Semangat Paskibraka: Progres Latihan Mencapai 70% Menjelang HUT RI ke-80

Blitar – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, persiapan pelaksanaan upacara pengibaran bendera merah putih di Kabupaten Blitar terus dimatangkan. Salah satu fokus utama adalah latihan intensif Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang dilaksanakan di Aloon-Aloon Kanigoro Jl. Kusuma Bangsa Kabupaten Blitar, Kamis (7/8/2025).

Di bawah terik matahari, para anggota Paskibraka tampak semangat mengikuti sesi latihan yang dipandu langsung oleh personel gabungan dari TNI-Polri. Pelatihan ini merupakan bagian dari persiapan penting menuju puncak peringatan HUT RI pada tanggal 17 Agustus 2025 mendatang.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Blitar Setiyana, menyampaikan bahwa pelatihan resmi dimulai sejak 21 Juli dan akan berlangsung hingga 12 Agustus 2025. “Latihan dimulai setiap hari pukul 07.00 sampai 16.00 WIB. Kami minta seluruh anggota Paskibraka menyiapkan mental dan fisik karena latihan ini cukup menguras tenaga,” ujarnya.

Tahun ini sebanyak 78 calon Paskibraka yang terdiri dari 40 siswa putra dan 38 siswa putri hasil seleksi ketat dari seluruh SMA/SMK di Kabupaten Blitar ikut serta dalam pelatihan ini. Mereka akan menjalani karantina penuh mulai 13 hingga 18 Agustus 2025 di Local Education Center (LEC) Kecamatan Garum, yang juga menjadi pusat kegiatan menjelang detik-detik proklamasi.

Selain pelatihan fisik dan baris-berbaris, para peserta juga akan menerima pembekalan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan pada 14 Agustus 2025 di ruang pertemuan LEC. Materi nonfisik ini dinilai penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan pada generasi muda yang akan menjadi ujung tombak upacara kenegaraan tersebut.

Sementara itu Lettu Kav. Agung Pribowo, yang sehari harinya menjabat Danramil 0808/19 Wates sekaligus Danki Paskibraka dari Kodim 0808 Blitar, menyebutkan bahwa progres latihan saat ini telah mencapai 70 persen. “Masih ada beberapa kekurangan, terutama dalam hal kedisiplinan gerakan. Beberapa peserta masih kerap melakukan kesalahan dalam baris-berbaris, namun kami optimistis mereka akan siap tampil maksimal saat upacara nanti,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa evaluasi harian terus dilakukan oleh para pelatih yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Blitar. Meskipun beberapa peserta mengeluhkan kelelahan karena padatnya jadwal latihan, semangat mereka tetap tinggi.

Dengan latihan yang terus dimaksimalkan dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Kabupaten Blitar siap menggelar upacara HUT Kemerdekaan RI ke-80 dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme.

Optimalisasi Program Han Pangan: Dandim 0810/Nganjuk Kunjungi Sektor Pertanian, Peternakan, dan Perikanan.

Nganjuk – Komandan Kodim (Dandim) 0810/Nganjuk, Letkol Inf M.Yudha Bakti S.I.P.,S.T., melakukan peninjauan langsung ke lokasi program Ketahanan Pangan Terpadu yang mencakup sektor pertanian, peternakan, dan perikanan di wilayah Kabupaten Nganjuk tepat nya Desa Tanjungkalang Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk. Senin( 07/08/2025 )

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan optimalisasi lahan dan sarana yang digunakan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional di tingkat daerah. Dalam peninjauan tersebut, Dandim didampingi oleh jajaran Babinsa, perwakilan Dinas Pertanian dan Peternakan, serta kelompok tani setempat.

“Sektor pertanian, peternakan, dan perikanan merupakan tiga pilar penting dalam mendukung ketahanan pangan. Kami ingin memastikan semuanya terintegrasi dengan baik dan mampu memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat,” ujar Dandim

Dandim juga memberikan apresiasi kepada para petani dan kelompok tani binaan yang telah berperan aktif dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Beliau menegaskan bahwa TNI siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk membantu mengembangkan potensi lokal, termasuk pendampingan teknologi pertanian, penyediaan bibit, serta pengelolaan hasil panen dan pasca panen.

