TMMD ke-126 Kodim Mojokerto Bangun Sumur Bor Dukung Program TNI Manunggal Air Bersih

Mojokerto, – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0815/Mojokerto terus menunjukkan progres nyata di lapangan. Salah satu sasaran tambahan dalam kegiatan ini adalah pembangunan sumur bor yang menjadi bagian dari program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB).

Program unggulan Kasad ini bertujuan menyediakan akses air bersih bagi masyarakat pedesaan. Dari lima titik sasaran TMMD ke-126, salah satunya berada di Dusun Sumbertanggul, Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Progres pengeboran telah mencapai kedalaman 60 meter.

Pasiter Kodim 0815/Mojokerto, Kapten Cba Dodik Satrio Nugroho, menjelaskan di lokasi, Rabu (15/10/2025), bahwa hingga hari ketujuh pelaksanaan TMMD, progres pembangunan sumur bor telah mencapai sekitar 20 persen sejak kegiatan dibuka pada 8 Oktober 2025.

“Pengerjaan sasaran tambahan berupa sumur bor ini merupakan tindak lanjut dari program prioritas Kasad untuk mendukung ketersediaan air bersih di wilayah yang membutuhkan. Hingga saat ini, progres pengerjaan sudah mencapai 20 persen dengan kedalaman pengeboran mencapai 60 meter,” ungkap Kapten Dodik.

Kapten Dodik menambahkan bahwa keberadaan sumur bor tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat sekitar, terutama pada musim kemarau. “Kami berharap fasilitas ini nantinya dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh warga, dan menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah rakyat,” pungkasnya.

Babinsa Blega Dampingi Proyek Optimasi Lahan Dukung Pembangunan Infrastruktur Desa Lomaer

Bangkalan — Babinsa Koramil 0829-09/Blega, Sertu Akhmad Syaiful Bahri, melaksanakan kegiatan pendampingan pengerjaan proyek optimasi lahan (oplah) di Dusun Gin Laok, Desa Lomaer, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Rabu (15/10/25).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembangunan dengan dukungan alat berat berupa excavator melalui anggaran tahun 2025. Pendampingan Babinsa bertujuan memastikan kegiatan berjalan lancar, tepat sasaran, serta memberi manfaat bagi masyarakat setempat.

Sertu Akhmad Syaiful Bahri menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mempercepat pembangunan di desa. “Kami ikut membantu dan mengawasi agar pelaksanaan kegiatan ini berjalan sesuai rencana dan membawa dampak positif bagi warga,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan mendapat sambutan baik dari masyarakat Desa Lomaer yang antusias menyambut adanya pembangunan infrastruktur di wilayah mereka.

Babinsa Jogoroto Dampingi Petani Desa Jarakkulon Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Jombang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 0814-18/Jogoroto Serka Syaipul Amin melaksanakan pendampingan kepada petani di Desa Jarakkulon, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini dilakukan dengan membantu proses pengairan tanaman jagung di lahan milik petani binaan bersama PPL setempat. (Rabu, 15/10/2025)

Serka Syaipul Amin menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memotivasi para petani agar lebih semangat dalam mengolah lahan dan meningkatkan hasil produksi pertanian. “Dengan turun langsung ke sawah, kami berharap dapat memberikan dorongan dan semangat kepada petani dalam mengoptimalkan hasil panen,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil 0814-18/Jogoroto Kapten Inf Muhammad Usman menegaskan bahwa Babinsa akan terus aktif melakukan pendampingan kepada para petani sebagai wujud nyata TNI dalam membantu pemerintah mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.

Babinsa Desa Sumberkare Dukung Sosialisasi PKH Wujudkan Kesejahteraan Keluarga Pra-Sejahtera

Probolinggo – Dalam upaya memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan dan pemerintah desa, Serda Bahrin, Babinsa Desa Sumberkare Koramil 0820-07/Wonomerto, menghadiri kegiatan Sosialisasi Program Keluarga Harapan (PKH) yang digelar di Balai Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, pada Rabu (15/10/2025).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Sumberkare ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang maksud, tujuan, dan manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga pra-sejahtera.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Serda Bahrin menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memahami serta mendukung pelaksanaan program pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata. Ia juga menegaskan bahwa TNI selalu siap mendukung kegiatan positif yang menyentuh langsung kepentingan warga di wilayah binaannya.

“Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat bisa memahami dengan jelas tujuan dari PKH, sehingga tidak timbul kesalahpahaman dan program bisa berjalan tepat sasaran,” ujar Serda Bahrin di sela kegiatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Desa Sumberkare, Babinsa Desa Sumberkare, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Sumberkare yang tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi.

