Transparansi Dana Desa: TNI Terlibat dalam Pengawasan Pembangunan Jalan di Bondowoso

Bondowoso – Pemeriksaan dan pengukuran jalan desa yang telah dibangun menggunakan dana desa dilaksanakan di Desa Prajekan Kidul, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso, Minggu (8/6). Kegiatan ini melibatkan Babinsa Koramil 0822/13 Prajekan, Serda Eka Yudha, bersama perangkat desa setempat.

Pengukuran dilakukan untuk memastikan kesesuaian pembangunan fisik dengan perencanaan yang telah ditetapkan sebelumnya. Kegiatan ini juga bertujuan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pemanfaatan dana desa untuk pembangunan infrastruktur.

Serda Eka Yudha menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam proses pengawasan pembangunan desa merupakan bagian dari upaya untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. “Kami hadir untuk memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran,” ujarnya.

Perangkat desa turut mengapresiasi kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut. Mereka menyebutkan bahwa pendampingan dari TNI sangat membantu dalam menciptakan suasana tertib dan transparan di tengah masyarakat. Jalan desa yang diperiksa diketahui telah selesai dibangun dan siap dimanfaatkan oleh warga.

Pemeriksaan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara aparat desa, Babinsa, dan masyarakat dalam pembangunan desa yang berkelanjutan. Pihak desa juga menyatakan komitmennya untuk terus melibatkan semua unsur dalam pengelolaan dana desa secara terbuka dan bertanggung jawab.

Pembersihan Saluran Irigasi: Langkah Nyata TNI dalam Meningkatkan Hasil Pertanian di Bondowoso

Bondowoso — Demi mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Penang dari Posramil Botolinggo, Serda Deny Wahyudi, melaksanakan kegiatan pendampingan pembersihan saluran irigasi di Desa Gayam, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso, Minggu (8/6). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kelancaran aliran air menuju lahan persawahan warga.

Pembersihan saluran irigasi tersebut dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat sekitar. Irigasi yang sebelumnya tertutup lumpur dan sampah, kini kembali berfungsi dengan baik untuk mengairi lahan pertanian, khususnya tanaman padi yang menjadi andalan warga setempat.

Serda Deny Wahyudi menuturkan bahwa kegiatan ini tidak hanya untuk mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Kami hadir di tengah masyarakat untuk membantu, sekaligus memastikan sarana pertanian seperti irigasi tetap berfungsi maksimal,” ujarnya.

Kegiatan yang dilakukan di wilayah binaan Posramil Botolinggo ini mendapat sambutan positif dari warga. Mereka mengaku terbantu dengan kehadiran Babinsa yang tak segan turun langsung ke lapangan bersama petani. Selain tenaga, Babinsa juga memberikan motivasi agar warga lebih peduli terhadap keberlanjutan fasilitas irigasi.

Langkah ini menjadi bukti nyata keterlibatan TNI AD, khususnya para Babinsa, dalam menjaga ketahanan pangan di daerah. Pendampingan seperti ini diharapkan bisa menjadi contoh dan terus dilakukan secara rutin demi kesejahteraan petani dan peningkatan hasil pertanian di Bondowoso.

Kegiatan Kurban di Pondok Pesantren Al Ishlah: Babinsa Koptu Alam Tunjukkan Empati dan Kepedulian

BONDOWOSO — Suasana penuh haru dan kebersamaan tergambar jelas dalam pelaksanaan pemotongan dan penyaluran hewan kurban di Pondok Pesantren Al Ishlah, Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan, Bondowoso. Tak kurang dari 1.161 ekor hewan kurban disembelih dan dibagikan kepada sekitar 7.000 penerima. Namun, yang menjadi sorotan utama adalah aksi sigap dan penuh empati dari Babinsa Dadapan, Koptu Alam, yang tak hanya mengamankan jalannya kegiatan, tetapi juga terjun langsung membantu warga, termasuk nenek-nenek yang pingsan akibat kelelahan. Sabtu (7/6/2025).

Kegiatan yang digelar dalam rangka Idul Adha 1446 H ini dipimpin langsung oleh Pengasuh Ponpes Al Ishlah, KH. Thoha Yusuf Zakariya, Lc. Doa dan semangat keikhlasan mengiringi proses pemotongan kurban, yang terdiri dari 109 ekor sapi—termasuk sumbangan dari Presiden RI Prabowo Subianto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo—serta 1.052 ekor kambing.

