Kodam V/Brawijaya Pacu Profesionalisme Pejabat Intelijen Melalui Analisis Prediktif Wilayah

SURABAYA – Asisten Intelijen (Asintel) Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Imam Wicaksana, membuka sekaligus memimpin Rapat Evaluasi Program Kerja (Proggar) Kodam V/Brawijaya bidang Intelijen, Sansiber, dan Penerangan yang berlangsung di Aula Sinteldam V/Brawijaya, Kamis (09/07/2026). Kegiatan tersebut juga diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting oleh seluruh pejabat intelijen di jajaran Kodam V/Brawijaya sebagai upaya menyamakan persepsi, meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, serta memperkuat koordinasi antarsatuan.

Rapat evaluasi ini menjadi momentum penting untuk mengukur capaian pelaksanaan program kerja sekaligus menyusun langkah-langkah perbaikan dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks. Melalui forum tersebut, seluruh peserta memperoleh pembekalan serta penekanan strategis pada bidang intelijen, sansiber, dan penerangan guna mendukung keberhasilan tugas pokok TNI AD di wilayah Kodam V/Brawijaya.

Para peserta menerima pemaparan dari narasumber bidang Intelijen, Waasintel Kasdam V/Brawijaya, Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han., yang menekankan pentingnya penyajian hasil analisis yang bersifat prediktif. Laporan intelijen tidak hanya berisi data mentah hasil elisitasi, tetapi harus mampu menyajikan kesimpulan yang esensial dan berorientasi pada sistem peringatan dini wilayah.

Selain itu, fungsi pengawasan dan pengendalian oleh pejabat intelijen maupun pengamanan satuan harus terus ditingkatkan melalui deteksi dini terhadap potensi pelanggaran disiplin maupun tindak pidana. Seluruh pejabat intelijen juga bertanggung jawab penuh terhadap kualitas pelaporan agar setiap laporan khusus, laporan kegiatan, maupun laporan berkala disampaikan secara lengkap, benar, akurat, dan tepat waktu. Pengawasan penggunaan kendaraan dinas, materiil satuan, serta optimalisasi kegiatan penelitian personel dan screening secara objektif menjadi bagian penting dalam mencegah potensi pelanggaran serta kerawanan personel.

Kasansidam V/Brawijaya, Letkol Inf Sugeng Yuni Riyanto, S.E., menyampaikan berbagai penekanan di bidang sansiber. Seluruh personel diingatkan agar tidak melakukan siaran langsung melalui TikTok pada saat jam dinas maupun menggunakan pakaian dinas untuk kepentingan pribadi. Personel juga dilarang mengunggah dokumen atau file sensitif ke aplikasi yang tidak dikenal, serta tidak mengirim maupun mengunggah laporan hasil kegiatan rutin, tugas, maupun latihan ke grup media sosial yang bersifat umum.

Selain itu, seluruh personel diminta menghindari unggahan maupun komentar yang bersifat negatif, provokatif, atau berpotensi merugikan citra serta nama baik institusi TNI AD. Penekanan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya keamanan informasi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman siber yang terus berkembang.

Sementara itu, Waka Pendam V/Brawijaya, Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd., menyampaikan materi bidang penerangan yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas, kecepatan, dan ketepatan publikasi. Sinergi antara satuan, media massa, dan media sosial harus terus diperkuat agar media dapat menjadi sarana efektif dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap TNI AD. Evaluasi secara berkala juga perlu dilaksanakan sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan terhadap kinerja publikasi.

Dalam arahannya, Asintel Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Imam Wicaksana menegaskan bahwa setiap pejabat intelijen, sansiber, dan penerangan memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas satuan melalui profesionalisme, integritas, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan lingkungan strategis.

“Kegiatan evaluasi ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas di seluruh jajaran. Setiap personel harus mampu bekerja secara profesional, menjaga keamanan informasi, meningkatkan kualitas pelaporan, serta memperkuat publikasi yang cepat, tepat, dan akurat guna mendukung kepercayaan masyarakat terhadap TNI AD,” tegas Asintel Kasdam V/Brawijaya.

Melalui rapat evaluasi ini diharapkan seluruh jajaran Kodam V/Brawijaya semakin solid dalam meningkatkan kualitas kinerja bidang intelijen, sansiber, dan penerangan, sehingga mampu mewujudkan sistem kerja yang profesional, adaptif, responsif, serta memberikan kontribusi optimal bagi keberhasilan pelaksanaan tugas TNI AD di wilayah Kodam V/Brawijaya.