Program Ketahanan Pangan Terpadu di Nganjuk ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi daerah lain, dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor demi terwujudnya kemandirian pangan di tingkat lokal maupun nasional.

Meningkatkan Pelayanan Kesehatan: Lokakarya Mini di Puskesmas Rejoso Libatkan Berbagai Instansi

Nganjuk, – Bati Tuud Koramil 0810-15/Rejoso Pelda Jinap Ratno mewakili Danramil 0810/15 Rejoso menghadiri Lokakarya Mini Kesehatan yang diselenggarakan oleh PKM Puskesmas Rejoso di Aula Puskesmas Rejoso, Desa Banjarejo Kec. Rejoso Kab.Nganjuk. Rabu Siang (06/08/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Iin Purnami (Sekcam Rejoso), AKP Totok Hariyanto (Kapolsek Rejoso), Pelda Jinap Ratno (Bati Tuud Koramil 15/Rejoso), dr. M. Cholid A.R, (Plt. Kepala PKM Puskesmas Rejoso), Ibu Ratih (Nara Sumber dari Dinkes Kab. Nganjuk), Ibu Erni (Ka. UPT PLKB Kec. Rejoso), Sdr. Sutarno S.P. (Ka UPT BPP Kec, Rejoso), Ibu Samawati (Ka Korwil Kec. Rejoso), Kepala Sekolah SMP Se-Kecamatan Rejoso dan Kades Se-Kecamatan Rejoso serta tamu undangan.

Sekcam Rejoso dalam sambutannya mengatakan, “Tujuan diselenggarakannya Lokakarya Mini Kesehatan ini adalah untuk memelihara kerjasama antar lintas sektoral kecamatan Rejoso, sehingga perlu diadakan upaya penggalangan dan pemantauan pelaksanaan kerjasama melalui suatu forum Lokakarya Mini yang diselenggarakan setiap triwulan, Ucap Ibu Iin Purnami…..

Materi yang disampaikan pada kegiatan Lokakarya pada tribulan kali ini adalah tentang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pada kesempatan tersebut pemateri Sdri. Ratih menjelaskan “JKN adalah program asuransi sosial yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Program ini memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh penduduk Indonesia, termasuk Warga Negara Asing yang bekerja minimal 6 bulan di Indonesia. Tujuan dari JKN tersebut adalah Memberikan perlindungan finansial bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan, Memastikan akses ke layanan kesehatan yang adil, komprehensif, dan bermutu bagi seluruh penduduk, Mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan di bidang kesehatan. Ujar Sdri Ratih selaku pemateri……

Pelda Jinap Ratno pada kesempatan tersebut mengatakan, “Lokakarya Mini Kesehatan Lintas Sektoral sangat diperlukan, guna untuk menjaring umpan balik atau usulan usulan, dan ini sebagai bahan perencanaan maupun pelaksanaan kegiatan yang ada dipuskesmas”. untuk memelihara lintas sektor perlu dilakukan upaya kerjasama sehingga dapat terwujud mutu dan kinerja Puskesmas dalam pelayanan kepada masyarakat,” tegas Pelda Jinap….

Lokakarya Mini Lintas Sektor ini juga merupakan suatu pertemuan antar petugas puskesmas dengan sektor terkait untuk meningkatkan kerjasama tim, memantau cakupan pelayanan puskesmas dan membina peran serta masyarakat secara terpadu agar dapat meningkatkan fungsi puskesmas,”. Dengan diadakan kegiatan lokakarya mini lintas sektor ini menjadi evaluasi kita bersama tentang program-program yang telah berjalan serta pentingnya sosialisasi Program kegiatan Puskesmas serta kerjasama lintas sektor yang nyata.

