Satgas Yonif 512/QY Bersama Warga Yabanda Perindah Gapura Simbol Kebanggaan Kampung

Keerom, Papua — Suasana penuh semangat dan kebersamaan menyelimuti Kampung Yabanda. Satgas Yonif 512/QY Pos Yabanda bersama masyarakat bergotong royong membersihkan dan memperindah gapura kampung, yang tak hanya menjadi gerbang masuk, namun juga simbol kebanggaan dan identitas warga Kampung Yabanda. Kamis, (17/4/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program karya bakti, yang tak hanya fokus pada pengamanan wilayah perbatasan, namun juga menjalin kedekatan emosional dan sosial bersama masyarakat. Gapura yang mulai usang tersebut kini tampak bersih dan segar kembali, membawa semangat baru bagi seluruh warga.

Kepala Suku Kampung Yabanda, Bapa Yusuf, menyampaika;

“Gapura ini adalah simbol kampung kami, menjadi lambang bahwa kami berdiri sebagai satu keluarga besar Yabanda. Hari ini kami lihat TNI bagian dari keluarga kami. Terima kasih anak-anak Satgas, karena sudah peduli dan menghargai warisan kami.”

Kegiatan ini menjadi simbol senyum penuh kebanggaan, dan pelukan hangat antara prajurit dan warga. Di balik debu dan cat yang melekat, terukir kisah tentang cinta tanah air yang dirajut bersama, satu sapu, satu senyum, dan satu harapan.

3.040 Siswa Wonocolo Terima Makan Sehat Bergizi Didampingi Aktif oleh Babinsa.

Surabaya,— Dalam rangka menyukseskan Program Makan Sehat Bergizi, Babinsa Koramil 0830/20 Wonocolo turut serta melakukan pengawasan dan pendampingan langsung pada Rabu, 16 April 2025. Program ini menyasar pelajar di enam sekolah yang tersebar di wilayah Wonocolo.

Sebanyak 3.040 siswa menerima manfaat dari kegiatan ini. Rinciannya adalah, KB Yasporbi: 20 siswa, TK Yasporbi: 54 siswa, SD Taquma: 330 siswa, SMPN 13 Surabaya: 927 siswa, SMAN 10 Surabaya: 904 siswa, SMK PGRI 1 Surabaya: 805 siswa

Danramil Wonocolo Mayor Iwan Apwan mengatakan, pendampingan oleh Babinsa bertujuan memastikan jalannya program sesuai standar kesehatan dan gizi yang ditetapkan, sekaligus memberikan edukasi pentingnya pola makan sehat sejak usia dini.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI AD, pihak sekolah, dan pemerintah daerah dalam upaya membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh. Program Makan Sehat Bergizi juga diharapkan menjadi langkah konkret dalam menekan angka stunting serta meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar siswa”, tandasnya.

Koramil 0808/08 Udanawu Sosialisasi Penerimaan Secaba Secata TNI AD di Dua Sekolah.

Blitar,- Dalam rangka menjaring generasi muda yang berminat menjadi prajurit TNI AD, anggota Koramil 0808/08 Udanawu Kodim 0808/Blitar menggelar sosialisasi penerimaan Sekolah Calon Bintara (Secaba) dan Sekolah Calon Tamtama (Secata) TNI AD di dua sekolah di wilayah Kecamatan Udanawu, yaitu SMKN 1 Slemanan Udanawu dan MA Ma’arif Bakung Udanawu, Rabu (16/04/2025).

Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Batuud Koramil Udanawu, Pelda Nurwahyudi, didampingi oleh Babinsa Desa Slemanan, Serka Suyanto dan Babinsa Desa Bakung Serda Adi Suroso. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah SMKN 1 Slemanan Udanawu Drs. Supriyono, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Sudirman, S.Pd., serta para guru dan siswa-siswi dari kedua sekolah.

Dalam arahannya Danramil 0808/08 Udanawu melalui Batuud Pelda Wahyudi menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi yang benar dan jelas mengenai proses serta persyaratan rekrutmen prajurit TNI AD. “Kami ingin para generasi muda memiliki gambaran dan semangat untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui jalur militer,” ujarnya.

