Pendampingan Babinsa di Situbondo, Tingkatkan Stabilitas Harga Pangan dan Ketersediaan Gabah Nasional

Situbondo —Komitmen TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui keterlibatan aktif para Babinsa di wilayah. Kali ini, Babinsa dari lima desa di Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, melaksanakan pendampingan serapan gabah petani oleh Perum Bulog di lokasi penggilingan KUD Karya Makmur, Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo. Sabtu (10/05/2025)

Pendampingan tersebut dilakukan oleh lima Babinsa dari Koramil 0823/11 Besuki, yaitu Serka Hamzah (Babinsa Desa Besuki), Serka Hartono (Babinsa Desa Langkap), Serma David (Babinsa Desa Jetis), Serda Painem (Babinsa Desa Kalimas), dan Babinsa dari Desa Belimbing.

Melalui sinergi antara Babinsa, petani, dan pihak Bulog, kegiatan serapan gabah ini berhasil mengumpulkan total gabah sebanyak 20, 664 ton dari lima desa di wilayah Kecamatan Besuki. Desa-desa yang berkontribusi dalam serapan tersebut adalah Desa Belimbing, Desa Langkap, Desa Bloro, Desa Jetis, dan Desa Besuki.

Danramil 0823/11 Besuki menyampaikan apresiasi atas peran aktif para Babinsa dalam mendampingi kegiatan serapan gabah petani. “Ini adalah bentuk nyata dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan nasional. Kehadiran Babinsa di lapangan tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai motivator bagi para petani,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut sebagai langkah strategis untuk membantu petani dalam menjual hasil panennya dengan harga yang layak, sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional melalui jalur resmi seperti Bulog.

Bantuan Pompa Air Submersible Diharapkan Perkuat Ketahanan Pangan di Kecamatan Kunjang.

KEDIRI, – Danramil 0809/23 Kunjang Kodim Kediri Lettu Inf. Herry Pittono mengajak kepada kelompok tani di wilayah binaan untuk terus bersemangat dalam meningkatkan hasil pertanian. Hal itu disampaikan Lettu Inf. Herry Pittono orang nomor satu di Koramil 23/Kunjang melalui Bati Komsos dan Babinsa saat menghadiri pertemuan musyawarah, sosialisasi bantuan Irigasi Tanah Dangkal (ITD) berupa pompa air Sibmersible tenaga listrik, bantuan dari pemerintah. Bantuan alsintan ini diperuntukkan bagi kelompok tani untuk mendukung swasembada pangan.

Kegiatan musyawarah ini digelar di rumah Ketua Kelompok Tani Barokah Dusun Wangkal, Desa Tengger Lor, Kecamatan Kunjang ,Kabupaten Kediri. Hadir pula dalam kegiatan itu Sekcam Kunjang Nursalam, PPL BPP Kecamatan Kunjang bapak Umar dan seluruh anggota kelompok tani barokah.

Danramil 0809/23 Kunjang Lettu Inf Herry Pittono menyampaikan pesan melalui Babinsa nya, dengan adanya bantuan alat Pompa air dari Pemerintah, agar alat tersebut bisa di rawat dengan baik, karena nantinya bisa bermanfaat bagi petani, dan memberikan solusi kebutuhan air bagi petani khususnya di musim kemarau, sehingga ketersediaan air bisa mencukupi.

Dengan adanya bantuan alat tersebut Danramil berharap jumlah Luas Tambah Tanam ( LTT) khususnya pada tanaman padi dapat meningkat dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan swasembada pangan sebagaimana yang menjadi fokus pemerintah pada saat ini,”ujar Danramil kepada awak media, Sabtu (10/5/2025).

Sementara itu, Ketua kelompok tani Wangkal Tengger Lor bapak Hodo menyampaikan kepada semua kelompok tani tujuan adanya kegiatan ini sebagai sarana untuk mensosialisasikan adanya bantuan berupa Irigasi Tanah Dangkal ( ITD) dalam bentuk rumah pompa dan pompa air submersible.

Pompa air ini menggunakan tenaga listrik sebagai penggeraknya sehingga diharapkan akan lebih murah, efisien dan praktis. Selain pompa air submersible dan rumah pompa, dalam paket bantuan ini juga dibuat saluran air sebagai sarana distribusi.

Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan anggota kelompok taani turut merasa memiliki sehingga mereka mau untuk berpartisipasi tidak hanya untuk menggunakan namun juga mau untuk merawat keberadaan bantuan pompa air maupun rumah pompa,”Pungkasnya.

