Semangat Pramuka ke-64: Membangun Jiwa Kepemimpinan pada Anak-Anak.

Malang,- Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025, Danramil 14 Turen Lettu Inf Sumarsana bersama Muspika Turen menghadiri kegiatan Persari Pramuka Pra Siaga yang digelar di halaman SDN 1 Turen, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. (8/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta didik tingkat Sekolah Dasar dari berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Turen. Para peserta yang tergabung dalam Pramuka Pra Siaga tampak antusias mengikuti berbagai perlombaan dan kegiatan kebersamaan yang telah disiapkan oleh panitia.

Dalam keterangannya, Danramil 14 Turen Lettu Inf Sumarsana mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda sejak usia dini. Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kebersamaan, dan cinta tanah air kepada anak-anak.

“Pramuka bukan hanya tentang keterampilan baris-berbaris atau tali-temali, tetapi juga pembentukan mental, moral, dan jiwa kepemimpinan. Dengan kegiatan seperti ini, kita menyiapkan generasi penerus bangsa yang tangguh dan berkarakter,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Camat Turen beserta jajaran Muspika, Kepala Sekolah SDN 1 Turen, pengurus Kwartir Ranting Pramuka Turen, serta perwakilan guru dan orang tua siswa. Acara dibuka dengan upacara singkat, dilanjutkan penampilan yel-yel, permainan edukatif, dan lomba kreatifitas anak.

Peringatan Hari Pramuka ke-64 tahun ini mengusung semangat memperkuat peran Pramuka dalam membina generasi muda yang berakhlak mulia, berwawasan kebangsaan, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Kehadiran Danramil dan Muspika diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para peserta untuk terus aktif dalam kegiatan kepramukaan.

Suasana penuh keceriaan dan kebersamaan menjadi penutup rangkaian acara yang diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak. Melalui kegiatan ini, Gerakan Pramuka di Kecamatan Turen terus berkomitmen menjadi mitra strategis dalam membentuk generasi muda yang siap mengabdi untuk bangsa dan negara.

Membangun Jiwa dan Raga: Personel Satgas Terlibat dalam Pendidikan Al-Qur’an di TMMD ke-125.

Jombang — TMMD ke-125 tak hanya meninggalkan jejak pembangunan fisik di Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, tetapi juga menyentuh sisi kehidupan sosial dan spiritual masyarakat. Di sela tugas berat membangun infrastruktur desa, sejumlah prajurit TNI menyempatkan waktu sore mereka untuk mengajar mengaji anak-anak di Dusun Banyuasin.

Seperti yang tergambar dalam foto ini, dua anggota Satgas TMMD, Pratu Ismail dan Pratu Iksan, duduk bersahaja bersama anak-anak, membimbing mereka membaca Al-Qur’an di teras sebuah masjid desa. Tanpa jarak, tanpa batas, loreng mereka berpadu harmonis dengan nuansa keagamaan dan ketulusan mendidik.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya untuk membangun jalan dan rumah, tetapi juga membangun karakter dan masa depan generasi muda.

“Bisa berbagi ilmu dan membimbing mereka dalam hal kebaikan adalah kebanggaan tersendiri. Ini juga bentuk pengabdian kami di luar tugas utama,” ujar salah satu prajurit yang terlibat.

Para orang tua dan tokoh masyarakat pun menyambut hangat inisiatif ini. Kehadiran TNI di ruang pendidikan spiritual anak-anak menjadi teladan baru yang menginspirasi dan memperkuat nilai-nilai keislaman di lingkungan pedesaan.

TMMD di Desa Kromong pun tidak hanya menjadi momentum pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana membangun jiwa—karena membangun bangsa tidak hanya dengan semen dan batu, tapi juga dengan akhlak dan ilmu.

Babinsa Desa Wates dan Siswa Pramuka Tanam Mangrove untuk Kelestarian Pesisir Blitar

Blitar – Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir, Babinsa Desa Wates Koramil 0808/19 Wates Kodim 0808/Blitar Serka Imam, bersama siswa Pramuka SMPN 1 Wates dan warga setempat melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove di pesisir Pantai Jolosutro Desa Ringinreno Kecamatan Wates Kabupaten Blitar, Minggu (10/8/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program ekstrakurikuler Pramuka di SMPN 1 Wates yang bertujuan menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini. Penanaman mangrove tidak hanya bermanfaat bagi ekosistem, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir.

