Madiun, 11 Agustus 2025 — Mentari pagi belum tinggi, namun derap langkah sudah menggema di halaman Mushola Al Hamid, Desa Ngranget. Di antara debu kayu dan denting palu, terlihat sosok berseragam loreng yang tak hanya memberi arahan, tetapi turut memikul balok, meraut kayu, dan menakar setiap ukuran dengan cermat dialah Lettu Inf Jaimin, perwira koordinator rehabilitasi mushola yang menjadi salah satu sasaran fisik dalam program TMMD ke-125 Kodim 0803/Madiun.
Bagi Lettu Inf Jaimin, pengawasan bukan sekadar berdiri dari kejauhan. Ia memilih berjibaku di tengah peluh dan semangat, berdampingan dengan anggota Satgas dan warga desa. Tanpa ragu, ia mengangkat balok demi balok, memastikan setiap potong kayu menyatu dalam presisi, menyambung harapan umat yang merindukan rumah ibadah yang layak dan nyaman.
Pembangunan mushola ini bukan hanya tentang struktur fisik, tetapi juga membangun kebersamaan. Di sinilah nilai sejati TMMD menemukan maknanya, ketika TNI dan rakyat bersatu, tak ada batas antara komando dan kerja nyata. Di bawah terik yang mulai menyengat, Lettu Inf Jaimin menjadi cerminan semangat TNI yang membumi, yang hadir tidak hanya sebagai penjaga, tetapi juga sebagai sahabat dalam pembangunan.
Dengan langkah pasti dan hati yang tulus, mereka merangkai papan dan atap, seolah merangkai doa dan harapan. Mushola Al Hamid, yang dulunya renta, kini perlahan bangkit, menjadi simbol kebersamaan dan wujud nyata dari cita-cita mulia TMMD: membangun dari desa, menguatkan Indonesia.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-11-at-14.43.50_e95f6c07.jpg7571600kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-08-11 01:45:452025-08-15 01:49:26Pembangunan Mushola Al Hamid: Simbol Kebersamaan di TMMD ke-125 Kodim 0803/Madiun.
Madiun, 11 Agustus 2025 — Di tepian persawahan yang hijau, di bawah langit yang menyimpan cerita hujan dan terik, langkah-langkah Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0803/Madiun terus bergema. Mereka datang bukan sekadar membangun jalan atau memperbaiki rumah, melainkan menutup celah yang kerap tak kasatmata, jarak kesejahteraan antara kota dan desa.
Program TMMD ini menjadi jembatan nyata yang menghubungkan denyut perkotaan dengan nadi kehidupan pedesaan. Jalan-jalan baru dibuka, rumah tidak layak huni direnovasi, dan fasilitas umum diperbaiki. Semua dilakukan bersama warga, dalam semangat gotong royong yang menjadi akar kekuatan bangsa.
Dansatgas TMMD ke-125, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, menegaskan bahwa setiap titik pembangunan bukan hanya soal fisik, tetapi juga soal harapan. “Kita ingin masyarakat desa merasakan akses yang sama, peluang yang setara, dan kehidupan yang lebih baik. Inilah bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.
Gotong royong menjadi roh setiap kegiatan. Di Desa Nglengko, suara cangkul dan tawa anak-anak berbaur menjadi irama harapan baru. Jalan yang dulu terjal kini mulai rata, memudahkan hasil bumi mengalir ke pasar, dan membuka peluang usaha lebih luas. Di tengah perubahan itu, tampak jelas bahwa pembangunan yang menyentuh hati akan meninggalkan jejak panjang bagi generasi mendatang.
