BERITA SATUAN

Kebakaran Hutan TNBTS Probolinggo Personel TNI AD Bergerak Cepat Lakukan Pemadaman

OK
Operator Kodam V/Brawijaya
5 menit baca 0 komentar

Bagikan artikel ini:

Kebakaran Hutan TNBTS Probolinggo Personel TNI AD Bergerak Cepat Lakukan Pemadaman

PROBOLINGGO - Kebakaran Hutan TNBTS Probolinggo yang melanda area Bukit Pengol, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, mendapat penanganan cepat dari tim gabungan.

Personel Koramil 0820-08/Sukapura bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kepolisian, dan masyarakat peduli api segera dikerahkan untuk mengatasi kobaran api yang terus membesar akibat tiupan angin kencang di kawasan konservasi tersebut.

Pada awal kejadian hari Kamis, 10 September 2026, titik api mulai terdeteksi sekitar pukul 17.15 WIB di area tebing Bukit Pengol. Kondisi cuaca yang kering serta embusan pusaran angin memicu si jago merah merambat secara cepat menuju kawasan Bukit Watangan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Bukit Teletubbies, membakar habis vegetasi ilalang dan cemara gunung.

Merespons situasi darurat, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru langsung menutup sebagian akses pariwisata. Wisatawan dilarang memasuki pintu Jemplang dan Savana Lembah Watangan demi alasan keselamatan, sedangkan pintu masuk Cemoro Lawang hanya dibatasi hingga area Laut Pasir.

Untuk kegiatan pertama di lapangan, tim gabungan berfokus pada upaya pemadaman darat dan udara. Helikopter milik BPBD dikerahkan secara berkesinambungan guna melakukan pengeboman air atau penyiraman dari udara pada lereng tebing terjal yang mustahil diakses kendaraan taktis maupun pasukan darat.

Pada kegiatan kedua, personel bergerak merangsek titik terdekat dari lokasi nyala api. Berbekal sarana mobil tangki air serta alat semprot ransel manual, prajurit TNI AD menembus medan sulit perbukitan bersinergi dengan seluruh relawan demi menghambat laju kerusakan alam secara langsung.

Tidak hanya menyiram titik api, tim di lapangan juga melaksanakan penanganan teknis pembuatan sekat bakar. Langkah strategis ini sangat krusial untuk melokalisasi kobaran agar tidak terus menjalar liar melewati kawasan Lembah Watangan yang sebelumnya telah terdampak hebat.

"Kami dari unsur teritorial bersinergi penuh dengan seluruh instansi terkait melakukan pemadaman langsung pada medan yang bisa dijangkau. Pembuatan sekat bakar juga menjadi langkah antisipatif utama agar pergerakan api bisa segera diputus," tegas Danramil 0820-08/Sukapura saat meninjau langsung medan operasi.

Operasi penanggulangan ini bukan tanpa kendala yang berarti. Minimnya sumber air bersih di ketinggian pegunungan, kontur kemiringan lahan yang sangat curam, serta kecepatan angin pegunungan benar-benar menyulitkan laju pergerakan satuan tugas gabungan di lapangan.

Di tengah proses pemadaman yang masih berlangsung intensif hingga Sabtu, 12 September 2026 sore, aparat juga aktif memberikan edukasi. Semua pihak diminta menghentikan aktivitas yang berpotensi memicu percikan api, termasuk menghindari kelalaian membuang puntung rokok sembarangan saat cuaca kering.

Penanganan berkesinambungan ini diharapkan mampu segera memadamkan seluruh titik api secara tuntas. Kolaborasi seluruh pihak sangat dibutuhkan agar kelestarian ekosistem alam di kawasan konservasi tersebut dapat kembali pulih dan terus membawa manfaat jangka panjang bagi seluruh lapisan masyarakat.

OK

Penulis

Operator Kodam V/Brawijaya

Tim Redaksi CMS Infolahtad — meliput kegiatan, operasi, dan pembinaan teritorial satuan.

Komentar (0)

Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.