Sinergi TNI dan Pemkab Sidoarjo: Langkah Cepat Atasi Masalah Pengelolaan Sampah di Ngampelsari

Sidoarjo, 11 Juni 2025 – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi, pada Selasa pagi. Kondisi mengenaskan ini memicu keputusan tegas dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk segera mengambil alih pengelolaan TPST demi kenyamanan warga dan keberlanjutan lingkungan.

Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., didampingi Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos., bersama jajaran Forkopimda Sidoarjo tiba di Balai Desa Ngampelsari. Kedatangan mereka disambut oleh Forkopimka Candi dan Kepala Desa Ngampelsari, Bapak Bambang Eko Sumarsono. Setelah berkoordinasi singkat, rombongan langsung bergerak menuju lokasi TPST yang juga dikenal sebagai TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle) di Dusun Kedinding RT 1 RW 1. Di sana, Ketua Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) TPST Desa Ngampelsari, Bapak Samari, turut menyambut rombongan.

Dalam pernyataannya, Bupati H. Subandi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berani menyuarakan keluhannya. “Terima kasih kepada masyarakat yang sudah memberikan informasi terkait kondisi TPST yang kotor ini, sehingga hari ini Forkopimda bisa langsung melakukan sidak,” ujar Bupati. “Kita lihat sendiri bahwa kondisi TPST di Desa Ngampelsari ini berserakan dan menimbulkan bau busuk, sehingga perlu penataan dan pembenahan yang serius. Saya mohon maaf. Agar tidak menjadi masalah yang berkepanjangan, saya perintahkan DLHK, Kepala Desa (Kades) atau Lurah agar mengambil alih pengelolaan TPS3R ini. Hari ini juga saya minta untuk diselesaikan permasalahan ini,” tegas Subandi di lokasi sidak.

Beliau berharap, setelah pengelolaan diambil alih DLHK, sampah dapat dikelola lebih tertib, tanpa tumpukan dan bau menyengat yang mengganggu warga. Bupati juga mendorong pemerintah desa untuk membuat peraturan guna meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. “TPS3R ini penting dikelola dengan baik. Karena Desa Ngampelsari ini padat penduduk. Makanya, harus ada ketegasan dari desa, RT, RW, dan semua perangkat agar lingkungannya menjadi bersih dan sehat bagi warganya,” pintanya.

Kepala DLHK Pemkab Sidoarjo, M. Bahrul Amiq, membenarkan bahwa pihaknya kini bertanggung jawab penuh atas pengelolaan TPS3R Ngampelsari. Menurutnya, kondisi TPS3R ini berulang kali menimbulkan persoalan dan tidak pernah memberikan kontribusi maksimal dalam pelayanan sampah. “Sekarang kita selesaikan hari ini juga. Kami kerahkan 15 truk dan alat berat untuk mengangkat dan membersihkan seluruh sampah di lokasi. Setelah bersih, tim kami akan mengatur ulang tata kelola TPS3R ini, Jangan khawatir. Kami jamin pelayanan sampah tetap berjalan. Ini hanya soal peralihan pengelolaan. Mulai hari ini pengelola yang lama sudah demisioner dan petugas DLHK yang pegang kendali” tegas Bahrul Amiq.

Salah seorang warga Dusun Kedinding, Desa Ngampelsari, Bapak Wagiman, mengaku merasa lega atas gerak cepat Pemkab Sidoarjo dalam menangani masalah sampah di lingkungannya itu. Menurutnya, sudah hampir empat tahun terakhir permasalahan sampah ini tidak kunjung ada titik terang dalam penyelesaiannya. “Alhamdulillah hari ini permasalahan sampah ini sudah ada titik terang dan kami berharap tidak menimbulkan masalah mulai dari bau tidak sedap hingga masalah kesehatan bagi warga sekitarnya,” tandas Wagiman.

Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo menambahkan, sidak yang berlangsung aman dan kondusif ini merupakan bukti nyata sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam merespons cepat laporan masyarakat. “Kondisi TPST yang mengganggu kebersihan dan kesehatan masyarakat ini tidak bisa dibiarkan. Kami dari TNI, bersama unsur Forkopimda lainnya, siap mendukung penuh upaya Pemkab Sidoarjo untuk menata kembali pengelolaan sampah ini,” tegas Dandim. Beliau juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga tanggung jawab kita bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” pungkasnya

Peletakan Batu Pertama Revitalisasi Prasarana Pendidikan di Madiun untuk Tingkatkan Kualitas Belajar

Madiun, 11 Juni 2025, – Pabung Kodim 0803/Madiun Mayor Arm Timbul Moedjihartoyo mewakili Dandim 0803/Madiun Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun menghadiri kegiatan peletakan batu pertama Program Kegiatan Revitalisasi Prasarana Gedung Pendidikan di SMPN 02 Nglames dan SDN Glonggong 01, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Selasa (10/6).

