Program Pembinaan Teritorial: Babinsa Koramil 0822/08 Grujugan Laksanakan Patroli untuk Ciptakan Suasana Aman.

Bondowoso, 27 Juni 2025 — Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Koptu Alam, Babinsa Koramil 0822/08 Grujugan, melakukan patroli rutin pada Kamis malam mulai pukul 23.45 WIB hingga dini hari. Patroli tersebut menyisir sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, yang menjadi bagian dari wilayah tanggung jawab Koramil 08/Grujugan.

Kegiatan patroli malam ini tidak hanya sebagai langkah pencegahan tindak kriminalitas, tetapi juga sebagai bentuk pendekatan kepada masyarakat dan para pemuda yang masih beraktivitas hingga larut malam. Dalam patroli tersebut, Koptu Alam mendatangi kelompok pemuda yang sedang berkumpul di lingkungan pemukiman dan memberikan imbauan untuk tetap menjaga keamanan lingkungan serta menghindari hal-hal negatif.

“Saya hanya ingin memastikan bahwa wilayah kami tetap aman. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat adalah bentuk nyata dari TNI yang siap menjaga rakyatnya,” ujar Koptu Alam saat memberikan keterangan singkat kepada media.

Langkah cepat dan tanggap Babinsa ini mendapat apresiasi dari warga sekitar. Salah seorang pemuda bernama Fahmi (19), yang sempat diajak berdialog oleh Koptu Alam, mengaku merasa lebih tenang dan termotivasi untuk ikut menjaga keamanan lingkungan. “Kami senang Babinsa mau turun langsung. Kami jadi sadar pentingnya menjaga wilayah, apalagi malam hari rawan banget,” tuturnya.

Kegiatan patroli malam oleh Babinsa Koramil 0822/08 ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial dan penguatan sistem keamanan wilayah, yang terus digalakkan oleh Kodim 0822/Bondowoso di seluruh kecamatan. Dengan patroli rutin ini, diharapkan dapat menciptakan suasana kondusif yang mendukung pembangunan daerah dan kenyamanan warga dalam beraktivitas sehari-hari.

Keterlibatan Babinsa dalam Pembangunan Musholla: Mempererat Hubungan TNI dan Masyarakat di Palengaan

PAMEKASAN – Dalam upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat serta mendukung kegiatan keagamaan, Babinsa Koramil 0826-08 Palengaan, Sertu Edy Purwanto, turut serta dalam kegiatan gotong-royong bersama warga membangun Musholla milik Ustad Harji yang berlokasi di Dusun Bringin, Desa Angsanah, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan.

Kegiatan gotong-royong ini tidak hanya menunjukkan semangat kebersamaan, namun juga menjadi bentuk nyata dukungan Babinsa terhadap pembangunan sarana ibadah bagi masyarakat. Dengan alat sederhana dan semangat kerja sama yang tinggi, Babinsa bersama warga saling bahu-membahu dalam proses pembangunan Musholla yang nantinya akan menjadi pusat kegiatan ibadah dan keagamaan di lingkungan setempat.

Sertu Edy Purwanto menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam pembangunan musholla ini adalah wujud komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam kegiatan sosial dan keagamaan.

“Kebersamaan ini bukan hanya membangun fisik musholla, tapi juga mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat. Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk terus menjalin kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkapnya.

Warga Dusun Bringin pun menyambut baik kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini. Mereka merasa terbantu dan semakin termotivasi untuk menyelesaikan pembangunan Musholla secara bersama-sama.

“Dengan semangat gotong-royong dan kebersamaan, diharapkan pembangunan Musholla ini dapat segera selesai dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya,”ujar Sertu Edy.

Kontribusi TNI dalam Pertanian: Babinsa Koramil Pakong Dukung Petani Melalui Pendampingan Langsung

PAMEKASAN – Dalam rangka mendukung peningkatan sektor pertanian, Babinsa Koramil 0826-09 Pakong, Koptu Abd Kholik, turun langsung ke sawah membantu warga di Desa Palalang, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan.