Pagelaran Wayang Kulit di Nganjuk: Dandim 0810/Nganjuk Apresiasi Peran Pondok Pesantren dalam Masyarakat.

Nganjuk – Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh M.Taufan Yudha Bakti S.I.P.S.T., menghadiri pagelaran wayang kulit dalam rangka memperingati haul Alm H. Samingun ,Almh Hj Ibu Darmi yang digelar di Pondok Pesantren Hamalatul Quran Al – Ijabah Blitaran Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk, Kamis ( 07/08/2025)

Acara haul tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh agama, masyarakat, Forkopimda Kabupaten Nganjuk, serta para santri dan warga sekitar. Pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Dalang Purbo Asmoro menjadi puncak acara malam hari, sebagai bentuk pelestarian budaya dan doa bersama untuk almarhum pendiri pondok pesantren.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim menyampaikan apresiasinya atas peran pondok pesantren dalam mencetak generasi muda yang berakhlak dan cinta tanah air.

“Haul ini bukan hanya momen untuk mengenang perjuangan para pendiri pesantren, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi dan pelestarian budaya bangsa. Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini,” ujar Dandim

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh suasana kekeluargaan, sekaligus menjadi wujud sinergi antara TNI dengan masyarakat dan lembaga keagamaan dalam menjaga harmoni dan persatuan di wilayah Kabupaten Nganjuk.

Babinsa Benowo Distribusikan Beras Murah untuk Masyarakat Romokalisari dalam Program SPHP.

Surabaya, Kamis 7 Agustus 2025 – TNI kembali hadir di tengah masyarakat, membawa harapan lewat tindakan nyata. Babinsa Koramil 0830-06/Benowo, Sertu Qomarudin bersama staf Kelurahan Romokalisari, melaksanakan kegiatan pendistribusian beras murah untuk warga Kelurahan Romokalisari, Kecamatan Benowo.

Penyaluran ini merupakan bagian dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tahun 2025 yang digulirkan oleh Badan Urusan Logistik (Bulog). Tujuannya sederhana namun sangat berarti: membantu meringankan beban masyarakat di tengah naik-turunnya harga bahan pokok.

Suasana hangat terasa saat warga menerima beras dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Bagi sebagian, ini bukan sekadar bantuan, melainkan bentuk nyata kepedulian yang sangat dibutuhkan.

“Kami hadir untuk memastikan program ini berjalan dengan tertib, aman, dan tepat sasaran,” ujar Sertu Qomarudin.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini menjadi jembatan antara rakyat dan pemerintah sebuah peran yang terus diemban dengan penuh dedikasi.

Melalui aksi ini, TNI kembali menegaskan bahwa mereka bukan hanya penjaga kedaulatan, tapi juga bagian dari denyut kehidupan masyarakat. Semangat Bersama Rakyat, TNI Kuat terus hidup, bukan hanya dalam slogan, tapi dalam langkah nyata di tengah rakyat.

Koramil Kamal Bersihkan Kawasan Pelabuhan ASDP untuk Lomba Kopaska Fins Swimming Piala Kasal 2025

Bangkalan – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Lomba Kopaska Fins Swimming Selat Madura Piala Kasal Tahun 2025, Koramil 0829-03/Kamal bersama unsur Forkopimcam menggelar kegiatan bersih-bersih di kawasan Pelabuhan ASDP bagian barat, Desa Kamal, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Kamis (7/8/25).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danramil Kapten Arm Muasari dan melibatkan berbagai unsur terkait. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Palaksa Mayor Laut (P) Yenif Furniawan, Camat Kamal Edi Satofit, Kapolsek Kamal Andri Cahyo Prabowo, S.Tr.K., SIK., MIK., serta Danton YTP 837/KT Letda Czi Putu.

Selain menciptakan lingkungan pelabuhan yang bersih dan nyaman, kegiatan ini juga bertujuan membangun sinergi antarinstansi dalam menyukseskan event nasional yang akan dilaksanakan di perairan Selat Madura.

