Sambil Nobar Piala Dunia, Koramil Kademangan Blitar Larut dalam Kebersamaan Bersama Warga

BLITAR – Koramil 0808-10/Kademangan menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia antara Prancis melawan Maroko bersama warga binaannya di Makoramil 0808-10/Kademangan, Jumat dini hari (10/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan.

Agenda pertama diawali dengan berkumpulnya anggota Koramil bersama masyarakat di Makoramil 0808-10/Kademangan untuk menyaksikan pertandingan secara bersama-sama. Kehadiran warga dari berbagai kalangan menciptakan suasana penuh keakraban yang mencerminkan kuatnya hubungan antara aparat teritorial dan masyarakat.

Selama pertandingan berlangsung, warga tampak antusias memberikan dukungan kepada tim favorit masing-masing. Sorak sorai penonton setiap kali tercipta peluang mencetak gol menambah semarak suasana tanpa mengurangi ketertiban dan kenyamanan seluruh peserta yang hadir.

Kegiatan nobar tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang efektif antara Babinsa dengan warga binaannya. Melalui komunikasi yang terjalin secara santai, berbagai aspirasi dan masukan masyarakat dapat tersampaikan dengan lebih terbuka.

Pada agenda kedua, Danramil 0808-10/Kademangan Kapten Inf Ismail menyampaikan bahwa kegiatan kebersamaan seperti nobar merupakan salah satu sarana membangun kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat sehingga sinergi yang selama ini telah terjalin dapat terus dipelihara.

Kapten Inf Ismail mengatakan, “Dengan adanya kegiatan nobar seperti ini, kita dapat berkumpul, menjalin silaturahmi, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sehingga sinergi yang telah terjalin dapat terus terjaga.”

Pertandingan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan kondusif hingga peluit panjang dibunyikan. Laga berakhir dengan kemenangan Prancis atas Maroko dengan skor 2-0 yang disambut antusias oleh para penonton sesuai dukungan kepada tim favorit masing-masing.

Melalui kegiatan tersebut, Koramil 0808-10/Kademangan kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pendekatan yang humanis, komunikatif, dan membangun kebersamaan di lingkungan masyarakat.

Diharapkan kegiatan serupa dapat terus menjadi media untuk memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kepedulian bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas wilayah binaan secara berkelanjutan

Kodam V/Brawijaya Pacu Profesionalisme Pejabat Intelijen Melalui Analisis Prediktif Wilayah

SURABAYA – Asisten Intelijen (Asintel) Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Imam Wicaksana, membuka sekaligus memimpin Rapat Evaluasi Program Kerja (Proggar) Kodam V/Brawijaya bidang Intelijen, Sansiber, dan Penerangan yang berlangsung di Aula Sinteldam V/Brawijaya, Kamis (09/07/2026). Kegiatan tersebut juga diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting oleh seluruh pejabat intelijen di jajaran Kodam V/Brawijaya sebagai upaya menyamakan persepsi, meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, serta memperkuat koordinasi antarsatuan.

Rapat evaluasi ini menjadi momentum penting untuk mengukur capaian pelaksanaan program kerja sekaligus menyusun langkah-langkah perbaikan dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks. Melalui forum tersebut, seluruh peserta memperoleh pembekalan serta penekanan strategis pada bidang intelijen, sansiber, dan penerangan guna mendukung keberhasilan tugas pokok TNI AD di wilayah Kodam V/Brawijaya.

Para peserta menerima pemaparan dari narasumber bidang Intelijen, Waasintel Kasdam V/Brawijaya, Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han., yang menekankan pentingnya penyajian hasil analisis yang bersifat prediktif. Laporan intelijen tidak hanya berisi data mentah hasil elisitasi, tetapi harus mampu menyajikan kesimpulan yang esensial dan berorientasi pada sistem peringatan dini wilayah.

