Kemanunggalan TNI dan Rakyat Terwujud dalam Karya Bhakti di Desa Ngepeh

Nganjuk – Babinsa Koramil 0810/03 Loceret Serda Kris Chandra bersama masyarakat desa ngepeh, melaksanakan kegiatan karya Bhakti pembangunan saluran air di desa ngepeh kecamatan loceret kabupaten Nganjuk. Kemarin Selasa (10/12/2024)

Kegiatan kerja bakti ini merupakan implementasi dari pembinaan teritorial (Binter) Koramil 0810/03 Loceret.hal itu sudah menjadi bagian dari tugas pokok TNI AD, khusus nya membantu kesulitan masyarakat dan pemerintah daerah.

Kemanunggalan TNI dan rakyat harus terus ditingkatkan untuk mewujudkan kondisi juang yang tangguh.dalam pelaksanaan pembinaan teritorial (Binter), aparat komando kewilayahan harus dapat mengimplementasikan sikap teritorial.selain mengimplementasikan sikap teritorial juga sikap seperti gotong royong, penyesuaian diri,serta menyatu dengan rakyat, sehingga kemanunggalan TNI dan rakyat dapat berjalan.

Menurut Serda Kris Chandra, kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam setiap kegiatan di desa binaan.

“Kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian kami sebagai aparat komando kewilayahan terhadap desa binaan dan juga sebagai Wahana untuk menjalin silaturahmi dengan segenap lapisan masyarakat.

Ditempat terpisah Danramil 0810/03 Loceret Kapten Inf Hardi Prayitno membenarkan anggota nya terjun mengajak warga desa ngepeh untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong melalui kerja bakti pembuatan saluran air, ini sdah menjadi tugas dan tanggung jawab seorang babinsa di wilayah binaannya untuk selalu berada dan membantu masyarakat binaannya.melalui kerja bakti akan memberikan contoh pada masyarakat untuk melestarikan budaya gotong royong yang telah menjadi ciri khas Masyarakat kita,” Ucap Danramil.

Karya Bakti Babinsa Jatikalen Tingkatkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Melalui Perbaikan Jalan

Nganjuk (11/12) – Babinsa Koramil 19/Jatikalen Serda Maryani melaksanakan kegiatan Karya Bakti bersama warga desa binaan desa Dlururejo, Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk. Kemarin Selasa, (10/12/2024)

Adapun sasaran gotong royong yaitu Meratakan jalan yang sudah rusak di Desa Dlururejo Kecamatan Jatikalen Sepanjang sekitar 100 M.

Babinsa 19/Jatikalen Serda Mariyani mengatakan, pelaksanaan karya bakti bersama masyarakat ini merupakan salah satu wujud nyata dan peran aktif serta sumbangsih TNI. Khususnya Aparat Kewilayahan (Apwil) kepada Rakyat di daerah serta sebagai wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat.

Ketua BPD Desa Dlururejo Dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang telah hadir membantu pelaksanaan kegiatan karya Bakti sehingga warga kami menjadi lebih semangat dalam melaksanakan kegiatan Gotong Royong ini, ucapnya.

Kegiatan ini mewujudkan kedekatan rakyat dan Babinsa dengan warga di wilayah,” ujarnya senang.

Sementara itu, Danramil 19/Jatikalen Lettu Inf Suwardi menambahkan, pelaksanaan Karya Bakti Babinsa Koramil 19/Jatikalen bersama masyarakat ini merupakan salah satu wujud kedekatan dan peran aktif TNI dengan rakyat.

Menurut Danramil, Meratakan jalan ini bertujuan mempermudah transportasi antar Desa dan diharapkan bisa mempermudah dan memperlancar transportasi warga dari desa satu ke desa lainnya.

“Agar pada saat musim penghujan kondisi jalan tidak lagi berlubang dan tidak ada genangan air begitu pula pada musim kemarau, jalan tidak berdebu saat dilewati,”

Babinsa Mlorah Hadiri Pengajian dan Santunan untuk 50 Anak Yatim di Nganjuk

Nganjuk (11/12) – Babinsa Desa Mlorah Koramil 0810/15 Rejoso Kodim 0810/Nganjuk Serka Eko Cahyono menghadiri kegiatan pengajian rutin dan pemberian santunan kepada anak yatim sebanya 50 anak yang diselenggarakan oleh MWC NU Kecamatan Rejoso bertempat di Masjid Baitul Aziz Dsn. Sugihwaras Ds. Mlorah Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk. Kemarin Selasa (10/12/2024).

