Membangun Satuan yang Adaptif, Irdam V/Brawijaya Ikuti Rapat Virtual Evaluasi Pembentukan Brigif dan Yonif TP

Surabaya,- Inspektur Daerah Militer (Irdam) V/Brawijaya Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si., M.Han. mengikuti rapat video conference (vicon) evaluasi penataan dan pembentukan satuan baru Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) secara virtual di Ruang SICC Makodam V/Brawijaya, Kamis (23/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AD dalam mengevaluasi progres penataan organisasi guna mendukung penguatan pembinaan satuan di seluruh jajaran.

Dalam pelaksanaannya, Irdam V/Brawijaya didampingi Waasrendam V/Brawijaya Letkol Inf Dwi Soerjono, Waaslog Kasdam V/Brawijaya Letkol Kav Devid Eko Junanto, Waaster Kasdam V/Brawijaya Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, S.H., M.Han., Waaspers Kasdam V/Brawijaya Letkol Inf Suhada Erwin, Waasintel Kasdam V/Brawijaya Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han., Wakazidam V/Brawijaya Letkol Czi Khamid Lubis, serta Pabandya Renops Sopsdam V/Brawijaya Letkol Inf Setio Priambodo.

Rapat evaluasi tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa dan diikuti oleh para pejabat dari seluruh Kodam secara virtual. Forum ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi sekaligus mengevaluasi perkembangan pembentukan Brigif TP dan Yonif TP di masing-masing wilayah.

Rapat membahas hasil evaluasi terhadap pelaksanaan penataan organisasi serta perkembangan pembentukan satuan baru Brigif TP dan Yonif TP. Setiap satuan diberikan kesempatan untuk menyampaikan laporan perkembangan, kendala, serta langkah-langkah yang telah dilakukan guna mendukung percepatan pembentukan organisasi.

Selanjutnya, pembahasan difokuskan pada sinkronisasi rencana tindak lanjut, penyelarasan kebutuhan personel, materiil, serta dukungan fasilitas yang diperlukan agar pembentukan satuan baru dapat berjalan sesuai ketentuan dan sasaran yang telah ditetapkan oleh TNI Angkatan Darat.

Dalam arahannya, Wakasad menekankan pentingnya sinergi seluruh satuan dalam mendukung kebijakan penataan organisasi agar proses pembentukan Brigif TP dan Yonif TP berjalan efektif, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan organisasi di masa mendatang.

“Evaluasi ini merupakan bagian penting untuk memastikan seluruh tahapan penataan dan pembentukan satuan baru berjalan sesuai rencana. Diperlukan koordinasi, komitmen, dan kerja sama dari seluruh jajaran agar setiap program dapat terlaksana secara optimal,” ujar Wakasad.

Melalui rapat evaluasi tersebut, Kodam V/Brawijaya menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung setiap kebijakan strategis TNI Angkatan Darat, khususnya dalam penataan organisasi yang adaptif terhadap dinamika tugas serta kebutuhan pembinaan kekuatan matra darat.

Diharapkan, hasil evaluasi dan koordinasi yang telah dilaksanakan dapat menjadi pedoman dalam menyempurnakan proses penataan serta pembentukan Brigif TP dan Yonif TP, sehingga mampu meningkatkan efektivitas organisasi, kesiapan operasional satuan, dan pengabdian TNI AD kepada bangsa dan negara.

Aslog Kasdam V/Brawijaya Pimpin Evaluasi Logistik Semester I TA 2026, Perkuat Tertib Administrasi dan Kesiapan Operasional

Surabaya,- Asisten Logistik Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Czi Rielman N. Yudha Trianandha, memimpin Rapat Evaluasi Bidang Logistik Semester I Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Kamis (23/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Kodam V/Brawijaya dalam memperkuat tata kelola logistik yang efektif, akuntabel, dan mampu mendukung kesiapan operasional satuan secara optimal.

Rapat diikuti oleh para pejabat logistik jajaran Kodam V/Brawijaya dan diawali dengan paparan dari bidang Alat Peralatan (Alpal), Fasilitas dan Konstruksi (Faskon), Perbekalan dan Angkutan (Bekang), Barang Milik Negara (BMN), serta Sistem Logistik (Sislog). Evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi capaian, kendala, sekaligus menyusun langkah percepatan penyelesaian berbagai program kerja pada semester berikutnya.