Koptu Alam, Babinsa yang menjadi tulang punggung pengamanan di lokasi, tampil sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Dengan penuh semangat, ia membantu membagikan daging kurban kepada masyarakat yang memadati area pondok pesantren. Bahkan, dalam satu momen menyentuh, Koptu Alam terlihat menggendong seorang nenek yang pingsan karena kelelahan antre sejak pagi hari. Aksinya disambut haru oleh warga sekitar.

“Saya hanya menjalankan tugas dan panggilan hati. Lihat senyum warga menerima daging kurban, itu sudah kebahagiaan terbesar bagi saya,” ujar Koptu Alam dengan mata berkaca-kaca.

Kegiatan pemotongan dan penyaluran hewan kurban ini mendapat pengamanan ketat. Sebanyak 7 personel dari Koramil, 11 personel Polsek Grujugan, 14 personel dari Polres Bondowoso, dan 6 anggota Satpol PP turut mengawal jalannya acara. Koordinasi berjalan lancar, menjadikan distribusi daging kurban kepada ribuan warga berlangsung tertib dan aman.

Masyarakat sekitar pun memberikan apresiasi tinggi terhadap peran TNI-Polri, khususnya kepada Babinsa yang menurut mereka selalu hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan. “Babinsa Pak Alam itu luar biasa. Selalu siap bantu, bahkan tak ragu turun langsung ke lapangan. Warga sangat terbantu,” ujar Ibu Siti, salah satu warga penerima daging kurban.

Kegiatan kurban di Ponpes Al Ishlah tahun ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial, sekaligus menguatkan sinergi TNI-Polri bersama masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan di momen sakral Hari Raya Idul Adha.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan di Dusun Silirsari oleh Dandim 0825/Banyuwangi.

Banyuwangi – Langkah nyata TNI dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan kembali terlihat melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125. Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han. memimpin langsung peletakan batu pertama pembangunan jembatan di Dusun Silirsari, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Minggu (08/06/2025).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.05 WIB ini dihadiri sekitar 50 orang dari berbagai unsur, termasuk aparat TNI, kepolisian, pemerintah desa, serta masyarakat sekitar. Prosesi peletakan batu pertama diawali dengan doa bersama sebagai bentuk syukur dan harapan agar pembangunan berjalan lancar.

Letkol Arh Joko Sukoyo dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan dukungan luar biasa dari warga.

“Hari ini kita menandai dimulainya pembangunan jembatan yang sangat penting bagi konektivitas warga. Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat besar dan mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa,”* ujarnya.

Lebih dari sekadar infrastruktur, pembangunan jembatan ini mencerminkan semangat produktif dan adaptif antara TNI dan masyarakat. Produktif karena jembatan akan membuka akses ekonomi dan mobilitas warga, serta adaptif karena mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan melalui kolaborasi lintas sektor.

Warga menyambut dengan penuh semangat dan harapan. Salah satu warga, Ibu Srinatun, menuturkan:

“Kami sangat senang dan bangga. Jembatan ini sudah lama kami dambakan, karena sangat vital bagi aktivitas pertanian dan sekolah anak-anak. Terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang telah peduli,” ungkapnya dengan mata berbinar.

Program TMMD ke-125 kali ini menjadi bukti sinergi antara militer, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di pedesaan. Peletakan batu pertama ini menjadi simbol awal dari jembatan harapan bagi warga Silirsari.

Hari Raya Idul Adha 1446 H: TNI dan Masyarakat Bersinergi dalam Penyembelihan Hewan Kurban.

BANYUWANGI – Dalam semangat berbagi dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat, Komando Distrik Militer (Kodim) 0825/Banyuwangi menggelar penyembelihan hewan kurban dalam rangka peringatan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah. Kegiatan penuh makna ini berlangsung khidmat di halaman lapangan tenis Kartika Bumi Blambangan Makodim 0825, Sabtu pagi (7/6/2025).

Tahun ini, sebanyak 6 ekor hewan kurban disembelih, terdiri dari 4 ekor sapi dan 2 ekor kambing, yang merupakan wujud kepedulian dan keteladanan dari Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han.

