Komsos Babinsa Duduksampeyan: Membangun Plengsengan untuk Dukung Ketahanan Wilayah dan Pertanian.

Gresik-Peran aktif Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam mendampingi masyarakat kembali terlihat di wilayah Kecamatan Duduksampeyan. Babinsa Koramil 0817/11 Duduksampeyan, Serda Agus Dwi, turut serta dalam kegiatan komunikasi sosial (Komsos) sekaligus bergotong royong bersama warga Desa Kandangan dalam pembangunan plengsengan jalan usaha tani, Senin (9/6/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Babinsa untuk terus menjaga sinergitas dengan masyarakat serta memperkuat ketahanan wilayah melalui pembangunan infrastruktur pertanian.

Serda Agus Dwi mengatakan bahwa pembangunan plengsengan bertujuan untuk memperkuat struktur jalan usaha tani agar tahan terhadap erosi dan mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian warga.

“Sebagai Babinsa, kami akan selalu hadir mendampingi dan membantu masyarakat dalam pembangunan wilayah dan merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat,”ujar Babinsa.

Lebih lanjut mengatakan, kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi efektif antara Babinsa dengan masyarakat, sehingga terjalin hubungan yang harmonis dan saling mendukung dalam menjaga keamanan serta kemajuan desa.

Harapannya melalui kegiatan seperti ini, hubungan bersama masyarakat semakin kokoh, serta menjadi kekuatan nyata dalam mendukung pembangunan nasional dari desa.

Kegiatan Komsos Babinsa di Bondowoso: Membangun Rasa Aman dan Peduli Bersama Warga

Bondowoso — Kehadiran Babinsa Koramil 0822/08 Grujugan, Serda Didit Yuhandoko, di Dusun Kenanga, Desa Kejawan, Kecamatan Grujugan, Senin (9/6/2025), mengundang perhatian warga. Di kediaman Bapak Sunan RT 29 RW 05, Serda Didit melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) sebagai bagian dari tugasnya mendekatkan diri dengan masyarakat binaan.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa tidak hanya menyampaikan pesan-pesan kebangsaan dan keamanan, tetapi juga mendengarkan langsung keluh kesah warga. “Sebagai Babinsa, saya ingin memastikan bahwa setiap warga merasa aman dan diperhatikan. Lewat komunikasi inilah kami bisa memahami kondisi riil di lapangan,” ujar Serda Didit usai kegiatan.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan kondusif. Dengan gaya komunikatif dan penuh keakraban, Serda Didit berhasil mencairkan suasana, membuat warga merasa nyaman dan terbuka menyampaikan berbagai persoalan di lingkungannya.

Meski didampingi oleh Bhabinkamtibmas Aiptu Hendrik, peran sentral Babinsa dalam membangun kepercayaan publik begitu terasa. Warga pun memberikan apresiasi atas ketulusan dan keteguhan Serda Didit dalam membina wilayahnya. “Kami merasa aman karena Babinsa kami selalu hadir dan peduli,” ujar salah satu warga.

Kegiatan komunikasi sosial yang dilakukan Babinsa ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan sekadar simbol keamanan, tetapi juga sahabat rakyat yang siap mendengar, membantu, dan hadir dalam setiap dinamika kehidupan desa.

Babinsa Kreatif: Serda Muhamad Rohman Yudianto Kembangkan Budidaya Cacing ANC, Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Ponorogo,- Sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) tentu setiap hari Serda Muhamad Rohman Yudianto harus turun ke wilayah desa binaan (Desa Banjarejo) Kecamatan Pudak Kabupaten Ponorogo guna memantau dan memonitor situasi serta melakukan berbagai kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga desa binaan, Senin (09/06/2025).