Hadir dalam kegiatan pengajian rutin dan pemberian santunan kepada anak yatim tersebut,KH. Ibnu Rois Al Ma’bul (Syuriah MWC NU Kec. Rejoso ), Bpk. Dodik Hermawan ( Kades Mlorah ), Serka Eko Cahyono ( Babinsa Desa Mlorah) Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta Ibu-ibu Fatayat NU Desa Mlorah Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap sesama, tentunya ini juga ajaran semua agama yang mewajibkan kita untuk saling membantu dan saling menolong, santunan yang diberikannya memang tak seberapa, apa yang diberikan semoga dapat bermanfaat bagi anak Yatim”. tutur Serka Eko Cahyono.

Di tempat lain Danramil 0810/15 Rejoso mengatakan, ”Kehadiran personil Babinsa di acara tersebut, sebagai bukti kedekatan dan keharmonisan dengan warga terus terjalin dengan baik dimana Babinsa selalu ada di tengah warga diwilayah binaannya,”ucapnya.

Kegiatan pemberian santunan yang dilakukan oleh MWC NU Kecamatan Rejoso ini tentunya sesuai dengan ajaran agama yang mewajibkan kita untuk saling tolong menolong, lanjut Lettu Inf Jamin.

“Semoga dengan adanya kegiatan sosial ini bisa semakin mempererat tali silahturahmi diwilayah Desa Mlorah khususnya dan Wilayah Kecamatan Rejoso pada umumnya,”tutupnya.

Pangdam V/Brawijaya Pimpin Sidang Pantukhir Tingkat Subpanpus Penerimaan Caba PK TNI-AD

Malang,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, memimpin berlangsungnya sidang pantukhir tingkat Subpanpus dalam rangka seleksi Calon Bintara Prajurit Karier atau Caba PK TNI-AD gelombang II, tahun 2024.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dodikjur Rindam V/Brawijaya, Kota Malang pada Rabu (11/12/2024) itu, merupakan tahap terakhir dari proses seleksi penerimaan prajurit TNI-AD.

“Proses ini bertujuan untuk memastikan hanya calon terbaik yang memenuhi syarat secara fisik, mental, akademik, dan psikologis yang akan melanjutkan ke tahap Pendidikan,” kata Pangdam.

Proses seleksi itu, kata Mayjen TNI Rudy Saladin, harus berjalan secara transparan, objektif, dan berintegritas.

“Kita harus memastikan bahwa setiap calon yang lulus dari tahap ini adalah mereka yang benar-benar siap menjadi prajurit profesional dan memiliki loyalitas tinggi terhadap bangsa dan negara,” ujarnya.

Proses seleksi tersebut, melibatkan berbagai tahapan, termasuk pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, dan wawancara. Para calon yang hadir telah melewati tahapan seleksi awal di tingkat daerah sebelum sampai pada Sidang Pantukhir Tingkat Subpanpus tersebut.

Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada tim seleksi yang telah bekerja keras memastikan jalannya proses seleksi dengan baik.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam menjalankan proses seleksi ini. Semoga kita semua diberikan kelancaran dalam melaksanakan tugas hingga selesai,” tambahnya.

Pangdam berharap para calon yang terpilih dapat menunjukkan dedikasi, semangat, dan integritas selama menjalani pendidikan serta saat mengemban tugas di masa mendatang.

“Hasil dari Sidang Pantukhir ini akan menentukan calon-calon yang lolos untuk mengikuti pendidikan tahap selanjutnya di lembaga pendidikan TNI-AD,” kata Pangdam.

17 Kodim di Wilayah Kodam V/Brawijaya Siap Sukseskan Program Dapur Sehat

Surabaya,- Sebanyak 17 Kodim di wilayah teritorial Kodam V/Brawijaya siap mensukseskan program Dapur Sehat. Bahkan, beberapa Kodim tersebut, sudah dinyatakan siap menjalankan program yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto tersebut.

Hal itu dikatakan oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, pada acara pengarahan dan pengecekan kesiapan operasional gizi yang berlangsung di Ruang Hayam Wuruk Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Senin (09/12/2024).

Pangdam menjelaskan, program makan bergizi gratis merupakan salah satu program unggulan dari Presiden RI. Makan Bergizi Gratis atau MBG tersebut diprioritaskan untuk seluruh anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita

“Program itu bertujuan untuk mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik melalui target gizi seimbang masyarakat Indonesia, dan juga meningkatkan perekonomian nasional melalui pengutamaan sumber daya lokal dari petani dan pelaku usaha mikro, usaha kecil dan koperasi (UMKK) setempat,” kata Mayjen TNI Rudy Saladin.

Dijelaskan Pangdam, pada tahap I ini terdapat 17 dapur yang sudah terbangun pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kodam V/Brawijaya. 16 dapur tersebut diantaranya sudah dinyatakan siap untuk beroperasi.

“Masih terdapat SPPG yang belum 100 persen, berada di Kodim Magetan namun secepatnya siap beroperasi mensukseskan program Dapur Sehat. Perbaikan SPPG tersebut sudah mencapai tahap 86 persen,” ungkap Pangdam.

