Koramil Karangpilang Pantau Distribusi Makanan Sehat di SMP Negeri 51 Surabaya Untuk Generasi Sehat

SURABAYA – Batuud Koramil 0830-19 Karangpilang, Peltu Sugeng Hariyono, bersama Babinsa Koptu Farid DA, melakukan pemantauan distribusi makanan sehat dan bergizi di SMP Negeri 51 Surabaya, Kamis (22/5/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Jalan Raya Balas Klumprik No. 125, Kelurahan Balas Klumprik, Kecamatan Wiyung. Kehadiran anggota TNI ini bertujuan untuk memastikan program makan sehat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi para siswa.

Peltu Sugeng menyampaikan bahwa keterlibatan Koramil merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesehatan dan kecerdasan generasi muda. “Kami ingin memastikan setiap siswa mendapatkan asupan gizi yang sesuai untuk mendukung aktivitas belajar mereka di sekolah,” ujarnya.

Dalam pemantauan tersebut, Peltu Sugeng dan Koptu Farid berinteraksi langsung dengan pihak sekolah dan petugas penyedia makanan. Mereka meninjau proses pembagian, memeriksa kualitas serta kuantitas makanan, dan memastikan semuanya sesuai standar kebersihan dan nutrisi.

Pihak sekolah menyambut baik keterlibatan Koramil dan berharap sinergi ini terus terjalin dalam berbagai kegiatan yang mendukung pendidikan dan kesehatan siswa.

Program makanan sehat ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat dan produktif, sekaligus menanamkan kebiasaan makan bergizi sejak dini.

Kesiapan Alutsista Jadi Prioritas: Denpal V/4 Sidoarjo Periksa Kendaraan Tempur di Kavaleri 3

Sidoarjo,- Prajurit Denpal V/4 Sidoarjo turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan kendaraan tempur serta dinas di Kesatuan Kavaleri 3/Sidoarjo, Kamis (22/05/2025). Kegiatan ini dipimpin oleh Dandenpal V/4 Sidoarjo, Letkol Cpl Kusaeri, yang menekankan pentingnya kesiapan alutsista dalam mendukung operasi militer. “Kami ingin semua kendaraan dalam kondisi prima,” ujarnya.

Rangkaian pemeliharaan meliputi pemeriksaan menyeluruh pada mesin, sistem rem, suspensi, hingga kelengkapan administrasi seperti STNK dan surat izin penggunaan kendaraan. Selain itu, tim juga memastikan bahwa sistem kelistrikan dan pendingin mesin berfungsi optimal agar tidak terjadi gangguan saat digunakan dalam latihan maupun tugas operasional.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan materiil tempur (Bintalpur) yang rutin dilakukan setiap periode guna menjaga daya tempur satuan. Setiap kendaraan roda dua maupun roda empat diperiksa secara teliti, termasuk kendaraan taktis yang sering digunakan dalam misi pengamanan dan patroli wilayah.

Selama proses pemeliharaan, para teknisi memberikan pendampingan kepada personel Kikav 3/Sidoarjo dalam upaya meningkatkan kemampuan perawatan mandiri kendaraan dinas. Prajurit diberikan pengetahuan dasar troubleshooting kerusakan ringan hingga cara melakukan perawatan harian agar performa kendaraan tetap terjaga dengan baik.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh kendaraan yang dimiliki Kikav 3/Sidoarjo dapat selalu siap pakai dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan. Kesiapan alutsista menjadi prioritas utama dalam menjaga profesionalisme dan efektivitas prajurit di medan operasi.

Satgas Yonif 512/QY Gelar Tanam Jagung Bersama Masyarakat di Keerom untuk Ketahanan Pangan

Keerom, Papua – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Satgas Yonif 512/QY Pos Yabanda bersama masyarakat Kampung Yabanda, Distrik Yaffi menggelar kegiatan tanam jagung secara gotong royong. Kamis, (22/05/2025).