Kepedulian Kodim 0815 Terhadap Lingkungan: Kerja Bakti Bersihkan Saluran Irigasi di Desa Sumberjati

Mojokerto, – Alam adalah anugerah yang tak ternilai, namun menjaga kelestariannya membutuhkan kerja sama dan kepedulian nyata dari seluruh elemen masyarakat. Menyadari pentingnya peran lingkungan dalam menunjang kehidupan, khususnya di sektor pertanian, Kodim 0815/Mojokerto melalui Koramil 0815/15 Jatirejo menunjukkan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan.

Bertempat di Dusun Sumberpetung, Desa Sumberjati, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, sebanyak 15 orang yang terdiri dari personel Koramil, aparat desa, tokoh pemuda, dan para petani setempat melaksanakan kerja bakti membersihkan saluran air, Jumat (09/05/2025). Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan suasana kebersamaan.

Kegiatan pembersihan saluran air yang berfungsi sebagai irigasi pertanian ini difokuskan pada pengangkatan sampah, endapan lumpur, dan batu yang menyumbat saluran air. Bila saluran air yang terbentuk secara alami ini terjaga dan terawat bersih, maka akan menunjang kelancaran distribusi air ke lahan pertanian warga, terutama disaat musim tanam.

Babinsa Sumberjati Koptu Taufik Hidayat yang terjun langsung di lapangan, menyampaikan, kerja bakti ini merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga fungsi vital infrastruktur pertanian, salahsatunya saluran alam Sumberpetung yang bersumber dari kawasan hutan di hulu pegunungan.

“Kami memiliki tanggung jawab untuk selalu dekat dan hadir bersama masyarakat dalam setiap aspek kehidupan, termasuk menjaga lingkungan. Saluran irigasi ini sangat penting bagi para petani, dan jika dibiarkan tersumbat, tentu akan berdampak pada hasil panen mereka”, terang Babinsa.

Lebih lanjut, ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya sebatas aksi fisik semata, melainkan juga sebagai wujud kebersamaan dan semangat gotong royong yang harus terus dipelihara. “Kami berharap ke depan kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan, tidak hanya saat ada permasalahan, tapi juga sebagai bagian dari budaya hidup bersih dan sehat. Kami, TNI, akan selalu siap mendampingi dan bekerja bersama rakyat”, pungkasnya.

Peran aktif TNI melalui Babinsa dalam kegiatan ini semakin mempererat kedekatan antara aparat dan masyarakat, sekaligus menjadi contoh nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam menjaga lingkungan serta mendukung ketahanan pangan.

Pendampingan Babinsa di Kegiatan Sergab Pastikan Harga Adil dan Stabilitas Pangan di Banyuwangi

Banyuwangi,- Anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 0825-20/Songgon kembali membuktikan peran pentingnya sebagai garda terdepan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Empat personel Babinsa melakukan pendampingan dan pengawalan intensif pada kegiatan Serapan Gabah (Sergab) yang dilaksanakan Bulog di enam titik lokasi di wilayah Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Jumat (09/05/2025).

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga selesai ini merupakan implementasi dari program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga gabah dan kesejahteraan petani. Babinsa yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Serka Eko Purwanto (Babinsa Songgon), Serka Pujiyanto (Babinsa Balak), Sertu Sudarto (Babinsa Parangharjo), dan Koptu Mahrus Ali (Babinsa Bedewang).

“Kami bertugas memastikan proses serapan gabah berjalan lancar dan transparan, sehingga petani mendapatkan harga yang adil sesuai ketentuan pemerintah,” ujar Serka Eko Purwanto yang memimpin tim Babinsa dalam kegiatan tersebut.

Dalam operasi sergab kali ini, total gabah kering yang berhasil diserap dari enam petani mencapai 14.878 kg dari lahan seluas 4,4 hektar. Harga pembelian yang ditetapkan sesuai kebijakan nasional yaitu Rp 6.500 per kilogram, dengan pembayaran dilakukan melalui transfer untuk menjamin keamanan dan tertib administrasi.

Para Babinsa bersama petugas BPP/PPL Kecamatan Songgon melakukan pendampingan secara menyeluruh, mulai dari pendataan kelompok tani yang akan panen, membantu koordinasi saat penimbangan, hingga memastikan proses transaksi berjalan dengan baik.

Petani yang terlibat mengaku puas dengan pendampingan yang diberikan. “Kehadiran Babinsa membuat kami merasa lebih tenang dan terlindungi. Proses jual beli menjadi transparan dan kami mendapatkan harga yang layak,” kata Bapak Amatir, salah satu petani dari Dusun Sumberrejo, Desa Songgon.

