RS Arsy Gelar Pengobatan Massal, Babinsa Laren Aktif Beri Pendampingan.

Lamongan, – Babinsa Koramil 0812/19 Laren, Sertu Thoyib melaksanakan pendampingan dan pengawalan kegiatan pengobatan massal kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit Arsy Paciran dan digelar di Balai Desa Laren, Rabu (16/04/2025).

Sertu Thoyin mengatakan bahwa pendampingan ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Selaku Babinsa di wilayah binaan dirinya juga terus berperan mendampingi team Tenaga Kesehatan RS Arsy Paciran dalam rangka pemberian bantuan sosial (Baksos) pengobatan massal dan pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada masyarakat.

“Adapun bakti sosial kali ini meliputi pelayanan pengobatan kepada para penderita sakit, penimbangan bayi dan pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, juga pemberian vitamin untuk membantu pertumbuhan anak- anak balita serta pemberian obat secara gratis kepada masyarakat” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Sertu Thoyib juga mengucapkan terimakasih kepada tenaga kesehatan (Nakes) dari Rumah Sakit Arsy Paciran dan Puskesmas Laren yang telah memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat di Desa binaannya.

“Kami berharap, kedepan masyarakat menjadi mengerti akan pentingnya menjaga kesehatan” tambahnya.

Sementara itu, Kades Laren, Suyudi dalam baksos ini memberikan apresiasi kepada Nakes Rumah Sakit Arsy yang telah menyelenggarakan kegiatan pengobatan massal kepada masyarakat dengan tertib dan aman.

“Semoga dengan adanya kegiatan Bakti sosial dalam pengobatan masal ini dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Rekrutmen TNI AD 2025: Danramil 0804/06 Maospati Edukasi Siswa SMA 1, Ingatkan Gratis.

Magetan,- Danramil Maospati kapten CBA ( K ) Dyah Nilasari S.Sos jajaran kodim 0804 magetan memberikan sosialisasi terkait penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat (AD) kepada siswa-siswi SMA 1 Maospati yang bertempat dilapangan SMA I Maospati desa malang kecamatan Maospati kabupaten Magetan.Rabu ( 16/4/2025 )

Kampanye kreatif tersebut bertujuan memberikan informasi tentang dibukanya rekrutmen TNI AD Caba PK dan Tamtama Gel 2 Tahun 2025.

Danramil menegaskan pesan khusus,bahwa selama proses pelaksanaan penerimaan tidak dipungut biaya sepeserpun dan apabila ditemukan ada oknum yang menawarkan jaminan lulus dengan imbalan tertentu sudah dipastikan bahwa itu tidak benar dan segera laporkan.

Sosialisasi ini dilaksanakan agar para siswa calon pendaftar mengerti dan memahami persyaratan apa yang harus dipenuhi dan materi apa saja yang akan diujikan serta tahap-tahap seleksi penerimaan prajurit TNI AD.”Pungkas Peltu Sugianto.

Koramil Mantup Tanam Padi PMJ 01 Dua Hektar Dukung Ketahanan Pangan Lamongan.

Lamongan,- Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan Nasional, Koramil 0812/09 Mantup jajaran Kodim 0812/Lamongan melakukan penanaman padi benih PMJ 01 di lahan seluas 2 hektar.

Penanaman padi yang dilakukan di lahan bapak Joko Poktan Walet Desa Tunggunjagir Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan merupakan Demplot Koramil 0812/09 Mantup. Rabu (16/04/2025).

Kegiatan ketahanan pangan nasional itu dihadiri Danramil Mantup Kapten Inf Ali Mahmud, S.H beserta Anggota Koramil 0812/09 Mantup, bapak Budiono,SP selaku Korwil Pertanian Mantup ,Bapak Aris Kusmaryono selaku Kepala Desa Tunggunjagir , Babinkamtibmas Polsek Mantup , Perangkat Desa Tunggunjagir serta bapak Joko selaku pemilik lahan dan Poktan Walet Desa Tunggunjagir.

Dalam hal ini Danramil 0812/09 Mantup Kapten Inf Ali Mahmud, S.H., mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung Petani dan meningkatkan produtivitas pangan melalui pendampingan yg dilakukan oleh Babinsa dalam Program Ketahanan Pangan

“Ini merupkan upaya terstruktur dan berkelanjutan yang dilakukan TNI jajaran Kodim 0812/Lamongan bersama Pemerintah, Lembaga, atau Masyarakat untuk menjamin ketersediaan, akses, dan pemanfaatan pangan yang cukup dan terjangkau oleh semua orang, termasuk saat menghadapi berbagai tantangan seperti pertumbuhan populasi, perubahan iklim, atau bencana alam” ujarnya.

