Babinsa Koramil Tembelang Berpartisipasi dalam Posyandu Balita, Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat di Jombang

Jombang – Babinsa Koramil 081403/ Tembelang, Kabupaten Jombang, turut berpartisipasi aktif dalam mendukung kegiatan posyandu balita di Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang. Jumat (16/05/2025) pagi.

Kegiatan posyandu itu kali ini fokus pada pemeriksaan kesehatan balita, dengan tujuan untuk mewujudkan balita sehat.

“Posyandu adalah ujung tombak dalam upaya kesehatan balita. Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa layanan kesehatan berjalan dengan baik, serta memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya pola makan yang sehat dan gizi yang seimbang,” jelas Serma Iwan Yulianto.

Sektor Pertanian Dukung Ketahanan Pangan: Sertu Nurudin Terjun Langsung Bantu Petani di Pamekasan

PAMEKASAN – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap ketahanan pangan, Babinsa Desa Tlonto Ares, Sertu Nurudin, turun langsung ke lapangan membantu petani dalam merawat tanaman jagung musim tanam kedua (MT-2). Kegiatan tersebut berlangsung di lahan milik Moh. Sarkawi (58), warga Dusun Tengah, Desa Tlonto Ares, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan.

Dalam kegiatan itu, Sertu Nurudin membantu proses penggemburan tanah dan pembersihan rumput liar yang tumbuh di sela-sela tanaman jagung. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tanaman jagung dapat tumbuh optimal tanpa terganggu gulma yang bisa menghambat pertumbuhan.

“Kami hadir untuk mendukung para petani, karena sektor pertanian adalah pilar penting dalam ketahanan pangan nasional,” ujar Sertu Nurudin. Ia juga menambahkan bahwa pendampingan kepada petani merupakan salah satu tugas Babinsa dalam mendukung program pemerintah.

Moh. Sarkawi, pemilik lahan, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. “Kami merasa lebih semangat ketika ada perhatian langsung dari TNI. Ini menambah motivasi kami dalam bertani,” ungkapnya.

Babinsa Curahgrinting Gelar Kerja Bakti dan Donor Darah untuk Tingkatkan Kemanunggalan TNI-Rakyat

Probolinggo,- Dalam rangka pembinaan teritorial (Binter) dan meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Kelurahan Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Serka M. Salim dan Serda Moch. Yahya, melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama warga dan unsur BPBD Kota Probolinggo. Kegiatan dilanjutkan dengan aksi sosial donor darah oleh PMI Kota Probolinggo,(16/5/2025).

Kerja bakti dimulai pukul 07.00 WIB bertempat di Jln. Citarum, Kel. Curahgrinting. Kegiatan difokuskan pada pembersihan lingkungan, saluran air, dan pengangkutan sampah untuk mencegah potensi banjir serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Babinsa Kel. Curahgrinting menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, kerja bakti juga menjadi wahana untuk mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan warga.

Usai pelaksanaan kerja bakti, kegiatan dilanjutkan dengan donor darah yang diikuti oleh warga, personel TNI, serta relawan dari berbagai unsur masyarakat. Kegiatan donor darah ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan kontribusi terhadap stok darah di wilayah Kota Probolinggo.

Selama kegiatan berlangsung, situasi aman, tertib, dan lancar. Warga menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terwujud sinergitas antara aparat kewilayahan dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta menumbuhkan semangat gotong royong,” ujar Serka M. Salim.

Pendampingan TNI: Pembangunan Sumur Bor dan Pipanisasi untuk Akses Air Bersih di Probolinggo

Probolinggo, Koramil 0820/07 Wonomerto kembali hadir di tengah – tengah masyarakat dalam rangka melakukan pendampingan dalam pelaksanaan program pembangunan rumah sumur bor di Dusun Krajan, Desa Posangit Tengah, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Jumat (16/5).

Anggota Koramil 0820/07 Wonomerto Serka Abdul Munib mengatakan program pembangunan rumah sumur bor, pompanisasi dan pipanisasi menjadi salah satu dari sekian banyak program Kodim 0820/Probolinggo sebagai solusi terkait apa yang menjadi keluhan masyarakat dalam wiiayah teritorial.

“Yang jelas program tersebut untuk membantu masyarakat dalam memenuhi akses akan kebutuhan air bersih baik itu untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk pengairan lahan pertanian,” kata Serka Abdul Munib.

