Program Sedekah Prajurit: TNI Mojokerto Berikan Kebahagiaan kepada Anak Yatim di Desa Balongsari

Mojokerto – Wujud kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim kembali ditunjukkan prajurit TNI dari Kodim 0815/Mojokerto. Melalui program Sedekah Prajurit, Koramil 0815/05 Gedeg menyalurkan santunan kepada Yayasan Yatim Center Umar Bin Khottob, yang berada di Dusun Sidorembug, Desa Balongsari, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Ahad (22/06/2025).

Kegiatan sosial yang berlangsung di Musholla Al-Zarkasi tersebut dipimpin langsung Danramil 0815/05 Gedeg, Lettu Inf Suwandi, didampingi Batituud Peltu Budi dan tiga anggota Koramil. Rangkaian kegiatan dimulai dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan penghormatan kepada para penerima manfaat.

Dalam keterangannya, Danramil Lettu Inf Suwandi menyampaikan, program Sedekah Prajurit merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam bidang sosial kemanusiaan.

“Program ini bertujuan menumbuhkan semangat kepedulian di kalangan prajurit, sekaligus mempererat silaturahmi TNI dengan masyarakat. Kami berharap bantuan kecil ini bisa memberikan senyum dan semangat bagi adik-adik yatim”, ujar Danramil.

Sementara itu, Ketua Yayasan Yatim Center Umar Bin Khottob, H. Muhammad Rofi’udin, S.Ag., mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh jajaran TNI.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Koramil Gedeg. Santunan ini tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga memberikan kebahagiaan dan semangat bagi anak-anak. Semoga sinergi seperti ini terus terjalin untuk kebaikan bersama”, ungkapnya.

Aksi sosial ini merupakan wujud kepedulian TNI khususnya Kodim 0815/Mojokerto yang hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.

Babinsa Serda Didit Yuhandoko Dukung Ketahanan Pangan dengan Pendampingan Penanaman Padi di Bondowoso

Bondowoso, 22 Juni 2025 – Komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan oleh para Babinsa di wilayah. Salah satunya adalah Serda Didit Yuhandoko, Babinsa Desa Kejawan dari Koramil 0822/08 Grujugan, yang terjun langsung mendampingi petani menanam padi jenis Impari 32 di lahan seluas 250 meter persegi milik Bapak Sunan di Dusun Kenanga, RT 29 RW 05, Desa Kejawan, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso.

Pendampingan dilakukan pada Minggu pagi, dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Meskipun bertepatan dengan hari libur, semangat Serda Didit tidak luntur sedikit pun. Ia tetap sigap mendampingi proses penanaman, mulai dari persiapan bibit hingga penanaman di sawah yang sudah digarap sebelumnya.

“Kegiatan ini adalah bagian dari tugas kami sebagai aparat kewilayahan. Ketahanan pangan adalah prioritas, dan kami akan terus mendampingi petani di lapangan agar hasil panen maksimal,” ujar Serda Didit saat ditemui di lokasi kegiatan.

Bapak Sunan, pemilik sawah, mengaku sangat terbantu dan merasa bangga dengan kehadiran Babinsa yang aktif mendampingi para petani secara langsung. “Saya senang sekali, karena Pak Babinsa tidak hanya memantau, tapi ikut terjun langsung. Ini sangat membantu kami para petani kecil,” tuturnya dengan antusias.

Program Hanpangan (Ketahanan Pangan) yang digencarkan Kodim 0822/Bondowoso melalui keterlibatan aktif para Babinsa bertujuan untuk mendongkrak produktivitas pertanian desa serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Diharapkan, sinergi ini dapat menciptakan ketahanan pangan yang kuat mulai dari tingkat desa sebagai fondasi utama swasembada pangan nasional.

Dengan peran aktif Babinsa seperti Serda Didit, TNI AD terus menunjukkan jati dirinya sebagai kekuatan pertahanan yang tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga hadir dalam kehidupan rakyat sehari-hari, bahkan hingga pelosok persawahan.

Aksi Nyata Babinsa: Membantu Pembajakan Sawah untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Bondowoso,– Babinsa Serda Deny Wahyudi dari Posramil Botolinggo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional, dengan terjun langsung membantu pembajakan sawah milik warga di Desa Botolinggo, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso. Aksi nyata itu dilakukan meski hari libur, sebagai bentuk nyata pendampingan TNI AD terhadap para petani di wilayah binaan.

