Peningkatan Pertanian Berbasis Organik: Koramil Ngancar Gelar Sosialisasi Sekolah Lapang Bersama Forkopimcam

KEDIRI – Komandan Koramil 0809/20 Ngancar Kodim Kediri Kapten Czi Roberto Hutabarat bersama Forkopimcam menghadiri Sosialisasi Sekolah Lapang (SL) Tematik, Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik (NF) bertempat di Balai Pertemuan Desa Bedali Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri. Senin (23/6/2025).

Hadir pula dalam kegiatan itu Sekcam Ngancar bapak Muhtho’in, Sekdes Bedali bapak Riyan, Kapolsek Ngancar AKP Widiyanto SH, Babinsa Desa Bedali Serka Wijiyono, Bhabinkamtibmas Desa Bedali Bripka Candra, Kordinator PPL bapak Wahyu, Kelompok Tani se Kecamatan Ngancar.

Danramil 0809/20 Ngancar Kapten Czi Roberto Hutabarat pada kesempatan itu mengatakan ,”Kegiatan Sekolah Lapang ini merupakan program dukungan Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dalam artian SL merupakan bentuk sekolah yang seluruh proses belajar – mengajarnya dilakukan di lapangan, yakni dilaksanakan di lahan petani. Kegiatan SL ini dilakukan dalam upaya peningkatan hasil produksi Pertanian Nasional secara umum, dan khususnya Jawa Timur,”tutur Danramil.

Kapten Czi Roberto Hutabarat juga menyampaikan penghargaan yang setinggi – tingginya kepada Dinas Pertanian Kabupaten Kediri dan BPP Kecamatan Ngancar yang telah melaksanakan berbagai persiapan untuk menyukseskan kegiatan SL.

“Gerakan Tanam Pro Organik memerlukan pemahaman yang mendalam agar petani mampu memproduksi pupuk organik/pupuk hayati/pembenah tanah secara mandiri, masif dan berkelanjutan.

Dalam gerakan ini petani tidak boleh menggunakan pupuk anorganik, namun dalam pengelolaan usaha taninya petani masih bisa menggunakan pupuk anorganik sesuai ketentuan dengan menerapkan konsep pemupukan berimbang,” ucapnya”.

Kodim 0830/Surabaya Gelar Sosialisasi P4GN dan Tes Urine untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan TNI

Surabaya – Dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan TNI Angkatan Darat, Kodim 0830/Surabaya menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) serta tes urine bagi personel. Kegiatan ini berlangsung di Aula Makodim 0830/Surabaya, Jl. Gresik No. 52, Perak Barat, Kecamatan Krembangan, pada Senin (23/6/2025).

Acara diawali dengan laporan dari Pjs. Pasiintel Kodim 0830/Surabaya, Kapten Inf Ahmad Kamil, kepada Kepala Staf Kodim 0830/Surabaya Letkol Inf Ahmad Fauzi, S.E., M.Tr.(Han), yang hadir mewakili Dandim 0830/Surabaya Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono, S.Sos., M.Han.

Sebanyak 100 peserta terdiri dari anggota militer, PNS, dan Persit hadir dalam kegiatan tersebut. Narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya, dr. Singgih Widi Pratomo, menyampaikan materi terkait Bahaya Narkotika dan penanganannya, Bahwa Narkotika dan obat- obatan terlarang menyerang pada sistem saraf pusat pada tubuh manusia, penggunaan Narkotika jelas dilarang dan hanya boleh digunakan untuk kebutuhan medis seperti pengobatan dan untuk obat bius dengan rekomendasi dari dokter. Disamping itu dampak buruk penyalahgunaan narkoba yang kini semakin mengancam generasi muda dan lingkungan kerja.

Dalam sambutannya, Letkol Inf Ahmad Fauzi menekankan pentingnya sosialisasi ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam memerangi narkoba. Ia mengingatkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi langkah nyata untuk memastikan seluruh keluarga besar Kodim 0830/Surabaya terbebas dari bahaya narkotika.

