Pangdam Apresiasi Pelayanan Satu Pintu di Jawa Timur

Surabaya,- Adanya pelayanan yang diberikan oleh Forkopimda Jawa Timur ternyata diapresiasi Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto. Kali ini, Pangdam menggelar kunjungan kerja di beberapa institusi yang ada di Jawa Timur, diantaranya DPRD Provinsi Jawa Timur, hingga ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Rabu, 22 Desember 2021 siang. Namun, dalam kunjugan itu, dirinya terkesan dengan adanya pelayanan satu pintu yang digagas oleh pihak Pengadilan Tinggi Jawa Timur. “Saya sangat terkesan dengan adanya ruangan pelayanan terpadu satu pintu. Semua pelayanan, disiapkan disitu sampai dengan tuntas,” ujar Pangdam. Bukan tanpa sebab, adanya pelayanan oleh pihak Pengadilan Tinggi itu, kata Nurchahyanto, mampu mengurangi adanya tatap muka atau kerumunan ditengah pandemi Covid-19. “Sesuai dengan adanya protokol kesehatan. Ini bisa mengurangi adanya kontak langsung atau kerumunan,” katanya. Selain di DPRD, Kejati dan Pengadilan Tinggi Jatim, orang nomor satu di tubuh Makodam V/Brawijaya itu, juga menggelar kunjungan kerjanya ke Pemprov Jatim. Kunjungan tersebut, diakhiri dengan adanya ziarah di Makam Sunan Ampel.

Kodam V/Brawijaya Ingatkan Ancaman Balatkom dan Paham Radikal

Surabaya,- Bahaya laten komunis dan paham radikal seakan menjadi pantauan tersendiri bagi semua pihak. Pasalnya, bahaya itu dinilai mampu merusak persatuan dan kesatuan yang selama ini sudah terwujud dengan baik.

Demikian dikatakan Kapendam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra terkait adanya komunikasi sosial yang digelar oleh pihak Kodam di Aula Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Jumat, 19 November 2021 siang. “Kegiatan ini, bagian dari adanya pembinaan teritorial dalam rangka mewujudkan TNI-AD yang adaptif melalui adanya kewaspadaan terhadap berbagai macam ancaman dengan melibatkan elemen masyarakat,” ujar Kusdi. Selain melibatkan masyarakat, Kapendam berujar upaya pencegahan dan penananganan bahaya laten komunisme, radikalisme dan separatisme, juga memerlukan peran Forkopimda atau aparat terkait lainnya. “Semisal, membangun penyuluhan terpadu dengan melibatkan semua aparat terkait,” jelasnya. Selain membahas persoalan separatisme, radikalisme terorisme, kegiatan pembinaan teritorial itu juga membahas pentingnya memahami Pancasila sebagai landasan negara. “Ideologi kita, itu adalah Pancasila. Pancasila itu banteng agar bisa terhindar dari hasutan dan ajakan balatkom,” bebernya.

Secara Virtual, Kasdam Dapat Pesan dari Mantan Panglima TNI

Surabaya,- Mantan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menggelar adanya Exit Breafing secara virtual. Exit breafing itu, ditujukan bagi semua pejabat TNI. Acara itu juga, turut diikuti oleh Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setiawan.
Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra menyampaikan jika beberapa pesan disampaikan oleh mantan Panglima TNI itu, salah satunya soal penyerahan jabatan ke Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.


“Sebelumnya, Jenderal Andika Perkasa sudah dilantik oleh Presiden Jokowi menggantikan Marsekal Hadi,” ujar Kusdi. Kamis, 18 November 2021 pagi.
Kusdi menjelaskan, penyerahan jabatan itu nantinya akan diwarnai dengan adanya tradisi panji TNI ke Jenderal Andika Perkasa.
“Exit briefing adalah tradisi dimana seorang pimpinan TNI memberikan pesan kepada prajurit untuk dijadikan bekal dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab,” jelas Kapendam.

