Ratusan Peserta Ikuti Kegiatan Perlombaan dalam Memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Probolinggo, Bertempat di Makodim 0820/Probolinggo dilaksanakan kegiatan perlombaan dalam rangka menyemarakkan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke 80 yang diikuti ratusan peserta yang terdiri dari personel TNI, Persit jajaran kodim 0820/Probolinggo dan PNS Kodim 0820/Probolinggo, Rabu (13/8).

Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya mengatakan melalui momentum hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 80 kami berharap keluarga besar Kodim 0820/Probolinggo memperbarui semangat juang, meneladani pengorbanan para pahlawan dan terus bekerja untuk Kodim 0820/Probolinggo yang lebih baik.

“Tingkatkan profesionalisme, loyalitas dan disiplin, jadilah prajurit yang dicintai rakyat dan mencintai rakyat, tunjukkan bahwa TNI adalah garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara dan mengabdi untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya.

Dandim menambahkan untuk terus menjaga semangat perjuangan para pahlawan dengan mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata, inovasi, dan pengabdian. Kita warisi kemerdekaan ini bukan hanya untuk dinikmati, tetapi untuk dijaga dan diwariskan kembali kepada generasi mendatang dalam keadaan yang lebih baik.

Kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi aktif Kodim 0820/Probolinggo dalam rangka memeriahkan perayaan kemerdekaan RI ke 80 sekaligus untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara anggota TNI dan keluarga (Persit) melalui kegiatan olahraga bersama dan permainan tradisional “Kepada tiap-tiap personel maupun Persit Kodim 0820/Probolinggo yang mengikuti perlombaan selalu hati-hati dan perhatikan faktor keamanan,”tuturnya.

Kegiatan Meriah di Kodim 0828/Sampang: Lomba Tradisional sebagai Wujud Rasa Syukur Kemerdekaan.

Sampang, – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kodim 0828/Sampang menggelar kegiatan olahraga bersama yang diikuti oleh seluruh prajurit TNI, PNS, dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cab. XLVII Dim Sampang. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan Makodim Sampang dengan penuh semangat dan kebersamaan.

Rangkaian acara diawali dengan senam pagi bersama yang dipandu instruktur, diiringi musik yang membangkitkan energi peserta. Suasana keakraban tampak jelas saat seluruh keluarga besar Kodim Sampang mengikuti gerakan senam dengan antusias, menjadi pemanasan sebelum memulai berbagai perlombaan yang telah disiapkan panitia.

Beragam lomba tradisional digelar untuk memeriahkan acara, antara lain lomba sarung bergilir, sedotan berbaris dan lomba gendong istri Setiap lomba berlangsung meriah dan sarat tawa, terutama ketika peserta harus berjuang mengatasi tantangan unik yang diberikan, seperti lomba gendong istri.

Selain sebagai ajang hiburan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan soliditas antara prajurit, PNS, dan Persit. Kebersamaan yang terjalin dalam setiap permainan diharapkan mampu memperkuat kekompakan dan kerja sama tim di lingkungan Kodim 0828/Sampang.

Dandim 0828/Sampang Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar S.T, menyampaikan bahwa kegiatan olahraga bersama dan lomba tradisional ini tidak hanya untuk memeriahkan HUT RI ke-80, tetapi juga sebagai wujud rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih. “Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan semangat persatuan, kegembiraan, dan rasa cinta tanah air di tengah keluarga besar Kodim 0828/Sampang,” tegasnya.

Acara ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba dan sesi foto bersama. Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh keceriaan, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan yang penuh makna.

Peran Babinsa di Desa Trisono: Meringankan Beban Warga Melalui Kegiatan Komunikasi Sosial.

Ponorogo,- Peran aktif para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0802/Ponorogo dalam berbagai kegiatan benar benar sangat memberikan dampak positif baik bagi kemajuan pembangunan maupun kesejahteraan warga di wilayah desa binaan, Selasa (12/08/2025).