“Tolong dicermati dan diperhatikan dengan sungguh-sungguh. Kegiatan ini bukan hanya rutinitas semata, tetapi upaya pencegahan agar tidak ada prajurit maupun keluarganya yang terlibat sebagai pengguna maupun pengedar narkoba,” tegasnya.

Sebelum penyuluhan dimulai, sejumlah prajurit dari Kodim dan Koramil jajaran yang dipilih secara acak telah menjalani tes urine. Langkah ini diambil sebagai bentuk pengawasan internal untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba.

Melalui kegiatan ini, Kodim 0830/Surabaya menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pemberantasan narkoba sekaligus menjaga integritas institusi serta memberikan contoh positif bagi masyarakat.

Akses Jalan Aman: Babinsa dan Warga Bersihkan Jalan Kampung di Dusun Lungurkulon

Blitar – Wujudkan lingkungan yang bersih dan akses jalan kampung yang aman serta nyaman, Babinsa Desa Banjarsari Koramil 0808/21 Selorejo Kodim 0808/Blitar Sertu Samsu bersama warga Dusun Lungurkulon Desa Banjarsari Kecamatan Selorejo melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan dan pelebaran bahu jalan, Minggu (22/6/2025).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi bahaya jalan licin akibat longsoran tanah yang kerap terjadi saat musim hujan. Akses jalan tembus kampung yang menjadi penghubung antar dusun sering tertutup plesengan tanah yang terbawa air masuk ke jalan, sehingga membahayakan pengguna jalan.

Selain masyarakat umum kegiatan ini juga melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Dusun Lungurkulon. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana gotong royong, namun juga ajang mempererat tali silaturrahmi antar warga di tengah kesibukan masing-masing.

Dalam keterangannya Sertu Samsu menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kepedulian dan rasa memiliki terhadap fasilitas umum. “Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan bergotong royong, permasalahan kecil di lingkungan bisa diatasi bersama, dan kekompakan antar warga tetap terjaga,” ujarnya.

Sementara itu Bapak Mustofa (54) tokoh masyarakat Dusun Lungurkulon, mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam kegiatan masyarakat. “Kami merasa sangat terbantu dan termotivasi. Kehadiran Babinsa memberi semangat tersendiri bagi warga untuk peduli terhadap lingkungan sekitar,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Danramil 0808/21 Selorejo Kapten Czi Kasdi yang menyampaikan bahwa pihak Koramil akan terus mendukung setiap kegiatan positif masyarakat. “Kami dorong Babinsa untuk selalu hadir dan aktif membantu masyarakat. Kehadiran TNI harus bisa memberikan manfaat dan rasa aman bagi warga binaannya,” tegas Danramil.

Melalui kegiatan kerja bakti ini, diharapkan lingkungan Dusun Lungurkulon semakin bersih, akses jalan menjadi lebih aman, dan semangat kebersamaan warga tetap terjaga dengan baik.

Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Kerja Bakti Bersih Kampung di Kelurahan Lidahkulon

Surabaya — Wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat kembali terlihat di Kelurahan Lidahkulon. Babinsa Koramil 0830/21 Lakarsantri, Serda Kasturi, bergotong royong bersama warga RW 05 dan RW 03 serta anggota perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dalam kegiatan kerja bakti bersih kampung di kawasan Telogo Sepat, Kelurahan Lidahkulon, Kecamatan Lakarsantri. Minggu (22/6).

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus sebagai langkah awal dalam menyambut agenda Sedekah Bumi yang direncanakan pada bulan September mendatang.

“Kerja bakti ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga memperkuat ikatan sosial dan kebersamaan. Kami dari TNI, khususnya Babinsa, hadir untuk mendampingi dan memotivasi warga agar terus peduli dengan lingkungan,” ujar Serda Kasturi.

Seluruh elemen masyarakat terlibat secara aktif, mulai dari membersihkan selokan, merapikan area sekitar Telogo Sepat, hingga menata titik-titik yang akan digunakan untuk kegiatan adat di masa mendatang.

