Launching Pendistribusian Makanan Bergizi di Nganjuk, 2.577 Siswa Terima Paket Gizi Gratis.

Nganjuk,– Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti sejumlah sekolah di Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, saat digelar Launching Pendistribusian Makanan Bergizi, Senin (11/8/2025). Kegiatan ini merupakan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari Yayasan Peduli Rakyat Generasi Emas atau CV. Berkah Anugrah Jaya yang berlokasi di Desa Tiripan, Kecamatan Berbek.

Program ini menyasar lima desa di wilayah Kecamatan Berbek, yakni Desa Patranrejo, Tiripan, Sumberurip, Balongrejo, dan Sendangbumen. Total 2.577 siswa dari berbagai jenjang pendidikan — mulai dari PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA sederajat — menerima paket makanan bergizi secara gratis.

Acara ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Camat Berbek, Bapak Toni Susanto, S.STP., M.Si. serta mendapat pengawalan penuh dari personel Kodim 0810 Nganjuk dan Koramil 0810/04 Berbek yang dipimpin oleh Kapten Inf Muhtar Isnaini (Danramil 0810/04 Berbek) beserta para Babinsa di wilayahnya. Pendistribusian juga didampingi oleh Elfina Amanda Clarita Sari, Kepala Dapur BGN dari Yayasan Peduli Rakyat Generasi Emas.

Menu yang dibagikan pada hari itu tidak hanya menggugah selera, tetapi juga dirancang memenuhi kebutuhan gizi anak, terdiri dari nasi, chicken karage, tahu bumbu kuning, tumis bumbu kuning, tumis pakcoy, buah kelengkeng, dan susu.

Danramil 0810/04 Berbek, Kapten Inf Muhtar Isnaini, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini.

“Kami merasa bangga dapat ikut serta mendampingi program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar anak-anak sekolah. Kehadiran kami bersama Babinsa bertujuan memberikan rasa aman dan memastikan pendistribusian berjalan lancar. Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga sosial, aparat teritorial, dan instansi pendidikan dalam mendukung kesehatan serta masa depan generasi muda,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya program ini, diharapkan anak-anak di wilayah Kecamatan Berbek dapat tumbuh sehat, cerdas, dan bersemangat dalam belajar, demi mewujudkan generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Kodim 0830/Surabaya Tunjukkan Semangat Juang, Menangkan Pertandingan Melawan Bekangdam V/Brawijaya.

SURABAYA – Kodim 0830/Surabaya berhasil melaju ke babak selanjutnya dalam turnamen sepak bola Mini Soccer Danpomdam V/Brawijaya yang diselenggarakan oleh Pomdam V/Brawijaya. Pertandingan sengit melawan Bekangdam V/Brawijaya berlangsung di Lapangan Sepak Bola Asrama Pomdam V/Brawijaya, Jl. Kesatriyan No. 41, Wonokromo, pada Senin malam, 11 Agustus 2025.

Dalam pertandingan dengan sistem gugur ini, kedua tim menunjukkan performa terbaiknya. Bekangdam V/Brawijaya berhasil unggul terlebih dahulu di babak pertama dengan skor 1-0. Namun, Kodim 0830/Surabaya tidak menyerah dan meningkatkan intensitas serangan di babak kedua.

Usaha keras tim Kodim 0830/Surabaya membuahkan hasil ketika Serka Yudha berhasil mencetak gol penyeimbang menjelang akhir babak kedua, mengubah skor menjadi 1-1. Skor imbang ini bertahan hingga peluit panjang berbunyi, sehingga pertandingan harus dilanjutkan melalui adu penalti.

Dalam babak adu penalti, tim Kodim 0830/Surabaya menunjukkan ketenangan dan akurasi yang lebih baik, berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 4-3. Kemenangan ini memastikan langkah Kodim 0830/Surabaya ke babak selanjutnya, sementara Bekangdam V/Brawijaya harus tersingkir dari turnamen.

Turnamen mini soccer ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi dan sportivitas antar satuan di lingkungan TNI AD wilayah Kodam V/Brawijaya.

KKN Tematik Unitomo Resmi Dibuka, Koramil 0820-13/Krejengan Tegaskan Komitmen Dukungan untuk Mahasiswa.

Probolinggo – Koramil 13/Krejengan menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pengabdian masyarakat oleh perguruan tinggi dengan menghadiri acara pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM Tematik Reguler Universitas Dr. Sutomo (Unitomo) Surabaya yang digelar di Pendopo Kantor Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Selasa (12/08/2025).

