Karya Bakti TNI dan Instansi Lintas Sektoral untuk Persiapan Upacara HUT ke-80 RI di Gumukmas.

JEMBER – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, personel Koramil 0824/20 Gumukmas dipimpin Batuud Peltu Erman bersama instansi lintas sektoral melaksanakan karya bakti pembersihan Lapangan Mas Karebet di Desa Gumukmas, Kecamatan Gumukmas, pada Sabtu (9/8/2025).

Pembersihan dilakukan secara gotong royong, meliputi pemotongan rumput, pembersihan sampah, dan penataan area lapangan, agar siap digunakan sebagai lokasi Upacara Peringatan HUT RI ke-80 tingkat Kecamatan Gumukmas.

Kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan sinergi antara TNI, pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mempersiapkan momen penting bagi seluruh warga.

Pelatihan Baris-Berbaris di MI Miftahul Huda: Babinsa Koramil 0824-31/Semboro Tanamkan Disiplin dan Cinta Tanah Air.

JEMBER – Suasana semangat dan kegembiraan menyelimuti Lapangan MI Miftahul Huda Semboro Kabupaten Jember. Dua personel TNI dari Posramil 0824-31/Semboro, Serma Samad (Babinsa Sidomekar) dan Serka Tius (Babinsa Sidomulyo).

Pelatihan ini merupakan bagian dari program pembinaan karakter bagi siswa sekolah dasar/madrasah, yang dilaksanakan selama sepekan penuh. Pada hari kedua ini, para siswa terlihat semakin berani, percaya diri, dan kompak mengikuti instruksi baris-berbaris dari para Babinsa.

“Tujuan kami bukan sekadar mengajarkan baris-berbaris, tapi menanamkan disiplin, semangat kebersamaan, dan rasa cinta tanah air sejak dini,” ungkap Serma Samad.

Pembangunan Saluran Irigasi di Kesilir: Sinergi TNI dan Masyarakat untuk Kesejahteraan Pertanian

BANYUWANGI, – Di tengah terik matahari siang ini, semangat gotong royong dan kebersamaan antara Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi dengan masyarakat Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, berkobar membara. Mereka bahu-membahu dalam pembangunan saluran irigasi yang menjadi salah satu sasaran fisik utama program TMMD tahun ini.

Pemandangan di lokasi menunjukkan kekompakan yang luar biasa. Anggota TNI dan warga, tanpa sekat, berpadu tenaga mengangkat material, mengaduk semen, dan memasang batu di sepanjang jalur irigasi. Momen ini bukan sekadar kerja bakti biasa, melainkan cerminan dari kemanunggalan TNI dan rakyat yang menjadi ruh dari program TMMD.

Dansatgas TMMD ke-125, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menyatakan bahwa pembangunan irigasi ini merupakan respons atas kebutuhan vital masyarakat Desa Kesilir yang mayoritas berprofesi sebagai petani. “Dengan adanya saluran irigasi yang memadai, kami berharap dapat meningkatkan produktivitas pertanian, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kesejahteraan warga,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini, Sabtu (09/08/2025), menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih mengakar kuat di tengah masyarakat. Pembangunan infrastruktur yang dikerjakan bersama ini tidak hanya bertujuan untuk hasil fisik, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkokoh persatuan antara TNI dan rakyat.

Program TMMD ke-125 di Desa Kesilir tidak hanya berfokus pada pembangunan irigasi. Sejumlah program lain baik fisik maupun non-fisik juga dilaksanakan, di antaranya pembangunan jembatan, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan fasilitas MCK, serta berbagai penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dan kerukunan warga.

Dengan sinergi yang kuat antara Satgas TMMD dan partisipasi aktif masyarakat, pembangunan saluran irigasi ini ditargetkan selesai tepat waktu, memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi kemajuan sektor pertanian di Desa Kesilir.

Aksesibilitas Masyarakat Meningkat: Jembatan Penghubung Desa Dikerjakan oleh Satgas TMMD ke-125.

Banyuwangi – Sabtu (09/08/2025), Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi melaksanakan kegiatan pengecoran jembatan penghubung desa di Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi. Pembangunan jembatan ini merupakan salah satu sasaran fisik utama TMMD yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas warga antarwilayah.