Puluhan personel TNI bersama masyarakat sekitar turut andil dalam proses penyembelihan, pemotongan, hingga pengemasan dan pendistribusian daging kurban. Daging tersebut dibagikan kepada warga sekitar Makodim, kaum dhuafa, para mustahik, yayasan, serta organisasi sosial binaan Kodim 0825.

Ketua Panitia Kurban, Letda Kav Suparman, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran pelaksanaan kegiatan.

“Alhamdulillah, tahun ini jumlah hewan kurban meningkat dibanding tahun lalu. Semoga ini menjadi amal ibadah yang diridai Allah SWT, dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat gotong royong antara prajurit dan masyarakat sangat terasa dalam kegiatan ini.

“Ini bukan hanya soal tradisi, tetapi juga bentuk nyata sinergi TNI dan rakyat dalam membangun kebersamaan dan kepedulian sosial,” tambahnya.

Sementara itu, Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo menegaskan bahwa kurban menjadi agenda rutin yang mengandung pesan moral dan spiritual bagi seluruh anggota.

“Idul Adha adalah momen untuk menanamkan keikhlasan, memperkuat empati, serta mempererat hubungan dengan masyarakat. Melalui kurban, kami hadir untuk berbagi dan meneguhkan nilai gotong royong,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi refleksi dari komitmen Kodim 0825/Banyuwangi dalam mengamalkan nilai-nilai ke-TNI-an yang selalu berpihak kepada rakyat, serta menjadi bagian dari upaya memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan Pembersihan Lingkungan: Babinsa Sumbergandu Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan

Madiun, – Babinsa Desa Sumbergandu, Koramil 0803-10/Pilangkenceng, Serda Sudjiono melaksanakan kegiatan kerjabakti pembersihan lingkungan bersama masyarakat RT 21/RW 03, Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Minggu (8/6).

Kegiatan gotong royong ini dilaksanakan sebagai upaya bersama untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar. Serda Sudjiono bersama warga secara bergotong royong membersihkan area pemukiman dari sampah dan rumput pembohong yang mengganggu.

“Melalui kerjabakti ini, kita meningkatkan kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan agar tetap bersih dan nyaman,” ujar Serda Sudjiono. Selain membersihkan lingkungan, Babinsa juga memberikan motivasi kepada warga agar rutin menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan baik.

Masyarakat RT 21/03 menyambut baik kehadiran Babinsa yang aktif mendukung kegiatan sosial dan lingkungan di desa mereka. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.

Koramil 0803-10/Pilangkenceng berkomitmen terus mendampingi dan mendukung masyarakat desa dalam berbagai kegiatan yang meningkatkan kebersihan, kesehatan, dan kualitas hidup masyarakat.

Babinsa Sukapura Bersama Warga dan PLN Perbaikan Jaringan Listrik Rusak Akibat Pohon Tumbang.

Probolinggo, Semangat kebersamaan kembali ditunjukkan oleh anggota Koramil 0820/08 Sukapura bersama warga setempat dan petugas PLN saat melakukan perbaikan instalasi kabel listrik yang rusak akibat pohon tumbang di Desa Sukapura, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo,(8/6).

Dipimpin oleh Sertu Agung Wahyu, kegiatan dimulai pukul 10.30 WIB dan berlangsung hingga selesai. Pendampingan ini bertujuan memastikan kelancaran dan keamanan proses pemeliharaan jaringan listrik, yang sempat terganggu dan berpotensi membahayakan warga sekitar.

Meski dilakukan di bawah terik matahari, semangat kerja sama antara TNI, PLN, dan warga tidak surut. Proses berjalan tertib, aman, dan lancar, mencerminkan sinergi yang solid antara aparat dan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum.

Upaya ini menjadi contoh konkret keterlibatan TNI dalam membantu mengatasi permasalahan di wilayah binaan, sekaligus memperkuat hubungan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Satgas Yonif 512/QY: Tugas Kemanusiaan Melalui Layanan Kesehatan di Distrik Towe Hitam

Towe Hitam, Kabupaten Keerom – Papua – Dalam semangat pengabdian tanpa batas di wilayah perbatasan, Satgas Yonif 512/QY Pos Towe Hitam kembali menunjukkan kepedulian dan kasih sayangnya kepada masyarakat dengan menghadirkan layanan kesehatan keliling gratis dari rumah ke rumah, menyentuh langsung kehidupan warga di kampung-kampung pedalaman Distrik Towe Hitam. Sabtu, (7/6/2025).

