Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lahan YTP dan Jembatan Perintis Garuda di Mojokerto, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah

MOJOKERTO – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kecamatan Dawarblandong dan Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut bertujuan untuk meninjau lahan Yonif TP serta Jembatan Perintis Garuda sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kunjungan kerja tersebut dihadiri sekitar 100 peserta dengan penanggung jawab kegiatan Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub., Int., selaku Dandim 0815/Mojokerto. Turut hadir dalam kegiatan itu Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI M. Aidi, S.I.P., M.Si., M.Han., Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Singgih Pambudi Arinto, S.I.P., M.M., Asrendam V/Brawijaya Kolonel Kav Yudi Suryatin, Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara Alex Bulo, serta sejumlah pejabat TNI dan pemerintah daerah.

Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan tiba di Hellypad Lapangan Desa Jatirowo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Selanjutnya, rombongan bergerak menuju lahan Yonif TP yang berada di Desa Gunungsari untuk melaksanakan peninjauan langsung terhadap kondisi dan potensi pengembangan kawasan tersebut.

Di lokasi lahan terebut, Pangdam V/Brawijaya beserta robongan menerima paparan dari Dandim 0815/Mojokerto mengenai kondisi wilayah, progres pengelolaan lahan, serta rencana pengembangan yang akan mendukung ketahanan wilayah dan manfaat bagi masyarakat sekitar. Setelah menerima paparan, Pangdam V/Brawijaya bersama rombongan melaksanakan peninjauan lapangan guna melihat secara langsung kondisi yang ada.

Pangdam V/Brawijaya menegaskan pentingnya pengelolaan lahan yang terencana dan berkelanjutan agar dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat sekaligus mendukung program pembangunan daerah.

“Kami ingin memastikan setiap program yang dijalankan di wilayah jajaran memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya untuk melihat secara langsung potensi yang dapat terus dikembangkan melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Usai melaksanakan kegiatan di Desa Gunungsari, Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan melanjutkan agenda menuju lokasi Jembatan Perintis Garuda yang berada di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

Pangdam V/Brawijaya meninjau kondisi dan fungsi Jembatan Perintis Garuda yang memiliki peran strategis sebagai sarana penghubung bagi masyarakat. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung manfaat infrastruktur tersebut dalam mendukung mobilitas warga dan aktivitas perekonomian di wilayah setempat.

Dalam kesempatan tersebut,Pangdam V/Brawijaya juga menyerahkan bantuan berupa bingkisan kepada perwakilan warga Desa Mojosarirejo sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

Wakil Bupati Mojokerto Dr. M. Rizal Octavian dan Wakil Wali Kota Mojokerto Dr. Rachman Sidharta Arisandi, S.I.P., M.Si., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan TNI AD melalui berbagai program yang berorientasi pada pembangunan wilayah dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam mendukung pembangunan infrastruktur, pengelolaan potensi wilayah, serta mewujudkan kemajuan daerah yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan wilayah yang semakin kokoh.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lahan BTP dan YTP di Situbondo, Percepat Pembangunan untuk Ketahanan dan Kesejahteraan Masyarakat

SITUBONDO – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka peninjauan lahan Brigif Teritorial Pembangunan dan Yonif Teritorial Pembangunan (BTP dan YTP) di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Rabu (3/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, Perhutani, kejaksaan, DPRD, serta perwakilan kelompok tani hutan.

Kunjungan kerja ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan BTP dan YTP di wilayah Kabupaten Situbondo yang menjadi salah satu program strategis nasional bidang pertahanan dan pemberdayaan wilayah. Kegiatan dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya dengan penanggung jawab Dandim 0823/Situbondo, Letkol Inf Ferry Ardian, S.Kom., M.Han.

Setibanya di lokasi, Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan disambut oleh Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Dandim 0823/Situbondo, Kapolres Situbondo, Danpuslatpur Marinir 5 Baluran, Dandodiklatpur Rindam V/Brawijaya, serta unsur Forkopimda dan pejabat terkait lainnya.

Agenda pertama kegiatan diisi dengan paparan Dandim 0823/Situbondo mengenai rencana pembangunan BTP dan YTP Situbondo. Dalam paparannya dijelaskan perkembangan tahapan pembangunan, kondisi lahan, serta berbagai aspek yang perlu disiapkan guna mendukung kelancaran realisasi proyek strategis tersebut.

Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Situbondo. Ia menilai lokasi yang diproyeksikan sebagai kawasan pembangunan BTP dan YTP telah memenuhi sejumlah persyaratan penting, baik dari sisi luas lahan, kondisi geografis, maupun aspek keamanan lingkungan.

“Alhamdulillah pagi ini kita bisa berkumpul di lokasi pembangunan BTP dan YTP Situbondo. Secara umum saya lihat sudah sesuai dengan keinginan pimpinan pusat. Lokasi ini juga sangat strategis dan aman dari potensi bencana alam,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Agenda kedua difokuskan pada pembahasan berbagai aspek pendukung pembangunan, termasuk penyelesaian persoalan lahan yang berkaitan dengan Kelompok Tani Hutan (KTH). Pangdam menegaskan pentingnya komunikasi, sosialisasi, dan kolaborasi seluruh pihak guna mencari solusi terbaik yang dapat diterima bersama.

“Kita hadir di sini untuk dapat duduk bersama membicarakan dan mencari solusi terbaik demi kelancaran pembangunan BTP dan YTP ini,” tegas Pangdam V/Brawijaya.

Pada kesempatan tersebut, Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbahul Munir, menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah di bidang pertahanan dan keamanan. Ia menegaskan bahwa Perhutani siap mempercepat proses yang diperlukan, termasuk penanganan vegetasi di area yang akan digunakan untuk pembangunan.

Selain itu, Kepala Desa Klatakan, Narwiyoto, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya bersama KTH Agung Hijau Bersama membuka ruang komunikasi terkait penyelesaian administrasi maupun penyediaan lahan pengganti. Senada dengan itu, Pengurus KTH Agung Hijau Bersama, Pipin Pinatiningsih, menyatakan kesiapan mendukung pembangunan dengan harapan adanya solusi yang adil bagi anggota kelompok tani yang selama ini memanfaatkan lahan tersebut.

Dalam arahannya, Pangdam V/Brawijaya juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat lokal dalam proses pembangunan dan operasional satuan nantinya. Kehadiran BTP dan YTP di Situbondo diproyeksikan tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja dan peningkatan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan.

Pembangunan BTP dan YTP Situbondo diharapkan dapat berjalan sesuai target sehingga mampu menjadi salah satu pusat penguatan pertahanan teritorial sekaligus mendukung program ketahanan pangan, peternakan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Perhutani, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus terjaga guna mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bangsa, negara, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Peringatan Idul Adha 1447 H di Makodam V/Brawijaya: Ribuan Jamaah Hadiri Sholat dan Penyembelihan Hewan Qurban

SURABAYA – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. didampingi Ketua Persit KCK Daerah V/Brawijaya Ibu Vira Rudy Saladin menghadiri pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 H/2026 M di Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya, Jalan Raden Wijaya Nomor 01 Surabaya, Rabu (27/05/2026). Kegiatan ibadah tersebut diikuti sekitar 1.000 jamaah yang terdiri dari prajurit, PNS, keluarga besar Kodam V/Brawijaya, serta masyarakat umum.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha berlangsung khidmat dengan Imam Ustadz H. Fairizul Arwani Alhafidz selaku Imam Masjid At-Taqwa Makodam V/Brawijaya Surabaya. Sementara itu, khutbah Idul Adha disampaikan oleh Drs. H. Abdul Mujib Hasyim yang mengangkat tema tentang keikhlasan, pengorbanan, dan ketaatan kepada Allah SWT sebagai landasan moral dalam kehidupan dan pengabdian.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Han., Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si., Han., Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Dr. Singgih PAM Budi Arianto, M.M., M.Han., Kaskogartap III Surabaya Brigjen TNI (Mar) Danuri, S.M., M.Han., Kolonel Kav. Yudi Suryati selaku Asrendam V/Brawijaya, para Asisten Kasdam, para Kabalakdam, pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V/Brawijaya, serta masyarakat jamaah Sholat Idul Adha.

Sejak pukul 05.30 WIB, para jamaah mulai memadati Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya untuk mengikuti rangkaian pelaksanaan ibadah. Situasi kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhusyukan hingga pelaksanaan sholat selesai.