TMMD ke-125 bukan sekadar program tahunan. Ia adalah kisah bagaimana kota dan desa bisa saling mendekat, berbagi denyut, dan tumbuh bersama dalam harmoni. Saat pembangunan fisik berdiri tegak, kesenjangan pun perlahan runtuh, menyisakan satu Indonesia yang utuh.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.png00kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-08-11 01:39:242025-08-15 01:45:41Kemanunggalan TNI dan Rakyat: TMMD ke-125 Mewujudkan Harapan dan Kesejahteraan
SURABAYA, Senin (11/8/2025) – Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan dan gizi generasi muda, Babinsa Koramil 0830-09/Gubeng turut mengawal pelaksanaan program Makan Sehat Bergizi (MSB) yang menyasar ribuan pelajar di wilayah Kecamatan Gubeng. Sebanyak 3.171 siswa dari 10 sekolah menerima manfaat program ini, mulai dari tingkat TK hingga SMA.
Kegiatan yang berlangsung di berbagai titik sekolah ini dilaksanakan dengan pendekatan humanis. Babinsa bersama pihak sekolah memastikan distribusi berjalan tertib, tepat sasaran, dan higienis.
Daftar sekolah penerima manfaat MSB: TK Harapan Mekar, Jl. Ngagel Jaya Barat No. 6 – 13 siswa, TK Perwaka, Jl. Kalibokor 2/35 – 56 siswa, SD Al Jihad, Jl. Kalibokor 2/35-A – 74 siswa, SMP Al Jihad, Jl. Kalibokor 2/35-A – 65 siswa, SDN Kertajaya 1, Jl. Kertajaya 10-A/8 – 237 siswa, SDN Kertajaya 4, Jl. Pucang Windu No. 1 – 902 siswa, SDN Kertajaya 5, Jl. Gub. Kertajaya 4-D/33 – 290 siswa, SDN Baratajaya, Jl. Baratajaya 8/43 – 664 siswa, SMK Mahardhika, Jl. Baratajaya 17/1 – 740 siswa dan SMA Mahardhika, Jl. Baratajaya 17/1 – 130 siswa
Babinsa Koramil Gubeng menegaskan bahwa program ini bukan sekadar membagikan makanan, tetapi juga mendidik anak-anak tentang pentingnya gizi seimbang bagi pertumbuhan dan perkembangan mereka. “Kami ingin memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan bergizi yang mendukung proses belajar mereka. Gizi yang baik adalah pondasi untuk mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ujar salah satu Babinsa di sela kegiatan.
Program Makan Sehat Bergizi ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membentuk generasi muda yang tangguh, sehat jasmani, dan kuat mental. Dengan pengawalan yang penuh kepedulian, Babinsa Koramil Gubeng membuktikan bahwa TNI tak hanya hadir di bidang keamanan, tetapi juga dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-11-at-13.15.39_28611081.jpg9601280kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-08-11 01:35:452025-08-15 01:39:18Makan Sehat Bergizi: Babinsa Edukasi Pentingnya Gizi Seimbang bagi Pelajar di Gubeng
Bangkalan – Anggota Koramil 0829-01/Kota, Sertu Sofyan Rikianto, melaksanakan kegiatan pendampingan Praktek Kerja Lapangan (PKL) kebidanan komunitas yang berlangsung di Aula Kelurahan Pangeranan, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan. Pada senin, (11/8/25).
Kegiatan PKL ini diikuti oleh 42 orang mahasiswa kebidanan yang sedang menempuh pendidikan tahap akhir dan diwajibkan menjalani praktik lapangan untuk mengasah keterampilan mereka, khususnya dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Selama kegiatan, para mahasiswa melakukan berbagai kegiatan, mulai dari penyuluhan kesehatan ibu dan anak, pemeriksaan kesehatan dasar, hingga simulasi penanganan pertolongan pertama dalam bidang kebidanan.
Pendampingan dari Babinsa bertujuan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, aman, dan tertib. Selain itu, Babinsa juga membantu memfasilitasi koordinasi antara pihak kelurahan, perangkat desa, serta dosen pembimbing mahasiswa, sehingga kegiatan dapat berlangsung sesuai rencana.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu Sofyan Rikianto menyampaikan bahwa TNI melalui peran Babinsa selalu siap mendukung kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat. “Kami hadir untuk memastikan kegiatan ini berjalan dengan aman dan lancar. PKL seperti ini sangat penting bagi para mahasiswa, karena memberikan pengalaman langsung di tengah masyarakat. Harapannya, mereka bisa mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di masa depan,” ungkapnya.
