Bantu Petani Panen Padi, Babinsa Hadir Beri Dukungan, Petani Semangat Hadapi Cuaca Ekstrem

Bondowoso – Di tengah terik matahari yang menyengat, semangat gotong royong tak pernah luntur. Serda Deny Wahyudi, Babinsa dari Posramil 0822/14 Botolinggo, turun langsung ke sawah membantu para petani melaksanakan panen padi di Desa Penang, Kecamatan Botolinggo, Jumat (09/05/2025).

Dengan mengenakan seragam loreng dan topi rimba, Serda Deny tampak akrab berbaur dengan petani, memotong batang padi dan mengangkut hasil panen. Meski keringat mengucur, senyum tak lepas dari wajahnya. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk dukungan TNI terhadap ketahanan pangan sekaligus wujud kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Kami ingin hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat upacara atau latihan, tapi juga saat mereka bekerja keras di sawah seperti ini. Ini adalah bagian dari tugas kami sebagai aparat teritorial,” ujar Serda Deny.

Para petani menyambut baik kehadiran Babinsa di tengah-tengah mereka. Bantuan tenaga dari aparat TNI sangat berarti, terutama dalam menghadapi cuaca panas yang cukup ekstrem.

“Kami sangat terbantu. Panen jadi lebih cepat, dan kami merasa tidak sendiri,” kata Pak Suroso, salah satu petani yang turut memanen.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa tak hanya memberikan motivasi, tapi juga memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat pedesaan.

Babinsa Hadir di Tengah Rakyat Bondowoso, Kawal Penyaluran BLT DD Tahap Pertama Hingga Malam Hari

Bondowoso – Malam Kamis yang biasanya tenang berubah penuh harapan di Balai Desa Wonosari, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso. Sebanyak 30 keluarga penerima manfaat (KPM) tersenyum lega usai menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap pertama tahun 2025, dengan total nilai Rp27 juta. Pendampingan penuh dilakukan oleh Babinsa Desa Wonosari, Serda Abubekar, yang turun langsung memastikan proses berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Jumat (09/05/2025)

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB ini turut dihadiri Kepala Desa Wonosari Bapak Henus Marzuki S.Sos, Babinkamtibmas Bripda Hendarta, seluruh perangkat desa, serta 20 orang perwakilan warga penerima BLT DD. Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp900 ribu untuk alokasi Januari hingga Maret 2025.

Serda Abubekar, sosok Babinsa yang dikenal dekat dengan masyarakat, mengungkapkan bahwa kehadirannya bukan hanya sebatas tugas, melainkan panggilan hati. “Saya ingin memastikan warga merasa aman dan nyaman. Bantuan ini sangat penting untuk mereka. Pendampingan ini bentuk nyata dari komitmen kami sebagai aparat teritorial,” tegasnya.

Bantuan ini sangat membantu perekonomian warga desa yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan buruh harian. Kehadiran Babinsa dalam proses pencairan mendapat apresiasi luas. Kepala Desa Wonosari, Henus Marzuki, mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Kami merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. Beliau tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga memberi semangat bagi warga kami,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah desa, Babinsa, dan Babinkamtibmas dapat mempercepat penyaluran bantuan dan memastikan tepat sasaran. Kehadiran Serda Abubekar menjadi teladan dalam pelayanan masyarakat. Pendekatan humanis yang dilakukan menunjukkan bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat, tak hanya di siang hari, tetapi juga di malam yang penuh harapan.

Babinsa Magetan Jadi Jembatan Petani-Bulog, Pastikan Harga Gabah Sesuai HPP dan Stok Pangan Aman.

Magetan,– Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan menjaga stabilitas harga gabah, Babinsa Koramil Tipe B 0804-08/ Barat kembali menunjukkan peran aktifnya di lapangan. Kali ini, Babinsa turut mendampingi dan memfasilitasi penyerapan gabah petani oleh Perum Bulog di wilayah binaannya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara TNI AD, Kementerian Pertanian, dan Bulog dalam rangka menyerap hasil panen petani agar terserap maksimal dan tidak jatuh ke tangan tengkulak dengan harga rendah.

“Pendampingan ini merupakan bentuk nyata TNI AD, khususnya para Babinsa, dalam mendukung program pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Danramil Kapten Inf Deny Erwanto.