Kegiatan yang dilaksanakan ini menandai dimulainya pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarana belajar mengajar di kedua sekolah tersebut.

Dalam kesempatan, Mayor Arm Timbul Moedjihartoyo menegaskan pentingnya dukungan semua pihak dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman dan memadai bagi para siswa. Menurutnya, revitalisasi prasarana gedung pendidikan merupakan langkah strategis untuk mendukung mutu pendidikan di Kabupaten Madiun.

Mayor Arm Timbul Moedjihartoyo juga berharap dengan adanya fasilitas yang lebih baik, siswa dan guru dapat lebih maksimal dalam proses belajar mengajar.

Forkopimda juga menyampaikan komitmen bersama untuk terus mendukung program-program pendidikan yang bertujuan meningkatkan sumber daya manusia di wilayah Kabupaten Madiun.

Kegiatan peletakan batu pertama ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah yang fokus pada pembangunan infrastruktur pendidikan sebagai upaya menyiapkan generasi muda yang berkualitas dan siap bersaing di masa depan.

Babinsa Balongbendo Dukung Kegiatan Posyandu ILP Remaja untuk Tingkatkan Kesehatan Generasi Muda

Sidoarjo — Rabu, 11 Juni 2025. Komitmen terhadap kesehatan generasi muda tampak nyata di Balai Desa Waruberon, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Babinsa Koramil 0816-10/Balongbendo, Peltu Hadi Susilo, turut serta mendampingi pelaksanaan kegiatan Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) Remaja yang diinisiasi oleh tenaga kesehatan desa.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan remaja, khususnya siswa-siswi SDN Waruberon yang hadir sebanyak 35 orang. Hadir pula dalam kegiatan ini Bidan Desa Waruberon, Ibu Nunung, beserta para kader Posyandu yang dengan penuh semangat melayani para peserta. Acara dimulai dengan sambutan dari Bidan Desa, yang menyampaikan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala di usia remaja, masa di mana pertumbuhan fisik dan psikologis sangat pesat. Selanjutnya, dilakukan pendaftaran dan pendataan peserta, mencakup informasi dasar serta riwayat kesehatan singkat.

Usai administrasi, para remaja menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan yang meliputi Pengukuran tinggi dan berat badan, Pengecekan indeks massa tubuh (IMT), Pemeriksaan mata, Konsultasi dasar mengenai kebugaran dan gaya hidup sehat. Sebagai bentuk perhatian terhadap imunitas para remaja, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian obat dan vitamin, yang diberikan langsung oleh bidan dan didampingi para kader Posyandu.

Dalam kesempatan tersebut, Peltu Hadi Susilo menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat. “Sebagai aparat kewilayahan, tugas kami tidak sebatas menjaga stabilitas keamanan, tapi juga memastikan tumbuh kembang generasi penerus bangsa berjalan optimal. Melalui Posyandu ILP ini, kami ingin memastikan para remaja mendapatkan akses kesehatan dasar, edukasi pola hidup sehat, dan perhatian sejak dini,” tegasnya.

“Sinergi antara TNI, tenaga medis, dan kader desa merupakan kekuatan besar dalam mencetak generasi yang sehat fisik, kuat mental, dan berkarakter cinta tanah air. Mari kita jadikan Posyandu ini sebagai sarana pelayanan primer yang terus tumbuh dan bermanfaat luas,” tambahnya dengan penuh semangat.

Sementara itu, Bidan Nunung mengungkapkan bahwa peran Babinsa sangat membantu dalam menjangkau remaja yang mungkin selama ini enggan datang ke layanan kesehatan. “Pendampingan oleh Babinsa menciptakan suasana yang lebih akrab dan mendukung. Hasilnya, anak-anak lebih antusias mengikuti rangkaian kegiatan, bahkan mereka tampak senang dan aktif bertanya. Ini menjadi modal penting untuk keberlanjutan program kesehatan remaja di desa kami,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan ajakan bersama untuk menjadikan Posyandu ILP Remaja sebagai ruang konsultasi kesehatan berkelanjutan. Tidak hanya sebagai tempat pemeriksaan fisik, namun juga sebagai ruang edukasi dan pembinaan karakter hidup sehat bagi remaja di Desa Waruberon.