Secara ekologis hutan mangrove berperan melindungi pantai dari abrasi dan erosi, menyaring air laut, serta menjadi habitat penting bagi berbagai jenis flora dan fauna. Mangrove juga mampu meredam gelombang besar, termasuk tsunami, serta berfungsi sebagai penyangga alami terhadap bencana seperti banjir rob dan gelombang pasang. Dari sisi ekonomi, mangrove dapat menjadi sumber daya berkelanjutan, mulai dari bahan baku, hasil laut, hingga potensi wisata alam.

Serka Imam selaku Babinsa Desa Wates menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI bersama masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Kami berharap generasi muda, khususnya Pramuka, dapat memahami pentingnya menjaga alam dan menjadikannya kebiasaan yang terus diwariskan,” ungkap Babinsa.

Salah satu siswa Pramuka SMPN 1 Wates Rafi (14), mengaku bangga bisa ikut berpartisipasi. “Saya senang bisa menanam mangrove bersama teman-teman, Babinsa, dan warga. Semoga pohon ini bisa tumbuh besar dan bermanfaat untuk menjaga pantai kita,” ujarnya.

Ditemui terpisah Danramil 0808/19 Wates Lettu Inf Agung Pribowo, turut memberikan apresiasi atas keterlibatan semua pihak. “Kegiatan ini menjadi contoh sinergi antara TNI, sekolah, dan masyarakat dalam pelestarian lingkungan. Mangrove adalah investasi jangka panjang untuk keselamatan dan kesejahteraan pesisir kita,” tegasnya.

Dengan kerja sama lintas generasi ini, diharapkan kawasan pesisir Pantai Jolosutro semakin terjaga kelestariannya, sekaligus menjadi sumber kehidupan yang berkelanjutan bagi warga sekitar.

TMMD ke-125: Mempercepat Distribusi Logistik untuk Pembangunan Infrastruktur.

Madiun, — Dari jalan desa yang masih basah oleh embun, deru kendaraan pengangkut material terdengar berpadu dengan suara burung pagi. Tumpukan kayu, semen, dan batu perlahan mengalir ke titik-titik sasaran, membawa harapan yang dibangun bersama.

Di tengah hiruk-pikuk sederhana itu, TMMD ke-125 Kodim 0803/Madiun terus menorehkan progres, menjadikan percepatan distribusi logistik sebagai denyut nadi yang memastikan setiap rencana fisik berjalan tanpa hambatan.

Komandan Kodim 0803/Madiun, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, menegaskan bahwa kelancaran suplai material dan peralatan ke titik-titik sasaran adalah kunci agar seluruh pekerjaan fisik rampung tepat waktu.

“Kami upayakan distribusi logistik dilakukan secara bertahap namun terkoordinasi dengan baik. Medan yang cukup menantang di beberapa lokasi menjadi perhatian kami, namun hal ini tidak menghalangi semangat prajurit dan masyarakat untuk menuntaskan program ini,” ujar Letkol Widhi Bayu.

Sasaran fisik TMMD ke-125 mencakup pembukaan dan pengerasan jalan desa, pembuatan drainase, renovasi rumah tidak layak huni, hingga pembangunan fasilitas umum lain yang diharapkan dapat membuka akses dan meningkatkan kualitas hidup warga.

Dukungan pemerintah daerah, sinergi unsur terkait, serta keterlibatan masyarakat yang bahu-membahu dalam gotong royong menjadi kekuatan tersendiri. Setiap ayunan cangkul dan tarikan gerobak pasir dari warga menjadi bukti bahwa pembangunan ini bukan sekadar program, melainkan karya bersama.

Dengan arus logistik yang kian lancar dan semangat kebersamaan yang tak surut, Kodim 0803/Madiun optimistis seluruh sasaran fisik TMMD ke-125 akan rampung sesuai rencana, meninggalkan jejak manfaat yang dapat dirasakan hingga bertahun-tahun ke depan.

