Babinsa Dampingi Petani Perluasan Areal Tanam Padi di Sumenep

SUMENEP – Babinsa Koramil 0827/18 Kangean mendampingi petani lakukan perluasan areal tanam padi milik Mathasan Dusun Jelokbi, Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep seluas 1,5 hektar. Rabu (11/12/2024).

Upaya tersebut dilakukan demi mengejar swasembada pangan yang merupakan program Pemerintah demi menjaga ketahanan pangan.

Babinsa Serka Adi Sujarwadi mengatakan penanaman ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional, untuk meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus mendukung pencapaian swasembada pangan di Indonesia.

“Kehadiran kami demi mendongkrak hasil produksi padi secara signifikan,” ucapnya.

Ia menerangkan, untuk menghindari kerugian petani binaan, pihaknya siap memberikan pendampingan dari mulai tanam hingga panen.

“Kami akan mengawal dan mendampingi petani di setiap tahapan,” kata Serka Adi Sujarwadi.

Dengan hadirnya program itu, Ia berharap program ini mampu mendorong peningkatan produksi padi di wilayah Sumenep.

Tanam padi ini diharapkan menjadi pijakan awal pembangunan sektor pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan yang melibatkan kolaborasi BPP Pertanian Kecamatan, Korluh dan petani lokal.

“Dengan langkah ini, harapannya Kabupaten Sumenep, khususnya di Kepulauan Kangean semakin berkontribusi dalam menciptakan ketahanan pangan Indonesia,” pungkasnya menambahkan.

Koramil Masalembu Terjun Langsung Bantu Petani Dukung Swasembada Pangan

SUMENEP – Koramil 22 Masalembu, Kodim 0827/Sumenep berkomitmen untuk terus mendongkrak upaya swasembada pangan.

Bahkan saat ini, beberapa personilnya aktif terjun ke ladang membantu petani melakukan penanaman bibit jagung di Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep. Rabu (11/12/2024).

Penanaman juga melibatkan BPP Kecamatan Masalembu dan Kelompok Tani Mutiara Perintis Dusun Mandar.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Batuud Koramil 0827/22 Masalembu Serka Yohanes menjelaskan swasembada ketahanan pangan merupakan salah satu program yang digagas oleh Pemerintah Pusat melalu Kementrian Pertanian.

Program itu, kata Serka Yohanes, dilakukan guna menjaga stok kebutuhan pangan di Sumenep selain padi.

“Hari ini kita berhasil tanam seluas 1 hektar. Swasembada pangan ini program unggulan TNI-AD. Program ini demi kesejahteraan masyarakat Kepulauan,” ucapnya.

Sebagai anggota kewilayahan, Serka Yohanes menilai Koramil 22 Masalembu terus berperan aktif mendorong peningkatan program swasembada pangan. Kami juga terus bersinergi dengan semua pihak.

“TNI-AD melalui satuan teritorial memiliki program khusus, yaitu membantu para petani mensukseskan swasembada pangan dan melakukan pendampingan terhadap petani, dengan harapan petani tidak lagi kesulitan pangan,” ungkapnya.

Serda M. Hidayat Bantu Petani Padi di Pamekasan untuk Ketahanan Pangan

PAMEKASAN – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional, Babinsa Desa Panempan, Serda M. Hidayat, melaksanakan pendampingan kepada para petani di wilayah binaannya. Seperti halnya yang berlangsung di lahan persawahan milik Mat Dehri, salah satu anggota Kelompok Tani (Poktan) Tunas Muda 1, yang berlokasi di Dusun Taman, Desa Panempan, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Rabu (11/12/2024).

Serda M. Hidayat turut membantu proses penanaman padi bersama para petani di lahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kehadirannya di tengah-tengah petani bertujuan untuk memberikan dukungan dan semangat kepada para petani agar lebih bersemangat dalam mengelola lahan pertanian mereka.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan. Kami berharap hasil panen ke depan dapat semakin baik, sehingga masyarakat di wilayah ini dapat terus memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri,” ujar Serda M. Hidayat.

Mat Dehri, pemilik lahan sekaligus anggota Poktan Tunas Muda 1, menyampaikan apresiasinya terhadap pendampingan yang dilakukan Babinsa. “Kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga memotivasi para petani untuk terus bekerja keras demi keberhasilan pertanian di wilayah tersebut,”tuturnya.

“Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Selain membantu dalam proses penanaman, Babinsa juga memberikan arahan dan motivasi kepada kami, sehingga kami semakin semangat,” uungkap Mat Dehri.

