Jembatan Silirsari: Konektivitas Desa Meningkat Berkat TMMD Banyuwangi

BANYUWANGI – Anggota TNI yang tergabung dalam TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) telah menyelesaikan pengerjaan jembatan di Desa Silirsari dengan tahapan akhir berupa pengecatan dan pemasangan plang serta gapura.

Jembatan yang telah dibangun ini dapat meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas warga setempat, mempermudah aktivitas sehari-hari serta mendukung perekonomian masyarakat.

Jembatan tersebut menghubungkan tiga dusun di Silirsari. Dengan proses pengecatan yang rapi, jembatan kini tampak lebih bersih dan siap digunakan oleh warga.

Pemasangan plang dan gapura juga menambah nilai estetika dan memberikan identitas pada jembatan tersebut.

“Kami sangat senang melihat jembatan ini sudah selesai dan siap digunakan. Ini akan sangat membantu warga dalam beraktivitas,” kata Poniman salah satu warga Silirsari.

Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Arh. Joko Sukoyo bangga bisa melihat jembatan yang begitu kokoh sudah terlihat berwarna setelah dicat. Selain TNI, kata Dandim, warga yang terlibat dalam proyek ini juga merasa puas dengan hasil kerja mereka.

“Pengerjaan jembatan ini adalah bagian dari komitmen kami dalam TMMD untuk membantu masyarakat. Dengan selesainya jembatan ini, kami berharap warga bisa lebih mudah mengakses fasilitas dan meningkatkan kualitas hidup,” kata Dandim Letkol Arh. Joko Sukoyo.

TMMD ke-125: Penguatan Mental dan Spiritual Melalui Pengajian di Banyuwangi

BANYUWANGI – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembinaan mental dan spiritual. Bimbingan Mental (Bintal) dari Korem 083 Baladhika Jaya dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 125 Banyuwangi menggelar pengajian bersama ibu-ibu dusun Silir Sari.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat iman dan budi pekerti, sehingga pembangunan yang dilakukan tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga kokoh secara mental. Suara lantunan ayat suci Al-Qur’an dan ceramah agama terdengar di sebuah rumah salah satu warga, tempat pengajian berlangsung.

Prajurit TNI yang memiliki kemampuan di bidang agama bergantian menjadi penceramah. Mereka menyampaikan tausiyah yang menyentuh hati tentang pentingnya keikhlasan, kebersamaan, dan rasa syukur.

“TMMD ini adalah ladang amal bagi kita semua. Dengan bekerja keras, kita membangun jembatan dan jalan. Dengan mengaji, kita membangun jembatan hati dan jalan menuju kebaikan,” kata Serka Su’in, Sabtu (16/08/2025).

Warga desa menyambut baik inisiatif ini, Ibu Sariah mengatakan kegiatan pengajian ini memang rutin dilakukan, hanya selama TMMD ini ada, kata Sariah, Bapak-bapak TNI selalu ada di tengah-tengah mereka.

“Kami sangat senang dengan adanya pengajian ini. Selain pembangunan jalan, kami juga mendapatkan siraman rohani. Ini menjadi momen yang sangat berharga untuk mempererat silaturahmi antara kami dengan Bapak-bapak TNI,” kata Sariah.

Tak hanya orang dewasa, anak-anak desa juga ikut antusias. Mereka belajar mengaji bersama dengan para prajurit, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh kekeluargaan. Melalui kegiatan ini, TNI tak hanya dikenal sebagai sosok yang tangguh di medan tugas, tetapi juga sebagai pendidik dan teladan di bidang spiritual.

TMMD ke-125 di Siliragung membuktikan bahwa pembangunan sejati adalah pembangunan yang menyeluruh, mencakup fisik dan mental. Dengan bersatunya semangat kerja dan kekuatan iman, Dusun Silirsari tak hanya menjadi lebih maju, tetapi juga lebih damai dan religius.

Program TMMD di Jombang: Membangun Infrastruktur dan Memberdayakan Masyarakat Pedesaan

Jombang – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 tahun 2025 di Kabupaten Jombang menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan sekaligus memberdayakan masyarakat pedesaan. TMMD hadir melalui kegiatan fisik dan non-fisik untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat serta memperkuat ketahanan nasional.