Kepala Sekolah SMKN 1 Slemanan Udanawu Drs. Supriyono, mengapresiasi kegiatan tersebut dan menyambut baik kehadiran jajaran TNI di sekolah. Ia berharap para siswa yang berminat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin dan mulai mempersiapkan diri sejak dini.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan tertib dan penuh antusias dari para siswa yang hadir, yang tampak aktif mengajukan pertanyaan seputar proses seleksi, tahapan tes, hingga kehidupan sebagai prajurit TNI AD

Pembinaan Fisik Terukur, Kodim Mojokerto Tingkatkan Kesiapsiagaan Prajurit Jajaran.

Mojokerto, – Sebagai bagian dalam pembinaan fisik sekaligus kesiapsiagaan prajurit, Kodim 0815/Mojokerto menggelar kegiatan Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM) di Lapangan Desa Kebonagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (16/04/2025) pagi.

Kegiatan ini melibatkan sekitar 250 anggota yang terdiri dari seluruh Prajurit Makodim dan Koramil jajaran Kodim 0815.

Selain dilaksanakan di lapangan Desa Kebonagung, Kecamatan Puri sebagai titik Start pelaksanaan Ketahanan Mars (Hanmars), kegiatan PSJM juga di laksanakan di Kolam Renang Wisata Desa Bumi Mulyo Jati (BMJ) Mojopahit, Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu untuk pelaksanaan renang dasar militer.

Dalam keterangannya, Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., yang turut memantau jalannya kegiatan, menyampaikan, PSJM merupakan agenda penting dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan kemampuan dasar militer prajurit.

“Penilaian Siap Jasmani Militer ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi kondisi fisik personel, tetapi juga menjadi bentuk komitmen satuan dalam menjaga kesiapan operasional. Setiap prajurit harus senantiasa siap secara fisik dan mental kapan pun dibutuhkan”, ungkap Letkol Rully.

Letkol Rully juga menambahkan, kegiatan ini menjadi salah satu indikator Kodim 0815/Mojokerto siap menjalankan tugas-tugas pertahanan wilayah dengan kondisi prajurit yang prima.

“Kami pastikan, melalui pembinaan yang bertahap, bertingkat, dan berlanjut serta terukur dan berkesinambungan seperti ini, seluruh Prajurit Kodim 0815/Mojokerto memiliki kesiapan optimal dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawabnya”, pungkasnya.

Kegiatan dimulai dengan apel pengecekan dan pemeriksaan kesehatan. Setelah itu dilanjutkan dengan Hanmars sejauh 10 kilometer, dilanjutkan renang militer menggunakan pakaian PDL dengan jarak 50 meter. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi pelemasan dan pendinginan untuk menjaga kebugaran peserta.

Turut hadir dalam kegiatan, Pabungdim Mayor Inf Desto Jumeno, para Danramil dan Perwira Staf Kodim 0815, Camat Puri Narulita Priswiandini, S.STP., M.Med.Kom., Camat Dlanggu Drs. Ahmad Samsul Bakri, M.Si., serta perwakilan Polsek Puri dan Dlanggu.

Kodim 0807/Tulungagung dan Bulog gelar Rakor Serap Gabah Petani, Kejar Target Nasional.

Tulungagung – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional serta mendorong tercapainya target penyerapan beras sebanyak 3 juta ton setara beras pada tahun 2025, digelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengadaan Gabah dan Beras Dalam Negeri di Aula Pandu Sakti, Makodim 0807/Tulungagung, Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 17, Kelurahan Kampungdalem, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (16/04/2025).

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Perum Bulog Yonas Haryadi Kurniawan yang memberikan pemaparan langsung mengenai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2025 tentang Pengadaan dan Pengelolaan Beras Dalam Negeri serta Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah. Selain itu, ia juga menjelaskan mekanisme pengadaan Gabah Kering Panen (GKP) kepada para Babinsa, Batuud, dan Danramil jajaran Kodim 0807/Tulungagung.

Dalam arahannya, Kepala Bulog mengajak para Babinsa untuk berperan aktif dengan memberikan informasi di wilayah binaannya terkait keberadaan penggilingan gabah yang berpotensi diajak bekerja sama dengan Bulog.

“Kolaborasi dengan para Babinsa sangat penting. Mereka memiliki akses langsung ke wilayah dan masyarakat, sehingga bisa membantu mempercepat pemetaan lokasi penggilingan gabah yang siap bermitra dengan Bulog,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasdim Tulungagung, Mayor Arh Untung Wiyono, S.T, menyampaikan komitmen penuh dari Kodim 0807 dalam mendukung program pemerintah terkait pertahanan pangan nasional.

