Aksi Sertu Tarsipan: Budidaya Pohon Gayam dan Gondang untuk Cegah Bencana Alam

Trenggalek,- Lewat aksinya budidaya bibit pohon Gayam dan Gondang, Babinsa Koramil 0806/11 Panggul, Sertu Tarsipan dikenal sebagai pelestari lingkungan. Tak hanya di Jawa Timur, namun juga di Indonesia.

Aksi budidaya yang dilakukan itu dilatarbelakangi oleh kepeduliannya terhadap kondisi lingkungan di Kecamatan Panggul, tempatnya berdinas yang sekaligus tempat tinggalnya.

“Awal mula saya menanam Gayam dan Gondang itu tahun 2020, di wilayah sini (Panggul) merupakan pegunungan dan hutan yang kondisi tanahnya sudah mulai tergerus habis. Hal ini mengakibatkan banyak bencana alam berupa tanah longsor dan banjir,” kata Tarsipan ditemui di lokasi budidaya Gayam dan Gondang miliknya yang berada di belakang Koramil 0806/11 Panggul, Rabu (9/4/2025).

“Bahkan kalau musim kemarau terjadi bencana kekeringan yang mengakibatkan warga susah mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari,” imbuhnya.

Dipilihnya Gayam dan Gondang, jelas Tarsipan, karena keduanya merupakan pohon yang bisa mengandung sumber air. Alasan lainnya yakni keduanya bisa mengikat tanah yang sangat baik untuk penanggulangan bencana alam.

Khusus untuk Gondang, sebutnya, daunnya sering dimanfaatkan oleh warga di sana untuk memberi makan ternak kambing mereka.

Tak hanya digratiskan untuk pelestarian alam di wilayah Panggul, Trenggalek, ia mengaku telah banyak menerima pesanan pengiriman bibit Gayam dan Gondang dari berbagai daerah lain di Jawa Timur.

“Untuk di Jawa Timur, selama ini yang sudah kami layani seperti Pacitan, Ponorogo, Tulungagung, Blitar, Malang, Kediri, dan Jombang. Bahkan wilayah Jawa Timur hampir separuhnya sudah banyak yang menanam,” ujarnya.

Lebih dari itu, pengiriman juga pernah dilakukannya hingga ke provinsi lainnya, termasuk Sulawesi Barat.

“Luar provinsi itu pernah saya kirim ke Kebumen. Paling banyak tahun kemarin itu ke Salatiga sebanyak 1.500 bibit untuk reboisasi di lereng gunung Merbabu. Sedangkan paling jauh itu Sulawesi Barat, tepatnya di Morowali saya kirim 100 bibit,” urainya.

Jika ditotal sejak tahun 2020 saat mulai budidaya Gayam dan Gondang, prajurit TNI AD itu mengaku sudah sekitar 150 ribu bibit hasil budidayanya dikirimkan ke berbagai daerah di Indonesia.

Melalui budidaya yang dilakukan, Tarsipan berharap sumber air ke depannya dapat terus lestari dan mampu mencegah terjadinya bencana alam.

Kodim 0815 Mojokerto Gelar Kenaikan Pangkat, 43 Personel Terima Penghargaan

Mojokerto,– Kodim 0815/Mojokerto menggelar Acara Kenaikan Pangkat periode 1 April 2025 di Lapangan Apel Markas Kodim 0815, Jalan Majapahit Nomor 1, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (09/04/2025).

Sebanyak 43 personel menerima kenaikan pangkat untuk periode kali ini, terdiri dari Perwira Pertama (Pama), Bintara, dan Tamtama.

Komandan Kodim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., dalam amanatnya, menegaskan, kenaikan pangkat bukanlah hadiah semata, melainkan hasil dari proses panjang yang dilalui dengan dedikasi, disiplin, dan loyalitas tinggi.

“Kenaikan pangkat harus disyukuri dan dijadikan motivasi untuk meningkatkan etos kerja serta kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya di lingkungan Satuan Kodim 0815/Mojokerto”, ujarnya.

Ia menambahkan, tidak semua anggota yang telah memenuhi syarat otomatis mendapatkan kenaikan pangkat, karena ada berbagai pertimbangan lain yang juga menjadi penilaian.