Sepanjang pelaksanaan kegiatan, situasi di lokasi terpantau kondusif. Tidak ditemukan hal menonjol (haljol nihil). Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai arsip pelaporan.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-11-at-12.07.50_2db94151.jpg12001600kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-08-11 01:31:212025-08-15 01:35:43PKL Kebidanan di Bangkalan: Babinsa Berperan Aktif dalam Meningkatkan Keterampilan Mahasiswa.
Bangkalan – Dalam rangka mendukung pembinaan generasi muda, dua anggota Koramil 0829-15/Geger, Serka Rosihanto dan Serka Pujioyono, melaksanakan kegiatan pelatihan gerak jalan kepada siswa-siswi SDN Kombangan 4, Desa Kombangan, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Senin (11/8/25).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai ini bertujuan menanamkan kedisiplinan, semangat kebersamaan, dan jiwa nasionalisme sejak usia dini. Para Babinsa memberikan materi teknik baris-berbaris, langkah tegap, serta kekompakan dalam formasi gerak jalan.
Serka Rosihanto mengatakan, “Kami berharap melalui latihan ini para siswa dapat tampil dengan percaya diri, kompak, dan penuh semangat saat mengikuti lomba nanti. Disiplin dan kerjasama yang mereka pelajari akan bermanfaat, bukan hanya saat lomba, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.”
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi peran Babinsa dalam mendidik para siswa, terutama menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-11-at-12.07.35_edb4f22e.jpg12041600kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-08-11 01:27:402025-08-15 01:31:20Babinsa Koramil 0829-15/Geger Latih Kedisiplinan Siswa SDN Kombangan 4 Melalui Gerak Jalan
BOJONEGORO, – Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke- 125 tahun 2025 Kodim 0813/Bojonegoro terus menggeber seluruh sasaran fisik dengan bergotong royong bersama masyarakat setempat.
Salah satunya, di Dusun Sekonang, Desa Soko, Kecamatan Temayang, puluhan prajurit TNI dan warga bahu-membahu mengangkat rangka besi untuk pengerjaan rehabilitasi check dam yang menjadi salah satu prioritas pembangunan program TMMD ke- 125 tahun ini.
Komandan Pleton (Danton) 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Cek Nur Alim, Senin (11/8/2025), mengatakan bahwa semangat kebersamaan antara TNI dan warga menjadi faktor penting untuk percepatan penyelesaian seluruh sasaran fisik program terpadu lintas sektoral TMMD.
“Seluruh sasaran fisik kami targetkan selesai tepat waktu. Mulai dari rehabilitasi check dam, pembangunan cor jalan, perbaikan rumah tidak layak huni, pembuatan mushola dan pagar sekolah dasar hingga sasaran tambahan pembuatan sumur bor. Semua dikerjakan dengan penuh kebersamaan,” ujarnya.
Dia menambahkan, untuk pengerjaan rehabilitasi check dam di Dusun Sekonang ini tidak hanya mendukung peningkatan dan pengembangan disektor pertanian dengan ketersediaan air baku bagi pertanian, tetapi juga menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa.
“Progres pengerjaan rehabilitasi check dam Dusun Sekonang sudah mencapai 60%. Saat ini tahap pemasangan rangka besi cor dasar,” kata Letda Cke Nur Alim.
Program TMMD ke- 125 di Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro ini berlangsung sejak tanggal 23 Juli, dan akan berakhir tanggal 21 Agustus 2025 mendatang. Agenda program terpadu dan lintas ini meliputi kegiatan fisik dan non fisik.