Serda Deny, yang saat itu sedang menjalankan piket di Posramil, tidak segan-segan turun ke lahan sawah milik Ibu Siti di Dusun Sundang RT 007/RW 003 untuk membantu proses awal tanam padi di lahan seluas 200 meter persegi. Kegiatan dimulai pukul 09.30 WIB dan berlangsung hingga pekerjaan selesai.

“Meski hari libur, saya merasa terpanggil untuk membantu warga. Ini bagian dari tugas kami sebagai Babinsa yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung program pemerintah, termasuk di sektor ketahanan pangan,” ujar Serda Deny Wahyudi di sela kegiatan.

Pendampingan ini tidak hanya membantu mempercepat pengolahan lahan, tetapi juga memberi semangat moral bagi para petani. Ibu Siti, pemilik sawah, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. “Saya sangat bersyukur dan bangga. Bapak Babinsa datang dengan penuh semangat, padahal ini hari Minggu. Luar biasa,” ujarnya sambil tersenyum.

Peran Babinsa dalam program Hanpangan (Ketahanan Pangan) memang menjadi prioritas Kodim 0822/Bondowoso, yang secara konsisten mendorong para Babinsa untuk aktif di tengah masyarakat desa. Tujuannya adalah memastikan tidak ada lahan yang dibiarkan terlantar serta meningkatkan produktivitas pertanian warga.

Dengan keterlibatan langsung seperti ini, TNI semakin menegaskan fungsinya sebagai garda terdepan dalam pemberdayaan masyarakat. Di wilayah Bondowoso, pendekatan humanis para Babinsa terbukti membawa dampak positif terhadap kepercayaan warga dan kemajuan pertanian lokal.

Kegiatan Lingkungan Bersama TNI dan Mahasiswa UTM: Menjaga Ekosistem Pesisir Kamal

Bangkalan — Dalam rangka mendukung kegiatan pelestarian lingkungan, Komando Rayon Militer (Koramil) 0829-03/Kamal yang dipimpin langsung oleh Danramil Kapten Arm Muasari bersama 4 orang anggota menghadiri dan mengikuti kegiatan “Aksi Peduli Lingkungan” yang diselenggarakan oleh Forum Mahasiswa Kamal, bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura (UTM) serta UKM MPA Gubatras UTM.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Minggu, (22/6/25) mulai pukul 06.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di kawasan Pesisir Pelabuhan Timur, Desa Kamal, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat antara lain Anggota DPRD Kabupaten Bangkalan, Bpk. Nur Hakim, Camat Kamal, Kapolsek Kamal, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangkalan, Kepala Desa Kamal, Mahasiswa UTM sebanyak ±35 orang, Ormas Banser sebanyak 6 orang, Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Pemuda (Toda), Masyarakat Desa Kamal.

Rangkaian kegiatan meliputi apel bersama, aksi bersih-bersih pantai, penanaman tanaman pantai, serta penyuluhan lingkungan hidup yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

Dalam kesempatan tersebut, Danramil 0829-03/Kamal Kapten Arm Muasari menyampaikan apresiasi atas inisiatif kegiatan yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat tersebut. “TNI dalam hal ini Koramil Kamal siap mendukung setiap kegiatan positif yang berdampak langsung bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat terjalin sinergitas yang lebih erat antara aparat kewilayahan, mahasiswa, serta masyarakat dalam menjaga dan mencintai lingkungan.

Gotong Royong di Dusun Kolor: TNI dan Masyarakat Bersama Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan Jalan

Probolinggo,- Suasana pagi yang sejuk di Dusun Kolor, Desa Pohsangit Ngisor, Kecamatan Wonomerto, tampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi, deru cangkul dan semangat gotong royong terdengar menyatu dalam kegiatan kerja bakti pelebaran jalan yang melibatkan warga desa, perangkat desa, dan unsur TNI dari Koramil 0820-07/Wonomerto,(22/06).

Dipimpin oleh Sertu Saiful, anggota Koramil 0820/07, bersama Kepala Desa Pohsangit Ngisor Bapak Nizar, kegiatan ini menjadi cerminan nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Jalan sepanjang Dusun Kolor yang sebelumnya sempit dan rawan saat berpapasan kendaraan, kini mulai diperluas demi kenyamanan dan keselamatan bersama.

“Tujuan kegiatan ini bukan hanya memperbaiki infrastruktur desa, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara aparat TNI dengan masyarakat,” ujar Sertu Saiful di sela-sela kegiatan. Ia juga menambahkan bahwa kerja bakti semacam ini menjadi wadah strategis untuk menyampaikan pesan-pesan penting tentang keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga. Dengan semangat gotong royong, warga turut serta membawa alat-alat kerja, membantu meratakan tanah, dan membersihkan area sekitar. “Kami merasa sangat terbantu. Kehadiran bapak TNI memberikan semangat bagi kami,” ungkap salah satu warga, Pak Slamet, sambil mengayunkan cangkulnya.