Dalam khutbahnya, Drs. H. Abdul Mujib Hasyim menyampaikan rasa syukur atas kesehatan dan keselamatan yang diberikan Allah SWT sehingga seluruh jamaah dapat melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 H bersama-sama. Ia juga mengajak jamaah untuk terus meningkatkan kualitas ibadah serta meneladani perjuangan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

“Hari Raya Idul Adha mengajarkan kepada kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan ketaatan. Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi teladan besar bagi umat Islam dalam menjalankan perintah Allah SWT dengan penuh kesabaran dan ketakwaan,” ujar Drs. H. Abdul Mujib Hasyim dalam khutbahnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana meningkatkan iman dan takwa, khususnya bagi prajurit TNI dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Jadikan hikmah Hari Raya Idul Adha sebagai motivasi untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, sehingga mampu membentuk prajurit TNI yang prima dalam melaksanakan tugas dan pengabdian guna mewujudkan Indonesia maju,” tambahnya.

Usai pelaksanaan sholat dan khutbah, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban di lingkungan Makodam V/Brawijaya. Pada Idul Adha tahun ini, panitia kurban menyembelih sebanyak 13 ekor sapi dan 17 ekor kambing yang nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat dan pihak yang membutuhkan.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial serta penguatan nilai-nilai kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Momentum Idul Adha di lingkungan Kodam V/Brawijaya juga diharapkan semakin mempererat sinergi, solidaritas, dan semangat pengabdian dalam menjaga persatuan bangsa dan negara.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lahan 51 Hektare di Parang Magetan, Yonif TP Ditargetkan Beroperasi Juli 2026

MAGETAN – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Magetan dalam rangka peninjauan lokasi pembangunan Yonif TP di Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Selasa (26/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 orang dan dipimpin langsung oleh Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Omi Girindra Sasmito selaku penanggung jawab kegiatan.

Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Kodam V/Brawijaya, di antaranya Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si., Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Dr. Singgih Pambudi Arianto, M.M., M.Han., serta unsur Forkopimda Kabupaten Magetan dan instansi terkait lainnya.

Rombongan Pangdam V/Brawijaya tiba di Helipad Sirkuit Suryo Parang dan disambut langsung oleh Forkopimda Kabupaten Magetan serta Forkopimcam Parang. Selanjutnya, rombongan bergerak menuju lokasi rencana pembangunan Yonif TP di Dusun Gangsiran RT 22 RW 8 Desa Mategal untuk melaksanakan peninjauan lapangan.

Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Omi Girindra Sasmito memaparkan rencana pembangunan Yonif TP yang akan memiliki fungsi strategis dalam mendukung pertahanan wilayah sekaligus melaksanakan pembinaan teritorial di bidang pangan, kesehatan, dan konstruksi. Ia menjelaskan bahwa lokasi pembangunan dinilai memenuhi syarat ideal dari aspek pertahanan, geografis, sosial, maupun ekonomi.

Dalam paparannya, dijelaskan bahwa lahan seluas kurang lebih 51,13 hektare tersebut berada di kawasan hutan produksi Perhutani KPH Madiun dengan kontur relatif datar, akses jalan nasional yang memadai, dukungan jaringan listrik PLN, sumber air yang tersedia, serta kondisi sinyal komunikasi yang baik. Selain itu, koordinasi lintas instansi dan sosialisasi kepada tokoh masyarakat telah dilaksanakan guna mendukung kelancaran proses pembangunan.

Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung rencana pembangunan Yonif TP di Kecamatan Parang. Pangdam V/Brawijaya menilai lokasi tersebut sangat strategis dan memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan wilayah maupun pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

“Awal bulan Juli harapannya Terminal 1 selesai, barak dan dapur harus sudah jadi. Yon TP di Parang ini merupakan bagian pembangunan tahap empat dan sekitar 600 personel akan mulai masuk pada awal Juli,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya juga menekankan pentingnya pembangunan yang memperhatikan aspek keamanan, lingkungan, serta dampak sosial bagi masyarakat sekitar. Ia meminta agar pembangunan lapangan tembak nantinya ditempatkan pada area yang aman serta proses sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan guna menghindari potensi konflik pemanfaatan lahan.

Selain itu, Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa keberadaan Yonif Teritorial Pembangunan di Magetan diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran satuan tersebut diyakini dapat mendorong pertumbuhan UMKM, membuka peluang ekonomi baru, serta meningkatkan stabilitas keamanan wilayah.