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, akademisi, dan aparat keamanan. Hadir di antaranya Sekretaris Camat Krejengan Hidayatullah, Ketua LPPM Unitomo Dr. Priyanto, Dr. Nur Sayidah, Kapolsek Krejengan Iptu Miftahul, serta Serda Imam R yang hadir mewakili Danramil 13/Krejengan. Turut mendukung kegiatan ini, para kepala desa se-Kecamatan Krejengan dan 316 mahasiswa peserta KKN juga memadati pendopo.

Dalam sambutannya, Ketua LPPM Unitomo, Dr. Priyanto, menyampaikan bahwa program KKN Tematik ini bukan sekadar kegiatan rutin mahasiswa, tetapi merupakan langkah nyata untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat. “Mahasiswa diharapkan menjadi agen perubahan, membantu memecahkan persoalan yang ada di desa, sekaligus mendorong potensi daerah agar lebih berkembang,” ujarnya.

Koramil 13/Krejengan melalui kehadiran perwakilannya menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan semua pihak dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program. Dukungan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi para mahasiswa selama masa pengabdian mereka.

Sekcam Krejengan Hidayatullah menyampaikan apresiasinya kepada pihak kampus dan seluruh peserta KKN. “Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat akan membawa energi baru dan ide-ide segar untuk pembangunan desa,” ungkapnya.

Kegiatan pembukaan berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman hingga selesai. Para mahasiswa pun tampak antusias memulai masa pengabdian mereka di berbagai desa di Kecamatan Krejengan, dengan harapan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.

DPRD Kota Probolinggo Tetapkan Raperda RPJMD 2025-2029, Usul Perubahan Nama Perseroda.

Probolinggo, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo menggelar rapat paripurna, bertempat di ruang sidang utama kantor DPRD setempat rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Probolinggo Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani dan dihadiri oleh unsur forkopimda, Sekretaris Daerah , para kepala perangkat daerah, camat se-Kota Probolinggo serta instansi vertikal, Selasa (12/8).

Kasdim 0820/Probolinggo Mayor Inf Herawady Karnawan mengatakan, agenda utama dalam rapat paripurna kali ini adalah penyampaian nota penjelasan Wali Kota Probolinggo terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yaitu Raperda tentang Pendirian Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) Handal Brilian Bayuangga Kota Probolinggo.

“Raperda perubahan atas Perda Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah serta Penetapan Keputusan Pimpinan DPRD atas Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Probolinggo Tahun 2025–2029 hasil evaluasi Gubernur Jawa Timur,” kata Mayor Inf Herawady Karnawan

Mayor Inf Herawady Karnawan menambahkan, rancangan keputusan pimpinan DPRD yang menetapkan Raperda RPJMD Kota Probolinggo Tahun 2025–2029 menjadi peraturan daerah (Perda). “Rancangan peraturan daerah Kota Probolinggo sebagaimana diktum kesatu keputusan ini telah dilakukan penyempurnaan dan penyesuaian oleh panitia Khusus DPRD Kota Probolinggo bersama perangkat daerah,”ujarnya.

Sementara Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, mewakili Wali Kota Aminuddin, menyampaikan nota penjelasan terhadap dua Raperda lainnya.
Terkait Raperda pendirian PT Handal Brilian Bayuangga, Ina menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Probolinggo berencana mengganti nama badan usaha tersebut menjadi PT Bahari Tanjung Tembaga (Perseroda). “Dengan berjalannya waktu, Pemerintah Kota Probolinggo mempertimbangkan untuk mengubah nama, yang mencerminkan potensi bahari Kota Probolinggo serta tidak mengandung unsur politis,”ungkapnya.

Sementara itu, mengenai Raperda Perubahan atas Perda Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Ina menegaskan bahwa dijelaskan bahwa penyesuaian ini dilakukan untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah. “Untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), diperlukan penyesuaian terhadap pengaturan pajak dan retribusi yang telah ditetapkan sebelumnya,”jelasnya.

Lebih lanjut Wakil Wali Kota Ina menegaskan perubahan ini juga merupakan tindak lanjut dari evaluasi dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI berdasarkan surat Nomor S-352/PK/PK.5/2024 tanggal 5 Desember 2024, yang berisi evaluasi terhadap Perda Kota Probolinggo Nomor 4 Tahun 2023. “Rapat paripurna ini menjadi langkah awal proses pembahasan tiga Raperda strategis, yang selanjutnya akan dikaji lebih dalam melalui pembahasan bersama antara komisi dan panitia khusus DPRD bersama Pemerintah Kota Probolinggo,”tuturnya.

