Peringatan Idul Adha 1447 H di Makodam V/Brawijaya: Ribuan Jamaah Hadiri Sholat dan Penyembelihan Hewan Qurban

SURABAYA – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. didampingi Ketua Persit KCK Daerah V/Brawijaya Ibu Vira Rudy Saladin menghadiri pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 H/2026 M di Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya, Jalan Raden Wijaya Nomor 01 Surabaya, Rabu (27/05/2026). Kegiatan ibadah tersebut diikuti sekitar 1.000 jamaah yang terdiri dari prajurit, PNS, keluarga besar Kodam V/Brawijaya, serta masyarakat umum.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha berlangsung khidmat dengan Imam Ustadz H. Fairizul Arwani Alhafidz selaku Imam Masjid At-Taqwa Makodam V/Brawijaya Surabaya. Sementara itu, khutbah Idul Adha disampaikan oleh Drs. H. Abdul Mujib Hasyim yang mengangkat tema tentang keikhlasan, pengorbanan, dan ketaatan kepada Allah SWT sebagai landasan moral dalam kehidupan dan pengabdian.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Han., Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si., Han., Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Dr. Singgih PAM Budi Arianto, M.M., M.Han., Kaskogartap III Surabaya Brigjen TNI (Mar) Danuri, S.M., M.Han., Kolonel Kav. Yudi Suryati selaku Asrendam V/Brawijaya, para Asisten Kasdam, para Kabalakdam, pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V/Brawijaya, serta masyarakat jamaah Sholat Idul Adha.

Sejak pukul 05.30 WIB, para jamaah mulai memadati Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya untuk mengikuti rangkaian pelaksanaan ibadah. Situasi kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhusyukan hingga pelaksanaan sholat selesai.

Dalam khutbahnya, Drs. H. Abdul Mujib Hasyim menyampaikan rasa syukur atas kesehatan dan keselamatan yang diberikan Allah SWT sehingga seluruh jamaah dapat melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 H bersama-sama. Ia juga mengajak jamaah untuk terus meningkatkan kualitas ibadah serta meneladani perjuangan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

“Hari Raya Idul Adha mengajarkan kepada kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan ketaatan. Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi teladan besar bagi umat Islam dalam menjalankan perintah Allah SWT dengan penuh kesabaran dan ketakwaan,” ujar Drs. H. Abdul Mujib Hasyim dalam khutbahnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana meningkatkan iman dan takwa, khususnya bagi prajurit TNI dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Jadikan hikmah Hari Raya Idul Adha sebagai motivasi untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, sehingga mampu membentuk prajurit TNI yang prima dalam melaksanakan tugas dan pengabdian guna mewujudkan Indonesia maju,” tambahnya.

Usai pelaksanaan sholat dan khutbah, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban di lingkungan Makodam V/Brawijaya. Pada Idul Adha tahun ini, panitia kurban menyembelih sebanyak 13 ekor sapi dan 17 ekor kambing yang nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat dan pihak yang membutuhkan.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial serta penguatan nilai-nilai kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Momentum Idul Adha di lingkungan Kodam V/Brawijaya juga diharapkan semakin mempererat sinergi, solidaritas, dan semangat pengabdian dalam menjaga persatuan bangsa dan negara.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lahan 51 Hektare di Parang Magetan, Yonif TP Ditargetkan Beroperasi Juli 2026

MAGETAN – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Magetan dalam rangka peninjauan lokasi pembangunan Yonif TP di Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Selasa (26/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 orang dan dipimpin langsung oleh Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Omi Girindra Sasmito selaku penanggung jawab kegiatan.

Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Kodam V/Brawijaya, di antaranya Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si., Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Dr. Singgih Pambudi Arianto, M.M., M.Han., serta unsur Forkopimda Kabupaten Magetan dan instansi terkait lainnya.

Rombongan Pangdam V/Brawijaya tiba di Helipad Sirkuit Suryo Parang dan disambut langsung oleh Forkopimda Kabupaten Magetan serta Forkopimcam Parang. Selanjutnya, rombongan bergerak menuju lokasi rencana pembangunan Yonif TP di Dusun Gangsiran RT 22 RW 8 Desa Mategal untuk melaksanakan peninjauan lapangan.

Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Omi Girindra Sasmito memaparkan rencana pembangunan Yonif TP yang akan memiliki fungsi strategis dalam mendukung pertahanan wilayah sekaligus melaksanakan pembinaan teritorial di bidang pangan, kesehatan, dan konstruksi. Ia menjelaskan bahwa lokasi pembangunan dinilai memenuhi syarat ideal dari aspek pertahanan, geografis, sosial, maupun ekonomi.

