TMMD ke-126: Kodim 0818 Malang-Batu Fokus Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan Desa

Malang,- Kepala Staf Kodim 0818/Malang-Batu Mayor Czi Supaat memimpin rapat koordinasi dalam rangka penentuan sasaran program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025. Rapat yang berlangsung di Aula Makodim Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Kegiatan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari pemerintah daerah, instansi terkait, serta tokoh masyarakat. (05/2025)

Dalam sambutannya, Mayor Czi Supaat menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam pelaksanaan program TMMD. “Program TMMD bukan hanya tanggung jawab TNI, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat dan pemerintah daerah. Kita harus bersama-sama menentukan sasaran yang tepat agar program ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Rapat ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan prioritas pembangunan di wilayah Kabupaten Malang, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam pelaksanaan TMMD. Beberapa poin penting yang dibahas antara lain infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan, yang menjadi fokus utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

Mayor Czi Supaat juga mengingatkan semua peserta untuk memperhatikan aspek keberlanjutan dari setiap program yang akan dilaksanakan. “Kita harus memastikan bahwa setiap kegiatan yang dilakukan tidak hanya berdampak positif dalam jangka pendek, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tambahnya.

Dengan semangat kebersamaan, diharapkan pelaksanaan TMMD ke-126 TA 2025 dapat berjalan lancar dan sukses, serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan desa-desa di Kabupaten Malang. Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang baik untuk mewujudkan tujuan bersama dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pendampingan Babinsa Perkuat Gerakan Antisipasi Darurat Pangan di Kecamatan Kanigaran

Probolinggo,- Dalam rangka mendukung Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil 0820-01/Kanigaran terus aktif mendampingi petani di wilayah binaan. Hari ini, dua Babinsa, Serka M. Istaim dan Serka Suparjan, melaksanakan pendampingan panen padi di lahan milik Ibu Wariyah (58 tahun), warga RT 07 RW 06, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo,(23/5).

Lahan seluas 0,2 hektare tersebut menghasilkan panen sebanyak 1,2 ton gabah. Sebagian hasil panen dijual ke tengkulak, sementara sisanya dikonsumsi sendiri oleh pemilik lahan. Pendampingan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya di tengah situasi darurat pangan nasional.

Melalui sinergi bersama petani, Babinsa terus berkomitmen hadir sebagai penggerak dan pendamping dalam setiap upaya swasembada pangan di daerah.

Kodim 0820/Probolinggo Tekankan Pentingnya Bela Negara dalam Menangkal Ancaman Modern Saat Ini

Probolinggo,- Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0820/Probolinggo Mayor Kav Edy Surnoto menjadi pemateri dalam kegiatan penguatan bela negara di lingkungan tim penggerak PKK Kabupaten Probolinggo, Jumat (23/5).

Mayor Kav Edy Surnoto mengatakan bela negara adalah upaya pembelaan terhadap negara yang dilakukan oleh seluruh warga negara, baik secara individu maupun kolektif, yang dilandasi oleh rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta nilai-nilai Pancasila.

Kader PKK memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran dan semangat bela negara di tingkat keluarga dan masyarakat. “Kader PKK dapat menjadi agen perubahan dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air, loyalitas terhadap negara dan kesadaran untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional,” kata Mayor Kav Edy Surnoto.

Mayor Kav Edy Surnoto berharap melalui penguatan bela negara di lingkungan tim penggerak PKK ini akan tumbuh kesadaran bela negara baik untuk pengurus, kader maupun keluarga dan lingkungan sekitar. “Kesadaran bela negara harus selalu dibina dan dilestarikan dengan sebaiknya, mari kita bimbing keluarga dan anak-anak kita menjadi generasi yang cinta Indonesia, Pancasila, NKRI dan menghormati perbedaan,”ujarnya.

Ditambahkan perwira murah senyum ini bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar terdiri dari ribuan pulau berbagai suku dan bahasa serta kondisi geografis yang sangat luas, berbatasan dengan banyak negara. Kondisi ini memerlukan pertahanan negara yang kuat baik secara militer, ekonomi, sosial, budaya dan politik.

“di era modern saat ini tantangan yang dihadapi justru lebih besar jika lengah bangsa Indonesia dapat dijajah kembali secara ekonomi, sosial, budaya dengan narkoba atau paham radikal dan terorisme,
melalui penguatan ini diharapkan akan tumbuh kesadaran bela negara khususnya di lingkungan tim penggerak PKK Kabupaten Probolinggo,”pungkasnya.