Semangat gotong royong antara Babinsa, warga, dan komunitas PSHT menciptakan suasana kekeluargaan yang kental, memperlihatkan bahwa sinergi lintas elemen menjadi kunci dalam menciptakan kampung yang sehat, bersih, dan berdaya.

Babinsa Karangpilang Lakukan Penanaman Pohon Pepaya untuk Ciptakan Ruang Hijau di Surabaya

Surabaya, Minggu, 22 Juni 2025 – Babinsa Kelurahan Karangpilang, Serda Abdul Rochman B, bersama Bati Tuud Koramil 0830-19/Karangpilang, Peltu Sugeng Hariyono, dan warga RT 05 RW 03, Gang Kawi, Kelurahan Karangpilang, melaksanakan penanaman pohon pepaya. Kegiatan ini mendukung program TNI AD “Bersama Rakyat Bersatu dengan Alam untuk NKRI”.

Penanaman pohon pepaya merupakan upaya bersama meningkatkan kesadaran lingkungan dan menciptakan ruang hijau yang bermanfaat secara ekologis dan ekonomis. Serda Abdul Rochman B menekankan pentingnya sinergi TNI dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.

“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya. Peltu Sugeng Hariyono menambahkan program ini akan berlanjut dengan jenis tanaman lain di lokasi berbeda. Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh positif bagi wilayah lain dalam menciptakan lingkungan sehat dan berkelanjutan.

Parade Sepeda Tua Nusantara ke-4: Dandim Ponorogo Apresiasi Upaya Pelestarian Sepeda Klasik

Ponorogo,- Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono tadi pagi mengikuti kegiatan Parade Sepeda Tua Nusantara ke – 4 Gowes bertempat di Stadion Batoro Katong Jl. Pramuka, Kelurahan Nologaten Kacamatan /Kabupaten Ponorogo, Minggu (22/06/2025).

Kegiatan yang digelar bersama Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Kabupaten Ponorogo tersebut sebagai penanggung jawab yaitu Ketua Kosti Bapak Sunarto dan dihadiri sekitar 2000 peserta.

Parade Sepeda Tua Nusantara ke – 4 Gowes bersama Kosti Kabupaten Ponorogo tersebut diapresiasi Dandim Ponorogo yang mana dalam kegiatan tersebut disamping sebagai ajang olahraga serta silaturrahmi juga sebagai upaya melestarikan sepeda klasik.

” Alhamdulillah bisa berkumpul dan berolahraga bersama para acara Parade Sepeda Tua Nusantara ke – 4 Gowes bersama Kosti Kabupaten Ponorogo, ” kata Dandim Ponorogo.

” Tentunya ini patut diapresiasi karena disamping sebagai sarana untuk olahraga bersama serta ajang berkumpul dan bersilaturahmi dengan masyarakat terutama para pencinta sepeda tua, momen ini juga sebagai upaya untuk melestarikan sejarah sepeda tua, ” terang Letkol Inf Dwi Soerjono.

Turut dalam kegiatan tersebut antara lain : Bupati Ponorogo H. Sugiri Sancoko S.E., M.M.; Wakil Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita S.H.; Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono; Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wahyu Sudibyo S.I.K, M.H.; Ketua Kosti Ponorogo Bpk. Sunarto; Paguyuban Kosti Jawa Timur serta Peserta gowes Kosti.

Sosialisasi Mitigasi Bencana di Sidoarjo: Babinsa Berperan Aktif dalam Kesiapsiagaan Masyarakat

Sidoarjo– Serka Yoyo Babinsa Desa Penatarsewu Anggota Koramil 0816/06 Tanggulangin turut hadir dalam kegiatan Sosialisasi Desa Tangguh Bencana (DESTANA) yang dilaksanakan di Balai Desa Penatarsewu Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo (Kamis 19/06/2025)

Kegiatan ini diselenggarakan oleh penyelenggara, seperti BPBD atau Dinas terkait dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi, dan kebakaran hutan serta lahan.

