Pembinaan Mental di Kodim 0829/Bangkalan: Membangun Keharmonisan Keluarga dan Tanggung Jawab Prajurit.

Bangkalan – Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Kodim 0829/Bangkalan menggelar kegiatan Pembinaan Mental (Bintal) bagi seluruh personel, Persit, dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodim 0829/Bangkalan, Kamis (14/8/25).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Manunggal Kodim 0829/Bangkalan tersebut diikuti sekitar 145 peserta dan dipimpin oleh Pgs. Pasipers Kodim 0829/Bangkalan, Kapten Arm Muasari.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd, para Perwira Staf, Danramil jajaran, perwakilan anggota Koramil, Ketua Persit KCK Cabang XLVIII beserta pengurus dan anggota, serta para PNS Kodim 0829/Bangkalan.

Acara dimulai pukul 08.40 WIB dengan pembacaan Basmallah, dilanjutkan laporan Perwira tertua Mayor Inf Parnowo (Danramil 0829-07/Labeng). Dalam sambutannya, Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan Bintal ini diharapkan dapat menjadi pengingat akan tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit TNI dan keluarga. “Pembinaan ini juga untuk menjaga keharmonisan rumah tangga, menumbuhkan kesadaran beragama, serta membentuk kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan saling menghormati,” ujarnya.

Sesi inti Bintal disampaikan oleh Ust. Sofwan, S.Ag, yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan, memelihara keimanan dan ketakwaan, menjauhi perbuatan maksiat, judi, dan narkoba, serta selalu menjadikan agama sebagai pedoman hidup.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa pada pukul 09.55 WIB, diakhiri laporan Perwira tertua, dan berakhir dengan tertib pada pukul 10.00 WIB. Seluruh rangkaian berjalan aman, lancar, dan penuh khidmat.

Kodim 0806/Trenggalek Gelar Penjualan Beras SPHP: Solusi di Tengah Lonjakan Harga Beras.

Trenggalek – TNI melalui satuan teritorial kewilayahan terus menunjukkan peran aktif dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah melonjaknya harga beras di pasaran. Wujud nyata komitmen itu ditunjukkan oleh Kodim 0806/Trenggalek yang bersinergi dengan Perum Bulog Trenggalek menggelar penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebagai bagian dari Gerakan Pangan Murah, Kamis (14/8/2025).

Program ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi dilaksanakan secara serentak di 14 Koramil jajaran Kodim 0806/Trenggalek. Setiap Koramil menyalurkan 2 ton beras SPHP yang dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp 60.000 per kemasan 5 kilogram. Harga ini jauh di bawah harga pasar yang saat ini bisa menembus lebih dari Rp 75 ribu.

Launching dipusatkan di Koramil 0806-06/Gandusari, dihadiri langsung Komandan Kodim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., bersama Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek Dr. Imam Nurhadi, S.P., M.Agr. Bahkan keduanya turun langsung melayani pembelian beras warga di lapangan.

“Program ini adalah wujud sinergi nyata antara TNI dan Bulog dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Penyaluran beras SPHP bukan sekadar distribusi bahan pangan, tetapi juga langkah strategis menekan laju inflasi dan memperkuat akses masyarakat terhadap komoditas pokok,” tegas Letkol Roy.

Pantauan di lapangan, suasana halaman Koramil 0806-06/Gandusari sejak pagi sudah dipadati warga. Antrean panjang terlihat mengular, sebagian warga membawa karung atau tas besar untuk menampung beras yang dibeli. Harga murah menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat di tengah kondisi harga pasar yang terus merangkak naik.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek menilai, keterlibatan TNI dalam program SPHP mampu mempercepat distribusi dan menjangkau wilayah-wilayah yang sulit. “Kehadiran TNI di lini distribusi menjamin penyaluran lebih tepat sasaran, menjangkau desa-desa, dan memotong rantai harga yang terlalu panjang,” ujar Imam Nurhadi.

Tak hanya di Gandusari, antusiasme warga juga terlihat di seluruh Koramil jajaran Kodim 0806/Trenggalek, mulai dari Kecamatan Munjungan hingga Bendungan. Banyak warga rela datang lebih awal sebelum stok beras dibuka.

Gerakan Pangan Murah ini menjadi bukti bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, Bulog, dan TNI. Melalui distribusi masif dan harga terjangkau, program SPHP diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus menstabilkan perekonomian di tingkat bawah.