Dalam paparannya, dijelaskan bahwa lahan seluas kurang lebih 51,13 hektare tersebut berada di kawasan hutan produksi Perhutani KPH Madiun dengan kontur relatif datar, akses jalan nasional yang memadai, dukungan jaringan listrik PLN, sumber air yang tersedia, serta kondisi sinyal komunikasi yang baik. Selain itu, koordinasi lintas instansi dan sosialisasi kepada tokoh masyarakat telah dilaksanakan guna mendukung kelancaran proses pembangunan.

Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung rencana pembangunan Yonif TP di Kecamatan Parang. Pangdam V/Brawijaya menilai lokasi tersebut sangat strategis dan memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan wilayah maupun pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

“Awal bulan Juli harapannya Terminal 1 selesai, barak dan dapur harus sudah jadi. Yon TP di Parang ini merupakan bagian pembangunan tahap empat dan sekitar 600 personel akan mulai masuk pada awal Juli,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya juga menekankan pentingnya pembangunan yang memperhatikan aspek keamanan, lingkungan, serta dampak sosial bagi masyarakat sekitar. Ia meminta agar pembangunan lapangan tembak nantinya ditempatkan pada area yang aman serta proses sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan guna menghindari potensi konflik pemanfaatan lahan.

Selain itu, Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa keberadaan Yonif Teritorial Pembangunan di Magetan diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran satuan tersebut diyakini dapat mendorong pertumbuhan UMKM, membuka peluang ekonomi baru, serta meningkatkan stabilitas keamanan wilayah.

Bupati Magetan Hj. Nanik Endang Rusminiarti, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perhatian Kodam V/Brawijaya terhadap Kabupaten Magetan melalui pembangunan Yonif TP di Desa Mategal. Ia berharap pembangunan tersebut membawa manfaat luas bagi masyarakat dan mendukung kemajuan daerah.

“Semoga dengan dibangunnya batalyon di Desa Mategal Kecamatan Parang Kabupaten Magetan dapat membawa keberkahan bagi masyarakat sekitar dan membawa kesejahteraan bagi warga Magetan,” ungkap Bupati Magetan.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung lokasi pembangunan Yonif TP oleh Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan. Peninjauan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan pembangunan satuan Yonif TP tahap IV di Kabupaten Magetan berjalan sesuai rencana dan mendukung penguatan pertahanan wilayah serta pembangunan teritorial di Jawa Timur.

Pembangunan Yonif TP ini diharapkan tidak hanya memperkuat postur pertahanan wilayah selatan Kodam V/Brawijaya, tetapi juga menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan warga Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lahan Pembangunan Yonif TP Ngawi dan KDKMP Desa Kerek

NGAWI – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Ngawi pada Selasa, 26 Mei 2026. Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung lokasi lahan yang direncanakan sebagai tempat pembangunan Yonif TP Ngawi di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, serta Kawasan KDKMP di Desa Kerek, Kecamatan Ngawi. Kegiatan dihadiri sekitar 50 orang dari unsur militer, pemerintah daerah, dan instansi terkait.

Pangdam V/Brawijaya didampingi Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, S.I.P., M.I.P., mendarat di Helipad Lapangan Hitam Yonarmed 12/Kostrad. Rombongan disambut langsung oleh Dandim 0805/Ngawi Letkol Arh Setu Wibowo, S.Hub.Int., M.H.I., Wabupi Ngawi Dr. Dwi Rianto Jatmiko, M.H., M.Si., serta Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.SI selaku Irdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto, S.I.P., M.M selaku Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Timmy Prasetya H, S.Sos selaku Aster Kasdam V/Brawijaya, serta Kolonel Czi Rinaldo Rusdy, S.I.P., M.M selaku Kazidam V/Brawijaya.

Setibanya di lokasi lahan Yonif TP Ngawi di Desa Sidolaju, rombongan disambut oleh Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Dr. H. Yuwono Kartiko, S.E., M.M., Kepala Seksi Intelijen Kejari Ngawi, Administrator Perum Perhutani KPH Ngawi Bayu Nugraha, S.Hut., Camat Widodaren, serta Kepala Desa Sidolaju Karminto. Dandim 0805/Ngawi selanjutnya menyampaikan paparan menyeluruh mengenai kondisi dan rencana pemanfaatan lokasi lahan tersebut.

Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Ngawi, Perhutani KPH Ngawi, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap rencana pembangunan Yonif TP. Ia menilai lokasi yang disediakan sangat strategis dan unggul dibandingkan lokasi Yonif TP di daerah lain karena berdekatan dengan berbagai fasilitas umum.

“Lokasi yang disediakan sangat bagus dan strategis dibandingkan dengan lokasi Yon TP di daerah lain, dekat dengan fasilitas umum. Dengan adanya pembangunan Yon TP di Kabupaten Ngawi akan membawa manfaat dan dampak yang positif untuk masyarakat, khususnya warga Desa Sidolaju,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya menambahkan bahwa pada pertengahan Juli mendatang diperkirakan akan masuk sekitar 500 hingga 600 personel Yonif TP ke wilayah tersebut. Kehadiran personel dalam jumlah besar itu diyakini akan mendorong peningkatan perputaran ekonomi, khususnya di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, seiring tingginya kebutuhan sehari-hari para prajurit.