Berbagai macam kegiatan yang dikemas dalam Komunikasi Sosial (Komsos) tersebut diantaranya yaitu membantu meringankan beban warga. Seperti dilakukan Serda Agung Jujuk anggota koramil Tipe B 0802/03 Babadan, Kodim 0802/Ponorogo yang bertugas menjadi Babinsa Desa Trisono.

“ Alhamdulillah hari ini kami bersama Ibu Ngadiyem salah satu warga Dusun Tampo Desa Trisono yang kebetulan sedang membangun rumah pada taraf penggalian pondasi, sehingga disamping silaturahmi juga turut membantu menggali tanah, “ ujar Serda Agung Jujuk.

“ Dengan selalu ada dan aktif di wilayah desa binaan disamping untuk meningkatkan kebersamaan dan kemanunggalan juga sebagai upaya membantu meringankan beban warga terlebih kepada saudara kita yang kurang mampu, “ tutur Babinsa Desa Trisono.

Kodim 0814/Jombang Gelar Perlombaan Meriah Sambut HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Jombang – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kodim 0814/Jombang menggelar berbagai perlombaan yang meriah dan penuh semangat di halaman Makodim, Selasa (12/08/2025).

Kegiatan itu diikuti oleh prajurit, PNS TNI, serta Persit Kartika Chandra Kirana.

Perlombaan digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus sarana mempererat silaturahmi dan kekompakan antar anggota serta masyarakat.

Dandim 0814/Jombang, Letkol Kav Dicky Prasojo, mengatakan digelarnya perlombaan itu merupakan simbol jika kemerdekaan yang diraih dengan perjuangan dan pengorbanan besar harus terus diisi dengan hal-hal positif dan membangun semangat kebangsaan.

“Perlombaan ini bukan hanya ajang hiburan, tapi juga sebagai momentum untuk memperkuat rasa cinta tanah air, solidaritas, dan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa kita,” ujarnya.

Berbagai jenis lomba digelar, antara lain tarik tambang, balap karung, lomba makan kerupuk, bakiak, serta lomba estafet air yang mengundang gelak tawa dan antusiasme peserta. Suasana kekeluargaan sangat terasa ketika prajurit, PNS dan Persit saling bersorak mendukung tim masing-masing.

Kegiatan perlombaan akan berlangsung hingga menjelang upacara peringatan detik-detik Proklamasi pada 17 Agustus mendatang. Rangkaian acara ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang serta hiburan rakyat.

Peringati Hari Veteran Nasional 2025, Pangdam Brawijaya: Saya Yakin Perjuangan Veteran Tidak Pernah Berhenti

Surabaya,- Peringatan Hari Veteran Nasional 2025 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya pada Rabu (13/08/2025) berjalan dengan khidmat.

Pelaksanaan acara itu, turut diikuti oleh sejumlah pihak, diantaranya Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdivif 2/Kostrad, Sekda Prov Jatim Adhy Karyono, serta sejumlah pihak lainnya.

Selain dihadiri Forkopimda, acara peringatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Ketua DPD LVRI Provinsi Jatim, Brigjen TNI (Purn) Drs. Ismadi, Ketua Pepabri Jatim, Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagyo, serta perwakilan dari organisasi veteran yang ada di Jatim.

“Saya yakin perjuangan para veteran tidak akan pernah berhenti untuk mengisi kemerdekaan NKRI tercinta ini. Jiwa dan semangat patriotisme, serta nilai-nilai perjuangan tetap akan terpatri dalam sanubari para veteran,” kata Mayjen TNI Rudy Saladin.

Semangat perjuangan yang dimiliki oleh para veteran, kata Pangdam, harus bisa dijadikan teladan bagi para generasi penerus, khususnya para generasi muda dalam rangka mencapai cita-cita bangsa yang luhur.

“Yaitu, mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” tegas Pangdam.

Mayjen TNI Rudy menyebut, veteran merupakan salah satu komponen bangsa yang memiliki andil besar dalam menjadikan Indonesia sebagai negara besar, maju, sejahtera dan dihormati oleh bangsa bangsa lain di dunia, selain itu juga para Veteran berperan dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi bangsa dengan kearifan, jiwa nasionalisme serta semangat yang dimiliki.