Dengan semangat berjalan kaki menyusuri kampung, tim kesehatan Satgas Yonif 512/QY mendatangi setiap rumah warga yang membutuhkan pertolongan medis, membawa serta obat-obatan, alat pemeriksaan, dan senyum tulus yang menenangkan.

Salah satu warga, Mama Dina Kelami, menyampaikan “Tentara datang periksa kami di rumah. Kami tidak bisa ke Puskesmas karena jauh dan tidak ada kendaraan. Tapi mereka datang, tanya kabar, obati kami, Tuhan memberkati mereka,” ungkapnya.

Kegiatan ini bukan hanya menjadi bentuk nyata dari tugas kemanusiaan Satgas, tapi juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat Papua. Layanan kesehatan keliling ini mencakup pemeriksaan tekanan darah, pengobatan ringan, pemberian vitamin, serta penyuluhan kesehatan dasar.

Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkala, menyasar warga lansia, ibu hamil, dan anak-anak yang menjadi prioritas. Dalam sunyi dan sejuknya alam Towe Hitam, prajurit-prajurit Yonif 512/QY terus berjalan bukan hanya menjaga batas negeri, tetapi juga merawat harapan.

Pemantauan Pupuk Subsidi: Kodim 0820/Probolinggo Antisipasi Kelangkaan dan Penyimpangan Distribusi.

Probolinggo,- Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil jajaran kembali turun lapangan dalam rangka melakukan pemantauan serta pengecekan keberadaan pupuk bersubsidi di wilayah Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Minggu (8/6).

Anggota Koramil 0820/06 Sumberasih Peltu Sugiantoro mengatakan, salah satu penyebab kelangkaan pupuk adalah adanya penimbunan atau penyimpangan dalam pendistribusian yang melampaui alokasi rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK). Hal ini harus diantisipasi agar ketersediaan pupuk bersubsidi tetap sesuai dengan kebutuhan para petani di wilayah masing-masing.

“Sebagai bagian dari mendukung program gerakan antisipasi darurat pangan nasional dan program swasembada pangan pemerintah, kami hadir untuk selalu memantau ketersediaan pupuk bersubsidi di wilayah binaan,”kata Peltu Sugiantoro.

Peltu Sugiantoro menambahkan, pemantauan ini penting dilakukan untuk memastikan stok pupuk di kios-kios resmi tetap terjamin. Ketersediaan pupuk yang cukup sangat krusial demi kelancaran proses tanam, khususnya pada masa tanam padi tahun 2025.

“Dengan pengecekan langsung di kios-kios resmi maka kami bisa memastikan stok pupuk tersedia dan mengantisipasi kekurangan, hal ini penting agar petani tidak mengalami kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi,”ujarnya.

Lebih lanjut anggota berpostur tinggi tegap ini menekankan bahwa pengecekan ketersediaan dan harga pupuk bersubsidi di kios-kios resmi dilakukan secara berkala. Tujuannya adalah memastikan stabilitas harga, kelancaran distribusi, serta mencegah penyimpangan yang dapat merugikan petani.

Melalui pemantauan ini, kami berharap tidak ada penyimpangan dalam pendistribusian pupuk, sehingga alokasinya benar-benar sesuai kebutuhan petani di wilayah. “Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil jajaran dalam mendukung ketahanan pangan daerah serta memastikan para petani mendapatkan dukungan optimal dalam masa tanam,”tuturnya.

Untuk Pertama Kalinya, Jenderal Bintang Dua Jabat Pangdam Brawijaya Injakkan Kaki di Ujung Timur Pulau Madura

Kabupaten Sumenep,- Momen bersejarah tercipta di Kabupaten Sumenep ketika Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di ujung timur Pulau Madura, tepatnya di Kabupaten Sumenep pada Rabu (04/06/2025).

Betapa tidak, baru kali ini Jenderal bintang dua yang menduduki jabatan sebagai Pangdam V/Brawijaya, menggelar kunjungan resmi di Kabupaten Sumenep.

Kunjungan itu disambut hangat oleh jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Diiringi alunan musik tradisional dan tarian selamat datang khas budaya Sumenep, suasana kedatangan Pangdam terasa istimewa dan penuh keakraban.