Selain kerja bakti, momentum ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antara TNI dan masyarakat. Dalam suasana akrab, para prajurit dan warga duduk bersama menikmati kopi dan camilan sederhana, memperkuat rasa kebersamaan yang menjadi ciri khas budaya gotong royong bangsa Indonesia.

Kegiatan berakhir dengan aman dan tertib, tanpa kendala berarti. Kegiatan ini membuktikan bahwa kebersamaan dalam aksi nyata dapat memberikan dampak positif baik secara sosial maupun pembangunan fisik desa.

Dengan semangat “Bersama Rakyat TNI Kuat”, kerja bakti ini bukan hanya membuka akses jalan baru di Dusun Kolor, tetapi juga membuka jalan hati antara TNI dan masyarakat.

Pelantikan Pengurus Perbakin Kabupaten Probolinggo: Dandim Ajak Fokus pada Prestasi dan Sport Tourism

Probolinggo, Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya menghadiri pelantikan pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Probolinggo masa bakti 2025-2029.

Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya menyampaikan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan berupa lokasi tempat latihan untuk Perbakin. Kepada pengurus yang baru dilantik kami mengingatkan jangan hanya euforia dengan seremonial pelantikan, tetapi prestasi ke depan harus ditunjukkan. “Selain pencapaian prestasi, bagaimana olahraga menembak ini dikombinasikan sebagai sport tourism,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya.

Ketua Pengkab Perbakin Probolinggo Rian Novia Sandi mengungkapkan syukur atas terbentuknya Perbakin Kabupaten Probolinggo untuk yang pertama kalinya. Rian berharap muncul atlet menembak kebanggaan Kabupaten Probolinggo.

“Kepada teman-teman pengurus, saya berharap semangatnya jangan hanya pada seremonial pelantikan saja, tapi harus bisa setor prestasi, memberikan prestasi terbaik untuk Kabupaten Probolinggo,”ujarnya.

Unttuk diketahui Perbakin Kabupaten Probolinggo terbentuk tahun 2025 atas inisiasi tokoh-tokoh di Kabupaten Probolinggo dengan tujuan mencetak generasi kuat dan handal serta mencetak atlet menembak Probolinggo yang mampu tampil di kancah regional, nasional hingga internasional.

Pelestarian Budaya Melalui Kegiatan Nyadran: Babinsa Serda Suratmin Hadiri Bersih Desa Luworo

Madiun, – Serda Suratmin, Babinsa Desa Luworo Koramil 0803/10 Pilangkenceng, turut serta menghadiri kegiatan Bersih Desa atau yang dikenal dengan Nyadran di Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Minggu (22/6). Acara ini dilaksanakan di Makam Mbah Berdi, salah satu tempat keramat di desa tersebut.

Kegiatan Bersih Desa ini merupakan tradisi tahunan yang dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus upaya melestarikan budaya dan tradisi lokal yang sudah turun-temurun diwariskan oleh leluhur. Dalam momen tersebut, masyarakat Desa Luworo juga menggelar beragam kesenian tradisional seperti Reog dan Wayang Kulit yang menarik perhatian warga dan tamu undangan.

Serda Suratmin menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pelestarian budaya serta mempererat silaturahmi antara aparat dengan masyarakat desa. “Kegiatan ini tidak hanya memperkokoh rasa kebersamaan, tetapi juga menjaga nilai-nilai luhur budaya kita agar tetap terjaga dan dihormati,” ujarnya.

Kegiatan Bersih Desa Nyadran di Desa Luworo diharapkan dapat menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong dan menjaga warisan budaya di tengah perkembangan zaman.

Meningkatkan Produktivitas Pertanian: Sertu Siswoto Bantu Saluran Irigasi di Madiun untuk Ketahanan Pangan

Madiun, – Sertu Siswoto, Babinsa Desa Sebayi dari Koramil 0803-06/Gemarang, melaksanakan kegiatan gotong royong membantu warga setempat dalam mengairi sawah milik Bapak Jumadi di Dusun Beringin, Minggu (22/6). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya nyata dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah Desa Sebayi.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Siswoto bersama warga bahu-membahu membuka saluran irigasi dan memastikan air mengalir dengan lancar ke area persawahan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas hasil panen dan mendukung ketersediaan pangan lokal.

