Babinsa Karangan Wujudkan Sinergitas Lewat Tradisi Bersih Desa Ngentrong Tahun 2025

TRENGGALEK — Tradisi tahunan Bersih Desa Ngentrong kembali digelar melibatkan TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat. Ziarah makam leluhur dipimpin Babinsa Sertu Budi Kurniawan menjadi kegiatan utama yang menggambarkan kebersamaan seluruh unsur dalam menjaga nilai budaya desa ini secara penuh khidmat.

Suasana ziarah berlangsung khidmat saat masyarakat, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas menabur bunga serta memanjatkan doa bagi para leluhur yang telah berjasa. Tradisi ini menjadi simbol penghormatan mendalam sekaligus pengikat hubungan sosial antarwarga serta memperkuat sinergitas aparat keamanan dan pemerintah desa setempat.

Babinsa Sertu Budi Kurniawan menjelaskan bahwa Bersih Desa merupakan tradisi turun-temurun sarat nilai luhur. Ia menegaskan kegiatan ini bukan sekadar ritual tahunan, tetapi wujud rasa syukur masyarakat atas rezeki dan keselamatan yang dianugerahkan Tuhan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari di desa.

Sebagai aparat teritorial, Babinsa menilai kehadiran TNI dalam kegiatan adat adalah bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus sarana mempererat hubungan dengan masyarakat. Tradisi seperti ini menumbuhkan semangat gotong royong, persaudaraan, serta memperkuat komitmen menjaga keharmonisan sosial Desa Ngentrong setiap tahun.

Kepala Desa Ngentrong dan Bhabinkamtibmas menegaskan pentingnya sinergitas TNI, Polri, dan pemerintah desa dalam menjaga keamanan serta ketertiban. Kehadiran aparat dinilai memberi dampak positif karena mendorong kekompakan warga. Sinergi tiga pilar terbukti memperkuat kenyamanan lingkungan serta stabilitas wilayah secara menyeluruh.

Rangkaian Bersih Desa juga meliputi kerja bakti, pemasangan umbul-umbul, dan doa bersama di balai desa yang diikuti seluruh elemen masyarakat. Tradisi ini memperkuat karakter kebangsaan, menanamkan nilai gotong royong, serta diharapkan terus diwariskan bagi generasi muda Ngentrong di masa mendatang.

Babinsa Wonomerto Laksanakan Karya Bakti Bersihkan Selokan Cegah Banjir Musim Hujan

PROBOLINGGO — Babinsa Desa Pohsangit Tengah Koramil 0820/07 Wonomerto, Serma Abdul Munib melaksanakan karya bakti bersama warga membersihkan selokan untuk mengantisipasi banjir. Kegiatan gotong royong ini dilakukan guna menjaga kebersihan lingkungan. “Karya bakti meningkatkan kepedulian masyarakat,” ungkap Serma Munib.

Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu pagi dengan melibatkan perangkat desa dan warga setempat. Pembersihan selokan difokuskan pada saluran air yang tersumbat sampah dan endapan lumpur. Kolaborasi Babinsa dan masyarakat bertujuan memperlancar aliran air agar tidak menimbulkan genangan pada saat hujan deras.

Serma Munib menjelaskan bahwa karya bakti tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga mempererat silaturahmi. Ia menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menjaga lingkungan serta menumbuhkan semangat gotong royong warga. Upaya ini menjadi contoh nyata peran Babinsa dalam kehidupan sosial masyarakat.

Selain menjaga ekosistem desa, kegiatan karya bakti juga menunjukkan tanggung jawab Babinsa untuk hadir membantu masyarakat. Serma Munib menekankan bahwa keberadaannya harus memberikan manfaat dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan, sekaligus mendukung kehidupan yang aman, bersih, dan nyaman bagi warga desa.

Warga Desa Pohsangit Tengah menyambut baik kegiatan tersebut. Kehadiran Babinsa dianggap memberi dampak positif karena mendorong kesadaran masyarakat dalam memelihara kebersihan. Keterlibatan warga selama kegiatan menunjukkan kuatnya hubungan sosial yang telah terbangun antara TNI dan masyarakat desa.

Melalui karya bakti ini, masyarakat berharap kebersihan lingkungan tetap terjaga, kesadaran kolektif meningkat, dan hubungan harmonis antara Babinsa serta warga semakin menguat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen bersama menjaga kenyamanan lingkungan di wilayah binaan secara berkelanjutan.