Dengan semangat kebersamaan yang tinggi, prajurit TNI bersama warga membuka lahan, mengolah tanah, dan menanam benih jagung di atas lahan milik masyarakat yang selama ini belum tergarap secara maksimal. Kegiatan ini menjadi simbol nyata kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam membangun kemandirian pangan di wilayah perbatasan.

Bapa Yahya Sauri, salah satu masyarakat Kampung Yabanda, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran dan kepedulian Satgas terhadap kesejahteraan warga.

“Kami sangat senang dan merasa terbantu. Kehadiran TNI bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga membantu kami bertani, menanam jagung. Ini sangat berarti bagi kami,” ujar Bapa Yahya.

Selain membantu proses penanaman, Satgas juga memberikan pendampingan teknis serta bibit jagung unggul kepada warga. Diharapkan, dalam beberapa bulan ke depan hasil panen dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi harian maupun sumber ekonomi warga.

Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan tanaman, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi warga perbatasan. Semangat gotong royong yang ditanam hari ini akan menjadi fondasi kokoh bagi masa depan Distrik Yaffi yang lebih mandiri dan sejahtera.

Pendampingan Distribusi Makanan Bergizi oleh TNI: Meningkatkan Kualitas Gizi Pelajar di Sukolilo Baru

Surabaya,– Dalam rangka mendukung program Makan Sehat Bergizi (MSB), Babinsa Koramil Kenjeran, Sertu Budi Hermanto, melaksanakan pendampingan kegiatan distribusi makanan bergizi kepada ribuan pelajar di wilayah Kelurahan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak.

Sebanyak 2.017 siswa dari berbagai jenjang pendidikan menjadi penerima manfaat dalam kegiatan yang berlangsung pada Kamis (22/5) tersebut. Program ini menyasar total 9 sekolah, terdiri dari TK, SD, SMP, dan SLB, sementara jenjang SMA belum menerima bantuan pada tahap ini.

Pendampingan oleh Babinsa menjadi bagian penting dalam menjamin kelancaran dan ketertiban proses distribusi makanan sehat yang diberikan kepada siswa. Kegiatan ini juga menunjukkan sinergi antara TNI AD dan pihak sekolah dalam mendukung peningkatan gizi dan kesehatan peserta didik.

Salah satu punggawa Koramil Kenjeran Sertu Budi Hermanto menyampaikan, bahwa keterlibatannya dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas generasi muda sejak dini. “Kami berharap, dengan makanan bergizi yang diterima, para siswa bisa tumbuh lebih sehat dan semangat dalam belajar,” ujarnya.

Program Makan Sehat Bergizi ini merupakan inisiatif yang bertujuan membantu pemenuhan gizi anak-anak sekolah, khususnya di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih. Harapannya, program ini akan terus berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak pelajar di wilayah Surabaya.

Babinsa Desa Pohgajih Dukung Program Pencegahan Stunting Melalui Pendampingan Posyandu Balita

Blitar – Upaya pencegahan untuk percepatan penanganan stunting terus dilakukan di wilayah Kabupaten Blitar. Salah satu bentuk sinergi nyata terlihat dalam kegiatan pendampingan Posyandu Balita oleh Babinsa Desa Pohgajih, Serda Dharlis dari Koramil 0808/21 Selorejo Kodim 0808/Blitar, bersama bidan desa dan para kader Posyandu Melati di RT 02 RW 01 Desa Pohgajih Kecamatan Selorejo Kab. Blitar, Kamis (22/5/2025).

Kegiatan Posyandu kali ini meliputi penimbangan tinggi dan berat badan balita, pemberian vitamin serta imunisasi guna memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung program nasional percepatan penurunan angka stunting yang masih menjadi tantangan di beberapa wilayah.

Serda Dharlis selaku Babinsa menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dalam bidang pertahanan, namun juga membantu program-program kemanusiaan seperti kesehatan masyarakat.

“Kami hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi masa depan. Pendampingan ini bukan hanya sebatas rutinitas, tetapi wujud nyata sinergi TNI dengan masyarakat dan instansi terkait untuk memastikan balita tumbuh sehat dan bebas dari stunting,” ujar Babinsa.