Kegiatan fisik diprioritaskan untuk membangun infrastruktur peningkatan sarana dan prasarana, serta fasilitas umum guna mempercepat pembangunan desa, yang mencakup pembangunan jalan beton, pembangunan pagar dan musholla sekolah, peningkatan kualitas atap, lantai dan dinding rumah tinggal layak huni, serta pembangunan sumur bor dan rehabilitasi check dam.
Sedangkan kegiatan non fisik ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta menumbuhkan ekonomi kerakyatan dan semangat gotong royong dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Jombang,– Babinsa Koramil 01/Kota, Serka Eko Y, bersama warga Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, melaksanakan kerja bakti memperbaiki saluran air sebagai langkah antisipasi banjir di musim penghujan. Senin,11/08/2025.
Kegiatan ini dilakukan dengan pemasangan penutup beton pada saluran drainase yang dikerjakan bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat. Perbaikan drainase diharapkan mampu mengurangi genangan air yang berpotensi menimbulkan berbagai penyakit.
Serka Eko Y mengapresiasi semangat gotong royong warga dan berharap kerja sama antara masyarakat, aparat desa, dan TNI dapat terus terjalin. “Kegiatan seperti ini penting untuk menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, dan bebas banjir,” ujarnya.
Warga Desa Kepatihan menyampaikan terima kasih atas kehadiran Babinsa yang selalu membantu kegiatan desa. Kehadiran TNI dinilai mampu memotivasi masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-11-at-11.28.34_2f7fed88.jpg7201280kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-08-11 01:15:452025-08-15 01:20:17Babinsa Koramil 0814-01/Kota Bersama Warga Desa Kepatihan Perbaiki Saluran Air Antisipasi Banjir.
Surabaya, Senin (11/8) – Dalam rangka memastikan kelancaran program pemerintah di sektor pertanian, Babinsa Kelurahan Made Koramil 0830-21/Lakarsantri, Pelda Edi Suyanto melaksanakan kegiatan pengawasan pendistribusian pupuk bersubsidi kepada petani di wilayah RT 01 RW 01, Kelurahan Made, Kecamatan Sambikerep.
Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan pupuk bersubsidi benar-benar tersalurkan kepada para petani yang membutuhkan, sesuai peruntukan, dan tidak disalahgunakan. Saat ini, total pupuk yang tersedia mencapai 2.000 kilogram. Pupuk tersebut sementara masih ditampung di gudang penyimpanan, menunggu jadwal pendistribusian resmi ke para anggota Poktan.
Pelda Edi Suyanto menjelaskan bahwa pupuk bersubsidi merupakan salah satu faktor pendukung utama keberhasilan program ketahanan pangan, terutama dalam meningkatkan produktivitas lahan pertanian. Oleh karena itu, pengawasannya harus dilakukan secara ketat.
“Kami akan terus memantau proses distribusi, mulai dari penyimpanan hingga penyaluran. Tujuannya agar pupuk ini tepat sasaran dan bisa dimanfaatkan maksimal oleh para petani,” ujar Pelda Edi di lokasi.
Selain pengawasan, Babinsa juga memberikan arahan kepada para petani terkait penggunaan pupuk yang sesuai dengan kebutuhan lahan dan jenis tanaman. Edukasi ini dinilai penting untuk mencegah penggunaan berlebihan yang justru bisa merusak kesuburan tanah.
Program pupuk bersubsidi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Di wilayah Kelurahan Made, sektor pertanian masih menjadi salah satu penopang ekonomi warga, sehingga ketersediaan pupuk yang terjamin akan berpengaruh langsung pada hasil panen dan kesejahteraan petani.
Ke depan, Babinsa bersama perangkat kelurahan dan Poktan berkomitmen untuk terus mengawal setiap program pertanian, mulai dari bantuan bibit, irigasi, hingga distribusi pupuk, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-11-at-11.14.10_08fdd19d.jpg9601280kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-08-11 01:10:172025-08-15 01:15:41Pengawasan Pendistribusian Pupuk Bersubsidi: Babinsa Pastikan Bantuan Tepat Sasaran di Made
BANYUWANGI – Di sudut Kota The Sunrise The Java (Matahari Terbit di Pulau Jawa) sebutan Kota Banyuwangi. Seorang lansia periang, penuh humoris dan pekerja keras, mengabdikan dirinya bersih-bersih Masjid Miftahul Huda, Silir Sari, Kabupaten Banyuwangi.