Di penghujung nanti, ketika jalan-jalan baru terbentang dan rumah-rumah layak huni berdiri kokoh, warga akan mengenang momen ini bukan hanya sebagai pembangunan fisik semata, melainkan kisah tentang persatuan, kerja keras, dan harapan yang pernah mereka bangun bersama.

RTLH di Desa Kesilir: Kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam Mewujudkan Kesejahteraan

Banyuwangi – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825 Banyuwangi mempercepat pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Evi di Desa Kesilir. Proyek ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan hunian. Semangat gotong royong menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan program ini.

Sejak pagi, personel TNI dan warga bekerja sama mengerjakan berbagai tahapan pembangunan. Dari pengurukan tanah hingga perapian dinding rumah, semua dilakukan dengan penuh semangat. Keberadaan TNI di tengah masyarakat menciptakan kedekatan yang kuat dan saling mendukung.

Cuaca panas dan medan berat tidak menghalangi langkah prajurit di lapangan. Dengan ritme kerja yang terukur, Satgas TMMD memastikan setiap proses pembangunan tetap berkualitas. Rumah yang dibangun diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan ketahanan bagi penghuninya.

Program RTLH ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi keluarga Ibu Evi. Selain itu, proyek ini juga menjadi bukti nyata bahwa TMMD tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga membangun harapan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

Di tengah kesibukan pembangunan, suasana keakraban terlihat di lokasi TMMD. Anggota Satgas dan warga berbagi cerita dan tawa, menciptakan momen berharga. Kebersamaan ini menunjukkan bahwa tidak ada sekat antara TNI dan masyarakat dalam mencapai tujuan bersama.

Dengan rampungnya proyek RTLH ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat Desa Kesilir semakin meningkat. Semoga semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat terus terjaga demi masa depan yang lebih baik.

Jembatan Baru dan Saluran Irigasi: Upaya TMMD ke-125 Meningkatkan Produktivitas Pertanian

Banyuwangi — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi melaksanakan pembangunan jembatan dan saluran irigasi di Kecamatan Siliragung. Proyek ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat setempat. Pembangunan ini menjadi sorotan utama dalam program TMMD tahun 2025.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menegaskan bahwa jembatan ini akan mempermudah mobilitas masyarakat. “Kami berkomitmen menyelesaikan proyek ini tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan,” ujarnya. Pembangunan ini diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian.

Pembangunan saluran irigasi juga menjadi fokus utama. Pengecoran saluran irigasi yang sedang berlangsung diharapkan dapat meningkatkan infrastruktur pertanian. Letkol Inf. Yuli Eko Purwanto, Dandim 0825/Banyuwangi, menekankan pentingnya proyek ini bagi kesejahteraan petani setempat. “Kami tidak mengenal hari libur demi rakyat,” tegasnya.

Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Anggota Satgas dan warga bekerja sama dalam proses pembangunan, menciptakan sinergi yang kuat. Suasana gotong royong ini mencerminkan kedekatan TNI dengan rakyat, serta semangat kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama.

Bapak Sutrisno, seorang petani setempat, mengungkapkan rasa syukurnya. “Dengan adanya irigasi ini, harapan kami untuk panen yang lebih baik semakin nyata,” ujarnya. Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Dengan rampungnya proyek ini, diharapkan aksesibilitas dan kualitas hidup masyarakat Desa Kesilir meningkat. Semoga upaya TNI Manunggal Membangun Desa terus berlanjut, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

TMMD ke-125: Kegiatan Pengajian Bersama Ibu-Ibu untuk Masyarakat Sejahtera di Banyuwangi

Banyuwangi – Dalam rangka mempererat silaturahmi dan meningkatkan keimanan warga, Serka Suin dari Bintal Korem 083/Bdj memimpin kegiatan pengajian bersama ibu-ibu di Dusun Silirsari, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Minggu (10/8/2025). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program non-fisik Satgas TMMD ke-125 Tahun Anggaran 2025 Kodim 0825/Banyuwangi.

Pengajian yang diikuti puluhan jamaah ini berlangsung khidmat di salah satu rumah warga. Dalam tausiahnya, Serka Suin menyampaikan pentingnya menjaga persatuan, menguatkan akhlak, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengajak para jamaah untuk selalu mendukung program pembangunan yang tengah dijalankan Satgas TMMD di wilayah tersebut.