Selain itu, fungsi pengawasan dan pengendalian oleh pejabat intelijen maupun pengamanan satuan harus terus ditingkatkan melalui deteksi dini terhadap potensi pelanggaran disiplin maupun tindak pidana. Seluruh pejabat intelijen juga bertanggung jawab penuh terhadap kualitas pelaporan agar setiap laporan khusus, laporan kegiatan, maupun laporan berkala disampaikan secara lengkap, benar, akurat, dan tepat waktu. Pengawasan penggunaan kendaraan dinas, materiil satuan, serta optimalisasi kegiatan penelitian personel dan screening secara objektif menjadi bagian penting dalam mencegah potensi pelanggaran serta kerawanan personel.

Kasansidam V/Brawijaya, Letkol Inf Sugeng Yuni Riyanto, S.E., menyampaikan berbagai penekanan di bidang sansiber. Seluruh personel diingatkan agar tidak melakukan siaran langsung melalui TikTok pada saat jam dinas maupun menggunakan pakaian dinas untuk kepentingan pribadi. Personel juga dilarang mengunggah dokumen atau file sensitif ke aplikasi yang tidak dikenal, serta tidak mengirim maupun mengunggah laporan hasil kegiatan rutin, tugas, maupun latihan ke grup media sosial yang bersifat umum.

Selain itu, seluruh personel diminta menghindari unggahan maupun komentar yang bersifat negatif, provokatif, atau berpotensi merugikan citra serta nama baik institusi TNI AD. Penekanan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya keamanan informasi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman siber yang terus berkembang.

Sementara itu, Waka Pendam V/Brawijaya, Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd., menyampaikan materi bidang penerangan yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas, kecepatan, dan ketepatan publikasi. Sinergi antara satuan, media massa, dan media sosial harus terus diperkuat agar media dapat menjadi sarana efektif dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap TNI AD. Evaluasi secara berkala juga perlu dilaksanakan sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan terhadap kinerja publikasi.

Dalam arahannya, Asintel Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Imam Wicaksana menegaskan bahwa setiap pejabat intelijen, sansiber, dan penerangan memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas satuan melalui profesionalisme, integritas, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan lingkungan strategis.

“Kegiatan evaluasi ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas di seluruh jajaran. Setiap personel harus mampu bekerja secara profesional, menjaga keamanan informasi, meningkatkan kualitas pelaporan, serta memperkuat publikasi yang cepat, tepat, dan akurat guna mendukung kepercayaan masyarakat terhadap TNI AD,” tegas Asintel Kasdam V/Brawijaya.

Melalui rapat evaluasi ini diharapkan seluruh jajaran Kodam V/Brawijaya semakin solid dalam meningkatkan kualitas kinerja bidang intelijen, sansiber, dan penerangan, sehingga mampu mewujudkan sistem kerja yang profesional, adaptif, responsif, serta memberikan kontribusi optimal bagi keberhasilan pelaksanaan tugas TNI AD di wilayah Kodam V/Brawijaya.

Tinjau Progres Yonif TP 541/KJS di Panceng, Pangdam V/Brawijaya: Kehadiran TNI Harus Bermanfaat bagi Warga Gresik

GRESIK – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 0817/Gresik pada Kamis (09 Juli 2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Wotan dan Desa Sukodono, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, dalam rangka meninjau progres pembangunan Yonif TP 541/Kstaria Joko Samudro (KJS) beserta marshaling area yang sedang disiapkan. Kunjungan tersebut selaku penanggung jawab kegiatan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadli Subur Karamaha, S.Sos.

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya didampingi Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir beserta pejabat utama Kodam V/Brawijaya, jajaran Korem 084/Bhaskara Jaya, Bupati Gresik H. Fandi Ahmad Yani, S.E., M.M.B., Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, S.I.K., M.H., M.Si., unsur Forkopimda, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta Perhutani Panceng.

Kegiatan diawali dengan peninjauan lokasi pembangunan Yonif TP 541/KJS di Desa Wotan. Pangdam V/Brawijaya menerima paparan dari Dandim 0817/Gresik mengenai kondisi wilayah pembangunan, perkembangan pekerjaan, serta kesiapan lahan yang akan digunakan untuk mendukung pembangunan satuan baru tersebut.