Danramil Kamal, Kapten Arm Muasari menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini adalah bentuk komitmen untuk mendukung kelancaran kegiatan sekaligus mengajak masyarakat peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Ini adalah bagian dari peran aktif kami untuk turut menyukseskan agenda nasional serta mempererat kerja sama lintas sektor di wilayah,” ungkapnya.

Kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat, mencerminkan semangat gotong royong serta tanggung jawab bersama dalam menyambut event penting tingkat nasional.

Sinkronisasi Data Dinas Pendidikan dan Kemenag dalam Rapat Koordinasi Program MBG Probolinggo

Probolinggo, Bertempat di ruang rapat utama Bapelitbangda Kantor Bupati Probolinggo telah dilaksanakan kegiatan rapat koordinasi makan bergizi gatis (MBG) yang diikuti oleh sekitar 50 orang dengan penanggung jawab kegiatan yakni Sekretaris daerah Pemkab Probolinggo Ugas Irwanto.

Pasi Ter Kodim 0820/Probolinggo Kapten Inf Miko Supriyadi menyampaikan, rapat koordinasi makan bergizi gratis dilakukan dengan tujuan untuk mensinkronkan data dari dinas pendidikan dan kemenag dalam menentukan peta sasaran untuk mendorong program MBG tepat sasaran di wilayah Kabupaten Probolinggo.

“Rapat koordinasi dilakukan dalam rangka untuk menyusun strategi pelaksanaan agar program tersebut tepat sasaran serta untuk memperkuat sinergi antara instansi terkait guna mendukung peningkatan gizi dan kesehatan masyarakat di Kabupaten Probolinggo,” kata Kapten Inf Miko Supriyadi, (7/8).

Menurut Kapten Inf Miko Supriyadi, program MBG ini diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan pengembangan SDM berkualitas dengan tujuan utamanya yaitu untuk membangun generasi sehat, cerdas, dan produktif untuk menuju Indonesia Emas 2045. “Hingga saat ini baru 24 wilayah kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang telah siap menggelar Satgas program MBG ini,”ujarnya.

Lebih lanjut perwira murah senyum ini berharap dengan adanya kegiatan pada hari ini kita mampu mempercepat penyusunan draft pembentukan satgas sehingga mampu menyusul 24 wilayah tersebut. Dalam hal ini tugas satgas tidak lain adalah melakukan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan atas percepatan penyelenggaraan program MBG di wilayah Kabupaten Probolinggo.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Probolinggo senantiasa melakukan koordinasi untuk menyukseskan program-program prioritas nasional terutama mengenai program MBG tersebut,”pungkasnya.

Keterlibatan Babinsa Pamekasan dalam Pertanian: Mendorong Semangat Swasembada Pangan.

PAMEKASAN – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian warga, Babinsa Desa Tentenan Timur Seru Moh. Saleh turut membantu proses pemupukan tanaman jagung milik Sahid, petani asal Dusun Timur, Desa Tentenan Timur, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan.

Kegiatan pendampingan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI, khususnya Babinsa terhadap para petani di wilayah binaannya. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah lahan pertanian disambut hangat oleh Sahid dan warga sekitar.

“Alhamdulillah, saya sangat senang dan terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa. Beliau tidak hanya memberi semangat, tapi juga langsung ikut turun tangan membantu kami di sawah,” ujar Sahid.

Sertu Moh. Saleh menjelaskan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan pertanian ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial serta dukungan terhadap program swasembada pangan.

“Kami ingin terus mendorong semangat para petani agar lebih giat dan optimis dalam bertani. Ini juga sebagai bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa,” ujar Serru Moh. Saleh.

“Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan mampu memberikan motivasi kepada petani lain untuk terus meningkatkan hasil pertanian, terutama komoditas jagung yang menjadi salah satu sumber pangan bagi masyarakat,”imbuhnya.