Di Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, TMMD fokus pada pembangunan infrastruktur berupa Pengecoran kanan-kiri pendampingan paving, pemasangan paving blok selebar 4 meter. Program ini diharapkan dapat memperlancar akses pertanian, meningkatkan perekonomian desa, serta menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan kegiatan non-fisik berupa penyuluhan dan pendampingan bagi warga. Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya memperbaiki sarana prasarana, tetapi juga mempererat hubungan TNI dengan masyarakat, menumbuhkan semangat kebersamaan warga desa Kromong, dan mendukung terwujudnya desa yang lebih maju dan sejahtera.

Dandim 0820/Probolinggo Pimpin Apel Kehormatan dan Tabur Bunga dalam Peringatan HUT ke-80 RI.

Probolinggo, Bertempat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Probolinggo, Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya memimpin apel kehormatan dan renungan suci serta tabur bunga dalam rangka memperingati hari ulang tahun proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80 tahun 2025 yang dihadiri oleh jajaran forum kordinasi pimpinan daerah Kota Probolinggo, Minggu dini hari (17/8).

Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya menyampaikan bahwa apel kehormatan, renungan suci serta tabur bunga merupakan agenda rutin setiap tahun yang dilaksanakan dalam rangka memperingati kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus. “Sejumlah kegiatan ini sebagai penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan negara Republik Indonesia,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya.

Letkol Arh Iwan Hermaya menambahkan, apel kehormatan, renungan suci dan tabur bunga dilaksanakan dengan tujuan untuk mendoakan dan mengenang arwah para pahlawan yang telah gugur dalam merebut kemerdekaan negara Republik Indonesia dari penjajah.” Dengan sejumlah kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat semangat persatuan dan kesatuan bangsa serta mengingatkan kembali pentingnya mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif,”ujarnya.

Lebih lanjut perwira berpostur tinggi tegap ini mengungkapkan, banyak hal penting yang dapat kita petik dalam pelaksanaan upacara apel kehormatan dan renungan suci yaitu bagaimana bersama-sama menghormati dan menghargai para pahlawan yang telah berjuang bertaruh nyawa mengusir para penjajah demi kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Salam hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan, Kesucian dan pengorbanan saudara-saudara sebagai pahlawan dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kemerdekaan negara dan bangsa,”ungkapnya.

Untuk diketahui dalam momentum tersebut sampaikan pula komitmen untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan yang kemudian akhiri dengan tabur bunga di masing-masing pusara pahlawan kemerdekaan.

Kasdam V/Brawijaya Hadiri Upacara Penurunan Bendera, Momen Khidmat HUT ke-80 RI dihadiri Ribuan Masyarakat.

Surabaya,- Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, S.I.Kom., M.M. menghadiri Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (17/08/2025). Upacara ini menarik ribuan warga untuk merayakan kemerdekaan bersama.

Prosesi penurunan bendera berlangsung meriah, dihadiri ribuan masyarakat, ASN, veteran, dan berbagai komunitas. Antusiasme warga terlihat sejak pagi hingga sore, menunjukkan semangat kebersamaan dalam merayakan hari bersejarah ini. Keberagaman peserta menambah kehangatan suasana.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur membagikan 4.000 undangan gratis untuk mengajak publik berpartisipasi dalam upacara. Masyarakat hadir bersama keluarga, menciptakan suasana akrab dan penuh semangat. Hal ini menunjukkan pentingnya keterlibatan publik dalam perayaan kemerdekaan.

Upacara khidmat ditandai dengan penurunan Sang Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Saat bendera diturunkan, paduan suara menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, menambah khidmat suasana. Gubernur Khofifah Indar Parawansa bertindak sebagai inspektur upacara.

Penampilan ratusan pelajar yang menyuguhkan tarian dan marching band menambah semarak acara. Sorak-sorai penonton dan tepuk tangan terus terdengar, menunjukkan dukungan dan kebanggaan masyarakat. Momen bersejarah ini diabadikan oleh banyak warga menggunakan kamera ponsel mereka.