Selanjutnya, Pangdam V/Brawijaya meninjau peta tabulasi data pembangunan Yonif TP sebagai bahan evaluasi terhadap progres pekerjaan yang sedang berjalan. Peninjauan tersebut bertujuan memastikan seluruh tahapan pembangunan berlangsung sesuai target waktu, kualitas, dan perencanaan yang telah ditetapkan.

Dalam arahannya, Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa penyelesaian empat barak awal beserta rumah dinas harus menjadi prioritas agar target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal. Ia juga meminta seluruh pihak terkait mempercepat penataan kawasan sebagai bagian dari kesiapan operasional satuan.

Selain itu, Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya pemanfaatan lahan Perhutani melalui sinergi dengan pemerintah desa dan instansi terkait. Menurutnya, keberadaan Yonif TP 541/KJS merupakan batalyon dengan karakteristik khusus sehingga membutuhkan dukungan lintas sektor sejak tahap pembangunan.

“Tahap awal ini empat barak dan rumah dinas harus segera diselesaikan sesuai target. Manfaatkan lahan Perhutani melalui kerja sama dengan pemerintah desa. Libatkan masyarakat sekitar dalam pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung, termasuk mendorong pertumbuhan UMKM dan perekonomian daerah,” tegas Pangdam V/Brawijaya.

Usai menerima paparan dan menyaksikan penayangan video perkembangan proyek, Pangdam V/Brawijaya bersama rombongan meninjau langsung lokasi pembangunan. Rombongan kemudian bergerak menuju marshaling area Yonif TP 541/KJS di Desa Sukodono untuk melihat kesiapan fasilitas sementara, mulai dari mess transit Danyon, tenda personel, barak sementara, dapur lapangan, hingga sarana dan prasarana pendukung lainnya.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kodam V/Brawijaya dalam memastikan pembangunan Yonif TP 541/KJS berjalan sesuai rencana, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan.

Kodam V/Brawijaya berharap pembangunan Yonif TP 541/KJS dapat selesai sesuai target, memperkuat kesiapsiagaan pertahanan wilayah, meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gresik.

Warga Dusun Jaten Sambut Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V 2026, Akses Masyarakat Kian Mudah

Ponorogo – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V Tahun 2026 di Kabupaten Ponorogo mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Salah satu lokasi pembangunan berada di Dusun Jaten, Desa Slahung, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Rabu (08/07/2026). Kehadiran jembatan tersebut menjadi solusi yang telah lama dinantikan warga untuk meningkatkan aksesibilitas dan mendukung aktivitas sehari-hari.

Program strategis pemerintah tersebut diharapkan mampu mengatasi berbagai kendala transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat. Sebelum pembangunan jembatan, warga harus menyeberangi sungai untuk beraktivitas. Saat debit air meningkat, akses menjadi terhambat sehingga masyarakat, termasuk para pelajar, harus memutar dengan jarak kurang lebih dua kilometer.

Untuk agenda pertama, proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dilaksanakan dengan melibatkan dukungan aktif masyarakat setempat. Sejumlah warga secara sukarela bergotong royong membantu proses pembangunan sebagai bentuk kepedulian terhadap percepatan penyelesaian infrastruktur yang akan memberikan manfaat besar bagi lingkungan sekitar.

Kamituwo Dusun Jaten, Agus Jatmiko (47), mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama bertahun-tahun mengalami kesulitan dalam beraktivitas, terutama bagi anak-anak yang berangkat dan pulang sekolah.

“Dulunya akses sangat sulit, melewati sungai karena belum ada jembatan, yang dulunya jalan muter sekitar 2 kilo sekarang dapat dipangkas menjadi 200 meter saja untuk akses warga baik ke pasar, sekolah, ke puskesmas,” ujarnya seraya menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas terwujudnya jembatan yang telah lama menjadi harapan masyarakat.

Untuk agenda kedua, masyarakat juga menyampaikan pengalaman mereka saat menghadapi musim hujan yang selama ini menjadi hambatan utama mobilitas warga. Kondisi tersebut semakin mempertegas pentingnya pembangunan jembatan sebagai sarana penghubung yang aman dan andal.

Hal senada disampaikan Paimun, salah seorang warga Dusun Jaten yang turut menyumbangkan tenaga dalam proses pembangunan. Ia menceritakan kondisi sebelum adanya pembangunan Jembatan Perintis Garuda.