Pengerjaan Saluran Irigasi TMMD: Meningkatkan Hasil Panen Petani Melalui Kerja Sama TNI dan Warga.

Banyuwangi – Pengerjaan saluran irigasi dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi terus menunjukkan progres signifikan. Anggota TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu mempercepat pembangunan, demi memastikan aliran air ke sawah warga berjalan lancar.

Kegiatan ini dilakukan di tengah hamparan persawahan yang menjadi sumber penghidupan utama warga. Dengan sistem kerja gotong royong, prajurit TNI bersama warga saling membantu mulai dari pengadukan adonan semen, pemasangan batu, hingga perataan saluran. Semangat kebersamaan terlihat jelas di setiap langkah pekerjaan.

Pembangunan saluran irigasi ini tidak hanya bertujuan memperlancar distribusi air ke lahan pertanian, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani. Air yang mengalir lancar akan membantu tanaman padi tumbuh optimal, mengurangi risiko gagal panen akibat kekeringan.

Selain itu, pengerjaan irigasi ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Melalui interaksi langsung di lapangan, terjalin komunikasi yang baik, sehingga tercipta rasa saling percaya dan kepedulian bersama terhadap kemajuan desa.

Dengan cuaca yang mendukung, diharapkan pembangunan saluran irigasi ini dapat selesai tepat waktu. Keberhasilan program ini akan menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI dan rakyat mampu menghadirkan perubahan positif dan berkelanjutan bagi desa.

TMMD Sukses Renovasi RTLH: Semangat Gotong Royong Warga dan TNI di Siliragung Terlihat Nyata.

Banyuwangi,– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus menunjukkan hasil positif, salah satunya pada progres pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Teguh di Desa Siliragung.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis (14/08/2025), anggota Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu melakukan tahap penyelesaian akhir. Tampak beberapa personel tengah memasang kusen dan mengecat bagian kayu pintu serta ventilasi, memberikan sentuhan rapi pada bangunan yang sudah berdiri kokoh dengan cat dinding warna kuning dan hijau khas TMMD.

Semangat gotong royong begitu terasa. Dengan peralatan sederhana, personel TNI dan warga mengerjakan setiap detail pekerjaan secara teliti demi memastikan rumah ini layak huni dan nyaman ditempati. Tak hanya menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, pengerjaan RTLH ini juga menjadi hadiah berharga menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Program RTLH ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup warga, sekaligus memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat di wilayah Siliragung.

Satgas TMMD ke-125 Tingkatkan Infrastruktur Jalan dan Fasilitas Sanitasi di Siliragung

Banyuwangi – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi melanjutkan pengerjaan paving jalan menuju jembatan penghubung di Kecamatan Siliragung pada Kamis, 14 Agustus 2025. Kegiatan ini meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat. Proyek ini menunjukkan komitmen TNI dalam pembangunan desa.

Pengerjaan paving dilakukan secara bergotong royong antara Satgas TMMD dan warga setempat. Kerja sama yang solid terlihat dari semangat warga yang ikut membantu menata paving. Antusiasme ini mencerminkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menyatakan bahwa pavingisasi jalan akan memberikan manfaat besar bagi warga. “Kami berharap hasil pembangunan ini dapat digunakan dan dirawat bersama demi kemajuan wilayah,” tegasnya, menekankan pentingnya perawatan fasilitas.

Program TMMD ke-125 juga melibatkan kegiatan nonfisik, seperti penyuluhan dan pembinaan masyarakat. Dengan pendekatan holistik ini, diharapkan hasil pembangunan dapat berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup warga. Kemanunggalan TNI dan rakyat menjadi kunci utama dalam program ini.

Progres pembangunan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Desa Siliragung menunjukkan kemajuan signifikan. Pada hari yang sama, pengerjaan telah memasuki tahap akhir, seperti pemasangan keramik dan pengecatan. Upaya ini bertujuan untuk memastikan MCK siap digunakan dengan baik oleh masyarakat.

Diharapkan, selesainya fasilitas MCK ini dapat mengatasi masalah sanitasi dan meningkatkan kesehatan warga. Dengan semangat gotong royong, program TMMD ke-125 diharapkan menjadi simbol kemajuan dan kepedulian TNI terhadap masyarakat di Desa Siliragung.

