Danramil 0808/11: Babinsa Ujung Tombak dalam Mendukung Ketahanan Pangan Melalui Tanam Padi di Blitar

Blitar – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional Babinsa Desa Ngembul Koramil 0808/11 Binangun Kodim 0808/Blitar Serda Purwadi, melaksanakan pendampingan kepada para petani dalam kegiatan tanam padi di Dusun Blumbang RT. 03 RW. 02 Desa Ngembul Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar, Kamis (15/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan masa tanam padi guna meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan percepatan masa tanam, diharapkan para petani dapat melakukan penanaman padi minimal dua kali dalam setahun.

Serda Purwadi mengatakan bahwa kehadirannya di tengah-tengah petani merupakan bentuk nyata dukungan TNI dalam mewujudkan swasembada pangan. “Kami siap mendampingi para petani kapan pun. Harapannya percepatan masa tanam ini bisa memberikan hasil panen yang maksimal dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Serda Purwadi.

Sementara itu Karno (45), salah satu petani yang turut serta dalam kegiatan tersebut, mengaku senang atas bantuan dan pendampingan dari Babinsa. “Kami merasa terbantu sekali dengan kehadiran Pak Babinsa. Selain membantu secara fisik, beliau juga memberi semangat dan motivasi agar kami terus semangat dalam bertani,” ungkapnya.

Danramil 0808/11 Binangun Kapten Inf. Joni Candra menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan instruksi langsung dari Komando Atas dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di wilayah. “Babinsa adalah ujung tombak di lapangan. Kehadiran mereka sangat penting untuk menjalin sinergi dengan masyarakat, khususnya petani, agar program ketahanan pangan bisa terlaksana dengan baik,” tegas Kapten Joni.

Dengan sinergi yang solid antara TNI dan masyarakat, diharapkan program percepatan masa tanam ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat besar bagi petani serta ketahanan pangan nasional.

Korem 081/DSJ Menyalakan Pelita Harapan di Panti Asuhan Citra Diri, Anak-anak Siap Mengejar Cita

Pacitan, – Di sebuah panti asuhan sederhana di pinggiran kota, tawa riang anak-anak berpadu dengan suara lembaran buku yang dibuka. Di tempat yang bagi sebagian orang hanya dianggap sebagai penampungan, tumbuh harapan-harapan besar yang tak pernah padam. Mereka bukan hanya anak-anak yang ditinggalkan, tapi juga pejuang kecil yang tak mau menyerah pada keadaan.

Semangat dan harapan besar dari anak-anak itu tidak terlepas dari kepedulian Korem 081/DSJ yang telah melakukan renovasi terhadap Panti Asuhan Citra Diri di Pacitan, tempat tinggal mereka. Bagi anak-anak itu, renovasi itu juga tak ubahnya bagaikan langkah kecil menuju cita-cita besar mereka.

Sherly Novitasari, salah satu penghuni panti mengaku, kini ia dan teman-temannya dapat belajar dengan nyaman dan siap menapak hari esok yang lebih baik.

“Alhamdulillah sekarang belajarnya enak, nyaman, dan senanglah pokoknya. Soalnya dulu kalau hujan itu kita sering terganggu, harus pindah-pindah tempat, karena atapnya banyak yang bocor,” katanya ditemui di Panti Asuhan Citra Diri, Dusun Krajan, Desa Kayen, Pacitan, Kamis (15/5/2025).

“Dulu juga sering kedinginan, karena dinding kayunya banyak yang bolong-bolong. Tapi alhamdulillah sekarang semuanya telah diperbaiki, lantainya juga sudah dikeramik,” lanjut murid SDN Sukoharjo yang bercita-cita ingin menjadi guru itu.

Senada dengan pengakuan Sherly, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengungkapkan, renovasi yang dilakukan terhadap Panti Asuhan Citra Diri dilakukan secara menyeluruh.

“Renovasi yang kita lakukan mulai dari memperbaiki atap dengan mengganti kayu-kayu dan gentengnya, mengganti kusen pintu dan jendela, serta dinding yang awalnya kayu kita ganti dengan tembok. Termasuk lantainya juga dikeramik,” kata Pamen TNI AD abituren Akmil 1998 tersebut.

“Kita juga sudah membuatkan ruang kantor untuk para pengurus, kamar untuk anak-anak, serta membangun MCK dan sanitasinya,” imbuhnya.