Musrenbangdes Gebang Libatkan Aparat Koramil Bahas Arah Pembangunan Desa 2026

BANGKALAN — Kegiatan Musrenbangdes Tahun 2026 di Desa Gebang menjadi ruang utama dalam penetapan arah pembangunan desa. Danramil 0829-01/Kota Kapten Caj Siswanto bersama Babinsa menghadiri agenda ini sebagai bentuk dukungan terhadap perencanaan desa yang terarah dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Musrenbangdes yang digelar di Balai Desa Gebang pada Jumat (31/10/25) menghadirkan Camat Kota Bangkalan Achmadi Safar, SE., serta perangkat kecamatan, pemerintah desa, pendamping desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Kehadiran seluruh unsur ini memperkuat proses musyawarah agar lebih objektif dan konstruktif.

Dalam pertemuan tersebut, peserta membahas penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2026 sebagai dasar pengelolaan keuangan desa. Rapat juga menyoroti peninjauan gudang KDMP Desa Gebang guna memastikan kesiapan fasilitas pendukung program ekonomi masyarakat.

Pembahasan lainnya berfokus pada musyawarah khusus pengelolaan pinjaman dana desa melalui KDMP. Tujuannya untuk memperkuat kegiatan ekonomi berbasis pemberdayaan warga agar manfaat program dapat dirasakan secara langsung dan berkelanjutan oleh masyarakat Desa Gebang.

Danramil 0829-01/Kota Kapten Caj Siswanto menegaskan pentingnya sinergi aparat kewilayahan dalam setiap proses perencanaan pembangunan desa. Ia menyampaikan, “Musrenbangdes merupakan wadah strategis bagi seluruh elemen masyarakat untuk merumuskan prioritas pembangunan yang benar-benar dibutuhkan warga.”

Melalui agenda Musrenbangdes ini, Koramil 0829-01/Kota berharap seluruh rencana pembangunan dapat terlaksana secara tepat sasaran sesuai kepentingan masyarakat, sekaligus memperkuat kemajuan Desa Gebang pada tahun mendatang.

Kodim 0806/Trenggalek Perkuat Sinergi Pertanian Wujudkan Peningkatan Ketahanan Pangan Trenggalek

TRENGGALEK – Kolaborasi TNI bersama Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali menunjukkan hasil nyata melalui pelaksanaan Labuh Tasyakuran Panen Raya Padi di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari. Kegiatan yang digelar Gapoktan Sinar Tani pada Jumat (31/10/2025) menjadi momentum penting peningkatan ketahanan pangan nasional.

Panen raya ini dihadiri jajaran Kodim 0806/Trenggalek, Dinas Pertanian Kabupaten Trenggalek, perangkat desa, dan para petani. Agenda ini tidak hanya menjadi ungkapan syukur atas hasil panen yang melimpah, tetapi juga bukti kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung kesejahteraan petani serta kemandirian pangan desa.

Pasiter Kodim 0806/Trenggalek Kapten Inf Moh. Anwar Idris menegaskan komitmen TNI dalam mendampingi petani melalui peran satuan teritorial. “TNI bersama Dinas Pertanian akan terus bersinergi mendorong produktivitas pertanian agar kehidupan petani semakin baik,” tegasnya dalam pernyataannya pada kegiatan tersebut.

Kapten Anwar menilai ketahanan pangan sebagai tanggung jawab bersama. Ia menekankan bahwa TNI hadir untuk menjaga keamanan sekaligus memastikan kecukupan pangan sebagai unsur strategis pertahanan nasional. “Pangan adalah kekuatan strategis. Bila pangan kita kuat, maka ketahanan nasional pun akan kokoh,” ujarnya menambahkan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Trenggalek memberikan apresiasi atas pendampingan TNI, mulai dari proses tanam hingga panen. Kehadiran Babinsa dianggap mampu memotivasi petani meningkatkan produktivitas melalui penerapan pola tanam yang lebih tepat dan pemanfaatan bibit unggul sebagai langkah penguatan sektor pertanian.

Panen raya Gapoktan Sinar Tani menunjukkan adanya peningkatan hasil pertanian dibanding tahun sebelumnya. Sinergi pemerintah daerah dan TNI menghasilkan output konkret bagi masyarakat, terutama dalam hal efisiensi pola tanam, optimalisasi penggunaan pupuk, serta penguatan kapasitas petani melalui pendampingan berkelanjutan.

Selain panen, kegiatan tasyakuran diisi doa bersama sebagai ungkapan syukur. Suasana kebersamaan antara petani, TNI, dan pemerintah daerah tampak hangat. Para petani menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Babinsa dan penyuluh pertanian yang konsisten hadir di lapangan membantu kebutuhan teknis pertanian.