Danramil 0829/03 Kamal Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional ke-41 untuk Dukung Perlindungan Anak

BANGKALAN – Danramil 0829-03/Kamal, Kapten Arm Muasari, menghadiri acara Peringatan Hari Anak Nasional ke-41 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh IGTKI Kecamatan Kamal, bertempat di Gedung Pertemuan RP. Moh. Noer Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Desa Telang, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Rabu, (11/6/25).

Acara yang dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai tersebut diikuti oleh sekitar 750 anak-anak beserta orang tua pendamping, berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Peringatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya perlindungan, pendidikan, dan pemenuhan hak-hak anak sejak usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, Danramil Kapten Arm Muasari hadir bersama tiga orang anggota Koramil 0829-03/Kamal yang turut melaksanakan tugas pengamanan (Pam) demi kelancaran dan keamanan jalannya acara.

“Kami mendukung penuh kegiatan positif seperti ini, terutama yang menyangkut masa depan anak-anak kita. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus kita jaga dan bimbing,” ujar Kapten Muasari di sela kegiatan.

Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antara tenaga pendidik, orang tua, dan para pihak yang peduli terhadap tumbuh kembang anak-anak di wilayah Kecamatan Kamal. Dengan semangat kebersamaan dan sinergi semua elemen masyarakat, diharapkan momentum Hari Anak Nasional ini mampu mendorong terciptanya lingkungan yang ramah dan aman bagi anak.

Pentingnya Wawasan Kebangsaan: Pasiops Kodim 0822 Arahkan PNS Baru di Bondowoso

Bondowoso — Dalam rangka menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan nasionalisme sejak dini, Pasiops Kodim 0822/Bondowoso memimpin kegiatan pelatihan senam pagi, Peraturan Baris Berbaris (PBB), serta pengarahan kepada 15 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru di lingkungan Kejaksaan Negeri Bondowoso. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 11 Juni 2025,bertempat di halaman kantor Kejaksaan Negeri Bondowoso.

Acara diawali dengan apel pagi yang dipimpin oleh Bamin Ops Kodim 0822, Pelda Roni, dilanjutkan dengan sesi senam bersama yang dipandu oleh Serka Makrifudin. Setelah itu, peserta mengikuti latihan PBB di tempat sebagai bentuk pengenalan struktur kepemimpinan dan kedisiplinan ala instansi militer. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat karakter serta menanamkan sikap satu komando yang esensial di lingkungan kerja pemerintahan.

Dalam sesi pengarahan, Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso menekankan pentingnya perbedaan antara dunia kampus dan dunia kerja. “Sebagai PNS, saudara sudah harus memahami adanya struktur pimpinan, senioritas, dan tanggung jawab institusional. Bekerjalah secara positif, raihlah prestasi, dan jangan ragu mempublikasikan kegiatan positif ke media sosial,” ujar Kajari.

Senada dengan Kajari, Pasiops Kodim 0822 menegaskan bahwa kegiatan PBB mencerminkan realita dunia kerja di instansi pemerintah, di mana setiap individu harus mampu bekerja dalam satu komando. Ia juga menyampaikan materi wawasan kebangsaan guna memperkuat jiwa nasionalisme para PNS baru, dengan menekankan pentingnya pemahaman atas kekayaan sumber daya alam dan manusia dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kegiatan serupa direncanakan akan kembali digelar pada Jumat, 13 Juni 2025, dengan melibatkan seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Bondowoso. Diharapkan, pelatihan ini mampu membentuk karakter ASN yang disiplin, berintegritas, dan memiliki semangat kebangsaan tinggi dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi negara.

Pentingnya Bela Negara: Dandim Bondowoso Tekankan Tanggung Jawab Bersama dalam Vidcon Komsos

Bondowoso – Komandan Kodim 0822/Bondowoso, Letkol Arh Achmad Yani, S.E., M.Han., turut serta dalam kegiatan Video Conference (Vidcon) bersama Waaster Kasad, Brigjen TNI Taufiq Shobri, pada Rabu (11/6/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula Makodim 0822 Bondowoso ini mengangkat tema “Penyelenggaraan Komunikasi Sosial dengan Keluarga Besar TNI AD Tingkat Pusat TA.2025” dan diikuti oleh sekitar 20 peserta dari unsur TNI aktif, purnawirawan, dan organisasi keluarga besar TNI.