“Atas nama satuan dan pribadi, saya ucapkan selamat dan sukses kepada seluruh personel yang naik pangkat. Dengan pangkat satu tingkat lebih tinggi, maka tanggung jawab pun semakin besar. Tetap rendah hati, terus belajar, dan bijak dalam bersikap di mana pun berada”, tekannya.

Di akhir amanat, Dandim berpesan agar seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat senantiasa meningkatkan semangat, ketelitian, dan kewaspadaan dalam setiap pelaksanaan tugas ke depan.

Sementara itu, Pgs. Pasi Pers Kodim 0815 Kapten Inf Irsyad Hari Purnomo, saat dikonfirmasi, menambahkan, untuk Personel Militer yang naik pangkat periode 1 April 2025 sejumlah 43 personel, terdiri dari 2 Pama, 36 Bintara, dan 5 Tamtama. Selain Prajurit TNI, pada KP periode ini terdapat satu personel PNS AD yang. “Jadi secara keseluruhan yang naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya berjumlah 44 personel”, terangnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kasdim 0815/Mojokerto Mayor Inf Suwadi, Pabungdim Mayor Inf Desto Jumeno, para Perwira Staf, Danramil jajaran, Perwakilan Personel Militer dan PNS AD, serta Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXX Kodim 0815 Ny. Sumarni Suwadi beserta pengurus.

Pencarian Intensif: Jenazah Safrian Adinata Ditemukan di Sungai Brantas Blitar

Blitar,- Setelah dua hari proses pencarian intensif, Babinsa Desa Selokajang Koramil 0808/06 Srengat Kodim 0808/Blitar, Sertu Cahyo yang turut terlibat aktif dalam pencarian korban hanyut di Sungai Brantas akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia. Korban atas nama Safrian Adinata (20), warga Dusun Maron Desa Selokajang Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar, ditemukan pada Rabu (09/04/2025) sekitar pukul 00.12 WIB.

Jenazah ditemukan di bantaran Sungai Brantas yang masuk wilayah Dusun Ngipik Desa Bangoan Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung. Lokasi penemuan berjarak cukup jauh dari titik awal korban dinyatakan hilang.

Babinsa Desa Selokajang Sertu Dwi Cahyo bersama tim gabungan yang terdiri dari personel Koramil 0808/06 Srengat, Polsek Srengat, Tim SAR Malang, BPBD Kabupaten Blitar, serta PMI Kabupaten Blitar, telah melakukan upaya pencarian sejak hari pertama korban dilaporkan tenggelam pada Senin (7/4/2025) siang.

Korban diketahui hanyut saat sedang mencari ikan bersama tiga rekannya menggunakan obat ikan (lanet). Saat mencoba menyeberangi sungai untuk memasang jaring, korban kelelahan dan sempat meminta pertolongan sebelum akhirnya tenggelam.

Setelah ditemukan jenazah korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah ini.

Kenaikan Pangkat Prajurit di Kodim 0828 Sampang, Apresiasi Pengabdian yang Luar Biasa

Sampang,– Komando Distrik Militer (Kodim) 0828/Sampang menggelar acara kenaikan pangkat bagi prajurit serta purna tugas prajurit di Markas Kodim Sampang. Acara yang dilaksanakan di lapangan apel Makodim Sampang ini di pimpin oleh Kasdim 0828/Sampang, para perwira staf, seluruh anggota Kodim Sampang serta Persit KCK Cab. XLVII Dim Sampang

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian prajurit yang telah menunjukkan kinerja baik dalam menjalankan tugas selama bertahun-tahun. Selain itu, acara tersebut juga menjadi ajang pelepasan bagi prajurit yang memasuki masa pensiun.

Kasdim 0828/Sampang, Mayor Inf A. Djailani dalam sambutannya menyampaikan, “Kenaikan pangkat adalah bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian prajurit kepada negara, sementara bagi yang memasuki masa purna tugas, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua kontribusi yang telah diberikan. Semoga pengabdian kalian menjadi teladan bagi generasi penerus.”

Acara dimulai dengan prosesi kenaikan pangkat bagi prajurit yang terpilih, dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada prajurit yang memasuki masa purna tugas. Kasdim juga menyerahkan kenang-kenangan sebagai bentuk apresiasi terhadap pengabdian mereka selama bertugas.

Beberapa prajurit yang naik pangkat di acara tersebut mengungkapkan rasa bangga dan terhormat atas kenaikan pangkat yang mereka terima. “Ini adalah hasil kerja keras dan juga dukungan dari rekan-rekan sejawat. Semoga bisa terus memberikan yang terbaik untuk kesatuan ini.