“Niki riyen, menawi banjir ngaten masyarakat ajeng blanja, ajeng sekolah, niku susah, lek banjir, sepeda motor mboten saget, dibangun jembatan darurat hanyut dibawa banjir (Ini dulu, kalau sedang banjir masyarakat kalau mau belanja, ke sekolah, itu susah kalau banjir, sepeda motor tidak bisa lewat, pernah dibangun jembatan darurat juga hanyut dibawa banjir),” ungkapnya.

Dandim 0802/Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V Tahun 2026 merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Kodim 0802/Ponorogo akan terus mendukung kelancaran pelaksanaan program hingga selesai sesuai rencana.

Melalui pembangunan tersebut diharapkan konektivitas antarwilayah semakin baik, aktivitas masyarakat semakin lancar, dan kesejahteraan warga Kabupaten Ponorogo terus meningkat secara berkelanjutan.

Jembatan Perintis Garuda Tahap V Wujudkan Harapan Warga Dusun Jaten untuk Akses yang Lebih Aman

Ponorogo – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V Tahun 2026 di Dusun Jaten, Desa Slahung, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat. Infrastruktur tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan akses yang selama bertahun-tahun menjadi kendala, khususnya saat musim hujan.

Selama ini warga harus menyeberangi sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Ketika debit air meningkat, akses tersebut tidak dapat dilalui sehingga masyarakat terpaksa memutar hingga sekitar dua kilometer untuk menuju sekolah, pasar maupun fasilitas kesehatan.

Untuk agenda pertama, pembangunan jembatan berlangsung dengan dukungan penuh masyarakat. Antusiasme warga terlihat melalui keterlibatan mereka dalam membantu proses pembangunan sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan wilayah.

Kamituwo Dusun Jaten, Agus Jatmiko (47), menyampaikan bahwa keberadaan jembatan akan membawa perubahan besar terhadap mobilitas masyarakat.

“Dulunya akses sangat sulit, melewati sungai karena belum ada jembatan, yang dulunya jalan muter sekitar 2 kilo sekarang dapat dipangkas menjadi 200 meter saja untuk akses warga baik ke pasar, sekolah, ke puskesmas,” ujarnya.

Untuk agenda kedua, warga juga mengenang kondisi sebelum adanya pembangunan jembatan, terutama ketika banjir datang dan memutus akses transportasi masyarakat.

Paimun, salah satu warga yang ikut bergotong royong dalam pembangunan, mengatakan, “Niki riyen, menawi banjir ngaten masyarakat ajeng blanja, ajeng sekolah, niku susah, lek banjir, sepeda motor mboten saget, dibangun jembatan darurat hanyut dibawa banjir.”

Dandim 0802/Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan pemerataan pembangunan dan memperkuat akses masyarakat di wilayah pedesaan. Seluruh unsur terkait akan terus bersinergi agar pembangunan berjalan aman, tertib, dan tepat waktu.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta menjadi sarana yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat Ponorogo.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V Dorong Konektivitas dan Kesejahteraan Warga Ponorogo

Ponorogo – Pemerintah terus memperkuat pembangunan infrastruktur melalui Proyek Jembatan Perintis Garuda Tahap V Tahun 2026. Salah satu titik pembangunan berada di Dusun Jaten, Desa Slahung, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.

Kehadiran jembatan disambut antusias oleh masyarakat karena menjadi solusi atas kesulitan yang selama bertahun-tahun mereka alami. Sebelum pembangunan dimulai, warga harus menyeberangi sungai atau memutar hingga sekitar dua kilometer untuk mencapai berbagai fasilitas umum.

Untuk agenda pertama, pembangunan dilaksanakan dengan semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat. Warga turut membantu proses pekerjaan sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur desa.

Kamituwo Dusun Jaten, Agus Jatmiko (47), mengungkapkan rasa syukurnya atas pembangunan jembatan tersebut.

“Dulunya akses sangat sulit, melewati sungai karena belum ada jembatan, yang dulunya jalan muter sekitar 2 kilo sekarang dapat dipangkas menjadi 200 meter saja untuk akses warga baik ke pasar, sekolah, ke puskesmas,” katanya.