Sementara itu Ibu Haryati salah satu warga yang membawa anaknya ke Posyandu, mengungkapkan rasa syukurnya atas adanya kegiatan tersebut. “Saya senang sekali ada Posyandu rutin dan didampingi Babinsa. Anak-anak bisa dipantau kesehatannya, kami para ibu juga jadi lebih sadar pentingnya gizi dan imunisasi. Terima kasih pada semua petugas yang peduli pada kesehatan anak-anak kami,” ungkapnya.

Danramil 0808/21 Selorejo Kapten Inf Rudianto Agus Saputra saat dikonfirmasi secara terpisah memberikan apresiasi terhadap peran aktif Babinsa dalam mendukung program pemerintah.

“Kami selalu tekankan kepada para Babinsa untuk berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk dalam penanganan stunting. Ini adalah tanggung jawab moral kita semua demi mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan kuat,” tegas Kapten Rudy.

Kegiatan Posyandu ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara aparat kewilayahan, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam membangun ketahanan kesehatan dari tingkat desa. Dengan kebersamaan dan kepedulian, harapan untuk mewujudkan generasi bebas stunting bukanlah hal yang mustahil.

Koramil 0829-02/Socah Dukung Pembukaan Rekening Bansos untuk Anak Yatim Piatu di Bangkalan

Bangkalan – Koramil 0829-02/Socah melalui Bati Komsos Pelda As’ad melaksanakan pendampingan dalam kegiatan pembukaan rekening Bantuan Sosial (Bansos) YAPI (Yatim Piatu) dari Kementerian Sosial (Kemensos) di Bank Mandiri pada hari Kamis, (22/5/25).

Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi anak-anak yatim piatu di wilayah Kecamatan Socah agar dapat menerima bantuan sosial secara langsung dan aman melalui rekening pribadi di Bank Mandiri. Pendampingan dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI, khususnya Koramil 0829-02/Socah, terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan.

Pelda As’ad dalam keterangannya menyampaikan, “Pendampingan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan moral kami sebagai aparat kewilayahan. Kami ingin memastikan bahwa proses penyaluran bantuan berjalan lancar, transparan, dan tepat sasaran. Anak-anak yatim piatu adalah generasi penerus bangsa yang harus kita lindungi dan dukung bersama”, ujarnya.

Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar. Diharapkan dengan adanya rekening pribadi, proses penyaluran bantuan sosial dapat berlangsung lebih efisien dan memudahkan penerima dalam mengakses hak mereka secara langsung.

Koperasi Merah Putih: Inisiatif Strategis Pemerintah untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi di Bangkalan

Bangkalan – Hari Kamis (22/5/25) Bertempat di Balai Desa Tanjung Jati, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Koramil 0829-03/Kamal melalui Bati Tuud Ramil 0829-03/Kamal, Pelda Suhaeri, menghadiri dan turut serta dalam kegiatan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) dalam rangka pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan strategis pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pendirian koperasi di tingkat desa. Salah satu inisiatif unggulan yang saat ini sedang digalakkan adalah pendirian Koperasi Merah Putih, sebuah program nasional yang diinisiasi oleh pemerintah sebagai bentuk konkret penguatan struktur ekonomi desa, sekaligus membangkitkan semangat gotong royong dan nasionalisme dalam pengelolaan usaha bersama.

Koperasi Merah Putih merupakan model koperasi modern berbasis desa yang digagas oleh Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Program ini bertujuan untuk:

Mendorong kemandirian ekonomi desa melalui unit usaha koperasi yang dikelola secara profesional. Menjadi wadah bagi masyarakat desa untuk mengakses pembiayaan, pelatihan usaha, hingga pasar. Menumbuhkan semangat kebersamaan dan kedaulatan ekonomi berbasis nilai-nilai Pancasila dan nasionalisme. Menjadi pendorong utama dalam mewujudkan Desa Mandiri dan Produktif.

