutilahu: Perbaikan Hunian Layak bagi Warga Kurang Mampu.

Banyuwangi – Sinergi pemerintah daerah dan TNI memperkuat kesejahteraan masyarakat. Danramil 0825/12 Rogojampi, Camat, dan Kepala Desa Aliyan meninjau program Rutilahu di Desa Aliyan. Program ini merupakan kolaborasi Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya.

Tujuannya memastikan pembangunan lancar dan tepat sasaran. Rutilahu memberikan tempat tinggal layak bagi warga membutuhkan. Danramil Rogojampi mengapresiasi kerja sama dan gotong royong warga.

Semangat persatuan terlihat dari antusiasme warga membantu pembangunan. Camat Rogojampi menyatakan Rutilahu tak hanya memperbaiki rumah. Program ini juga mempererat silaturahmi warga dan pemerintah.

Kepala Desa Aliyan berharap program berlanjut dan menjangkau lebih banyak keluarga. Peninjauan ini memotivasi dukungan program sosial. Program ini meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

sedangkan Koramil 0825-21/Kalipuro sigap dalam pembongkaran Rutilahu. Kegiatan pada 7 Juli 2025 ini tingkatkan kesejahteraan masyarakat. Perbaikan hunian warga yang kurang layak jadi fokus utama.

Anggota Koramil dan warga bergotong royong membongkar rumah. Pembongkaran berjalan tertib, aman, dan cepat. Rumah yang dibongkar akan dibangun kembali. Hunian yang lebih sehat dan nyaman akan terwujud.

Danramil, Kapten Czi Sahar, menyatakan kepedulian TNI. TNI mendukung program pemerintah untuk kebutuhan dasar warga. Tempat tinggal yang layak menjadi prioritas.

Kegiatan ini juga pererat hubungan TNI dan masyarakat. Sinergi tercipta, rasa aman dan nyaman di lingkungan warga. Program Rutilahu diharapkan berlanjut. Koramil 0825-21/Kalipuro dukung peningkatan kualitas hidup warga.

Kolaborasi Multipihak Dukung Ketahanan Pangan: Penanaman Jagung di Desa Kedungwungu

BANYUWANGI – Sinergi tiga pilar kembali terjalin, kali ini melibatkan TNI, Polri, dan Pondok Pesantren Mansya’ul Huda dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan. bertempat di lahan sawah milik Bapak Brahim di Dusun Gempoldampit, Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo, dilaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak seluas 0,5 hektar. Kegiatan ini juga melibatkan para santri ponpes yang turut berpartisipasi. Kamis, (07/08/2025), Pukul 08.00 Wib.

Acara yang diinisiasi oleh Kelompok Tani (Poktan) Sri Joyo, yang diketuai oleh Bapak Nuryadi, ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting. Hadir dalam kegiatan tersebut Bati Komsos Serma Ari Wahyudi mewakili Danramil 0825/09 Tegaldlimo, Kapolsek Tegaldlimo Iptu Sadimun, S.H., Plt. Camat Tegaldlimo, Pengasuh Ponpes Mansya’ul Huda K.H. Suyuti Toha, serta perwakilan dari Dinas Pertanian Dodik Dwi Anggriawan. Tak ketinggalan, Kepala Desa Kedungwungu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat lainnya juga turut berpartisipasi.

Kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi multipihak dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan. Dengan melibatkan para santri, diharapkan tumbuh kesadaran akan pentingnya sektor pertanian bagi masa depan bangsa.

Serma Ari Wahyudi, Mewakili Danramil 0825/09 Tegaldlimo, “Partisipasi dari para santri dalam kegiatan ini sangat luar biasa. Ini membuktikan bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab kita bersama, dari berbagai kalangan. TNI siap mendampingi para petani dan mendukung penuh setiap upaya peningkatan hasil pertanian di wilayah ini.” Ujarnya.

Iptu Sadimun, S.H. Kapolsek Tegaldlimo, “Kolaborasi antara TNI, Polri, dan Pondok Pesantren adalah kekuatan besar. Kegiatan positif seperti ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi contoh nyata dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap, hasil panen jagung ini bisa melimpah.” Ucapnya.