“Kami siap bersinergi dengan Bulog dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional. Ini adalah bagian dari peran TNI dalam menjaga stabilitas negara, tidak hanya dari aspek keamanan, tetapi juga dari sisi ketersediaan pangan,” ujarnya.

Dengan adanya Rakor ini, diharapkan sinergi antara Bulog dan TNI semakin kuat, sehingga program pengadaan gabah dan beras dalam negeri dapat berjalan efektif, serta memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan petani dan masyarakat luas.

Danramil 0830/19 Karangpilang Dampingi Panen 10 Ha Padi Poktan Sri Lestari Wiyung.

Surabaya,— Wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan oleh jajaran TNI AD. Danramil 0830/19 Karangpilang, Mayor Arh Fachrudin, bersama Babinsa mendampingi kegiatan panen padi bersama Kelompok Tani (Poktan) Sri Lestari di lahan pertanian seluas 10 Ha yang terletak di Jl. Inspeksi Sungai, Wiyung, Kecamatan Wiyung, Rabu (16/4).

Kegiatan panen padi ini turut dihadiri oleh Lurah Wiyung, Kasi Bangtip, LPMK Kelurahan Wiyung, serta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Kecamatan Wiyung. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi sinyal positif bagi ketahanan pangan wilayah Surabaya, khususnya di tengah tantangan perubahan iklim dan ketersediaan lahan pertanian.

Diperkirakan hasil panen mencapai 10 ton gabah kering panen (GKP) yang rencananya akan disalurkan ke Bulog dengan harga Rp6.500 per kilogram. Langkah ini tidak hanya membantu menjaga stabilitas harga pangan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi yang signifikan bagi para petani lokal.

Mayor Fachrudin menyampaikan apresiasinya kepada Poktan Sri Lestari atas kerja keras dan semangat gotong royong yang terus ditunjukkan. “TNI akan selalu hadir dan mendampingi masyarakat, khususnya petani, demi mewujudkan swasembada pangan di wilayah,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi dan ketulusan kerja di lapangan, kegiatan ini menjadi contoh konkret bahwa ketahanan pangan bukan sekadar program, melainkan gerakan bersama yang harus terus digelorakan.

Babinsa Hadir di Tengah Petani Situbondo, Sukseskan Program Serap Gabah.

Situbondo,– Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui peran aktif Babinsa di lapangan. Salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 0823/09 Jangkar, Serka Agus Supriyadi, yang melakukan pendampingan kegiatan Serapan Gabah (Sergab) di wilayah Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo. 16/04/2025

Pendampingan ini dilakukan mulai dari lokasi lahan pertanian milik warga di Desa Agel dan Desa Jangkar hingga ke penggilingan padi Mitra Makloon UD. Farid yang terletak di Desa Trebungan. Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan sinergi antara TNI dan petani, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga gabah dan mendukung ketahanan pangan di daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Agus Supriyadi turut mendampingi pengangkutan gabah milik dua petani lokal, yakni milik Bapak Usriadi sebanyak 2.400 kg dan milik Bapak Nurhasan sebanyak 1.200 kg. Gabah-gabah tersebut kemudian diproses di penggilingan padi agar dapat didistribusikan lebih lanjut.

Serka Agus Supriyadi menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Babinsa di tengah masyarakat. “Kami akan terus hadir untuk membantu petani, mulai dari proses tanam, panen hingga serapan gabah, agar hasil pertanian mereka dapat tersalurkan dengan baik dan memberikan nilai ekonomi yang layak,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga sekitar, khususnya para petani yang merasa terbantu dengan adanya pendampingan dari TNI. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut demi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional.

Melalui kegiatan ini Babinsa kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam mendukung pembangunan desa, termasuk di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian rakyat.

Babinsa Jatibanteng Dampingi Posyandu, Wujud Peduli Kesehatan Ibu dan Anak Situbondo.

Situbondo,– Wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat terus ditunjukkan melalui berbagai kegiatan di wilayah. Salah satunya dilakukan oleh Babinsa Koramil 0823-14/Jatibanteng, Serda Heri Purwito, yang melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu bertempat di Kampung Gudang, RT.01 RW.01, Desa Sumberanyar, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo, Rabu (16/4/2025).