Untoro menegaskan, apa yang diperbuat di Panti Asuhan Citra Diri sebagai langkah awal untuk kembali melakukan aksi serupa di seluruh jajaran Korem 081/DSJ.

“Ini sebagai awal atau stimulus untuk di wilayah kami yang lain. Kebetulan kami ada 9 Kodim, 9 kabupaten dan 2 kota, pasti di wilayah tersebut ada panti asuhan seperti ini yang nanti membutuhkan sentuhan dari TNI AD untuk diperhatikan kesejahteraannya,” ujarnya.

Untuk diketahui, saat ini Panti Asuhan Citra Diri memiliki 173 anak asuh. Terdiri dari 83 laki-laki dan 90 perempuan. Dari angka itu, sebanyak 153 anak asuhnya tinggal di luar panti asuhan yang dikarenakan keterbatasan daya tampungnya.

Renovasi Panti Asuhan Citra Diri Dapat Apresiasi dari Mabesad sebagai Bentuk Kepedulian TNI AD

Pacitan,- Renovasi Panti Asuhan Citra Diri mendapat apresiasi langsung dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad). Hingga mengirimkan Tim Penilai yang dipimpin oleh Waaster Bid Tahwil, Komsos, dan Bakti TNI, Brigjen TNI Taufiq Shobri.

Taufiq menyebut, renovasi yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial di tengah-tengah masyarakat.

“Kegiatan yang dilaksanakan dalam bentuk lomba karya bakti tingkat Korem ini adalah kebijakan Kasad (Jenderal TNI Maruli Simanjuntak) dan salah satu bentuk implementasi nyata yang dilaksanakan oleh TNI, khususnya Angkatan Darat dalam rangka ikut menjadi bagian dalam penyelesaian permasalahan-permasalahan sosial yang ada di wilayah,” kata Jenderal Bintang Satu itu di Panti Asuhan Citra Diri, Dusun Krajan, Desa Kayen, Pacitan, Kamis (15/5/2025).

Lebih dari itu, tegasnya, kegiatan semacam itu juga linear dengan program Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto.

Renovasi panti asuhan yang dilaksanakan secara serentak dan bersinergi itu diharapkan akan mampu menjadi pendorong untuk terus dilanjutkan ke depannya.

“Tentunya kegiatan ini diharapkan tidak sampai di sini dan menjadi penggugah buat lingkungan kita. Apalagi di era sekarang ini, kecenderungan situasi global yang tidak menentu mengharuskan kita tidak ada kata lain kecuali untuk terus berkolaborasi dalam berbagai aksi sosial,” terangnya.

Taufiq pun berharap, renovasi yang telah dilakukan dapat menjadi kebaikan dan bermanfaat bagi Panti Asuhan Citra Diri maupun masyarakat sekitar.

“Mudah-mudahan, kegiatan yang sudah kita laksanakan bersama-sama ini menjadi bagian dari amal ibadah dan niat baik kita untuk kebaikan masyarakat, khususnya Panti Asuhan Citra Diri,” ujarnya.

Selain sasaran fisik berupa renovasi panti asuhan, jelasnya, pada lomba karya bakti tersebut juga dilakukan sasaran non fisik dalam bentuk membantu membuatkan akte kelahiran bagi anak-anak yang belum memiliki legalitas kependudukan tersebut.

Bahkan diakuinya, hingga hari ini, TNI AD telah berhasil membantu tidak kurang dari 3.000 anak di Indonesia untuk memiliki akte kelahiran sebagai gerbang masa depan mereka.

Sebagai informasi, renovasi panti asuhan semacam itu dilakukan serentak oleh Korem-Korem di seluruh Indonesia. Saat ini, renovasi terhadap Panti Asuhan Citra Diri menjadi salah satu kandidat terbaik dari lima nominasi yang telah terpilih. Penilaian didasarkan dari tingkat renovasi bangunan yang dilakukan dan jumlah akte kelahiran yang berhasil dibuat.

Pembangunan Infrastruktur Desa: Kodim 0817/Gresik Fokus pada Drainase untuk Atasi Banjir Musiman.

Gresik,– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 di wilayah teritorial Kodim 0817/Gresik terus menunjukkan progres positif. Salah satu sasaran fisik utama dalam program ini adalah pembangunan drainase di wilayah timur Dusun Bareng, Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.