Melalui program pendampingan pertanian berkelanjutan, TNI terus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Trenggalek. Fokus pendampingan mencakup adaptasi perubahan iklim, manajemen irigasi, dan penggunaan teknologi modern agar sektor pertanian semakin tangguh menghadapi tantangan.

Kegiatan ini memberi inspirasi bagi desa lain di Kabupaten Trenggalek dalam memperkuat inovasi dan kolaborasi sektor pertanian. Pemerintah daerah bersama TNI menilai keberhasilan ini layak diperluas agar memberi dampak lebih besar bagi perekonomian masyarakat setempat.

Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah diharapkan mampu menjadi contoh nasional dalam membangun ketahanan pangan yang kokoh, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi masyarakat luas.

Babinsa Kapasari Salurkan Sembako Jumat Berkah Perkuat Kepedulian Sosial Koramil 0830-15/Genteng

SURABAYA — Kegiatan Jumat Berkah yang dilaksanakan Babinsa Kelurahan Kapasari, Koptu Dedy Ferdianto, menjadi sorotan karena menunjukkan kepedulian TNI terhadap warga kurang mampu. Melalui penyaluran sembako kepada Ibu Soejati, kegiatan ini menegaskan komitmen Koramil 0830-15/Genteng dalam membangun hubungan emosional dengan masyarakat.

Kegiatan bantuan sosial tersebut berlangsung di Jl. Kalisari Pesarean 17B, Kecamatan Genteng, sebagai bagian dari upaya Koramil Genteng untuk hadir langsung membantu warga yang membutuhkan. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, program ini menjadi langkah konkret mendukung kesejahteraan masyarakat melalui perhatian langsung dari Babinsa.

Koptu Dedy Ferdianto menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara TNI dengan warga binaan. “Kami berupaya agar keberadaan Babinsa di tengah masyarakat benar-benar dapat dirasakan manfaatnya. Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami ingin membantu meringankan beban warga dan menumbuhkan semangat gotong royong di lingkungan masyarakat,” ujarnya saat memberikan bantuan.

Ia menjelaskan bahwa Jumat Berkah merupakan program rutin Koramil Genteng, yang tidak hanya menyalurkan bantuan tetapi juga membangun komunikasi sosial dengan warga. Melalui kegiatan ini, Babinsa dapat mengetahui kondisi serta permasalahan masyarakat untuk meningkatkan efektivitas pembinaan di wilayah kelurahan secara berkelanjutan.

Ibu Soejati, penerima bantuan, menyampaikan rasa terima kasih dan haru atas perhatian yang diberikan. Bantuan tersebut dianggap sangat berarti dan menjadi bukti nyata kepedulian TNI kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan dukungan dalam menjalani kehidupan sehari-hari di tengah keterbatasan.

Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat semakin solid. Koramil 0830-15/Genteng berkomitmen melanjutkan kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Kecamatan Genteng.

Babinsa Tegalsari Salurkan Bantuan Sosial Perkuat Kepedulian Teritorial Koramil 0830-16

SURABAYA — Kegiatan Pembinaan Teritorial Koramil 0830-16/Tegalsari menjadi sorotan saat Serka Yakub bersama Sertu Winarto dan Koptu Fiqih menyalurkan bantuan sosial untuk anak yatim piatu di Panti Asuhan Hikmatul Hayat, menunjukkan kepedulian TNI terhadap masyarakat wilayah binaan melalui aksi nyata yang berdampak langsung.

Bantuan yang diberikan berupa 10 karton mie instan dan 25 kilogram beras sebagai bentuk empati TNI kepada anak-anak yatim piatu di wilayah tersebut. Kegiatan berlangsung di Jalan Wonorejo Gang 4, Kecamatan Tegalsari, dengan melibatkan pengurus panti untuk memastikan penyaluran diterima tepat kebutuhan.

Serka Yakub menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya mempererat hubungan TNI dengan masyarakat melalui aksi sosial berkelanjutan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI hadir bukan hanya dalam tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan perhatian,” ungkapnya.

Selain itu, ia menyampaikan pentingnya menjaga kebersamaan dan gotong royong sebagai fondasi menciptakan lingkungan yang kuat. Koramil 0830-16/Tegalsari terus menjaga komunikasi dengan lembaga sosial sebagai bagian dari tugas kewilayahan guna membangun hubungan harmonis yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pengurus Panti Asuhan Hikmatul Hayat menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Dukungan tersebut tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga memberikan motivasi bagi anak-anak asuh untuk tetap semangat menjalani pendidikan dan kehidupan sehari-hari melalui contoh nyata kepedulian dari prajurit TNI.