Lebih lanjut, Pangdam V/Brawijaya menjelaskan bahwa Yonif TP tidak hanya akan memiliki kompi senapan, tetapi juga akan dilengkapi Kompi Pertanian, Kompi Peternakan, dan bidang perikanan. Keberagaman fungsi tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kesejahteraan warga.

Wabup Ngawi Dr. Dwi Rianto Jatmiko, M.H., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan sekaligus menyampaikan permohonan maaf Bupati Ngawi yang berhalangan hadir karena agenda kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ngawi sepenuhnya mendukung pembangunan Yonif TP mengingat potensi positifnya bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kabupaten Ngawi merupakan salah satu lumbung pangan di wilayah Provinsi Jawa Timur. Terkait pembangunan Yon TP, Pemerintah Kabupaten Ngawi mendukung, karena akan dapat mendorong peningkatan pertumbuhan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Wakil Bupati Ngawi.

Usai peninjauan di Desa Sidolaju, rombongan Pangdam V/Brawijaya melanjutkan perjalanan menuju lokasi KDKMP di Desa Kerek, Kecamatan Ngawi, untuk melaksanakan peninjauan langsung terhadap kawasan tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar di bawah penanggung jawab kegiatan Dandim 0805/Ngawi Letkol Arh Setu Wibowo, S.Hub.Int., M.H.I.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari program Pemerintah Pusat serta bentuk nyata perhatian dan komitmen pimpinan TNI Angkatan Darat terhadap percepatan pembangunan Yonif TP beserta sarana infrastruktur pendukung di wilayah. Sinergitas yang kuat antara TNI, Forkopimda, dan Pemerintah Daerah menjadi kunci utama dalam mendukung kelancaran program strategis ini, sekaligus menjaga stabilitas wilayah Kabupaten Ngawi agar tetap aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Pembangunan Yon TP 934/SBY di Pacitan untuk Penguatan Ketahanan Wilayah

PACITAN – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kodim 0801/Pacitan pada Senin (25/5/2026) dalam rangka peninjauan pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 934/Satya Buana Yudha (Yonif TP 934/SBY). Kegiatan yang diikuti sekitar 700 peserta tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0801/Pacitan Letkol Arh. Imam Musahirul, S.H., M.I.P., dan dihadiri unsur Forkopimda serta pejabat utama Kodam V/Brawijaya.

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya Kodam V/Brawijaya dalam memastikan kesiapan pembangunan satuan teritorial yang memiliki fungsi strategis mendukung ketahanan pangan, pembangunan wilayah, dan penguatan ekonomi masyarakat. Dalam rombongan Pangdam V/Brawijaa turut hadir Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si., Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto, S.I.P., M.M., Asrendam V/Brawijaya Kolonel Kav Yudi Suryatin, serta Kazidam V/Brawijaya Letkol Czi Rinaldo Rusdy.

Setibanya di Hellypad Detasemen Iswahjudi Pacitan, Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan disambut Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, S.I.P., M.I.P., Wakil Bupati Pacitan Gagarin S.Sos, Dandim 0801/Pacitan, Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar, S.H., S.I.K., M.I.K., serta unsur Forkopimda lainnya.

Suasana penyambutan berlangsung khidmat dan meriah melalui persembahan nyanyian selamat datang, demonstrasi bela diri pencak silat militer, serta hadroh Majelis Nurul Huda yang dibawakan prajurit Yonif TP 934/SBY. Setelah itu, Pangdam V/Brawijaya memasuki ruang transit untuk menerima paparan dari Wadanyonif TP 934/SBY Kapten Inf. Puji Rahmansyah terkait perkembangan pembangunan dan kesiapan satuan.

Pangdam V/Brawijaya memberikan pengarahan kepada Forkopimda dan perwira staf Yon TP 934/SBY. Dalam arahannya, Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan tempat tinggal prajurit yang saat ini masih menempati Wisma Atlet milik Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan.

“Saya tekankan agar kebersihan dan kesehatan lingkungan tetap dijaga, karena tempat tersebut merupakan aset Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan dan milik masyarakat. Apabila terdapat kerusakan agar segera diperbaiki dan direnovasi dengan baik,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Selain itu, Pangdam V/Brawijaya juga menyoroti penggunaan anggaran dalam kegiatan Kompi Peternakan agar dilaksanakan secara benar, transparan, dan tepat sasaran. Ia mengapresiasi berbagai inisiatif dan kreativitas satuan yang telah berjalan serta meminta agar kegiatan pertanian, peternakan, dan pembangunan terus ditingkatkan guna memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar.

Dalam arahannya, Pangdam V/Brawijaya juga menegaskan pentingnya disiplin prajurit serta profesionalisme dalam pelaksanaan latihan dan penggunaan fasilitas satuan. Menurutnya, keberadaan Yonif TP 934/SBY harus mampu menjadi satuan yang memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan, perekonomian, sosial, dan budaya di wilayah.

