Peningkatan Infrastruktur Desa Kromong: Komitmen TNI dalam TMMD ke-125 untuk Ekonomi Masyarakat

Jombang, — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0814/Jombang bersama warga Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, terus mempercepat pembangunan jalan desa demi mencapai target yang telah Jum’at,15 Agustus 2025.

Di lokasi, terlihat anggota TNI dan masyarakat bergotong royong melakukan pengecoran pendamping paving, penimbunan pasir, dan pemasangan paving. Pengecoran pendamping paving bertujuan agar paving tidak bergeser saat dilalui kendaraan atau terkikis air hujan, sementara penimbunan pasir dilakukan untuk meratakan landasan sehingga pemasangan paving menjadi lebih rapi dan simetris.

Salah satu anggota Satgas TMMD ke-125, Koptu Widodo, menegaskan bahwa TNI berkomitmen menyelesaikan sasaran fisik sesuai target, sekaligus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.

“Kami ingin jalan ini benar-benar bermanfaat jangka panjang. Infrastruktur yang kuat akan mempermudah distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Warga Desa Kromong menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan ini. Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi kunci suksesnya TMMD ke-125 di wilayah tersebut.

TMMD ke-125: Meningkatkan Konektivitas dan Kebersamaan TNI-Rakyat Melalui Pembangunan Desa

Banyuwangi,- Konektivitas meningkat, rumah layak huni terwujud, dan kebersamaan TNI-Rakyat terjalin melalui TMMD ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi. Pembangunan jembatan, renovasi RTLH, dan yasinan bersama warga menjadi sorotan utama. TMMD menunjukkan komitmen TNI dalam membangun negeri dari desa. Sinergi TNI dan rakyat mewujudkan perubahan signifikan.

Jembatan penghubung di wilayah pedesaan mendekati tahap penyelesaian. Personel TNI dan warga bahu-membahu menyelesaikan pengecoran lantai dan pemasangan pagar. Jembatan ini akan mempermudah akses ekonomi dan sosial warga, memangkas jarak tempuh, dan meningkatkan efisiensi distribusi hasil pertanian.

Rumah Ibu Sulami, penerima manfaat RTLH, direnovasi Satgas TMMD. Pengecatan rumah meningkatkan kualitas hidup Ibu Sulami. Dansatgas TMMD menyampaikan bahwa program RTLH membangun harapan dan meningkatkan kualitas hidup warga.

TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga aspek sosial dan spiritual. Satgas TMMD menggelar yasinan bersama warga di rumah Bapak Jamroni. Kegiatan ini memperkuat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat.

Letkol Arh Joko Sukoyo, Dansatgas TMMD Ke-125, menyampaikan bahwa TMMD menyentuh aspek sosial dan spiritual masyarakat. Yasinan dan doa bersama diharapkan memberikan kelancaran bagi program TMMD dan keberkahan bagi desa.

Warga menyambut baik kehadiran Satgas TMMD. TMMD membangun rasa persaudaraan, gotong royong, dan kebersamaan. Diharapkan, sinergi TNI-Rakyat terus terjalin untuk memajukan desa. Semoga program TMMD memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Membangun Desa Dengan Kesehatan Prima: Olahraga Lari Anggota Satgas TMMD ke-125 di Banyuwangi.

Banyuwangi,- Anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi melaksanakan kegiatan olahraga lari untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan anggota satgas memiliki fisik yang prima dan siap menjalankan tugas-tugas pembangunan di wilayah Kecamatan Siliragung.

Dengan stamina dan kesehatan yang baik, anggota satgas dapat lebih produktif dan efektif dalam menjalankan program TMMD ke-125. Kegiatan olahraga ini juga dapat meningkatkan semangat gotong-royong dan kebersamaan antar anggota satgas dan masyarakat setempat.

Kegiatan olahraga lari ini merupakan salah satu upaya Satgas TMMD ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi untuk menjaga kesehatan dan stamina anggota, sehingga dapat menjalankan tugas dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat. Dengan demikian, Satgas TMMD ke-125 dapat terus bekerja dengan baik dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di wilayah Kecamatan Siliragung.

Pembinaan Paskibraka di Bangkalan: Membangun Disiplin dan Kekompakan Siswa.

Bangkalan – Dalam rangka mempersiapkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Babinsa Koramil 0829-03/Kamal, Serma Heri Asrofi dan Serda Edi Sugiharto, bersama anggota Polsek Kamal, melaksanakan pelatihan intensif bagi siswa-siswi SMKN dan SMAN di wilayah Kecamatan Kamal pada Kamis (14/8/25).

Kegiatan yang berlangsung di halaman SMK Negeri 1 Kamal, Kabupaten Bangkalan ini bertujuan membentuk kedisiplinan, kekompakan, dan ketanggapan para calon Paskibraka yang akan bertugas di tingkat kecamatan.