Koperasi Merah Putih diarahkan untuk bergerak di berbagai sektor sesuai potensi lokal, seperti perdagangan hasil pertanian, simpan pinjam, UMKM, industri rumah tangga, hingga digitalisasi pasar desa.

Dalam sambutannya, Pelda Suhaeri menyatakan bahwa Koramil 0829-03/Kamal sangat mendukung inisiatif strategis ini. “Koperasi Merah Putih bukan sekadar lembaga ekonomi, tetapi simbol dari upaya kolektif rakyat dalam membangun kemandirian bangsa dari desa. Kami, TNI, siap bersinergi dan mendampingi masyarakat agar koperasi ini berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi warga,” tegasnya.

Musyawarah berlangsung dengan tertib, partisipatif, dan penuh semangat kebersamaan. Warga menyambut positif pembentukan Koperasi Merah Putih dan berharap koperasi ini dapat segera berjalan untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Kegiatan Edukatif di Koramil Puri: Anak-anak Dikenalkan pada Tugas dan Tanggung Jawab TNI

Mojokerto – Dalam upaya menanamkan wawasan kebangsaan dan memperkenalkan profesi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) kepada anak usia dini, Koramil 0815/04 Puri menerima kunjungan edukatif dari Kelompok Bermain (KB) Al Wahyu. Kegiatan ini berlangsung di Markas Koramil 0815/04 Puri, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (22/05/2025).

Sebanyak 30 siswa-siswi KB Al Wahyu turut serta dalam kunjungan tersebut, didampingi Kepala Sekolah, Yanti, S.Pd., beserta empat orang guru pendamping. Rombongan disambut hangat oleh jajaran Koramil yang dipimpin langsung oleh Bati Wanwil, Serma I Made Arnawa.

Dalam kegiatan ini, para peserta didik diperkenalkan dengan berbagai aspek tugas dan tanggung jawab TNI AD, khususnya peran Koramil dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Anak-anak juga diajak mengenal jenis-jenis seragam TNI serta mendapatkan edukasi tentang pentingnya menumbuhkan rasa cinta Tanah Air dan kedisiplinan sejak usia dini.

Serma I Made Arnawa menyampaikan, kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan menumbuhkan rasa bangga terhadap profesi TNI kepada generasi muda, bahkan sejak mereka masih di usia prasekolah.

“Harapannya, anak-anak ini dapat lebih mengenal peran TNI dalam menjaga kedaulatan negara, serta tumbuh menjadi generasi yang disiplin, cinta Tanah Air, dan memiliki semangat kebangsaan”, ungkapnya.

Ia juga menambahkan, dengan pengenalan profesi TNI sejak dini, diharapkan kelak akan ada di antara mereka yang terpanggil untuk mengabdi kepada bangsa melalui TNI maupun jalur pengabdian lainnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan keceriaan, menjadi pengalaman berharga yang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, khususnya dalam membentuk karakter anak bangsa sejak usia dini.

Pembinaan Wawasan Kebangsaan oleh Babinsa: Membangun Jiwa Nasionalisme Sejak Dini di Wonorejo

Surabaya,— Dalam upaya memperkuat ketahanan wilayah dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini, Babinsa Kelurahan Wonorejo, Koramil 0830/11 Rungkut, Serka Sudomo, melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial pada Rabu malam, 21 Mei 2025.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan mengunjungi Kampung Anak Negeri (KANRI), sebuah fasilitas di bawah naungan Dinas Sosial Kota Surabaya yang berada di Jalan Raya Wonorejo Selatan, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut.

Dalam kunjungannya, Serka Sudomo memberikan materi wawasan kebangsaan serta pelatihan dasar peraturan baris-berbaris (PBB) kepada anak-anak yang tinggal di Kampung Anak Negeri. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin pembinaan teritorial oleh aparat kewilayahan yang bertujuan membina dan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus berkontribusi pada pembentukan karakter generasi muda.

