Babinsa Tragah Bersama Warga Evakuasi Pohon Tumbang Demi Kelancaran Akses Jalan

BANGKALAN – Personel Koramil 0829-08/Tragah bersama masyarakat melaksanakan pembersihan pohon bambu tumbang yang menutupi jalan utama pascahujan deras dan angin kencang. Tindakan cepat ini dilakukan untuk memastikan keamanan pengguna jalan sekaligus memulihkan akses mobilitas warga di wilayah Tragah.

Kegiatan penanganan material bambu tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Babinsa terhadap keselamatan masyarakat. Pohon bambu yang roboh melintang di jalur utama sempat menghambat arus lalu lintas dan mengganggu aktivitas harian penduduk, sehingga tindakan cepat sangat dibutuhkan untuk mengurangi potensi risiko kecelakaan.

Babinsa bersama warga bergerak sigap memotong dan menyingkirkan ranting bambu yang menutup jalan agar akses kembali aman dilalui. Kolaborasi masyarakat dan aparat kewilayahan menjadi kunci utama dalam menangani hambatan mendadak yang muncul akibat cuaca ekstrem yang melanda daerah tersebut.

Upaya gotong royong itu menunjukkan kuatnya hubungan antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Kehadiran Babinsa di lapangan juga memberikan rasa aman sekaligus mendorong keterlibatan aktif warga dalam menjaga wilayah dari potensi gangguan yang dapat menghambat aktivitas sehari-hari.

Sertu Yuli Prastio menyampaikan bahwa tindakan cepat tersebut merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam membantu masyarakat. Ia menegaskan, “Kami selalu siap membantu masyarakat, terutama dalam kondisi darurat seperti ini,” menekankan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi situasi yang membutuhkan respons segera.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan lingkungan wilayah Tragah semakin tanggap dan siap menghadapi perubahan cuaca yang berpotensi menimbulkan gangguan, sehingga kenyamanan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga dalam setiap aktivitas sehari-hari.

Babinsa Benowo Dampingi Pelaksanaan BIAS untuk Perkuat Kesehatan Siswa MI Ahmad Ali

SURABAYA – Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di MI H. Ahmad Ali mendapat pendampingan dari Babinsa Koramil 0830-06/Benowo, Serma Shokib, yang hadir memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Program imunisasi ini menjadi langkah penting dalam perlindungan kesehatan anak sekolah dasar.

Kegiatan imunisasi yang dilaksanakan tim medis Puskesmas Benowo meliputi pemberian vaksin campak, difteri, serta HPV kepada siswi guna mencegah kanker serviks sejak dini. Langkah ini sejalan dengan program nasional Kementerian Kesehatan dalam memperkuat kekebalan tubuh anak usia sekolah terhadap penyakit menular.

Serma Shokib menegaskan bahwa pendampingan Babinsa merupakan bentuk dukungan nyata TNI terhadap program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat. Ia menyampaikan, “Kami hadir untuk memastikan kegiatan imunisasi berjalan aman, tertib, serta memberikan manfaat maksimal bagi seluruh siswa.” Pernyataan tersebut menegaskan komitmen TNI dalam membantu peningkatan kesehatan generasi muda.

Selain mendukung pelaksanaan imunisasi, Babinsa juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai langkah pencegahan penyakit. Para guru serta orang tua menyambut positif kegiatan ini karena memberikan perlindungan bagi anak-anak di usia sekolah.

Pelaksanaan BIAS di MI H. Ahmad Ali berjalan tertib, aman, dan penuh antusias siswa. Seluruh rangkaian kegiatan menunjukkan kolaborasi yang baik antara pihak sekolah, tenaga medis, dan Babinsa dalam menjaga kesehatan anak-anak melalui kegiatan imunisasi rutin.

Dengan terselenggaranya kegiatan BIAS ini, diharapkan seluruh siswa di wilayah Sememi memperoleh perlindungan kesehatan optimal sehingga mampu tumbuh menjadi generasi kuat, cerdas, dan berdaya saing menuju masa depan Indonesia yang lebih baik.