Satgas Yonif 500/Sikatan Bekali Pelajar di Intan Jaya dengan Pelatihan PBB dan Wawasan Kebangsaan.

Intan Jaya, Papua Tengah — Suasana penuh semangat dan tawa ceria tampak menghiasi halaman TK Holomama pada Selasa (12/8/2025), saat 10 personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan yang dipimpin Sertu Hari melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama para pelajar Sekolah Dasar.

Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI ini diisi dengan pelatihan baris-berbaris (PBB) serta pembekalan wawasan kebangsaan. Dengan latar pegunungan yang hijau, para siswa tampak antusias mengikuti setiap arahan prajurit, dari cara hormat yang benar hingga langkah tegap yang serempak.

“Anak-anak di sini memiliki semangat luar biasa. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus dibekali rasa cinta tanah air sejak dini,” ungkap Sertu Hari, selaku pemimpin kegiatan. “Melalui latihan PBB dan wawasan kebangsaan, kami berharap mereka tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berkarakter, dan bangga menjadi bagian dari Indonesia.”

Tak hanya mengajarkan teknik baris-berbaris, personel Satgas juga mengajak siswa menghafal dan memahami nilai-nilai Pancasila. Beberapa siswa bahkan secara sukarela maju membacakan sila demi sila dengan lantang, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta.

Lettu Inf Sugianto, Dan TK Holomama, menuturkan, “Melihat anak-anak tersenyum sambil mengibarkan bendera Merah Putih membuat kami semakin yakin, Papua adalah bagian tak terpisahkan dari NKRI. Tugas kami bukan hanya menjaga perbatasan, tapi juga menjaga hati generasi muda.”

Kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh keakraban. Anak-anak pulang dengan wajah gembira, membawa bendera kecil dan cerita baru yang kelak akan mereka kenang. Di mata mereka, TNI bukan sekadar seragam hijau, melainkan sahabat dan pelindung yang selalu hadir untuk rakyat.

Warga Gresik Antusias Ikuti Lomba Panjat Pinang Yonif 516/CY, Meriahkan HUT ke-80 RI.

Gresik,- Pada setiap bulan Agustus selalu menjadi bulan yang spesial bagi seluruh rakyat Indonesia dimanapun berada. Karena seluruh masyarakat Indonesia akan selalu memperingati hari ulang tahun Republik Indonesia pada setiap tanggal 17 Agustus.

Berbagai macam kegiatan menarik yang dilaksanakan, guna memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia tersebut.

HUT RI ke 80 dengan tema Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju, Batalyon Infanteri 516 menggelar lomba Panjat Pinang bukan hanya untuk prajurit saja, melainkan juga untuk masyarakat. Kegiatan lomba panjat pinang tersebut diikuti oleh masyarakat di sekitaran asrama, diantaranya berasal dari Dusun Bibis Kidul, Dusun Tambak Beras, Dusun Ploso Kerep dan juga komunitas Bonek Hollygost.

Antusiasme penonton yang datang melihat pun tak kalah besar. Warga memadati area lomba serta mengajak keluarga untuk menyaksikan perlombaan tersebut, suasana semakin meriah dengan iringan musik dan sorak penyemangat untuk para peserta.

“Sebagai bagian dari warisan budaya Bangsa, sekaligus ajang mempererat silaturahmi antar warga, kegiatan ini dilaksanakan sebagai simbol perjuangan dan kebersamaan”. tegas Komandan Batalyon Letkol Inf Pande Gede Swiyatmika.

“Semangat peserta mencerminkan bagaimana para Pejuang pendahulu kita, berjuang untuk meraih kemerdekaan,” ucap salah satu peserta lomba.

Semarak Merah Putih di Kampung Bompai: Satgas Yonif 512/QY Gelar Lomba Rakyat.

Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua – Suasana kemeriahan HUT Kemerdekaan RI ke-80 terasa begitu hidup di Kampung Bompai. Satgas Yonif 512/QY bersama masyarakat menggelar berbagai lomba rakyat yang melibatkan seluruh lapisan warga, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Selasa, (12/8/2025).