Acara tersebut ditutup dengan doa bersama yang dihadiri oleh seluruh prajurit dan anggota Kodim Sampang. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi antar prajurit dan meningkatkan semangat dalam melaksanakan tugas.

Pendampingan Babinsa Kodim 0812: Sinergi Bersama Bulog untuk Kesejahteraan Petani

Lamongan,- Pendampingan serap gabah oleh Bulog terus di galakan Anggota Babinsa jajaran Kodim 0812 Lamongan, ini di lakukan dalam rangka mensejahterakan Petani untuk mendukung Program ketahanan pangan Nasional.TNI dari Kodim 0812/Lamongan melalui Bintara Pembinaan Desa (Babinsa) jajaran melaksanakan kegiatan pendampingan dan pemantauan serap gabah oleh Bulog Bojonegoro di musim panen di Wilayah Desa Sumbungrejo Kecamatan Modo, Rabu (09/04/2025).

Dalam kegiatan pendampingan dan pemantauan di lapangan, Babinsa juga selalu berkoordinasi dengan Bulog dan juga PPL di wilayah.

Dalam hal ini Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han, melalui Danramil 0812/12 Modo Kapten Cke M. Khoiri menyampaikan bahwa pendampingan yang di lakukan Anggota Babinsa jajaranya merupakan wujud sinergi secara melekat antara Bulog, Distan (PPL) dan TNI dalam menjaga harga pangan Nasional sesuai instruksi Presiden.

“Kami hadir untuk memastikan proses penyerapan gabah berjalan lancar serta mendukung para Petani dalam mendapatkan harga jual yang layak, sesuai dengan Harga Pokok Pemerintah (HPP)” ujarnya.

Dirinya melanjutkan bahwa Bulog bersama Babinsa jajaran Kodim 0812/Lamongan khususnya Koramil 12 Modo akan melakukan penjemputan serta pembelian gabah sesuai HPP sebesar Rp 6.500,- per kilogram. Selanjutnya, dilakukan proses penimbangan gabah.

“Dengan adanya program ini, diharapkan kesejahteraan Petani dapat meningkat dan ketahanan pangan Nasional tetap terjaga,”Pungkasnya.

Sosialisasi Rekrutmen TNI-AD: Kapten Jemani Tegaskan Proses Pendaftaran Gratis dan Mudah

Magetan,- Komandan Koramil Tipe B 0804/01 Magetan Kodim Magetan Kapten Caj Jemani menghadiri pelaksanaan kegiatan Rapat Koordinasi kecamatan ( RAKORCA )dan Sosialisasi Pendaftaran Rekrutmen TNI-AD dilanjutkan Halal Bihalal Kecamatan Ngariboyo tahun 2025 bertempat di pendopo Kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan.

Kegiatan Rapat Koordinasi kecamatan ( RAKORCA )dan Sosialisasi Pendaftaran Rekrutmen TNI-AD dilanjutkan Halal Bihalal Kecamatan Ngariboyo tahun 2025 tersebut dihadiri oleh Camat Ngariboyo Agung Budiarto S.Sos,Danramil Tipe B 0804/01 Magetan Kapten Caj Jemani,Kapolsek Ngariboyo AKP Suwarno SH, Kepala UPTD Puskesmas Ngariboyo dokter Siti Maifuroh,Danposramil Ngariboyo Peltu Hadi Kusnomo,Kepala Desa se-kecamatan Ngariboyo,Kordinator Dinas pertanian Ngariboyo Ibu Sri Ningsih,Ibu” Penggerak PKK kecamatan Ngariboyo,Perwakilan perangkat desa.

Danramil Tipe B 0804/01 Magetan Kodim Magetan Kapten Caj Jemani mengatakan bahwa pada hari ini Ia bersama anggota bisa menghadiri acara halal bihalal bersama di kantor Kecamatan Ngariboyo. Dimana ini adalah merupakan ajang silaturahmi antara Forkopimka dengan tokoh masyarakat di wilayah Teritorial kecamatan Ngariboyo.

“Dengan adanya halal bihalal di hari raya idul fitri 1 syawal 1446 H ini, kita bisa saling maaf dan bermaafan sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi, sehingga dapat bersosialisasi dengan masyarakat,” ucap Kapten Caj Jemani.