Dandim Surabaya Dukung Penguatan Koperasi Desa Melalui Kick Off Pelatihan Merah Putih

SURABAYA – Kick Off Pelatihan Pendampingan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Jawa Timur berlangsung di Gedung Muzdalifah Asrama Haji Surabaya. Kegiatan ini menjadi langkah awal memperkuat kapasitas pendamping koperasi guna membangun ketahanan ekonomi masyarakat berbasis gotong royong, Senin (3/11/2025).

Pelatihan tersebut menyoroti pentingnya peningkatan peran pendamping koperasi dalam mendorong kemandirian ekonomi desa dan kelurahan. Peserta dibekali pemahaman strategis mengenai penguatan kelembagaan, manajemen usaha, serta inovasi ekonomi lokal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

Kegiatan ini dihadiri Forkopimda Provinsi Jawa Timur dan Forkopimda Kota Surabaya. Kehadiran mereka memperlihatkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, TNI, dan unsur masyarakat dalam mempercepat pemberdayaan ekonomi sebagai fondasi penting pembangunan wilayah yang berorientasi pada kesejahteraan bersama.

Dandim 0830/Surabaya Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han, menegaskan dukungannya terhadap program ini. Ia menyampaikan bahwa koperasi merupakan pilar ekonomi rakyat yang harus diperkuat melalui pendampingan, pembinaan, dan kerja sama lintas sektor guna meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di berbagai wilayah binaan.

“Koperasi adalah wujud nyata semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi masyarakat. Kami berharap pelatihan ini mampu mencetak pendamping koperasi yang siap menjadi penggerak kemajuan ekonomi desa dan kelurahan,” ujarnya memberikan penegasan mengenai pentingnya peran pendamping koperasi di lapangan.

Rangkaian pelatihan diisi para narasumber berkompeten yang menyampaikan materi terkait strategi bisnis koperasi, peningkatan kapasitas pendamping, serta upaya memperkuat kesejahteraan anggota melalui pendekatan inovatif. Harapannya, kegiatan ini mampu meningkatkan kontribusi pendamping terhadap pembangunan ekonomi masyarakat Jawa Timur secara berkelanjutan.

Dandim 0830/Surabaya Perkuat Semangat Juang Pada Parade Surabaya Juang Dua Ribu Dua Lima

SURABAYA – Parade Surabaya Juang 2025 berlangsung meriah dan penuh antusiasme, menghadirkan ribuan peserta dari berbagai kalangan yang memenuhi rute Tugu Pahlawan hingga Kantor Gubernur Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi momentum penting mengenang perjuangan arek-arek Surabaya yang menjadi simbol keberanian nasional.

Komandan Kodim 0830/Surabaya Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han, tampil bersama Ketua Persit KCK Cabang XLIX Dim 0830 Surabaya Ny. Ari B. Raditya, menunjukkan dukungan penuh terhadap pelestarian nilai perjuangan. Kehadiran mereka menegaskan komitmen TNI menjaga sejarah bangsa tetap hidup melalui partisipasi aktif dalam agenda kebudayaan daerah.

Parade ini merupakan bagian dari peringatan Hari Pahlawan 10 November yang setiap tahun digelar untuk menumbuhkan kesadaran sejarah. Formasi peserta, kostum tematik, dan semangat kebersamaan menciptakan nuansa heroik. Berbagai elemen masyarakat turut menyemarakkan jalannya kegiatan, menunjukkan kebanggaan terhadap identitas perjuangan Surabaya.

Kolonel Bambang Raditya menegaskan pentingnya momen ini sebagai ruang refleksi untuk meneladani semangat juang para pahlawan. Ia menyampaikan bahwa nilai keberanian dan pengorbanan harus terus dipelihara generasi sekarang demi menjaga keutuhan NKRI. Parade menjadi sarana edukatif sekaligus pengingat sejarah perjuangan bangsa.

Rangkaian atraksi, termasuk drama kolosal yang menggambarkan heroisme pertempuran Surabaya, memberikan gambaran jelas keberanian arek-arek Suroboyo. Penonton antusias menyimak setiap adegan, menjadikan acara ini semakin hidup. Kegiatan tersebut memperkuat kesadaran sejarah yang relevan bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa kini.

Kegiatan diakhiri dengan apresiasi terhadap seluruh peserta yang menjaga kelancaran kegiatan. Harapannya, kegiatan ini terus menjadi bagian penting pembentukan karakter kebangsaan. Parade Surabaya Juang diharapkan mampu mempertahankan semangat patriotisme masyarakat, memperkuat rasa cinta tanah air, serta menjaga nilai perjuangan tetap relevan sepanjang masa.