Di hadapan anak-anak yang menjadi binaan KANRI, Serka Sudomo menyampaikan materi tentang pentingnya mencintai tanah air, menjaga persatuan dan kesatuan, serta mengenali jati diri bangsa Indonesia. Dengan bahasa yang sederhana dan pendekatan yang ramah, ia mengajak anak-anak untuk memahami arti penting Pancasila sebagai dasar negara dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa.

“Anak-anak ini adalah generasi penerus bangsa. Mereka harus tumbuh dengan semangat nasionalisme, memahami sejarah bangsa, dan mencintai negeri ini dengan sepenuh hati,” ujar Serka Sudomo usai memberikan materi.

Menurutnya, pemberian wawasan kebangsaan tidak harus menunggu usia dewasa. Justru pada usia anak-anak dan remaja adalah momen yang tepat untuk membentuk pondasi karakter dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan, agar mereka tumbuh menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan berintegritas.

Selain menyampaikan materi tentang wawasan kebangsaan, Serka Sudomo juga melatih dasar-dasar peraturan baris-berbaris (PBB). Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Kampung Anak Negeri dengan penuh semangat. Anak-anak dengan antusias mengikuti aba-aba yang diberikan, berbaris dengan tertib, dan belajar tentang pentingnya disiplin serta kekompakan dalam kelompok.

“Melatih PBB bukan hanya soal baris-baris saja, tetapi juga membentuk jiwa disiplin dan melatih mereka untuk mampu bekerja sama. Ini adalah nilai-nilai yang penting dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa,” tambah Serka Sudomo.

Kegiatan yang dilakukan oleh Serka Sudomo ini merupakan wujud konkret dari peran strategis Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam pembinaan wilayah. Tidak hanya menjaga keamanan dan stabilitas, Babinsa juga menjadi penggerak sosial yang hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi, bantuan, dan penguatan karakter.

Dengan kegiatan ini, diharapkan akan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, rasa tanggung jawab sosial, serta semangat membangun bangsa dan negara.

Babinsa Koramil 0823/15 Bungatan Berikan Materi Wawasan Kebangsaan kepada Siswa SDN 1 Bletok

Situbondo – Upaya menciptakan generasi muda yang cinta tanah air dan memiliki karakter kuat terus dilakukan oleh jajaran TNI AD melalui kegiatan pembinaan teritorial. Salah satunya ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 0823/15 Bungatan, Koptu M. Arifin, yang memberikan materi wawasan kebangsaan kepada siswa-siswi SDN 1 Bletok, Desa Bletok, Kecamatan Bungatan, pada Kamis (22-05-2025).

Dalam kegiatan tersebut, Koptu M. Arifin membawakan materi dengan pendekatan yang PRODUKTIF (Profesional, Mendukung kebijakan pemerintah dan Komando atas, Adaptif, dan Inovatif), guna menanamkan nilai-nilai nasionalisme sejak usia dini.

Ia menekankan pentingnya rasa bangga menjadi warga negara Indonesia, serta mengajak para siswa untuk menumbuhkan semangat persatuan dan menghindari segala bentuk tindakan bullying di lingkungan sekolah.

“Bullying bukanlah budaya kita. Sebagai pelajar yang cinta tanah air, kalian harus menjunjung tinggi nilai persaudaraan, saling menghormati, dan mendukung satu sama lain dalam belajar,” ujar Koptu M. Arifin di hadapan para siswa.

Kegiatan ini disambut antusias oleh guru dan siswa, yang merasa mendapatkan motivasi dan pemahaman baru tentang pentingnya menjaga keharmonisan serta semangat kebangsaan di sekolah.

Koptu M. Arifin menambahkan bahwa Babinsa hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat teritorial, tetapi juga sebagai pendidik karakter bangsa. Dengan pendekatan yang Adaptif dan Inovatif, TNI berperan aktif membentuk generasi yang unggul dan siap menghadapi tantangan zaman.

Melalui kegiatan ini, TNI AD terus membuktikan komitmennya dalam mendukung program pendidikan karakter dan memperkuat ketahanan nasional dari lini paling dasar: dunia pendidikan.