Program ini bertujuan untuk mencapai kemandirian pangan Nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan produksi, diversifikasi pangan, efisiensi distribusi, dan penggunaan teknologi pertanian.

Pendampingan Intensif Babinsa dan PPL Pacu Produktivitas Petani Sampang Saat Musim Tanam.

Sampang,– Wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat kembali terlihat di Desa Meteng, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. Babinsa Koramil 0828-03/Omben, Serka Halil, bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Omben, melaksanakan kegiatan penanaman padi Musim Tanam (MT) II bersama Kelompok Tani.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pendampingan Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan. Tak hanya turun langsung ke sawah, Serka Halil juga memberikan semangat kepada para petani agar tetap produktif di tengah berbagai tantangan pertanian.

“Pendampingan ini sebagai bentuk dukungan kami terhadap para petani. TNI siap hadir dan membantu kapan saja, karena pertanian adalah tulang punggung ketahanan bangsa,” ujar Serka Halil.

PPL Kecamatan Omben menambahkan bahwa kerja sama lintas sektor ini sangat penting untuk meningkatkan hasil pertanian serta mengedukasi petani tentang teknik tanam yang lebih baik.

Dengan penuh semangat, para petani bersama Babinsa dan PPL menanam padi secara bergotong royong, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh harapan akan panen yang melimpah.

Satgas Yonif 512/QY dan Warga Senggi Olah Lahan Tidur Jadi Kebun Jagung Penuh Harapan

Keerom, Papua – Di atas lahan yang dulu hanya ditumbuhi ilalang, kini tumbuh harapan baru. Satgas Yonif 512/QY bersama masyarakat Distrik Senggi bahu-membahu mempersiapkan lahan untuk menanam jagung dalam rangka program Ketahanan Pangan. Kegiatan ini bukan hanya soal bercocok tanam, tapi juga tentang menanam semangat kemandirian dan mempererat hubungan antara TNI dan rakyat. Rabu, (16/4/2025).

Dengan semangat gotong royong, para prajurit dan warga bergabung dalam kelompok tani, mencangkul, membersihkan lahan, dan membuat petak tanam. Di bawah terik matahari Papua, senyum masyatakat tetap merekah, karena yang mereka tanam bukan sekadar benih jagung, tapi benih masa depan.

“Saya senang sekali, tanah ini sudah lama tidak diolah, tapi sekarang TNI datang bantu kami. Ini bukan cuma soal tanam jagung, tapi juga tanam harapan untuk keberlanjutan kedepan” ujarnya

Perwira Teritorial Satgas Yonif 512/QY, Letda Inf Fajar Purnomo, menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen TNI untuk hadir di tengah masyarakat dalam mendukung kehidupan sosial dan ekonomi rakyat.

“Kami ingin masyarakat Papua merasakan bahwa TNI ada bersama mesyarakat bekerja, membantu, dan membangun. Ini bukan hanya tugas negara, tapi panggilan hati,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab petani, tetapi tugas bersama. Di Distrik Senggi, prajurit dan warga berjalan beriringan menanam dengan tangan, menyiram dengan semangat, dan menuai dengan harapan.

Petani Mojorejo Sambut Baik Pendampingan TNI dalam Penyerapan Gabah oleh Bulog

MADIUN – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani lokal, Anggota Koramil 0803-13/Kebonsari, Sertu Yudi, melaksanakan pendampingan kegiatan penyerapan gabah oleh Perum Bulog di wilayah Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Selasa (15/4).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga gabah dan memastikan kesejahteraan petani tetap terjamin melalui penyerapan hasil panen dengan harga yang menguntungkan petani.

Penyerapan gabah kali ini dilakukan di lahan milik Bapak Suratno, anggota Kelompok Tani (Poktan) Seneng Makmur Desa Mojorejo. Lahan seluas 2,5 hektar tersebut menghasilkan panen sebanyak 9.754 kilogram gabah yang seluruhnya diserap oleh Perum Bulog. Sertu Yudi memastikan proses penyerapan berlangsung dengan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk menjaga kualitas gabah dan keseimbangan penimbangan.

Bapak Suratno, pemilik lahan, menyambut baik kehadiran Sertu Yudi dalam menyatukan proses penyerapan gabah. “Kehadiran anggota TNI dalam kegiatan ini memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi kami para petani. Kami merasa diperhatikan dan didukung oleh pemerintah melalui TNI yang turun langsung ke lapangan,” ungkapnya.

Kerjasama antara Poktan Seneng Makmur dengan Perum Bulog ini juga mencerminkan sinergitas yang baik antara petani dan lembaga pemerintah.

Kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa (Bintara Pembina Desa) dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Selain memadukan penyerapan gabah, Sertu Yudi juga memberikan penyuluhan kepada para petani tentang pentingnya menjaga kualitas hasil panen dan mengikuti prosedur yang ditetapkan Perum Bulog untuk memastikan gabah mereka dapat diserap dengan harga yang optimal.