Namun demikian di sela sela kesibukan tersebut dia masih bisa memanfaatkan waktu luang (ketika ada di rumah) sambil kumpul bersama keluarga juga berupaya dan berusaha secara mandiri dengan membudidayakan cacing ANC (African Night Crawler) yaitu jenis cacing tanah yang memiliki kemampuan mengurai bahan organik dan menghasilkan pupuk alami yang kaya nutrisi. Bahkan cacing ini memiliki nilai gizi yang tinggi sehingga sangat bagud digunakan sebagai pakan untuk unggas, reptil, dan ikan.

Serda Muhamad Rohman Yudianto bersama keluarga sudah memulai budidaya cacing sejak bulan Januari (kurang lebih enam bulan) dimana ide tersebut muncul karena banyak keluhan dari masyarakat terkait kotoran hewan dan sampah organik yang dibuang ke sungai sehingga mencemari lingkungan. ” Dengan budidaya cacing ini dapat mengurai limbah ternak dan limbah organik keluarga, ” tulis Serda Muhamad ketika dikonfirmasi Media Center 0802 lewat Medsos.

Atas usaha tersebut tentunya benar benar membawa dampak positif baik bagi lingkungan maupun keluarga. ” Dampak ke masyarakat dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar serta dampak bagi lingkungan dapat mengurangi pencemaran lingkungan khususnya sungai, ” terang Babinsa Banjarejo Kec. Pudak yang dalam budidaya tersebut saat ini sudah bermitra dengan beberapa investor baik itu bidang Perikanan, Peternakan serta untuk Komoditi ekspor ke China.

Selanjutnya terkait pemeliharaan dan perawatan dijelaskan juga bahwa semua dilakukan dengan sangat mudah dan tidak butuh waktu ekstra sehingga siapapun bisa melakukan asal ada kemauan. Dan bukan hanya cacing itu sendiri, kotorannya juga bisa dijual ke petani sebagai pupuk organik. ” Cacing dapat di jual dengan nilai 10.000/kg dan kotoran cacing seharga 1000/Kg, ” ungkap Serda Muhamad Rohman Yudianto.

Mulai awal usaha, bibit cacing ANT yang dibudidaya sebanyak 40 kilogram indukan dimana setiap bulannya memanen rata rata 40 kilogram cacing ini belum kotorannya yang juga laku dijual. Dengan perkembangbiakan serta hasil yang diperoleh tersebut dapat disimpulkan bahwa budidaya ternak cacing yang digeluti oleh Serda Muhamad Rohman Yudianto benar benar sangat menjanjikan dan layak dijadikan sebagai pekerjaan sampingan yang menghasilkan dan tentunya bisa ditiru oleh kita semua khususnya para prajurit Kodim 0802/Ponorogo maupun seluruh masyarakat.

Apasih kiat dari Serda Muhamad Rohman Yudianto sehingga sukses dalam budidaya cacing ? Ini jawabnya, ” Tetap tekun dalam berusaha dan selalu berdoa kepada Yang Maha Kuasa. Dengan Budidaya Cacing tentunya ini bermanfaat bagi lingkungan dan khususnya juga untuk perekonomian keluarga, rejeki semakin tambah berkah, ” tutup Serda Muhamad Rohman Yudianto Babinsa Kreatif Kodim Ponorogo.

Pendampingan Tanam Padi oleh Babinsa Koramil 0808/08 Udanawu Dukung Swasembada Pangan.

Blitar – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian terutama padi, Babinsa Desa Sumbersari Koramil 0808/08 Udanawu Kodim 0808/Blitar Serka Agus Supriyono, turun langsung ke sawah mendampingi petani dalam kegiatan tanam padi. Pendampingan ini dilakukan di lahan milik Bapak Santoso anggota Kelompok Tani (Poktan) Mugi Subur yang berlokasi di persawahan RT. 3 RW. 5, Desa Sumbersari Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar, Senin (9/6/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program TNI dalam mendukung swasembada pangan di wilayah. Serka Agus Supriyono mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa di lapangan merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat khususnya para petani.

“Kami hadir langsung di lapangan untuk memberikan motivasi serta semangat kepada para petani, sekaligus memastikan proses tanam berjalan lancar dan sesuai dengan jadwal. Harapannya, petani bisa menanam padi minimal dua kali dalam setahun untuk meningkatkan hasil produksi,” ujar Serka Agus Supriyono.