Menurutnya, sejumlah program yang telah berjalan merupakan bentuk kepedulian pihaknya untuk membantu masyarakat dalam pemenuhan air bersih. Program sumur bor, pompanisasi dan pipanisasi. Memiliki manfaat berkelanjutan, langkah ini tepat untuk membantu warga yang kesulitan air bersih.
“Kita akan terus mencari solusi karena TNI selalu berada di tengah-tengah kesulitan rakyat dengan berusaha mencari solusi terbaik,”ujarnya.

Lebih lanjut anggota berpostur tinggi tegap ini mengungkapkan seiring dengan kemudahan akses air bersih untuk kebutuhan masyarakat dan ke lahan pertanian tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan. Masyarakat tidak lagi kesulitan untuk mendapatkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, demikian juga untuk lahan pertanian kebutuhan air sudah terpenuhi.

“Upaya ini juga merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu mewujudkan ketahanan pangan nasional dengan mengoptimalkan lahan pertanian dan membantu mengatasi permasalahan kesulitan air di wilayah binaan,”pungkasnya.

Semangat Gotong Royong: Kegiatan Pembersihan di Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat Madiun

Madiun,- Babinsa Desa Dagangan Koramil 0803-14/Dagangan, Peltu Munif Dwi Erwanto menghadiri kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXII Tahun 2025 yang diselenggarakan di Desa Dagangan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jumat (16/5).

Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan rumput dan selokan di area Lapangan Dusun Pintu, Desa Dagangan. Acara ini merupakan bagian dari program tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.

“Kegiatan BBGRM ini sangat penting untuk memupuk semangat kebersamaan dan gotong royong di kalangan masyarakat. Kami dari TNI selalu siap mendukung program-program yang bermanfaat bagi masyarakat,”kata Peltu Munif.

Peltu Munif Dwi Erwanto hadir bersama dengan aparat desa dan masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya kerjasama antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Kepala Desa Dagangan, Rudi Panca Widadi, mengapresiasi kehadiran dan partisipasi Babinsa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk menyukseskan program pembangunan desa.

Kegiatan pembersihan berlangsung selama beberapa jam dan berhasil memperbaiki kondisi lapangan serta sistem drainase di sekitarnya. Masyarakat yang hadir juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam berpartisipasi.

BBGRM merupakan program nasional yang dilaksanakan setiap tahun untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Tahun 2025 menandai pelaksanaan BBGRM yang ke-22 sejak program ini dicanangkan.

Masyarakat Antusias: Penyuluhan Budidaya Ikan Lele dalam Program TMMD 124 Kodim 0812/Lamongan

Lamongan,- Satgas TMMD 124 Kodim 0812/Lamongan terus bekerja dan bersinergi dengan semua Stakeholder dan warga dalam membangun Desa Kebalankulon. Semua sasaran fisik,tahap demi tahap sudah mulai dikerjakan. Selain sasaran fisik, ada juga sasaran non fisik yang menjadi prioritas Satgas TMMD 124 tahun 2025 ini.

Salah satunya adalah dengan melaksanakan Bimbingan Teknis tentang perikanan dengan menggandeng Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan. Masyarakat pun berdatangan untuk turut serta dalam penyuluhan tersebut. Terlihat di Balai Desa Kebalankulon, masyarakat begitu antusias mengikuti penyuluhan tentang budidaya ikan lele yang diselenggarakan oleh Satgas TMMD 124 Kodim 0812/Lamongan itu.

Dalam Sambutannya, Kepala Desa Kebalankulon, Andik Sudarno S.E., mengucapkan selamat datang kepada tim dari Dinas Perikanan dan berterimakasih atas waktu serta ilmu yang nantinya akan diberikan kepada warganya.

“Selamat datang Bapak Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan beserta rombongan di Balai Desa Kebalankulon.Kami harapkan kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan manfaat untuk masyarakat Desa Kebalankulon” ujarnya mengawali sambutan.

Sementara itu, Danramil 0812/16 Sekaran Kapten Inf Sugeng mengatakan bahwa perlunya diadakan bimbingan teknis ini karena ikan lele merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang kaya akan gizi.

“Kami berharap nanti apa yang disampaikan penyuluh akan bermanfaat dan dapat diterapka sehingga bisa menambah penghasilan masyarakat” ujarnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan materi penyuluhan yang dibawakan oleh Aviv Zahroni S.Pi., selaku penyuluh perikanan dari KKP.Dirinya mengupas tuntas bagaimana cara untuk membudidayakan ikan lele dengan metode kolam bioflok agar hasil panennya memuaskan.

Dirinya menjelaskan bahwa budidaya ikan lele terdiri dari beberapa tahapan yang sangat penting untuk diketahui, yaitu diantaranya persiapan kolam, penebaran benih ikan, pencegahan penyakit dan masa pemanenan.