Penyerapan gabah dilakukan langsung di area panen dengan melibatkan kelompok tani, Bulog, dan Babinsa. Selain memastikan harga jual gabah sesuai HPP (Harga Pembelian Pemerintah), kehadiran Babinsa juga menjadi jembatan komunikasi antara petani dan Bulog, sehingga proses penyerapan berlangsung dengan lancar dan transparan.

Para petani menyambut baik kegiatan ini dan merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. “Alhamdulillah, kami merasa lebih tenang karena ada Babinsa yang bantu awasi dan mengarahkan, gabah kami dihargai pantas,” ujar salah satu petani.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tidak hanya menjamin stok beras nasional tetap aman, tetapi juga menjadi bukti komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan pangan dari akar rumput hingga gudang penyimpanan nasional.

Babinsa Saronggi Bantu Petani Tanam Kacang Hijau, Perkuat Ketahanan Pangan Dan Wujudkan Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat

SUMENEP – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0827/06 Saronggi Sertu Masyono turut serta membantu petani dalam kegiatan penanaman benih kacang hijau di lahan pertanian milik warga Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep. Jumat (9/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara TNI dan masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian sebagai pilar ketahanan pangan.

Babinsa Serda Sertu Masyono, yang terjun langsung ke lapangan, mengatakan bahwa keterlibatan TNI di bidang pertanian adalah bentuk nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat desa.

“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang siap mendukung segala bentuk kegiatan positif, termasuk dalam bidang pertanian,” ujarnya.

Penanaman benih kacang hijau ini dilakukan di lahan seluas 0,2 hektar. Diharapkan, hasil panen kacang hijau nantinya bisa mencukupi kebutuhan pangan lokal dan memberi nilai tambah ekonomi bagi petani setempat.

Pemilik Bapak Asmad, mengapresiasi kehadiran Babinsa yang membantu melakukan penanaman kacang hijau di lahan miliknya.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari TNI, khususnya Babinsa yang selalu aktif di desa. Kehadiran mereka menjadi penyemangat bagi para petani,” ucapnya.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat terus terjalin erat demi tercapainya ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Babinsa Dampingi Petani Sumenep Perluas Areal Tanam Padi, Optimalkan Produksi Pangan Nasional

SUMENEP – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung target swasembada pangan tahun 2025.
Babinsa Koramil 0827/01 Kota Serda Abdul Aziz bersama Kelompok Tani Makmur Jaya 354 melaksanakan Gerakan Tanam Padi Masa Tanam Kedua (MT II).

Kegiatan berlangsung di lahan milik Hasan warga Dusun Salosa, Desa Paberasan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. Jumat (9/5/2025).

Gerakan ini merupakan bagian dari program Perluasan Areal Tanam (PAT) yang digencarkan oleh Kementerian Pertanian.

Turut hadir mendampingi PPL Desa Paberasan. Gerakan tanam ini ditargetkan mampu meningkatkan luas tanam padi secara signifikan, khususnya di lahan-lahan yang sebelumnya tidak ditanami pada MT II.

“Gerakan ini merupakan komitmen kita bersama dalam mendorong produktivitas pertanian dan memperluas areal tanam guna memastikan stok pangan nasional tetap terjaga meski memasuki musim kemarau,” ujarnya.

Gerakan tanam padi MT II ini menyasar lahan seluas 1,5 hektar, dengan target produksi mencapai 9 ton gabah kering panen (GKP).

“Diharapkan, optimalisasi tanam pada musim ini dapat mendukung capaian target produksi padi, sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” ungkap Serda Abdul Aziz.

Selain perluasan areal tanam, program ini juga didukung pendampingan teknis oleh penyuluh lapangan, dan pengelolaan air yang lebih efisien melalui kolaborasi dengan instansi terkait.

Dengan sinergi yang kuat antara petani, pemerintah, dan masyarakat, gerakan tanam padi MT II ini menjadi langkah nyata menuju kemandirian pangan Indonesia.

Dandim 0820/ Probolinggo Hadiri Latihan Menembak Meriam Siswa Kodiklatal di Lapangan Tembak TNI AL Probolinggo

Probolinggo,- Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya P bersama jajaran forum kordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Probolinggo menghadiri kegiatan latihan menembak meriam/demolisi siswa dikspespa, dikmaba dan dikmata seart dan sesenbar Pusdikpel Kodikopsla/Kodiklatal Surabaya tahun 2025 di lapangan tembak TNI AL Paiton, Jumat (09/05/2025).