Program ketahanan pangan ini merupakan salah satu upaya strategis untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan kelompok tani bisa terus berlanjut untuk menciptakan kemandirian pangan yang berkelanjutan di masyarakat.

Babinsa Desa Sentol Dukung Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Pertanian Jagung

PAMEKASAN – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Babinsa Desa Sentol Koramil 0826-06 Pademawu, Serda Agus Sugiono, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dan pendampingan pertanian di lahan jagung milik warga, Rabu (11/12/2024).

Pada kesempatan tersebut, Serda Agus Sugiono bertemu langsung dengan Fatimah, pemilik tanaman jagung di Dusun Sempor, Desa Sentol, Kecamatan Pademawu. Melalui interaksinya, Serda Agus memberikan motivasi serta masukan kepada Fatimah untuk meningkatkan hasil panen dan menjaga kualitas tanaman jagungnya.

“Kehadiran kami di sini sebagai bentuk dukungan langsung kepada petani. Kami ingin memberikan semangat dan membantu mereka menghadapi kendala yang mungkin terjadi di lapangan, khususnya dalam budidaya jagung,” ungkap Serda Agus.

Pendampingan tersebut merupakan salah satu upaya TNI dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah. “Selain itu, melalui kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat semakin harmonis, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Pamekasan,”ujarnya.

Fatimah, sebagai petani jagung, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Babinsa. Ia mengaku termotivasi untuk terus meningkatkan usaha pertaniannya demi kesejahteraan keluarganya dan masyarakat sekitar.

“Dengan adanya pendampingan dari Babinsa seperti ini, petani merasa terbantu, tidak hanya dalam hal teknis budidaya, tetapi juga dalam membangun semangat untuk terus berkontribusi pada ketahanan pangan nasional,”terangnya.

Serka Samsul Dampingi Petani Jombang dalam Program Ketahanan Pangan Nasional

Jombang – Serka Samsul Babinsa Koramil 0814/18 jogoroto bahu-membahu bersama dengan petani setempat. Mereka bekerja sama menggarap lahan sawah, mulai dari membajak tanah, menanam bibit padi, hingga mempersiapkan sistem irigasi. Kehadiran TNI di tengah para petani bukan hanya sebagai pengaman negara, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian.Rabu 11/12/2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional, di mana TNI turut andil dalam membantu masyarakat mengelola sumber daya pertanian. Di banyak wilayah pedesaan, keterlibatan TNI sangat dirasakan manfaatnya, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan tenaga kerja atau teknologi. Dengan semangat gotong royong, para prajurit TNI menggerakkan alat berat, membangun saluran irigasi, dan mendukung petani dalam menerapkan teknik bertani modern.

Kerja sama ini memberikan banyak manfaat bagi petani. Salah satunya adalah efisiensi waktu dan tenaga. Jika sebelumnya para petani membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk membajak sawah secara manual, kehadiran TNI dengan alat-alat canggihnya mempercepat proses tersebut. Selain itu, TNI juga memberikan pelatihan kepada petani tentang cara meningkatkan hasil panen, seperti penggunaan pupuk organik, teknik penanaman berkelanjutan, dan pengelolaan hama.

Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi TNI untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Prajurit yang biasanya identik dengan tugas militer, kini hadir sebagai bagian dari solusi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Mereka tidak hanya bekerja, tetapi juga belajar memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh petani.

Sinergi antara TNI dan petani ini mencerminkan semangat kebersamaan dan cinta tanah air. Sawah bukan hanya ladang bagi para petani, tetapi juga simbol ketahanan pangan bangsa. Ketika TNI dan petani bersatu, cita-cita menuju kedaulatan pangan bukanlah mimpi yang jauh. Semangat ini memberikan harapan baru bagi masyarakat pedesaan bahwa bersama-sama, segala tantangan dapat diatasi.
masa depan bangsa. TNI dan petani, bersama-sama, menjadi garda terdepan untuk menjaga ketersediaan pangan dan menghidupkan kembali semangat gotong royong yang menjadi identitas bangsa Indonesia.

Sertu Fauzi Dampingi Petani Menanam Padi untuk Ketahanan Pangan Jombang

Jombang – Babinsa Koramil 05/ Perak Kodim 0814/ Jombang Sertu Fauzi turun langsung ke sawah membantu petani di desa binaan menanam padi bertempat di persawahan dusun Bogo rejo, Desa kalang semanding , Kecamatan Perak, Kabupaten Jombabg. Rabu, (11/12/2024).