Sah, Mayjen Suharyanto Dilantik Presiden Jadi Kepala BNPB

Surabaya,- Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Kepala BNPB yang baru. Ialah Mayjen Suharyanto. Jenderal bintang dua yang juga menduduki posisi sebagai Pangdam V/Brawijaya itu, menggantikan Letjen TNI Ganip Warsito.
Prosesi pelantikan itu, dilakukan di Istana Negara, Rabu, 17 November 2021 siang.
Selain melantik Mayjen Suharyanto, Presiden Jokowi juga melantik Letjen TNI Dudung Abdurachman. Letjen Dudung, secara resmi menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat, menggantikan posisi Jenderal TNI Andika Perkasa.
Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra membenarkan adanya pelantikan Pangdam V/Brawijaya sebagai Kepala BNPB. Pelantikan itu, berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 140B Tahun 2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala BNPB yang ditetapkan pada 16 November 2021.
“Sesuai informasi, SK itu dibacakan Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekteriat Negara,” ujar Kusdi.
Untuk diketahui, beberapa jabatan strategis sebelumnya pernah diemban oleh Mayjen Suharyanto. Sebelum mengemban jabatan sebagai Pangdam V/Brawijaya, almamater Akademi Militer tahun 1987 itu, dulunya juga pernah menjabat sebagai Deputi III BIN periode jabatan 2017-2018 hingga Sesmilpres Kemensetneg RI tahun 2019-2020.

Mayjen Suharyanto Berencana Kirim Pasukan Peledak ke Baturaja

Surabaya,- Pihak Kodam V/Brawijaya rencananya bakal mengirim ribuan pasukan yang terdiri dari pasukan Korps Infanteri, Kavaleri, Armed, Zipur atau Zeni Tempur hingga pasukan dari Korps Arhanud ke Baturaja, Sumatera Selatan pada akhir November mendatang. Bukan tanpa sebab, pengiriman personel itu dalam rangka latihan teknis Batalyon Tim Pertempuran atau YTP yang digelar oleh pihak Komando Atas guna meningkatkan kemampuan prajurit TNI-AD, khususnya Kodam V/Brawijaya.

Dalam rapat yang berlangsung secara virtual, Danpuslatpur Kodiklat TNI-AD, Kolonel Inf Judi Paragina Firdaus menjelaskan, jika terdapat beberapa persiapan yang harus dilakukan oleh para peserta latihan menjelang pelaksanaan YTP itu, salah satunya ialah penyiapan posko. “Tanggal 21-22 November, akan dilakukan penyiapan posko. Kemudian, tanggal 23 sampai 25 akan dilaksanakan posko I. Sedangkan, untuk tanggal 26 adalah persiapan untuk pergeseran pasukan, dan ditanggal 27 sudah dimulai Serpas hingga tanggal 2 Desember,” ujar Firdaus dalam rakor virtual pada Senin, 15 November 2021 sore. Ia menyebut, latihan yang akan digelar di Baturaja itu, merupakan bagian dari pembinaan kemampuan, sekaligus kekuatan dalam rangka mewujudkan persiapan operasi Satuan. “Serta mendukung tugas pokok TNI-AD. Dalam latihan ini, memang sangat dibutuhkan kesiapan penyelenggara. Supaya, tujuan dan sasaran dapat terwujud. Itu bisa dijadikan barometer latihan yang berjalan dengan sukses,” jelasnya. Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto menambahkan jika sebelumnya, ia sudah berkoordinasi dengan pihak Wakil Asisten Latihan KSAD terkait kendala maupun permasalahan yang ada di Satuan Yonif Mekanis 516/CY. Setidaknya, terdapat ribuan pasukan yang nantinya bakal dikirim oleh dirinya dalam kegiatan YTP itu. Para pasukan itu diantaranya juga terdapat 10 tim peledak. “Untuk latihan mendatang, semua personel harus mengutamakan keselamatan. Kemudian, faktor keamanan akan terus kita tekankan supaya latihan itu nantinya bisa berjalan dengan lancar,” ungkap Pangdam.