Apel Kesiapsiagaan Gabungan Tingkatkan Respons Darurat Bencana di Trenggalek

TRENGGALEK – Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana 2025 berlangsung khidmat di halaman Polres Trenggalek dengan melibatkan TNI, Polri, BPBD, dan relawan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh unsur menghadapi ancaman bencana. “Kesiapsiagaan harus dibangun bersama,” ujar Dandim Letkol Isnanto.

Apel tersebut digelar untuk menyatukan langkah lintas instansi menghadapi musim penghujan yang berpotensi menimbulkan ancaman banjir dan longsor. Formasi gabungan dan kesiapan perlengkapan menjadi fokus utama pengecekan guna memastikan seluruh komponen mampu bergerak cepat dalam setiap situasi darurat di wilayah Trenggalek.

Ratusan personel gabungan hadir dengan tekad memperkuat koordinasi operasional. Dandim 0806 menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum evaluasi kesiapan seluruh aspek, termasuk prosedur, komunikasi, kendaraan, hingga logistik pendukung. Semua elemen dituntut responsif, terukur, dan terkoordinasi sesuai standar penanganan bencana yang berlaku.

Dalam apel tersebut, TNI menegaskan komitmen melalui pemetaan wilayah rawan bencana serta edukasi mitigasi kepada masyarakat. Upaya ini bertujuan membangun ketangguhan masyarakat menghadapi ancaman alam. “Kita tidak bisa menunggu bencana datang. Kesiapan harus dibangun dari sekarang,” jelas Dandim menegaskan kembali prioritas utama.

Kapolres Trenggalek menambahkan bahwa ketika bencana terjadi, sekat antarinstansi harus hilang demi keselamatan masyarakat. Sementara itu, BPBD menyampaikan bahwa kondisi geografis Trenggalek membuat wilayah ini memiliki kerawanan tinggi terhadap hujan ekstrem. Karena itu, apel ini memastikan semua perlengkapan siap digunakan setiap saat dalam kondisi darurat.

Setelah apel, pimpinan TNI, Polri, dan BPBD melakukan pemeriksaan pasukan serta perlengkapan, termasuk kendaraan, tenda darurat, dan perahu karet. Simulasi evakuasi korban longsor turut digelar untuk memantapkan kesiapan. Dandim menutup kegiatan dengan harapan sinergi berkelanjutan dapat memperkuat ketangguhan Trenggalek menghadapi ancaman bencana.

TNI Polri Bersinergi Tangani Longsor Dawuhan dan Pulihkan Akses Warga Trenggalek

TRENGGALEK — Hujan deras sepekan terakhir memicu tanah longsor yang menimbun rumah warga serta menutup akses jalan di RT 15 dan RT 16 RW 04 Dusun Cari, Desa Dawuhan, Kecamatan Trenggalek, Senin (03/11/2025). Musibah tersebut langsung ditangani warga bersama TNI dan Polri.

Sejak pagi, aparat gabungan Koramil 0806-01/Trenggalek dan Polres Trenggalek turun ke lokasi melakukan pembersihan material longsor. Dengan cangkul dan sekop, mereka membuka akses jalan yang tertutup tanah. Kehadiran aparat disambut baik warga yang berharap kondisi segera pulih.

Babinsa Dawuhan Koptu Aan Syaroni menegaskan bahwa aksi cepat ini dilakukan demi keselamatan warga. Ia mengatakan, “Kami tidak bisa menunggu alat berat datang, yang penting akses warga bisa terbuka dulu.” Ia juga bersyukur tidak ada korban jiwa meski beberapa rumah mengalami kerusakan.

Warga bernama Sutarmi turut menceritakan situasi saat longsor terjadi. Ia mendengar suara gemuruh sebelum material tanah menghantam area sekitar rumahnya. Ia bersyukur aparat TNI-Polri segera tiba untuk membantu proses evakuasi, termasuk mengamankan barang-barang yang berpotensi tertimbun.