Untuk agenda kedua, warga juga menceritakan berbagai kesulitan yang mereka alami saat musim penghujan karena akses yang sering terputus akibat banjir.

“Niki riyen, menawi banjir ngaten masyarakat ajeng blanja, ajeng sekolah, niku susah, lek banjir, sepeda motor mboten saget, dibangun jembatan darurat hanyut dibawa banjir,” ungkap Paimun, warga Dusun Jaten yang ikut membantu pembangunan.

Dandim 0802/Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V merupakan bentuk sinergi pemerintah bersama seluruh komponen bangsa dalam menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. Kodim 0802/Ponorogo siap mendukung kelancaran pembangunan demi tercapainya hasil yang optimal.

Melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V, diharapkan konektivitas wilayah semakin meningkat, mobilitas masyarakat menjadi lebih aman dan efisien, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ponorogo secara berkelanjutan.

Pangdam V/Brawijaya Terima Audiensi Kajati Jatim, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum dan Stabilitas Wilayah

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin, M.A., menerima audiensi Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Dr. Abdul Qohar Affandi, S.H., M.H., beserta jajaran di Makodam V/Brawijaya, Rabu, 08 Jul 2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi kelembagaan dalam mendukung penegakan hukum, menjaga stabilitas keamanan, serta meningkatkan koordinasi antarinstansi di wilayah Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur beserta seluruh jajaran yang telah berkenan melaksanakan audiensi di Makodam V/Brawijaya. Kehadiran Kajati Jatim dinilai sebagai wujud komitmen bersama dalam mempererat hubungan kelembagaan yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Kedua pimpinan lembaga membahas penguatan komunikasi, koordinasi, serta kolaborasi dalam pelaksanaan tugas sesuai fungsi dan kewenangan masing-masing. Pertemuan tersebut juga menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi dalam menghadapi berbagai tantangan yang berkembang di bidang hukum, keamanan, dan dinamika lingkungan strategis.

Selanjutnya, Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya membangun sinergi antarlembaga sebagai fondasi utama dalam menjaga kepentingan nasional, memperkokoh supremasi hukum, serta menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, tantangan yang semakin kompleks menuntut setiap institusi negara untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kerja sama yang berkesinambungan.

Pangdam V/Brawijaya juga menegaskan bahwa hubungan baik antara Kodam V/Brawijaya dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur selama ini telah memberikan kontribusi positif terhadap terciptanya stabilitas wilayah. Sinergi tersebut dibangun atas dasar saling menghormati, saling memahami tugas dan kewenangan, serta semangat untuk saling mendukung dalam pelaksanaan tugas negara.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan bahwa keberhasilan sebuah institusi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bekerja secara mandiri, tetapi juga oleh kemampuan membangun jejaring kerja yang solid, komunikasi yang terbuka, dan kepercayaan yang terus dipelihara antarinstansi.

“Kami memandang bahwa keberhasilan suatu institusi tidak pernah lahir dari kemampuan bekerja secara sendiri-sendiri, melainkan dari kemampuan membangun jejaring kerja yang solid, komunikasi yang terbuka, serta kepercayaan yang terus dipelihara. Oleh karena itu, forum audiensi seperti ini memiliki arti yang jauh lebih luas daripada sekadar pertemuan formal,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Lebih lanjut, Pangdam V/Brawijaya menegaskan komitmen Kodam V/Brawijaya untuk terus memperkuat kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur melalui koordinasi yang intensif, komunikasi yang berkesinambungan, serta kolaborasi yang profesional, proporsional, dan berlandaskan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Audiensi tersebut juga diharapkan mampu memperluas kemitraan strategis antara kedua institusi sehingga mampu melahirkan berbagai inovasi, solusi, dan langkah konkret dalam menjawab dinamika yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin efektif.

Melalui sinergi yang semakin erat antara Kodam V/Brawijaya dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat dalam menjaga stabilitas daerah, memperkokoh penegakan hukum, serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara demi terwujudnya kehidupan masyarakat yang aman, tertib, adil, dan sejahtera.