“Yonif TP dibentuk untuk mendukung ketahanan pangan, perekonomian, sosial, dan budaya agar terus ditingkatkan melalui komunikasi dan kerja sama dengan dinas terkait. Saya tekankan jangan sampai ada anggota melakukan pelanggaran, jaga disiplin dan nama baik satuan,” tegasnya.

Pangdam V/Brawijaya memberikan pengarahan langsung kepada seluruh prajurit Yonif TP 934/SBY. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan bahwa Yonif TP merupakan satuan yang dibentuk langsung atas perintah Presiden Republik Indonesia sehingga memiliki nilai sejarah dan tanggung jawab besar dalam mendukung pembangunan nasional.

“Kalian harus bersyukur menjadi prajurit Yonif TP karena satuan ini dibentuk langsung atas perintah Presiden Republik Indonesia. Kalian adalah bagian dari sejarah. Tidak ada batalyon lain yang dibentuk secara khusus seperti ini,” ungkap Pangdam V/Brawijaya di hadapan prajurit.

Pangdam V/Brawijaya juga meminta seluruh prajurit untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga kekompakan, serta membantu masyarakat sekitar melalui program-program teritorial seperti pertanian, peternakan, perikanan, produksi, dan pembangunan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Yonif TP bergantung pada kualitas sumber daya prajurit dan soliditas satuan.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Pangdam V/Brawijaya menyerahkan santunan kepada prajurit Yonif TP 934/SBY yang berprestasi sebagai bentuk perhatian dan penghargaan atas dedikasi personel. Setelah itu, Pangdam V/Brawijaya melaksanakan peninjauan dapur satuan guna memastikan kesiapan fasilitas pendukung operasional prajurit.

Kunjungan kerja Pangdam V/Brawijaya di wilayah Kodim 0801/Pacitan diharapkan semakin memperkuat sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait dalam mendukung pembangunan satuan teritorial yang profesional, modern, serta adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan tantangan tugas ke depan.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif TP dan Jembatan Perintis Garuda di Kabupaten Ponorogo

PONOROGO — Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Senin, 25 Mei 2026. Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung lokasi lahan pembangunan Brigif/Yonif TP serta Jembatan Perintis Garuda sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur pertahanan di wilayah Kodam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya beserta Rombongan mendarat di Stadion Batoro Katong, Kabupaten Ponorogo, dan disambut langsung oleh Forkopimda Kab. Ponorogo sebelum melanjutkan perjalanan menuju Rumah Dinas Bupati Ponorogo (Pringgitan) dan lokasi pembangunan Brigif/Yonif TP serta Jembatan Perintis Garuda di Desa Pulung Merdiko, Kecamatan Pulung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat tinggi Kodam V/Brawijaya, di antaranya Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si., Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Dr. Singgih Pambudi Arianto, M.M., M.Han., Asrendam V/Brawijaya Kolonel Kav Yudi Suryatin, S.I.P., M.Si., serta Aster Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Timmy Prasetya H. S.Sos.

Dari unsur pemerintahan daerah dan aparat keamanan setempat, kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, S.E., Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno, S.H., M.Si., Pj. Sekda Kabupaten Ponorogo Dr. Agus Sugiarto, M.Si., Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, S.I.K., M.Si., serta unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Ponorogo. Penanggung jawab kegiatan adalah Dandim 0802/Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., MMDS, dengan total peserta kegiatan sebanyak 50 orang.

Pangdam V/Brawijaya beserta Rombongan selanjutnya menuju lokasi rencana pembangunan Brigif/Yonif TP yang berlokasi di Desa Pulung Merdiko, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Di lokasi tersebut, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan arahan terkait progres serta rencana ke depan pembangunan satuan tersebut.

Dalam arahannya, Pangdam V/Brawijaya menjelaskan bahwa pembangunan Brigif/Yonif TP saat ini telah memasuki Tahap IV dengan total 17 titik pembangunan di seluruh wilayah, salah satunya berada di Kabupaten Ponorogo. Pembangunan yang telah berjalan sebelumnya dinilai memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Diperkirakan pada 16 hingga 18 Juli mendatang, sekitar 500 hingga 600 personel akan mulai memasuki lokasi.

“Kehadiran TNI AD di wilayah pedesaan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kesejahteraan warga sekitar,” ujar Pangdam V/Brawijaya di hadapan seluruh peserta kegiatan.