Koptu Abd Kholik terlihat turut serta membajak lahan milik Armidin, warga Dusun Sorok, menggunakan traktor. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut disambut antusias warga, khususnya para petani yang merasakan langsung manfaat kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap petani, khususnya dalam mengolah lahan. Selain meringankan beban warga, ini juga merupakan wujud nyata kontribusi TNI dalam menjaga ketahanan pangan,” ungkap Koptu Abd Kholik.

Lahan yang digarap tersebut rencananya akan ditanami jagung, yang merupakan salah satu komoditas utama dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan seperti ini selain dapat mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat juga dapat meningkatkan semangat gotong royong di tengah tantangan sektor pertanian saat ini.

Gerakan Antisipasi Darurat Pangan: Kodim 0820/Probolinggo Perkuat Sektor Pertanian Lokal dengan Pendampingan

Probolinggo, Di tengah ancaman darurat pangan yang mengintai berbagai wilayah di Indonesia, Kodim 0820/Probolinggo bergerak cepat melalui program Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional. Salah satu bentuk nyata aksi tersebut terlihat di Kelurahan Sumber Taman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo,Jumat(27/6).

Pada Jumat (27/6), Sertu Hendra P, Babinsa dari Koramil 0820-02/Wonoasih, turun langsung ke sawah untuk mendampingi seorang petani lokal, Bapak Sarip, dalam persiapan tanam jagung. Di atas lahan seluas setengah hektar yang terletak di Jl. Hasan Basri RT 02 RW 03, sinergi antara TNI dan petani tampak begitu kuat.

“Kami tidak hanya hadir saat ada masalah. Kehadiran Babinsa di lapangan adalah bentuk komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Sertu Hendra di sela kegiatan pendampingan.

Bapak Sarip, petani setempat, menyambut baik kehadiran Babinsa. Ia mengungkapkan bahwa pendampingan seperti ini memberikan semangat dan rasa aman bagi para petani. “Kami merasa diperhatikan. Apalagi musim tanam ini cukup menantang karena cuaca tidak menentu,” katanya.

Program ini sejalan dengan arahan pimpinan TNI AD untuk memperkuat cadangan pangan melalui penguatan sektor pertanian lokal. Kodim 0820/Probolinggo berkomitmen untuk terus memantau dan membantu proses tanam hingga panen demi memastikan ketersediaan bahan pangan pokok, khususnya jagung, tetap terjaga.

Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari unsur pimpinan Korem 083/Bdj dan Kodam V/Brawijaya, sebagai bagian dari laporan berkala dalam upaya bersama menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional.

Panen Raya Kacang Tanah: Upaya Kodim 0820 Meningkatkan Ekonomi Pertanian Masyarakat.

Probolinggo, Kodim 0820/Probolinggo menggelar panen raya kacang tanah di lahan ketahanan pangan (Hangpangan) terpadu di Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, panen raya kacang tanah tersebut dalam rangka membantu masyarakat khusus petani di wilayah Kodim Probolinggo.

Pasi Ter Kodim 0820/Probolinggo Kapten Inf Miko Supriadi mengatakan, peningkatan hasil panen masyarakat petani yang ada di Kabupaten Probolinggo berdampak bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat untuk lebih sejahtera lagi. Sektor pertanian merupakan salah satu titik fokus Kabupaten Probolinggo yang memiliki lahan pertanian cukup luas dan sangat produktif bagi masyarakat petani.

“Semoga dengan momentum ini membawa nikmat baru dan berdampak baik bagi peningkatan hasil tani dan pangan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi yang lebih sejahtera,” kata Kapten Inf Miko Supriadi.

Perwira murah senyum ini menambahkan, Desa Boto Kecamatan Lumbang ini merupakan salah satu wilayah yang memiliki lahan pertanian yang sesuai untuk menanam kacang tanah, pendampingan kami lakukan secara intensif melalui inovasi-inovasi pemakaian sarana produksi.