Koramil 0814-07/Kabuh Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Kebersamaan TNI-Polri dan Masyarakat

JOMBANG,- Kodim 0814-07/Kabuh menggelar kegiatan nonton bareng (Nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Swiss melawan Kolombia di Makoramil 0814-07/Kabuh, Rabu (08/07/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut dihadiri personel TNI, Polri, serta masyarakat setempat sebagai wujud mempererat sinergi sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Pertandingan yang berlangsung sengit hingga babak adu penalti berakhir dengan kemenangan Swiss atas Kolombia dengan skor 4-3. Suasana nobar dipenuhi antusiasme para peserta yang bersama-sama memberikan dukungan sepanjang pertandingan hingga peluit akhir dibunyikan.

Dalam kegiatan tersebut diawali dengan kebersamaan antara personel TNI, Polri, dan masyarakat yang berkumpul dalam suasana penuh kekeluargaan. Momen ini menjadi ruang komunikasi yang efektif untuk mempererat hubungan antarinstansi sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat positif dan menghibur.

Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan nobar juga dimanfaatkan sebagai wadah memperkuat soliditas serta memperkokoh semangat persatuan. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi media pemersatu yang menghadirkan kebersamaan tanpa memandang latar belakang.

Ditandai dengan meningkatnya aktivitas pelaku UMKM lokal yang memadati area sekitar lokasi nobar. Beragam produk makanan dan minuman yang dijajakan mendapatkan sambutan positif dari para pengunjung sehingga turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat di sekitar Makoramil.

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pelaksanaan acara sederhana mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi secara bersamaan. Interaksi yang terjalin antara peserta dan pelaku UMKM menciptakan suasana yang hidup sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Danramil 0814-07/Kabuh mengatakan, “Kegiatan nonton bareng ini bukan hanya menjadi sarana menikmati pertandingan sepak bola dunia, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi TNI-Polri bersama masyarakat, sekaligus memberikan ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang.”

Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0814-07/Kabuh menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang mampu membangun kedekatan dengan masyarakat serta mendukung berbagai potensi lokal melalui kegiatan yang bermanfaat dan berdampak positif.

Diharapkan kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan nonton bareng ini semakin memperkuat sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang harmonis, kondusif, serta mendukung kemajuan perekonomian lokal secara berkelanjutan.

Paparan Progres Penyiapan MA dan Site Plan Pembangunan Brigif TP dan Yonif TP Tahap IV Dipimpin Pangdam V/Brawijaya

SURABAYA.- Kodam V/Brawijaya menggelar kegiatan paparan Dandim dan mitra mengenai progres penyiapan MA serta site plan pembangunan Brigif TP dan Yonif TP Tahap IV yang dipimpin Pangdam V/Brawijaya secara virtual dan tatap muka. Rabu, 08 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan pembangunan satuan secara terencana, terpadu, dan sesuai target yang telah ditetapkan.

Paparan dilaksanakan di Ruang Hening Makodam V/Brawijaya dan diikuti secara virtual oleh satuan terkait. Kegiatan menghadirkan para pejabat utama Kodam V/Brawijaya, para Dandim, Danbrigif, Danyonif TP, mitra pelaksana konstruksi, serta konsultan perencana dari berbagai wilayah yang menjadi lokasi pembangunan Brigif TP dan Yonif TP Tahap IV.

Para Dandim memaparkan perkembangan penyiapan MA yang meliputi progres pekerjaan, kesiapan lahan, berbagai kendala yang dihadapi, serta langkah-langkah yang telah dilakukan untuk mengatasi setiap hambatan di lapangan. Paparan tersebut menjadi dasar evaluasi dalam memastikan seluruh tahapan dapat berjalan sesuai perencanaan.

Selanjutnya, paparan dari mitra pelaksana pembangunan yang menjelaskan perkembangan konstruksi, penyusunan site plan, kesiapan penyelesaian pembangunan tahap pertama, serta berbagai solusi terhadap kendala teknis yang dihadapi selama proses pelaksanaan pekerjaan.