Kabupaten Sumenep dikenal sebagai daerah yang strategis dengan wilayah kepulauan terbanyak di Madura. Bagi Pangdam, kunjungan itu bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya menjalin kedekatan langsung dengan prajurit dan masyarakat di wilayah terluar.

“Sumenep memiliki posisi penting dalam pertahanan wilayah. Saya ingin melihat langsung kondisi satuan dan masyarakat disini,” ujar Mayjen TNI Rudy Saladin. Minggu (08/06/2025).

Bukan sebatas kunjungan biasa, Pangdam pun menyempatkan diri untuk mengikuti berbagai momen penting yang saat itu akan digelar di Sumenep, termasuk salah satunya pelepasan pawai takbir keliling bersama Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo

Nuansa hangat seketika tercipta selama Mayjen TNI Rudy berada di Sumenep. Keberadaannya, seakan menjadi magnet Persatuan dan Kesatuan. Bagi masyarakat Sumenep, terutama yang tinggal di pulau-pulau kecil, kehadiran Pangdam ibarat angin segar.

Tak sedikit warga yang rela berdiri berjam-jam di tepi jalan ikut menyaksikan pelepasan pawai takbir keliling yang dilakukan oleh Pangdam bersama Forkopimda setempat.

Seusai melakukan pelepasan peserta pawai takbir keliling, Mayjen TNI Rudy menyempatkan diri untuk berbincang-bincang dengan Bupati. Salah satu topik pembahasan dalam perbincangan itu, adalah kearifan budaya lokal hingga tentang sejarah Kabupaten Sumenep.

Selain pertemuan dengan Bupati, Jenderal bintang dua lulusan Akademi Militer tahun 1997, sekaligus peraih Adhi Makayasa dan Tri Sakti Wiratama itu, juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan masyarakat yang ada di Pulau Gili Genting.

Sejumlah topik dialog seakan menciptakan kehangatan di pesisir pulau Gili Genting pada malam itu. Tak sedikit pula kalangan-kalangan muda yang berada di pulau itu menyimak berbagai pesan yang disampaikan langsung oleh Mayjen TNI Rudy.

Pada kesempatan itu pula, Mayjen TNI Rudy memberikan berbagai motivasi kepada para pemuda agar terus memupuk nasionalisme, menjaga lingkungan serta ikut serta mewaspadai ancaman nyata seperti peredaran narkotika, khususnya di daerah Kepulauan yang kerap dijadikan jalur gelap pendistribusian zat terlarang.

Selain dengan kalangan pemuda, nuansa kekeluargaan antara Pangdam dengan masyarakat Kabupaten Sumenep, terlihat semakin kental ketika Mayjen TNI Rudy mengikuti berlangsungnya shalat Idul Adha di Masjid Jamik Sumenep.

Sejumlah Ulama, hingga Takmir Masjid pun langsung menyambut kedatangan Pangdam ketika pertama kali memasuki pintu gerbang Masjid Jamik. Di lokasi itu, Pangdam mengikuti berlangsungnya shalat Idul Adha dengan masyarakat.

Kehadiran Pangdam di Masjid Jamik, seketika menciptakan nuansa shalat Idul Adha yang tenang dan. Jemaah yang shalat dan berdoa disana merasa begitu khusyu’ mengikuti pelaksanaan shalat Idul Adha saat itu.

Sebelum meninggalkan Masjid Jamik, Pangdam bersama para PJU di lingkungan Kodam V/Brawijaya, tak lupa menyerahkan hewan kurban pada pihak Takmir. Sesuai permintaan Mayjen TNI Rudy, daging hewan kurban tersebut nantinya dibagikan pada masyarakat, khususnya warga kurang mampu.

Terpisah, Ketua PW GP Ansor Jatim, H. Musaffa Safril, sebelumnya telah mengungkapkan jika dirinya mengapresiasi kerendahan hati, sekaligus keteladanan Mayjen TNI Rudy pada kunjungannya di Madura.

Safril mengungkapkan, jika dirinya saat itu mendapatkan kesempatan mendampingi kunjungan yang dilakukan oleh Mayjen TNI Rudy, melihat secara langsung sosok Jenderal bintang dua, bisa begitu erat dengan masyarakat, sekaligus mampu menjadi inspirasi bagi kalangan muda.

“Ini bukan soal kunjungan kerja saja. Ini adalah bentuk perjalanan merawat Indonesia dari pulau ke pulau, dan dari hati ke hati,” ungkapnya.