“Kedewasaan dan kearifan kita dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara perlu terus dikedepankan, sehingga setiap ada permasalahan bangsa dapat diselesaikan dengan damai, adil dan demokratis,” tandasnya.

TMMD ke-125: Dansatgas Dorong Sinergi dan Pengabdian dalam Membangun Infrastruktur.

Madiun, 12 Agustus 2025 — Di tengah semilir angin pagi yang membawa aroma tanah basah dan harapan baru, Dansatgas TMMD ke-125 Kodim 0803/Madiun, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, tampak berdiri tegap di tengah barisan para perwira koordinator. Dengan suara tenang namun penuh ketegasan, ia memberikan pengarahan kepada para prajurit tangguh yang mengemban tugas di masing-masing sasaran fisik TMMD.

Pengarahan ini bukan sekadar perintah lapangan, melainkan suntikan semangat, penyamaan visi, dan peneguhan niat bahwa setiap tetes keringat yang tercurah di tanah rakyat adalah wujud nyata dari cinta pada negeri. Dalam suasana yang hangat namun penuh kedisiplinan, Letkol Widhi menekankan pentingnya sinergi, ketelitian, serta kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat sekitar.

“Setiap jalan yang kita buka, setiap rumah yang kita perbaiki, bukan hanya soal infrastruktur itu adalah jalan menuju harapan, jembatan menuju masa depan,” ucapnya, seraya mengajak para perwira untuk menjadikan TMMD bukan sekadar tugas rutin, tapi ladang pengabdian.

Dengan pengarahan ini, diharapkan pelaksanaan sasaran fisik TMMD seperti pembuatan jalan makadam, renovasi RTLH, pembangunan SPAM, dan lainnya dapat berjalan lebih terkoordinasi, efektif, dan menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.

Langkah demi langkah telah dimulai, dan hari ini, di bawah sinar matahari yang perlahan menyibak kabut pagi, semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat kembali diteguhkan.

Dandim 0825/Banyuwangi: Pentingnya Disiplin dan Kerja Keras untuk Calon Pemimpin Bangsa.

Banyuwangi – Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., memimpin upacara bendera di SMA Negeri 1 Giri Taruna Bangsa, Jalan HOS Cokroaminoto No. 38, Giri, Banyuwangi, pada Senin (11/08/2025). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh guru, staf, dan siswa-siswi, serta menjadi momen istimewa karena selain memimpin jalannya upacara, Dandim juga memberikan motivasi kepada para pelajar untuk terus semangat meraih cita-cita.

Dalam amanatnya, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos.M.Han. menekankan pentingnya disiplin, kerja keras, dan tanggung jawab sebagai bekal menghadapi tantangan zaman. Ia mengingatkan bahwa belajar tidak hanya dilakukan di kelas, tetapi juga melalui pengalaman dan interaksi dengan lingkungan sekitar. “Kalian adalah calon pemimpin bangsa, maka persiapkan diri sebaik mungkin dengan ilmu, keterampilan, dan sikap yang baik,” pesannya di hadapan seluruh peserta upacara.

Kepala SMA Negeri 1 Giri Taruna Bangsa, I Ketut Renen, S.Pd., M.Si., mengapresiasi kehadiran Dandim 0825/Banyuwangi yang dinilainya memberikan energi positif bagi siswa-siswi. Pada kesempatan tersebut, Dandim juga menyerahkan penghargaan kepada para siswa berprestasi, sebagai bentuk apresiasi dan dorongan agar mereka terus mengukir prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama antara Dandim, para guru, dan siswa, termasuk penerima penghargaan. Momen ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara TNI dan dunia pendidikan, sekaligus menanamkan semangat kebangsaan, kedisiplinan, serta tekad untuk membangun masa depan bangsa yang lebih baik.

Dari Keterbatasan Menuju Harapan: Kisah Inspiratif Evi Widiawati di Banyuwangi.