Hasil panen tertinggi dicatatkan oleh Bapak Atim dari Dusun Krajan Wetan, Desa Parangharjo dengan total 4.450 kg dari lahan seluas 1 hektar, menunjukkan produktivitas yang baik pada musim panen kali ini.

Komandan Koramil 0825-20/Songgon menyatakan bahwa kegiatan sergab ini merupakan bentuk sinergitas antara TNI, Bulog, dan Dinas Pertanian dalam mendukung program ketahanan pangan. “Babinsa sebagai perpanjangan tangan TNI di tingkat desa memiliki peran strategis dalam mengawal kebijakan pemerintah di sektor pertanian,” jelasnya.

Pendampingan serupa akan terus dilakukan di desa-desa lain di wilayah Kecamatan Songgon selama masa panen berlangsung, untuk memastikan stabilitas harga dan kesejahteraan petani tetap terjaga.

Prajurit Kodim 0825 Banyuwangi Ikuti PSJM 2025, Uji Ketahanan Fisik dan Kemampuan Renang Militer

Banyuwangi, 9 Mei 2025 – Demi menjaga kondisi fisik tetap prima sebagai garda terdepan negara, seluruh anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 0825/Banyuwangi mengikuti Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM) Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Kamis hingga Jumat (8-9 Mei 2025), ini meliputi ujian ketahanan mars (Hanmars) dan kemampuan renang militer dasar, yang dipusatkan di sekitar Gor Tawangalun Banyuwangi, Kecamatan Giri.

Sebelum mengawali serangkaian tes fisik yang menantang ini, setiap prajurit Kodim 0825/Banyuwangi terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh, termasuk pengecekan tekanan darah oleh tim medis dari Polkes 05.09.21 Banyuwangi. Langkah ini krusial untuk memastikan seluruh personel dalam kondisi fisik yang optimal dan siap untuk melaksanakan seluruh tahapan PSJM.

Pelaksanaan PSJM dibagi menjadi dua sesi. Pada hari pertama, Kamis (8/5/2025), semangat juang para prajurit diuji melalui Hanmars, sebuah tes ketahanan fisik dan mental yang mengharuskan mereka menempuh jarak tertentu sambil membawa beban perlengkapan militer. Keesokan harinya, Jumat (9/5/2025), giliran kemampuan berenang dengan teknik militer dasar yang diukur dalam sesi Renang Militer Dasar.

Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menegaskan bahwa PSJM merupakan agenda penting untuk mengevaluasi kesiapan jasmani setiap prajurit secara individual. Beliau menekankan bahwa kondisi fisik yang prima adalah fondasi utama bagi seorang prajurit dalam menjalankan tugas pokok dan menjaga daya tahan tubuh.

“Kesiapan fisik yang mumpuni adalah investasi penting bagi setiap prajurit. Melalui PSJM ini, kita dapat memetakan tingkat kemampuan fisik personel dalam menghadapi berbagai dinamika tugas di lapangan,” tegas Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han.

Babinsa Jangkar Berperan Aktif dalam Pengamanan Transportasi Laut untuk Keamanan Wilayah Pesisir.

Situbondo,– Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan wilayah pesisir, personel Koramil 0823-09 Jangkar melaksanakan pengamanan dan monitoring kedatangan kapal penumpang KMP. Munggiyango Hulalo yang tiba dari Pelabuhan Kangean menuju Pelabuhan Jangkar, jumat (09/05/2025).

Babinsa Koramil 0823-09 Jangkar, Koptu Muh. Yasin, hadir langsung di lapangan dan berkoordinasi aktif dengan unsur maritim lainnya guna memastikan proses kedatangan penumpang berjalan aman dan tertib. Kehadiran Koramil dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata peran TNI AD dalam mendukung tugas pengamanan laut dan keselamatan transportasi masyarakat.

“Kami dari Koramil selalu siap bersinergi dengan semua pihak guna menjaga keamanan wilayah, termasuk dalam pengamanan transportasi laut seperti hari ini,” ujar Koptu Muh. Yasin.

Selain Koramil, kegiatan ini juga melibatkan Kamla Jangkar, Polairud, Syahbandar, UPT PPR Banyuwangi, BPTD XI Jatim, serta jajaran ASDP dan Supervisi ASDP Wilker Jangkar. Mereka bekerja sama melakukan pengawasan dan pendataan penumpang secara ketat.

Dari hasil manifest tercatat sebanyak 73 penumpang tiba dengan selamat, terdiri dari 69 penumpang dewasa dan 4 anak-anak. Selama kegiatan berlangsung, situasi di Pelabuhan Jangkar terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Peran aktif Babinsa Koramil Jangkar dalam kegiatan ini mendapat apresiasi dari instansi terkait sebagai garda terdepan pengamanan wilayah di bawah naungan Kodim 0823/Situbondo.