Disela waktu yang ada Babinsa Serka Yoyo menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun sistem mitigasi bencana yang efektif. “Kesiapan masyarakat menjadi kunci dalam menekan dampak buruk dari bencana. Melalui sosialisasi ini, kita harapkan masyarakat lebih tanggap dan sigap,” ujar Babinsa.

Sosialisasi ini diisi dengan pemaparan materi oleh (Bapak Budi) narasumber dari BPBD Kabupaten Sidoarjo simulasi evakuasi darurat, serta sesi tanya jawab dengan peserta yang terdiri dari perangkat desa, tokoh masyarakat, relawan, dan warga setempat.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan terbentuk Desa Tangguh Bencana yang memiliki kemampuan dalam mengenali ancaman, mengorganisasi sumber daya, dan mengelola risiko bencana secara mandiri.

Peran Aktif Babinsa dalam Ketahanan Pangan: Edukasi dan Pendampingan Petani di Sidoarjo

Sidoarjo,- TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan. Babinsa Koramil 0816/13 Wonoayu mendampingi petani di Desa Sawocangkring, Sidoarjo. Minggu (22/06/2025) Kegiatan ini fokus pada penanaman padi di lahan seluas 1 hektar milik Bapak Soleh.

Pendampingan ini merupakan bagian dari peran Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD. Mereka hadir untuk memberikan dukungan dan semangat kepada para petani. Tujuannya adalah untuk memperkuat ketahanan pangan bersama masyarakat.

Pelda Samuri tidak hanya mendampingi, tetapi juga memberikan edukasi. Ia memberikan arahan tentang pola tanam yang baik dan pentingnya irigasi. Pemantauan hama secara berkala juga ditekankan.

Para petani dan warga sekitar menyambut baik kegiatan ini. Bapak Soleh, pemilik lahan, menyampaikan rasa terima kasihnya. Kehadiran Babinsa sangat membantu dan memberikan semangat kepada mereka.

Sinergi TNI dan petani diharapkan memperkuat ketahanan pangan. Kolaborasi ini menjadi contoh nyata dalam mewujudkan swasembada pangan. Keberlanjutan program ini sangat penting bagi masyarakat.

Gerakan Bersih Sungai Sidoarjo: Bupati dan Dandim 0816/Sidoarjo Terjun Langsung dalam Jihad Rawat Kali.

Sidoarjo, 22 Juni 2025 – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali menggema dalam kegiatan Jihad Rawat Kali yang digagas Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH. Kali ini, gerakan bersih-bersih sungai digelar di aliran Kali Pelayaran, Desa Krembangan, Kecamatan Taman, Sabtu pagi (21/6).

Sejak pukul 07.00 WIB, ratusan warga dari berbagai kalangan mulai memadati Lapangan Desa Krembangan. Sejumlah pejabat turut hadir dalam aksi ini, di antaranya Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur Dedi Irwansyah, Asisten II Pemkab Sidoarjo M. Mahmud, para camat, kepala desa se-Kecamatan Taman, serta perwakilan instansi dan komunitas lingkungan.

Tak sekadar hadir, Bupati Subandi bersama Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos, langsung menyusuri aliran Kali Pelayaran yang kondisinya memprihatinkan. Tumpukan sampah plastik, limbah rumah tangga, hingga enceng gondok lebat memenuhi permukaan sungai, menyebabkan aliran air terhambat dan rawan menyebabkan banjir saat musim hujan tiba.

Menariknya, saat petugas hendak memberikan sarung tangan untuk melindungi tangan dari lumpur dan sampah, baik Bupati Subandi maupun Dandim Dedyk menolak. Keduanya memilih langsung terjun ke sungai, ikut mengangkat sampah berat dan kotoran sebagaimana warga lain tanpa ragu. “Kami tidak ingin hanya menjadi penonton. Ini tanggung jawab kita bersama. Jika sungai kotor dan banjir datang, yang disalahkan pemerintah. Padahal akar masalahnya adalah kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan,” tegas Bupati Subandi.