Di lapangan, aparat bekerja tanpa henti bergantian mengoper cangkul, mengatur lalu lintas, serta membantu pemindahan barang warga yang terdampak. Polres Trenggalek menekankan bahwa keselamatan penduduk menjadi prioritas utama sebelum penanganan kerusakan lanjutan dilakukan bersama instansi terkait.

Dandim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro menyampaikan apresiasi atas langkah cepat jajarannya. Ia menekankan pentingnya sinergi TNI-Polri dalam penanggulangan bencana dan berharap percepatan pemulihan dapat berjalan optimal demi keamanan serta ketangguhan masyarakat Dawuhan.

Babinsa Banyuanyar Dampingi Petani Panen Padi Perkuat Ketahanan Pangan Wilayah Binaan

PROBOLINGGO — Babinsa Koramil 0820/20 Banyuanyar, Serka Fantri Ages M., menunjukkan kepedulian terhadap ketahanan pangan dengan mendampingi warga melaksanakan panen padi di lahan milik Bapak Wahyu seluas 1.200 meter persegi di Dusun Krajan, Desa Liprak Kulon, Senin (03/11/2025). Kegiatan berlangsung penuh kebersamaan.

Panen dilakukan bersama para petani setempat sebagai bagian dari pendampingan Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Serka Fantri turut membantu proses panen sekaligus berdialog dengan petani terkait hasil produksi serta kendala yang dihadapi selama masa tanam di wilayah binaan.

Serka Fantri menegaskan bahwa pendampingan tersebut tidak hanya berbentuk dukungan fisik, tetapi juga dorongan moril bagi petani agar tetap bersemangat mengelola lahan. Ia menyampaikan, “Kami para Babinsa selalu siap membantu warga dalam kegiatan pertanian sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.”

Bapak Wahyu selaku pemilik lahan mengapresiasi pendampingan Babinsa yang dinilainya memberikan manfaat signifikan. Ia menuturkan bahwa kehadiran Babinsa tidak hanya membantu pekerjaan panen, tetapi juga memberi motivasi kepada para petani dalam meningkatkan hasil pertanian di wilayah tersebut.

Danramil 0820/20 Banyuanyar menambahkan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan tanggung jawab sosial TNI untuk memperkuat sektor pertanian. Ia menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan guna mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di tingkat desa.

Melalui kegiatan panen padi ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat terus terjalin kuat sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap ketahanan pangan di Kecamatan Banyuanyar serta wilayah Kabupaten Probolinggo secara berkelanjutan.

Koramil 0815-09/Mojosari Laksanakan Karya Bakti Boplang Dukung Pembangunan Koperasi Merah Putih

MOJOKERTO — Koramil 0815-09/Mojosari bersama warga melaksanakan karya bakti penggalian dan pemasangan boplang sebagai persiapan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Dusun Wonosari, Sumbertanggul, Senin (03/11/2025). Kegiatan ini menjadi langkah konkret mendukung program pemerintah melalui kebersamaan TNI dan masyarakat.

Karya bakti dipimpin Danramil 0815-09/Mojosari Kapten Inf Beny Irawan, A.Md., didampingi Babinsa Sumbertanggul Serma Rochim serta Kepala Desa Sumbertanggul Candra Pambudi, S.T. Turut hadir anggota Koramil, perangkat desa, dan warga yang bergotong royong melakukan penggalian pondasi hingga pemasangan boplang di lokasi pembangunan.

Danramil Kapten Inf Beny Irawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Ia menegaskan komitmen Koramil dalam mendukung pembangunan desa. “Melalui gotong royong, kita memperkuat kebersamaan sekaligus mempercepat terwujudnya desa yang mandiri dan produktif,” ujarnya memberikan penekanan.

Kapten Beny Irawan menambahkan bahwa program Koperasi Merah Putih selaras dengan langkah pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan. Ia menilai koperasi menjadi sarana strategis dalam mendorong UMKM serta memperluas akses permodalan berbasis desa. Keberadaannya diharapkan mampu menggerakkan perekonomian dan menciptakan peluang kerja.

Suasana kebersamaan tampak jelas saat prajurit TNI dan warga bekerja berdampingan menyelesaikan tahap demi tahap pekerjaan. Pelaksanaan karya bakti berjalan tertib, aman, dan lancar. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan soliditas antara unsur TNI dan masyarakat dalam menjaga kesinambungan pembangunan wilayah.