Dandim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menyampaikan bahwa pengecoran jembatan tersebut menjadi tahap penting dalam proses penyelesaian infrastruktur yang diharapkan selesai tepat waktu. “Jembatan ini akan menjadi penghubung vital bagi masyarakat, sehingga dapat memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial,” ujarnya.

Selain mengerahkan personel TNI, pengerjaan jembatan ini juga melibatkan partisipasi aktif warga setempat. Gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mempercepat proses pembangunan. Dengan kerja sama yang solid, pengecoran jembatan berjalan lancar meskipun medan cukup menantang.

Program TMMD ke-125 di Siliragung diharapkan memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan warga. Jembatan penghubung desa ini nantinya akan mempermudah distribusi hasil pertanian dan akses menuju fasilitas umum, sehingga mampu mendorong peningkatan perekonomian masyarakat setempat.

Desa Jurang Jero Gelar Musdes dan Monev APBDes: Komitmen pada Transparansi dan Partisipasi.

Probolinggo, 9 Agustus 2025 — Komitmen terhadap transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan desa kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Desa Jurang Jero, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Hal ini tercermin dalam pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026, yang dirangkaikan dengan Monitoring dan Evaluasi (Monev) APBDes Tahap II TA 2024 dan Tahap I TA 2025, pada hari Sabtu, 9 Agustus 2025 bertempat di Kantor Desa Jurang Jero, kegiatan dimulai pada pukul 07.00WIB hingga selesai, dan berlangsung dalam suasana yang aman, tertib, dan kondusif.

Kolaborasi Lintas Sektor Turut hadir dalam kegiatan penting tersebut Kapten Inf. Moh. Toha (Danramil Gading), Camat Gading, Kapolsek Gading, Kasi Ekobang Kecamatan Gading, Kasi Pemerintahan Kecamatan Gading, Sertu Idhar Nurbudiman (Babinsa Desa Jurang Jero), Babinkamtibmas Desa Jurang Jero, Pendamping Desa, Aparatur Pemerintah Desa Jurang Jero dan tokoh masyarakat setempat.

Kehadiran lintas sektor ini menjadi cerminan dari sinergi antara unsur pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam upaya memastikan perencanaan pembangunan desa berjalan sesuai dengan aspirasi masyarakat dan ketentuan yang berlaku.

Dalam sesi musyawarah, berbagai usulan program dan kegiatan pembangunan yang akan dituangkan dalam RKPDes TA 2026 dibahas secara terbuka. Fokus pembangunan diarahkan pada sektor infrastruktur desa, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan pelayanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan sanitasi.

Sementara itu, melalui sesi Monitoring dan Evaluasi APBDes, dilakukan peninjauan terhadap pelaksanaan program yang telah berjalan pada Tahap II TA 2024 dan Tahap I TA 2025, mencakup capaian fisik, keuangan, serta dampaknya terhadap masyarakat. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan dana desa dan mendorong perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan anggaran.

Danramil Gading Kapten Inf. Moh. Toha, bersama Babinsa dan Babinkamtibmas, turut memberikan pengawasan dan pendampingan selama kegiatan berlangsung. Kehadiran aparat keamanan ini tidak hanya menjamin ketertiban, tetapi juga memperkuat fungsi kontrol sosial demi terwujudnya tata kelola desa yang baik.

Kegiatan Musdes dan Monev ini menjadi salah satu wujud nyata pelaksanaan prinsip good governance di tingkat desa. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang erat, Desa Jurang Jero optimis dapat menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, demi meningkatkan kesejahteraan seluruh warganya.

Pompa Air Pulih Kembali: Sinergi Babinsa dan Warga Tlanakan Kembali Hidupkan Pertanian.

PAMEKASAN – Babinsa Koramil 0826-02 Tlanakan, Sertu Achmad Supriyadi, tak segan turun langsung ke lapangan bersama warga Dusun Pandan, Desa Panglegur, Kecamatan Tlanakan, untuk memperbaiki pompa air yang rusak.