Danramil juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam menjaga keamanan ketertiban dan kenyamanan seluruh masyarakat di wilayah Ngariboyo.

Kapten Caj Jemani juga berharap sinergitas ini tetap terjalin semakin erat sehingga tugas TNI dalam mengayomi dan melindungi serta memberikan rasa aman masyarakat semakin ringan.

Selain itu Danramil Tipe B 0804/01 Magetan juga menjelaskan dalam sosialisasi memberikan informasi ke Forkopimca Ngariboyo dan kepala desa Se-kecamatan Ngariboyo yang ada di wilayah binaannya ke tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Paling utama adalah meluruskan berita hoax (tidak benar) yang selama in banyak beredar dikalangan masyarakat bahwa untuk menjadi prajurit TNI AD itu sulit dan butuh banyak biaya.

Dengan tegas diterangkan bahwa untuk menjadi prajurit TNI AD itu sangat mudah dan gratis atau tidak dipungut biaya sama sekali.

Dan di tahun sekarang ada beberapa perubahan kebijakan terkait syarat tinggi badan. Jika sebelumnya tinggi minimal adalah 163 cm, kini diturunkan menjadi 160 cm.sesuai dengan instruksi dari bapak Kasad.

Terkait cara, proses, persyaratan, serta apa saja yang diujikan dalam pendaftaran prajurit TNI AD, agar masyarakat tidak merasa kebingungan selama mendaftar.

Nanti jika masih ada yang bingung, silakan datang langsung ke Koramil Tipe B 0804/1 Magetan akan kami pandu dan kami dampingi pendaftarannya dan juga Pendaftaran online sudah dibuka mulai dari tgl 15 Maret sd 13 Juli. Pungkas Kapten Caj Jemani.

Satgas Yonif 512/QY: Mengubah Kiwirok Melalui Sentuhan Kecil dan Kasih Sayang

Peg. Bintang, Papua – Di balik heningnya pegunungan dan dinginnya kabut pagi Kiwirok, ada cerita tentang kehangatan yang tak banyak diketahui orang. Cerita tentang prajurit dan rakyat yang hidup berdampingan bukan dalam bayang-bayang konflik, tetapi dalam pelukan persaudaraan yang tulus. Rabu, (9/4/2025).

Satgas Yonif 512/QY, yang bertugas di wilayah Kiwirok datang dengan hati. Hadir untuk mendengar, membantu, dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Setiap hari adalah cerita kecil penuh makna, mengantar anak sekolah, membantu mama-mama di kebun, hingga duduk bersama di tempat jual hasil bumi dengan mendengar kisah-kisah lama tentang tanah ini.

Mama Mallifa, salah satu warga Kiwirok yang sudah lanjut usia, tak kuasa menahan haru saat menceritakan kedekatannya dengan para prajurit.

“Abang-abang TNI mereka bantu kami tanpa pamrih, mereka tinggal bersama kami, makan apa yang kami makan. Saya lihat sendiri, mereka benar-benar sayang sama orang sini,” tuturnya.

Kehadiran Satgas Yonif 512/QY telah mengubah wajah Kiwirok bukan dengan pembangunan besar, tapi dengan sentuhan kecil yang penuh arti.

Di Kiwirok, TNI dan rakyat bukan dua entitas yang terpisah. Mereka adalah satu keluarga yang saling menjaga, saling menguatkan, dan saling mencintai. Di ujung timur negeri ini, damai itu nyata. Dan itu dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan dengan hati.

Panen Raya di Ngawi: Jatim Jaga Peran Strategis sebagai Lumbung Pangan

Ngawi,- Panen raya padi serentak yang digelar di Ngawi, Jawa Timur, Senin (07/04/2025), menjadi sorotan karena melibatkan Pangdam V/Brawijaya, Gubernur Jawa Timur, dan Kapolda Jatim. “Ini simbol kolaborasi pertanian,” ujar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A..

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., hadir bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto di Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi untuk mengikuti panen raya padi secara langsung.

Acara ini juga dihadiri oleh Plt Kajati Jatim Setiawan Budi Cahyono, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, serta Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementan RI, Rachmat, sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.

Dalam keterangannya, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. menegaskan bahwa Jawa Timur memiliki peran penting sebagai lumbung pangan nasional dan akan terus menjaga peran strategis tersebut melalui sinergi antar-elemen pertanian yang solid dan berkesinambungan.