Tawa riang anak-anak pecah ketika lomba balap karung dan tarik tambang dimulai, sementara para orangtua ikut bersorak memberi semangat. Masyarakat terlihat sangat antusias, terlebih kegiatan ini menjadi ajang kebersamaan yang jarang terjadi di daerah perbatasan.

Mama Mathilda, salah satu orangtua warga Kampung Bompai, menyampaikan rasa syukurnya,

“Kami sangat senang, anak-anak bisa bermain dan tertawa bersama Abang-abang TNI. Terima kasih sudah hadir dan membawa kebahagiaan.” Ujarnya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat hubungan antara Satgas Yonif 512/QY dan masyarakat perbatasan. Semangat merah putih tampak menyala di hati setiap warga, membuktikan bahwa jarak dari pusat kota tidak mengurangi rasa cinta kepada Indonesia.

Pangdam V/Brawijaya Meriahkan perayaan Kemerdekaan Melalui Lomba Bersama Anggota

Surabaya,- Suara tawa, sorakan, dan semangat kebersamaan menggema di Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya pada Selasa (12/08/2025) pagi hingga siang.

Di tengah suasana penuh keakraban, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, tak ragu melepas pangkat dan jabatan sejenak untuk larut dalam kemeriahan lomba-lomba untuk memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia bersama para prajurit, Persit dan PNS Kodam.

Dengan mengenakan kaos olahraga TNI AD, Pangdam ikut ambil bagian dalam lomba-lomba yang digelar, salah satunya adalah lomba Estafet Jarit. Tawa lepas menggema saat Tim Mayjen Rudy beserta para Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya bersaing santai dengan Tim lain yg terdiri dari beberapa Instansi, rasa gugup dan sungkan nampak terlihat dari tim- tim tersebut namun tetap saja sportivias dan kebersamaanlah yang terlihat di lapangn.

“Ini bukan sekadar lomba. Ini tentang merasakan kembali semangat perjuangan dan kebersamaan yang dulu jadi kekuatan bangsa kita,” kata Pangdam.

Momen itu memperlihatkan sisi lain dari seorang Pangdam. Bukan hanya sebagai Komandan tertinggi di wilayah Kodam V/Brawijaya, tapi sebagai figur pemimpin yang ingin menyatu dengan prajuritnya, berbagi canda, dan menjadi contoh dalam merawat semangat nasionalisme dari hal-hal sederhana.

Berbagai Lomba dilaksanakan diantaranya adalah Tarik Tambang, Balap Karung dan menindahkan tepung, Kegiatan yang diawali dengan senam Aerobik bersama itu juga menjadi sarana hiburan dan penyegaran mental bagi para personel yang sehari-hari disibukkan dengan rutinitas dinas. Dengan suasana informal seperti ini, hubungan atasan dan bawahan terasa lebih hangat dan akrab.

“Kita ingin meneladani semangat para pejuang, yang dulu berjuang dengan keterbatasan tapi penuh semangat gotong-royong. Lomba seperti ini mengajarkan kita arti kekompakan dan sportivitas,” tambahnya.

Selama lomba berlangsung, Lapangan Ahmad Yani berubah menjadi mini festival. Warna merah putih menghiasi setiap sudut, alunan lagu perjuangan mengiringi setiap sesi lomba, dan para peserta terlihat kompak mengenakan atribut khas kemerdekaan.

Ada yang mengenakan ikat kepala merah putih, ada pula yang mengecat wajahnya sebagai bentuk ekspresi cinta tanah air. Kebersamaan juga terasa saat Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V/ Brawijaya Ibu Vira Rudy Saladun beserta pengurus dan anggota turut hadir memberikan semangat, menyediakan makanan ringan, dan sesekali ikut meramaikan lomba

Bagi Pangdam, peringatan kemerdekaan bukan sekadar rutinitas tahunan. Ia menyebut bahwa momen 17 Agustus harus menjadi refleksi bersama tentang nilai pengorbanan, nasionalisme, dan tanggung jawab sebagai anak bangsa.

“Kemerdekaan bukan hadiah, tapi hasil perjuangan. Tugas kita sekarang adalah menjaga dan mengisinya, tidak hanya lewat upacara atau lomba, tapi juga dengan dedikasi dan semangat kerja setiap hari,” tutur Pangdam.

Kasdam V/Brawijaya Tinjau Langsung Proyek Pembangunan TMMD ke-125 untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat.