Pangdam V/Brawijaya juga menyampaikan harapannya agar seluruh rencana yang telah disusun dapat memperoleh dukungan penuh dari Forkopimda, Camat, maupun Kepala Desa. Keberadaan Brigif/Yonif TP dinilai akan memberikan dampak positif yang signifikan, tidak hanya dari aspek pertahanan, tetapi juga bagi pembangunan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Usai pelaksanaan pengarahan di Desa Pulung Merdiko, rombongan Pangdam V/Brawijaya melanjutkan perjalanan menuju Desa Bungkal, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, untuk melaksanakan peninjauan langsung Jembatan Perintis Garuda. Peninjauan ini merupakan bagian dari evaluasi kesiapan infrastruktur pendukung yang terintegrasi dengan rencana pembangunan satuan di wilayah tersebut.

Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen pimpinan TNI AD dalam mengawal percepatan pembangunan Brigif/Yonif TP serta sarana infrastruktur pendukung di wilayah Kodam V/Brawijaya. Sinergitas yang terjalin antara TNI, Forkopimda, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Ponorogo selama kegiatan berlangsung menjadi faktor pendukung utama dalam menjaga kelancaran pelaksanaan program strategis tersebut.

Kondisi wilayah Kabupaten Ponorogo yang aman dan kondusif turut memperkuat keberlangsungan program pembangunan ini. Kehadiran satuan TNI AD di tengah masyarakat diharapkan menjadi bagian dari upaya nyata dalam mewujudkan pertahanan yang kuat sekaligus mendorong kesejahteraan dan kemajuan daerah secara berkelanjutan.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Langsung Lokasi Lahan Pembangunan Yonif TP di Madiun dan Berjalan Sesuai Target

MADIUN — Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Senin, 25 Mei 2026. Kunjungan ini difokuskan pada peninjauan langsung lokasi lahan pembangunan Yonif TP Madiun yang berlokasi di Desa Wonorejo, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, sebagai bagian dari percepatan pembangunan kekuatan TNI AD di wilayah Kodam V/Brawijaya.

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 100 orang ini berada di bawah tanggung jawab Dandim 0803/Madiun, Letkol Inf I Nyoman Adhisaputra, S.E. Pelaksanaan kunjungan kerja tersebut mencerminkan perhatian serius pimpinan TNI AD terhadap realisasi program pembangunan satuan tempur di wilayah Jawa Timur bagian barat.

Pangdam V/Brawijaya hadir bersama sejumlah pejabat tinggi Kodam V/Brawijaya, antara lain Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si., Kapoksahli Kodam V/Brawijaya Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto, S.I.P., M.M., Asrendam V/Brawijaya Kolonel Kav Yudi Suryatin, S.I.P., M.Si., serta Kazidam V/Brawijaya Kolonel Czi Rinaldo Rusdy, S.I.P., M.M.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, S.I.P., M.I.P., Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Madiun H. Fery Sudarsono, S.H., Kasipidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun Adhi Satyo Wicaksono, S.H., serta unsur Forkopimda, Muspika Kecamatan Mejayan, pejabat Korem 081/DSJ, Kodim 0803/Madiun, Polres Madiun, dan tamu undangan lainnya.

Setibanya di lokasi, Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan menerima paparan yang disampaikan oleh Dandim 0803/Madiun, Letkol Inf I Nyoman Adhisaputra, S.E., terkait rencana dan perkembangan pembangunan Yonif TP Madiun. Paparan tersebut mencakup kondisi lahan, kesiapan infrastruktur pendukung, serta tahapan pelaksanaan pembangunan satuan yang akan hadir di wilayah Kabupaten Madiun.

Usai menerima paparan, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi sekaligus arahan kepada seluruh peserta yang hadir. Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan pentingnya sinergi semua pihak dalam mendukung keberhasilan program strategis ini.

“Pembangunan Yonif TP ini bukan semata kepentingan TNI, tetapi merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat pertahanan wilayah sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat di sekitar lokasi pembangunan,” ujar Pangdam V/Brawijaya di hadapan seluruh peserta kegiatan.

Pangdam V/Brawijaya juga menekankan pentingnya dukungan dari seluruh elemen pemerintahan daerah agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Ia secara khusus mendorong keterlibatan aktif pemerintah kecamatan dan desa dalam setiap tahapan pelaksanaan.

“Saya berharap seluruh jajaran Forkopimda, Camat, hingga Kepala Desa dapat bersinergi penuh mendukung program ini, karena keberadaan satuan TNI AD di tengah masyarakat akan memberikan dampak positif yang nyata dan dirasakan langsung oleh warga sekitar,” tambah Pangdam V/Brawijaya.

Pembangunan Yonif TP merupakan bagian dari program strategis TNI AD dalam memperkuat kehadiran satuan tempur di berbagai wilayah, termasuk di Jawa Timur. Keberadaan satuan ini diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi terhadap aspek pertahanan, tetapi juga berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi pembangunan.

Kunjungan kerja Pangdam V/Brawijaya ke Kabupaten Madiun menunjukkan komitmen pimpinan TNI AD dalam mengawal langsung setiap tahapan pembangunan satuan di wilayah jajaran Kodam V/Brawijaya. Sinergitas yang terjalin antara TNI, Forkopimda, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun selama kegiatan berlangsung menjadi fondasi penting bagi kelancaran dan keberhasilan program pembangunan strategis tersebut.