K.H. Suyuti Toha, Pengasuh Ponpes Mansya’ul Huda, Menuturkan “Kami sangat bangga para santri bisa ikut andil dalam kegiatan mulia ini. Dengan terjun langsung ke sawah, mereka belajar tentang pentingnya kerja keras dan mensyukuri nikmat Allah. Semoga ilmu yang didapat di ponpes dapat selaras dengan pengetahuan praktis untuk kemaslahatan umat.” Tuturnya.

Dodik Dwi Anggriawan, Dinas Pertanian Kecamatan Tegaldlimo, “Kami mengapresiasi sinergi yang terjalin antara berbagai pihak. Dinas Pertanian akan terus memberikan pendampingan teknis dan dukungan agar produktivitas hasil jagung di wilayah Tegaldlimo bisa maksimal. Ini adalah langkah strategis untuk mewujudkan kemandirian pangan di daerah kita.” Pungkasnya.

Dandim 0802/Ponorogo: GPM sebagai Upaya Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan di Ponorogo.

Ponorogo,- Kodim 0802/Ponorogo hari ini menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) bertempat di Makodim 0802/Ponorogo jalan Basuki Rahmat nomor 38 Kota Kabupaten Ponorogo, Kamis (07/08/2025).

Gerakan Pangan Murah (GPM) Kodim 0802/Ponorogo bekerjasama dengan Perum Bulog Kancab. Ponorogo hari ini menyiapkan sebanyak 5000 kilogram beras yang dikemas dalam kantong / karung kecil dengan isi perkarungnya yaitu seberat 5 kilogram.

Dengan harga yang relatife rendah dibawah harga pasaran tersebut membuat banyak warga sangat senang dan bersyukur sehingga antusias berbondong bondong menuju Makodim 0802/Ponorogo guna memperoleh beras murah yang dijual Kodim 0802/Ponorogo dan pihak Bulog Kancab. Ponorogo tersebut sehingga untuk memastikan agar seluruh masyarakat yang ingin memperolah beras murah bisa terwadahi maka setiap orang hanya diperbolehkan membeli paling banyak 10 kilogram (dua kantong saja).

Tidak butuh waktu lama, GPM berupa beras sebanyak 5000 kilogram (5 ton) dengan harga sangat murah yaitu Rp. 11.500,00 tiap kilogram tersebut langsung diserbu masyarakat khususnya yang berdomisili di sekitar Makodim 0802/Ponorogo maupun warga Kabupaten Ponorogo yang kebetulan mengetahui program tersebut. Dan Alhamdullilah semua manyatakan senang dan puas serta mengapresiasi terselenggaranya GPM Kodim 0802/Ponorogo.

Salah satunya yaitu Mas Farid (36 tahun) salah satu warga yang beralamat di Kelurahan Cokromenggalan Kota Kabupaten Ponorogo. Mewakili warga Ponorogo yang mendapat kesempatan membeli beras murah saat ditemui Media Center 0802 mengungkapkan rasa senang sekaligus mengapresiasi. “ Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini Alhamdulillah sangat membantu sekali mas, “ ucapnya.

“ Apalagi dengan harga pangan yang saat ini naik maka ini cukup membantu untuk memenuhi kebutuhan pangan setiap hari buat masak rumah tangga itu sangat membantu sekali dan dengan harga Rp. 11.500,00 itu sangat murah dan membantu sekali, “ terang Mas Farid dengan nada ceria.

Bukan hanya Farid, masih banyak lagi warga yang ditemui Tim Media Center 0802 yang mana semuanya menyatakan senang dan mengapresiasi program dari Pemerintah Presiden Prabowo berupa Program GPM dimana Pemerintah harus selalu hadir dan memastikan bahwa pangan harus tersedia sepanjang waktu untuk rakyat dan tentunya dengan harga yang terjangkau.

Selanjutnya Terkait Gerakan Pangan Murah tersebut Dandim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono saat memberikan testimoni di hadapan Media Center 0802 dan beberapa awak media menyatakan bahwa hal tersebut merupakan salah satu tugas tanggung jawab untuk terus memberikan yang terbaik guna kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ponorogo.

“ Gerakan Pangan Murah kerjasama antar Kodim 0802/Ponorogo dan Perum Bulog Kancab. Ponorogo ini merupakan upaya untuk menyukseskan program Pemerintah Bapak Presiden Prabowo yang bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta membantu masyarakat dalam pemenuhan pangan sebagai kebutuhan dasar, “ kata Dandim Ponorogo.