Bahkan, dalam rakor tersebut Mayjen TNI Rudy Saladin memastikan jika SPPG yang berada di wilayah teritorialnya, telah siap beroperasi demi mensukseskan program Pemerintah, khususnya program Dapur Sehat.

Selain Kodim Pacitan, beberapa SPPG di wilayah Kodam Brawijaya nantinya akan mendukung program Pemerintah, yakni Dapur Sehat. Beberapa Kodim itu, ialah Kodim Ponorogo, Kodim Madiun, Kodim Ngawi, Kodim Tulunggagung, Kodim Magetan, Kodim Bojonegoro, Kodim Malang, Kodim Probolinggo, Kodim Bondowoso, Kodim Situbondo, Kodim Jember, Kodim Banyuwangi, Kodim Pamekasan, Kodim Sumenep, Kodim Bangkalan dan Kodim Sidoarjo.

Pembersihan Aliran Sungai: TNI Hadir untuk Rakyat di Banyuwangi

Banyuwangi,- Dalam Rangka melaksanakan karya bakti pembersihan sungai di wilayah bertempat di belakang Koramil 0825/07 Cluring Desa Cluring, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (10/12/2024).

Sinergi dan kebersamaan selalu menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui karya bakti yang dilakukan Koramil 0825/07 Cluring, TNI AD hadir untuk rakyat. Dan berkontribusi dalam mengantisipasi banjir di wilayah Kecamatan Cluring. Sasarannya adalah pembersihan aliran sungai, pembersihan sampah, dan got-got yang tersumbat.

Komandan Koramil 0825/07 Cluring Kapten Inf Lukman Hartadi melalui Batituud Peltu Wasis menyampaikan kepada seluruh anggota tentang Perintah langsung untuk hadir di tengah-tengah masyarakat dan membantu dalam segala kondisi, termasuk dalam menghadapi ancaman banjir.

Babinsa Serka Juahir Bantu Pembangunan Ruko untuk Usaha UMKM di Gresik

Gresik- Berada di tengah tengah masyarakat, Serka Juahir Babinsa Koramil 0817/02 Wringinanom membantu pembangunan ruko guna masyarakat usaha UMKM di Desa Sembung, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik.

Terciptanya sinergitas TNI bersama Rakyat, gotong royong maupun Komunikasi Sosial (Komsos) rutin dilakukan oleh para Babinsa, guna menjalin hubungan yang harmonis sekaligus membantu mengatasi kesulitan masyarakat di desa binaan

Menurutnya, gotong royong yang dilaksanakan Babinsa bersama warga masyarakat desa binaan bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat sekaligus membangun keakraban dan kekeluargaan. Sehingga diharapkan keberadaan Babinsa dapat diterima dengan baik dan juga berdampak positif bagi masyarakat maupun wilayah binaan.

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian maupun tanggung jawab Babinsa terhadap wilayah binaan. Selalu hadir ditengah masyarakat untuk membantu mengatasi kesulitan dan permasalahan serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”ujar Serka Juahir.

“Selain itu dalam kegiatan karya bakti juga dapat menjaga keharmonisan dan kebersamaan dengan masyarakat binaan.”tambahnya.

Pada pelaksanaannya, kegiatan pembangunan ruko dari mulai pembuatan pondasi dilakukan dengan penuh semangat. Harapannya dengan kerjasama yang baik, pembangunan bisa segera selesai dan digunakan.

Koramil Gresik Gelar Pendampingan Vaksinasi Lansia untuk Tingkatkan Imunitas

Gresik, 10 Desember 2024 – Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk meningkatkan imunitas kelompok lanjut usia (lansia), Serda Suwarto, Babinsa Koramil 0817/11, melaksanakan pendampingan vaksinasi lansia di Balai Desa Tirem, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini melibatkan Tim Medis dari Puskesmas Duduksampeyan, Babinsa Desa Tirem, dan masyarakat setempat.

Selain mengawal pelaksanaan vaksinasi, Serda Suwarto juga melaksanakan komunikasi sosial dengan masyarakat. Upaya ini bertujuan untuk memberikan edukasi sekaligus menciptakan suasana nyaman dan aman selama kegiatan berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, Serda Suwarto menyampaikan pentingnya vaksinasi bagi lansia.
“Lansia merupakan kelompok rentan terkena infeksi. Vaksinasi adalah cara yang tepat untuk melindungi mereka dengan membentuk sistem imunitas tubuh. Selain vaksinasi, kami juga mengingatkan untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Lindungi orang-orang terkasih kita dengan vaksinasi,” ujarnya.