Bapak Santoso pemilik lahan sekaligus anggota Poktan Mugi Subur menyambut baik kehadiran Babinsa dalam kegiatan tanam padi ini. Ia mengaku merasa terbantu dan lebih bersemangat karena adanya pendampingan langsung dari aparat TNI.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa yang sudah mau turun langsung ke sawah. Kehadirannya menjadi dorongan bagi kami untuk terus semangat bertani. Semoga hasil panen kali ini bisa lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu Danramil 0808/08 Udanawu Kapten Inf. Yuyun Supriyono menegaskan bahwa kegiatan pendampingan pertanian merupakan instruksi langsung dari komando atas untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Kami dari Koramil 0808/08 Udanawu akan terus mendukung para petani melalui pendampingan dan pembinaan. Ini adalah bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan. Diharapkan melalui kerja sama ini, hasil pertanian padi di wilayah Udanawu bisa semakin meningkat,” jelas Kapten Yuyun.

Melalui keterlibatan aktif Babinsa di lapangan diharapkan sinergi antara TNI dan petani terus terjalin erat, sehingga target peningkatan produktivitas pertanian khususnya padi dapat tercapai secara optimal.

Sinergi TNI dan Petani: Babinsa Koramil 0823-17 Banyuglugur Bantu Panen di Dusun Taman

Situbondo – Wujud nyata kepedulian TNI ‘Produktif” terhadap ketahanan pangan terus ditunjukkan melalui kegiatan pendampingan petani di wilayah. Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 0823-17/Banyuglugur, Serka M. Achmad, yang melaksanakan pendampingan panen di Dusun Taman, Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Senin (09/06/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Serka M. Achmad turut membantu para petani saat memanen hasil pertanian, sekaligus memberikan motivasi agar para petani tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian mereka. Pendampingan ini merupakan bagian dari program TNI AD melalui Komando Distrik Militer (Kodim) 0823/Situbondo untuk mendukung swasembada pangan di wilayah binaan.

“Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga siap membantu masyarakat, termasuk dalam bidang pertanian. Kehadiran kami di tengah petani diharapkan bisa memberikan semangat dan dorongan agar produktivitas pertanian semakin meningkat,” ujar Serka M. Achmad di sela kegiatan.

Kegiatan pendampingan ini mendapat apresiasi dari para petani yang merasa terbantu dan termotivasi. Diharapkan, sinergi antara TNI dan masyarakat terus terjalin dengan baik demi mendukung pembangunan desa, khususnya dalam sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat setempat.

Koramil 0830/18 Gayungan: Memanfaatkan Lahan Terbatas untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan

Surabaya – Koramil 0830/18 Gayungan turut berkontribusi dalam program ketahanan pangan nasional. Senin (9/6/2025), Serda Hery Santoso terlihat sibuk memberi pakan dan minum kepada ayam petelur di lingkungan Makoramil. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan TNI AD terhadap stabilitas ketersediaan pangan di Surabaya.

Serda Hery Santoso menjelaskan perawatan ayam petelur dilakukan rutin setiap hari untuk menjaga kesehatan dan produktivitas. “Ini bentuk kepedulian kami terhadap ketahanan pangan nasional. Kami harap perawatan ayam petelur ini dapat membantu memenuhi kebutuhan protein hewani,” tuturnya.

Kapten Inf Andi Junaidi, Danramil 0830/18 Gayungan, mengapresiasi semangat anggotanya. Ia berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan terbatas secara produktif.