Kegiatan Posyandu ini merupakan bentuk pelayanan kesehatan rutin yang diberikan kepada balita dan ibu hamil oleh petugas kesehatan, yang kali ini bekerja sama dengan kader Posyandu setempat. Kehadiran Serda Heri Purwito di tengah kegiatan tersebut tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan.

Dalam pelaksanaan pendampingan, Serda Heri turut membantu penimbangan balita, pendataan, serta memberikan imbauan tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat. Ia juga mendorong warga untuk aktif mengikuti kegiatan Posyandu sebagai langkah awal pencegahan stunting dan peningkatan gizi anak.

Danramil 0823-14/Jatibanteng, Kapten Inf Syamsul Arifin, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Babinsa di lapangan. “Kegiatan ini mencerminkan semangat pengabdian TNI untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan warga di wilayah binaan,” ujarnya.

Babinsa Kedungkandang Pimpin Warga Tanam Pohon Keras Lestarikan Lingkungan Malang.

Kota Malang,- Upaya pelestarian lingkungan terus digalakkan di wilayah Kota Malang. Kali ini, Babinsa 0833 -02 /Kedungkandang Kelurahan Cemorokandang, Kota Malang, bersama warga dan anggota Linmas, menggelar kegiatan penanaman pohon keras di kawasan Jl.Santoso RT.04 RW.07 Kelurahan Cemorokandang, Rabu, (16/4).

Puluhan bibit pohon keras seperti mahoni, trembesi, dan sengon ditanam di area yang dinilai rawan erosi serta minim tutupan hijau. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Babinsa Cemorokandang, Peltu Surahmin, sebagai bagian dari peran TNI dalam mendukung program penghijauan dan kelestarian alam.

“Kami berharap kegiatan ini bisa lebih memotivasi kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Penanaman pohon adalah investasi jangka panjang untuk anak cucu kita,” ungkap Peltu Surahmin saat ditemui di lokasi.

Selain aparat TNI dan Linmas, kegiatan ini juga melibatkan tokoh masyarakat, perangkat kelurahan, serta pemuda Karang Taruna setempat. Aksi tanam pohon ini disambut antusias oleh warga yang berharap program serupa bisa dilanjutkan secara berkala.

Penanaman pohon keras dipilih karena jenis tanaman ini memiliki daya tahan tinggi dan manfaat ekologis yang besar, termasuk menyerap polusi, mencegah longsor, serta meningkatkan kualitas udara di kawasan padat permukiman.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta bentuk kontribusi aktif Babinsa dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat kelurahan.

Babinsa Lowokwaru Dampingi Penggilingan Padi, Serap Hasil Panen Petani Berkualitas.

Kota Malang,- Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kualitas serapan hasil panen petani, Babinsa Koramil 0833 – 05/ Lowokwaru Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang melaksanakan pendampingan proses penggilingan padi di UD Maju Berkah, Rabu (16/4).

Kehadiran Babinsa Tasikmadu, Serda Karim, dalam proses penggilingan ini merupakan bagian dari tugas pendampingan terhadap petani dan pelaku usaha pangan di wilayah binaan, guna memastikan hasil gabah petani diolah secara maksimal dan berkualitas baik.

“Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan proses pengelolaan gabah dari petani diserap dan digiling dengan baik, sehingga menghasilkan beras berkualitas dan menghindari kerugian di tingkat petani,” ujar Serda Karim.

UD Maju Berkah merupakan salah satu unit usaha penggilingan padi yang menjadi mitra petani di wilayah Kelurahan Tasikmadu. Dalam musim panen ini, banyak petani sekitar mempercayakan hasil panennya untuk digiling di tempat ini karena dinilai memiliki proses yang efisien dan hasil maksimal.

Kegiatan ini juga menunjukkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kestabilan harga dan kualitas pangan di tingkat lokal. Selain itu, Babinsa juga terus melakukan edukasi kepada petani mengenai penyimpanan hasil panen dan distribusi yang baik agar tidak terjadi penurunan mutu.

Langkah pendampingan seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan, tidak hanya pada saat panen raya, tetapi juga dalam berbagai tahapan pertanian lainnya, mulai dari tanam hingga distribusi, sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan mandiri.