Satgas Yonif 512/QY dan Brimob Polri Gelar Komsos, Pererat Sinergi Masyarakat di Kiwirok Pegunungan Bintang

Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat di Distrik Kiwirok, ketika Satgas Yonif 512/QY bersama personel Brimob Polri menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan masyarakat setempat. Jumat, (23/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat guna menciptakan situasi yang aman, damai, serta mendukung pembangunan sosial di wilayah perbatasan.

Dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, masyarakat turut menyambut dengan antusias. Salah satu masyarakat, Mama Walifa, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh TNI dan Polri.

“Anak-anak tentara dan polisi ini datang dengan senyum dan kasih. Kami merasa aman dan dihargai. Terima kasih sudah datang dan peduli kami di Kiwirok,” tuturnya dengan haru

Selain berdialog langsung, kegiatan ini juga diisi layanan kesehatan gratis, serta bernyanyi bersama. Kolaborasi antara TNI dan Polri ini menjadi contoh sinergi yang nyata demi kesejahteraan masyarakat Papua.

Dengan kegiatan Komsos seperti ini, harapan besar tertanam agar kedamaian dan pembangunan di wilayah Pegunungan Bintang semakin tumbuh dan berkelanjutan.

2.458 Paket Makanan Bergizi Didistribusikan di Bondowoso: Peran Aktif Babinsa Sangat Signifikan

Bondowoso – Program makan bergizi gratis kembali digulirkan di Kabupaten Bondowoso. Sebanyak 2.458 paket makanan berhasil didistribusikan ke 15 sekolah mulai dari PAUD hingga SMA sederajat. Di balik kesuksesan ini, terdapat peran aktif Babinsa dari Kelurahan Badean dan Kelurahan Kotakulon yang sejak subuh telah siap mendampingi jalannya distribusi. Kamis (22/05/2025)

Kegiatan diawali dari Dapur Operasional SPPG eks 514 Badean, Jl. Siliwiryo Pranowo, dan menyebar ke berbagai sekolah seperti SDN Badean 1, PAUD Sirojudin, TK Kartika XI Kostrad, hingga SMPN 7 Bondowoso. Setiap titik pendistribusian dilakukan tepat waktu dan terorganisir dengan baik.

“Ini bukan sekadar mengantar makanan, tapi memastikan generasi muda kita menerima asupan gizi terbaik. Kami dari TNI, khususnya Babinsa, akan selalu siap mendampingi kegiatan seperti ini,” ungkap Koptu Sumarlin, Babinsa Kelurahan Badean.

Menu yang dibagikan pun sangat variatif dan bergizi, terdiri dari mie goreng, oseng wortel dan kubis, telur orak-arik, tahu bumbu merah, serta buah naga dengan susu UHT. Seluruh paket makanan dikemas higienis dan dikirim langsung ke masing-masing sekolah penerima.

Kepala SPPG Bondowoso, Mila Afriana Agustin, S.Pd, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Babinsa yang telah mendampingi seluruh rangkaian kegiatan. “Mereka hadir dari awal sampai akhir, memastikan semuanya berjalan lancar. Kehadiran Babinsa memberi rasa aman dan dukungan moral bagi tim kami dan pihak sekolah.”

Kegiatan pendistribusian ini berakhir pukul 11.30 WIB dengan aman, tertib, dan penuh senyum dari para siswa. Program ini bukan hanya bentuk kepedulian terhadap pemenuhan gizi anak, tetapi juga bukti nyata keterlibatan TNI di tengah masyarakat dalam mewujudkan generasi sehat dan kuat.

Pembinaan Perangkat Desa di Jember: Membangun Stabilitas Keamanan Melalui Sinergi Tiga Pilar

JEMBER – Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan sinergi perangkat pemerintahan tingkat desa, pada Jumat (23/5/2025), bertempat di Pendopo Balai Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, telah dilaksanakan kegiatan Pembinaan Perangkat Desa dan Ketua RT/RW Tahun 2025.

Kegiatan ini merupakan upaya bersama dalam membangun pemerintahan desa yang responsif, komunikatif, dan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Muspika Kencong, perangkat desa, RT/RW se-Desa Paseban, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Danramil 0824/18 Kencong menekankan pentingnya peran RT/RW sebagai ujung tombak dalam deteksi dini permasalahan sosial kemasyarakatan.

“Sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintahan desa harus terus ditingkatkan, mulai dari tingkat RT/RW hingga pemerintah kabupaten. Stabilitas keamanan dan pembangunan dimulai dari lingkungan terkecil,” tegas Kapten Juwari.

Dihadapan Panglima TNI, Mayjen TNI Rudy Puji Kehebatan Babinsa Kodam Brawijaya

Surabaya,- Berbagai program Kodam V/Brawijaya yang berkaitan dengan masyarakat berhasil berjalan dengan baik. Itu semua, tentu tak lepas dari peran Babinsa.

Hal tersebut, dijelaskan oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, pada kesempatan kunjungan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Surabaya pada Kamis (22/05/2025).

Selain program TNI-AD Manunggal Air, kata Pangdam, beberapa program lainnya yang tak lepas dari tangan para Babinsa ialah ketahanan pangan, TNI-AD Manunggal Air, program serap gabah, RTLH, jambanisasi, TNI-AD menyatu dengan alam dan program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

“Untuk program TNI-AD Manunggal Air, tahun 2025 ini kami telah membangun sebanyak 160 unit. Sedangkan, untuk program LTT, saat ini sudah mencapai 1.051.372 hektar dari target untuk Provinsi jatim sebesar 2.748.760 hektar,” ungkap Pangdam.

Tak hanya itu saja, Mayjen TNI Rudy mengungkapkan, saat ini Pemprov Jatim berencana akan merangkul kembali pihak Kodam pada pelaksanaan program RTLH dan jambanisasi yang tersebar di seluruh daerah di Jawa Timur.

Pasalnya, pada pelaksanaan program itu di tahun sebelumnya, Kodam dinilai berhasil menyelesaikan program tersebut dengan baik.

“Sekitar ada 2.000 unit RTLH yang nantinya akan dikerjakan oleh Kodam Brawijaya. Itu kerjasama antara Kodam Brawijaya dan Pemprov Jatim,” jelas Pangdam.

Berkaitan dengan hal tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto pun langsung memberikan apresiasi terhadap dedikasi dan kerja keras para Babinsa.

Tak tanggung-tanggung, puluhan Babinsa berprestasi tersebut, mendapat penghargaan langsung dari Panglima TNI. “Penghargaan ini, tentunya untuk meningkatkan moril dan semangat Babinsa dalam mengemban tugas dan tanggung jawab di masyarakat,” pungkasnya.

Stand Ketahanan Pangan Korem 081/DSJ Dapat Penghargaan dari Panglima TNI di Surabaya

Surabaya, – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan arahan kepada aparat Satkowil (satuan komando kewilayahan) di jajaran Kodam V/Brawijaya, bertempat di Grand fullerton Ballroom, Jl Basuki Rahmat No 16-18, Surabaya, Kamis (22/5/2025).

Sesaat sebelum memberikan arahannya, Panglima TNI terlebih dulu meninjau berbagai stand ketahanan pangan dari berbagai satuan di jajaran Kodam V/Brawijaya.

Salah satu stand yang menarik perhatian dan ditinjaunya langsung yakni stand ketahanan pangan milik Korem 081/DSJ.

Di sana dipamerkan berbagai hasil ketahanan pangan, mulai dari beras, terong, wortel, pare, kacang panjang, cabai, tomat, belimbing, kubis, bawang merah, dan susu kambing etawa.

Selain itu, juga terdapat produk-produk di bidang ketahanan pangan, seperti bibit jagung, pupuk Proklamator, insektisida, dan fungisida.

Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyebut, berbagai hasil dan produk ketahanan pangan yang dipamerkan itu berasal dari beberapa satuan di jajarannya.

“Kebetulan yang kita tampilkan hari ini berasal dari Kodim 0807/Tulungagung, Kodim 0808/Blitar, dan Kodim 0810/Nganjuk. Ini sifatnya hanya sampel saja, karena kalau kita tampilkan semua, tentunya terbentur dengan keterbatasan tempat,” terangnya.

Lebih dari itu, Untoro mengaku bangga stand satuannya telah ditinjau langsung oleh Panglima TNI. Ia pun mengaku siap untuk lebih meningkatkan kerja kerasnya dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Tentunya ini kebanggaan bagi kami, bapak Panglima TNI berkenan meninjau stand ketahanan pangan kami. Ini jadi motivasi kami untuk berbuat lebih baik lagi ke depannya,” katanya.