Hembusan angin dingin tengah malam sekiranya pukul 02.00 wib menembus wajah dan sekujur kulit perempuan lansia itu, mengikuti jejak roda sepeda yang ia gayuh menuju ke sebuah masjid.
Setiap ayunan kaki menggayuh sepeda, terdengar tarikan nafas tipis yang sedikit kencang dari perempuan lansia. Embun pagi mulai menyentuh kulit wajah lansia itu, tak lama bunyi standar sepeda terdengar, tibalah ia di parkiran masjid.
Lansia itu memarkirkan sepedanya, dan bergegas mengambil sebuah sapu ijuk untuk menyapu seluruh lantai masjid Miftahul Huda. Setiap pojok dan sudut-sudut masjid tak luput dari pembersihannya untuk memberikan kenyamanan serta kesucian kepada hamba-hamba Allah SWT yang akan melaksanakan sholat subuh nanti.
Jemari lansia yang begitu kasar, mulai membersihkan dan merapikan setiap sajadah, sarung dan mukenah di dalam lemari rak kaca. Tak hanya itu, Matanya tajam seperti seorang prajurit yang tengah menargetkan musuhnya di medan perang.
Matanya tertuju ke beberapa sampah yang bertaburan di halaman samping masjid. Memerangi sampah inilah tujuan target mata tajam lansia tersebut. Tak ada satu kata pun dalam bekerja, keheningan ia bekerja, hanya suara sapu dan serok yang terdengar di subuh hari itu sekitar pukul tiga pagi.
Sumila, itulah nama perempuan lansia yang sehari-hari bertugas membersihkan masjid. Ia hanyalah petugas bersih-bersih masjid dengan upah perbulan yang tak bisa dibayangkan nilainya dapat menghidupi kebutuhannya.
“Saya di bayar 300 ribu mas. Itu rejeki saya. Harus saya syukuri dan saya cukup-cukupkan untuk hidup. Pokoknya apa yang bisa saya kerjakan, saya kerja mas,” kata Sulami sembari merapikan jilbabnya.
Disetiap akhir sholat wajib, ia selalu berkomunikasi kepada Sang Pencipta Allah Subbahana Wata’ala. Dalam komunikasi itulah ia sisipkan satu doa untuk menaikkan derajatnya melalui rumahnya yang ingin ia perbaiki.
Kesekian hari beraktifitas, tiba-tiba seseorang bertubuh kekar mendatangi rumah reyotnya yang hanya berdinding bambu dengan atap genteng penuh lobang serta tiang rumah yang sudah lapuk. “Ibu kami datang akan memperbaiki rumah ibu dalam program TMMD,” kata seorang prajurit TNI yang terlibat dalam tim pendataan penerima manfaat Rumah Tinggal Layak Huni (RLTH).
Mendengar kalimat dari prajurit TNI ini, tubuh Sulami seakan-akan bergetar dan ia tak percaya apa yang didengarnya. Lantaran selama puluhan tahun tak jarang hal ini disampaikan kepada dirinya.
Setelah dirinya mendengar langsung dari tim TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 yang akan diselenggarakan Kodim 0825 Banyuwangi, disitulah ia sujud syukur kepada Allah SWT, permohonan kepada-Nya yang selama ini diminta, akhirnya dikabulkan melalui program TNI tersebut.
“Saya bersyukur atas nikmat yang diberikan ini, mas. Selama ini saya hanya berdoa kepada Gusti Allah. Saya tidak bisa berkata-kata lagi mas,” ujar Sulami sambil meneteskan air mata.
Sejak akhir bulan Juli 2025, Sulami menyaksikan dengan mata berkaca-kaca para prajurit TNI dan warga desa bergotong royong membongkar dan membangun ulang rumahnya.