“Kegiatan TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembinaan mental dan spiritual. Harapannya, warga tidak hanya merasakan manfaat dari infrastruktur, tetapi juga mengalami peningkatan kualitas kehidupan secara rohani,” ujar Serka Suin.

Para ibu-ibu yang hadir tampak antusias mengikuti jalannya pengajian. Selain mendengarkan ceramah, mereka juga berdzikir bersama dan saling bersilaturahmi, mempererat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

Program TMMD ke-125 di Desa Kesilir sendiri tengah berlangsung dengan sasaran pembangunan berbagai fasilitas umum, termasuk perbaikan rumah warga, pembangunan jembatan, hingga penyediaan air bersih. Kehadiran kegiatan keagamaan seperti ini diharapkan mampu mendukung terciptanya masyarakat yang sejahtera lahir dan batin.

Langkah Nyata Menuju Lingkungan Bersih dalam Peringatan HUT ke-80 RI.

NGANJUK – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dengan tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, Pemerintah Desa Petak bersama instansi terkait menggelar kegiatan kerja bakti bersama, Minggu (10/08/2025). Kegiatan ini dilaksanakan di sekitar wilayah Desa Petak dan Kantor Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk.

Kerja bakti tersebut diikuti oleh masyarakat Desa Petak, anggota Koramil 0810/02 Bagor, Polsek Bagor, ibu-ibu PKK Kecamatan Bagor, perwakilan anggota IPSI Kecamatan Bagor, serta seluruh pegawai Pemerintah Kecamatan Bagor. Acara ini juga dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, S.T.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nganjuk mengapresiasi antusiasme dan partisipasi warga.

“Kerja bakti mungkin terlihat sebagai langkah kecil, tetapi jika kita laksanakan serentak se-Kabupaten Nganjuk, ini menjadi langkah besar. Terima kasih kepada seluruh warga Nganjuk atas semangatnya dalam menyambut Kemerdekaan RI ke-80,” ujar Mas Handy.

Selain mengikuti kegiatan bersih-bersih, Wakil Bupati juga berkesempatan menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga sekitar.

Camat Bagor, Suwarno, S.E., M.M., turut mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kerja bakti ini menjadi contoh nyata bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Harapan kami, Kecamatan Bagor dapat menjadi wilayah yang bersih, nyaman, dan membanggakan,” pungkasnya.

Peringatan HUT ke-22 PPAD Nganjuk: Sinergi TNI dan Purnawirawan untuk Kesejahteraan Bersama

Nganjuk – Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Kabupaten Nganjuk menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 di Aula Sudirman Kodim 0810/Nganjuk dengan tema “Mewujudkan Kesejahteraan Purnawiran Pekokoh Persatuan dan Mensukseskan Asta Cita Bersama TNI Angkatan Darat”. Minggu (10/08/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintah daerah, TNI aktif, para purnawirawan, dan keluarga besar PPAD, sebagai wujud kebersamaan dan penguatan peran purnawirawan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Tampak Hadir Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md, S.E., S.H., M.M., M.B.A. (Bupati Nganjuk) beserta istri, Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T (Dandim 0810/Nganjuk), Mayor Cpl Ali Imron (Kasdim 0810/Nganjuk), Perwira Staf Kodim 0810/Nganjuk, Letkol (Purn) Kapiarso (Ketua LVRI Kabupaten Nganjuk), Mayor (Purn) Rusmanto (Ketua PPAD Kabupaten Nganjuk), Mayor (Purn) Soedjiman (Ketua DPC Pepabri Kabupaten Nganjuk), Pengurus dan anggota PPAD Kabupaten Nganjuk, DPC Pepabri Nganjuk, serta para Wakawuri.

Bupati Nganjuk dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada PPAD atas dedikasi yang terus diberikan kepada masyarakat dan daerah.

“Walaupun telah purna tugas, semangat juang, integritas, dan kepedulian para purnawirawan TNI AD tetap menjadi teladan bagi masyarakat. Peran PPAD sangat strategis dalam menjaga persatuan, menumbuhkan nasionalisme, dan mendukung program pembangunan daerah,” ujar Bupati Marhaen Djumadi.