Babinsa Latsari Kunjungi Warga Sakit: Berikan Dukungan Moril dan Perhatian Kesehatan.

Jombang – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat, Sertu Yunan Fattachi, Babinsa Desa Latsari Koramil 0814-15/Mojowarno, menyambangi kediaman salah satu warga binaannya yang sedang sakit, Bapak Nurochim, warga Dusun Guwo, Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Kamis (14/08/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan semangat dan dukungan moril kepada warga yang tengah menjalani perawatan di rumah. Dalam kesempatan itu, Babinsa tidak datang sendiri, melainkan didampingi oleh bidan desa.

Selain memberikan semangat, bidan desa juga melakukan pemeriksaan kesehatan ringan dan memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat.

“Kami ingin memastikan bahwa warga yang sakit tetap mendapatkan perhatian, baik dari sisi kesehatan maupun sosial. Sinergi antara Babinsa dan tenaga medis desa sangat penting untuk menjaga kesejahteraan masyarakat,” ujar Sertu Yunan Fattachi.

Sementara itu, bidan desa, Ibu Sisca, menambahkan bahwa kunjungan ini juga bertujuan untuk memantau kondisi pasien serta memberikan saran medis agar proses pemulihan berjalan optimal.

Keluarga Bapak Nurochim menyambut hangat kedatangan Babinsa dan bidan desa. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sebagai bentuk nyata kehadiran Babinsa di tengah masyarakat.

Babinsa Purworejo Dukung Panen Padi: Tingkatkan Produktivitas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Tulungagung – Babinsa Desa Purworejo Koptu Agus Wahyudi, anggota Koramil Tipe B 0807/05 Ngunut, melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian panen padi bersama warga binaan yang tergabung dalam Kelompok Tani Sumber Asih, Desa Purworejo, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (14/08/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD untuk mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah.

Dalam kegiatan panen tersebut, Koptu Agus Wahyudi turun langsung ke sawah membantu petani memanen padi. Selain memberikan dukungan fisik, Babinsa juga melakukan komunikasi dan koordinasi dengan anggota kelompok tani terkait strategi pengelolaan hasil panen agar dapat memberikan keuntungan optimal bagi para petani.

Koptu Agus Wahyudi menyampaikan bahwa panen kali ini merupakan bukti kerja keras para petani yang tidak kenal lelah mengolah lahan demi menghasilkan pangan bagi masyarakat. “Produksi pertanian yang optimal menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Kami selaku Babinsa siap mendukung petani, mulai dari proses pengolahan lahan, perawatan tanaman, hingga panen, agar hasilnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa binaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan panen padi di wilayah Desa Purworejo diharapkan dapat memotivasi petani untuk terus berinovasi dalam teknik budidaya. “Kami ingin memastikan bahwa petani di wilayah binaan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan hasil produksi dari musim ke musim. Ketahanan pangan yang kuat akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan petani, yang pada akhirnya memperkuat stabilitas wilayah,” pungkasnya.

Kasdim 0825 Banyuwangi Berikan Pembekalan Wawasan Kebangsaan kepada Peserta Paskibraka 2025.

Banyuwangi – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0825/Banyuwangi, Mayor Kav Suprapto, memberikan pembekalan materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara kepada peserta didik Paskibraka Kabupaten Banyuwangi Tahun 2025. Kegiatan berlangsung pada Rabu (13/8/2025) malam di Aula Hotel Tanjung Asri, Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri, Banyuwangi, dengan mengusung tema “Tonggak Sejarah Bangsa”. Sebanyak 75 peserta didik, terdiri dari 45 putra dan 30 putri, mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias.

Dalam pembekalan tersebut, Mayor Kav Suprapto menegaskan bahwa bela negara adalah tugas dan tanggung jawab seluruh warga negara dalam mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara. Ia memaparkan poin-poin penting, seperti melestarikan budaya, menjalankan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945, menjaga identitas dan integritas bangsa, serta menerapkan sikap bela negara dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga kerukunan keluarga, meningkatkan iman dan ilmu pengetahuan, hingga mematuhi hukum dan membayar pajak tepat waktu.