“Saya cuma buruh, tidak mungkin bisa bangun rumah seperti ini. Tapi, bapak-bapak TNI ini datang dan bilang ibu akan kami bangunkan rumah. Saya terharu sekali,” kata Sulami dengan suara bergetar.
Air mata Bu Sulami adalah air mata kebahagiaan, rumah baru yang kokoh, dengan jendela dan pintu yang layak, menjadi simbol harapan baru untuk masa depan yang lebih baik. Ini bukan hanya tentang bangunan fisik, melainkan juga tentang martabat dan kepedulian yang diberikan oleh negara melalui TNI kepada rakyatnya.
Selain bersih-bersih masjid, sulami juga biasa menerima panggilan kerja sebagai buruh tani, buruh rumah tangga. Bahkan memulung botol plastik bekas di seputaran desa tempat ia lakukan. Kini, ia tidak sendirian. Setiap pagi, ia ditemani oleh para prajurit TNI yang dengan sigap membantunya.
Dandim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han. mengatakan dengan penuh haru bahwa sosok Ibu Sulami adalah seorang perempuan yang tangguh penuh kesabaran dan keikhlasan dalam setiap menjalani kehidupannya.
“Kualitas rasa syukur yang tinggi menjadi kekuatan bagi Bu Sulami. Inilah bukti kekuatan Doa yang menjadi kenyataan,” kata Dandim 0825 Banyuwangi.
TMMD adalah potret nyata dari kekuatan solidaritas dan kebersamaan. Di balik bangunan sederhana, ada cerita-cerita kecil yang penuh makna. Pecahan cerita Ibu Sulami dan penerima manfaat lainnya, sebagai pengingat bahwa pembangunan sejati dimulai dari kepedulian terhadap sesama.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-11-at-10.54.23_1ba20d8f.jpg480659kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-08-11 01:05:142025-08-15 01:10:15Perjuangan Ibu Sulami: Dari Pembersih Masjid Menjadi Penerima Manfaat TMMD ke-125
Banyuwangi – Suasana Pondok Pesantren Darul Muttaqin, Kecamatan Siliragung, pecah oleh sorak gembira ratusan peserta jalan sehat, Senin (11/8/2025). Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 RI sekaligus Haul ke-17 KH. Abdulloh Tohir ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran anggota Satgas TMMD ke-125 yang ikut menyatu dengan masyarakat.
Sejak pagi, halaman ponpes telah dipenuhi lautan manusia. Warna-warni atribut peserta, bendera merah putih yang berkibar, serta iringan musik penuh semangat menciptakan atmosfer kemeriahan. Tak hanya berjalan santai, peserta juga disuguhi pemandangan unik seperti sepeda motor berhias ornamen kemerdekaan yang memancing decak kagum.
Komandan Satgas TMMD ke-125 mengatakan, keterlibatan prajurit dalam kegiatan ini adalah wujud kemanunggalan TNI dan rakyat. “Kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga ikut merawat semangat kebersamaan dan kekompakan masyarakat,” tegasnya.
Rute jalan sehat kali ini mengitari desa dengan start dan finish di halaman Ponpes Darul Muttaqin. Sepanjang perjalanan, warga tampak antusias memberi sambutan hangat. Sementara itu, panitia menyiapkan doorprize menarik yang menambah semangat peserta hingga garis akhir.
Kemeriahan ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan bisa dirayakan dengan cara yang menyenangkan, penuh kebersamaan, dan membawa senyum bagi semua. Satgas TMMD ke-125 pun membuktikan bahwa di manapun bertugas, mereka siap hadir sebagai bagian dari denyut nadi kehidupan masyarakat.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-11-at-10.53.14_23b6a21d.jpg9601280kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-08-11 00:55:262025-08-15 01:03:24Pondok Pesantren Darul Muttaqin: Tempat Satgas TMMD ke-125 Dukung Semangat Kebersamaan Masyarakat