Kegiatan pengerjaan drainase ini menjadi bagian vital dari upaya peningkatan infrastruktur desa, yang diharapkan dapat mengatasi persoalan genangan air dan banjir musiman yang kerap melanda kawasan tersebut.

Dandim 0817/Gresik, Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, S.Sos., selaku Dansatgas TMMD menyampaikan bahwa pembangunan drainase ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup warga desa.

“Melalui TMMD, kami berupaya menjawab kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya perbaikan sistem drainase. Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat,”ungkapnya.

Pengerjaan drainase dilakukan secara gotong royong oleh anggota Satgas TMMD bersama warga setempat. Dengan semangat kebersamaan, pembangunan drainase yang dirancang ditargetkan rampung sesuai jadwal pelaksanaan TMMD.

Selain pembangunan drainase, TMMD ke-124 juga meliputi kegiatan nonfisik seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, serta pembinaan ketahanan pangan bagi masyarakat.

Program TMMD ini diharapkan tidak hanya membawa dampak langsung bagi perbaikan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan semangat kebersamaan, nasionalisme, serta pemberdayaan masyarakat desa secara menyeluruh.

Program TMMD ke-124: TNI Dukung Kesehatan Mata Siswa dengan Pemeriksaan Gratis

Gresik – Dalam rangka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Kodim 0817/Gresik menggelar kegiatan nonfisik berupa pemeriksaan mata gratis bagi siswa-siswi Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) di Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. Kamis (15/5/2025).

Kegiatan sosial ini merupakan hasil kerja sama antara Kodim 0817/Gresik dan Eye Link Group Gresik, sebuah lembaga kesehatan mata yang telah berpengalaman dalam pelayanan kesehatan komunitas dan edukasi kesehatan mata di wilayah Gresik. Pemeriksaan dilakukan oleh tim medis profesional dari Eye Link, yang terdiri atas dokter mata, optometris, dan petugas kesehatan lainnya yang membawa peralatan khusus pemeriksaan mata ke lokasi kegiatan.

Ratusan siswa tampak antusias mengikuti pemeriksaan yang berlangsung lapangan di Ponkes Desa Banter. Mereka diperiksa oleh tim medis profesional dari Eye Link Group, dengan pengawasan langsung personel Kodim dan pihak terkait. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kesadaran pentingnya kesehatan mata di kalangan pelajar.

Dalam kegiatannya siswa menjalani serangkaian tes penglihatan, termasuk pemeriksaan tajam penglihatan (visus), deteksi dini kelainan refraksi seperti rabun jauh, rabun dekat, dan silindris, serta edukasi singkat tentang cara menjaga kesehatan mata.

Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan generasi muda di pedesaan.

“Kesehatan mata sangat penting dalam mendukung proses belajar. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi anak-anak di Desa Banter,”ungkapnya.

Melalui program TMMD ke 124 Kodim 0817/Gresik tidak hanya membangun jalan atau fasilitas umum, tetapi juga membangun sumber daya manusia. Pemeriksaan mata gratis di gelar agar anak-anak di desa-desa tidak mengalami gangguan penglihatan yang bisa menghambat proses belajar.

Koramil 0806-07/Watulimo Gelar Kerja Bakti untuk Jaga Kebersihan Kawasan Wisata Banyu Nget

Trenggalek – Aksi nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan masa depan pariwisata lokal kembali ditunjukkan oleh jajaran Koramil 0806-07/Watulimo. Bersinergi dengan lintas sektor dan komunitas di Kecamatan Watulimo, mereka menggelar kerja bakti massal membersihkan kawasan wisata Banyu Nget, Desa Dukuh, Kamis (15/5/2025).

Kegiatan ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, melainkan seruan moral untuk menjaga warisan alam yang menjadi kebanggaan Watulimo. Di tengah derasnya arus modernisasi, langkah ini menjadi pengingat bahwa keindahan alam harus dirawat, bukan hanya dinikmati. Dipimpin langsung oleh Danramil 0806-07/Watulimo Kapten Inf Wawan Irianto bersama Sekcam Watulimo Hardiyanto, S.Sos., aksi ini menjelma menjadi simbol kebersamaan lintas elemen masyarakat.