“Sebagai Babinsa, saya merasa memiliki tanggung jawab untuk membantu masyarakat agar kebutuhan pangan bisa terpenuhi dengan baik. Kegiatan mengairi sawah ini adalah bagian kecil dari dukungan kami dalam menjaga ketahanan pangan di desa,” ujar Sertu Siswoto.

Bapak Jumadi, pemilik sawah, mengapresiasi bantuan yang diberikan Babinsa dan warga sekitar. “Dengan bantuan Pak Siswoto dan teman-teman, sawah saya jadi lebih terurus dan siap untuk tanam padi. Ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” katanya.

Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan nasional dari tingkat desa. Koramil 0803-06/Gemarang berkomitmen terus mendukung petani dan warga dalam meningkatkan hasil pertanian demi kesejahteraan bersama.

Pelaku Pemerasan di Pasar Pagi Bangkalan Menyerahkan Diri, Babinsa Demangan Amankan Situasi.

Bangkalan – Seorang pria yang diduga sebagai pelaku tindakan pemerasan disertai kekerasan terhadap penjual di Pasar Pagi depan SMPN 2 Bangkalan akhirnya menyerahkan diri. Pelaku diketahui bernama Zainul Alim, warga Kampung Keranan, Jl. KH. Hasyim Ashari RT 02/RW 04, Kelurahan Demangan, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan pada Jumat pagi (20/06/25).

Penyerahan diri pelaku ini terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di kediaman tokoh masyarakat setempat, H. Saddad, yang beralamat di Kampung Sarkapoh, Jl. Moh. Kholil RT 03/RW 10, Kelurahan Demangan. Informasi tersebut segera diteruskan kepada Babinsa Kelurahan Demangan Sertu Mustakim setelah H. Saddad menerima pengakuan langsung dari pelaku yang telah merasa terdesak dan terancam akan diamuk massa.

Menanggapi laporan tersebut, Sertu Mustakim segera mengambil tindakan cepat. Atas permintaan langsung, H. Saddad untuk membawa terduga pelaku ke Markas Koramil 0829-01/Kota guna diamankan sementara dari potensi tindakan main hakim sendiri oleh warga sekitar.

Dalam keterangannya, Sertu Mustakim menyampaikan, “Kami mengutamakan pengamanan situasi agar tetap kondusif. Langkah awal yang kami ambil adalah menyelamatkan pelaku dari ancaman amuk warga, sembari tetap menghormati proses hukum yang berlaku. Kami juga langsung berkoordinasi dengan Danramil dan Bhabinkamtibmas untuk langkah selanjutnya,” ujarnya.

Setelah berkoordinasi dengan Danramil serta Batuud, Sertu Mustakim kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Demangan agar segera menuju ke Makoramil untuk menjemput pelaku. Sekitar pukul 08.00 WIB, pelaku akhirnya diserahkan kepada pihak Kepolisian dan dibawa ke Mapolres Bangkalan guna menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Sinergitas TNI-Polri dan Masyarakat Terbukti Efektif

Tindakan sigap dan sinergis antara aparat TNI, Polri, dan tokoh masyarakat dalam kasus ini menjadi contoh nyata dalam menjaga stabilitas dan keamanan lingkungan. Upaya pencegahan amuk massa dan penanganan hukum secara profesional patut diapresiasi sebagai bagian dari komitmen menciptakan situasi yang aman dan tertib di wilayah.

Budaya Malu terhadap Lingkungan: Aksi Nyata Siswa Bersama Babinsa di Madiun

Madiun – Dalam upaya menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan, Serma Catur dari Komsos Koramil 0803/16 Wonoasri mengajak siswa-siswa di sekolah setempat untuk bersama-sama melakukan kerja bakti. Kegiatan ini berfokus pada pembersihan sampah-sampah yang berada di sekitar lingkungan sekolah, Sabtu (21/6).

Kegiatan kerja bakti ini bertujuan untuk mengedukasi para pelajar tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Serma Catur menjelaskan, Kami ingin mengajarkan kepada anak-anak bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal yang sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan.

Dalam kesempatan tersebut, Serma Catur juga menekankan pentingnya budaya malu terhadap lingkungan yang kotor. “Dengan memiliki rasa malu terhadap lingkungan yang kotor, diharapkan generasi muda dapat lebih bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan,” tambahnya.

Kegiatan ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para siswa, yang secara aktif ikut berpartisipasi dalam membersihkan area sekitar sekolah. Dengan aksi nyata ini, diharapkan para pelajar dapat menjadi contoh bagi teman-teman mereka dan masyarakat sekitar dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Koramil 0803/16 Wonoasri berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam program-program yang mendukung kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda.