Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lahan YTP dan Jembatan Perintis Garuda di Mojokerto, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah

MOJOKERTO – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kecamatan Dawarblandong dan Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut bertujuan untuk meninjau lahan Yonif TP serta Jembatan Perintis Garuda sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kunjungan kerja tersebut dihadiri sekitar 100 peserta dengan penanggung jawab kegiatan Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub., Int., selaku Dandim 0815/Mojokerto. Turut hadir dalam kegiatan itu Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI M. Aidi, S.I.P., M.Si., M.Han., Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Singgih Pambudi Arinto, S.I.P., M.M., Asrendam V/Brawijaya Kolonel Kav Yudi Suryatin, Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara Alex Bulo, serta sejumlah pejabat TNI dan pemerintah daerah.

Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan tiba di Hellypad Lapangan Desa Jatirowo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Selanjutnya, rombongan bergerak menuju lahan Yonif TP yang berada di Desa Gunungsari untuk melaksanakan peninjauan langsung terhadap kondisi dan potensi pengembangan kawasan tersebut.

Di lokasi lahan terebut, Pangdam V/Brawijaya beserta robongan menerima paparan dari Dandim 0815/Mojokerto mengenai kondisi wilayah, progres pengelolaan lahan, serta rencana pengembangan yang akan mendukung ketahanan wilayah dan manfaat bagi masyarakat sekitar. Setelah menerima paparan, Pangdam V/Brawijaya bersama rombongan melaksanakan peninjauan lapangan guna melihat secara langsung kondisi yang ada.

Pangdam V/Brawijaya menegaskan pentingnya pengelolaan lahan yang terencana dan berkelanjutan agar dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat sekaligus mendukung program pembangunan daerah.

“Kami ingin memastikan setiap program yang dijalankan di wilayah jajaran memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya untuk melihat secara langsung potensi yang dapat terus dikembangkan melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Usai melaksanakan kegiatan di Desa Gunungsari, Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan melanjutkan agenda menuju lokasi Jembatan Perintis Garuda yang berada di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

Pangdam V/Brawijaya meninjau kondisi dan fungsi Jembatan Perintis Garuda yang memiliki peran strategis sebagai sarana penghubung bagi masyarakat. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung manfaat infrastruktur tersebut dalam mendukung mobilitas warga dan aktivitas perekonomian di wilayah setempat.

Dalam kesempatan tersebut,Pangdam V/Brawijaya juga menyerahkan bantuan berupa bingkisan kepada perwakilan warga Desa Mojosarirejo sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

Wakil Bupati Mojokerto Dr. M. Rizal Octavian dan Wakil Wali Kota Mojokerto Dr. Rachman Sidharta Arisandi, S.I.P., M.Si., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan TNI AD melalui berbagai program yang berorientasi pada pembangunan wilayah dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam mendukung pembangunan infrastruktur, pengelolaan potensi wilayah, serta mewujudkan kemajuan daerah yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan wilayah yang semakin kokoh.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lahan BTP dan YTP di Situbondo, Percepat Pembangunan untuk Ketahanan dan Kesejahteraan Masyarakat

SITUBONDO – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka peninjauan lahan Brigif Teritorial Pembangunan dan Yonif Teritorial Pembangunan (BTP dan YTP) di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Rabu (3/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, Perhutani, kejaksaan, DPRD, serta perwakilan kelompok tani hutan.

Kunjungan kerja ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan BTP dan YTP di wilayah Kabupaten Situbondo yang menjadi salah satu program strategis nasional bidang pertahanan dan pemberdayaan wilayah. Kegiatan dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya dengan penanggung jawab Dandim 0823/Situbondo, Letkol Inf Ferry Ardian, S.Kom., M.Han.

Setibanya di lokasi, Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan disambut oleh Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Dandim 0823/Situbondo, Kapolres Situbondo, Danpuslatpur Marinir 5 Baluran, Dandodiklatpur Rindam V/Brawijaya, serta unsur Forkopimda dan pejabat terkait lainnya.

Agenda pertama kegiatan diisi dengan paparan Dandim 0823/Situbondo mengenai rencana pembangunan BTP dan YTP Situbondo. Dalam paparannya dijelaskan perkembangan tahapan pembangunan, kondisi lahan, serta berbagai aspek yang perlu disiapkan guna mendukung kelancaran realisasi proyek strategis tersebut.

Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Situbondo. Ia menilai lokasi yang diproyeksikan sebagai kawasan pembangunan BTP dan YTP telah memenuhi sejumlah persyaratan penting, baik dari sisi luas lahan, kondisi geografis, maupun aspek keamanan lingkungan.

“Alhamdulillah pagi ini kita bisa berkumpul di lokasi pembangunan BTP dan YTP Situbondo. Secara umum saya lihat sudah sesuai dengan keinginan pimpinan pusat. Lokasi ini juga sangat strategis dan aman dari potensi bencana alam,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Agenda kedua difokuskan pada pembahasan berbagai aspek pendukung pembangunan, termasuk penyelesaian persoalan lahan yang berkaitan dengan Kelompok Tani Hutan (KTH). Pangdam menegaskan pentingnya komunikasi, sosialisasi, dan kolaborasi seluruh pihak guna mencari solusi terbaik yang dapat diterima bersama.

“Kita hadir di sini untuk dapat duduk bersama membicarakan dan mencari solusi terbaik demi kelancaran pembangunan BTP dan YTP ini,” tegas Pangdam V/Brawijaya.

Pada kesempatan tersebut, Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbahul Munir, menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah di bidang pertahanan dan keamanan. Ia menegaskan bahwa Perhutani siap mempercepat proses yang diperlukan, termasuk penanganan vegetasi di area yang akan digunakan untuk pembangunan.

Selain itu, Kepala Desa Klatakan, Narwiyoto, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya bersama KTH Agung Hijau Bersama membuka ruang komunikasi terkait penyelesaian administrasi maupun penyediaan lahan pengganti. Senada dengan itu, Pengurus KTH Agung Hijau Bersama, Pipin Pinatiningsih, menyatakan kesiapan mendukung pembangunan dengan harapan adanya solusi yang adil bagi anggota kelompok tani yang selama ini memanfaatkan lahan tersebut.

Dalam arahannya, Pangdam V/Brawijaya juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat lokal dalam proses pembangunan dan operasional satuan nantinya. Kehadiran BTP dan YTP di Situbondo diproyeksikan tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja dan peningkatan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan.

Pembangunan BTP dan YTP Situbondo diharapkan dapat berjalan sesuai target sehingga mampu menjadi salah satu pusat penguatan pertahanan teritorial sekaligus mendukung program ketahanan pangan, peternakan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Perhutani, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus terjaga guna mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bangsa, negara, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Progres Pembangunan Yonif TP dan Jembatan Perintis Garuda di Bondowoso

Bondowoso – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melaksanakan kunjungan kerja untuk meninjau progres pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan (YTP) dan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Kodim 0822/Bondowoso, Selasa (02/06/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya dengan penanggung jawab kegiatan Dandim 0822/Bondowoso Letkol Inf Prawito.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya Kodam V/Brawijaya dalam memastikan percepatan pembangunan infrastruktur pertahanan dan fasilitas pendukung yang memiliki dampak strategis terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan ketahanan wilayah di Jawa Timur.

Diawali dengan peninjauan lokasi pembangunan Yonif TP di Desa Sukerjo, Dusun Pondok Jeruk, Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso. Kedatangan Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan disambut oleh jajaran Forkopimda Bondowoso, unsur TNI-Polri, Perhutani, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0822/Bondowoso Letkol Inf Prawito memaparkan siteplan, titik lokasi, serta perkembangan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan yang direncanakan menjadi salah satu satuan strategis di wilayah Bondowoso.

Pangdam V/Brawijaya menjelaskan bahwa pembangunan Yonif TP di Bondowoso merupakan bagian dari program pembangunan 17 YTP tahap IV secara nasional, dengan sembilan lokasi pembangunan berada di wilayah Jawa Timur. Menurutnya, secara geospasial lokasi yang telah disiapkan sangat mendukung pelaksanaan pembangunan karena memiliki potensi strategis bagi pengembangan wilayah dan kemajuan desa sekitar.

“Untuk personel Yonif TP sendiri sudah disiapkan sekitar 600 personel. Kehadiran prajurit nantinya akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar melalui perputaran ekonomi, pengembangan UMKM, serta membuka peluang lapangan pekerjaan baru bagi warga setempat,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan fasilitas utama, termasuk barak militer, instalasi air, dapur, dan rumah PVC agar dapat segera difungsikan. Ia berharap kontraktor pelaksana dapat mengoptimalkan sumber daya yang tersedia guna mencapai target penyelesaian sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pada kesempatan yang sama, Administrator Perhutani KPH Bondowoso Misbahul Munir menyampaikan dukungan terhadap pembangunan YTP yang berada di petak 28 dan 29i dengan luas sekitar 50 hektare. Ia menjelaskan bahwa percepatan penyelesaian administrasi, termasuk mekanisme Pinjam Pakai Kawasan Hutan (PPKH), menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan ke depan.

Selain meninjau pembangunan, Pangdam V/Brawijaya juga menyerahkan bantuan sosial kepada kaum dhuafa di lokasi pembangunan Yonif TP. Kegiatan dilanjutkan dengan penayangan video testimoni perangkat desa dan masyarakat yang menyampaikan dukungan terhadap pembangunan satuan baru tersebut.

Agenda kedua dilaksanakan dengan meninjau pembangunan Jembatan Perintis Garuda “Negara Hadir Untuk Rakyat” yang menghubungkan Desa Gadingsari, Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso dengan Desa Sumberargo, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo. Kedatangan Pangdam V/Brawijaya dan rombongan disambut Forkopimcam Pakem sebelum menerima paparan terkait progres pembangunan jembatan yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Di lokasi tersebut, Pangdam V/Brawijaya kembali menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat serta menyaksikan penayangan video perkembangan pembangunan jembatan yang menjadi salah satu sarana penghubung penting bagi aktivitas sosial dan ekonomi warga di dua kabupaten.

Kunjungan kerja Pangdam V/Brawijaya ini menegaskan komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan wilayah, memperkuat ketahanan nasional, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur strategis. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin guna memastikan seluruh program pembangunan berjalan optimal, tepat waktu, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Kodam V/Brawijaya Terima Bantuan Kendaraan Operasional dari BSI RO VIII Surabaya untuk Perkuat Mobilitas Tugas

SURABAYA, – Kodam V/Brawijaya menerima bantuan kendaraan operasional Mercedes-Benz Sprinter dari Bank Syariah Indonesia Regional Office VIII Surabaya dalam sebuah acara penyerahan yang berlangsung di Makodam V/Brawijaya, Surabaya, Selasa (02/06/2026). Bantuan tersebut menjadi wujud sinergi antara dunia perbankan dan institusi pertahanan dalam mendukung pelaksanaan tugas serta peningkatan mobilitas operasional satuan di wilayah Jawa Timur.

Acara tersebut dihadiri oleh Kasdam V/Brawijaya beserta istri, Irdam V/Brawijaya beserta istri, Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya beserta istri, para Asisten Kodam V/Brawijaya beserta istri, Danpomdam V/Brawijaya, Dandenmadam V/Brawijaya, Kazidam V/Brawijaya, Kapaldam V/Brawijaya, Kabekangdam V/Brawijaya, Kajasdam V/Brawijaya, Kapendam V/Brawijaya, Wakainfolahtadam V/Brawijaya, serta jajaran tamu undangan dari BSI dan Mercedes-Benz.

Dari pihak BSI hadir Regional Chief Executive Officer BSI RO VIII Surabaya, Jajang Abdul Karim, didampingi Regional Funding & Transaction Business Deputy RO VIII Surabaya Silvia Permatasari, Area Manager Surabaya Kota Ogi Yogasyara, Area Manager Malang Waskito Vergino, serta Area Manager Kediri Angga Wahyuda Prawiroso. Turut hadir pula Branch Manager Mercedes-Benz PT Hartono Raya Motor Semarang, Didie Prastowo.

Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada BSI RO VIII Surabaya atas dukungan yang diberikan kepada Kodam V/Brawijaya melalui bantuan kendaraan operasional tersebut. Menurutnya, dukungan tersebut mencerminkan hubungan kemitraan yang telah terjalin baik selama ini antara kedua institusi.

Kegiatan diisi dengan penyampaian sambutan dari Regional CEO BSI RO VIII Surabaya dan Pangdam V/Brawijaya yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Momentum tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan kelembagaan yang telah berjalan secara konstruktif.

Selanjutnya dilaksanakan penyerahan kendaraan secara simbolis berupa pemberian kunci kendaraan Mercedes-Benz Sprinter oleh Regional CEO BSI RO VIII Surabaya kepada Pangdam V/Brawijaya. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan siraman kendaraan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus penanda resmi penggunaan kendaraan operasional tersebut.

Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa kendaraan operasional memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas pimpinan dan unsur pelaksana di lapangan, mengingat luasnya wilayah tanggung jawab Kodam V/Brawijaya yang mencakup berbagai daerah di Jawa Timur.

“Bantuan kendaraan ini merupakan wujud nyata sinergi dan kerja sama yang baik antara Kodam V/Brawijaya dengan BSI RO VIII Surabaya. Dengan adanya kendaraan operasional Mercedes-Benz Sprinter ini, diharapkan kemampuan mobilitas dan efektivitas pelaksanaan tugas Kodam V/Brawijaya akan semakin meningkat,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Lebih lanjut, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan bahwa stabilitas keamanan dan kondusivitas wilayah memerlukan dukungan seluruh komponen bangsa. Karena itu, sinergi antara institusi pemerintah, dunia usaha, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat guna menjaga situasi yang aman dan kondusif.

Bantuan kendaraan operasional Mercedes-Benz Sprinter ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas Kodam V/Brawijaya secara lebih optimal dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak, serta mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur. Selain itu, kerja sama yang telah terjalin baik antara Kodam V/Brawijaya dan BSI RO VIII Surabaya diharapkan terus berkembang serta memberikan manfaat yang luas bagi bangsa dan negara.

Pancasila Pemersatu Bangsa: Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Surabaya, Kasdam V/Brawijaya Turut Berpartisipasi.

SURABAYA – Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., menghadiri Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Halaman Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo Nomor 7, Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Senin (1/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” tersebut diikuti sekitar 1.000 peserta dari unsur TNI, Polri, ASN, mahasiswa, pelajar, dan berbagai elemen masyarakat.

Upacara berlangsung khidmat dengan Gubernur Jawa Timur, Dr. Drs. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Perwira Upacara dijabat Letkol Inf Prasetya Hari Karyawan, S.H., M.H., Kepala Protokol Kogartap III/Sby dan Komandan Upacara Letkol Inf Imam Adiyanto, S.S.T.Han., S.I.P. Danyonif Raider 500/Sikatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., Pangkoarmada II Laksda TNI I Gung Putu Alit Jaya, S.H., M.Si., serta sejumlah pejabat TNI, Polri, Forkopimda, instansi pemerintah, dan tamu undangan lainnya.

Upacara diawali dengan penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, pengibaran Bendera Merah Putih, serta pembacaan Teks Pancasila yang dilanjutkan dengan Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Susunan peserta upacara terdiri atas berbagai unsur, di antaranya Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Timur, Wanita TNI dan Polwan, personel TNI AD, TNI AL, TNI AU, Polri, Korpri, mahasiswa Akademi Maritim Nusantara, pelajar SMA, serta pelajar SMK. Kehadiran seluruh unsur tersebut mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Inspektur Upacara membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam pidato yang dibacakan, Kepala BPIP menyampaikan, “Tema yang diusung dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah ‘Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia’, sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia yang abadi.”

Lebih lanjut disampaikan bahwa Pancasila merupakan jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik dunia. Indonesia juga dinilai memiliki tanggung jawab konstitusional untuk berperan aktif dalam menciptakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Pidato tersebut juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam setiap tindakan dan kebijakan. Selain itu, seluruh pemangku kepentingan diingatkan untuk terus menjaga persatuan, melawan intoleransi, serta memperkuat harmonisasi kebangsaan demi terwujudnya Indonesia yang maju dan berkeadilan.

Setelah rangkaian upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan persembahan lagu-lagu nasional dan sesi foto bersama seluruh peserta serta tamu undangan. Suasana kebersamaan yang terbangun menjadi simbol kuat komitmen bersama dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di berbagai bidang kehidupan.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkokoh persatuan nasional di tengah berbagai tantangan zaman. Diharapkan semangat Pancasila senantiasa menjadi landasan dalam menjaga keutuhan bangsa, memperkuat solidaritas nasional, serta mendukung terwujudnya perdamaian dan keadilan bagi masyarakat Indonesia maupun dunia internasional.

Kodam V/Brawijaya Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia

SURABAYA – Kodam V/Brawijaya menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya, Surabaya, Senin (01/06/2026). Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin oleh Dandenmadam V/Brawijaya, Kolonel Inf Edwin Charles, S.I.P., serta diikuti oleh para perwira, bintara, tamtama, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Kodam V/Brawijaya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menegaskan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman hidup bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

Dalam upacara tersebut, Dandenmadam V/Brawijaya membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Dalam amanatnya ditegaskan bahwa peringatan 1 Juni bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Amanat Kepala BPIP menyoroti posisi strategis Pancasila sebagai “bintang penuntun” dan “jangkar moral” bangsa Indonesia. Di tengah dinamika geopolitik, perkembangan teknologi, serta berbagai tantangan global, Pancasila dinilai tetap relevan sebagai landasan untuk menjaga persatuan bangsa yang majemuk.

Selain itu, Indonesia dipandang sebagai contoh nyata keberhasilan dalam mempersatukan keberagaman yang terdiri atas ribuan pulau dan ratusan kelompok etnis dalam satu identitas kebangsaan. Nilai-nilai luhur Pancasila menjadi kekuatan utama yang menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Juga menekankan peran Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia. Sebagai negara yang menganut politik luar negeri bebas aktif, Indonesia terus berkontribusi dalam menjaga ketertiban dunia melalui berbagai upaya diplomasi, mediasi konflik, serta pengiriman pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila juga dinilai menjadi instrumen diplomasi yang relevan dalam menjembatani perbedaan dan mendorong penyelesaian konflik secara damai di tingkat internasional. Hal tersebut merupakan implementasi nyata dari sila kedua, yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Dalam amanat yang dibacakan, Kepala BPIP menyampaikan, “Saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology). Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah.”

Lebih lanjut, seluruh pemimpin daerah dan instansi pemerintah diimbau untuk memastikan setiap kebijakan publik berlandaskan keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta terus melawan berbagai bentuk intoleransi dan radikalisme yang berpotensi mengganggu harmonisasi kehidupan berbangsa.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kodam V/Brawijaya ditutup dengan pekikan “Merdeka” dan “Salam Pancasila” yang menggema di lapangan upacara. Semangat tersebut menjadi penegasan komitmen seluruh prajurit dan ASN Kodam V/Brawijaya untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, sekaligus memperkuat persatuan nasional serta mendukung terwujudnya perdamaian dunia yang berkeadilan.

Diharapkan semangat Hari Lahir Pancasila ini semakin memperkokoh karakter kebangsaan, meningkatkan kesadaran akan pentingnya persatuan dalam keberagaman, serta menjadi pedoman bagi seluruh elemen bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Peringatan Idul Adha 1447 H di Makodam V/Brawijaya: Ribuan Jamaah Hadiri Sholat dan Penyembelihan Hewan Qurban

SURABAYA – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. didampingi Ketua Persit KCK Daerah V/Brawijaya Ibu Vira Rudy Saladin menghadiri pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 H/2026 M di Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya, Jalan Raden Wijaya Nomor 01 Surabaya, Rabu (27/05/2026). Kegiatan ibadah tersebut diikuti sekitar 1.000 jamaah yang terdiri dari prajurit, PNS, keluarga besar Kodam V/Brawijaya, serta masyarakat umum.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha berlangsung khidmat dengan Imam Ustadz H. Fairizul Arwani Alhafidz selaku Imam Masjid At-Taqwa Makodam V/Brawijaya Surabaya. Sementara itu, khutbah Idul Adha disampaikan oleh Drs. H. Abdul Mujib Hasyim yang mengangkat tema tentang keikhlasan, pengorbanan, dan ketaatan kepada Allah SWT sebagai landasan moral dalam kehidupan dan pengabdian.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Han., Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si., Han., Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Dr. Singgih PAM Budi Arianto, M.M., M.Han., Kaskogartap III Surabaya Brigjen TNI (Mar) Danuri, S.M., M.Han., Kolonel Kav. Yudi Suryati selaku Asrendam V/Brawijaya, para Asisten Kasdam, para Kabalakdam, pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V/Brawijaya, serta masyarakat jamaah Sholat Idul Adha.

Sejak pukul 05.30 WIB, para jamaah mulai memadati Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya untuk mengikuti rangkaian pelaksanaan ibadah. Situasi kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhusyukan hingga pelaksanaan sholat selesai.

Dalam khutbahnya, Drs. H. Abdul Mujib Hasyim menyampaikan rasa syukur atas kesehatan dan keselamatan yang diberikan Allah SWT sehingga seluruh jamaah dapat melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 H bersama-sama. Ia juga mengajak jamaah untuk terus meningkatkan kualitas ibadah serta meneladani perjuangan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

“Hari Raya Idul Adha mengajarkan kepada kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan ketaatan. Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi teladan besar bagi umat Islam dalam menjalankan perintah Allah SWT dengan penuh kesabaran dan ketakwaan,” ujar Drs. H. Abdul Mujib Hasyim dalam khutbahnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana meningkatkan iman dan takwa, khususnya bagi prajurit TNI dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Jadikan hikmah Hari Raya Idul Adha sebagai motivasi untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, sehingga mampu membentuk prajurit TNI yang prima dalam melaksanakan tugas dan pengabdian guna mewujudkan Indonesia maju,” tambahnya.

Usai pelaksanaan sholat dan khutbah, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban di lingkungan Makodam V/Brawijaya. Pada Idul Adha tahun ini, panitia kurban menyembelih sebanyak 13 ekor sapi dan 17 ekor kambing yang nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat dan pihak yang membutuhkan.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial serta penguatan nilai-nilai kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Momentum Idul Adha di lingkungan Kodam V/Brawijaya juga diharapkan semakin mempererat sinergi, solidaritas, dan semangat pengabdian dalam menjaga persatuan bangsa dan negara.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lahan 51 Hektare di Parang Magetan, Yonif TP Ditargetkan Beroperasi Juli 2026

MAGETAN – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Magetan dalam rangka peninjauan lokasi pembangunan Yonif TP di Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Selasa (26/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 orang dan dipimpin langsung oleh Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Omi Girindra Sasmito selaku penanggung jawab kegiatan.

Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Kodam V/Brawijaya, di antaranya Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si., Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Dr. Singgih Pambudi Arianto, M.M., M.Han., serta unsur Forkopimda Kabupaten Magetan dan instansi terkait lainnya.

Rombongan Pangdam V/Brawijaya tiba di Helipad Sirkuit Suryo Parang dan disambut langsung oleh Forkopimda Kabupaten Magetan serta Forkopimcam Parang. Selanjutnya, rombongan bergerak menuju lokasi rencana pembangunan Yonif TP di Dusun Gangsiran RT 22 RW 8 Desa Mategal untuk melaksanakan peninjauan lapangan.

Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Omi Girindra Sasmito memaparkan rencana pembangunan Yonif TP yang akan memiliki fungsi strategis dalam mendukung pertahanan wilayah sekaligus melaksanakan pembinaan teritorial di bidang pangan, kesehatan, dan konstruksi. Ia menjelaskan bahwa lokasi pembangunan dinilai memenuhi syarat ideal dari aspek pertahanan, geografis, sosial, maupun ekonomi.

Dalam paparannya, dijelaskan bahwa lahan seluas kurang lebih 51,13 hektare tersebut berada di kawasan hutan produksi Perhutani KPH Madiun dengan kontur relatif datar, akses jalan nasional yang memadai, dukungan jaringan listrik PLN, sumber air yang tersedia, serta kondisi sinyal komunikasi yang baik. Selain itu, koordinasi lintas instansi dan sosialisasi kepada tokoh masyarakat telah dilaksanakan guna mendukung kelancaran proses pembangunan.

Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung rencana pembangunan Yonif TP di Kecamatan Parang. Pangdam V/Brawijaya menilai lokasi tersebut sangat strategis dan memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan wilayah maupun pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

“Awal bulan Juli harapannya Terminal 1 selesai, barak dan dapur harus sudah jadi. Yon TP di Parang ini merupakan bagian pembangunan tahap empat dan sekitar 600 personel akan mulai masuk pada awal Juli,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya juga menekankan pentingnya pembangunan yang memperhatikan aspek keamanan, lingkungan, serta dampak sosial bagi masyarakat sekitar. Ia meminta agar pembangunan lapangan tembak nantinya ditempatkan pada area yang aman serta proses sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan guna menghindari potensi konflik pemanfaatan lahan.

Selain itu, Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa keberadaan Yonif Teritorial Pembangunan di Magetan diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran satuan tersebut diyakini dapat mendorong pertumbuhan UMKM, membuka peluang ekonomi baru, serta meningkatkan stabilitas keamanan wilayah.

Bupati Magetan Hj. Nanik Endang Rusminiarti, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perhatian Kodam V/Brawijaya terhadap Kabupaten Magetan melalui pembangunan Yonif TP di Desa Mategal. Ia berharap pembangunan tersebut membawa manfaat luas bagi masyarakat dan mendukung kemajuan daerah.

“Semoga dengan dibangunnya batalyon di Desa Mategal Kecamatan Parang Kabupaten Magetan dapat membawa keberkahan bagi masyarakat sekitar dan membawa kesejahteraan bagi warga Magetan,” ungkap Bupati Magetan.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung lokasi pembangunan Yonif TP oleh Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan. Peninjauan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan pembangunan satuan Yonif TP tahap IV di Kabupaten Magetan berjalan sesuai rencana dan mendukung penguatan pertahanan wilayah serta pembangunan teritorial di Jawa Timur.

Pembangunan Yonif TP ini diharapkan tidak hanya memperkuat postur pertahanan wilayah selatan Kodam V/Brawijaya, tetapi juga menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan warga Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lahan Pembangunan Yonif TP Ngawi dan KDKMP Desa Kerek

NGAWI – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Ngawi pada Selasa, 26 Mei 2026. Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung lokasi lahan yang direncanakan sebagai tempat pembangunan Yonif TP Ngawi di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, serta Kawasan KDKMP di Desa Kerek, Kecamatan Ngawi. Kegiatan dihadiri sekitar 50 orang dari unsur militer, pemerintah daerah, dan instansi terkait.

Pangdam V/Brawijaya didampingi Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, S.I.P., M.I.P., mendarat di Helipad Lapangan Hitam Yonarmed 12/Kostrad. Rombongan disambut langsung oleh Dandim 0805/Ngawi Letkol Arh Setu Wibowo, S.Hub.Int., M.H.I., Wabupi Ngawi Dr. Dwi Rianto Jatmiko, M.H., M.Si., serta Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.SI selaku Irdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto, S.I.P., M.M selaku Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Timmy Prasetya H, S.Sos selaku Aster Kasdam V/Brawijaya, serta Kolonel Czi Rinaldo Rusdy, S.I.P., M.M selaku Kazidam V/Brawijaya.

Setibanya di lokasi lahan Yonif TP Ngawi di Desa Sidolaju, rombongan disambut oleh Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Dr. H. Yuwono Kartiko, S.E., M.M., Kepala Seksi Intelijen Kejari Ngawi, Administrator Perum Perhutani KPH Ngawi Bayu Nugraha, S.Hut., Camat Widodaren, serta Kepala Desa Sidolaju Karminto. Dandim 0805/Ngawi selanjutnya menyampaikan paparan menyeluruh mengenai kondisi dan rencana pemanfaatan lokasi lahan tersebut.

Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Ngawi, Perhutani KPH Ngawi, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap rencana pembangunan Yonif TP. Ia menilai lokasi yang disediakan sangat strategis dan unggul dibandingkan lokasi Yonif TP di daerah lain karena berdekatan dengan berbagai fasilitas umum.

“Lokasi yang disediakan sangat bagus dan strategis dibandingkan dengan lokasi Yon TP di daerah lain, dekat dengan fasilitas umum. Dengan adanya pembangunan Yon TP di Kabupaten Ngawi akan membawa manfaat dan dampak yang positif untuk masyarakat, khususnya warga Desa Sidolaju,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya menambahkan bahwa pada pertengahan Juli mendatang diperkirakan akan masuk sekitar 500 hingga 600 personel Yonif TP ke wilayah tersebut. Kehadiran personel dalam jumlah besar itu diyakini akan mendorong peningkatan perputaran ekonomi, khususnya di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, seiring tingginya kebutuhan sehari-hari para prajurit.

Lebih lanjut, Pangdam V/Brawijaya menjelaskan bahwa Yonif TP tidak hanya akan memiliki kompi senapan, tetapi juga akan dilengkapi Kompi Pertanian, Kompi Peternakan, dan bidang perikanan. Keberagaman fungsi tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kesejahteraan warga.

Wabup Ngawi Dr. Dwi Rianto Jatmiko, M.H., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan sekaligus menyampaikan permohonan maaf Bupati Ngawi yang berhalangan hadir karena agenda kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ngawi sepenuhnya mendukung pembangunan Yonif TP mengingat potensi positifnya bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kabupaten Ngawi merupakan salah satu lumbung pangan di wilayah Provinsi Jawa Timur. Terkait pembangunan Yon TP, Pemerintah Kabupaten Ngawi mendukung, karena akan dapat mendorong peningkatan pertumbuhan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Wakil Bupati Ngawi.

Usai peninjauan di Desa Sidolaju, rombongan Pangdam V/Brawijaya melanjutkan perjalanan menuju lokasi KDKMP di Desa Kerek, Kecamatan Ngawi, untuk melaksanakan peninjauan langsung terhadap kawasan tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar di bawah penanggung jawab kegiatan Dandim 0805/Ngawi Letkol Arh Setu Wibowo, S.Hub.Int., M.H.I.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari program Pemerintah Pusat serta bentuk nyata perhatian dan komitmen pimpinan TNI Angkatan Darat terhadap percepatan pembangunan Yonif TP beserta sarana infrastruktur pendukung di wilayah. Sinergitas yang kuat antara TNI, Forkopimda, dan Pemerintah Daerah menjadi kunci utama dalam mendukung kelancaran program strategis ini, sekaligus menjaga stabilitas wilayah Kabupaten Ngawi agar tetap aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Pembangunan Yon TP 934/SBY di Pacitan untuk Penguatan Ketahanan Wilayah

PACITAN – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kodim 0801/Pacitan pada Senin (25/5/2026) dalam rangka peninjauan pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 934/Satya Buana Yudha (Yonif TP 934/SBY). Kegiatan yang diikuti sekitar 700 peserta tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0801/Pacitan Letkol Arh. Imam Musahirul, S.H., M.I.P., dan dihadiri unsur Forkopimda serta pejabat utama Kodam V/Brawijaya.

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya Kodam V/Brawijaya dalam memastikan kesiapan pembangunan satuan teritorial yang memiliki fungsi strategis mendukung ketahanan pangan, pembangunan wilayah, dan penguatan ekonomi masyarakat. Dalam rombongan Pangdam V/Brawijaa turut hadir Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si., Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto, S.I.P., M.M., Asrendam V/Brawijaya Kolonel Kav Yudi Suryatin, serta Kazidam V/Brawijaya Letkol Czi Rinaldo Rusdy.

Setibanya di Hellypad Detasemen Iswahjudi Pacitan, Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan disambut Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, S.I.P., M.I.P., Wakil Bupati Pacitan Gagarin S.Sos, Dandim 0801/Pacitan, Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar, S.H., S.I.K., M.I.K., serta unsur Forkopimda lainnya.

Suasana penyambutan berlangsung khidmat dan meriah melalui persembahan nyanyian selamat datang, demonstrasi bela diri pencak silat militer, serta hadroh Majelis Nurul Huda yang dibawakan prajurit Yonif TP 934/SBY. Setelah itu, Pangdam V/Brawijaya memasuki ruang transit untuk menerima paparan dari Wadanyonif TP 934/SBY Kapten Inf. Puji Rahmansyah terkait perkembangan pembangunan dan kesiapan satuan.

Pangdam V/Brawijaya memberikan pengarahan kepada Forkopimda dan perwira staf Yon TP 934/SBY. Dalam arahannya, Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan tempat tinggal prajurit yang saat ini masih menempati Wisma Atlet milik Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan.

“Saya tekankan agar kebersihan dan kesehatan lingkungan tetap dijaga, karena tempat tersebut merupakan aset Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan dan milik masyarakat. Apabila terdapat kerusakan agar segera diperbaiki dan direnovasi dengan baik,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Selain itu, Pangdam V/Brawijaya juga menyoroti penggunaan anggaran dalam kegiatan Kompi Peternakan agar dilaksanakan secara benar, transparan, dan tepat sasaran. Ia mengapresiasi berbagai inisiatif dan kreativitas satuan yang telah berjalan serta meminta agar kegiatan pertanian, peternakan, dan pembangunan terus ditingkatkan guna memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar.

Dalam arahannya, Pangdam V/Brawijaya juga menegaskan pentingnya disiplin prajurit serta profesionalisme dalam pelaksanaan latihan dan penggunaan fasilitas satuan. Menurutnya, keberadaan Yonif TP 934/SBY harus mampu menjadi satuan yang memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan, perekonomian, sosial, dan budaya di wilayah.

“Yonif TP dibentuk untuk mendukung ketahanan pangan, perekonomian, sosial, dan budaya agar terus ditingkatkan melalui komunikasi dan kerja sama dengan dinas terkait. Saya tekankan jangan sampai ada anggota melakukan pelanggaran, jaga disiplin dan nama baik satuan,” tegasnya.

Pangdam V/Brawijaya memberikan pengarahan langsung kepada seluruh prajurit Yonif TP 934/SBY. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan bahwa Yonif TP merupakan satuan yang dibentuk langsung atas perintah Presiden Republik Indonesia sehingga memiliki nilai sejarah dan tanggung jawab besar dalam mendukung pembangunan nasional.

“Kalian harus bersyukur menjadi prajurit Yonif TP karena satuan ini dibentuk langsung atas perintah Presiden Republik Indonesia. Kalian adalah bagian dari sejarah. Tidak ada batalyon lain yang dibentuk secara khusus seperti ini,” ungkap Pangdam V/Brawijaya di hadapan prajurit.

Pangdam V/Brawijaya juga meminta seluruh prajurit untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga kekompakan, serta membantu masyarakat sekitar melalui program-program teritorial seperti pertanian, peternakan, perikanan, produksi, dan pembangunan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Yonif TP bergantung pada kualitas sumber daya prajurit dan soliditas satuan.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Pangdam V/Brawijaya menyerahkan santunan kepada prajurit Yonif TP 934/SBY yang berprestasi sebagai bentuk perhatian dan penghargaan atas dedikasi personel. Setelah itu, Pangdam V/Brawijaya melaksanakan peninjauan dapur satuan guna memastikan kesiapan fasilitas pendukung operasional prajurit.

Kunjungan kerja Pangdam V/Brawijaya di wilayah Kodim 0801/Pacitan diharapkan semakin memperkuat sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait dalam mendukung pembangunan satuan teritorial yang profesional, modern, serta adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan tantangan tugas ke depan.