Bupati Magetan Hj. Nanik Endang Rusminiarti, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perhatian Kodam V/Brawijaya terhadap Kabupaten Magetan melalui pembangunan Yonif TP di Desa Mategal. Ia berharap pembangunan tersebut membawa manfaat luas bagi masyarakat dan mendukung kemajuan daerah.

“Semoga dengan dibangunnya batalyon di Desa Mategal Kecamatan Parang Kabupaten Magetan dapat membawa keberkahan bagi masyarakat sekitar dan membawa kesejahteraan bagi warga Magetan,” ungkap Bupati Magetan.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung lokasi pembangunan Yonif TP oleh Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan. Peninjauan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan pembangunan satuan Yonif TP tahap IV di Kabupaten Magetan berjalan sesuai rencana dan mendukung penguatan pertahanan wilayah serta pembangunan teritorial di Jawa Timur.

Pembangunan Yonif TP ini diharapkan tidak hanya memperkuat postur pertahanan wilayah selatan Kodam V/Brawijaya, tetapi juga menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan warga Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif TP dan Jembatan Perintis Garuda di Kabupaten Ponorogo

PONOROGO — Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Senin, 25 Mei 2026. Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung lokasi lahan pembangunan Brigif/Yonif TP serta Jembatan Perintis Garuda sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur pertahanan di wilayah Kodam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya beserta Rombongan mendarat di Stadion Batoro Katong, Kabupaten Ponorogo, dan disambut langsung oleh Forkopimda Kab. Ponorogo sebelum melanjutkan perjalanan menuju Rumah Dinas Bupati Ponorogo (Pringgitan) dan lokasi pembangunan Brigif/Yonif TP serta Jembatan Perintis Garuda di Desa Pulung Merdiko, Kecamatan Pulung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat tinggi Kodam V/Brawijaya, di antaranya Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si., Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Dr. Singgih Pambudi Arianto, M.M., M.Han., Asrendam V/Brawijaya Kolonel Kav Yudi Suryatin, S.I.P., M.Si., serta Aster Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Timmy Prasetya H. S.Sos.

Dari unsur pemerintahan daerah dan aparat keamanan setempat, kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, S.E., Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno, S.H., M.Si., Pj. Sekda Kabupaten Ponorogo Dr. Agus Sugiarto, M.Si., Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, S.I.K., M.Si., serta unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Ponorogo. Penanggung jawab kegiatan adalah Dandim 0802/Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., MMDS, dengan total peserta kegiatan sebanyak 50 orang.

Pangdam V/Brawijaya beserta Rombongan selanjutnya menuju lokasi rencana pembangunan Brigif/Yonif TP yang berlokasi di Desa Pulung Merdiko, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Di lokasi tersebut, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan arahan terkait progres serta rencana ke depan pembangunan satuan tersebut.

Dalam arahannya, Pangdam V/Brawijaya menjelaskan bahwa pembangunan Brigif/Yonif TP saat ini telah memasuki Tahap IV dengan total 17 titik pembangunan di seluruh wilayah, salah satunya berada di Kabupaten Ponorogo. Pembangunan yang telah berjalan sebelumnya dinilai memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Diperkirakan pada 16 hingga 18 Juli mendatang, sekitar 500 hingga 600 personel akan mulai memasuki lokasi.

“Kehadiran TNI AD di wilayah pedesaan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kesejahteraan warga sekitar,” ujar Pangdam V/Brawijaya di hadapan seluruh peserta kegiatan.

Pangdam V/Brawijaya juga menyampaikan harapannya agar seluruh rencana yang telah disusun dapat memperoleh dukungan penuh dari Forkopimda, Camat, maupun Kepala Desa. Keberadaan Brigif/Yonif TP dinilai akan memberikan dampak positif yang signifikan, tidak hanya dari aspek pertahanan, tetapi juga bagi pembangunan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Usai pelaksanaan pengarahan di Desa Pulung Merdiko, rombongan Pangdam V/Brawijaya melanjutkan perjalanan menuju Desa Bungkal, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, untuk melaksanakan peninjauan langsung Jembatan Perintis Garuda. Peninjauan ini merupakan bagian dari evaluasi kesiapan infrastruktur pendukung yang terintegrasi dengan rencana pembangunan satuan di wilayah tersebut.

Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen pimpinan TNI AD dalam mengawal percepatan pembangunan Brigif/Yonif TP serta sarana infrastruktur pendukung di wilayah Kodam V/Brawijaya. Sinergitas yang terjalin antara TNI, Forkopimda, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Ponorogo selama kegiatan berlangsung menjadi faktor pendukung utama dalam menjaga kelancaran pelaksanaan program strategis tersebut.