Kondisi wilayah Kabupaten Madiun yang aman dan kondusif dinilai mendukung keberlangsungan program pembangunan Yonif TP secara optimal. Kehadiran satuan TNI AD di tengah masyarakat diharapkan menjadi wujud nyata dari upaya membangun pertahanan yang kuat sekaligus memberikan manfaat langsung bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat wilayah secara berkelanjutan.

Prajurit Kodam V/Brawijaya Perkuat Literasi Digital Guna Hadapi Gempuran Era Post-Truth

SURABAYA – Di tengah masifnya perkembangan arus informasi di era digital, segenap prajurit jajaran Kodam V/Brawijaya dituntut untuk memiliki kesadaran kritis yang tinggi. Hal ini menjadi fokus utama dalam menghadapi tantangan era post-truth, sebuah fenomena di mana emosi dan keyakinan personal sering kali mengaburkan fakta-fakta objektif di tengah masyarakat. Segenap prajurit diminta mampu menyaring informasi secara bijak demi menjaga kondusivitas wilayah.

Sebagai langkah awal yang krusial, prajurit harus memahami dengan baik karakteristik dari era post-truth. Informasi yang beredar di media sosial saat ini sering kali dirancang secara sengaja untuk memancing emosi negatif, seperti kemarahan, ketakutan, maupun solidaritas kelompok yang sempit, bukan untuk menyajikan fakta yang sebenarnya. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam mengenai dinamika media sosial menjadi mutlak diperlukan oleh setiap personel militer.

Tantangan ini semakin diperumit oleh adanya algoritma echo chamber di berbagai platform digital. Sistem algoritma tersebut menciptakan sebuah ‘gelembung’ informasi yang membuat pengguna hanya disuguhi oleh konten yang sesuai dengan preferensi pribadi mereka. Guna menyikapi hal tersebut, prajurit Kodam V/Brawijaya ditekankan agar tidak terjebak dalam bias informasi ini dan harus konsisten mencari perspektif yang objektif dari sumber-sumber yang valid.

Pertahanan pertama yang harus ditegakkan oleh setiap prajurit adalah penguatan literasi digital melalui sistem verifikasi berlapis. Setiap data atau berita yang diterima, terutama yang berkaitan langsung dengan stabilitas wilayah Jawa Timur, wajib diperiksa kembali kebenarannya. Prajurit dilarang keras terburu-buru menyebarkan (share) konten apa pun tanpa melakukan proses cross-check mendalam dengan sumber resmi instansi atau data internal satuan.

Selain aspek verifikasi, kemampuan untuk mengidentifikasi keberadaan deepfake dan konten manipulatif juga menjadi prioritas dalam literasi digital. Personel TNI harus jeli mengenali tanda-tanda disinformasi modern, seperti penggunaan teknik video atau audio palsu berbasis kecerdasan buatan, manipulasi gambar, hingga kutipan pernyataan yang sengaja dipotong dari konteks aslinya untuk menyudutkan institusi TNI.

“Tantangan tugas di media digital saat ini menuntut kita semua untuk lebih cerdas dan teliti. Jangan mudah terprovokasi oleh narasi yang belum jelas kebenarannya, dan pastikan setiap informasi melalui jalur verifikasi yang ketat sebelum dipercaya maupun diteruskan,” tegas Pangdam V/Brawijaya dalam pengarahannya kepada seluruh jajaran.

Di tengah derasnya arus hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa, prajurit TNI harus mampu memosisikan diri sebagai cooling down system atau penyejuk suasana. Peran ini diwujudkan dengan komitmen penuh untuk tidak ikut menyebarkan konten digital yang bersifat provokatif, tendensius, maupun mengandung unsur suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Prinsip loyalitas tegak lurus prajurit kepada negara salah satunya diwujudkan melalui dedikasi yang tinggi pada kebenaran faktual. Segenap personel militer tidak boleh membiarkan opini liar yang berkembang di media sosial menggeser fakta objektif yang menjadi dasar pelaksanaan tugas pokok TNI. Integritas dan netralitas ini merupakan harga mati dalam menjaga kedaulatan serta kepercayaan publik.

Langkah taktis berikutnya yang harus diimplementasikan adalah kolaborasi aktif dan pelaporan secara berjenjang di internal komando. Jika prajurit menemukan indikasi atau penyebaran informasi yang berpotensi mengancam keamanan wilayah serta mencemarkan nama baik satuan, tindakan pertama yang wajib dilakukan adalah segera melaporkannya melalui jalur komando resmi secara hierarkis.

Terakhir, optimalisasi interoperabilitas informasi antar-satuan perlu terus diperkuat secara berkelanjutan. Langkah koordinasi ini sangat penting untuk menyamakan persepsi terhadap isu-isu terkini yang berkembang di ruang publik. Dengan persepsi yang selaras, tidak akan terjadi simpang siur informasi di internal jajaran Kodam V/Brawijaya, sehingga stabilitas keamanan di wilayah Jawa Timur dapat senantiasa terjaga dengan aman, damai, dan kondusif.

