BERITA SATUAN

HUT PEPABRI ke 67: Semangat Purnawirawan Jaga Keutuhan NKRI

OK
Operator Kodam V/Brawijaya
5 menit baca 0 komentar

Bagikan artikel ini:

HUT PEPABRI ke 67: Semangat Purnawirawan Jaga Keutuhan NKRI

Surabaya - Peringatan HUT PEPABRI ke-67 di Jawa Timur berlangsung penuh haru dan sarat akan makna kebangsaan. Kegiatan yang digelar pada Sabtu (12/9/2026) ini bukan sekadar perayaan biasa, melainkan wujud cinta mendalam para purnawirawan kepada tanah air melalui ziarah makam pahlawan dan syukuran kebangsaan.

Ratusan purnawirawan yang pernah berjuang mempertaruhkan nyawa di masa lalu kini kembali berkumpul untuk menyatukan langkah. Mereka hadir membawa semangat pengabdian tanpa batas, membuktikan bahwa usia senja tidak menyurutkan tekad keluarga besar pada HUT PEPABRI ke 67 ini dalam merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Untuk kegiatan pertama, rangkaian acara diawali dengan prosesi ziarah di Taman Makam Pahlawan 10 November. Dipimpin langsung oleh Ketua Umum PEPABRI, Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, suasana hening yang menggetarkan sanubari menyelimuti prosesi penghormatan kepada arwah para pejuang yang telah gugur mendahului.

Taburan bunga di atas pusara para pahlawan menjadi simbol penyambung jiwa antara generasi masa lalu dan masa kini. Langkah perlahan para purnawirawan saat meletakkan karangan bunga menyiratkan janji suci yang tak terucap untuk terus menjaga kemerdekaan yang diraih dengan kucuran darah dan air mata.

Pada kegiatan kedua, peringatan beralih ke Monumen Tugu Pahlawan yang menjadi saksi bisu sejarah perjuangan bangsa. Acara syukuran ini menghadirkan napak tilas sejarah emosional melalui tarian Remo dan drama kolosal pertempuran 10 November 1945 yang berhasil menggugah perasaan terdalam seluruh tamu undangan.

Pertunjukan seni tersebut sukses membangkitkan kenangan perjuangan, menggetarkan hati, dan meneteskan air mata kebanggaan bagi yang menyaksikan. Kisah heroik dihidupkan kembali di depan mata, mengingatkan para hadirin akan harga sangat mahal dari sebuah kedaulatan yang harus senantiasa dipertahankan hingga titik darah penghabisan.

Rasa bangga dan haru itu turut disuarakan oleh Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar saat memberikan sambutan di hadapan para prajurit. "Melihat drama kolosal tadi saya merasa sangat terharu, di mana para pejuang memperebutkan negara Indonesia dengan mengorbankan nyawa dan bertempur penuh semangat," tuturnya dengan suara bergetar.

Beliau berpesan agar api perjuangan dan sumpah setia prajurit tidak pernah padam dari dada para purnawirawan. Pengabdian prajurit sejatinya tidak mengenal batas waktu, melainkan terus mengalir melalui sumbangsih pemikiran, gagasan nyata, dan pengalaman berharga untuk menavigasi bangsa ini melewati berbagai tantangan zaman.

Turut merasakan kedalaman makna acara HUT PEPABRI ke 67 tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyebut para purnawirawan sebagai pilar moral bangsa. Menurutnya, warisan keteladanan, disiplin, loyalitas, dan persatuan dari para senior adalah modal sosial yang tidak ternilai bagi pembentukan karakter luhur generasi penerus.

Peringatan ini menegaskan kembali sumpah abadi prajurit yang terpatri kuat di dalam relung jiwa setiap anggota keluarga besar PEPABRI. Ke depan, semangat luhur pengabdian ini diharapkan terus menyala abadi, menjadi mercusuar yang senantiasa menuntun langkah seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan kejayaan dan kedamaian Nusantara tercinta.

OK

Penulis

Operator Kodam V/Brawijaya

Tim Redaksi CMS Infolahtad — meliput kegiatan, operasi, dan pembinaan teritorial satuan.

Komentar (0)

Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.