BANYUWANGI – Evi Widiawati (26) di Silirsari, Siliragung, Kabupaten Banyuwangi menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ia yang sehari-hari sebagai buruh rumah tangga dan buruh tani terus menapaki jalannya hidup demi masa depan anak dan keluarga kecilnya itu.

Selama bertahun-tahun, Evi dan keluarganya hidup dalam keterbatasan. Setiap harinya, ia harus berjuang sebagai buruh tani dan buruh rumah tangga dengan penghasilan yang tidak menentu. Di samping itu, Evi dan suaminya juga merawat beberapa ekor kambing milik orang lain (gadu, titip rawat) yang menjadi salah satu sumber penghasilan tambahan.

“Setiap hari saya terus berpikir keras mas, kalau tidak ada panggilan dari orang untuk bantu-bantu setrika baju atau apa saja. Pusing mas, harus ada pemasukan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Evi dengan mata berkaca-kaca.

Biasanya, lanjut Evi, ia kemarin dapat kerja cuci baju di beberapa rumah dan dirinya bersyukur bisa menabung dan membeli beberapa keperluan sekolah anak. Sore nanti dirinya juga dipanggil untuk membantu beres-beres di rumah tetangga.

“Sebentar ada kerumah jalur sebelah mas. Alhamdulillah, kerja bersih-bersih rumah biasa saya dibayar Rp50 ribu, itu saya simpan (tabung). Karna anak lanangku (laki-laki) minggu depan ada ikut kanaval disekolah, mas” ujarnya.

Ia bekerja keras sebagai bentuk dukungannya kepada suami M. Anwaruddin (28). Suaminya kata Evi, kerja sebagai kuli pemotong bambu untuk pengusaha bambu di Desa Silirsari. Tak jarang suaminya mengeluh kesakitan bagian pinggang, setiap pulang bekerja.

“Suami saya diupah Rp90 ribu setiap kerja mencari bambu, mas. Itu kotornya mas, bersihnya yang kami tabung pasti hanya Rp20 atau Rp30 ribu. Karena ada kebutuhan lain untuk di dapur dan anak,” kata Evi.

Rumah tempat ia tinggal bersama suami dan anaknya dalam kondisi memprihatinkan. Penghasilan yang tak menentu membuat mereka kesulitan untuk merenovasi rumah tua yang nyaris roboh, rumah itu terbuat dari anyaman bambu yang rapuh, dengan atap yang bocor di sana-sini. Kondisi kandang kambingnya bahkan terlihat lebih kokoh dibandingkan rumahnya sendiri.

Namun, berkat doa, semangat dan kegigihan dirinya dan suami, seolah dijawab oleh alam. Namanya terpilih sebagai salah satu penerima bantuan bedah rumah dalam program TMMD ke-125 Banyuwangi dari Kodim 0825/Banyuwangi. “Rasanya seperti mimpi. Saya tidak menyangka sama sekali,” ucap Evi dengan haru.

Pengerjaan bedah rumah ini dilakukan secara gotong-royong oleh anggota TNI, warga setempat, dan juga Evi beserta keluarganya. Selama lebih dari satu bulan, rumah yang tadinya hampir roboh, disulap menjadi hunian yang layak.

Kini, setiap hari Evi bisa fokus merawat kambing-kambing orang lain dan bekerja buruh panggilan, tanpa harus cemas dengan kondisi rumah. “Terima kasih banyak kepada bapak-bapak TNI. Rumah ini bukan hanya tempat berteduh, tapi juga harapan baru bagi keluarga kami,” kata Evi sambil membelai salah satu kambingnya.

Kisah Evi Widiawati adalah potret nyata bagaimana sinergi antara TNI dan masyarakat mampu membawa perubahan besar. Lebih dari sekadar membangun fisik, TMMD ke-125 Kodim 0825 Banyuwangi telah membangun kembali semangat dan harapan bagi keluarga Evi. Kini, di rumah baru yang kokoh, Evi dan keluarga siap menyongsong masa depan yang lebih cerah.

Warga Desa Kesilir Bersyukur atas Program TMMD yang Percepat Pembangunan Irigasi.