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, mencerminkan sinergi yang baik antara pemerintah desa, TNI, dan masyarakat dalam mendukung program-program kesejahteraan yang dicanangkan pemerintah pusat.

Program TNI AD Menyatu dengan Alam Pulihkan Ekosistem Lereng Gunung Lawu

Ngawi – Kita tentu masih mengingat peristiwa kebakaran hebat yang melanda kawasan Gunung Lawu pada Oktober 2023. Kebakaran tersebut menghanguskan lebih dari 1.900 hektare lahan yang tersebar di tiga kabupaten, yaitu Ngawi, Magetan, dan Karanganyar.

Dua tahun berselang, kondisi kawasan tersebut telah berubah drastis. Lahan-lahan yang sebelumnya gersang dan gundul akibat kebakaran, kini telah hijau kembali dengan berbagai tanaman produktif yang ditanam melalui program TNI AD Menyatu dengan Alam yang diprakarsai oleh Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pada Desember 2023.

Hartoyo, warga Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, mengapresiasi langkah TNI AD yang telah melakukan penghijauan kembali di lereng Gunung Lawu. Ia menyebut, program tersebut sangat berdampak positif bagi kelestarian alam dan dapat mencegah terjadinya bencana alam.

“Kegiatan (penghijauan) yang dilakukan di lereng Gunung Lawu bersama bapak-bapak dari TNI Angkatan Darat kemarin sangat bermanfaat. Program ini tidak hanya membantu dalam mencegah kebakaran hutan, tetapi juga berperan penting dalam menahan erosi tanah,” kata pria paruh baya itu di lokasi lahan bekas kebakaran yang kini telah hijau kembali, Selasa (14/10/2025). Selain itu, menurutnya, tanaman produktif seperti kopi, duwet, dan nangka yang telah ditanam turut memberi nilai tambah bagi perekonomian warga. Selain berfungsi menjaga ekosistem, hasil dari tanaman tersebut juga bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Lawu Utara itu pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI AD yang dinilainya sangat peduli terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Ia juga berharap, kegiatan positif semacam itu dapat terus dilakukan.

“ Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas program dari TNI Angkatan Darat ini. Semoga ke depannya program-program seperti ini terus berlanjut dan menjadi contoh bagi masyarakat untuk menjaga lingkungan, khususnya dari ancaman kebakaran hutan,” ujarnya.

Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan bahwa program TNI AD Menyatu dengan Alam merupakan salah satu inisiatif TNI AD yang bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menjaga kelestarian kawasan hutan nasional. “Dengan menggandeng pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya, TNI AD berupaya menjaga kelestarian alam, khususnya kawasan hutan yang rawan bencana. Jadi tidak hanya di Gunung Lawu, tetapi juga di kawasan-kawasan rawan bencana lainnya di seluruh Indonesia,” terangnya.

Sejalan dengan itu, Untoro juga mengingatkan bahwa upaya menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya satu institusi. “Menjaga kelestarian alam adalah tugas kita semua. Ini merupakan investasi jangka panjang yang penting demi keberlangsungan hidup generasi yang akan datang,” sebutnya.

Dansatgas TMMD ke-126 Kodim 0816/Sidoarjo Tinjau Progres Pembangunan Desa Kedondong Tulangan

Sidoarjo,– Dansatgas TMMD ke-126 Kodim 0816/Sidoarjo, Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, S.H., M.Han., melakukan pemantauan dan pengendalian langsung ke lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Selasa (14/10/2025)

Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan seluruh program TMMD, baik sasaran fisik maupun non-fisik, berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam kunjungannya, Letkol Czi Shobirin meninjau sejumlah titik pekerjaan utama, di antaranya pembangunan plengsengan irigasi, pemavingan jalan lingkungan, pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu), serta pelatihan Make Up Artist (MUA) yang melibatkan masyarakat setempat.

Pembangunan plengsengan difokuskan pada penguatan tebing saluran air guna mencegah longsor dan memperlancar aliran irigasi, sementara pemavingan jalan dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas antarwilayah desa sehingga aktivitas warga menjadi lebih mudah dan aman. Program Rutilahu menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap warga kurang mampu, sedangkan pelatihan MUA termasuk dalam kegiatan non-fisik yang bertujuan membuka peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan.