Tak hanya jajaran Koramil, puluhan warga dan relawan dari berbagai komunitas turut ambil bagian, komunitas Geneman (Gerakan Nembel Dalan Watulimo), komuntas STC (Sopir Trenggalek Community), perangkat Desa Dukuh, Komunitas pecinta alam Niponk (Naluri Insan Petualang Ora Nate Kapok), hingga Pokmas Wisata Banyu Nget. Mereka bersatu dalam satu tekad: menjaga dan merawat Banyu Nget agar tetap bersih, alami, dan menjadi destinasi kebanggaan yang terus hidup dari generasi ke generasi.

“Kerja bakti ini lebih dari sekadar aksi kebersihan. Ini bentuk cinta kita terhadap alam dan aset desa yang sangat berharga. Banyu Nget bukan hanya milik Dukuh, tapi juga kebanggaan Trenggalek. Dan menjaganya adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Kapten Inf Wawan Irianto dengan penuh semangat.

Ia pun memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh elemen yang hadir. “Sinergi seperti ini adalah modal sosial luar biasa. Komunitas, pemerintah, dan TNI bersatu untuk satu tujuan mulia: menciptakan lingkungan wisata yang bersih dan berkelanjutan.”

Sekcam Watulimo, Hardiyanto, S.Sos., turut menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam mendorong ekonomi lokal. “Kebersihan tempat wisata bukan hanya soal estetika, tapi juga daya tarik bagi wisatawan. Dan itu berarti peluang ekonomi bagi warga sekitar. Banyu Nget bisa menjadi harapan baru bagi kebangkitan ekonomi desa, jika kita rawat bersama.”

Semangat yang sama juga disuarakan oleh para komunitas. Imam Jegrik, Ketua Komunitas STC, menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari gerakan peduli lingkungan. “Kami percaya, perubahan besar dimulai dari langkah kecil. Dan hari ini, kita membuktikannya bersama.”

Sebagai salah satu destinasi unggulan di Desa Dukuh, Banyu Nget dikenal akan kejernihan air, keteduhan alam, dan atmosfer yang menenangkan. Lewat kegiatan ini, para pegiat dan relawan berharap kawasan ini tidak hanya bersih sesaat, tetapi menjadi ikon wisata berkelanjutan yang dicintai dan dibanggakan oleh generasi mendatang.

Babinsa Lidahkulon Dukung Ketahanan Pangan Nasional dengan Aksi Nyata Menanam Padi Bersama Petani

Surabaya — Dalam upaya mendukung program Ketahanan Pangan Nasional (Hanpangan), Babinsa Kelurahan Lidahkulon, Koramil 0830/21 Lakarsantri, Serda Kasturi, menunjukkan aksi nyata dengan terjun langsung membantu petani menanam padi, Kamis (15/5).

Berlokasi di Jl. Menganti, RW 09, Kelurahan Lidahkulon, Kecamatan Lakarsantri, Serda Kasturi turut serta dalam kegiatan tanam padi jenis IRPARI 32 milik Bapak Suliyadi, di atas lahan seluas 1,3 hektare.

“Kami tidak hanya menjaga wilayah dari sisi keamanan, tapi juga ikut berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani adalah bentuk nyata komitmen TNI untuk rakyat,” ujar Serda Kasturi di sela kegiatan.

Kegiatan ini disambut baik oleh warga dan petani setempat, yang merasa terbantu dengan keterlibatan langsung TNI dalam aktivitas pertanian, terutama saat masa tanam seperti sekarang.

Melalui sinergi antara aparat teritorial dan masyarakat, diharapkan hasil pertanian di wilayah Lidahkulon bisa meningkat dan berkontribusi pada keberhasilan program Hanpangan di tingkat nasional.

Babinsa Situbondo Dukung Kegiatan Posyandu untuk Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat

Situbondo – Kodim 0823/Situbondo senantiasa mendorong para Babinsa untuk berperan secara produktif dalam setiap aspek kehidupan masyarakat. Hal ini ditunjukkan melalui pendampingan kegiatan Posyandu oleh Babinsa Koramil 0823/09 Jangkar, Sertu R. Samosir, di Desa Gadingan, Kecamatan Jangkar kabupaten Situbondo. Kamis 15/05/2025

Posyandu sebagai layanan kesehatan terpadu di tingkat desa membutuhkan dukungan lintas sektor agar berjalan optimal. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut membuktikan bahwa TNI tidak hanya berperan dalam pertahanan, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan sosial masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu R. Samosir membantu proses pendataan, penimbangan balita, hingga menjaga keamanan dan ketertiban. Ia juga turut memotivasi masyarakat agar lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan keluarga sejak dini.