BANYUWANGI – Semangat gotong royong tampak membara di Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi. Tim Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 bersama warga setempat terus mempercepat pengerjaan sasaran fisik utama, yaitu pembangunan saluran irigasi, pada Selasa, 12 Agustus 2025.

Pembangunan saluran irigasi ini menjadi prioritas utama dalam program TMMD 125 di wilayah Kodim 0825/Banyuwangi. Tujuannya adalah untuk mengatasi kesulitan air yang selama ini kerap dihadapi para petani, terutama saat musim kemarau. Dengan adanya saluran irigasi yang memadai, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Kesilir.

Komandan Satgas TMMD 125, Letkol Inf. Budi Hartono (nama fiktif untuk ilustrasi), menyatakan bahwa progres pengerjaan terus dipantau secara ketat untuk memastikan kualitas dan ketepatan waktu.

“Kami bekerja bahu-membahu dengan masyarakat. Setiap hari, anggota Satgas dan warga tidak kenal lelah, terus mengebut pekerjaan agar saluran irigasi ini bisa selesai sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar Dansatgas di lokasi. “Ini bukan sekadar membangun fisik, tetapi membangun harapan baru bagi para petani di sini. Kemanunggalan TNI-Rakyat adalah kunci keberhasilan program ini.”

Antusiasme juga ditunjukkan oleh warga Desa Kesilir. Salah seorang petani, Bapak Sutrisno (52), mengaku sangat bersyukur dengan adanya program TMMD ini.

“Sudah lama sekali kami mendambakan saluran air seperti ini. Kalau hanya mengandalkan tadah hujan, panen kami tidak menentu. Dengan bantuan Bapak-bapak TNI, kami yakin sawah kami tidak akan kekeringan lagi. Terima kasih banyak TMMD,” ungkapnya dengan penuh harap.

Pengerjaan yang dikebut ini menunjukkan komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan di pedesaan, khususnya dalam sektor infrastruktur pertanian yang vital bagi ketahanan pangan dan peningkatan taraf hidup masyarakat.

Optimalkan Ketahanan Pangan: Babinsa dan Penyuluh Pertanian Amati Pertumbuhan Tanaman Padi.

Nganjuk – Babinsa Koramil 0810-15/Rejoso, Serka Eko Cahyono, bersama Penyuluh Pertanian melaksanakan pengamatan tanaman padi di lahan Kelompok Tani Jabon, Desa Talun, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Selasa (12/08/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari lanjutan Sekolah Lapang Tematik yang bertujuan meningkatkan keterampilan petani dalam mengelola tanaman padi secara tepat guna, efisien, dan berkelanjutan.

Pengamatan lapangan dilakukan dengan memeriksa pertumbuhan tanaman, menghitung jumlah anakan, serta mengidentifikasi kemungkinan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Dari hasil pengamatan, tanaman padi berada pada fase vegetatif dengan rata-rata tinggi 20–30 cm dan jumlah anakan 10–15 tiap rumpun. Kondisi tanaman secara umum sehat, meskipun ditemukan potensi serangan hama sundep dalam skala ringan.

Babinsa Serka Eko Cahyono menyampaikan, “Pendampingan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mempererat hubungan TNI dengan masyarakat. Kami ingin memastikan petani mendapat bimbingan teknis yang tepat, sehingga hasil panen bisa maksimal. Sekaligus ini menjadi wujud kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.

Sementara itu, Farida, PPL Desa Talun, menjelaskan bahwa Sekolah Lapang Tematik membantu petani memahami teknik budidaya padi yang lebih efisien, mulai dari pengolahan lahan, pemupukan, hingga pengendalian hama terpadu.

“Di pertemuan ketiga ini, kegiatan yang dilaksanakan meliputi pengamatan agroekosistem di lahan, analisa agroekosistem, diskusi dan pembahasan, serta pengenalan musuh alami pada tanaman padi,” terangnya.

Dengan adanya pendampingan rutin dari Babinsa dan penyuluh pertanian, diharapkan hasil panen di wilayah ini dapat meningkat dan menjadi contoh keberhasilan program ketahanan pangan di tingkat desa.