Letkol Arh Iwan Hermaya P mengatakan kegiatan menembak bersama jajaran forum kordinasi pimpinan daerah Kabupaten Probolinggo di lapangan tembak TNI AL Paiton dilakukan dengan tujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi dan sinergitas.

Dalam rangka memperkuat kerja sama lintas sektor untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih efektif guna mendukung stabilitas keamanan serta ketertiban di wilayah Probolinggo serta untuk memberikan pengalaman langsung kepada para peserta mengenai prosedur dan tata cara menembak yang aman dan sesuai standar militer.

“Kegiatan latihan menembak meriam dan demolisi siswa Kodikopsla/Kodiklatal Surabaya 2025 di daerah latihan/lapangan tembak TNI AL Paiton tersebut akan di laksanakan selama 6 hari dimulai Senin tanggal 4 Mei s/d Jumat 9 Mei 2025 dengan sasaran penembakan arah laut,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya P.

Lebih lanjut perwira berpostur tinggi tegap dan murah senyum menegaskan bahwa dengan melaksanakan latihan menembak diharapkan mampu menjadi prajurit yang terampil, andal dan profesional dalam penanganan.“Latihan menembak ini adalah bagian penting dari kurikulum Dikmapa, tentunya keselamatan personel dan material selalu menjadi fokus utama dalam pelaksanaan latihan,”tuturnya.

Babinsa Koramil 0820/04 Bantaran Dampingi Petani, Sukseskan Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional di Wilayah Binaan

Probolinggo,- Dalam rangka mensukseskan gerakan antisipasi darurat pangan nasional, Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil jajaran melaksanakan patroli dan komunikasi sosial dengan melakukan pendampingan kepada para petani di wilayah binaan,Jumat (9/5).

Bertempat di lahan pertanian milik salah satu warga di Desa Karanganyar, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo. Koramil 0820/04 Bantaran melaksanakan komunikasi sosial dan patroli dengan melakukan pendampingan dalam proses panen padi.

Anggota Koramil 0820/04 Bantaran Sertu Purnomo mengatakan, sebagai aparat kewilayahan disamping memberikan rasa aman pada masyarakat pihaknya juga dikerahkan komando atas untuk mendampingi para petani dari proses bercocok tanam.

Mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga memasuki masa panen kami dampingi. “Diharapkan dengan turunnya kami ke lahan pertanian sebagai pendamping di wilayah binaan masing-masing, maka kualitas penanaman menjadi lebih baik lagi dan hasil panen yang diperoleh dapat meningkat,”kata Sertu Purnomo.

Menurutnya, hal ini dilakukan sebagai bentuk bakti TNI. Pendampingan terhadap petani ini juga sebagai media dalam mensukseskan program pemerintah yakni gerakan antisipasi darurat pangan nasional khususnya di wilayah teritorial binaan dan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.

Dengan adanya pendampingan yang turun langsung membantu petani maka diharapkan para petani makin termotivasi untuk bercocok tanam dengan baik. ” Semoga dengan pendampingan yang kami lakukan hasil panen lebih meningkat lagi,”tuturnya.

Satgas Yonif 500/Sikatan Bagikan Alkitab Gratis di Intan Jaya, Sentuh Hati Masyarakat Papua

Intan Jaya, 9 Mei 2025 – Dalam keheningan pagi yang penuh kedamaian, halaman TK Bilogai di Kabupaten Intan Jaya menjadi saksi sebuah momen yang menyentuh hati. Sebanyak 10 personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan yang dipimpin oleh Sertu Badru, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) sekaligus membagikan Alkitab secara gratis kepada masyarakat setempat.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas militer atau simbolis belaka. Di balik seragam loreng yang biasa dikenal tegas, tersimpan kepedulian dan kasih yang nyata untuk menyatukan keberagaman di tanah Papua. Dalam senyum tulus dan tangan yang bersalaman erat, terjalin sebuah pesan penting: bahwa TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai sahabat dan pelayan masyarakat.

Komandan Pos Bilogai, Lettu Inf Reynaldo J. Lubis, menyampaikan pesan menyentuh tentang nilai-nilai yang terkandung dalam kegiatan ini.

“Kami sadar bahwa Papua adalah tanah yang kaya, bukan hanya sumber daya alam, tapi juga keberagaman. Kami membagikan Alkitab bukan sekadar buku, tapi sebagai bentuk kasih dan pengingat bahwa kita semua bersaudara, meski berbeda suku, ras, dan agama. Tujuan kami hanya satu: mempererat persatuan dan menebarkan kedamaian,” ujarnya dengan penuh ketulusan.