“Sebagai aparat teritorial, kami dituntut untuk aktif dan produktif dalam semua kegiatan masyarakat, termasuk bidang kesehatan,” ujar Sertu R. Samosir. Ia menambahkan bahwa kehadiran Babinsa merupakan bentuk nyata sinergitas antara TNI, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan.

Kodim 0823/Situbondo melalui para Babinsa nya berkomitmen menjadikan keberadaan TNI sebagai kekuatan yang solutif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan langkah-langkah produktif di lapangan, TNI semakin dekat dan dipercaya oleh rakyat.

Kodim 0826 Pamekasan Gelar Hanmars untuk Tingkatkan Ketahanan Fisik dan Mental Prajurit

Pamekasan – Dalam rangka meningkatkan kemampuan fisik dan ketahanan prajurit, Kodim 0826/Pamekasan melaksanakan kegiatan Hanmars (Ketahanan Mars) yang diikuti oleh seluruh personel militer, Kamis (15/05/2025).

Latihan ini menempuh jarak sejauh 10 kilometer, dengan rute yang bervariasi melewati perkampungan warga, area persawahan, dan medan alam terbuka. Kegiatan dimulai sejak pagi hari dan berlangsung dengan tertib serta penuh semangat.

Komandan Kodim 0826/Pamekasan, Letkol Inf Herik Prasetiawan, menyampaikan bahwa kegiatan Hanmars merupakan program pembinaan fisik dan mintal yang bertujuan menjaga dan meningkatkan ketahanan jasmani setiap prajurit.

“Sebagai prajurit TNI AD, fisik yang prima adalah modal utama dalam menjalankan tugas. Latihan seperti ini juga memperkuat disiplin, kekompakan, dan jiwa korsa di antara anggota,” ujarnya.

“Tidak hanya menjadi ajang peningkatan fisik, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan mental serta pemahaman medan yang mungkin akan dihadapi di lapangan tugas,”tuturnya.

Di sepanjang rute, para prajurit menunjukkan semangat dan kekompakan tinggi, saling mendukung satu sama lain untuk menyelesaikan perjalanan dengan aman dan tepat waktu.

Kegiatan Hanmars ini merupakan bagian dari program rutin yang terus dilaksanakan Kodim 0826/Pamekasan sebagai upaya menjaga kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit di segala kondisi.

Koramil 0803/01 Taman Gelar Program P5 di SMAN 5 Madiun untuk Tingkatkan Jiwa Patriotisme Siswa

Madiun, – Anggota Koramil 0803/01 Taman yang dipimpin oleh Peltu Gatot telah melaksanakan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Bangunlah Jiwa Raga” di SMAN 5 Kota Madiun pada hari Kamis, (15/5/2025).

Kegiatan yang berlangsung di SMAN 5 Kota Madiun yang terletak di Jl. Mastrip, Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun ini diikuti oleh ratusan siswa-siswi dengan antusias. Program P5 ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa patriotisme, bela negara, dan kebugaran jasmani para siswa.

Peltu Gatot dalam sambutannya menyampaikan, “Program P5 dengan tema ‘Bangunlah Jiwa Raga’ ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk menumbuhkan semangat cinta tanah air dan bela negara di kalangan generasi muda, sekaligus membentuk pribadi yang tangguh secara mental dan fisik.”

Kegiatan ini diisi dengan berbagai aktivitas seperti pelatihan baris-berbaris, pengenalan wawasan kebangsaan, pembinaan mental, serta serangkaian kegiatan olahraga guna memperkuat kebugaran jasmani para peserta.

Para siswa yang mengikuti kegiatan tampak bersemangat mengikuti seluruh rangkaian acara. Salah satu siswa, Andi Pratama, menyatakan kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dan memperkuat rasa cinta tanah air.

Koramil 0803/01 Taman berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa di berbagai sekolah sebagai bagian dari program pembinaan teritorial dan mendekatkan TNI dengan masyarakat, khususnya generasi muda.