Masing-masing bidang menyampaikan perkembangan pelaksanaan program dan kondisi terkini di lapangan. Paparan tersebut menjadi dasar dalam merumuskan langkah perbaikan terhadap aspek administrasi, pengelolaan aset, distribusi logistik, hingga pemanfaatan sistem informasi yang terintegrasi.

Dalam arahannya, Aslog Kasdam V/Brawijaya menekankan pentingnya percepatan pengurusan Penetapan Status Penggunaan (PSP) Barang Milik Negara, penertiban pelaporan dana manset, pengelolaan munisi sesuai prosedur, serta pendistribusian perbekalan yang tepat sasaran agar seluruh kebutuhan satuan dapat terpenuhi secara efektif.

Pembahasan difokuskan pada peningkatan efisiensi dan penguatan tata kelola di setiap bidang. Untuk Faskon, seluruh satuan diminta menerapkan penghematan penggunaan listrik dan air, sekaligus mendukung percepatan penyelesaian pembangunan Brigif TP dan Yonif TP sesuai target yang telah ditetapkan.

Di bidang Bekang, perhatian diberikan pada penggunaan anggaran ransum agar sesuai kode yang berlaku, pelaporan PDL Prima yang tidak sesuai corak, serta pengetatan pengawasan terhadap sarana penyimpanan bahan bakar minyak guna menjaga keamanan dan kelancaran dukungan logistik.

Sementara itu, pada bidang BMN disosialisasikan penggunaan aplikasi MyIntress yang telah terintegrasi dengan SIMAN dan SAKTI. Selain itu, seluruh satuan diminta segera menuntaskan administrasi aset tanah serta melakukan sinkronisasi data guna mewujudkan pengelolaan aset yang tertib dan akurat. Di bidang Sistem Logistik, setiap satuan diwajibkan menyampaikan laporan anggaran secara berkala serta melakukan pembaruan data secara konsisten.

Dalam arahannya, Kolonel Czi Rielman N. Yudha Trianandha menegaskan, “Seluruh jajaran logistik harus bekerja secara tertib, akurat, dan bertanggung jawab. Setiap administrasi, pengelolaan aset, distribusi perbekalan, hingga pelaporan anggaran harus dilaksanakan sesuai ketentuan agar mampu mendukung kesiapan operasional satuan secara optimal.”

Rapat evaluasi ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat sinergi antarbidang logistik di lingkungan Kodam V/Brawijaya. Hasil evaluasi diharapkan mampu menjadi pedoman dalam meningkatkan kualitas pelayanan dukungan logistik kepada seluruh satuan.

Melalui evaluasi yang dilaksanakan secara berkala, Kodam V/Brawijaya berkomitmen terus meningkatkan efektivitas pengelolaan logistik, memperkuat tertib administrasi, serta memastikan setiap program berjalan sesuai ketentuan. Diharapkan langkah tersebut semakin mendukung kesiapan operasional dan profesionalisme seluruh satuan jajaran Kodam V/Brawijaya dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kodam V/Brawijaya Gelar Upacara Peringatan Hari Anak Nasional Ke-42, Teguhkan Komitmen Perlindungan Anak

SURABAYA – Kodam V/Brawijaya menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya, Kamis (23/07/2026). Upacara berlangsung khidmat sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak sebagai generasi penerus bangsa. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kasansidam V/Brawijaya Letkol Inf Sugeng Yuni Riyanto, S.E.

Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” dengan tagline “Sayang Anak Sayang Indonesia”. Tema tersebut menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, memperoleh perlindungan, serta berpartisipasi secara wajar tanpa diskriminasi maupun kekerasan.

Dalam kesempatan tersebut, Kasansidam V/Brawijaya membacakan amanat tertulis Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi. Amanat tersebut menekankan bahwa peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam memenuhi hak-hak anak sekaligus memberikan perlindungan khusus di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.

Pada agenda utama upacara, disampaikan bahwa anak bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek pembangunan yang berharga, memiliki hak untuk didengar pendapatnya, serta berhak berpartisipasi sesuai usia dan tingkat kematangannya. Perlindungan terhadap anak juga menjadi tanggung jawab bersama yang harus melibatkan keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, media, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga pemerintah.

Agenda berikutnya menyoroti penguatan Gerakan Nasional Ruang Nyaman Anak (GERNAS #RANA) sebagai upaya terintegrasi dalam mencegah kekerasan terhadap anak, memperkuat keluarga, meningkatkan keamanan ruang digital, serta memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Selain itu, Kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) terus didorong sebagai gerakan kolaboratif yang menghidupkan semangat gotong royong dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.

Dalam amanatnya, Menteri PPPA juga menegaskan pentingnya membangun masa depan bangsa melalui investasi pada kualitas anak Indonesia. Upaya tersebut diwujudkan dengan memastikan seluruh anak memperoleh kesempatan tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, bahagia, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan maupun diskriminasi.

Kasansidam V/Brawijaya saat membacakan amanat Menteri PPPA menyampaikan, “Anak bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek pembangunan yang memiliki hak untuk berpartisipasi sesuai usia dan tingkat kematangannya. Ketika seluruh bangsa bersatu melindungi anak, sesungguhnya kita sedang membangun fondasi Indonesia Emas 2045.”

Selain itu, melalui amanat tersebut juga disampaikan pesan kepada seluruh anak Indonesia agar tidak ragu menyampaikan pendapat, saling menjaga sesama teman, serta berani melaporkan apabila mengalami atau menyaksikan kekerasan maupun perundungan melalui layanan SAPA 129. Keberanian dan kepedulian dinilai menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak.

Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di lingkungan Kodam V/Brawijaya berlangsung dengan tertib dan penuh makna. Momentum ini menjadi pengingat bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa yang harus diwujudkan melalui kerja sama, kepedulian, dan komitmen berkelanjutan.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026, diharapkan semangat melindungi, menghormati, dan memenuhi hak-hak anak terus menguat hingga menjangkau seluruh lapisan masyarakat, sehingga lahir generasi Indonesia yang sehat, cerdas, berkarakter, serta mampu mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Senyum Warga Lereng Wilis: Kodim 0809/Kediri Bangun Jembatan Perintis Garuda Merah Putih ke-9

KEDIRI,- Kodim 0809/Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih ke-9 di Desa Kaliboto, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari program Bhakti TNI yang bertujuan membuka konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan lereng Gunung Wilis.

Pembangunan jembatan difokuskan untuk mengatasi keterbatasan akses yang selama ini dihadapi masyarakat. Jembatan dengan panjang 35 meter dan lebar 1,5 meter itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mempermudah akses pendidikan bagi masyarakat Desa Kaliboto dan wilayah sekitarnya.

Pengerjaan jembatan dilaksanakan selama 21 hari, mulai 10 hingga 31 Juli 2026. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 30 persen dan terus dikebut agar dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih merupakan implementasi program unggulan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dilaksanakan melalui kolaborasi Kementerian Pertahanan bersama TNI Angkatan Darat. Di tingkat daerah, pelaksanaannya dipercayakan kepada Kodim sebagai satuan teritorial yang memiliki kedekatan dengan masyarakat.

Komandan Kodim 0809/Kediri, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, S.Sos., M.A.P. menegaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana dan diharapkan dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pembangunan di Desa Kaliboto saat ini telah memasuki progres sekitar 30 persen. Ini merupakan jembatan ke-9 yang dibangun oleh Kodim 0809/Kediri melalui program Bhakti TNI. Kami optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dandim 0809/Kediri menjelaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan bentuk nyata kehadiran TNI dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di kawasan lereng Gunung Wilis yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur dasar.

“Jembatan ini bukan hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga membuka peluang ekonomi, mempermudah akses pendidikan bagi anak-anak sekolah, serta memperlancar aktivitas masyarakat,” jelasnya.

Keberadaan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih ke-9 diharapkan menjadi penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui akses transportasi yang lebih baik, distribusi hasil pertanian yang semakin lancar, serta meningkatnya pelayanan dasar di wilayah tersebut. Sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat diharapkan terus terjalin untuk menghadirkan pembangunan yang merata dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi kemajuan daerah.

Padati Makodam V/Brawijaya, Puncak Nobar Final Piala Dunia 2026 Berlangsung Meriah

SURABAYA – Ribuan masyarakat dan pecinta sepak bola memadati Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya, Senin (20/7/2026), untuk menyaksikan laga final Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina melawan Spanyol dalam gelaran Festival Rakyat Nobar Piala Dunia FIFA 2026 yang diselenggarakan Kodam V/Brawijaya.

Suasana berlangsung semarak ketika para pendukung kedua tim berbaur bersama prajurit TNI dalam semangat sportivitas, kebersamaan, dan persaudaraan. Kegiatan nonton bersama ini menjadi salah satu wujud kedekatan TNI dengan masyarakat yang dikemas melalui hiburan rakyat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., beserta para Pejabat Utama (PJU) Kodam V/Brawijaya, Danrem, para Kabalak, Danbrigif, Dansatpur, Dansatbanpur, Dansat Yonif TP, serta masyarakat setempat yang memadati kawasan lapangan.

Sejak sebelum pertandingan dimulai, kawasan lapangan telah dipadati penonton. Gemuruh sorak-sorai pendukung Argentina maupun Spanyol menghadirkan atmosfer layaknya berada di dalam stadion.

Meski berbeda dukungan, seluruh penonton tetap menjaga ketertiban, saling menghormati, dan menjunjung tinggi sportivitas, mencerminkan semangat persatuan yang menjadi ruh penyelenggaraan Festival Rakyat.

Laga puncak tersebut sekaligus menutup rangkaian Festival Rakyat Nobar Piala Dunia FIFA 2026 yang selama penyelenggaraannya menghadirkan berbagai kegiatan hiburan, pelayanan kepada masyarakat, serta bazar UMKM yang mendapat sambutan positif dari masyarakat Surabaya.

Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan terhadap penyelenggaraan Festival Rakyat. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran atas dukungan penuh terhadap Festival Rakyat ini. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa, tidak hanya menyaksikan final Piala Dunia, tetapi juga mengunjungi stand-stand UMKM. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat kembali diselenggarakan pada berbagai event lainnya di masa mendatang,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Lebih lanjut, Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa kegiatan nonton bersama ini bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, melainkan menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan positif seperti ini merupakan modal penting dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) V/Brawijaya, Letkol Inf Afiid Cahyono, S.Sos., M.Han., dalam keterangannya menjelaskan bahwa Festival Rakyat Nobar Piala Dunia FIFA 2026 merupakan wujud komitmen Kodam V/Brawijaya dalam menghadirkan ruang kebersamaan yang mempererat hubungan TNI dengan masyarakat melalui olahraga, hiburan, dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

“Melalui Festival Rakyat ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, menjunjung tinggi sportivitas, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan semangat gotong royong dan persaudaraan, kita bersama-sama menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Kapendam V/Brawijaya.

Mengakhiri rangkaian kegiatan, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan Festival Rakyat Nobar Piala Dunia FIFA 2026, termasuk jajaran PJU Kodam V/Brawijaya, Danrem, para Kabalak, Danbrigif, Dansatpur, Dansatbanpur, hingga Dansat Yonif TP yang turut mendampingi jalannya kegiatan. Diharapkan semangat kebersamaan yang terbangun selama kegiatan ini terus terpelihara sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

Kodim 0822/Bondowoso Rampungkan Empat Jembatan Perintis Garuda, Buka Akses Wilayah Terpencil

BONDOWOSO – Program Jembatan Perintis Garuda yang digagas Kodim 0822/Bondowoso mulai menunjukkan hasil nyata. Satuan teritorial tersebut telah menuntaskan pembangunan empat unit jembatan yang kini telah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di sejumlah desa terpencil.

Infrastruktur tersebut merupakan bagian dari program strategis Presiden Republik Indonesia yang bertujuan membuka akses wilayah terisolasi sekaligus mempercepat mobilitas masyarakat, khususnya di kawasan pelosok Kabupaten Bondowoso yang selama ini sulit dijangkau.

Dandim 0822/Bondowoso Letkol Inf Prawito memastikan bahwa seluruh jembatan tersebut telah rampung dibangun dan sudah dapat dilintasi masyarakat secara aman. Empat Jembatan Perintis Garuda yang telah selesai tersebut berlokasi di Desa Gadingsari, Kecamatan Binakal; Desa Sukowiryo, Kecamatan Bondowoso; Desa Sumbersalak, Kecamatan Curahdami; serta Desa Gayam, Kecamatan Botolinggo.

“Empat unit sudah selesai,” ujarnya.

Menurut Dandim, capaian tersebut merupakan bagian dari target besar Kodim 0822/Bondowoso yang akan membangun total 12 Jembatan Garuda di sejumlah wilayah terpencil Bondowoso. Program ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas antardesa sekaligus menunjang berbagai aktivitas warga sehari-hari.

“Dua belas unit lainnya masih dalam proses pembangunan,” terangnya.

Ke-12 jembatan tersebut terdiri atas jembatan gantung atau perintis serta jembatan aramco, yakni jembatan berbentuk gorong-gorong yang terbuat dari bahan baja dengan tingkat ketahanan tinggi.

Saat ini, delapan jembatan lainnya telah memasuki tahap pembangunan kedua dan ketiga dengan progres fisik yang bervariasi, mulai dari 33 persen hingga 63 persen.

Pada tahap kedua, pembangunan dilaksanakan di Desa Dawuhan, Kecamatan Tenggarang; Desa Paguan, Kecamatan Taman Krocok; serta Desa Kalitapen, Kecamatan Tapen. Sementara itu, tahap ketiga mencakup Desa Sucolor, Kecamatan Maesan; Desa Tanggulangin, Kecamatan Tegalampel; serta Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok.

Kodim 0822/Bondowoso berharap seluruh rangkaian pembangunan Jembatan Garuda dapat rampung sesuai target yang telah ditetapkan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat di wilayah terpencil Bondowoso.

Kegiatan pembangunan infrastruktur ini turut didampingi oleh jajaran Komando Distrik Militer 0822/Bondowoso bersama unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat, sebagai wujud sinergi TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pelosok.

Koramil 0814-11/Sumobito Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Inggris Taklukkan Prancis 6-4

Jombang – Koramil 0814-11/Sumobito menggelar nonton bareng (nobar) bola gembira laga Piala Dunia 2026 mempertemukan Prancis melawan Inggris, bertempat di Makoramil 0814-11/Sumobito, Minggu (19/7/2026) dini hari.

Kegiatan nobar tersebut merupakan salah satu agenda rutin yang digelar Koramil 0814-11/Sumobito dalam rangka mempererat kebersamaan antara prajurit TNI dengan masyarakat, sekaligus turut menyemarakkan gelaran Piala Dunia 2026 yang saat ini tengah berlangsung.

Kegiatan diawali dengan persiapan tempat nonton bareng di halaman Makoramil 0814-11/Sumobito, lengkap dengan layar lebar serta pengeras suara guna memastikan seluruh peserta dapat menyaksikan jalannya pertandingan dengan nyaman.

Pertandingan antara Prancis melawan Inggris berlangsung sengit sejak pukul 04.00 WIB dini hari. Kedua tim saling menyerang secara terbuka, hingga pada akhirnya Inggris berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor meyakinkan, 6-4 atas Prancis.

Danramil 0814-11/Sumobito Kapten Inf Suwarno hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi jajaran Babinsa serta personel Polri, turut membaur bersama masyarakat menyaksikan jalannya pertandingan hingga usai.

Dalam kesempatan tersebut, Kapten Inf Suwarno menyampaikan bahwa kegiatan nobar ini merupakan salah satu bentuk kedekatan TNI dengan masyarakat. “Kegiatan ini kami gelar sebagai sarana mempererat silaturahmi antara TNI, Polri, dan masyarakat, sekaligus ikut merasakan semangat sportivitas dari ajang Piala Dunia 2026,” ujarnya.

Tidak hanya personel TNI dan Polri, masyarakat sekitar Sumobito juga turut memeriahkan kegiatan tersebut. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya peserta yang hadir sejak dini hari untuk bersama-sama menyaksikan laga akbar tersebut.

Kegiatan nobar ini juga turut melibatkan pelaku UMKM lokal yang menjajakan berbagai produk makanan dan minuman di sekitar lokasi acara, sehingga selain mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi positif bagi warga sekitar.

Suasana kebersamaan semakin terasa hangat, di mana prajurit TNI, Polri, dan masyarakat larut dalam kegembiraan bersama tanpa memandang status maupun latar belakang, mencerminkan kedekatan yang terjalin erat antara TNI dan rakyat.

Kegiatan nobar Piala Dunia 2026 yang digelar Koramil 0814-11/Sumobito ini diharapkan dapat terus menjadi sarana pemersatu antara TNI, Polri, dan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dan kemanunggalan TNI-rakyat di wilayah Sumobito dan sekitarnya.

Presiden RI Prabowo Subianto Pimpin Panen Raya Tebu Serentak di Lanud Abdulrachman Saleh Malang

MALANG – Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Hor) (Purn) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo melaksanakan kunjungan kerja ke Lanud Abdulrachman Saleh, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Jumat (17/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memimpin pelaksanaan panen raya tebu sebagai bagian dari Program Ketahanan Pangan Nasional yang digagas Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Kedatangan Presiden RI disambut langsung oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Usai tiba, Presiden bersama rombongan menuju lahan tebu di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh yang disambut antusias oleh masyarakat dan pelajar setempat. Rombongan turut meninjau sejumlah fasilitas di kompleks bandara sebelum melanjutkan agenda utama di lokasi panen.

Kegiatan puncak ditandai dengan masuknya Presiden ke tenda acara utama, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta pemutaran video kegiatan teritorial TNI.

Dalam sambutannya, Presiden RI menyampaikan apresiasi kepada Panglima TNI beserta seluruh jajaran, kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, serta kelompok tani yang telah bekerja sama menyukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional. Presiden RI menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian tidak terpisahkan dari ketahanan negara.

“Ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan negara. Seluruh komponen bangsa harus bersinergi meningkatkan produktivitas pertanian untuk mewujudkan swasembada pangan. TNI dan Polri adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat. Kesulitan rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri. Kita optimistis Indonesia akan menjadi negara yang semakin maju melalui kerja keras, gotong royong, dan kepercayaan terhadap kekuatan bangsa sendiri.” tegas Presiden dalam arahannya di hadapan ribuan tamu undangan yang hadir.

Presiden RI juga menyoroti pentingnya program peremajaan tebu nasional seluas 100.000 hektare yang berhasil dipercepat penyelesaiannya menjadi dua tahun oleh Kementerian Pertanian, dari target awal empat tahun. Selain sektor tebu, Presiden RI menyebut TNI turut mendampingi petani dalam pengembangan komoditas padi dan kedelai sebagai wujud nyata dukungan terhadap kesejahteraan petani dan penguatan ekonomi nasional.

Lebih lanjut, Presiden RI menyampaikan capaian program bahan bakar nabati B50 sebagai pengganti solar guna mengurangi ketergantungan impor, serta pengembangan produksi E10 yang saat ini telah didukung sepuluh pabrik di dalam negeri. Presiden turut menyinggung rencana peluncuran motor listrik nasional buatan dalam negeri dalam waktu dekat.

Kegiatan panen raya tebu serentak ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Melalui program ini, diharapkan produktivitas pertanian nasional terus meningkat sehingga kesejahteraan petani semakin membaik dan cita-cita swasembada pangan Indonesia dapat terwujud secara berkelanjutan

Pimpin Upacara 17-an, Kasdam V/Brawijaya Jabarkan Program Humanis KASAD untuk Masyarakat

Surabaya,- Kepala Staf Kodam (Kasdam) V/Brawijaya, Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., memimpin upacara bendera bulanan 17-an yang digelar di Lapangan Ahmad Yani Kodam V/Brawijaya, Jumat (17/7/26). Upacara tersebut diikuti oleh perwira, bintara, dan tamtama, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Kodam V/Brawijaya.

Dalam kapasitasnya sebagai Inspektur Upacara (Irup), Brigjen TNI Zainul Bahar membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Upacara rutin ini ditegaskan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk memelihara jati diri prajurit TNI AD yang senantiasa siap mengabdi bagi nusa dan bangsa.

Dalam amanatnya, Kasad menyampaikan rasa syukur dan bangga atas berbagai prestasi serta capaian pengabdian terbaik yang terus diukir prajurit TNI AD di seluruh wilayah Indonesia. Namun demikian, disampaikan pula keprihatinan atas masih adanya oknum prajurit yang kurang menyadari perannya sebagai abdi negara sehingga melakukan pelanggaran disiplin maupun tindak pidana.

Kasad menekankan bahwa di tengah gempuran perang informasi, sekecil apa pun penyimpangan prajurit yang merugikan masyarakat dapat menjadi amunisi untuk menyerang citra baik institusi TNI AD. Oleh karena itu, setiap prajurit diminta memiliki kesadaran diri untuk senantiasa menjaga sikap, ucapan, dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Apabila ditemukan pelanggaran, maka berikan tindakan tegas sebagai shock therapy. Tidak boleh ada toleransi terhadap segala perilaku dan perbuatan yang mencederai kehormatan prajurit,” demikian bunyi amanat Kasad yang dibacakan Irup.

Selain penindakan tegas, Kasad juga meminta para Komandan Satuan lebih aktif melaksanakan pengawasan melekat, pembinaan personel yang progresif, serta deteksi dini terhadap potensi pelanggaran anggota. Di sisi lain, prajurit yang taat asas, berdedikasi, dan berprestasi diminta diberikan apresiasi secara proporsional sebagai bentuk pengakuan atas kinerja dan pengabdiannya.

Lebih lanjut, amanat tersebut menegaskan bahwa pengabdian sejati bukan sekadar menjalankan tugas atau profesi, melainkan manifestasi tanggung jawab moral yang lahir dari kesadaran mendalam dan panggilan nurani yang luhur. Untuk itu, seluruh prajurit diajak memperkuat pengabdian melalui karya nyata yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat.

Sebagai wujud nyata karya tersebut, Kasad menyebut sejumlah program unggulan TNI AD yang telah dijalankan, di antaranya pembangunan ribuan jembatan, TNI AD Manunggal Air, Karya Bakti Skala Besar, hingga pilot project penanganan sampah menjadi bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan.

Berbagai capaian tersebut, menurut Kasad, perlu diiringi komunikasi publik yang kuat agar manfaat dan dampaknya dapat diketahui secara luas. Setiap prajurit diharapkan turut menghadirkan wajah positif TNI AD di ruang digital dengan mengangkat kegiatan dan pengabdian satuan secara tepat dan proporsional.

Menutup amanatnya, Kasad menyampaikan empat penekanan utama, yakni menjaga diri dan keluarga dari pengaruh negatif, aktif menyebarluaskan karya positif satuan di media sosial, menjadi representasi baik bagi TNI AD, serta memperkuat soliditas, loyalitas, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.

Upacara bulanan 17-an di Kodam V/Brawijaya ini diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen seluruh prajurit dan ASN untuk terus mengabdi dengan tulus, menjaga kehormatan institusi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Nobar Piala Dunia 2026 di Kodim 0824/Jember: Hidupkan Kebersamaan Sekaligus Putar Roda UMKM Lokal

JEMBER – Kodim 0824/Jember menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Argentina di halaman Makodim 0824/Jember, Kamis (16/07/2026). Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri oleh personel TNI-Polri, masyarakat, serta pelaku UMKM lokal yang turut memeriahkan suasana.

Kegiatan nobar ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antara aparat keamanan dengan masyarakat. Momentum pertandingan bergengsi yang mempertemukan Inggris dan Argentina dengan hasil akhir kemenangan Argentina 2-1 dimanfaatkan sebagai wadah membangun komunikasi yang harmonis dalam suasana penuh keakraban.

Seluruh peserta bersama-sama menyaksikan jalannya pertandingan melalui layar lebar yang disiapkan di halaman Makodim 0824/Jember. Antusiasme penonton terlihat sejak awal pertandingan hingga peluit panjang dibunyikan, menciptakan suasana yang tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.

Kodim 0824/Jember turut memberikan ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk berpartisipasi dengan menyediakan berbagai produk makanan dan minuman bagi para pengunjung. Kehadiran UMKM tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus menambah semarak pelaksanaan kegiatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0824/Jember Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada, S.I.P., M.I.P., didampingi para pejabat Kodim 0824/Jember. Kehadiran unsur pimpinan bersama personel TNI-Polri menunjukkan komitmen dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang positif dan inklusif.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0824/Jember menyampaikan bahwa kegiatan nobar tidak hanya menjadi hiburan bersama, tetapi juga menjadi media mempererat sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan komunikasi yang harmonis, serta mempererat sinergi antara TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat. Kami juga memberikan ruang bagi UMKM lokal agar dapat ikut berkembang melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas,” ujar Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada, S.I.P., M.I.P.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehangatan interaksi antara aparat keamanan, masyarakat, serta pelaku UMKM mencerminkan semangat kebersamaan yang terus dibangun oleh Kodim 0824/Jember melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, Kodim 0824/Jember menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan mempererat sinergi lintas sektor. Diharapkan semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini dapat terus terpelihara dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.