Kegiatan berjalan penuh kehangatan dan menunjukkan sinergi kuat antara TNI dan masyarakat dalam menumbuhkan kepedulian sosial. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan baik antara Koramil Tegalsari dan warga semakin kuat demi mewujudkan lingkungan yang harmonis dan saling mendukung.

Babinsa Rungkut Awasi Distribusi Makan Bergizi Tingkatkan Kualitas Gizi Pelajar Surabaya

SURABAYA — Pengawasan distribusi Makan Sehat Bergizi oleh Babinsa Koramil 0830-11/Rungkut, Serda Achmad Nasrul, menjadi perhatian karena mendukung program pemerintah kota dalam peningkatan gizi pelajar. Kegiatan berlangsung di Dapur Nikmat Barokah, memastikan ribuan paket makanan tersalurkan tepat sasaran dengan pengawasan ketat petugas.

Kegiatan pengawasan dilakukan di Jl. Wisma Kedung Asem Indah 2 Blok HH RW 09, Kelurahan Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut. Dari dapur tersebut, ribuan paket makanan dipersiapkan dan didistribusikan ke sekolah-sekolah di wilayah Rungkut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesehatan dan gizi pelajar secara berkelanjutan melalui pengelolaan dapur yang terkoordinasi.

Sebanyak 3.912 paket disalurkan dalam program ini, terdiri dari 3.900 paket untuk pelajar serta 12 paket tambahan bagi ibu hamil dan menyusui. Jumlah tersebut menjadi sasaran penerima manfaat di wilayah Rungkut, memastikan seluruh paket diterima sesuai daftar distribusi yang telah ditetapkan oleh pihak penyelenggara.

Serda Achmad Nasrul menyampaikan bahwa pendistribusian Makan Sehat Bergizi merupakan program sosial yang fokus pada peningkatan gizi pelajar. “Kami dari Koramil Rungkut terus mendukung program ini agar berjalan lancar dan tepat sasaran. Pengawasan dilakukan agar distribusi makanan benar-benar sampai kepada penerima manfaat di tiap sekolah,” ujarnya menegaskan komitmen TNI AD.

Selain memastikan distribusi berjalan benar, Babinsa turut menjaga sinergi antara dapur penyedia, sekolah penerima, dan petugas lapangan. Koordinasi ini diperlukan untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta ketepatan waktu distribusi agar program dapat terlaksana maksimal tanpa kendala berarti di semua titik penyaluran.

Melalui pengawasan yang rutin dan terarah, diharapkan kualitas gizi pelajar di wilayah Rungkut semakin meningkat serta mendukung terciptanya generasi yang lebih sehat. TNI AD berkomitmen melanjutkan perannya dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Babinsa Jepun Dukung Pengambilan Bibit Padi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

TULUNGAGUNG — Kegiatan pendampingan Babinsa Kelurahan Jepun, Koptu Dody dari Koramil Tipe B 0807/01 Tulungagung menjadi perhatian warga saat ia membantu pengambilan bibit padi di lahan petani binaan pada Jumat (31/10/2025). Langkah ini menegaskan peran TNI AD dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sebagai bagian dari program nasional.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama anggota Kelompok Tani Proyo Mulyo, Kelurahan Jepun, Kecamatan Tulungagung. Upaya ini merupakan wujud dukungan TNI AD terhadap program pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian guna mencapai swasembada pangan nasional melalui kerja nyata di lapangan secara berkelanjutan.

Koptu Dody menjelaskan bahwa pendampingan tersebut tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi bentuk komitmen TNI untuk terus hadir mendukung kesejahteraan masyarakat. “Kami selalu berupaya mendampingi para petani, mulai dari persiapan bibit hingga panen. Harapannya, hasil pertanian dapat meningkat dan masyarakat lebih sejahtera. Program ketahanan pangan ini adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pengambilan bibit padi merupakan langkah awal yang sangat penting agar proses tanam dapat berjalan tepat waktu. Dengan perencanaan yang baik, para petani dapat memastikan hasil yang lebih optimal sehingga produktivitas padi di wilayah Kelurahan Jepun terus bertumbuh.

Sinergi antara Babinsa dan kelompok tani semakin terlihat melalui semangat gotong royong saat kegiatan berlangsung. Kekompakan tersebut menunjukkan bahwa kerja sama TNI AD dan masyarakat menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan secara berkelanjutan di tingkat desa.