Kehadiran masyarakat membuktikan bahwa penurunan bendera menjadi momen penting dalam perayaan kemerdekaan. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan acara ini dapat memperkuat rasa nasionalisme dan persatuan antarwarga. Mari kita jaga semangat ini demi Indonesia yang lebih baik.

Pangdam V/Brawijaya Hadiri Perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Gedung Negara Grahadi

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, turut mengikuti pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar secara khidmat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Minggu (17/08/2025).

Acara tersebut juga diikuti oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Forkopimda Jatim, tokoh masyarakat, veteran, pelajar, dan tamu undangan dari berbagai kalangan.

Perayaan diawali dengan upacara pengibaran bendera Merah Putih yang berlangsung penuh khidmat.

Dalam kesempatan itu, Mayjen TNI Rudy, mengatakan jika peringatan HUT RI kali ini, merupakan momentum peringatan yang bisa dijadikan sebagai ajang memperkuat semangat nasionalisme dan memperkokoh persatuan untuk mewujudkan bangsa indonesia yang maju serta sejahtera.

“Semangat perjuangan para pahlawan harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi muda. TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan NKRI serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur” ujar Pangdam.

Suasana peringatan semakin semarak dengan hadirnya pasukan kehormatan TNI-Polri, pertunjukan seni budaya dari berbagai daerah di Jawa Timur, serta atraksi seni yang menggambarkan perjalanan sejarah perjuangan bangsa.

Irdam V/Brawijaya: Momentum Kemerdekaan Harus Memperkuat Pengabdian dan Hubungan TNI-Rakyat.

Surabaya,- Irdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Ramli, S.E. memimpin upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Brawijaya, Surabaya, Minggu (17/08/2025). Upacara ini menjadi momen penting yang menggugah semangat nasionalisme. Rangkaian acara dihadiri oleh PJU Kodam V/Brawijaya, prajurit, dan PNS Kodam V/Brawijaya.

Peringatan HUT ke-80 ini bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih selama 80 tahun. Tema yang diusung, “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” mencerminkan pentingnya persatuan dalam mewujudkan kesejahteraan. Tema tersebut dibacakan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Dalam amanatnya, Irdam V/Brawijaya menekankan refleksi dan dedikasi sebagai landasan pengabdian. Ia mengajak seluruh prajurit untuk menjaga kedaulatan negara dengan penuh tanggung jawab.

“Hari ini adalah momentum penting untuk memperkokoh semangat cinta tanah air,” ujarnya.

Irdam V/Brawijaya juga menjelaskan bahwa program TNI Prima merupakan dukungan nyata terhadap cita-cita bangsa. “Ingatlah, TNI adalah rakyat. Jati diri TNI harus senantiasa dijunjung tinggi,” tegasnya, mengingatkan pentingnya hubungan TNI dengan masyarakat.

Momentum peringatan ini diharapkan dapat membangkitkan semangat pengabdian yang lebih besar. Seluruh prajurit diharapkan untuk terus berkomitmen dengan dedikasi tinggi, rasa tanggung jawab, dan kehormatan. Semangat ini diharapkan memperkuat kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Dengan semangat yang menggelora, diharapkan peringatan kemerdekaan ini dapat menjadi penggerak bagi seluruh elemen bangsa. Bersama, kita wujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. Mari jaga persatuan demi masa depan yang lebih baik.

Kodim 0817/Gresik Gelar Doa Bersama Sambut HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia

Gresik, — Seluruh anggota Kodim 0817/Gresik melaksanakan doa bersama dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Baiturrahman Kodim 0817/Gresik, Gg. I No.29, Kesemen, Sukorame, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, pada Minggu (17/08/2025).

Acara diawali dengan pelaksanaan salat Jumat berjamaah, dilanjutkan pembacaan Surat Yasin dan Tahlil yang dipimpin oleh K.H. Drs. Handun Khoiron, M.Si.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., menyampaikan bahwa doa bersama ini merupakan bagian dari rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang diraih dengan perjuangan para pahlawan Kusuma Bangsa.