Penguatan Soliditas Prajurit, Pangdam V/Brawijaya Hadiri Olahraga Bersama di Lapangan 84jay

SURABAYA – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. menghadiri kegiatan olahraga bersama yang digelar di Lapangan Mini Soccer 84Jay Korem 084/Bhaskara Jaya, Jalan Jenderal Achmad Yani Nomor 1, Dukuh Menanggal, Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya, Jumat (22/05/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 prajurit dan berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan serta kekeluargaan.

Kegiatan olahraga bersama tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Kodam V/Brawijaya dan Korem 084/Bhaskara Jaya. Hadir dalam kegiatan di antaranya Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si., Kapok Sahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto, S.I.P., M.M., Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir, Kasrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura, S.H., M.M., M.Han., para Asisten Kasdam V/Brawijaya, PJU Korem 084/Bhaskara Jaya, Dandim 0830/Surabaya Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han., serta perwakilan anggota dan Persit Korem 084/Bhaskara Jaya.

Seluruh peserta melaksanakan pemanasan bersama di Lapangan Mini Soccer 84Jay sebagai bagian dari persiapan fisik sebelum pertandingan dimulai. Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib dan dipandu untuk memastikan kesiapan seluruh peserta dalam mengikuti olahraga bersama.

Selanjutnya dilaksanakan pertandingan fun game mini soccer yang melibatkan unsur pimpinan, pejabat utama, serta prajurit Korem 084/Bhaskara Jaya. Pertandingan berlangsung penuh semangat sportivitas dan keakraban, sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antarpersonel di lingkungan Kodam V/Brawijaya.

Kegiatan olahraga bersama tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan satuan dalam menjaga kebugaran fisik dan kesehatan jasmani prajurit. Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan membangun soliditas, meningkatkan komunikasi, serta memperkuat jiwa korsa antara pimpinan dan anggota di lingkungan TNI AD.

Pangdam V/Brawijaya menyampaikan bahwa olahraga bersama merupakan salah satu sarana efektif dalam menjaga kesiapan fisik sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan satuan.

“Melalui kegiatan olahraga bersama ini, diharapkan terbangun kebersamaan, solidaritas, dan semangat korsa di antara pimpinan serta anggota, sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas secara optimal,” ujarnya.

Pangdam V/Brawijaya juga menegaskan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran fisik sebagai bagian dari kesiapan prajurit dalam melaksanakan tugas pokok TNI AD. Menurutnya, pola hidup sehat dan aktivitas olahraga secara rutin menjadi faktor penting dalam mendukung profesionalisme prajurit di lapangan.

Selain meningkatkan kondisi fisik, kegiatan tersebut juga menjadi contoh langsung kepada seluruh prajurit mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat, disiplin, dan kebersamaan dalam kehidupan kedinasan sehari-hari.

Kegiatan olahraga bersama di Lapangan Mini Soccer 84Jay Korem 084/Bhaskara Jaya berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tercipta sinergi, komunikasi, dan soliditas yang semakin kuat antara pimpinan dan prajurit guna mendukung pelaksanaan tugas serta pengabdian kepada bangsa dan negara.

Penutupan TMMD Ke-128 Tahun 2026, Pangdam V/Brawijaya Tegaskan Sinergi TNI dan Pemda Bangun Desa

TRENGGALEK – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. secara resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 dalam upacara yang digelar di Alun-alun Kabupaten Trenggalek, Kamis (21/5/2026). Penutupan tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian program terpadu antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan penutupan TMMD ke-128 dihadiri oleh unsur Forkopimda, pejabat TNI-Polri, tokoh masyarakat, perangkat daerah, serta warga setempat. Program TMMD kali ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.

Dalam amanatnya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara seluruh pihak selama pelaksanaan program berlangsung. Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Keberhasilan program ini adalah hasil kerja bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang memiliki tujuan sama dalam membangun desa serta meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Pembangunan fisik, Satgas TMMD bersama masyarakat berhasil menyelesaikan rabat jalan dan paving sepanjang 777 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 15 sentimeter. Infrastruktur tersebut menjadi akses penghubung antara Desa Sukorejo dan Desa Wonorejo di Kecamatan Gandusari yang selama ini menjadi jalur penting aktivitas warga.

Selain pembangunan jalan, TMMD ke-128 juga berhasil menyelesaikan pembangunan delapan titik tembok penahan jalan guna memperkuat struktur akses penghubung antarwilayah. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas, khususnya pada musim hujan.

Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) turut menjadi perhatian dalam pelaksanaan TMMD kali ini. Sebanyak sembilan unit rumah warga berhasil diperbaiki sehingga memberikan lingkungan tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan aman bagi masyarakat penerima manfaat.