Puluhan personel TNI, Polri, DLHK, perangkat desa, dan masyarakat bahu membahu membersihkan aliran sungai. Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian dimasukkan ke dalam kantong besar dan diangkut menggunakan truk DLHK untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Selama hampir dua jam berjibaku dengan lumpur dan bau menyengat, suasana tetap dipenuhi semangat gotong royong. Usai kegiatan, Bupati Subandi kembali mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya sungai. “Ke depan, akan kami pasang jaring pembatas sampah di tiap wilayah sungai. Pemerintah desa wajib mengawasi. Nanti juga akan dilombakan, siapa yang wilayahnya paling bersih akan kami beri insentif berupa tambahan anggaran infrastruktur,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan digelar rutin setiap minggu sebagai bentuk komitmen nyata Pemkab Sidoarjo dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas banjir.

Ketua Komisi A DPRD Jatim Dedi Irwansyah menyampaikan apresiasi tinggi atas gerakan ini. Menurutnya, pengelolaan lingkungan hidup bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi kewajiban seluruh elemen masyarakat. “Saya sangat mengapresiasi. Hari ini masyarakat hadir, turun langsung ke sungai. Ini luar biasa. Terima kasih kepada Pak Bupati dan Pak Dandim yang telah memberi contoh nyata,” ungkap Dedi.

Ia menambahkan, kegiatan Jihad Rawat Kali berikutnya direncanakan digelar di Desa Tanjungsari, Kecamatan Taman, sebagai lanjutan dari gerakan masif menjaga kebersihan lingkungan di wilayah Sidoarjo.

Senada dengan itu, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos, menegaskan bahwa pihaknya akan selalu mendukung program-program yang berdampak langsung pada masyarakat. “Mari kita rawat sungai bersama-sama. Ini bukan soal pekerjaan siapa, tapi tanggung jawab kita semua sebagai warga Sidoarjo. Jika sungai bersih, hidup kita pun lebih sehat dan bermartabat,” ujar Dandim penuh semangat.

Melalui kegiatan ini, bukan hanya aliran sungai yang kembali bersih, namun juga semangat gotong royong dan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup terus tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat. Sebuah langkah nyata menuju Sidoarjo yang lebih maju, sehat, dan berkelanjutan.

Kodim 0830/Surabaya Pantau Kedatangan Jamaah Haji Kloter 33 Pasca Ancaman Keamanan.

SURABAYA – Kodim 0830/Surabaya melalui jajaran Koramil 0830-10/Sukolilo melakukan pengecekan dan pemantauan langsung terhadap kedatangan jamaah haji tahun 1446 H/2025 M Kloter 33 asal Jember, yang tiba pada Minggu, 22 Juni 2025. Sebanyak 380 jamaah haji dalam kloter tersebut mendapat perhatian khusus pasca adanya informasi ancaman bom terhadap pesawat yang ditumpangi.

Danramil Sukolilo, Mayor Arm Iman Yulianto mengucapkan selamat Datang di Tanah Air bagi seluruh Jemaah Haji asal Jember, Personel Koramil Sukolilo turun langsung ke lapangan guna memastikan kondisi jamaah dalam keadaan aman dan sehat setelah perjalanan dari Tanah Suci.

Pengecekan ini kami lakukan untuk melihat langsung kondisi para jamaah, terutama karena sebelumnya sempat beredar informasi adanya ancaman bom terhadap pesawat yang mereka tumpangi,” ujar Mayor Iman Yulianto.

Komandan Kodim ( Dandim ) 0830/Surabaya Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono S.Sos.M.Han menegaskan. Meski kabar tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran, pihak keamanan memastikan bahwa seluruh prosedur keselamatan telah dijalankan dengan ketat, baik di bandara keberangkatan maupun saat kedatangan di Tanah Air. Hingga berita ini diturunkan, tidak ditemukan indikasi gangguan keamanan, dan seluruh jamaah Kloter 33 telah tiba dengan selamat di Surabaya.

Kodim 0830/Surabaya menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, termasuk para jamaah haji yang baru kembali dari ibadah di Tanah Suci.” tandasnya.