Kondisi wilayah Kabupaten Ponorogo yang aman dan kondusif turut memperkuat keberlangsungan program pembangunan ini. Kehadiran satuan TNI AD di tengah masyarakat diharapkan menjadi bagian dari upaya nyata dalam mewujudkan pertahanan yang kuat sekaligus mendorong kesejahteraan dan kemajuan daerah secara berkelanjutan.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Langsung Lokasi Lahan Pembangunan Yonif TP di Madiun dan Berjalan Sesuai Target

MADIUN — Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Senin, 25 Mei 2026. Kunjungan ini difokuskan pada peninjauan langsung lokasi lahan pembangunan Yonif TP Madiun yang berlokasi di Desa Wonorejo, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, sebagai bagian dari percepatan pembangunan kekuatan TNI AD di wilayah Kodam V/Brawijaya.

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 100 orang ini berada di bawah tanggung jawab Dandim 0803/Madiun, Letkol Inf I Nyoman Adhisaputra, S.E. Pelaksanaan kunjungan kerja tersebut mencerminkan perhatian serius pimpinan TNI AD terhadap realisasi program pembangunan satuan tempur di wilayah Jawa Timur bagian barat.

Pangdam V/Brawijaya hadir bersama sejumlah pejabat tinggi Kodam V/Brawijaya, antara lain Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si., Kapoksahli Kodam V/Brawijaya Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto, S.I.P., M.M., Asrendam V/Brawijaya Kolonel Kav Yudi Suryatin, S.I.P., M.Si., serta Kazidam V/Brawijaya Kolonel Czi Rinaldo Rusdy, S.I.P., M.M.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, S.I.P., M.I.P., Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Madiun H. Fery Sudarsono, S.H., Kasipidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun Adhi Satyo Wicaksono, S.H., serta unsur Forkopimda, Muspika Kecamatan Mejayan, pejabat Korem 081/DSJ, Kodim 0803/Madiun, Polres Madiun, dan tamu undangan lainnya.

Setibanya di lokasi, Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan menerima paparan yang disampaikan oleh Dandim 0803/Madiun, Letkol Inf I Nyoman Adhisaputra, S.E., terkait rencana dan perkembangan pembangunan Yonif TP Madiun. Paparan tersebut mencakup kondisi lahan, kesiapan infrastruktur pendukung, serta tahapan pelaksanaan pembangunan satuan yang akan hadir di wilayah Kabupaten Madiun.

Usai menerima paparan, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi sekaligus arahan kepada seluruh peserta yang hadir. Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan pentingnya sinergi semua pihak dalam mendukung keberhasilan program strategis ini.

“Pembangunan Yonif TP ini bukan semata kepentingan TNI, tetapi merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat pertahanan wilayah sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat di sekitar lokasi pembangunan,” ujar Pangdam V/Brawijaya di hadapan seluruh peserta kegiatan.

Pangdam V/Brawijaya juga menekankan pentingnya dukungan dari seluruh elemen pemerintahan daerah agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Ia secara khusus mendorong keterlibatan aktif pemerintah kecamatan dan desa dalam setiap tahapan pelaksanaan.

“Saya berharap seluruh jajaran Forkopimda, Camat, hingga Kepala Desa dapat bersinergi penuh mendukung program ini, karena keberadaan satuan TNI AD di tengah masyarakat akan memberikan dampak positif yang nyata dan dirasakan langsung oleh warga sekitar,” tambah Pangdam V/Brawijaya.

Pembangunan Yonif TP merupakan bagian dari program strategis TNI AD dalam memperkuat kehadiran satuan tempur di berbagai wilayah, termasuk di Jawa Timur. Keberadaan satuan ini diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi terhadap aspek pertahanan, tetapi juga berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi pembangunan.

Kunjungan kerja Pangdam V/Brawijaya ke Kabupaten Madiun menunjukkan komitmen pimpinan TNI AD dalam mengawal langsung setiap tahapan pembangunan satuan di wilayah jajaran Kodam V/Brawijaya. Sinergitas yang terjalin antara TNI, Forkopimda, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun selama kegiatan berlangsung menjadi fondasi penting bagi kelancaran dan keberhasilan program pembangunan strategis tersebut.