Melalui pelaksanaan karya bakti ini, Koramil 0815-09/Mojosari menegaskan dukungan terhadap seluruh upaya pembangunan desa yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Harapannya, kehadiran Koperasi Merah Putih dapat memperkuat fondasi ekonomi desa secara berkelanjutan.

Ibadah Mingguan Satgas Yonif 511 Pos Pirime Perkuat Persaudaraan Dengan Warga Wiyaware

LANNY JAYA – Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 511/DY Pos Pirime melaksanakan ibadah rutin di Gereja Baptis Wiyaware Kampung Bagumbak sebagai wujud ketakwaan dan kedekatan dengan masyarakat setempat. Kegiatan Minggu (02/11/2025) ini menjadi bagian penting pembinaan teritorial di wilayah Pirime.

Pelaksanaan ibadah dilakukan bersama warga Distrik Pirime dengan penuh kekhidmatan, mencerminkan kebersamaan personel Satgas dengan jemaat setempat. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan kontribusi prajurit dalam memelihara hubungan harmonis dengan masyarakat selama menjalankan tugas operasi di daerah pegunungan Lanny Jaya.

Danpos Pirime Letda Inf Wahyudin menegaskan bahwa ibadah bersama akan terus dilaksanakan sebagai bentuk komitmen personel dalam menjaga iman dan moral selama bertugas. Ia menekankan pentingnya kegiatan keagamaan sebagai kekuatan spiritual dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah.

Ibadah bersama ini juga membawa pesan kasih dan persatuan serta memperkuat ikatan emosional antara prajurit Satgas dengan masyarakat. Interaksi langsung selama kegiatan membuat hubungan keduanya semakin erat dan menciptakan rasa saling percaya di wilayah binaan.

Gembala Gereja Baptis Wiyaware, Gery, menyampaikan apresiasi atas antusiasme prajurit yang terlibat dalam ibadah. Ia menilai kehadiran Satgas memberikan ketenangan bagi jemaat, khususnya dalam menjaga keamanan lingkungan gereja selama kegiatan berlangsung.

Melalui pelaksanaan ibadah bersama ini, diharapkan hubungan harmonis antara Satgas Yonif 511/DY dan warga Distrik Pirime semakin kuat sehingga mendukung terciptanya situasi wilayah yang aman, tenteram, dan kondusif ke depannya.

Koramil Modung Gelar Khitan Gratis Perkuat Sinergi Sosial dan Kepedulian Masyarakat

BANGKALAN – Kegiatan bakti sosial khitan gratis yang digelar Koramil 0829-12/Modung bersama Pemuda Ansor dan Banser di Desa Alaskokon menjadi bagian penting dalam memperkuat solidaritas sosial. Kegiatan ini berlangsung Minggu (2/11/25) dan menghadirkan sinergi kuat antara aparat dan masyarakat.

Kegiatan dimulai pukul 13.30 WIB dan diikuti oleh 11 anak dari keluarga sekitar Desa Alaskokon. Selain membantu masyarakat, baksos ini juga memperlihatkan kemitraan TNI dengan organisasi kepemudaan dalam meningkatkan kepedulian sosial melalui kegiatan yang berdampak langsung bagi warga.

Turut hadir Babinsa Koramil 0829-12/Modung Serda Adi Wijaya, perangkat desa, perwakilan Pemuda Ansor Abdul Qodir, tokoh Banser Majid, serta para orang tua peserta. Suasana acara berlangsung akrab dengan semangat gotong royong yang kuat di antara seluruh pihak.

Pelaksanaan khitan gratis ini tidak hanya memberikan manfaat medis, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara aparat teritorial dan masyarakat. Kegiatan tersebut menciptakan ruang interaksi positif yang memberi dampak sosial bagi warga Alaskokon dan sekitarnya.

Babinsa Serda Adi Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap warga sekaligus mempererat silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat. Statement tersebut menegaskan komitmen Koramil Modung dalam hadir langsung membantu meringankan beban warga binaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan manfaat nyata dapat dirasakan masyarakat serta memperkuat sinergi antara TNI, organisasi kepemudaan, dan warga dalam menumbuhkan semangat gotong royong menuju lingkungan sosial yang lebih berdaya.