“Hari ini kita melaksanakan doa bersama dalam rangka menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025. Kegiatan ini adalah wujud rasa syukur kita atas kemerdekaan yang diperjuangkan para pahlawan yang rela mengorbankan jiwa raga demi kata merdeka dari tangan penjajah,” ujarnya.

Dandim menambahkan, doa yang dipanjatkan juga dikhususkan untuk para pahlawan bangsa agar arwah mereka mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT.

“Sebagai generasi penerus, kita isi kemerdekaan ini dengan hal-hal positif. Sebagai abdi negara, kita wajib melaksanakan tugas yang diberikan, mempertanggungjawabkannya kepada negara, dan kepada Allah SWT,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung khidmat, mencerminkan semangat nasionalisme dan kebersamaan anggota Kodim 0817/Gresik dalam menyongsong peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dandim 0817/Gresik Ikuti Olahraga Bersama dan Pembagian 10.000 Bendera Merah Putih

Gresik, — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., mengikuti kegiatan Olahraga Bersama Forkopimda dan Gerakan Pembagian 10.000 Bendera Merah Putih yang digelar di Lapangan Pemda Kabupaten Gresik, Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jumat, (15/08/2025).

Kegiatan yang diikuti sekitar 300 peserta ini dihadiri oleh Bupati Gresik H. Fandi Ahmad Yani, S.E., M.MB., Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, S.I.K., M.Si., Kajari Gresik Bpk. Yanuar Utomo, S.H., M.Hum., Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Siari, Sekda Gresik Ir. Acmad Wasil Miftahul Rachman, M.T., jajaran OPD, anggota Kodim 0817/Gresik, anggota Polres Gresik, serta anggota Paskibraka Kabupaten Gresik.

Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk menyemarakkan peringatan HUT RI dengan mengibarkan bendera Merah Putih di setiap rumah.

Bupati Gresik H. Fandi Ahmad Yani dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Forkopimda dan masyarakat yang hadir.

“Olahraga bersama ini tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga memperkuat kebersamaan. Gerakan pembagian 10.000 bendera ini adalah bentuk ajakan kepada seluruh warga Gresik untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air,” ujarnya.

Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., menegaskan bahwa TNI selalu siap mendukung kegiatan positif yang mempererat persatuan dan menumbuhkan semangat kemerdekaan.

“Kibarkan Merah Putih setinggi-tingginya di setiap rumah. Semangat ini adalah warisan para pejuang yang harus kita jaga dan teruskan kepada generasi muda. TNI akan selalu hadir bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat demi keutuhan NKRI,” tegasnya.

Acara diakhiri dengan pemberian semangat kepada para anggota Paskibraka Kabupaten Gresik yang akan bertugas pada upacara HUT RI ke-80, dilanjutkan dengan sesi foto bersama Forkopimda, peserta, dan seluruh anggota Paskibraka sebagai simbol persatuan dan semangat juang generasi penerus bangsa.

Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Taman Chiken Bangkalan

Bangkalan — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Koramil 0829-09/Blega bersama masyarakat melaksanakan upacara pengibaran bendera Merah Putih di Puncak Taman Chiken, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Minggu (17/8/25).

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 WIB tersebut dipelopori oleh Babinsa Koramil 0829-09/Blega, Sertu Akhmad Syaiful Bahri. Upacara berjalan khidmat dengan diikuti panitia ISB (Info Seputar Blega) dan perwakilan DKR Blega.

Menurut Sertu Akhmad Syaiful Bahri, pengibaran bendera di puncak bukit ini merupakan wujud kecintaan terhadap tanah air sekaligus untuk menumbuhkan semangat nasionalisme generasi muda. “Dengan semangat kebersamaan, kita rayakan kemerdekaan ini di alam terbuka agar jiwa patriotisme tetap tertanam dalam diri masyarakat, khususnya anak muda,” ujarnya.

Suasana hening menyelimuti saat Sang Saka Merah Putih dikibarkan di puncak ketinggian, menambah kekhidmatan peringatan HUT RI tahun ini. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan penuh rasa kebanggaan.