Kunjungan Panglima TNI: Serma Suwarsu Terima Penghargaan atas Dedikasi di Kodam V/Brawijaya

Surabaya,– Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., memberikan semangat baru kepada prajurit Kodam V/Brawijaya dalam kunjungan kerjanya di Surabaya hari ini. Bertempat di Grand Fullerton Ballroom, Jalan Basuki Rahmat No.16 – 18, Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, Panglima TNI tidak hanya memberikan pengarahan dan evaluasi kinerja, tetapi juga memberikan penghargaan kepada prajurit berprestasi, Kamis (22/5).

Salah satu momen yang menyita perhatian adalah penyerahan sebuah sepeda motor kepada Serma Suwarsu dari Kodim 0830/Surabaya. Serma Suwarsu terpilih sebagai salah satu dari 30 prajurit inspiratif se-Kodam V/Brawijaya yang menerima penghargaan atas dedikasi dan kinerjanya yang luar biasa.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh Babinsa untuk terus hadir di tengah masyarakat, mengedepankan peran aktif, dan menjadi solusi atas berbagai tantangan kewilayahan,” tegas Jenderal Agus dalam sambutannya. Ia menekankan pentingnya sinergi dan motivasi prajurit dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial.

Komandan Kodim 0830/Surabaya, Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono, S.Sos., M.Han., menyatakan bahwa kunjungan Panglima TNI ini merupakan agenda strategis yang memperkuat soliditas dan semangat prajurit. Kehadiran Kodim 0830/Surabaya dalam acara ini menjadi bukti komitmen dalam mendukung tugas-tugas kewilayahan.

Kunjungan Panglima TNI ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme dan semangat pengabdian seluruh prajurit TNI dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jawa Timur. Penghargaan yang diberikan menjadi bukti nyata apresiasi atas dedikasi dan pengorbanan para prajurit dalam menjaga kedaulatan negara.

Sinergi Antarinstansi: Evakuasi Jenazah Ibu Eti Puspitasari di Tulungagung Setelah Hilang Terseret Arus

Tulungagung – Sinergi antarinstansi kembali ditunjukkan dalam kegiatan kemanusiaan saat jenazah Ibu Eti Puspitasari berhasil ditemukan dan dievakuasi di area Tumpak Bledek, Waduk Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (22/05/2025).

Ibu Eti Puspitasari sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai pada Senin (19/05/2025) di Dusun Sendang Bedog, Desa Samar, Pagerwojo. Sejak saat itu, Tim Gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Koramil Tipe B 0807/15 Pagerwojo, Polsek Pagerwojo, Senkom, dan warga masyarakat setempat melakukan pencarian intensif selama tiga hari.

Pada hari ketiga pencarian, Kamis (22/05), sekitar pukul 06.00 WIB, jenazah korban ditemukan oleh warga dalam kondisi mengapung di kawasan Waduk Wonorejo. Proses evakuasi segera dilakukan pada pukul 08.00 WIB oleh Tim Gabungan menggunakan perahu karet, dan jenazah dibawa menuju dermaga Waduk Wonorejo.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung diserahkan kepada tim Inafis Polres Tulungagung untuk proses pemulasaran di RSUD dr. Iskak Tulungagung. Pihak keluarga, termasuk suami korban, turut mendampingi dalam proses tersebut. Selanjutnya, jenazah akan dibawa ke rumah duka di Dusun Sendang Bedog, Desa Samar, untuk dimakamkan.

Danramil Tipe B 0807/15 Pagerwojo, Kapten Inf Edi, menyampaikan bahwa keterlibatan anggotanya dalam proses pencarian dan evakuasi merupakan wujud nyata dari komitmen TNI dalam membantu tugas-tugas kemanusiaan di wilayah.

“Kami turut berbelasungkawa atas musibah ini. Keterlibatan anggota Koramil merupakan bentuk sinergi dan kepedulian terhadap masyarakat. Kami akan terus mendukung proses pencarian, termasuk anak korban yang hingga kini belum ditemukan,” ujar Kapten Edi.

Hingga berita ini diturunkan, tim pencarian gabungan masih melanjutkan upaya pencarian terhadap anak korban yang juga diduga terseret arus dalam peristiwa tragis tersebut.