Jembatan Perintis Garuda Tahap V Wujudkan Harapan Warga Dusun Jaten untuk Akses yang Lebih Aman

Ponorogo – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V Tahun 2026 di Dusun Jaten, Desa Slahung, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat. Infrastruktur tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan akses yang selama bertahun-tahun menjadi kendala, khususnya saat musim hujan.

Selama ini warga harus menyeberangi sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Ketika debit air meningkat, akses tersebut tidak dapat dilalui sehingga masyarakat terpaksa memutar hingga sekitar dua kilometer untuk menuju sekolah, pasar maupun fasilitas kesehatan.

Untuk agenda pertama, pembangunan jembatan berlangsung dengan dukungan penuh masyarakat. Antusiasme warga terlihat melalui keterlibatan mereka dalam membantu proses pembangunan sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan wilayah.

Kamituwo Dusun Jaten, Agus Jatmiko (47), menyampaikan bahwa keberadaan jembatan akan membawa perubahan besar terhadap mobilitas masyarakat.

“Dulunya akses sangat sulit, melewati sungai karena belum ada jembatan, yang dulunya jalan muter sekitar 2 kilo sekarang dapat dipangkas menjadi 200 meter saja untuk akses warga baik ke pasar, sekolah, ke puskesmas,” ujarnya.

Untuk agenda kedua, warga juga mengenang kondisi sebelum adanya pembangunan jembatan, terutama ketika banjir datang dan memutus akses transportasi masyarakat.

Paimun, salah satu warga yang ikut bergotong royong dalam pembangunan, mengatakan, “Niki riyen, menawi banjir ngaten masyarakat ajeng blanja, ajeng sekolah, niku susah, lek banjir, sepeda motor mboten saget, dibangun jembatan darurat hanyut dibawa banjir.”

Dandim 0802/Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan pemerataan pembangunan dan memperkuat akses masyarakat di wilayah pedesaan. Seluruh unsur terkait akan terus bersinergi agar pembangunan berjalan aman, tertib, dan tepat waktu.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta menjadi sarana yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat Ponorogo.