338 Pendaftar Perwira Karir di Kodam Brawijaya Masuk Tahap Pengecekan Postur Tubuh dan Kesehatan

Surabaya,- Setidaknya, terdapat 338 pendaftar calon prajurit Perwira Karir yang terdiri dari 273 pria dan 65 wanita, kali ini memasuki seleksi tahap pengecekan kesehatan dan postur tubuh sesuai kriteria yang sebelumnya sudah ditetapkan.
Selain pengecekan postur tubuh dan kesehatan, para pendaftar itu juga memasuki tahap pengecekan admnistrasi. Pengecekan tersebut, dilakukan langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto di Gedung Balai Prajurit, Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Selasa, 02 Nopember 2021 siang.
Meski melibatkan banyak massa, pengecekan itu tak luput dari adanya pemberlakuan protokol kesehatan. Bahkan, pengecekan dilakukan secara bergelombang atau bergantian.
Demikian dijelaskan Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra. Menurutnya, pengecekan itu adalah rangkaian dari tahapan kegiatan penerimaan calon prajurit Perwira Karir yang sudah menjadi program rutin bagi institusi TNI-AD, khususnya Kodam. “Pembukaan pendaftaran itu rutin dibuka setiap tahunnya,” kata Kusdi.
Seleksi administrasi, khususnya kesehatan menurutnya sangat penting untuk dilakukan. Pasalnya, selama menjalani proses di Lembaga Pendidikan TNI-AD, para calon yang ditetapkan sebagai siswa nantinya akan membutuhkan kondisi fisik yang prima.
“Sehingga, peserta yang sudah dipilih dan ditetapkan sesuai dengan kriteria, berhak mengikuti pendidikan lanjutan. Proses seleksi ini, betul-betul berjalan secara ketat,” tegas almamater Akademi Militer tahun 1995 ini.

Dikunjungi Bintara Mahasiswa Poltekad, Pangdam Brawijaya Sampaikan Pesan

Surabaya,- Kodam V/Brawijaya, kali ini menjadi salah satu tujuan yang dijadikan lokasi kunjungan oleh para Bintara Mahasiswa (Bamasis) D4 Angkatan III Poltekad, Kodiklat TNI-AD dalam rangka pengarahan studi Ekskursi.
Kunjungan para Bamasis itu, mendapat respon hangat dari Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto. Kedatangan mereka pun, disambut di Lapangan Ahmad Yani, Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Selasa, 02 Nopember 2021 pagi.
Beberapa wejangan, diberikan langsung oleh Pangdam terhadap 47 Bamasis tersebut, salah satunya kewaspadaan menghadapi era revolusi industry 4.0.
Suharyanto menjelaskan, terjadi berbagai perubaha perspektif ancaman maupun tantangan pada era tersebut, salah satunya ialah perang siber, hingga network centric warfare.
“Untuk menghadapi ancaman itu, maka diperlukan sistem pertahanan yang kuat, meliputi transformasi personel, alutsista pertahanan, transformasi teknologi militer, hingga modernisasi alutsista,” ujar Pangdam.
Selain membahas soal revolusi industri, Suharyanto juga membahas soal pengoptimalan waktu bagi para Bamasis, terutama menyangkut waktu untuk lebih meningkatkan kemampuan, hingga kedisiplinan. “Terutama memelihara moril dan semangat pengabdian pada Satuan, TNI dan bangsa,” pintanya.
Perlu diketahui, Politeknik Angkatan Darat atau Poltekad memiliki peranan penting dalam mendukung tugas di Satuan TNI-AD, terlebih dalam mencetak SDM berbasis teknologi.
Tak hanya itu, selama kunjungan kerja yang dilakukan oleh para Bamasis itu berjalan, Pangdam juga memberlakukan adanya peraturan protokol kesehatan. Bukan tanpa sebab, peraturan itu diberlakukan sebagai bentuk memutus rantai penyebaran pandemi.

Kodam V/Brawijaya Berkomitmen Untuk Bersinergi Atasi Bencana Alam dan Pandemi

Surabaya,- Adanya apel siaga banjir yang dipimpin Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Bendungan Semantok, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Senin, 1 Nopember 2021 pagi, seakan membuat semua pihak mengambil sikap tegas.

Pada apel yang dihadiri oleh Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setiawan tersebut, Kapendam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra menyebut jika Kodam berkomitmen untuk bersinergi dengan semua pihak, terutama dalam upaya penanggulangan bencana alam yang terjadi di Kota/Kabupaten.