Kondisi wilayah Kabupaten Madiun yang aman dan kondusif dinilai mendukung keberlangsungan program pembangunan Yonif TP secara optimal. Kehadiran satuan TNI AD di tengah masyarakat diharapkan menjadi wujud nyata dari upaya membangun pertahanan yang kuat sekaligus memberikan manfaat langsung bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat wilayah secara berkelanjutan.

Penguatan Soliditas Prajurit, Pangdam V/Brawijaya Hadiri Olahraga Bersama di Lapangan 84jay

SURABAYA – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. menghadiri kegiatan olahraga bersama yang digelar di Lapangan Mini Soccer 84Jay Korem 084/Bhaskara Jaya, Jalan Jenderal Achmad Yani Nomor 1, Dukuh Menanggal, Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya, Jumat (22/05/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 prajurit dan berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan serta kekeluargaan.

Kegiatan olahraga bersama tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Kodam V/Brawijaya dan Korem 084/Bhaskara Jaya. Hadir dalam kegiatan di antaranya Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si., Kapok Sahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto, S.I.P., M.M., Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir, Kasrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura, S.H., M.M., M.Han., para Asisten Kasdam V/Brawijaya, PJU Korem 084/Bhaskara Jaya, Dandim 0830/Surabaya Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han., serta perwakilan anggota dan Persit Korem 084/Bhaskara Jaya.

Seluruh peserta melaksanakan pemanasan bersama di Lapangan Mini Soccer 84Jay sebagai bagian dari persiapan fisik sebelum pertandingan dimulai. Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib dan dipandu untuk memastikan kesiapan seluruh peserta dalam mengikuti olahraga bersama.

Selanjutnya dilaksanakan pertandingan fun game mini soccer yang melibatkan unsur pimpinan, pejabat utama, serta prajurit Korem 084/Bhaskara Jaya. Pertandingan berlangsung penuh semangat sportivitas dan keakraban, sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antarpersonel di lingkungan Kodam V/Brawijaya.

Kegiatan olahraga bersama tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan satuan dalam menjaga kebugaran fisik dan kesehatan jasmani prajurit. Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan membangun soliditas, meningkatkan komunikasi, serta memperkuat jiwa korsa antara pimpinan dan anggota di lingkungan TNI AD.

Pangdam V/Brawijaya menyampaikan bahwa olahraga bersama merupakan salah satu sarana efektif dalam menjaga kesiapan fisik sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan satuan.

“Melalui kegiatan olahraga bersama ini, diharapkan terbangun kebersamaan, solidaritas, dan semangat korsa di antara pimpinan serta anggota, sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas secara optimal,” ujarnya.

Pangdam V/Brawijaya juga menegaskan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran fisik sebagai bagian dari kesiapan prajurit dalam melaksanakan tugas pokok TNI AD. Menurutnya, pola hidup sehat dan aktivitas olahraga secara rutin menjadi faktor penting dalam mendukung profesionalisme prajurit di lapangan.

Selain meningkatkan kondisi fisik, kegiatan tersebut juga menjadi contoh langsung kepada seluruh prajurit mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat, disiplin, dan kebersamaan dalam kehidupan kedinasan sehari-hari.

Kegiatan olahraga bersama di Lapangan Mini Soccer 84Jay Korem 084/Bhaskara Jaya berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tercipta sinergi, komunikasi, dan soliditas yang semakin kuat antara pimpinan dan prajurit guna mendukung pelaksanaan tugas serta pengabdian kepada bangsa dan negara.

Penutupan TMMD Ke-128 Tahun 2026, Pangdam V/Brawijaya Tegaskan Sinergi TNI dan Pemda Bangun Desa

TRENGGALEK – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. secara resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 dalam upacara yang digelar di Alun-alun Kabupaten Trenggalek, Kamis (21/5/2026). Penutupan tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian program terpadu antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan penutupan TMMD ke-128 dihadiri oleh unsur Forkopimda, pejabat TNI-Polri, tokoh masyarakat, perangkat daerah, serta warga setempat. Program TMMD kali ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.

Dalam amanatnya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara seluruh pihak selama pelaksanaan program berlangsung. Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Keberhasilan program ini adalah hasil kerja bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang memiliki tujuan sama dalam membangun desa serta meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Pembangunan fisik, Satgas TMMD bersama masyarakat berhasil menyelesaikan rabat jalan dan paving sepanjang 777 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 15 sentimeter. Infrastruktur tersebut menjadi akses penghubung antara Desa Sukorejo dan Desa Wonorejo di Kecamatan Gandusari yang selama ini menjadi jalur penting aktivitas warga.