Serma Heri Asrofi menyampaikan bahwa pembinaan ini merupakan wujud tanggung jawab TNI dalam mendukung suksesnya upacara peringatan Hari Kemerdekaan. “Kami ingin memastikan para peserta mampu menjalankan tugas pengibaran bendera dengan sempurna pada upacara nanti,” ujarnya.

Dengan kerja sama yang solid antara TNI, Polri, pihak sekolah, dan para siswa, diharapkan upacara HUT RI ke-80 di Kecamatan Kamal dapat berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat kebangsaan.

Program TNI Peduli: Pembagian Paket Gizi Sehat di Wonocolo untuk 5.192 Penerima Manfaat.

SURABAYA – Kamis (14/8/2025) pagi, suasana di wilayah Koramil 0830/20 Wonocolo terasa lebih sibuk dari biasanya. Sejak pagi Babinsa bersama jajaran Koramil Wonocolo bergerak serentak membagikan paket take away kepada penerima manfaat.

Sasaran program ini terbagi menjadi dua kelompok besar. Pertama, kalangan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang tersebar di lima titik wilayah. Total ada 596 penerima manfaat setiap hari, yang akan mendapatkan paket ini selama tiga hari berturut-turut, sehingga totalnya mencapai 1.788 penerima.

Kedua, para siswa dan siswi dari enam sekolah yang telah ditentukan, iantaranya SMK PGRI 1 Surabaya – 880 siswa, SMAN 10 Surabaya – 1.182 siswa, SMPN 13 Surabaya – 940 siswa, TK Yasporbi – 73 siswa, KB Yasporbi – 13 siswa dan SD Taquma – 316 siswa, Total penerima manfaat di kelompok ini mencapai 3.404 siswa.

Pembagian dilakukan secara serentak dan tertib, dengan tujuan memastikan semua penerima mendapatkan haknya tanpa berdesak-desakan. Paket take away berisi makanan sehat dan bergizi yang diharapkan mampu membantu pemenuhan gizi harian, baik untuk tumbuh kembang anak maupun kesehatan ibu hamil dan menyusui.

Mayor Arh Iwan Apwan menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam mendukung program pemerintah untuk peningkatan gizi. “Kami ingin memastikan asupan bergizi dapat diterima langsung oleh mereka yang membutuhkan, terutama ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak-anak sekolah,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya fokus pada tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga aktif hadir di tengah masyarakat untuk memberikan manfaat nyata.

Dandim 0815/Mojokerto Ajak Perusahaan Berkontribusi dalam Program Air Bersih untuk Warga.

Mojokerto – Air bersih adalah kebutuhan mendasar yang menjadi hak setiap warga. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan kebersamaan, kepedulian, dan sinergi dari berbagai pihak. Semangat inilah yang menjadi latar belakang pelaksanaan Rapat Koordinasi TNI AD Manunggal Air Bersih (TMAB) dalam rangka TMMD ke-126 Tahun 2025, yang digelar di Ruang Data Makodim 0815/Mojokerto, Jalan Majapahit Nomor 01, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (14/08/2025).

Kegiatan ini melibatkan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, dengan menghadirkan pimpinan OPD, serta perwakilan perusahaan se-Mojokerto Raya. Pertemuan ini menjadi wadah untuk menyamakan langkah, memperkuat komunikasi, dan menyatukan tekad dalam mendukung program TMMD, khususnya dalam penyediaan sarana air bersih di wilayah yang membutuhkan.

Dandim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dan siap bersinergi. “TMMD bukan hanya program fisik, tetapi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tahun ini kami mengusung program unggulan Manunggal Air Bersih di lima titik, dan kami mengajak semua pihak, termasuk perusahaan melalui CSR, untuk turut membantu penambahan dua titik air bersih di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari. Semoga sinergi ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat”, ujarnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat/Asisten I Setda Kabupaten Mojokerto Mojokerto, Bambang Purwanto, S.H., M.H., juga menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap TMMD. “Air bersih adalah kebutuhan paling dasar masyarakat. Melalui program ini, kita berharap warga dapat terbantu, khususnya di wilayah yang sulit akses air. Kami mengajak perusahaan di Mojokerto berkontribusi melalui CSR, misalnya dengan pengeboran sumur, penyediaan pompa, tandon, maupun jaringan listrik. Semua kontribusi akan langsung dirasakan oleh warga”, ungkapnya.

Selain membahas teknis pembangunan infrastruktur seperti mushola, sekolah, dan jalan usaha tani, rapat ini juga menyoroti pentingnya peran aktif dunia usaha dalam mengatasi persoalan mendasar masyarakat.