Setiap sesi paparan dilanjutkan dengan tanya jawab bersama Pangdam V/Brawijaya dan pejabat terkait sebagai forum evaluasi untuk memberikan arahan, masukan, serta penegasan terhadap langkah-langkah percepatan penyelesaian pembangunan di masing-masing wilayah.

Kegiatan berlangsung secara sistematis dengan pemaparan dari Kabupaten Lumajang, Gresik, Banyuwangi, Madiun, Mojokerto, Ngawi, Ponorogo, Trenggalek, Jombang, Kediri, Magetan, Blitar, Kabupaten Malang, Bondowoso, Situbondo, Pamekasan, hingga Sampang sesuai jadwal yang telah disusun.

Pangdam V/Brawijaya menegaskan pentingnya sinergi antara jajaran kewilayahan, satuan pelaksana, konsultan, dan mitra konstruksi agar seluruh tahapan pembangunan dapat terlaksana secara tepat waktu, tepat mutu, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Paparan ini menjadi sarana evaluasi bersama untuk memastikan progres penyiapan MA dan pembangunan Brigif TP serta Yonif TP Tahap IV berjalan sesuai rencana. Seluruh pihak diharapkan terus memperkuat koordinasi, mengatasi setiap kendala secara cepat, dan menjaga kualitas hasil pembangunan demi mendukung kesiapan operasional satuan,” tegas Pangdam V/Brawijaya.

Melalui kegiatan paparan ini diharapkan koordinasi, pengawasan, serta penyelesaian setiap tahapan pembangunan Brigif TP dan Yonif TP Tahap IV semakin optimal sehingga mampu mendukung penguatan organisasi TNI AD, meningkatkan kesiapan satuan, serta memberikan manfaat strategis bagi pelaksanaan tugas pertahanan negara di masa mendatang.

Skor 1-0, Spanyol Menang Lawan Portugal di Nobar Piala Dunia 2026 Kodim 0826/Pamekasan

PAMEKASAN – Kodim 0826/Pamekasan menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 pada pertandingan antara Portugal melawan Spanyol di Alun-alun Arek Lancor, Kabupaten Pamekasan, Selasa (7/7/2026). Pertandingan berlangsung meriah dan berakhir dengan kemenangan Spanyol atas Portugal dengan skor 1-0. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat kebersamaan antara TNI, Polri, dan masyarakat.

Kegiatan nobar dipimpin langsung oleh Dandim 0826/Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, S.H., M.Han., yang hadir didampingi para staf Kodim 0826/Pamekasan. Kehadiran pimpinan beserta jajaran menunjukkan komitmen TNI dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat positif dan inklusif.

Kegiatan diawali dengan kebersamaan seluruh peserta yang memadati lokasi kegiatan sejak sebelum pertandingan dimulai. Suasana penuh keakraban terlihat ketika personel TNI, Polri, serta masyarakat menyaksikan jalannya pertandingan secara tertib, aman, dan penuh antusiasme.

Selain menjadi ajang hiburan bersama, kegiatan tersebut juga memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat. Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung mencerminkan semangat kebersamaan serta komunikasi yang harmonis dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Kegiatan difokuskan pada pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Sejumlah stan kuliner dan berbagai produk usaha masyarakat tampak dipadati pengunjung, sehingga kegiatan nobar turut memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat sekitar.

Keberadaan UMKM di kawasan Alun-alun Arek Lancor menjadi bagian penting dalam mendukung suksesnya kegiatan. Ramainya pengunjung memberikan peluang bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat yang hadir.

Dandim 0826/Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, S.H., M.Han., mengatakan, “Kegiatan nonton bareng ini bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat, sekaligus memberikan ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang.”

Ia menambahkan bahwa kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan seperti ini menjadi modal penting dalam menjaga persatuan, memperkuat komunikasi sosial, serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Pamekasan.

Melalui kegiatan nobar Piala Dunia 2026 ini, Kodim 0826/Pamekasan kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat, mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta mendorong tumbuhnya semangat kebersamaan dan pemberdayaan ekonomi daerah. Diharapkan sinergi yang telah terjalin dapat terus berkembang demi terciptanya masyarakat yang semakin harmonis, tangguh, dan sejahtera.