Jombang – Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, S.I.Kom., M.M., didampingi Dansatgas TMMD Ke-125 Kodim 0814/Jombang, Letkol Kav Dicky Prasojo, S.H., M.Han., meninjau secara langsung berbagai sasaran pembangunan dalam rangka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Selasa (12/8/2025).

Kunjungan tersebut mencakup beberapa titik lokasi pembangunan, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan paving, pembangunan dan renovasi mushola, program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), hingga rumah masyarakat yang saat ini juga dihuni oleh anggota Satgas TMMD. Selain itu, Brigjen TNI Terry juga melihat secara langsung proses pembuatan sumur bor untuk mendukung program unggulan Kasad dalam peningkatan ketahanan pangan di wilayah pedesaan.

Brigjen TNI Terry Tresna Purnama menyampaikan apresiasinya terhadap semangat dan sinergi antara prajurit TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam mensukseskan TMMD ke-125.

“TMMD bukan hanya tentang membangun fisik, tetapi juga membangun kebersamaan dan gotong royong. Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan bisa membawa manfaat jangka panjang, baik dari sisi infrastruktur maupun kualitas hidup warga,” ujarnya.
Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-125 Kodim 0814/Jombang, Letkol Kav Dicky Prasojo, S.H., M.Han., menambahkan bahwa seluruh program TMMD di Kecamatan Ngusikan berjalan sesuai rencana dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat.

“Kami berupaya memaksimalkan waktu dan tenaga agar seluruh target pembangunan, baik fisik maupun non-fisik, dapat selesai tepat waktu dan bermanfaat bagi warga,” jelasnya.

Program TMMD ke-125 di Kecamatan Ngusikan menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, di mana pembangunan infrastruktur diharapkan dapat membuka akses, meningkatkan perekonomian, serta mempererat hubungan emosional antara prajurit dan masyarakat.

Semangat Kemerdekaan Terjaga di Desa Bejijong Melalui Aksi Pengibaran Bendera Merah Putih.

Mojokerto – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai Dusun Kedung Wulan, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (12/08/2025). Tiga Pilar Desa Bejijong bersama tokoh lintas agama, ormas Banser, GP Ansor, Linmas, mahasiswa, dan masyarakat desa menggelar aksi pengibaran bendera merah putih secara serentak, menyongsong peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Kegiatan yang diinisiasi sebagai wujud persatuan lintas sektoral ini dihadiri oleh Kepala Desa Bejijong, Pradana Tera Mardiatna, S.I.Kom., Rohaniawan Buddha Maha Vihara Mojopahit Y.L. Samanera Eka Dhamma, Romo/Pandita Maha Vihara Mojopahit, Ketua Majelis Buddhayana Indonesia Kabupaten Mojokerto U.P. Dharmapalo Saryono, Babinsa Bejijong Serka Ahmad Mulyadi, dan Babinkamtibmas Aipda Ady Susanto.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan kirab pembawa bendera merah putih dari Maha Vihara Majapahit dilanjutkan melintasi jalan desa, diikuti pemasangan bendera di halaman rumah warga, perkantoran, dan titik strategis lainnya. Kehadiran berbagai unsur masyarakat mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, hingga organisasi kemasyarakatan menciptakan suasana guyub rukun yang sarat makna persatuan.

Kepala Desa Bejijong, Pradana Tera Mardiatna, S.I.Kom., menegaskan, kegiatan ini adalah simbol kuatnya persatuan dalam keberagaman. “Kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan bukan hanya milik satu golongan, tetapi milik seluruh rakyat Indonesia. Di Bejijong, kami melibatkan semua elemen tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh unsur kemasyarakatan untuk bersama-sama menjaga persatuan. Inilah makna kemerdekaan yang sejati, di mana perbedaan menjadi kekuatan untuk membangun desa dan bangsa”, ujarnya.

Sementara itu, Babinsa Bejijong, Serka Ahmad Mulyadi, menekankan semangat kemerdekaan harus terus dijaga dan diwariskan. “Tema tahun ini, Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, harus kita maknai sebagai panggilan untuk terus berjuang. Persatuan yang kita tunjukkan hari ini adalah kelanjutan dari perjuangan para pendahulu kita, agar kemerdekaan tetap terjaga dan rakyat kita semakin sejahtera”, tegasnya.

Melalui pengibaran bendera merah putih secara serentak ini, Desa Bejijong mengirim pesan kuat bahwa persatuan lintas agama, budaya, dan generasi adalah pondasi utama menuju Indonesia yang lebih maju dan berdaulat.