“BMKG sebelumnya sudah memberikan sinyal jika ada potensi La Nina. Potensi hujan, diperkirakan meningkat antara 20-70 persen. Diduga bisa menimbulkan banjir,” kata Kusdi.

Beberapa langkah antisipasi, kata Perwira TNI-AD kelahiran Malang, Jawa Timur itu, telah digencarkan di beberapa Satuan TNI-AD yang ada di jajaran Kodam, salah satunya ialah adanya bersih-bersih lingkungan.

“Sekarang, hampir semua Satuan gencar melakukan karya bakti, itu juga melibatkan beberapa stakeholder dan komponen masyarakat,” jelasnya.

Selain karya bakti, pihak Kodam saat ini juga fokus terhadap upaya pencegahan terjadinya lonjakan pandemi di Jawa Timur.

Meski kasus Covid sudah melandai, Kapendam menegaskan semua pihak untuk tak lengah, dan tetap waspada. “Terutama soal sosialiasi, dan pemutusan rantai pandemi. Itu harus terus dilakukan. Dan itu (sosialisasi, red) terus dilakukan di setiap daerah,” bebernya.

Dharma Pertiwi Kenalkan Kerajinan Nusantara

Surabaya,- Dharma Pertiwi memperkenalkan beberapa produk hasil UMKM yang ada di wilayah masing-masing. Perkenalan produk itu, dilakukan secara virtual. Acara yang dipimpin langsung oleh Ketua Dharma Pertiwi, Nanny Hadi Tjahjanto, yang tak lain adalah istri Panglima TNI tersebut, diyakini bisa memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM ditengah pandemi Covid-19. “Kegiatan itu merupakan wujud perhatian Dharma Pertiwi dalam upaya melestarikan kerajinan nusantara,” ujar Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra. Senin, 01 Nopember 2021 siang. Selain diikuti Persit Kartika Chandra Kirana, Kusdi menjelaskan jika acara itu juga turut diikuti oleh Jalasenastri dan PIA Ardhya Garini. Ketiga organisasi itu, merupakan organisasi istri prajurit TNI, baik dari matra darat, laut dan udara. “Acara itu, adalah wadah bagi istri prajurit untuk menggali potensi, sekaligus memantapkan langkah Dharma Pertiwi untuk selalu berkarya, dan mewadahi UMKM yang ada di lingkungan Keluarga Besar TNI,” jelasnya. Selain pengenalan produk-produk UMKM, acara yang digelar secara virtual itu juga diwarnai dengan adanya peresmian Museum.

Warga di Sekitaran Bendungan Bendo dan Kecamatan Wungu Dapat Sembako dari Pangdam Brawijaya

Madiun,- Kodam V/Brawijaya terus memupuk Kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang selama ini sudah terjalin baik.Beragam cara, dilakukan oleh para petinggi Kodam, salah satunya melalui pembagian paket sembako yang dilakukan langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto. Sabtu, 30 Oktober 2021.Namun, sebelum dilakukannya pembagian paket sembako itu, serangkaian kegiatan dilakukan oleh Pangdam, salah satunya ialah gowes.Bukan tanpa sebab, dikatakan Pangdam, gowes itu dilakukan untuk mengetahui secara jelas situasi dan kondisi masyarakat. “Kita bisa menyapa, dan mengetahui situasi yang ada di masyarakat. Gowes juga termasuk olahraga yang ramah lingkungan,” bebernya.Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra menambahkan, pembagian paket sembako itu, dilakukan di dua lokasi yang ada di Kabupaten Madiun, Jawa Timur.Selain di Koramil 0803/Wungu, pemberian sembako bagi warga terdampak pandemi itu juga dilakukan di sekitaran Bendungan Bendo, Kecamatan Sawoo.”Pembagian paket sembako itu, bentuk kepedulian TNI-AD, dalam hal ini Kodam Brawijaya pada masyarakat,” jelas Kusdi.Perlu diketahui, setidaknya terdapat ratusan paket sembako yang dibagikan. Akan tetapi, penyaluran sembako itu dilakukan secara simbolis. Selama berlangsungnya penyaluran tersebut, Pangdam juga menghimbau semua pihak untuk tetap patuh pada protokol kesehatan.