Kegiatan dimulai dengan registrasi peserta, diikuti dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa. Kemudian ditayangkan video program unggulan TNI AD yang menyoroti pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung pertahanan negara melalui pendekatan edukatif dan kebangsaan. Penanggung jawab kegiatan adalah Pj Pasi Ter Kodim 0822, Lettu Inf Rahmat Wahyuhan.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Taufiq Shobri menekankan pentingnya wawasan kebangsaan dan bela negara di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Ia mengingatkan bahwa bela negara bukan semata tugas TNI dan Polri, melainkan tanggung jawab seluruh warga negara. “Nilai-nilai kebangsaan harus kita hayati dan amalkan setiap hari. Jangan biarkan generasi muda kita kehilangan jati diri karena tergerus arus informasi yang tidak terfilter,” tegasnya.

Sejumlah tokoh nasional turut memberikan materi secara daring, seperti Kepala BPIP RI Prof. K.H. Yudian Wahyudi, Kepala Deputi Kemenko Polhukam Mayor Jenderal TNI Purwito Hadi Wardhono, serta Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Dr. Bahtiar. Masing-masing menyampaikan perspektif penting tentang peran keluarga besar TNI dalam menjaga keutuhan NKRI dan mendorong partisipasi aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab, yang kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu nasional “Bagimu Negeri”. Suasana kebersamaan dan semangat nasionalisme terasa kental sepanjang kegiatan, yang menjadi momentum penting memperkuat sinergi antara TNI dan elemen masyarakat.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mempererat tali silaturahmi antara prajurit aktif dan purnawirawan TNI, tetapi juga sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya wawasan kebangsaan di tengah masyarakat. Melalui forum ini, Kodim 0822 Bondowoso menunjukkan komitmennya dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui pendekatan komunikasi sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

Komsos TNI Angkat Tema Disintegrasi Bangsa untuk Memperkuat Soliditas Keluarga TNI di Tulungagung

Tulungagung – Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letnan Kolonel Kav Mohammad Nashir, S.Hub.Int., bersama sejumlah perwakilan dari organisasi Keluarga Besar TNI (KBT) wilayah Tulungagung, mengikuti kegiatan Penyelenggaraan Komunikasi Sosial (Komsos) Dengan Keluarga Besar TNI Tingkat Pusat Tahun Anggaran 2025. Kegiatan yang berlangsung secara virtual tersebut dilaksanakan di Aula Pandu Sakti Makodim 0807/Tulungagung, Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 17, Kelurahan Kampungdalem, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (11/06/2025).

Turut hadir dalam kegiatan ini unsur organisasi KBT Tulungagung seperti Pepabri, FKPPI, LVRI, Piveri, ASN TNI, Warakawuri, Hipakad, dan PPAD. Kegiatan strategis ini digelar oleh Markas Besar Angkatan Darat dan dipimpin langsung oleh Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Waaster Kasad) Bidang Tahwil, Komsos, dan Bhakti TNI, Brigjen TNI Taufiq Shobri.

Dengan mengangkat tema “Peran Keluarga Besar TNI Dalam Mencegah Timbulnya Disintegrasi Bangsa Guna Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Dalam Rangka Menjaga Keutuhan dan Kedaulatan NKRI”, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan sinergi antara TNI AD dan keluarga besarnya dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan di tengah dinamika global dan nasional.

Dalam keterangannya, Dandim 0807/Tulungagung Letkol Kav Mohammad Nashir menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat soliditas antar elemen bangsa, khususnya keluarga besar TNI.

“Melalui kegiatan ini, kita memperkuat kembali nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan semangat gotong royong. Keluarga Besar TNI memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan NKRI dari segala bentuk ancaman, baik nyata maupun tidak nyata, termasuk upaya disintegrasi bangsa,” tegas Dandim.

Lebih lanjut, Letkol Kav Mohammad Nashir menambahkan bahwa Kodim 0807/Tulungagung siap menjadi garda terdepan dalam memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara TNI dan komponen masyarakat, khususnya keluarga besar TNI di wilayah Tulungagung.

