Babinsa Koramil 0830/06 Benowo Tanggap Darurat: Pertolongan Pertama Pasca Kecelakaan

Surabaya – Aksi sigap dan responsif kembali ditunjukkan oleh jajaran TNI di wilayah. Babinsa Koramil 0830/06 Benowo, dipimpin oleh Bati Tuud Peltu Yusuf, dengan cepat menangani kejadian kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang terjadi tepat di depan Makoramil 0830/06 Benowo, Jalan Raya Benowo, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Selasa (10/6).

Kecelakaan yang melibatkan tiga sepeda motor dari arah barat ini terjadi sesaat setelah pelaksanaan apel pagi di Makoramil. Mendengar suara benturan keras, anggota Koramil langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan pertama dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

“Kami bergerak cepat untuk memastikan korban segera mendapatkan penanganan medis, sekaligus mengamankan lokasi agar tidak terjadi insiden lanjutan,” ujar Peltu Yusuf di sela-sela kegiatan.

Petugas gabungan yang turut membantu di lokasi kejadian terdiri dari anggota Lantas Polsek Benowo, BPBD, Satpol PP Wilayah Barat Tandes, serta Linmas Kelurahan Sememi. Koordinasi cepat dilakukan dengan menghubungi Call Center 112, dan tidak lama kemudian, korban dievakuasi ke Rumah Sakit BDH Kota Surabaya oleh petugas medis dengan pendampingan dari Babinsa Kelurahan Sememi, Serka Hatif.

Kejadian ini menegaskan bahwa kehadiran Babinsa bukan hanya sebatas pengamanan wilayah, tetapi juga sebagai responder cepat dalam kondisi darurat.

“Tugas kami bukan hanya soal pertahanan, tapi juga soal kemanusiaan. Saat masyarakat butuh, kami akan berusaha hadir,” tegas Serka Hatif.

Klinik Pertanian Bondowoso Resmi Dibuka: Tingkatkan Akses Teknologi bagi Petani

Bondowoso, 10 Juni 2025 — Pemerintah Kabupaten Bondowoso secara resmi meluncurkan Klinik Pertanian pertama di wilayahnya yang berlokasi di Desa Pakuniran, Kecamatan Maesan. Acara bertajuk “Tuntaskan Masalah Petani, Bondowoso Berkah” ini dihadiri oleh sekitar 250 peserta dan dibuka langsung oleh Bupati Bondowoso, K.H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag. Kegiatan berlangsung penuh semangat dan antusiasme, menandai langkah konkret pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui inovasi layanan konsultasi dan pendampingan pertanian.

Klinik Pertanian ini dirancang sebagai pusat layanan terpadu yang menyediakan solusi cepat, tepat, dan berkelanjutan untuk berbagai persoalan pertanian. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pendampingan teknis, akses informasi pertanian, hingga dukungan pembiayaan bagi para petani. “Klinik ini adalah jawaban atas kebutuhan petani kita yang selama ini minim akses terhadap teknologi dan informasi pertanian yang memadai,” ujar Bupati.

Rangkaian acara diawali dengan penyambutan Forkopimda, penampilan tari dari siswa SMPN 2 Maesan, hingga peninjauan produk pertanian seperti benih dan pestisida. Puncak acara ditandai dengan pemutaran video simulasi praktik layanan klinik serta pemaparan struktur dan konsep layanan oleh tim pelaksana. Selain itu, bantuan pertanian seperti alat mesin pertanian (alsintan), benih, dan pupuk juga diserahkan kepada kelompok tani sebagai bentuk dukungan nyata.

Momentum ini turut diwarnai dengan pemberian penghargaan kepada para penyuluh pertanian berprestasi dan penyerahan tali asih kepada PPL yang telah berdedikasi. Peluncuran Klinik Pertanian ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, termasuk Dandim 0822 yang diwakili Kapten Arm Supandi, Kapolres, DPRD, OPD, akademisi, hingga sektor perbankan. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pertanian yang tangguh dan modern di Bondowoso.

Dengan diresmikannya Klinik Pertanian Bondowoso, diharapkan para petani lokal memiliki tempat rujukan untuk mendapatkan bimbingan, pelatihan, dan solusi atas persoalan yang dihadapi. Pemerintah daerah optimistis bahwa keberadaan klinik ini akan menjadi katalisator dalam peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani, serta mendukung program ketahanan pangan nasional.