“Kami dari TNI selalu siap mendukung program-program pemerintah, terutama yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat,” tegas Sertu Yudi.

Dengan terlaksananya kegiatan penyerapan gabah ini, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan petani terhadap program pemerintah serta mendorong produktivitas pertanian di Desa Mojorejo pada masa mendatang.

Keberhasilan penyerapan gabah milik Bapak Suratno ini juga menjadi contoh bagi petani lain bahwa hasil panen mereka memiliki jaminan pasar melalui program penyerapan oleh Perum Bulog, sehingga mereka dapat lebih fokus dalam meningkatkan produksi dan kualitas gabah tanpa khawatir tentang pemasaran hasil panen.

Agropark Trenggalek: Lahan Ketahanan Pangan Terpadu Jadi Sarana Edukasi Masyarakat

Trenggalek, – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto memuji lahan ketahanan pangan terpadu di Trenggalek. Ia menyebut, semuanya sudah terintegrasi dengan baik.

“Tadi kita lihat ketahanan pangan terpadu di Trenggalek ini sudah bagus, dalam satu komplek ada padinya, ada buah, sayur-sayuran, kemudian ada ikan, sapi, dan juga kambing, semua sudah terintegrasi dengan baik dalam satu tempat,” kata Pamen TNI AD itu kepada awak media di lahan ketahanan pangan terpadu yang berlokasi di Agropark Trenggalek, Selasa (15/4/2025).

Untoro pun berharap, ketahanan pangan terpadu di Trenggalek juga dapat menjadi sarana edukasi untuk masyarakat.

“Ini nanti diharapkan juga bisa dijadikan sebagai tempat edukasi bagi masyarakat yang punya keinginan atau konsep membuat ketahanan pangan seperti ini,” ujarnya.

Tak hanya berhenti di situ, ia optimis, keberhasilan ketahanan pangan terpadu itu mampu menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya.

“Nanti kalau ini sudah berhasil, jadi percontohan di Trenggalek dan sekitarnya. Jadi minta dukungannya dari pemerintah daerah dan stakeholder terkait lainnya untuk sama-sama menyukseskannya,” terangnya.

Lebih dari itu, Untoro ingin ketahanan pangan terpadu itu ke depannya juga dapat mendukung kebutuhan bahan baku dapur sehat dalam program makan bergizi.

“Kita juga berharap, hasil dari sini juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung bahan baku di dapur sehat yang bagian dari program makan bergizi,” sebutnya.

FTI Kota Mojokerto Raih 10 Medali di Kejurda Triathlon Se-Jawa Timur 2025

Mojokerto, – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Triathlon se-Jawa Timur yang memperebutkan Piala Bupati Situbondo 2025 dan digelar di Dermaga Pelabuhan Panarukan pada akhir pekan lalu, menjadi ajang bersejarah bagi Kota Mojokerto. Pasalnya, para atlet Triathlon yang tergabung dalam Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Kota Mojokerto sukses mengukir prestasi gemilang dengan memboyong total 10 medali.

Dalam ajang bergengsi tersebut, kontingen FTI Kota Mojokerto berhasil menyabet 4 medali emas, 2 medali perak, 2 medali perunggu, dan 2 medali titanium. Capaian ini menempatkan Kota Mojokerto sebagai juara II umum perolehan medali se-Jawa Timur.

Prestasi membanggakan ini tidak lepas dari kerja keras dan sinergi berbagai pihak, mulai dari para atlet, pelatih, tim official, hingga jajaran pengurus Pengcab FTI Kota Mojokerto. Menariknya, dalam kurun waktu hanya 3 bulan sejak resmi dibentuk pada Januari 2025, Pengcab FTI Kota Mojokerto mampu menunjukkan progres luar biasa.

Keberhasilan ini juga tidak lepas dari peran dua prajurit Kodim 0815/Mojokerto yang ditugaskan sebagai pelatih atlet, dan turut berkontribusi dalam menyiapkan fisik serta mental para atlet menghadapi kompetisi.

Komandan Kodim 0815/Mojokerto Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., saat dikonfirmasi di Makodim 0815, Selasa (15/04/25), memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas capaian tersebut.

“Prestasi ini adalah wujud nyata bahwa prajurit TNI tidak hanya tangguh di medan tugas, namun juga mampu berkontribusi mencetak generasi muda berprestasi di bidang olahraga. Kami sangat bangga, dua prajurit kami bisa ikut ambil bagian dalam melatih dan mendampingi atlet-atlet muda Mojokerto hingga meraih hasil luar biasa di Kejurda. Ini sejalan dengan semangat TNI untuk selalu hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat”, ujar Letkol Rully Noriza.