Kelompok lansia memiliki risiko tinggi mengalami gejala berat jika terinfeksi penyakit tertentu. Dengan vaksinasi, tubuh mereka dapat lebih kuat melawan penyakit. Selain itu, vaksinasi dapat dilakukan di fasilitas kesehatan terdekat maupun melalui layanan vaksinasi di rumah yang disediakan pemerintah.

Seorang warga Desa Tirem yang mengikuti vaksinasi menyatakan rasa syukurnya atas program ini.
“Kami sangat senang dengan adanya vaksinasi lansia ini. Di usia yang sudah tidak muda lagi, kami merasa masih diperhatikan melalui program ini,” ujarnya penuh haru.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Keberadaan Babinsa di lokasi memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi.

Korem 081/DSJ Gelar Pengajian Umum untuk Persatuan Usai Pilkada Serentak 2024

Madiun, – Dalam rangka memperingati Hari Jadinya ke-61, Korem 081/DSJ bekerja sama dengan Bakesbangpol Provinsi Jatim menggelar Pengajian Umum di Lapangan Majorejo (Komplek TNI AD), Taman, Kota Madiun, Selasa (10/12/2024). Menghadirkan KH. Toha Abrori dari Bojonegoro.

Pengajian yang digelar mengambil tema “Merajut kembali persatuan dan kesatuan bangsa usai pelaksanaan Pilkada Serentak 2024”.

Kasrem 081/DSJ Letkol Inf Meina Helmi menyebut, dipilihnya tema itu karena dalam pelaksanaan Pilkada Serentak lazim terhadap adanya perbedaan pilihan di tengah-tengah masyarakat. Itulah yang menurutnya perlu direkatkan kembali agar tidak berdampak terhadap persatuan dan kesatuan bangsa.

“Pilkada serentak yang usai dilaksanakan adalah wujud nyata dari demokrasi yang telah kita bangun bersama. Namun, kita harus selalu ingat bahwa perbedaan pilihan politik tidak boleh menjadi penyebab retaknya persatuan dan kesatuan,” kata Pamen TNI AD itu dalam sambutannya.

Terlebih tegasnya, sebagai bangsa yang besar dan majemuk, Indonesia memiliki kekuatan dalam keberagamannya.

Oleh karena itu, Helmi mengingatkan, menjadi tugas setiap warga negara untuk saling menjaga agar kebhinnekaan tetap menjadi kekuatan yang merekatkan dan bukan justru malah sebaliknya.

Melalui kegiatan itu, diharapkannya dapat menjadi ajang untuk merenungkan kembali pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan sebagaimana ajaran Islam yang menekankan tentang pentingnya menjaga menjaga hubungan yang harmonis. Baik dengan sesama umat Islam maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mengingat pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa, Helmi juga berharap, Pengajian Umum yang digelar di tengah lebatnya guyuran itu dapat menjadi momentum untuk lebih menggelorakan semangat persatuan.

Generasi Muda Dibekali Wawasan Kebangsaan dan PBB oleh Kodim 0811 Tuban

TUBAN, – Dalam upaya membentuk sikap, kedisiplinan, loyalitas, kepedulian dan rasa tanggung jawab sejak dini kepada generasi penerus bangsa, anggota Kodim 0811/Tuban Pelda Haryanto memberikan pelatihan dasar PBB (Peraturan Baris Berbaris) dan Wawasan Kebangsaan Kepada siswa – siswi SMP Negeri 1 Semanding Bertempat Di di halaman Makodim 0811 Tuban Kabupaten Tuban. Selasa (10/12/2023).

Pelda Haryanto sebagai Pelatih sekaligus pembina latihan tersebut menyampaikan, pelatihan PBB kepada siswa siswi ini sebagai wujud latihan fisik guna menanamkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan yang diarahkan kepada terbentuknya sikap dan perilaku seseorang agar memiliki disiplin yang tinggi.

”Gerakan dasar dari PBB yang kita berikan kepada mereka mulai dari sikap sempurna, istirahat di tempat, lencang depan, lencang kanan, hadap kiri, hadap kanan, balik kanan, hadap serong kanan, hadap serong kiri, berhitung, hormat dan jalan di tempat,” ucap Pelda Haryanto.

Selain memberikan pengetahuan dasar tentang PBB, Pelda Haryanto juga memberikan Wawasan kebangsaan yang disampaikan langsung oleh Serma Yudhi, Wawasan kebangsaan adalah cara pandang Bangsa Indonesia dalam mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilandasi jatidiri bangsa dan kesadaran terhadap sistem nasional yang bersumber dari Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, untuk memecahkan berbagai persoalan bangsa dan negara demi mencapai masyarakat yang aman, adil, makmur dan sejahtera.

“Wawasan kebangsaan memiliki arti penting dalam mempertebal rasa kebangsaan serta meningkatkan semangat kebangsaan bagi bangsa Indonesia,”ucapnya.