Selain pembangunan jalan, TMMD ke-128 juga berhasil menyelesaikan pembangunan delapan titik tembok penahan jalan guna memperkuat struktur akses penghubung antarwilayah. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas, khususnya pada musim hujan.

Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) turut menjadi perhatian dalam pelaksanaan TMMD kali ini. Sebanyak sembilan unit rumah warga berhasil diperbaiki sehingga memberikan lingkungan tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan aman bagi masyarakat penerima manfaat.

Di sektor pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, Satgas TMMD juga membangun lima titik sumur bor untuk membantu penyediaan air bersih bagi warga. Program tersebut dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat di wilayah sasaran.

Sebagai bentuk penghargaan atas dukungan dan dedikasi dalam menyukseskan program TMMD ke-128, Pangdam V/Brawijaya memberikan penghargaan khusus kepada Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin. Penghargaan tersebut diberikan atas integritas serta komitmen Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam mendukung pembangunan daerah melalui kolaborasi bersama TNI.

Pangdam V/Brawijaya juga mengingatkan masyarakat agar menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai melalui program TMMD. Menurutnya, keberlanjutan manfaat pembangunan sangat bergantung pada kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam memelihara fasilitas yang telah dibangun bersama.

Penutupan TMMD ke-128 di Kabupaten Trenggalek menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga. Program tersebut sekaligus memperkuat komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan nasional melalui pendekatan teritorial dan kemanunggalan bersama rakyat.

Kasdam V/Brawijaya Dampingi Sekjen Kemhan Tinjau Rik/Uji Mental Ideologi SPPI KDKMP dan KNMP di Surabaya

SURABAYA – Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si. mendampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letjen TNI Tri Budi Utomo, S.E. dalam kegiatan peninjauan pemeriksaan dan ujian Mental Ideologi SPPI KDKMP dan KNMP tingkat Panselinda Tahun Anggaran 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (20/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 12.024 peserta.

Kegiatan Rik/Uji Mental Ideologi tersebut dilaksanakan di Stadion Gelora Bung Tomo, Jl. Jawar, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya, dengan penanggung jawab kegiatan Letkol Arh Taufik Abubakar selaku Pabandya Pam Sinteldam V/Brawijaya. Pelaksanaan seleksi menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penjaringan calon SPPI KDKMP dan KNMP TA 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Aspers Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Tommy Radia Diansyah, S.A.P., M.Han., Asintel Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Imam Wicaksono, serta Waasinteldam V/Brawijaya Letkol Inf Hendra Sukmawan, S.H., M.H. Kehadiran pejabat jajaran Kodam V/Brawijaya tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kelancaran pelaksanaan seleksi tingkat daerah.

Sejak pagi hari, para peserta seleksi secara bertahap tiba di lokasi kegiatan dengan jumlah mencapai sekitar 12 ribu orang. Setibanya di Stadion Gelora Bung Tomo, peserta diarahkan memasuki tribun untuk melaksanakan proses registrasi dan pengisian administrasi sebelum mengikuti tahapan ujian.

Peserta melaksanakan tes tertulis Mental Ideologi (MI) yang menjadi bagian dari penilaian karakter, wawasan kebangsaan, serta pemahaman ideologi negara. Setelah pelaksanaan tes tertulis, peserta juga melaksanakan pengisian absensi sesuai prosedur yang telah ditentukan panitia seleksi.

Selanjutnya, Letjen TNI Tri Budi Utomo beserta rombongan melaksanakan pengecekan langsung ke sejumlah tribun peserta. Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai mekanisme serta tetap memperhatikan ketertiban dan kesiapan peserta selama kegiatan berlangsung.

Usai pelaksanaan istirahat, sholat, dan makan (Ishoma), peserta kembali melanjutkan tahapan seleksi berikutnya berupa tes tulis kesehatan jiwa (Keswa) yang dibagi dalam sesi pertama dan sesi kedua. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terstruktur dengan pengawasan ketat dari panitia dan aparat pengamanan.