Pendampingan Babinsa Klumutan dalam Program Sergab Pastikan Kesejahteraan Petani dan Ketahanan Pangan

MADIUN – Babinsa Desa Klumutan Koramil 0803/09 Saradan, Serka Juhartono, melaksanakan pendampingan serapan gabah (Sergab) panen padi oleh Bulog di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun pada Jumat (9/5/2025).

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari program Serapan Gabah (Sergab) yang dilaksanakan oleh Perum Bulog untuk menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani dan memastikan ketersediaan stok beras nasional.

Serka Juhartono menjelaskan, “Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan proses serapan gabah dari petani Desa Klumutan berjalan lancar. Kami membantu memfasilitasi komunikasi antara petani dengan pihak Bulog agar harga yang diterima petani sesuai dengan ketentuan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).”

Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 30 ton gabah kering panen (GKP) dari lahan seluas kurang lebih 10 hektar berhasil diserap oleh Bulog. Gabah tersebut merupakan hasil panen dari kelompok tani di Desa Klumutan.

Anggota Kelompok Tani, Triastutik, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan Babinsa. “Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, kami petani merasa lebih tenang dan yakin bahwa gabah kami akan dibeli dengan harga yang layak sesuai ketentuan pemerintah,” ujarnya.

Perwakilan dari Perum Bulog Subdivre Madiun, bapak Amir, menambahkan, “Kolaborasi dengan TNI melalui Babinsa sangat membantu kami dalam pelaksanaan program Sergab. Pendampingan ini mempercepat proses penyerapan gabah dari petani dan memastikan kualitas gabah sesuai dengan standar yang ditentukan,”tambahnya.

Program Sergab merupakan implementasi dari kebijakan pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional dan melindungi kesejahteraan petani. Melalui program ini, Bulog membeli gabah langsung dari petani dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah melalui HPP.

Danramil 0803/09 Saradan, Kapten Inf. Lulus, menegaskan bahwa pendampingan Sergab oleh Babinsa akan terus dilakukan hingga musim panen berakhir. “Kami akan terus mendampingi petani di seluruh wilayah Kecamatan Saradan untuk memastikan program Sergab berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi para petani,” terangnya.

Langkah Preventif Kodim 0807/Tulungagung : Cegah Pelanggaran Judi Online di Lingkungan

Tulungagung,- Untuk menjaga disiplin dan integritas prajurit serta PNS di lingkungan TNI AD, Kodim 0807 Tulungagung melaksanakan pengecekan personel usai apel pagi di halaman Makodim, Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 17, Kelurahan Kampungdalem, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (09/05/2025).

Kegiatan ini merupakan langkah preventif dalam mengantisipasi potensi pelanggaran, khususnya yang berkaitan dengan judi online, yang belakangan ini menjadi perhatian serius di lingkungan TNI AD. Pemeriksaan dilaksanakan oleh satuan intelijen Kodim 0807 yang bertugas melakukan deteksi dini, memberikan peringatan, serta mencegah berbagai bentuk ancaman terhadap personel dan satuan.

Kasdim 0807 Tulungagung, Mayor Arh Untung Wiyono, S.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari pengawasan internal untuk menjaga moral dan profesionalisme prajurit.
“Pengecekan berkala menjadi langkah penting dalam upaya pengamanan personel. Kami ingin memastikan seluruh anggota Kodim 0807 menjunjung tinggi aturan dan bebas dari aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun satuan, termasuk keterlibatan dalam judi online,” ujarnya.

Dengan kegiatan ini, Kodim 0807 Tulungagung menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan dan pengawasan demi terwujudnya prajurit dan PNS yang berintegritas serta patuh terhadap hukum.

Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Bersihkan Saluran Irigasi untuk Pertanian Berkelanjutan di Kediri.

KEDIRI – Ketika saluran irigasi tersumbat, bukan hanya air yang berhenti mengalir, tetapi juga harapan para petani.

Di Desa Nambakan, Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri semangat gotong royong mengalir seiring air yang kembali jernih, berkat aksi nyata TNI dan warga dalam membersihkan saluran irigasi pada ,Jum’at (9/5/2025) pagi.

Di tengah cuaca pagi yang bersahabat, personel Koramil 0809/09 Kandat Kodim Kediri bersama warga setempat bahu-membahu membersihkan rumput liar dan sampah yang menumpuk di saluran irigasi pertanian.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah penting menjaga keberlanjutan sektor pertanian yang menjadi nadi kehidupan desa.