Melalui kegiatan ini, Koramil 0830/18 Gayungan tidak hanya fokus pada tugas pertahanan, tetapi juga aktif berperan dalam pemberdayaan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat di wilayah binaannya. Upaya ini menunjukkan komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

Kegiatan Komsos Babinsa di Desa Mano’an: Membangun Kedekatan TNI dan Masyarakat di Bangkalan

BANGKALAN – Dalam rangka mempererat hubungan dan komunikasi dengan masyarakat, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0829-18/Kokop, Koptu Andik, melaksanakan kegiatan Anjangsana/Komunikasi Sosial (Komsos) di wilayah desa binaannya, Desa Mano’an, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, pada hari Senin, (9/6/25).

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Babinsa untuk menjalin silaturahmi serta meningkatkan kedekatan dengan warga di wilayah binaannya. Dalam kunjungan tersebut, Koptu Andik berdialog langsung dengan masyarakat guna menyerap aspirasi, memberikan himbauan kamtibmas, serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Melalui kegiatan Komsos seperti ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran TNI benar-benar dirasakan oleh masyarakat, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang ada di lingkungan desa,” ujar Koptu Andik.

Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan. Warga Desa Mano’an menyambut positif kehadiran Babinsa dan menyampaikan apresiasi atas perhatian serta kepedulian TNI terhadap kondisi sosial di wilayah mereka.

Melalui kegiatan Anjangsana ini, diharapkan terjalin hubungan yang lebih harmonis antara aparat teritorial dan masyarakat, serta terciptanya stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Kokop.

Satgas Yonif 512/QY Rayakan Idul Adha 1446 H dengan Makan Tumpeng Bersama Warga Kampung Unggalom.

Keerom,- Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, Satgas Yonif 512/QY Pos Unggalom menggelar acara makan-makan tumpeng bersama warga Kampung Unggalom, Distrik Web. Acara ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesehatan, kelancaran tugas, dan kebersamaan yang terus terjaga, khususnya masih pada momen suci Idul Adha 1446 H ini. Senin, (9/6/2025).

Momen penuh haru ini berlangsung sederhana namun sarat makna. Anggota Pos dan warga duduk melingkar, menikmati tumpeng dan hidangan khas yang disiapkan bersama.

“Ini bukan sekadar makan bersama. Ini adalah bentuk syukur kami karena hingga hari ini, kami masih diberi kesehatan, kekuatan, dan diterima dengan baik oleh masyarakat sekitar. Semangat Idul Adha mengajarkan kita arti pengorbanan, kepedulian, dan keikhlasan,” ungkap Serma Zainal Arifin, Danpos Unggalom.

Acara diakhiri dengan doa bersama, memohon keselamatan dan keberkahan untuk seluruh personel Satgas Yonif 512/QY serta masyarakat Kampung Unggalom. Di tengah tantangan tugas di wilayah perbatasan yang tidak ringan, momen seperti ini menjadi pengingat bahwa kasih sayang, persaudaraan, dan doa tulus dari warga adalah bekal paling berharga bagi para prajurit TNI dalam menjalankan amanah negara.

Edukasi Peternak tentang Kesehatan Hewan Ternak di Desa Malaka, Sampang

Sampang – Wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat binaan terus ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 0828/06 Jrengik, Serda Agung, yang pada hari ini melaksanakan kegiatan pengecekan hewan ternak milik warga di Desa Malaka, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura. Dalam kegiatan tersebut, Serda Agung menyambangi sejumlah peternak dan melihat langsung kondisi kesehatan sapi dan kambing yang menjadi mata pencaharian utama warga desa. Ia juga memberikan edukasi ringan mengenai kebersihan kandang, pola pakan, serta pentingnya vaksinasi untuk mencegah penyakit menular pada hewan ternak.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas kami sebagai aparat teritorial untuk senantiasa hadir dan membantu masyarakat, termasuk dalam hal menjaga kesehatan hewan ternak yang merupakan sumber penghidupan mereka,” ujar Serda Agung saat ditemui di lokasi. Selain melakukan pengecekan, Serda Agung juga berkoordinasi dengan petugas Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan) setempat untuk memastikan warga mendapat pendampingan yang tepat apabila ditemukan gejala penyakit pada hewan.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat seperti ini tidak hanya mempererat hubungan TNI dan rakyat, namun juga memberikan rasa aman dan dukungan moril bagi para peternak agar terus semangat dalam menjaga produktivitas ternak mereka.