Salah satu warga penerima Alkitab, Bapak Markus, menyambut kegiatan ini dengan rasa haru.

“Saya tidak sangka tentara datang bawa Alkitab. Ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Kami merasa dihargai, dan kami tahu sekarang bahwa TNI bukan hanya menjaga negeri, tapi juga menjaga hati rakyat,” katanya sambil memeluk Alkitab yang baru diterimanya.

Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan yang hangat antara TNI dan masyarakat. Tak ada sekat, tak ada jarak, hanya ada rasa saling menghargai dan mencintai. Alkitab yang dibagikan hari itu bukan hanya menguatkan iman, tapi juga menjadi simbol bahwa persatuan di tanah Papua dibangun dari hati yang saling peduli.

Melalui langkah kecil namun bermakna ini, Satgas Yonif 500/Sikatan terus membuktikan bahwa menjaga negeri bisa dilakukan dengan senjata kasih dan komunikasi yang menyentuh nurani. Karena pada akhirnya, kekuatan bangsa terletak pada persatuan dan kepedulian antarsesama.

Satgas Yonif 512/QY Berbaur dengan Warga, Rayakan HUT Kampung Senggi ke-51 di Perbatasan Papua

Keerom, Papua — Dalam suasana penuh suka cita dan semangat kebersamaan, Satgas Yonif 512/QY Pos Kout turut hadir memeriahkan Syukuran Ulang Tahun Kampung Senggi Suku Vind ke-51, yang digelar pada tahun 2025 ini. Acara yang berlangsung meriah tersebut bukan sekadar perayaan, tetapi juga menjadi momen penting untuk mempererat persaudaraan dan menjaga keamanan bersama di wilayah perbatasan. Jumat, (9/5/2025).

Dengan mengangkat tema:
“Dengan Ulang Tahun Kampung Senggi, Kita Bangun Kebersamaan, Ciptakan Keamanan dan Kenyamanan, Demi Menjunjung Tinggi Harkat dan Martabat Generasi Penerus Kampung Senggi yang Tumbuh Berseri, Bangkit Bersinergi, Bersama Agama, Adat dan Pemerintah,”
acara ini menjadi simbol kuat semangat kolaborasi lintas elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Distrik Senggi, Bapa Daud Yunam, juga menyampaikan apresiasi mendalam atas partisipasi Satgas Yonif 512/QY

“Kehadiran Satgas dalam perayaan ini menunjukkan bahwa TNI bukan hanya mitra keamanan, tapi juga bagian dari keluarga besar kami di Kampung Senggi. Ulang tahun ke-51 ini harus menjadi momentum membangun kampung yang damai, religius, dan berbudaya, demi masa depan anak cucu kita yang lebih baik.”

Acara berlangsung hangat dengan berbagai rangkaian kegiatan adat, doa bersama, hingga hiburan rakyat yang mempererat hubungan antara warga, tokoh adat, pemerintah, dan aparat TNI. Kehadiran Satgas Yonif 512/QY pun memberikan rasa aman dan damai yang nyata bagi seluruh masyarakat.

Denpal V/1 Madiun Gelar Rik Ran: Kendaraan Siap, Tugas Pokok TNI Terdukung!

Madiun, 9 Mei 2025 – Denpal V/1 Madiun laksanakan pemeriksaan kendaraan (Rik Ran). Kegiatan ini tingkatkan kesiapan operasional. Kendaraan siap, tugas pokok TNI AD terdukung. Denpal V/1 Madiun wujudkan profesionalisme.

Pemeriksaan dan pemeliharaan kendaraan ditujukan untuk menunjang kesiapan operasional satuan. Kegiatan ini penting untuk memastikan kendaraan selalu dalam kondisi prima. Dukungan logistik yang handal kunci keberhasilan tugas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan satuan dalam bidang pemeliharaan materiil. Dengan kendaraan yang siap operasional, mobilitas pasukan dan dukungan logistik dapat berjalan lancar. TNI AD siap menjaga kedaulatan.

Diharapkan, kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkala. Dengan pemeliharaan yang baik, usia pakai kendaraan dapat diperpanjang. TNI AD semakin kuat dan profesional. Kesiapan operasional adalah prioritas utama.