Bahwa tingginya antusiasme peserta menjadi perhatian penting dalam pengaturan pelaksanaan kegiatan. “antusiasme peserta cukup tinggi dengan jumlah peserta sekitar 12.024 orang sehingga diperlukan pengaturan dan pengamanan yang optimal guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kendala teknis selama pelaksanaan kegiatan seleksi,” ujar Kasdam V/Brawijaya.

Selain itu, Kasdam V/Brawijaya juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. “Bahwa kegiatan Uji/Rik Mental Ideologi (Tulis) SPPI KDKMP dan KNMP TA 2026 tingkat Panselinda Surabaya berjalan dengan tertib, aman, dan lancar sesuai dengan tahapan yang telah ditentukan sampai dengan berakhirnya kegiatan situasi tetap aman dan kondusif.” ungkapnya.

Pelaksanaan Rik/Uji Mental Ideologi SPPI KDKMP dan KNMP TA 2026 di Surabaya diharapkan mampu menghasilkan calon-calon peserta yang memiliki kualitas mental, ideologi, dan kesehatan jiwa yang baik sebagai bagian dari proses pembinaan sumber daya manusia pertahanan negara. Kegiatan tersebut juga menjadi wujud komitmen TNI dan Kementerian Pertahanan dalam menyelenggarakan seleksi yang profesional, objektif, dan transparan.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Pembangunan Jembatan Garuda Perintis di Sumenep

SUMENEP,- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Selasa (19/5/2026), dalam rangka meninjau progres pembangunan Jembatan Garuda Perintis yang menghubungkan Desa Ambunten Tengah dan Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Ambunten Timur dan dihadiri sekitar 150 orang dari unsur TNI, Forkopimda, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat.

Kunjungan kerja Pangdam V/Brawijaya bertujuan memastikan pembangunan infrastruktur strategis di wilayah pedesaan berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antardesa dan mempermudah akses warga menuju fasilitas publik, termasuk sekolah, pasar, dan layanan kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya didampingi Asrendam V/Brawijaya Kolonel Kav Yudi Suryatin, S.I.P., M.Si., Aster Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Timmy Prasetya H., S.Sos., serta Kazidam V/Brawijaya Kolonel Czi Rinaldo Rusdy. Rombongan disambut oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Sumenep.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 084/BJ Brigjen TNI Kohir, Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., Ketua DPRD Sumenep H. Zainal Arifin, S.H., Kajari Sumenep Nislianudin, S.H., Sekda Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra, S.Sos., M.Si., serta sejumlah pejabat TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Setibanya di lokasi pembangunan Jembatan Garuda Perintis, kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar. Selanjutnya, Dandim 0827/Sumenep memaparkan perkembangan pembangunan jembatan yang saat ini terus dikerjakan secara bertahap dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

Dalam paparannya, Dandim 0827/Sumenep menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda Perintis Merah Putih bertujuan memudahkan mobilitas warga serta memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan. Infrastruktur tersebut juga menjadi jalur penting dalam distribusi hasil pertanian, kebutuhan pokok, dan akses pelayanan dasar masyarakat.

Pada kesempatan itu, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak dalam mendukung pembangunan jembatan. “Alhamdulillah saya sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Dandim bersama jajaran yang tentunya menjadi supervisor para elemen dan didukung sepenuhnya oleh masyarakat Desa Ambunten Tengah dan Ambunten Timur serta Pemkab dan DPRD Sumenep,” ujarnya.

Pangdam V/Brawijaya juga menegaskan bahwa pembangunan jembatan sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan akses dan konektivitas wilayah pedesaan. Menurutnya, keberadaan jembatan akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memperkuat hubungan sosial antarwarga.

“Jembatan ini dari aspek ekonomi jelas berguna untuk mengangkut hasil panen, bibit, dan pupuk. Saya titip setelah selesai agar dijaga dengan baik, diperhatikan kapasitas beban kendaraan supaya jembatan tetap awet dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tegas Pangdam V/Brawijaya.

Selain memberikan pengarahan, Pangdam V/Brawijaya juga meninjau langsung progres pembangunan jembatan bersama Forkopimda dan pejabat terkait guna memastikan kualitas konstruksi serta kesiapan pendukung lainnya. Pangdam V/Brawijaya turut meminta dukungan pemerintah daerah melalui dinas terkait agar pembangunan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

Besar harapan pembangunan Jembatan Garuda Perintis menjadi bentuk nyata perhatian TNI AD dalam mendukung pemerataan pembangunan dan memperkuat kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.