Beliau juga menambahkan, Kodim 0815/Mojokerto akan terus mendukung kegiatan kepemudaan dan pembinaan olahraga di wilayah teritorialnya sebagai bentuk komitmen dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Kedepannya, para atlet Triathlon Kota Mojokerto diproyeksikan untuk mengikuti kejuaraan tingkat nasional yakni Porprov IX/2025 di Malang Raya pada Bulan Juli 2025 mendatang dengan harapan bisa terus mengharumkan nama daerah Kota Mojokerto.

Danrem 081/DSJ Larang Anggota Terlibat Perjudian dan Dukung Penerimaan Prajurit

Trenggalek, – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto melarang keras anggotanya terlibat dalam perjudian. Terlebih menjadi backing dalam bentuk perjudian apapun.

“Saya tekankan supaya jangan ada yang terlibat perjudian, apalagi menjadi backing. Saya tidak akan ada kompromi,” kata Pamen TNI AD abituren Akmil 1998 itu dalam arahannya kepada prajurit dan Persit di Kodim 0806/Trenggalek, Selasa (15/4/2025).

Begitu pula dengan masalah werving atau proses penerimaan prajurit. Untoro juga mengingatkan anggotanya untuk tidak terlibat dalam masalah tersebut.

Terkait penerimaan prajurit, justru ia memerintahkan anggotanya untuk gencar melakukan sosialisasi dan membantu pendampingan jika ada yang berminat.

“Saat ini banyak dibentuk satuan baru, sehingga ada tambahan alokasi dalam penerimaan prajurit. Bantu kalau ada anak yang ingin ikut (mendaftar). Dibantu dengan melaksanakan pembinaan dan menyiapkannya dari sekarang,” ujarnya.

“Kepada yang bertugas sebagai Babinsa, lakukan sosialisasi di sekolah-sekolah. Sampaikan bahwa alokasi semakin banyak dan kesempatan menjadi prajurit juga semakin besar,” lanjutnya.

Banyaknya kejadian bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini juga menjadi salah satu sorotan dalam arahannya. Danrem pun mengimbau agar anggotanya senantiasa siap membantu masyarakat dalam penanganannya.

“Perlu diperhatikan masalah bencana yang terjadi di wilayah. Kita sebagai prajurit dan aparat teritorial harus selalu siap kapan pun dibutuhkan untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat,” terangnya.

300 Guru Matematika Ikuti Seminar Nasional: Kodim 0815/Mojokerto Perkuat Pendidikan Berkualitas

Mojokerto,- Kodim 0815/Mojokerto turut mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Mojokerto, hal itu terwujud melalui kontribusi dalam kegiatan Seminar Nasional Matematika Indonesia, yang digelar di Ball Room Hotel Ayola Sunrise Mall, Jalan Benteng Pancasila Nomor 09, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (15/04/2025).

Kegiatan yang diikuti 300 peserta terdiri dari para guru Matematika jenjang TK, SD, SMP hingga SMA se-Kabupaten Mojokerto diselenggarakan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Matematika Indonesia.

Dalam kata pengantarnya, Dandim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., menekankan pentingnya inovasi dalam pembelajaran Matematika dan peran strategis guru sebagai ujung tombak pendidikan.

“Metode pembelajaran Matematika yang baru seperti yang akan disampaikan oleh narasumber hari ini, perlu kita apresiasi dan adaptasi. Saya berharap ibu-ibu guru dapat mentransfer ilmu ini kepada siswa di sekolah masing-masing sehingga semangat belajar dan kualitas pendidikan kita semakin meningkat,” ujar Dandim.

Letkol Rully juga memberikan motivasi kepada para peserta dengan mengingatkan pentingnya membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat dan beradab.

“Sebagai pemuda-pemudi penerus bangsa, siswa-siswi kita harus memiliki karakter yang baik, menghormati orang tua dan guru, serta memiliki visi yang jelas agar kelak mampu menjadi pemimpin di masa depan. Disinilah peran besar para guru dalam mencetak generasi unggul”, tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Ir. Siti Mardijana, M.T., menekankan pentingnya membangun fondasi Matematika sejak dini guna menunjang perkembangan akademik dan profesional di masa mendatang. Beliau juga menyampaikan apresiasi atas semangat dan antusiasme para peserta dalam mengikuti kegiatan ini.

Acara juga dihadiri oleh narasumber utama, Kanjeng Pangeran Setiawan Dirjonagoro, S.M., M.Si., M.H., M.M., CPFI., CFRS., CPOM., CDRA., CPMM, yang memberikan materi dalam sesi lanjutan seminar.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama, sebelum dilanjutkan ke inti materi seminar.

Kegiatan ini mencerminkan sinergi positif antara sektor pendidikan dan aparat kewilayahan dalam mendukung kemajuan pendidikan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Mojokerto.