Kegiatan ini juga diwarnai sesi tanya jawab, di mana peserta didik mengajukan pertanyaan seputar upaya mempertahankan budaya lokal di tengah arus globalisasi serta langkah generasi muda dalam menjaga identitas bangsa. Mayor Kav Suprapto memberikan jawaban inspiratif, mendorong generasi muda untuk berperan aktif melestarikan nilai-nilai luhur bangsa melalui kreativitas, pendidikan, dan partisipasi dalam kegiatan positif di masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Peltu Ainul Karim (Bati Niksandi Dim 0825 Banyuwangi), Serka Novian Wibowo dan Serka Andik Prasetyo selaku pelatih, serta Majastyananta Raka selaku Ketua PPI Kabupaten Banyuwangi beserta tiga anggotanya. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 19.00 hingga 20.00 WIB ini berjalan dengan tertib, lancar, dan aman, sekaligus menjadi bekal berharga bagi para calon pengibar bendera pusaka dalam mengemban tugas pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dandim 0806/Trenggalek: Labuh Panen Padi Simbol Kebersamaan dan Pelestarian Kearifan Lokal.

Trenggalek – Sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali diperlihatkan secara nyata melalui dukungan penuh terhadap sektor pertanian. Dandim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., bersama Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Dr. Imam Nurhadi, S.P., M.Agr., turut hadir dalam kegiatan Labuh Panen Padi yang digelar Kelompok Tani (Poktan) Gemah Ripah 3 di area persawahan Desa Kradegan, Kecamatan Gandusari, Rabu (13/8/2025).

Tradisi labuh panen yang rutin digelar ini bukan sekadar seremoni panen padi, tetapi juga menjadi simbol rasa syukur atas hasil bumi dan pelestarian kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun. Letkol Roy, sapaan akrab Dandim 0806/Trenggalek, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis sekaligus kultural yang penting untuk dijaga.

“Labuh panen ini bukan hanya tentang memanen padi, tetapi juga memanen nilai kebersamaan dan kearifan lokal. Harapan saya, kegiatan ini tetap dijaga kelestariannya agar anak cucu kita kelak dapat merasakan dan melestarikan keagungan tradisi ini,” ujarnya.

Suasana penuh kebersamaan tercipta ketika jajaran TNI, pejabat dinas, petani, tokoh masyarakat, dan perangkat desa turun langsung ke pematang sawah. Mereka saling berbagi cerita tentang proses tanam, tantangan cuaca, hingga strategi meningkatkan produktivitas padi di tengah perubahan iklim.

Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Dr. Imam Nurhadi, memberikan apresiasi tinggi terhadap dukungan TNI dalam program ketahanan pangan. Menurutnya, keterlibatan TNI bukan hanya soal keamanan wilayah, tetapi juga pendampingan dan motivasi bagi petani.

“Keterlibatan TNI bersama petani menjadi penguat semangat kami untuk terus mengoptimalkan hasil pertanian. Program ketahanan pangan akan berhasil jika dikerjakan bersama-sama dengan sinergi semua pihak,” ungkapnya.

Prosesi labuh panen diawali doa bersama sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dilanjutkan pemotongan padi pertama secara simbolis. Para petani berharap hasil panen tahun ini mencukupi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus menjadi cadangan menghadapi musim tanam berikutnya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa ketahanan pangan bukan hanya tentang ketersediaan bahan pokok, tetapi juga tentang keberlanjutan budaya, solidaritas sosial, dan kerja sama lintas sektor. Dengan dukungan TNI, Pemkab Trenggalek, dan kelompok tani, optimisme mewujudkan kemandirian pangan di Bumi Menak Sopal semakin menguat.

Koramil 0820-04/Bantaran Dukung Gerakan Pangan Murah untuk Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan.

Probolinggo – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, anggota Koramil 0820/04 Bantaran, Koptu Fajar J, melaksanakan pendampingan kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Perum Bulog Probolinggo.

Koptu Fajar J menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk dukungan TNI dalam upaya pemerintah membantu meringankan beban masyarakat, khususnya di tengah fluktuasi harga pangan. “Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif, sehingga warga bisa berbelanja dengan nyaman,” ujarnya.

Dengan adanya gerakan ini, diharapkan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi sekaligus mengurangi beban pengeluaran rumah tangga. Selama kegiatan, suasana berjalan lancar dan tertib berkat kerja sama semua pihak, baik dari instansi penyelenggara, aparat desa, maupun warga yang hadir.

Gerakan Pangan Murah ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, BUMN, dan TNI dalam mewujudkan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Probolinggo.