TMMD ke-124 Sukses: Dandim 0817/Gresik Laporkan Pencapaian Program Pembangunan Desa Banter.

Gresik-Upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 wilayah Kodim 0817/Gresik resmi digelar di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Gresik, Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo No. 245-c, Kembangan, Kec. Kebomas. Upacara ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan TMMD selama sebulan penuh yang dilaksanakan di Desa Banter, Kecamatan Benjeng. Rabu (4/6/2025).

Mengangkat tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemberdayaan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah,” kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dandim 0817/Gresik, Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, S.Sos, selaku penanggung jawab TMMD ke-124. Upacara diikuti oleh sekitar 500 peserta dari berbagai unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat penting, di antaranya Kolonel Laut (P) Heru Kristiono (Asintel Danlantamal), Kolonel Inf Fajar (Staf Ahli Bidang Ekonomi Kodam V/Brawijaya), Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, S.Sos (Dandim 0817/Gresik), Letkol Ckm (K) dr. Paulina (Dandenkes Kodam V/Brawijaya), Mayor Inf Tomi (Pabandiya Bakti Korem 084/Bhaskara Jaya), Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro, S.I.K (Wakapolres Gresik), Drs. H. Abu Hasan, SH., MM. (Kadis PMD Kab. Gresik), Bpk. Suprapto AP, M.Si. (Asisten I Pemkab Gresik), Ir. Eko Anindito Putro, M.M.A. (Kadis Pertanian Kab. Gresik), Perwakilan Kejari dan PT Petrokimia Gresik.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dengan paparan hasil pelaksanaan TMMD oleh Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, S.Sos., yang menyampaikan bahwa seluruh sasaran program baik fisik maupun non-fisik telah tercapai 100 persen. Kegiatan ini meliputi sasaran Fisik yaitu perehaban kantor desa Banter dan pemasangan paving halaman, pembangunan TPT (Tanggul Penahan Tanah) di 4 lokasi, pembangunan Drainase di 2 lokasi, pembangunan JUT (Jalan Usaha Tani) di 2 lokasi, perehaban RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), kemudian sasaran Non fisik berupa penyuluhan dan sosialisasi tentang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat dan sasaran tambahan pembuatan sumur bor, pembersihan lingkungan sungai dan pasar desa serta perehaban tempat ibadah dan penanaman pohon.

Dalam sambutannya, Kolonel Laut (P) Heru Kristiono mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat. Ia menekankan pentingnya merawat hasil pembangunan dan menyampaikan bahwa program TMMD akan terus digelar setiap tahun sebagai wujud pengabdian TNI kepada masyarakat.

Upacara penutupan dimulai pukul 09.00 WIB dengan rangkaian resmi, mulai dari pemeriksaan pasukan, penyerahan proyek TMMD kepada Pemkab Gresik yang diwakili oleh Sekda, hingga penandatanganan naskah serah terima dan amanat inspektur upacara. Dalam amanatnya, disampaikan bahwa TMMD merupakan bukti nyata keseriusan TNI dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat, khususnya di wilayah pedesaan.

Setelah doa dan penghormatan pasukan, acara ditutup dengan pemberian santunan kepada anak yatim, penyerahan bingkisan, serta peninjauan stan UMKM binaan masyarakat setempat.

Tujuan utama penutupan TMMD ini, sebagaimana disampaikan oleh Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, S.Sos., adalah menandai selesainya kerja kolaboratif antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. Diharapkan, hasil TMMD akan membawa manfaat jangka panjang, mempererat hubungan antara TNI dan rakyat, serta menjadi fondasi ketahanan nasional dari tingkat desa.

Dengan berakhirnya TMMD ke-124 ini, semangat gotong royong dan pengabdian kepada negeri kembali tercatat sebagai bagian dari sejarah pembangunan di Kabupaten Gresik.