Kerusakan pada mesin dan pipa pompa air itu membuat aktivitas warga terganggu. Padahal, pompa tersebut menjadi sumber utama pasokan air, baik untuk mengairi sawah dan ladang, maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi, dan mencuci.

Dengan peralatan seadanya, Sertu Achmad Supriyadi bersama warga bekerja sama mengganti mesin dan memperbaiki pipa yang bocor. Keringat bercampur lumpur tidak menghalangi semangat gotong royong mereka demi mengembalikan aliran air.

“Pompa air ini ibarat urat nadi bagi warga. Kalau berhenti, pertanian bisa terganggu dan kebutuhan rumah tangga pun tersendat. Makanya kami berupaya secepat mungkin memperbaikinya,” ujar Sertu Achmad Supriyadi.

Babinsa Panglegur itu juga menegaskan bahwa kebersamaan dalam kerja bakti seperti ini bukan hanya soal memperbaiki fasilitas, tetapi juga mempererat hubungan sosial.

“Gotong royong membuat warga makin solid. Semoga pompa yang sudah diperbaiki ini bisa bertahan lama dan dimanfaatkan sebaik mungkin,” tambahnya.

Warga setempat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan Babinsa. Kini, air kembali mengalir, sehingga kebutuhan pertanian dan rumah tangga bisa terpenuhi tanpa hambatan.

Dandim 0820/Probolinggo: Kesehatan Masyarakat Fondasi Utama untuk Bangun Indonesia yang Tangguh.

Probolinggo, Dengan mengusung tema gerakkan kemanusiaan menuju masyarkat sehat Indonesia tangguh Kota Probolinggo, Kodim 0820/Probolinggo bersama Pemerintah Kota Probolinggo memfasilitasi pelaksanaan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya mengatakan, pelaksanaan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan bukti nyata sinergitas antara Kodim 0820/Probolinggo bersama Pemerintah Kota Probolinggo dalam menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang menyentuh langsung pada kebutuhan masyarakat.

“Kami percaya bahwa kesehatan masyarakat adalah fondasi utama dalam membangun bangsa yang kuat dan tangguh, kami berkolaborasi memberikan pelayanan kesehatan dan ini merupakan bagian dari komitmen kami,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya, Sabtu (9/8).

Dandim menambahkan, keterlibatan pihaknya bukan hanya dalam aspek pertahanan tetapi juga dalam kehidupan sosial dan kesejahteraan masyarakat, kita semua tahu bahwa tantangan ke depan tidaklah ringan, baik dari sisi kesehatan, ekonomi maupun sosial. Semangat gotong royong dan kolaborasi seperti ini yang harus terus kita jaga dan perkuat.

Kami mengajak semua pihak untuk tidak berhenti di kegiatan ini saja, mari kita lanjutkan kerja sama yang solid dan berkesinambungan dalam berbagai bentuk pelayanan kepada masyarakat demi terwujudnya indonesia yang lebih sehat, lebih kuat dan lebih tangguh.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana serta Palang Merah Indonesia Kota Probolinggo dalam mendukung kegiatan pemeriksaan kesehatan dan donor darah Kali Ini,”ujarnya.

Sementara Wali Kota Probolinggo Aminuddin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama melanjutkan perjuangan melalui kerja nyata, pelayanan terbaik dan pembangunan yang berkeadilan. Gerakan kemanusiaan ini adalah bentuk kolaborasi nyata antara Pemerintah Kota Probolinggo dengan Kodim 0820/Probolinggo dalam menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis yang merupakan salah satu program nasional bidang kesehatan.

Saya berharap kolaborasi Ini dapat diteruskan ditingkat yang lebih luas seperti di Koramil dan lapisan masyarakat Lainnya. Jika sinergitas Ini terus dibangun maka saya meyakini bahwa Kota Probolinggo akan semakin sehat, kuat dan tangguh. “Kegiatan ini menunjukkan adanya hubungan kerja sama yang baik antara instansi pemerintah daerah dan TNI dalam upaya meningkatkan kepedulian sosial serta kesehatan masyarakat,”pungkasnya.