Koramil 0830/19 Karangpilang Laksanakan Penanaman Jagung untuk Tingkatkan Produksi Pangan Lokal.

Surabaya – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional (HANPANGAN), Koramil 0830/19 Karangpilang bersama Kelompok Tani Sekar Arum dan Projopati Kelurahan Dukuh Pakis melaksanakan kegiatan penanaman jagung di lahan milik Ketua Kelompok Tani Sekar Arum, Bapak Rubai. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (10/6) di Jl. Dukuh Pakis 2, Perum TVRI RT 01 RW 01, Kelurahan Dukuh Pakis, Kecamatan Dukuh Pakis, Kota Surabaya.

Dipimpin langsung oleh Danposramil Kecamatan Dukuh Pakis, Pelda Masroni, sebanyak enam anggota Babinsa turut terjun ke lapangan dalam kegiatan penanaman tersebut. Mereka bahu-membahu bersama warga dan kelompok tani dalam menggarap lahan yang sebelumnya tidak termanfaatkan.

Pelda Masroni menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata TNI dalam mendukung program pemerintah di sektor pangan. “Kami tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tapi juga berkomitmen membantu masyarakat dalam meningkatkan produksi pangan, terutama melalui pemanfaatan lahan kosong agar bernilai ekonomi,” ujarnya.

Lahan yang digunakan dalam kegiatan tersebut merupakan milik pribadi Bapak Rubai, Ketua Kelompok Tani Sekar Arum. Lahan itu kini ditanami jagung sebagai salah satu komoditas pangan strategis yang memiliki potensi besar dalam menjaga stabilitas pangan lokal.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pihak yang memiliki peran penting dalam pengembangan sektor pertanian di wilayah Dukuh Pakis, antara lain, Anggota Koramil 0830/19 Karangpilang, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Dukuh Pakis, Perwakilan Projopati Kelurahan Dukuh Pakis dan Kelompok Tani Sekar Arum Kelurahan Dukuh Pakis

Sinergi antara aparat kewilayahan, kelompok tani, dan masyarakat ini menunjukkan semangat gotong royong yang kuat. Para petani pun menyambut baik dukungan langsung dari TNI. “Kami merasa terbantu dan lebih semangat karena ada perhatian langsung dari Babinsa dan pihak kelurahan. Ini bisa jadi contoh bagi kelompok tani lain,” ungkap Rubai.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang berkelanjutan antara aparat TNI dan masyarakat petani, guna memperkuat sektor pertanian lokal yang mandiri dan tangguh. Penanaman jagung di Dukuh Pakis bukan hanya tentang bercocok tanam, tetapi juga simbol tekad bersama untuk menjaga kedaulatan pangan dari level paling dasar yaitu desa atau kelurahan.

Apel Gelar Pasukan Jogo Suroboyo: Komitmen TNI-Polri Jaga Keamanan Surabaya

Surabaya, Selasa 10 Juni 2025 – Komandan Kodim ( Dandim ) 0830/Surabaya, Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono S.Sos.,M.Han, bersama Forkopimda Surabaya mengikuti Apel Gelar Pasukan Jogo Suroboyo 2025 di halaman Balai Kota Surabaya. Apel yang dipimpin oleh Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, ini menekankan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Surabaya.

Kolonel Didin dalam sambutannya menegaskan komitmen bersama untuk menjaga Surabaya dari ancaman premanisme yang akhir-akhir ini meresahkan masyarakat. Beliau menyampaikan, “Kita semua hidup, makan, dan tinggal di Surabaya. Sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga kota ini. Premanisme merupakan musuh bersama yang mengganggu kenyamanan dan keamanan warga, bahkan telah menimbulkan korban. Oleh karena itu, TNI-Polri, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat harus bersatu padu untuk melawan premanisme dan memastikan pembangunan Surabaya tetap berjalan lancar.” tegasnya.

Jangan sampai negara kalah dengan premanisme. Kita harus buktikan bahwa kita mampu menjaga kota ini demi cita-cita bersama mewujudkan Surabaya sebagai Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur,” tambahnya.

Apel Gelar Pasukan Jogo Suroboyo ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI-Polri dan Pemkot Surabaya dalam menciptakan Surabaya yang aman, nyaman, dan kondusif. Kolonel Didin berharap, upaya bersama ini tidak hanya sebagai tugas, melainkan juga sebagai ladang ibadah dalam membangun kota yang lebih baik.

Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan patroli bersama Forkopimda Surabaya dan penertiban juru parkir liar di toko modern dan minimarket. Langkah ini menunjukkan komitmen nyata untuk menciptakan ketertiban dan keamanan di seluruh wilayah Surabaya. Semoga upaya ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga Surabaya.

Peringatan Hari Anak Nasional: Kirab Budaya Memperkenalkan Kearifan Lokal di Bangkalan.

BANGKALAN — Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Pemerintah Desa Socah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan menyelenggarakan kegiatan Kirab Budaya yang mengusung tema “Bermain, Belajar & Berkarya dalam Pelukan Budaya Nusantara”, bertempat di Balai Desa Socah, Selasa (10/06/25).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Komandan Koramil 0829-02/Socah Lettu Inf Abdul Latif beserta anggota, sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan edukatif yang mengedepankan pelestarian budaya serta pembinaan karakter anak-anak melalui pendekatan budaya lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Lettu Inf Abdul Latif menyampaikan bahwa kegiatan kirab budaya seperti ini sangat penting dalam membentuk kepribadian generasi muda yang cinta tanah air serta menghargai nilai-nilai luhur budaya bangsa. “Melalui momentum Hari Anak Nasional, kita dorong anak-anak untuk mengenal dan mencintai budaya Nusantara sebagai bagian dari upaya membentuk karakter bangsa yang kuat dan berakar pada kearifan lokal,” ujarnya.

Kirab budaya yang berlangsung semarak ini melibatkan partisipasi aktif anak-anak dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah Desa Socah, yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia serta menampilkan beragam atraksi kesenian tradisional. Kegiatan ini turut disambut antusias oleh masyarakat setempat yang hadir memadati rute kirab maupun area balai desa.

Pemerintah Desa Socah dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak, khususnya jajaran Koramil 0829-02/Socah, yang telah mendukung kelancaran dan keamanan jalannya acara. Diharapkan kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara rutin guna mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus menjadi media pembelajaran budaya bagi anak-anak sejak dini.

Acara berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kegembiraan, sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam upaya pembinaan generasi penerus yang berkarakter dan berbudaya.

Upaya TNI Tingkatkan Produktivitas Pertanian Melalui Pendampingan Panen di Bangkalan

BANGKALAN — Babinsa Koramil 0829-06/Tanah Merah, Kopral Kepala (Kopka) Eko Yulianto, melaksanakan kegiatan pendampingan panen padi di lahan persawahan milik Bapak Mosleh, anggota Kelompok Tani Rukun Makmur 2, yang berada di Desa Baipajung, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan. Selasa (10/6/25).

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dan bentuk nyata dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas panen menjadi wujud sinergi antara TNI dan petani dalam memajukan sektor pertanian di pedesaan.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan moril serta membantu secara langsung para petani di wilayah binaan. Semoga dengan kebersamaan ini hasil panen semakin baik dan produktivitas pertanian meningkat,” ujar Kopka Eko Yulianto.

Panen yang dilaksanakan bersama ini mendapat respons positif dari para petani setempat. Bapak Mosleh selaku pemilik lahan menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa. Menurutnya, keberadaan aparat TNI di lapangan memberikan semangat lebih bagi petani.

“Terima kasih kepada Pak Babinsa yang telah turun langsung membantu kami. Semoga hubungan baik ini terus terjalin,” ucap Mosleh.

Dengan pendampingan seperti ini, diharapkan mampu meningkatkan hasil pertanian sekaligus memperkuat kemitraan antara TNI dan masyarakat dalam rangka mendukung kedaulatan pangan di tingkat lokal.

Kehadiran Babinsa di Tengah Petani: Serda Joko Santoso Dampingi Panen Padi di Desa Olean

Situbondo – Babinsa Koramil 0823/01 Kota, Serda Joko Santoso, melaksanakan pendampingan panen padi di Dusun Olean Krajan, Desa Olean, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo. Selasa 10/06/2025

Kegiatan ini merupakan bagian dari program TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah binaan. Serda Joko turun langsung membantu proses panen bersama para petani sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat.

“Kami berharap, dengan kehadiran Babinsa di lapangan, para petani semakin semangat dan hasil panennya meningkat,” ujar Serda Joko singkat.

Warga setempat mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang tidak hanya fokus pada tugas keamanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.

Kegiatan Pendampingan Pertanian oleh Babinsa di Desa Gempolan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani

Tulungagung – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Gempolan Serda Relli anggoa Koramil Tipe B 0807/10 Pakel melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian menanam padi bersama petani warga binaan anggota Kelompok Tani “Tani Maju” Desa Gempolan Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung Jawa Timur, Selasa (10/06/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial TNI AD, khususnya melalui peran Babinsa dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa binaannya, khususnya di sektor pertanian.