Dansatgas TMMD menyampaikan bahwa kegiatan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga mengedepankan semangat kebersamaan, pemberdayaan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “TMMD bukan hanya membangun jalan, jembatan, atau rumah, tetapi juga membangun semangat dan harapan masyarakat. Kami ingin kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya, baik melalui infrastruktur yang lebih baik maupun keterampilan yang menambah penghasilan warga,” ujar Letkol Czi Shobirin.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara TNI, pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam menyukseskan program TMMD. Menurutnya, keberhasilan TMMD ditentukan oleh kuatnya gotong royong dan kebersamaan di lapangan. “Setiap pihak memiliki peran. Ketika masyarakat ikut terlibat aktif, hasilnya akan lebih maksimal dan berkelanjutan. TMMD ini bukan hanya program kerja, melainkan bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Dansatgas juga memberikan arahan kepada personel Satgas agar menjaga kualitas hasil pekerjaan, memperhatikan keselamatan kerja, serta memprioritaskan tenaga lokal agar manfaat ekonomi langsung dirasakan warga sekitar. Ia juga menegaskan pentingnya dokumentasi dan pelaporan yang baik demi menjaga transparansi dan akuntabilitas kegiatan.

Peninjauan tersebut juga menjadi sarana evaluasi lapangan terkait progres pekerjaan, kebutuhan alat kerja, dan upaya penyelesaian kendala teknis yang muncul selama pelaksanaan. Dansatgas turut memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Kedondong yang dengan penuh semangat bergotong royong membantu Satgas TMMD dalam setiap tahap pembangunan.

Program TMMD ke-126 di Desa Kedondong dirancang untuk menyentuh dua aspek utama: pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Dengan pengawasan langsung dari Dansatgas, diharapkan seluruh sasaran dapat terselesaikan tepat mutu, tepat waktu, dan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan warga desa.

Satgas TMMD ke-126 Kodim 0816/Sidoarjo Perbaiki Rumah Tidak Layak Huni Warga Desa

Sidoarjo, Selasa (14 Oktober 2025) — Semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali terpancar dari kegiatan Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0816/Sidoarjo yang tengah berlangsung di Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo.

Kali ini, para prajurit Satgas TMMD bersama masyarakat setempat bergandeng tangan memperbaiki Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik beberapa warga kurang mampu, di antaranya Bapak Kastono, Bapak Nanang, Bapak Deni, dan Ibu Lusiana. Dengan penuh semangat, mereka bekerja keras membenahi rumah-rumah tersebut agar menjadi tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk dihuni.

Program perbaikan Rutilahu ini menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya warga desa yang membutuhkan. Dari rumah yang sebelumnya nyaris roboh, kini perlahan menjelma menjadi hunian yang bersih dan layak, menghadirkan senyum dan harapan baru bagi para pemiliknya.

Dansatgas TMMD ke-126 Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, S.H., M.Han. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik semata, tetapi juga pada pembangunan sosial dan penguatan nilai-nilai kebersamaan. “Melalui TMMD ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat. Semoga rumah yang telah kami benahi bisa menjadi tempat tinggal yang layak sekaligus memberikan semangat baru bagi keluarga penerimanya,” ujar Letkol Shobirin.

Lebih lanjut, Dansatgas menjelaskan bahwa kegiatan Rutilahu dilaksanakan secara bergotong royong dengan melibatkan unsur pemerintah desa, masyarakat, dan personel TNI. Kolaborasi ini tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan rasa persaudaraan di tengah masyarakat desa.

Salah satu penerima bantuan, Ibu Lusiana, menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya kepada para prajurit TNI yang telah membantu memperbaiki rumahnya. “Saya sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Rumah kami dulu bocor dan dindingnya sudah rapuh, tapi sekarang sudah jauh lebih baik. Semoga kebaikan bapak-bapak dibalas oleh Tuhan,” tutur Ibu Lusiana sambil menahan haru.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program TMMD ke-126 Tahun 2025 Kodim 0816/Sidoarjo, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan, mempercepat pemerataan pembangunan, serta mempererat kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

Dengan penuh semangat dan keikhlasan, Satgas TMMD bersama warga Desa Kedondong terus bekerja tanpa kenal lelah. Deru alat bangunan, keringat, dan tawa kebersamaan menjadi saksi nyata sinergi antara prajurit dan rakyat dalam mewujudkan desa yang lebih maju dan sejahtera.

Babinsa Koramil 0830-18/Gayungan Latih Dasar Kepemimpinan Siswa SMKN 3 Surabaya

SURABAYA – Bertempat di SMKN 3 Surabaya, Jalan Ahmad Yani No. 319, Kecamatan Gayungan, Babinsa Kelurahan Dukuh Menanggal Koramil 0830/18 Gayungan, Sertu Moh Edi Santoso dan Koptu Ujang, memberikan pelatihan Dasar-Dasar Kepemimpinan Siswa (DDKS) kepada siswa kelas 10 dan 11 pada hari Selasa (14/10/2025).