Senada dengan Dandim Ponorogo, Kepala Bulog Kab. Ponorogo Budiwan Susanto juga menjelaskan bahwa GPM tersebut bukan hanya sekali ini saja melainkan akan digelar selama rentang wakktu 6 bulan hingga bulan Desember dengan alokasi beras untuk Kabupaten Ponorogo yaitu sebanyak 13.500 ton. “ Sasarannya yaitu seluruh elemen masyarakat dan saat ini kebetulan ada di Makodim 0802/Ponorogo, “ ungkap Kabulog Ponorogo.

“ Untuk pelaksanaannya kita akan cari tempat tempat strategis yang ada di seluruh wilayah Koramil jajaran dengan harapan ini bisa menjangkau seluruh masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Ponorogo. Untuk target tahun ini untuk wilayah Kabupaten Ponorogo ada 13.500 ton beras yang mana untuk hari ini kami keluarkan sebanyak 5 ton, “ jelas Dandim Ponorogo yang diiyakan oleh Kabulog Ponorogo.

Persiapan TMMD ke-126: Kodim 0815/Mojokerto Gelar Verifikasi dan Survey Lapangan

Mojokerto – Dalam rangka persiapan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 TA 2025, Kodim 0815/Mojokerto menggelar Rapat Koordinasi Verifikasi dan Survey Lapangan di Balai Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (07/08/2025).

Dandim 0815/Mojokerto melalui Kasdim Mayor Inf Suwadi, saat menyampaikan paparan, menerangkan secara rinci terkait kesiapan pelaksanaan TMMD yang akan dilaksanakan di Desa Sumbertanggul. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 100 peserta terdiri dari DPMD Kabupaten Mojokerto, unsur Forkopimcam, perangkat desa, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.

Dalam paparannya, Mayor Inf Suwadi menjelaskan sejumlah sasaran fisik utama yang akan dikerjakan, diantaranya, bedah rumah warga tidak layak huni di beberapa dusun, renovasi atap gedung SDN 2 Sumbertanggul, pembangunan rabat Jalan Usaha Tani (JUT), pembuatan Tanggul Penahan Tanah (TPT) , renovasi Mushola Baitul Mukmin, dan pembangunan fasilitas sanitasi (jambanisasi), serta pembuatan sumur bor untuk pemukiman dan lahan pertanian.

Selain itu, TMMD ke-126 juga mencakup sasaran tambahan berupa TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) di tiga titik, Renovasi RTLH satu unit dan penanaman pohon 1.000 batang.

Mayor Suwadi menegaskan, pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada hasil pembangunan fisik semata, namun juga mengandung nilai strategis dari segi peningkatan kesejahteraan dan ketahanan wilayah. “TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Manfaat langsung dapat dirasakan oleh masyarakat dalam bentuk peningkatan aksesibilitas, fasilitas umum, dan lingkungan yang lebih sehat. Secara jangka panjang, ini juga akan memperkuat pertahanan negara melalui pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan”, jelasnya.

Kegiatan TMMD di Desa Sumbertanggul disambut antusias oleh warga. Kepala Desa Sumbertanggul, H. Candra Pambudi, S.T., menyampaikan terima kasih dan dukungan penuh dari masyarakat terhadap program ini. “Warga telah mempersiapkan diri jauh-jauh hari untuk menyambut pelaksanaan TMMD. Kami optimistis, ini akan membawa perubahan besar bagi desa kami”, ujarnya.

Usai pelaksanaan rakor, para peserta melanjutkan peninjauan lapangan ke sejumlah titik lokasi sasaran fisik yang telah direncanakan.

Tampak hadir dalam kegiatan, Kadis DPMD Kabupaten Mojokerto Yudha Akbar Prabowo, S.E., M.M., Kabid DPMD Kabupaten Mojokerto, Hadi Siswoyo, S.H., Danramil 0815/09 Mojosari Kapten Inf Benny Irawan, A.Md., Kapolsek Mojosari Kompol Purnomo, A.Md., S.H., dan Plt. Camat Mojosari Yulius Bakhtiar, S.P., M.M., serta perwakilan dinas/instansi terkait.