Warga Dusun Jaten Sambut Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V 2026, Akses Masyarakat Kian Mudah

Ponorogo – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V Tahun 2026 di Kabupaten Ponorogo mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Salah satu lokasi pembangunan berada di Dusun Jaten, Desa Slahung, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Rabu (08/07/2026). Kehadiran jembatan tersebut menjadi solusi yang telah lama dinantikan warga untuk meningkatkan aksesibilitas dan mendukung aktivitas sehari-hari.

Program strategis pemerintah tersebut diharapkan mampu mengatasi berbagai kendala transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat. Sebelum pembangunan jembatan, warga harus menyeberangi sungai untuk beraktivitas. Saat debit air meningkat, akses menjadi terhambat sehingga masyarakat, termasuk para pelajar, harus memutar dengan jarak kurang lebih dua kilometer.

Untuk agenda pertama, proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dilaksanakan dengan melibatkan dukungan aktif masyarakat setempat. Sejumlah warga secara sukarela bergotong royong membantu proses pembangunan sebagai bentuk kepedulian terhadap percepatan penyelesaian infrastruktur yang akan memberikan manfaat besar bagi lingkungan sekitar.

Kamituwo Dusun Jaten, Agus Jatmiko (47), mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama bertahun-tahun mengalami kesulitan dalam beraktivitas, terutama bagi anak-anak yang berangkat dan pulang sekolah.

“Dulunya akses sangat sulit, melewati sungai karena belum ada jembatan, yang dulunya jalan muter sekitar 2 kilo sekarang dapat dipangkas menjadi 200 meter saja untuk akses warga baik ke pasar, sekolah, ke puskesmas,” ujarnya seraya menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas terwujudnya jembatan yang telah lama menjadi harapan masyarakat.

Untuk agenda kedua, masyarakat juga menyampaikan pengalaman mereka saat menghadapi musim hujan yang selama ini menjadi hambatan utama mobilitas warga. Kondisi tersebut semakin mempertegas pentingnya pembangunan jembatan sebagai sarana penghubung yang aman dan andal.

Hal senada disampaikan Paimun, salah seorang warga Dusun Jaten yang turut menyumbangkan tenaga dalam proses pembangunan. Ia menceritakan kondisi sebelum adanya pembangunan Jembatan Perintis Garuda.

“Niki riyen, menawi banjir ngaten masyarakat ajeng blanja, ajeng sekolah, niku susah, lek banjir, sepeda motor mboten saget, dibangun jembatan darurat hanyut dibawa banjir (Ini dulu, kalau sedang banjir masyarakat kalau mau belanja, ke sekolah, itu susah kalau banjir, sepeda motor tidak bisa lewat, pernah dibangun jembatan darurat juga hanyut dibawa banjir),” ungkapnya.

Dandim 0802/Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V Tahun 2026 merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Kodim 0802/Ponorogo akan terus mendukung kelancaran pelaksanaan program hingga selesai sesuai rencana.

Melalui pembangunan tersebut diharapkan konektivitas antarwilayah semakin baik, aktivitas masyarakat semakin lancar, dan kesejahteraan warga Kabupaten Ponorogo terus meningkat secara berkelanjutan.