Budidaya Ikan Lele: Peluang Usaha Menguntungkan bagi Anggota Kodim 0820/Probolinggo

Probolinggo,- Sejumlah anggota Kodim 0820/Probolinggo mengikuti kegiatan pelatihan mandiri budidaya ikan lele yang di fasilitasi oleh Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo, Kamis (7/8).

Pasi Pers Kodim 0820/Probolinggo Lettu Inf Joni Indra mengatakan, budidaya ikan lele merupakan peluang usaha yang menguntungkan dan dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi anggota Kodim 0820/Probolinggo. Dengan teknik yang tepat dan dukungan dari dinas terkait maka usaha ini dapat berkembang dan menjadi bisnis yang sustainable.

“Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo siap melakukan pendampingan dan memberikan dukungan teknis kepada anggota Kodim 0820/Probolinggo yang berminat mengembangkan budidaya ikan lele,” kata Lettu Inf Joni Indra.

Sementara Kepala Bidang Perikanan Budidaya DKPPP Kota Probolinggo Hariesza Arnas Pirzada mengungkapkan bahwa budidaya ikan lele sebagai salah satu upaya pemberdayaan ekonomi dan ketahanan pangan. Keunggulan bisnis ikan lele diantaranya permintaan tinggi terus meningkat di pasar lokal dan regional.

“Selanjutnya modal relatif kecil dapat dimulai dengan investasi minimal Rp 2-5 juta dengan waktu panen cepat dalam jangka waktu 2,5-3 bulan dari benih hingga siap jual, ikan lele juga tahan terhadap kondisi lingkungan dan mempunyai protein tinggi,”ujarnya.

Ditambahkan Hariesza Arnas Pirzada adapun tahapan dalam budidaya ikan lele diantaranya persiapan kolam, pemilihan benih, manajemen pakan dan pengelolaan kualitas air. Untuk strategi pemasaran bisa dilakukan melalui diantaranya pasar tradisiona, warung pecel lele, pengepul/tengkulak serta penjualan online.

“Untuk tips pemasaran yakni bangun hubungan baik dengan pembeli, jaga konsistensi kualitas dan kuantitas, berikan pelayanan yang memuaskan dan buat group WhatsApp untuk komunikasi,”tuturnya.

Dua Pamen TNI-AD Dilantik, Pangdam V/Brawijaya: Jangan Pernah Takut Berinovasi

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, melantik dua Perwira Menengah TNI-AD untuk menduduki jabatan di tubuh Makodam V/Brawijaya.

Kedua Perwira itu, yakni Letkol Inf Edwin Charles, S.I.P, dan Letkol Inf Indo Wijaya, S.Sos. Letkol Inf Edwin, diketahui dilantik menjadi Dandenmadam V/Brawijaya. Sedangkan Letkol Inf Indo Wijaya, secara resmi dilantik menjadi Dandeninteldam V/Brawijaya.

Diketahui, keduanya telah menggantikan posisi Kolonel Inf Agus Faridianto yang sebelumnya menduduki jabatan sebagai Dandenmadam V/Brawijaya, dan Letkol Inf Dedi Dwi Wijayanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Dandeninteldam V/Brawijaya.

Prosesi serah terima jabatan yang berlangsung di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Kamis (07/08/2025) itu, dipimpin langsung oleh Pangdam, dengan dihadiri oleh para PJU di lingkungan Kodam.

“Perlu saya tegaskan bahwa keberhasilan dalam kepemimpinan sangat ditentukan oleh karakter yang kuat, visi yang jelas dan kemampuan komunikasi yang baik,” tegas Pangdam disela berlangsungnya prosesi sertijab.

Pada kesempatan itu pula, Pangdam menegaskan para pejabat baru untuk menekankan pentingnya sosok pemimpin yang memiliki integritas, sekaligus mampu membangun komunikasi yang efektif sebagai landasan dalam menjalankan roda organisasi Satuan.

“Untuk itu segera menyesuaikan diri, berani mengambil keputusan dan jangan pernah takut berinovasi serta berkreasi untuk kemajuan Kodam V/Brawijaya,” tegas Mayjen TNI Rudy.