Acara diakhiri dengan forum diskusi bersama, dilanjutkan ramah tamah. Dengan semangat gotong royong yang terpancar dalam rapat ini, diharapkan TMMD ke-126 bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat ikatan kebersamaan demi kesejahteraan masyarakat Mojokerto.

Peltu Sugeng Hariyono Jadi Narasumber PKKMB: Pembekalan Kepemimpinan untuk Mahasiswa Baru.

SURABAYA – Dalam rangka membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan sejak dini, Batituud Koramil 0830-19/Karangpilang, Peltu Sugeng Hariyono, menjadi narasumber pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Griya Husada, Jalan Dukuh Pakis II Baru No. 110, Kelurahan Dukuh Pakis, Kecamatan Dukuh Pakis, Kamis (14/8/2025).

Kegiatan yang dipimpin oleh Ketua Panitia PKKMB 2025, Bpk Andy Asmara, S.A.P., M.PSDM, ini bertujuan membekali mahasiswa baru dengan dasar-dasar kepemimpinan serta keterampilan baris-berbaris (PBB) sebagai landasan kedisiplinan. Materi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat, rasa tanggung jawab, dan kemampuan mengatur kelompok kompetensi penting yang akan bermanfaat selama menempuh pendidikan maupun di dunia kerja.

Dalam sesi penyampaian materi, Peltu Sugeng Hariyono menekankan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal memimpin orang lain, tetapi juga mengendalikan diri, berpikir strategis, dan mampu mengambil keputusan tepat. “Seorang pemimpin yang baik akan mampu menggerakkan kelompok menuju tujuan bersama, menjaga kekompakan, serta menginspirasi anggotanya untuk berbuat yang terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, pelatihan PBB yang diberikan tidak hanya dimaksudkan untuk melatih keteraturan gerak, tetapi juga membentuk kebiasaan disiplin, kerja sama, dan koordinasi yang efektif. Mahasiswa baru diajak memahami bahwa keterampilan ini selaras dengan kebutuhan mereka di masa depan, baik dalam organisasi kemahasiswaan maupun ketika berkiprah di dunia profesional.

Peltu Sugeng juga mengajak para mahasiswa untuk memandang kepemimpinan sebagai bekal hidup jangka panjang. “Kepemimpinan adalah kunci keberhasilan, baik di organisasi kecil seperti kelompok belajar, hingga di organisasi besar seperti pemerintahan atau perusahaan,” tambahnya.

Kegiatan PKKMB ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru STIKES Griya Husada untuk mengenal budaya kampus, menjalin kebersamaan, dan membangun pondasi karakter yang kuat. Dengan adanya pembekalan dari TNI, diharapkan mereka tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki mental tangguh dan jiwa kepemimpinan yang siap menghadapi tantangan.

Babinsa Pamekasan Turun Tangan: Penyiraman Tanaman Sebagai Dukungan Ketahanan Pangan.

PAMEKASAN – Kepedulian TNI kepada masyarakat kembali terlihat di lahan pertanian Dusun Nagasari, Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan. Babinsa setempat, Koptu Imam Hambali, turun langsung membantu Tohir, seorang petani, menyirami tanaman cabai dan kacang panjang.

Dengan membawa ember penyiram, Koptu Imam Hambali bersama Tohir bekerja sama menyusuri bedengan tanaman. Mereka memastikan setiap tanaman mendapatkan pasokan air yang cukup agar tetap subur dan produktif di tengah musim kemarau.

“Bantuan seperti ini sangat berarti bagi kami, apalagi saat air agak sulit. Kehadiran Babinsa membuat pekerjaan lebih ringan dan cepat selesai,” ujar Tohir dengan senyum lega.

Koptu Imam Hambali mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan.
“Kami siap membantu petani kapan saja. Pertanian yang baik akan berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” ujarnya.

Selain membantu penyiraman, Babinsa juga memberikan motivasi dan saran sederhana dalam perawatan tanaman agar hasil panen lebih maksimal. Kehadiran TNI di lahan pertanian ini diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi para petani untuk terus produktif.

Prioritas Utama: Pembangunan Jalan TMMD ke-125 di Jombang Terus Berlanjut Meski Cuaca Buruk.

Jombang, – Semangat gotong royong mewarnai Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, saat anggota TNI bersama warga bahu-membahu menyelesaikan pembangunan jalan dalam rangka Program TMMD Ke-125.Kamis,14 Agustus 2025.

Meski cuaca tidak menentu, pengerjaan jalan tetap berlangsung tanpa henti bahkan hingga malam hari. Hal ini menunjukkan tekad kuat TNI dan warga untuk menuntaskan proyek demi kelancaran akses dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Danki Satgas TMMD Ke-125, Lettu Inf Warsito, menegaskan bahwa penyelesaian pembangunan jalan menjadi prioritas utama.