Kegiatan DDKS ini meliputi materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dasar, kedisiplinan, dan kekompakan. Para Babinsa memberikan contoh serta pengarahan langsung kepada para siswa untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab, dan rasa kebersamaan.

Sertu Moh Edi Santoso menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membentuk karakter siswa agar memiliki kedisiplinan yang tinggi, baik terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat nasionalisme dan jiwa kepemimpinan di kalangan pelajar.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap para siswa SMKN 3 Surabaya mampu menjadi generasi muda yang tangguh, berdisiplin, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab yang tinggi,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswa. Mereka menilai kegiatan tersebut mampu memperkuat karakter serta meningkatkan semangat kedisiplinan yang menjadi bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan DDKS yang digelar Babinsa ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai upaya mencetak generasi muda berkarakter, berjiwa pemimpin, dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

TNI–Polri Perkuat Kesiapsiagaan Satlinmas Desa Gamping Melalui Pembinaan Teritorial Humanis

TRENGGALEK – Komitmen TNI–Polri dalam memperkuat keamanan berbasis desa kembali terlihat di Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek. Posramil 0806/Suruh melalui pendekatan teritorial yang humanis menggelar pembinaan intensif bagi Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Desa Gamping, Selasa (14/10/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bati Tuud Posramil 0806/Suruh, Serma Mustofa, sebagai bentuk penguatan kesiapsiagaan desa. Sejak awal pelatihan, ia menegaskan bahwa Linmas bukan sekadar pelengkap pemerintahan desa, melainkan garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Peran Linmas sangat krusial. Mereka wajib memahami tugas, bersikap tegas, namun tetap menenangkan warga,” ujar Serma Mustofa. Ia juga menekankan pentingnya latihan yang menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesiapan menghadapi dinamika sosial di tingkat desa.

Di halaman Balai Desa Gamping, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan baris-berbaris (PBB). Suara aba-aba menggema membentuk barisan disiplin yang menjadi dasar karakter Linmas. Latihan ini tidak hanya membentuk fisik, tetapi juga mental tangguh dan responsif terhadap situasi lapangan.

Kepala Desa Gamping, Puguh Arbiyantoro, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan TNI dalam kegiatan ini. Ia menilai pembinaan Linmas sangat penting dalam menjaga ketertiban desa, sekaligus memperkuat peran mereka sebagai pelindung masyarakat di setiap kegiatan kemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, TNI–Polri berkomitmen memperkuat sinergi dengan masyarakat untuk menciptakan keamanan dan ketertiban hingga tingkat desa. Pembinaan Linmas menjadi pondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat ketahanan wilayah di masa depan.

Babinsa Latih Dasar PBB Bentuk Disiplin dan Karakter Pelajar SMPN 1 Dagangan

MADIUN – Babinsa Desa Banjarsari Kulon Koramil 0803-14/Dagangan, Serka Suwarto, memberikan pelatihan dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada para siswa-siswi anggota OSIS SMPN 1 Dagangan di Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Selasa (14/10/2025).

Kegiatan ini bertujuan menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama di kalangan pelajar sejak dini. Dalam pelatihan tersebut, Serka Suwarto memberikan materi teori sekaligus praktik dasar baris-berbaris, termasuk gerakan di tempat dan berjalan.

Menurutnya, latihan PBB bukan hanya soal barisan yang rapi, tetapi juga melatih kedisiplinan, kekompakan, serta semangat kebersamaan di antara para siswa. “Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan para siswa dapat memiliki karakter yang tangguh, disiplin, dan mampu bekerja sama dengan baik dalam berbagai kegiatan sekolah,” ujar Serka Suwarto.

Kepala SMPN 1 Dagangan menyampaikan apresiasi atas dukungan Babinsa yang telah meluangkan waktu untuk memberikan pembinaan kepada peserta didik. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dalam membentuk karakter dan meningkatkan semangat kebangsaan siswa.

Pelatihan PBB ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta. Suasana lapangan sekolah tampak hidup dengan semangat para siswa yang mengikuti setiap instruksi dengan serius.

Melalui kegiatan seperti ini, TNI bersama pihak sekolah terus berupaya menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kedisiplinan generasi muda sebagai bekal dalam menghadapi masa depan.