Kegiatan pendampingan kepada kelompok tani merupakan wujud kemanunggalan TNI-Rakyat. Pendampingan ini sudah merupakan tugas kami sebagai aparatur kewilayahan membantu para petani dalam hal pertanian, seperti kegiatan tanam padi yang sedang saya kerjakan, kata Sertu Fauzi.

Dalam pelaksanaannya, kehadiran Babinsa disambut baik oleh para petani. Para petani tersebut menjadi sangat bersemangat dalam menanam padi.

Tujuan dari pendampingan ini untuk mempercepat masa tanam dan bentuk kepedulian TNI. Selain itu, untuk mendukung Pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan.

Babinsa akan berupaya selalu menjadi yang terdepan dalam segala kegiatan, terutama dalam pendampingan dalam program swasembada pangan. Keberadaan Babinsa sendiri adalah sebagai motor penggerak kemajuan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat, tuturnya.

Muspika Sumberwringin Gelar Edukasi Kewaspadaan Terhadap Pohon Tumbang di Jalan

Bondowoso,- Pemerintah Kecamatan Sumberwringin bersama Muspika dan pihak KRPH Sukosari menggelar kegiatan pemasangan banner dan pemberian himbauan terkait potensi pohon tumbang di musim penghujan. Kegiatan ini bertempat di wilayah RPH Sukorejo. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kewaspadaan pengendara baik roda dua maupun roda empat yang melintas, terutama di jalan-jalan yang rawan pohon tumbang dan longsor saat hujan lebat disertai angin kencang.

Dalam acara tersebut, hadir sejumlah tokoh penting antara lain Camat Sumberwringin, Bapak Probo Nugroho, SH; Dansubramil Sumberwringin, Peltu Untung Subagyo; Kapolsek Sumberwringin, AKP Didik Waluyo; Asper Sukosari, Bapak Darman; Manteri Roh Sukorejo, Bapak Basuki; serta anggota perwakilan dari LMDH. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh warga setempat serta para pengguna jalan, baik pengendara motor roda dua maupun mobil roda empat.

Peltu Untung Subagyo, sebagai perwakilan dari Muspika Sumberwringin, menjelaskan melalui awak media bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat, terutama para pengendara yang sering melintas di wilayah dengan curah hujan tinggi. “Kami ingin memberikan informasi kepada mereka tentang pentingnya berhati-hati saat berkendara, terutama di musim penghujan,” ujar Peltu Untung.

Menurut Peltu Untung, daerah yang terletak di sekitar Kecamatan Sumberwringin, khususnya jalan menuju Kecamatan Ijen, sangat rawan terhadap bahaya pohon tumbang dan tanah longsor. Hal ini semakin berisiko saat hujan lebat disertai angin kencang. Oleh karena itu, pemasangan banner himbauan menjadi langkah preventif agar pengendara dapat lebih waspada dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Banner yang dipasang berisi pesan tegas tentang kewaspadaan terhadap pohon tumbang, serta anjuran untuk berhenti di tempat yang aman apabila terjadi hujan lebat disertai angin. Pemasangan banner ini diharapkan dapat menjangkau pengendara yang melintas dan memberi mereka waktu untuk mengambil langkah yang tepat guna menghindari kecelakaan yang disebabkan oleh faktor alam.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Muspika Kecamatan Sumberwringin dan pihak KRPH Sukosari, yang bekerja sama untuk menjaga keselamatan warga dan pengendara di tengah cuaca ekstrem. Semoga dengan adanya himbauan ini, warga dan pengendara bisa lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara selama musim penghujan.

Babinsa Karang Besuki Tanggap Atasi Kerusakan Atap Plafon SDN Karangbesuki 1

Kota Malang,- Babinsa Karang Besuki Koramil 0833/ 04 Sukun Serda Wienan dengan sigap merespon laporan mengenai kerusakan atap plafon di Sekolah Dasar Negeri Karangbesuki 1 yang merupakan wilayah binaanya. Mendapat informasi tersebut, Babinsa langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan memberikan bantuan di dampingi Bhabinkamtibmas, Rabu, (11/12/24).

Sesampainya di lokasi, Babinsa mendapati beberapa bagian atap plafon sekolah mengalami kerusakan yang cukup parah. Tanpa menunggu waktu lama, Babinsa Serda Weinan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan warga sekitar untuk melakukan upaya penanganan evakuasi serta membersihkan bekas atap plafon kelas untuk menimalisir kerugian materi maupun personil serta tidak menghambat kegiatan belajar mengajar.