Selain panen, rombongan juga menyaksikan penggunaan mesin transplanter baru serta melihat hasil pertanian lokal. Pangdam menyebut, transaksi langsung antara petani dan Bulog juga turut mendukung efisiensi distribusi gabah.

Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus digalakkan di berbagai daerah guna memperkuat sektor pertanian nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani secara merata di seluruh wilayah Indonesia.

Momen Idul Fitri: Dandim 0830/Surabaya Dorong Prajurit Kembali Berbakti dengan Semangat Baru

Surabaya,– Kodim 0830/Surabaya menggelar kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung di Lapangan Upacara Makodim, Jalan Gresik No. 52, Perak Barat, Kecamatan Krembangan, pada Selasa (8/4). Acara ini dihadiri oleh Dandim 0830/Surabaya, Kolonel Inf Didin Nasrudin Darsono, Ketua Persit KCK Cabang XLIX Dim 0830 Ny. Trinil Didin ND, seluruh prajurit Kodim 0830/Surabaya beserta jajaran, PNS serta anggota Persit.

Dalam sambutannya, Kolonel Inf Didin menyampaikan ucapan Minal Aidzin wal Faidzin, memohon maaf lahir dan batin kepada seluruh prajurit dan keluarga besar Kodim. Ia menekankan pentingnya menjadikan momen Idul Fitri sebagai titik awal untuk kembali berdinas dan mengabdi dengan semangat baru.

“Setelah sebulan penuh kita beribadah dan mensucikan diri di bulan Ramadan, semoga kita kembali menjadi insan yang lebih baik. Momentum ini menjadi awal untuk kita kembali melaksanakan tugas dengan hati yang bersih dan niat ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Kodim 0830/Surabaya adalah rumah bagi seluruh prajurit yang berasal dari berbagai daerah dan satuan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh personel untuk terus berkarya dan berbakti sepenuh hati di tempat tugas.

“Sawah ladang kita saat ini adalah Kodim 0830/Surabaya. Setiap langkah dan pengabdian yang kita lakukan hendaknya dilandasi dengan iman, takwa, dan loyalitas kepada bangsa dan negara. Surabaya adalah medan pengabdian kita,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Dandim mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga semangat persatuan dan dedikasi, serta menjadikan setiap tugas sebagai bagian dari ibadah.

Kodim 0813 Bojonegoro Tingkatkan Produksi Padi untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

BOJONEGORO,- Dibawah kepemimpinan Dandim Letkol Czi Arief Rochman Hakim, SE., MM., Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro Jawa Timur, terus berupaya untuk meningkatkan produksi padi dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Salah satu upaya tersebut, seperti yang dilakukan oleh jajaran Bintara Pembina Desa atau Babinsa Koramil 0813-09/Sumberrejo dengan membantu petani menanam bibit padi di sawah milik warga Desa Mlinjeng Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, Selasa (08/04/2025).

Kegiatan pendampingan para petani diwilayah binaan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Darat (AD) khususnya jajaran Babinsa Kodim 0813 Bojonegoro dalam mendukung mewujudkan program ketahanan pangan nasional.

Selaku Babinsa Desa Mlinjeng, Serda Suyatno, mengatakan bahwa pihaknya akan terus berperan aktif untuk membantu para petani dalam meningkatkan produksi padi guna mewujudkan ketahanan pangan diwilayah binaan.

“Sebagai Babinsa, kami memiliki komitmen untuk membantu petani dan meningkatkan produksi padi diwilayah kami. Kami akan terus berupaya untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ucapnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Czi Arief Rahman Hakim, SE., MM., juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendukung upaya peningkatan produksi padi dan ketahanan pangan nasional.

“Kami akan terus berupaya membantu petani untuk meningkatkan produksi padi dan mewujudkan ketahanan pangan nasional. Kami juga berharap sinergitas semua pihak, kita dapat mencapai tujuan tersebut,” ujarnya.

Dengan kegiatan pendampingan dari Babinsa membantu para petani ini dapat memberikan motivasi untuk meningkatkan produksi padi, serta meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Terima kasih bapak-bapak Babinsa yang telah membantu kami menanam bibit padi. Semoga bisa meningkatkan produksi padi dan meningkatkan kesejahteraan kami,” tutur Musini (54), seorang petani Desa Mlinjeng.