Di sektor pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, Satgas TMMD juga membangun lima titik sumur bor untuk membantu penyediaan air bersih bagi warga. Program tersebut dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat di wilayah sasaran.

Sebagai bentuk penghargaan atas dukungan dan dedikasi dalam menyukseskan program TMMD ke-128, Pangdam V/Brawijaya memberikan penghargaan khusus kepada Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin. Penghargaan tersebut diberikan atas integritas serta komitmen Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam mendukung pembangunan daerah melalui kolaborasi bersama TNI.

Pangdam V/Brawijaya juga mengingatkan masyarakat agar menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai melalui program TMMD. Menurutnya, keberlanjutan manfaat pembangunan sangat bergantung pada kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam memelihara fasilitas yang telah dibangun bersama.

Penutupan TMMD ke-128 di Kabupaten Trenggalek menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga. Program tersebut sekaligus memperkuat komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan nasional melalui pendekatan teritorial dan kemanunggalan bersama rakyat.

Kasdam V/Brawijaya Dampingi Sekjen Kemhan Tinjau Rik/Uji Mental Ideologi SPPI KDKMP dan KNMP di Surabaya

SURABAYA – Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si. mendampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letjen TNI Tri Budi Utomo, S.E. dalam kegiatan peninjauan pemeriksaan dan ujian Mental Ideologi SPPI KDKMP dan KNMP tingkat Panselinda Tahun Anggaran 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (20/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 12.024 peserta.

Kegiatan Rik/Uji Mental Ideologi tersebut dilaksanakan di Stadion Gelora Bung Tomo, Jl. Jawar, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya, dengan penanggung jawab kegiatan Letkol Arh Taufik Abubakar selaku Pabandya Pam Sinteldam V/Brawijaya. Pelaksanaan seleksi menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penjaringan calon SPPI KDKMP dan KNMP TA 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Aspers Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Tommy Radia Diansyah, S.A.P., M.Han., Asintel Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Imam Wicaksono, serta Waasinteldam V/Brawijaya Letkol Inf Hendra Sukmawan, S.H., M.H. Kehadiran pejabat jajaran Kodam V/Brawijaya tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kelancaran pelaksanaan seleksi tingkat daerah.

Sejak pagi hari, para peserta seleksi secara bertahap tiba di lokasi kegiatan dengan jumlah mencapai sekitar 12 ribu orang. Setibanya di Stadion Gelora Bung Tomo, peserta diarahkan memasuki tribun untuk melaksanakan proses registrasi dan pengisian administrasi sebelum mengikuti tahapan ujian.

Peserta melaksanakan tes tertulis Mental Ideologi (MI) yang menjadi bagian dari penilaian karakter, wawasan kebangsaan, serta pemahaman ideologi negara. Setelah pelaksanaan tes tertulis, peserta juga melaksanakan pengisian absensi sesuai prosedur yang telah ditentukan panitia seleksi.

Selanjutnya, Letjen TNI Tri Budi Utomo beserta rombongan melaksanakan pengecekan langsung ke sejumlah tribun peserta. Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai mekanisme serta tetap memperhatikan ketertiban dan kesiapan peserta selama kegiatan berlangsung.

Usai pelaksanaan istirahat, sholat, dan makan (Ishoma), peserta kembali melanjutkan tahapan seleksi berikutnya berupa tes tulis kesehatan jiwa (Keswa) yang dibagi dalam sesi pertama dan sesi kedua. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terstruktur dengan pengawasan ketat dari panitia dan aparat pengamanan.

Bahwa tingginya antusiasme peserta menjadi perhatian penting dalam pengaturan pelaksanaan kegiatan. “antusiasme peserta cukup tinggi dengan jumlah peserta sekitar 12.024 orang sehingga diperlukan pengaturan dan pengamanan yang optimal guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kendala teknis selama pelaksanaan kegiatan seleksi,” ujar Kasdam V/Brawijaya.

Selain itu, Kasdam V/Brawijaya juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. “Bahwa kegiatan Uji/Rik Mental Ideologi (Tulis) SPPI KDKMP dan KNMP TA 2026 tingkat Panselinda Surabaya berjalan dengan tertib, aman, dan lancar sesuai dengan tahapan yang telah ditentukan sampai dengan berakhirnya kegiatan situasi tetap aman dan kondusif.” ungkapnya.

Pelaksanaan Rik/Uji Mental Ideologi SPPI KDKMP dan KNMP TA 2026 di Surabaya diharapkan mampu menghasilkan calon-calon peserta yang memiliki kualitas mental, ideologi, dan kesehatan jiwa yang baik sebagai bagian dari proses pembinaan sumber daya manusia pertahanan negara. Kegiatan tersebut juga menjadi wujud komitmen TNI dan Kementerian Pertahanan dalam menyelenggarakan seleksi yang profesional, objektif, dan transparan.