Babinsa Koramil 0822-14/Botolinggo Dampingi Panen Padi Impari 32 untuk Peningkatan Ketahanan Pangan.

Bondowoso – Babinsa Koramil 0822/14 Botolinggo, Serda Deny Wahyudi, mendampingi panen padi jenis Impari 32 seluas 250 meter persegi milik Sukarji, warga Desa Gayam Lor, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso. Jumat (8/8/2025)

Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan (hanpangan) yang digalakkan TNI AD untuk mendorong peningkatan hasil pertanian. Kehadiran Babinsa di lapangan diharapkan memberikan semangat dan motivasi bagi para petani agar tetap produktif.

Serda Deny Wahyudi menjelaskan bahwa pendampingan dilakukan secara berkesinambungan, mulai dari pengolahan lahan, masa tanam, perawatan, hingga panen. “Kami siap membantu petani demi mendukung swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Sukarji selaku pemilik lahan menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan Babinsa. Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu, baik dari segi tenaga maupun pengetahuan dalam merawat tanaman padi agar hasil panennya lebih maksimal.

Dengan adanya sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan produksi padi di wilayah Botolinggo terus meningkat, mampu memenuhi kebutuhan pangan, dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Babinsa Hadir di Tengah Masyarakat: Pendampingan Air Bersih di Dusun Krajan

Bondowoso – Di tengah teriknya siang Bondowoso, semangat Kopda Heri K, Babinsa Desa Purnama, tidak pernah surut. Dengan penuh dedikasi, ia memimpin pendampingan pengambilan air bersih untuk puluhan warga Dusun Krajan, Desa Purnama, Kecamatan Tegalampel. Aksi ini menjadi solusi nyata di tengah keterbatasan pasokan air, memberikan manfaat langsung bagi kebutuhan hidup masyarakat. Kamis (7/8/2025)

Kegiatan berlangsung di RT/RW 13/14, Dusun Krajan, di mana sumber air bersih yang diambil dialirkan untuk memenuhi kebutuhan harian warga. Kehadiran Babinsa dalam proses ini bukan hanya sekadar membantu teknis pengambilan air, tetapi juga memastikan distribusi berjalan tertib dan merata.

Menurut warga, bantuan ini sangat berarti. “Kalau tidak ada Babinsa, mungkin kami harus berjalan jauh ke sumber air. Sekarang kami bisa mendapat air bersih tanpa harus meninggalkan rumah terlalu lama,” ujar Siti Aminah, salah satu warga penerima bantuan, dengan wajah lega.

Kopda Heri K mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat. “Kami tidak ingin hanya hadir saat upacara atau kegiatan seremonial. Saat warga butuh air bersih, kami turun langsung membantu. Ini wujud pengabdian kami,” tegasnya.

Upaya pendampingan seperti ini menjadi bukti bahwa peran Babinsa tidak hanya terbatas pada urusan pertahanan, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Dengan adanya sinergi antara TNI dan warga, tantangan kekurangan air bersih di Desa Purnama dapat diatasi bersama.

Babinsa dan Puskesmas Banyu Urip Laksanakan Fogging untuk Cegah Penyebaran DBD

SURABAYA – Upaya mencegah peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), fogging kembali dilaksanakan di RT 06 RW 09, Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, Jumat (8/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Jl. Banyu Urip Kidul 10A ini melibatkan Babinsa Kelurahan Banyu Urip dari Koramil 0830-14/Sawahan, Sertu Lukman Setiawan dan Sertu Suheri, perwakilan Puskesmas Banyu Urip, Wakil RT 06 RW 09, serta Kader Surveilans Kesehatan (KSH) RW 09.

Fogging dilakukan sebagai langkah preventif memberantas jentik dan nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD, terutama saat musim pancaroba yang rawan meningkatkan populasi nyamuk.

Babinsa Sertu Lukman menyampaikan bahwa keterlibatan TNI merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Warga setempat menyambut positif kegiatan ini dan berharap fogging dapat dilakukan secara rutin.

Pihak Puskesmas Banyu Urip mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan 3M (Menguras, Menutup, dan Mengubur barang bekas), serta aktif melaporkan jika ditemukan gejala DBD.