Acara berlangsung tertib dan penuh semangat kebangsaan dengan sesi tanya jawab serta penyampaian arahan dari Mabesad kepada seluruh peserta yang hadir secara virtual di seluruh Indonesia.

Babinsa Burneh Monitoring Usaha Pertanian untuk Meningkatkan Produktivitas di Bangkalan

BANGKALAN – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan pengawasan aktivitas pertanian di wilayah binaan, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0829-04/Burneh, Koptu Anang Krisdianto, melaksanakan kegiatan monitoring usaha selep gaba milik warga atas nama H. Holil di Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, pada hari Rabu (11/6/25).

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas kewilayahan Babinsa dalam menjalin komunikasi dan membina hubungan baik dengan masyarakat, khususnya pelaku usaha pertanian di desa binaan. Dalam kegiatan tersebut, Koptu Anang Krisdianto turut berdialog dengan pemilik selep gaba guna mengetahui perkembangan usaha serta kendala-kendala yang dihadapi.

Menurut Koptu Anang, monitoring ini bertujuan untuk memastikan bahwa aktivitas pertanian dan usaha pendukung seperti selep gaba berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi perekonomian warga desa.

“Kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian kami dalam mendukung usaha masyarakat di sektor pertanian, sehingga Babinsa dapat memberikan masukan atau solusi jika ditemukan permasalahan di lapangan,” ujar Koptu Anang.

Koramil 0829-04/Burneh terus berkomitmen dalam membina desa dan mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam pengembangan ekonomi lokal.

Babinsa Gayungan Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Penanaman Padi Bersama Kelompok Tani Garuda

Surabaya, – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional, Babinsa Kelurahan Gayungan, Koramil 0830/18 Gayungan, Sertu Rachmad Soleh, membantu penanaman bibit padi jenis Serang di lahan persawahan milik Bapak Bagus yang tergabung dalam Kelompok Tani Garuda.

Kegiatan ini berlangsung di Jl. Gayungan 8, Surabaya, dengan luas lahan yang ditanami mencapai 1 hektare. Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian serta menjaga stabilitas pangan di wilayah.

Sertu Rachmad Soleh mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani bertujuan untuk memberikan semangat serta mendukung secara langsung kegiatan pertanian. “Kami siap mendampingi petani dalam berbagai tahapan, mulai dari persiapan lahan, penanaman hingga masa panen. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam mendukung swasembada pangan di daerah,” ujarnya.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan hasil panen padi dapat meningkat dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar. Jenis padi Serang yang ditanam diketahui memiliki ketahanan terhadap hama serta produktivitas yang tinggi, sehingga cocok untuk mendukung program ketahanan pangan jangka panjang.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat dan kelompok tani setempat yang merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa dalam kegiatan pertanian.

Danramil 0822/01 Tekankan Tanggung Jawab Tinggi dalam Menjaga Keamanan Wilayah

Bondowoso – Danramil 01 Kodim 0822 Bondowoso Kapten Inf Basuki memimpin apel pagi bersama 25 personel Koramil 0822 pada Rabu (11/25) Dalam kegiatan ini, Danramil menekankan pentingnya kedisiplinan, kesiapsiagaan, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik satuan.

Dalam arahannya, Kapten Inf Basuki mengingatkan seluruh personel agar selalu siap bergerak kapan pun diperlukan. beliau juga menegaskan bahwa tugas sebagai prajurit TNI membutuhkan tanggung jawab tinggi, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tugas masing-masing.

“Saya harap seluruh personel tetap disiplin dan menghindari pelanggaran sekecil apa pun. Selain itu, handphone harus selalu dalam kondisi standby atau on call, sehingga jika ada perintah mendadak, kalian bisa segera merespons,” ujar Kapten Inf Basuki di hadapan para prajurit.

Apel pagi ini juga menjadi ajang evaluasi terhadap kinerja personel serta koordinasi terkait tugas-tugas mendatang. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan setiap anggota dapat menjalankan tugas dengan maksimal dan tetap menjaga profesionalisme sebagai prajurit TNI.

Dengan adanya apel rutin seperti ini, kedisiplinan dan kesiapan personel Koramil dan Kodim 0822 semakin terjaga. Danramil juga memastikan bahwa seluruh anggotanya selalu siap siaga dalam menjalankan tugas demi menjaga keamanan serta mendukung program-program strategis TNI di wilayah Bondowoso.