Pimpin Upacara 17-an, Kasdam V/Brawijaya Jabarkan Program Humanis KASAD untuk Masyarakat

Surabaya,- Kepala Staf Kodam (Kasdam) V/Brawijaya, Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., memimpin upacara bendera bulanan 17-an yang digelar di Lapangan Ahmad Yani Kodam V/Brawijaya, Jumat (17/7/26). Upacara tersebut diikuti oleh perwira, bintara, dan tamtama, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Kodam V/Brawijaya.

Dalam kapasitasnya sebagai Inspektur Upacara (Irup), Brigjen TNI Zainul Bahar membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Upacara rutin ini ditegaskan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk memelihara jati diri prajurit TNI AD yang senantiasa siap mengabdi bagi nusa dan bangsa.

Dalam amanatnya, Kasad menyampaikan rasa syukur dan bangga atas berbagai prestasi serta capaian pengabdian terbaik yang terus diukir prajurit TNI AD di seluruh wilayah Indonesia. Namun demikian, disampaikan pula keprihatinan atas masih adanya oknum prajurit yang kurang menyadari perannya sebagai abdi negara sehingga melakukan pelanggaran disiplin maupun tindak pidana.

Kasad menekankan bahwa di tengah gempuran perang informasi, sekecil apa pun penyimpangan prajurit yang merugikan masyarakat dapat menjadi amunisi untuk menyerang citra baik institusi TNI AD. Oleh karena itu, setiap prajurit diminta memiliki kesadaran diri untuk senantiasa menjaga sikap, ucapan, dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Apabila ditemukan pelanggaran, maka berikan tindakan tegas sebagai shock therapy. Tidak boleh ada toleransi terhadap segala perilaku dan perbuatan yang mencederai kehormatan prajurit,” demikian bunyi amanat Kasad yang dibacakan Irup.

Selain penindakan tegas, Kasad juga meminta para Komandan Satuan lebih aktif melaksanakan pengawasan melekat, pembinaan personel yang progresif, serta deteksi dini terhadap potensi pelanggaran anggota. Di sisi lain, prajurit yang taat asas, berdedikasi, dan berprestasi diminta diberikan apresiasi secara proporsional sebagai bentuk pengakuan atas kinerja dan pengabdiannya.

Lebih lanjut, amanat tersebut menegaskan bahwa pengabdian sejati bukan sekadar menjalankan tugas atau profesi, melainkan manifestasi tanggung jawab moral yang lahir dari kesadaran mendalam dan panggilan nurani yang luhur. Untuk itu, seluruh prajurit diajak memperkuat pengabdian melalui karya nyata yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat.

Sebagai wujud nyata karya tersebut, Kasad menyebut sejumlah program unggulan TNI AD yang telah dijalankan, di antaranya pembangunan ribuan jembatan, TNI AD Manunggal Air, Karya Bakti Skala Besar, hingga pilot project penanganan sampah menjadi bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan.

Berbagai capaian tersebut, menurut Kasad, perlu diiringi komunikasi publik yang kuat agar manfaat dan dampaknya dapat diketahui secara luas. Setiap prajurit diharapkan turut menghadirkan wajah positif TNI AD di ruang digital dengan mengangkat kegiatan dan pengabdian satuan secara tepat dan proporsional.

Menutup amanatnya, Kasad menyampaikan empat penekanan utama, yakni menjaga diri dan keluarga dari pengaruh negatif, aktif menyebarluaskan karya positif satuan di media sosial, menjadi representasi baik bagi TNI AD, serta memperkuat soliditas, loyalitas, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.

Upacara bulanan 17-an di Kodam V/Brawijaya ini diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen seluruh prajurit dan ASN untuk terus mengabdi dengan tulus, menjaga kehormatan institusi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.