Senyum Warga Lereng Wilis: Kodim 0809/Kediri Bangun Jembatan Perintis Garuda Merah Putih ke-9

KEDIRI,- Kodim 0809/Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih ke-9 di Desa Kaliboto, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari program Bhakti TNI yang bertujuan membuka konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan lereng Gunung Wilis.
Pembangunan jembatan difokuskan untuk mengatasi keterbatasan akses yang selama ini dihadapi masyarakat. Jembatan dengan panjang 35 meter dan lebar 1,5 meter itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mempermudah akses pendidikan bagi masyarakat Desa Kaliboto dan wilayah sekitarnya.
Pengerjaan jembatan dilaksanakan selama 21 hari, mulai 10 hingga 31 Juli 2026. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 30 persen dan terus dikebut agar dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih merupakan implementasi program unggulan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dilaksanakan melalui kolaborasi Kementerian Pertahanan bersama TNI Angkatan Darat. Di tingkat daerah, pelaksanaannya dipercayakan kepada Kodim sebagai satuan teritorial yang memiliki kedekatan dengan masyarakat.
Komandan Kodim 0809/Kediri, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, S.Sos., M.A.P. menegaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana dan diharapkan dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pembangunan di Desa Kaliboto saat ini telah memasuki progres sekitar 30 persen. Ini merupakan jembatan ke-9 yang dibangun oleh Kodim 0809/Kediri melalui program Bhakti TNI. Kami optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dandim 0809/Kediri menjelaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan bentuk nyata kehadiran TNI dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di kawasan lereng Gunung Wilis yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur dasar.
“Jembatan ini bukan hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga membuka peluang ekonomi, mempermudah akses pendidikan bagi anak-anak sekolah, serta memperlancar aktivitas masyarakat,” jelasnya.
Keberadaan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih ke-9 diharapkan menjadi penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui akses transportasi yang lebih baik, distribusi hasil pertanian yang semakin lancar, serta meningkatnya pelayanan dasar di wilayah tersebut. Sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat diharapkan terus terjalin untuk menghadirkan pembangunan yang merata dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi kemajuan daerah.