Dengan diadakannya penyuluhan tentang budidaya ikan nila yang merupakan salah satu sasaran non fisik dalam TMMD 124 ini, Dansatgas Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,.M.Han., berharap masyarakat akan mampu menyerap dan memahami materi. Sehingga akan bisa meningkatkan produksi ikan yang merupakan salah satu upaya dalam memperkuat ketahanan pangan Nasional.

“Ini merupakan salah satu upaya kita dalam memperkuat Ketahanan pangan Nasional sehingga mampu mewujudkan Kedaulatan pangan” tutupnya.

Karya Bakti TNI: Ajendam V/Brawijaya Mewujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat di Kampung Kramat Kasin

Malang,– Ajendam V/Brawijaya laksanakan Karya Bakti TNI Satnonkowil. Bersama rakyat, bersihkan lahan Kampung Kramat Kasin. TNI wujudkan lingkungan bersih, sehat, dan lestari. TNI hadir untuk masyarakat. Jumat (16/05/2025)

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja TNI AD “Bersama Membangun Negeri”. Ajendam V/Brawijaya dibantu Koramil 0833/01 Klojen, Pemda, dan masyarakat setempat. Gotong royong bersihkan lahan terbuka hijau.

Lahan terbuka hijau memiliki fungsi utama untuk keindahan dan interaksi. Dengan menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, taraf hidup masyarakat dapat ditingkatkan. TNI peduli terhadap kesejahteraan masyarakat.

Karya Bakti ini menunjukkan sinergi antara TNI dan masyarakat. TNI selalu siap membantu masyarakat dalam berbagai bidang, termasuk pelestarian lingkungan. Kebersamaan adalah kunci keberhasilan.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Lingkungan yang bersih dan sehat akan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Ajendam V/Brawijaya berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan Karya Bakti secara berkelanjutan. TNI akan terus bersinergi dengan masyarakat dan Pemda untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.

Diharapkan, kegiatan ini menginspirasi daerah lain untuk menjaga lingkungan. Semoga Kampung Kramat Kasin semakin indah dan nyaman. TNI bersama rakyat, negara kuat. Lingkungan lestari, hidup sejahtera.

Membangun Kepercayaan: Anjangsana Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 500/Sikatan Ciptakan Kedamaian dan Kasih Sayang

Intan Jaya,– Di balik langit biru Pegunungan Tengah Papua yang membentang tenang, suasana hangat dan penuh keakraban tercipta di Kampung Holomama, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Tepat pada hari Jumat, 16 Mei 2025, sebanyak 12 personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan yang dipimpin Lettu Inf Sugianto (Danpos Holomama) melaksanakan kegiatan anjangsana ke rumah salah satu tokoh adat terkemuka, Bapak Niko Sani.

Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa. Di tengah keterbatasan fasilitas, personel Satgas hadir sebagai sahabat dan pelindung masyarakat. Mereka memberikan pelayanan kesehatan gratis, membagikan pakaian layak pakai, dan lebih dari itu, juga membangun kepercayaan yang tulus antara rakyat dan TNI.

“Ini bukan hanya soal tugas, tapi tentang hati. Kami datang membawa ketulusan, karena Papua juga rumah kami,” ujar Lettu Inf Sugianto dengan mata berbinar saat memeriksa kesehatan seorang ibu sambil duduk bersila di tanah.

Suasana haru terasa saat beberapa warga yang awalnya ragu perlahan menunjukkan senyum dan mulai menyapa ramah. Anak-anak kecil yang polos menerima kotak susu dan pelukan hangat dari prajurit, memperlihatkan bahwa kasih sayang bisa menembus batas seragam dan adat.

“Yang kami jaga bukan hanya keamanan, tetapi kedamaian. Karena perdamaian itu tumbuh dari hubungan yang saling percaya, seperti ini,” tutur salah satu prajurit yang tengah memeriksa tekanan darah warga lansia dengan penuh kesabaran.

Bapak Niko Sani pun menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Satgas Yonif 500/Sikatan yang telah menyapa warga tanpa sekat, “Kami merasa dihargai dan diperhatikan. TNI bukan hanya penjaga negara, tetapi juga saudara bagi kami masyarakat Papua.”

Selain pelayanan kesehatan dan bantuan pakaian, pesan penting juga disampaikan oleh Satgas kepada masyarakat, yaitu ajakan untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) di wilayah Kampung Holomama.

Kegiatan ini mencerminkan bahwa TNI bukan hanya simbol kekuatan militer, tetapi juga duta damai dan kasih yang hadir untuk menyatu dengan rakyat, membangun jembatan antara perbedaan, dan merawat semangat kebhinekaan di ujung timur Indonesia.