Senada dengan hal tersebut, Dandim 0810/Nganjuk menegaskan pentingnya sinergi antara TNI aktif dengan para purnawirawan.

“Pengalaman dan wawasan para purnawirawan adalah kekuatan yang patut terus dioptimalkan. Kami berharap PPAD selalu menjadi mitra strategis dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat Nganjuk,” kata Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti.

Ketua PPAD Kabupaten Nganjuk, Mayor (Purn) Rusmanto, dalam laporannya mengungkapkan bahwa HUT ke-22 ini menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial di kalangan purnawirawan.

“Tema tahun ini, Pengabdian Tak Pernah Purna, adalah komitmen kami untuk terus berkarya dan mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat, meskipun sudah tidak lagi berdinas aktif,” ujarnya.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, sambutan-sambutan, pemotongan tumpeng, hingga ramah tamah. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terasa selama kegiatan berlangsung.

Melalui peringatan ini, PPAD Kabupaten Nganjuk menegaskan tekad untuk tetap menjadi bagian penting dalam menjaga nilai-nilai luhur perjuangan TNI AD, sekaligus menjadi mitra pemerintah daerah dalam mewujudkan Nganjuk yang maju, aman, dan sejahtera.

PPAD Nganjuk Rayakan HUT ke-22 dengan Tema Pengabdian Tak Pernah Purna untuk Kesejahteraan

Nganjuk – Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Kabupaten Nganjuk menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 di Aula Sudirman Kodim 0810/Nganjuk dengan tema “Mewujudkan Kesejahteraan Purnawiran Pekokoh Persatuan dan Mensukseskan Asta Cita Bersama TNI Angkatan Darat”. Minggu (10/08/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintah daerah, TNI aktif, para purnawirawan, dan keluarga besar PPAD, sebagai wujud kebersamaan dan penguatan peran purnawirawan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Tampak Hadir Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md, S.E., S.H., M.M., M.B.A. (Bupati Nganjuk) beserta istri, Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T (Dandim 0810/Nganjuk), Mayor Cpl Ali Imron (Kasdim 0810/Nganjuk), Perwira Staf Kodim 0810/Nganjuk, Letkol (Purn) Kapiarso (Ketua LVRI Kabupaten Nganjuk), Mayor (Purn) Rusmanto (Ketua PPAD Kabupaten Nganjuk), Mayor (Purn) Soedjiman (Ketua DPC Pepabri Kabupaten Nganjuk), Pengurus dan anggota PPAD Kabupaten Nganjuk, DPC Pepabri Nganjuk, serta para Wakawuri.

Bupati Nganjuk dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada PPAD atas dedikasi yang terus diberikan kepada masyarakat dan daerah.

“Walaupun telah purna tugas, semangat juang, integritas, dan kepedulian para purnawirawan TNI AD tetap menjadi teladan bagi masyarakat. Peran PPAD sangat strategis dalam menjaga persatuan, menumbuhkan nasionalisme, dan mendukung program pembangunan daerah,” ujar Bupati Marhaen Djumadi.

Senada dengan hal tersebut, Dandim 0810/Nganjuk menegaskan pentingnya sinergi antara TNI aktif dengan para purnawirawan.

“Pengalaman dan wawasan para purnawirawan adalah kekuatan yang patut terus dioptimalkan. Kami berharap PPAD selalu menjadi mitra strategis dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat Nganjuk,” kata Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti.

Ketua PPAD Kabupaten Nganjuk, Mayor (Purn) Rusmanto, dalam laporannya mengungkapkan bahwa HUT ke-22 ini menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial di kalangan purnawirawan.

“Tema tahun ini, Pengabdian Tak Pernah Purna, adalah komitmen kami untuk terus berkarya dan mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat, meskipun sudah tidak lagi berdinas aktif,” ujarnya.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, sambutan-sambutan, pemotongan tumpeng, hingga ramah tamah. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terasa selama kegiatan berlangsung.

Melalui peringatan ini, PPAD Kabupaten Nganjuk menegaskan tekad untuk tetap menjadi bagian penting dalam menjaga nilai-nilai luhur perjuangan TNI AD, sekaligus menjadi mitra pemerintah daerah dalam mewujudkan Nganjuk yang maju, aman, dan sejahtera.