“Tujuan kegiatan karya bakti ini untuk memperlancar aliran air yang sering tersumbat oleh sampah dan rumput yang tumbuh di sekitar saluran irigasi,” jelas Bati Wanwil yang memimpin kegiatan.

Lebih dari sekadar aksi bersih-bersih, kegiatan ini juga menjadi momen edukatif. Kopka Budi S sebagai Babinsa di desa binaan juga mengingatkan warga pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke saluran air.

“Kegiatan seperti ini harus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, agar pengairan untuk lahan pertanian tidak tersumbat. Saluran irigasi sebagai penyedia bahan baku air pertanian harus dijaga kelancarannya, sehingga sektor pertanian mampu panen dengan baik untuk mendongkrak kesejahteraan para petani,” tegasnya.

Partisipasi warga pun terlihat luar biasa. Salah satu warga Desa Nambakan mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran Anggota Koramil Kandat yang tak henti menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Warga juga terlihat sangat antusias dalam membersihkan saluran irigasi agar lingkungan tetap sehat,” ujar warga.

Ia berharap kerja bakti seperti ini bisa menjadi kebiasaan, bukan hanya dalam bentuk gotong royong bersama, tetapi juga lewat kesadaran mandiri tiap warga.

Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Desa Nambakan menunjukkan bahwa menjaga ketahanan pangan bisa dimulai dari hal keci, saluran irigasi yang bersih dan mengalir lancar. Karena air yang lancar bukan hanya menyuburkan sawah, tapi juga semangat kebersamaan.

Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Kegiatan Karya Bakti Pengecoran Musholla di Desa Margoagung

BOJONEGORO, – Jajaran TNI dari Koramil 09/Sumberrejo Kodim 0813 Bojonegoro, bersama masyarakat melaksanakan karya bakti pengecoran pondasi Musholla Baitul Mukminin Dusun Nglandean RT.010/RW.002 Desa Margoagung Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Jum’at (9/5/2025).

Selaku Babinsa Desa Margoagung, Peltu Agus Suyanto, menyampaikan bahwa perbantuan tenaga dari para Bintara Pembina Desa atau Babinsa Koramil 0813-09/Sumberrejo dalam kegiatan karya bakti tersebut merupakan tugas TNI disaat situasi damai, dan TNI selalu siap untuk membantu masyarakat.

“Seperti yang kita lakukan hari ini, masyarakat membutuhkan bantuan tenaga untuk mengecor pondasi Musholla Baitul Mukminin Dusun Nglandean, dengan senang hati kami akan selalu hadir ditengah-tengah masyarakat. Kegiatan ini juga untuk menambah amal ibadah kita kepada Tuhan Yang Maha Esa,” harapnya.

Disampaikan juga bahwa kegiatan karya bakti bersama yang dilakukan dalam rangka membantu masyarakat tersebut agar terjalin keakraban yang erat, serta untuk terwujudnya kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang semakin mantap.

“Dan pada saatnya nanti juga akan diminta pertanggung jawaban kepada Tuhan, dan juga kepada pimpinan,” kata Peltu Agus Suyanto.

Ketua Takmir Musholla Baitul Mukminin, H. Mangil, mengucapkan terima kasih kepada warga dan juga para Babinsa Koramil 0813-09/Sumberrejo yang telah membantu proses pembangunan Musholla Baitul Mukminin.

Pembangunan Musholla Baitul Mukminin tersebut sangat dibutuhkan bagi warga Dusun Nglandean dan sekitarnya. Disamping sebagai tempat beribadah, menurut dia, keberadaan Musholla ini juga berfungsi sebagai tempat menuntut ilmu.

“Jadi Musholla tidak hanya digunakan hanya untuk shalat saja, akan tetapi sangat baik digunakan untuk kegiatan yang lain yang lebih bermanfaat untuk kemaslahatan umat,” tuturnya.

Kehadiran TNI, bapak-bapak Babinsa dari Koramil 09/Sumberrejo Kodim 0813 Bojonegoro yang telah bahu-membahu bersama masyarakat dalam membantu pengecoran pondasi Musholla Baitul Mukminin ini merupakan spirit tersendiri bagi warga masyarakat setempat.

“Kehadiran TNI menjadikan motivasi, sehingga kami lebih semangat dalam melaksanakan kerja bakti ini. Sekali lagi kami ucapkan banyak terima kasih atas partisipasi bapak-bapak Babinsa, juga warga dalam kegiatan ini. Semoga apa yang kita lakukan pada hari ini bisa bermanfaat, dan bisa menjalin kebersamaan TNI dengan rakyat,” pungkas H. Mangil.