Melalui pendampingan ini, diharapkan produksi pertanian masyarakat terus meningkat serta mampu memperkuat ketahanan pangan nasional secara konsisten. TNI AD berkomitmen mempertahankan peran aktifnya dalam mendukung sektor pertanian demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah

Satgas Yonif 511 Bangun Rumah Adat Perkuat Kebersamaan Warga Distrik Malagai

LANNY JAYA — Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY memperlihatkan dedikasi melalui pembangunan rumah adat bagi warga Desa Numbukawi, Distrik Malagai. Kegiatan ini melibatkan personel Pos Malagai untuk memperkuat kedekatan serta meningkatkan persaudaraan. “Respons masyarakat sangat positif,” ujar Danpos Malagai.

Pembangunan rumah adat dilaksanakan di wilayah Distrik Malagai sebagai bentuk kepedulian personel Satgas terhadap kebutuhan masyarakat. Kehadiran prajurit membantu percepatan pembangunan yang sebelumnya sulit diwujudkan warga karena keterbatasan tenaga. Upaya ini sekaligus menegaskan komitmen Satgas dalam pembinaan teritorial.

Danpos Malagai Kapten Inf Sena Nurjabbar menjelaskan bahwa masyarakat memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Antusias warga terlihat dari keterlibatan langsung dalam proses pembangunan. Kolaborasi ini menjadi bukti kemanunggalan antara Satgas Yonif 511/DY dan warga Desa Numbukawi yang terus terjaga.

Di tengah kondisi geografis yang menantang, pembangunan rumah adat menjadi simbol kebersamaan serta komitmen menjaga hubungan harmonis. Satgas menilai rumah adat memiliki nilai penting bagi warga, sehingga membantu percepatannya merupakan langkah strategis dalam memperkuat kepercayaan dan kedekatan emosional masyarakat.

Salah satu warga setempat, Andreanus, menyampaikan apresiasi kepada personel Satgas karena pembangunan tersebut sudah lama ditunggu. Ia menilai keterlibatan prajurit sangat membantu karena pembangunan tidak mungkin cepat selesai jika hanya mengandalkan warga yang terbatas tenaga.

Dengan terlaksananya pembangunan rumah adat tersebut, Satgas Yonif 511/DY berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat semakin kuat serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat di Distrik Malagai, sehingga kehadiran Satgas mampu mendukung kehidupan sosial warga secara berkelanjutan dan positif.

Babinsa Kawal Petani Mataraman Wujudkan Ketahanan Pangan dan Kedekatan TNI Rakyat

MADIUN — Kehadiran Babinsa di sawah wilayah Mataraman hampir terlihat setiap hari, menunjukkan peran nyata mereka dalam membantu petani mulai pendampingan teknis hingga dukungan sosial. Kehadiran ini membawa manfaat langsung bagi masyarakat dan memperkuat upaya ketahanan pangan daerah.

Kapenrem 081/DSJ Mayor Inf Ismail menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa bersifat menyeluruh, mulai penyiapan lahan hingga panen. Ia menegaskan para Babinsa juga membantu penyerapan gabah petani melalui kerja sama dengan Bulog, memastikan hasil panen tersalurkan tepat sasaran sesuai kebutuhan wilayah.

Dalam menghadapi persoalan air, Babinsa turut terlibat dalam pelaksanaan pipanisasi dan pompanisasi yang diprogramkan TNI AD bersama Kementerian Pertanian. Program ini menjadi solusi bagi petani saat kekurangan pasokan air sehingga proses tanam tetap berjalan dan produksi pangan tetap terjaga seluruhnya pada musim tanam.

Ismail menilai peran Babinsa memiliki dimensi lebih luas dari sekadar bantuan teknis, karena ikut menumbuhkan kepedulian dan kebersamaan. Ia menyebut kehadiran Babinsa memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui interaksi langsung di lapangan yang mampu menciptakan hubungan emosional positif antara aparat teritorial dan petani daerah.

Ia menegaskan komitmen satuan untuk selalu responsif terhadap kesulitan rakyat, sebagai wujud TNI yang lahir dari rakyat dan mengabdi untuk rakyat. Statement tersebut menggambarkan tanggung jawab moral TNI dalam mendukung masyarakat dan memberikan solusi konkret terhadap berbagai hambatan di sektor pertanian wilayah setempat.

Dengan berbagai langkah yang dilakukan, Babinsa menjadi motor penggerak ketahanan pangan dan jembatan emosional antara TNI serta masyarakat. Sinergi berkelanjutan ini diharapkan terus memperkuat kemandirian pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui pendampingan serta kolaborasi di wilayah Mataraman.