TNI-Polri Bersinergi Musnahkan 204 Pohon Ganja sebagai Langkah Tegas Melawan Narkotika di Papua

Pegunungan Bintang, Papua — Dalam langkah tegas memberantas peredaran narkotika yang diduga menjadi sumber pendanaan kelompok separatis OPM, Satgas Yonif 512/QY bersama Polres Pegunungan Bintang memusnahkan barang bukti ganja hasil operasi Satgas Yonif 512/QY di wilayah Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang pada hari jumat, 28 Maret 2025 lalu. Jumat, (16/5/2025).

Barang bukti ganja 204 pohon gaja yang telah kering tersebut dimusnahkan dalam sebuah kegiatan resmi di Polres Pegunungan Bintang, sebagai bagian dari komitmen TNI dan Polri untuk menekan aktivitas ilegal yang merongrong stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan.

Dansatgas Yonif 512/QY, Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo, dalam keterangannya menyatakan bahwa operasi ini merupakan bentuk sinergi nyata TNI-Polri dalam menjaga kedaulatan negara dan memberantas kegiatan ilegal yang mengancam keutuhan NKRI.

“Selain kami menjaga wilayah perbatasan secara fisik, tetapi juga menindak tegas segala bentuk aktivitas ilegal yang membahayakan masyarakat, termasuk peredaran ganja yang diduga kuat menjadi sumber pendanaan kelompok separatis,” tegas Letkol Inf Galih.

Senada dengan itu, Wakapolres Pegunungan Bintang, Kompol Micha Toding Potty, S.H., S.I.K., M.H, mengapresiasi langkah cepat dan sigap Satgas Yonif 512 dalam menemukan barang bukti tersebut. Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus memperkuat kerja sama lintas sektor demi menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah ini.

“Kami akan terus bersinergi dengan TNI dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga Papua tetap damai. Pemusnahan barang bukti ini adalah bukti nyata penegakan hukum ditengah tantangan yang tidak ringan,” ujar Kompol Micha.

Operasi ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan wilayah Pegunungan Bintang sebagai ladang bisnis ilegal. Pemerintah bersama aparat keamanan berkomitmen untuk tidak memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran narkotika dan aktivitas separatisme di Bumi Cenderawasih.

Sosialisasi Koperasi Merah Putih: Upaya Pemerintah Bojonegoro Membangun Ekonomi Desa

BOJONEGORO, – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0813 Bojonegoro Mayor Inf Bambang Riyanto, turut menghadiri acara Sosialisasi Pembentukan Koperasi Merah Putih di Pendopo Malowopati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro Jawa Timur, Jum’at (16/5/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro ini dihadiri 28 Camat, serta 430 Kepala Desa dan Lurah se- Kabupaten Bojonegoro. Hadir pula Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, Polres Bojonegoro, Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur, serta Asisten Deputi Tata Kelola dan Manajemen Risiko Kementerian Koperasi RI, Trias Sujatmiko, yang mengikuti secara virtual.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, mengatakan bahwa pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun ekonomi kerakyatan. “Pentingnya sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam rangka penguatan ekonomi kerakyatan Indonesia, termasuk peran koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia. Pemerintah daerah, juga menyatakan komitmennya dengan memberikan bantuan pembiayaan jasa notaris,” tegasnya.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menyampaikan bahwa kesiapan para Kepala Desa dan Lurah sangat penting agar pendirian koperasi bisa selesai tepat waktu. Ia juga menegaskan kembali dan menjelaskan mengenai mekanisme pembiayaan notaris sebagaimana telah disampaikan oleh Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Bojonegoro, Retno Wulandari, menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat pembentukan Koperasi Merah Putih di setiap desa dan kelurahan.

“Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada Kepala Desa sebagai langkah awal percepatan pendirian Koperasi Merah Putih di Bojonegoro,” ucapnya.

Dia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menargetkan musyawarah desa khusus dapat dilaksanakan paling lambat akhir Mei. Hasilnya akan menjadi dasar pengajuan pembentukan koperasi yang ditargetkan rampung pada Juli 2025.

Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur mencatat bahwa hingga 15 Mei 2025, sebanyak 3.030 desa/kelurahan di Jawa Timur telah melaksanakan musyawarah desa terkait koperasi.

Dari jumlah tersebut, 37 di antaranya telah mengurus Surat Administrasi Badan Hukum (SABH). Sementara diwilayah Kabupaten Bojonegoro sendiri, 59 desa telah menggelar musyawarah, setara dengan 13,72% dari total yang ditargetkan.