Serda Relli menjelaskan bahwa kehadirannya di tengah para petani bukan hanya sebagai bentuk dukungan moril, tetapi juga untuk memastikan proses tanam berjalan lancar dan sesuai dengan waktu tanam yang ideal agar hasil panen nanti bisa optimal.

“Pendampingan ini adalah bentuk nyata sinergi TNI dan rakyat. Kami ingin membantu petani meningkatkan produktivitas tanam padi, karena ini bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional. Harapan saya, para petani di Desa Gempolan bisa semakin sejahtera dengan hasil panen yang melimpah,” ujar Serda Relli.

Selain membantu proses penanaman, Serda Relli juga aktif berkoordinasi dengan penyuluh pertanian dan perangkat desa untuk mendukung ketersediaan sarana dan prasarana pertanian yang dibutuhkan para petani.

Kegiatan pendampingan ini mendapat sambutan positif dari para petani. Mereka merasa terbantu dan termotivasi dengan kehadiran Babinsa yang ikut terjun langsung ke sawah, membaur bersama petani dalam suasana gotong royong yang akrab dan penuh semangat.

Upaya ini diharapkan mampu mendorong peningkatan hasil panen sekaligus memperkuat semangat kemandirian pangan di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Babinsa Pakuniran Berperan Aktif dalam Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Melalui Pendampingan Petani.

Probolinggo, Dalam rangka mendukung program Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, Kodim 0820/Probolinggo terus berperan aktif di tengah masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh Serda Hafid M, Babinsa Koramil 0820-17/Pakuniran, yang turut mendampingi kegiatan panen padi di Dusun Krajan 1, Desa Gunggungan Kidul, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo,(10/6).

Panen padi kali ini merupakan milik Bapak Hermanto, seorang petani setempat yang telah lama menjalin kerja sama dengan Babinsa dalam program pendampingan pertanian. Kehadiran Babinsa tidak hanya menjadi bentuk dukungan moril, tetapi juga memastikan kelancaran dan keamanan selama proses panen.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen TNI AD, khususnya Kodim 0820/Probolinggo, dalam menjaga ketahanan pangan nasional melalui sinergi bersama petani di wilayah.

Babinsa Kuripan Gelar Komsos Bersama Warga Desa Wonoasri untuk Perbaikan Jalan.

Probolinggo, Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil jajaran kembali melaksanakan program komunikasi sosial (Komsos) dengan mengajak masyarakat Desa Wonoasri, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo melakukan kerja bakti perbaikan jalan desa, Selasa (10/6).

Anggota Koramil 0820/10 Kuripan Serda Rifa’i mengatakan bahwa dengan kerja bakti perbaikan jalan tersebut diharapkan akses di Desa Wonoasri lebih mudah untuk dilalui yang nantinya berujung pada peningkatan perekonomian masyarakat. Pembinaan lewat komunikasi sosial merupakan salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh aparat teritorial.

“Dengan adanya pembinaan komunikasi sosial diharapkan bisa mengetahui tentang kondisi sosial masyarakat lebih dini sekaligus sebagai media untuk mendapatkan data dan fakta sebagai penunjang tugas kewilayahan,” kata Serda Rifa’i.

Ia menambahkan kegiatan yang dilaksanakan oleh aparat kewilayahan dalam hal ini Babinsa bukan hanya sekedar silahturahmi dan sinergitas dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat maupun tokoh pemuda namun pada semua lapisan masyarakat. Kami sebagai anggota TNI harus bisa dan wajib membaur menjadi satu, manunggal sehingga dapat bersama-sama mengatasi kesulitan yang dialami masyarakat.

“Dengan menjalin komunikasi sosial maka kedekatan dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat dapat terjalin dengan baik sehingga sasaran kegiatan pembinaan teritorial dapat dicapai dengan optimal,” ujarnya.

Sementara salah satu warga Desa Wonoasri, Kecamatan Kuripan yang meminta identitasnya untuk tidak dipublikasikan memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih terhadap aparat kewilayahan khususnya Babinsa selalu ada dalam setiap kegiatan.“Terimakasih pada pak tentara atas apa yang telah dilakukan selama ini di wilayah kami, yang turun langsung bersama warga memperbaiki jalan desa,”tuturnya.