“Keamanan dan kenyamanan siswa serta tenaga pengajar menjadi prioritas utama kami. Oleh karena itu, kami langsung bertindak cepat untuk mengevakuasi sisa materiil atap plafon yang runtuh serta memberikan himbauan untuk tidak menempati ruang kelas tersebut sampai dengan perbaikan lebih lanjut untuk menimalisir kerugian personil dan materiil ,” ujar Serda Weinan.

Penanaman Pohon di Probolinggo Dukung Program Bulan Menanam Nasional 2024

Probolinggo,- Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arm Heri Budiasto ikut ambil bagian dalam kegiatan penanaman pohon dan bakti sosial dalam rangka memperingati bulan menanam nasional (BMN) tahun 2024, Rabu (11/12).

Bertempat di Rest Area Tambak Ukir Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo turut serta dalam kegiatan sosial tersebut Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto beserta jajaran forum koordinasi pimpinan daerah setempat.

Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arm Heri Budiasto mengatakan, kegiatan penanaman pohon dan bakti sosial dalam rangka memperingati bulan menanam nasional (BMN) ini kita lakukan atas kerjasama antar pemerintah daerah Kabupaten Probolinggo dengan PT PLN Nusantara Power PLTU Paiton.

“Pada kegiatan tersebut juga diberikan 225 bibit pohon buah dan 5000 bibit pohon gamal dari PT PLN Nusantara Power dan cabang dinas kehutanan wilayah Lumajang dalam rangka pengembangan ekosistem biomassa,” kata Letkol Arm Heri Budiasto.

Dandim mengungkapkan, tantangan besar dalam bio massa tentunya sangat banyak dan kita akan melakukan penanaman pohon gamal pada bulan Desember ini yang masuk pasar musim hujan agar pohon yang kita tanam bisa cepat tumbuh dan kita rasakan manfaatnya.

Kita berharap dengan menanam pohon bisa membuat alam lebih hijau lagi, saat ini sudah berlomba-lomba untuk melakukan penanaman pohon besar. “Saya berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk kita semua dalam rangka untuk menjaga kelestarian alam yang nantinya bisa dinikmati oleh kita dan anak cucu kita,”ujarnya.

Perwira abituren 2002 ini menjelaskan bahwa CSR PT PLN Nusantara Power sudah banyak dalam membantuan pembangunan, hadirnya Forkopimda Probolinggo di Desa Tambak Ukir semoga bisa membawa perubahan pembangunan yang lebih baik lagi. “Kita tidak bisa berjalan sendiri tanpa sinergi dari semua pihak untuk melakukan penanaman pohon dan pembangunan di wilayah Kabupaten Probolinggo,”tuturnya.

Kerja Bakti Pembersihan Sungai di Desa Pohgading Tingkatkan Kebersamaan Warga

Pasuruan,- Babinsa Koramil 0819/17 Pasrepan Serka Gitoyo bersama warga masyarakat Desa Pohgading melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan sungai yang menyempit akibat tertimbun tanah dan sampah sebagai upaya untuk menjaga kebersihan dan mencegah terjadinya banjir. Kegiatan pembersihan sungai tersebut dilaksanakan bantaran sungai di Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan. ( Selasa, 10/12/2024)

Kegiatan kerja bakti gotong royong pembersihan sungai di pimpin langsung Bapak Subandi Kades Pohgading dan seluruh warga Desa Pohgading Winong Barat, guna melancarkan aliran sungai karena pada musim hujan air sungai meluap ke perumahan warga Winong Barat.

Di sela-sela aktifitas Serka Gitoyo menyampaikan, dalam kegiatan ini Babinsa bersama warga masyarakat saling bahu membahu dan bekerja sama untuk membersihkan Sungai dari tumpukan tanah, sampah dan juga ranting yang berserakan yang menghambat aliran air dan bisa mengakibatkan banjir.

“Kegiatan yang dilakukan bersama ini, bertujuan untuk menciptakan agar sungai menjadi bersih, sehat dan nyaman, khususnya bagi warga masyarakat sekitar. Pembersihan sungai ini, juga sebagai salah satu upaya Babinsa untuk turut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan” ungkap Serka Gitoyo.

“Selain itu, kegiatan ini juga untuk mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan kekompakan dan kebersamaan antara Babinsa dengan warga masyarakat di wilayah binaannya,” tambahnya.

Bapak Subandi Kades Pohgading menyampaikan terimakasih kepada Babinsa, harapannya semoga kegiatan bersama semacam ini dapat terus dilakukan secara rutin. Sehingga kebersihan lingkungan sekitar selalu terjaga dan terhindar dari Banjir. Pungkasnya