“Kami berpacu dengan waktu untuk segera menyelesaikan pengerjaan jalan ini, mengingat kondisi cuaca yang sulit diprediksi,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana kekompakan dan kerja sama menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur desa.

Kunjungan Tim Wasev: Evaluasi Pelaksanaan TMMD ke-125 di Desa Soko, Bojonegoro.

BOJONEGORO, – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Markas Besar TNI Angkatan Darat mengunjungi Makodim 0813 Bojonegoro, Jawa Timur. Kunjungan tersebut terkait dengan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke- 125 tahun 2025 diwilayah Kabupaten Bojonegoro, Kamis (14/8/2025).

Rombongan tim Wasev dalam kegiatan program terpadu dan lintas sektoral TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro ini dipimpin Paban V/Bakti TNI Sterad, Kolonel Inf M. Herry Subagyo, S.I.P., didampingi Pabandya-2/Bin Karbak TNI Spaban V/Bakti TNI Sterad, Letkol Kav Endi Siswanto Yusuf, dan Pabandya Komsos Sterdam V Brawijaya Mayor Inf Setyadi Purnomo, S.Sos., M.Tr.Mil.

Kedatangan Tim Wasev disambut langsung oleh Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro Letkol Czi Arief Rochman Hakim, SE., MM., Kasiter Korem 082/CPYJ, Letkol Arm Indra Asmara Manurung, jajaran Forkopimda Bojonegoro, Kasdim 0813 Bojonegoro Mayor Inf Bambang Riyanto, para Perwira Kodim 0813 Bojonegoro dan Kepala OPD terkait, serta Camat Temayang dan Kepala Desa Soko.

Ketua Tim Wasev, Kolonel Inf M. Herry Subagyo, S.I.P., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Bojonegoro atas dukungannya yang memastikan kelancaran TMMD ke- 125 tahun 2025 di Desa Soko Kecamatan Temayang. TMMD diwilayah Kabupaten Bojonegoro, merupakan suatu kebanggaan bagi TNI dalam mendukung program pemerintah daerah untuk kemajuan wilayah dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami menyampaikan salam hormat, dan mengapresiasi perubahan signifikan di Kabupaten Bojonegoro, dibandingkan 9 tahun lalu saat saya Dandim 0813 Bojonegoro. Kami berharap sasaran-sasaran dalam program TMMD ini tepat dan bernilai strategis, bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, selaku Dansatgas TMMD ke- 125 Letkol Czi Arief Rochman Hakim, SE., MM., memaparkan kondisi dan program TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro kepada Tim Pengawasan dan Evaluasi dari Sterad. Ia menegaskan komitmennya dalam menjalankan program TMMD baik kegiatan fisik maupun non fisik.

Pertimbangan pemilihan lokasi kegiatan program TMMD ke- 125 di Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro ini berdasarkan pemerataan kesejahteraan dan pembangunan kawasan. Lokasi TMMD ke- 125 tahun 2025 merupakan program pembangunan berkelanjutan infrastruktur diwilayah Bojonegoro bagian selatan, karena selama ini masih terbelakang.

“Dipilihnya lokasi TMMD ini juga sebagai pancangan kaki untuk membuka jalan di desa-desa wilayah selatan, perbatasan yang terisolir agar dapat terhubung satu kawasan yang maju, serta menunjang perencanaan pembangunan infrastruktur desa khususnya peningkatan konektivitas wilayah dan peningkatan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan program TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro yang berlangsung dari tanggal 23 Juli hingga 21 Agustus 2025 diharapkan terus memberikan dampak positif. Tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga non fisik melalui penguatan wawasan kebangsaan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat desa.

Kegiatan non fisik penyuluhan kesehatan, pelatihan dan ketrampilan UMKM, kedisiplinan dan lainnya ini merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk masyarakat yang sehat, berkarakter dan sadar akan pentingnya pembangunan desa.

“Sedangkan pembangunan fisik menyasar pembangunan jalan beton, peningkatan kualitas atap, lantai dan dinding rumah tinggal layak huni, pembangunan mushola dan pagar sekolah, serta pembangunan sumur bor dan rehabilitasi check dam,” kata Dansatgas TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro Letkol Czi Arief Rochman Hakim, SE., MM.

Selanjutnya, Tim Wasev TMMD ke- 125 bersama rombongan bergerak menuju Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro untuk meninjau sasaran fisik yang dilaksanakan yaitu pembereman pembangunan jalan beton, peningkatan kualitas atap, lantai dan dinding rumah tinggal layak huni, rehabilitasi check dam dan pembangunan sumur bor.

Peninjauan ini menjadi bagian dari evaluasi untuk memastikan bahwa manfaat kegiatan program yang mengusung tema ‘Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah’ dirasakan langsung oleh masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan diwilayah tersebut.