Terima kasih kepada para petani, kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memajukan kesejahteraan petani. Panen raya kacang tanah yang melimpah ini adalah hasil kerja keras dari para petani dan segenap pihak yang terlibat.

Mari terus meningkatkan kualitas dan produktivitas pertanian dan terus belajar serta berinovasi agar kita dapat bersaing dalam pasar yang semakin kompleks. “Semua upaya kita untuk meningkatkan produksi dan ketersediaan pangan merupakan bagian dari kontribusi kita dalam menekan kenaikan inflasi dan menjaga stabilitas harga-harga kebutuhan pokok,”tuturnya.

PAM Terpadu Kodim 0803/Madiun: Menyediakan Keamanan Selama Peringatan Suroan dan Suran Agung.

Madiun, – Kodim 0803/Madiun mengerahkan ratusan personel yang tergabung dalam satuan pengamanan bersama Kepolisian dan pemerintah daerah untuk memastikan keamanan dan peringatan masyarakat menjelang momen suroan dan suran agung.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, Polri, dan aparat pemerintah daerah guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama pelaksanaan tradisi tahunan bagi masyarakat Madiun dan sekitarnya.

Komandan Kodim 0803/Madiun, Letnan Kolonel Kav Widhi Bayu Sudibyo, di sela kegiatan patroli pada Kamis (26/6) malam, menyatakan bahwa pengamanan terpadu ini dilakukan secara maksimal untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan. Dandim menegaskan pihaknya bersama kepolisian dan unsur pemerintah daerah berkomitmen memberikan pengamanan terbaik agar masyarakat dapat menyelenggarakan tradisi suroan dan suran agung dengan tenang dan aman.

Personel pengamanan yang dikerahkan terdiri dari anggota TNI-POLRI, serta petugas keamanan dari pemerintah daerah. Mereka ditempatkan di titik-titik strategis, termasuk lokasi-lokasi pelaksanaan kegiatan suroan dan suran agung, serta jalur transportasi yang digunakan masyarakat.

Selain pengamanan fisik, petugas juga mengintensifkan patroli dan pengawasan selama 24 jam, serta membuka posko pengamanan untuk menerima laporan dan koordinasi cepat dengan berbagai pihak terkait.

Kegiatan pengamanan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga, sekaligus mendukung lancarnya pelaksanaan tradisi yang menjadi warisan budaya daerah.

Kepedulian Satgas Yonif 512/QY: Posyandu di Kampung Umuaf Dapat Antusiasme Tinggi Masyarakat.

Distrik Web, Kabupaten Keerom, Papua – Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak di perbatasan, Satgas Yonif 512/QY bersinergi dengan petugas kesehatan Puskesmas Distrik Web dan kader Posyandu Kampung Umuaf dalam penyelenggaraan kegiatan Posyandu bagi balita dan ibu hamil. Jumat, 27/06/2025

Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Kampung Umuaf ini mendapat antusias tinggi dari masyarakat setempat. Sejak pagi, puluhan ibu bersama balita dan anak-anak datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan tumbuh kembang, imunisasi, penimbangan berat badan, serta pemberian vitamin A dan makanan tambahan bergizi.

Salah satu Masyarakat, Ibu Rani , mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan Satgas Yonif 512/QY yang selama ini aktif mendampingi berbagai program pemerintah.

“Satgas Yonif 512/QY selalu hadir bersama kami, mulai dari membantu pembangunan kampung sampai mendukung kesehatan warga. Semoga kebersamaan ini terus terjalin,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tingkat kesehatan balita di Kampung Umuaf semakin meningkat dan kesadaran masyarakat akan pentingnya Posyandu semakin tumbuh. Satgas Yonif 512/QY berkomitmen akan terus bersinergi dengan instansi terkait dalam menciptakan perbatasan yang sehat, aman, dan sejahtera.

Peresmian PLTP Ijen: Langkah Awal Menuju Kemandirian Energi dan Net Zero Emission 2060

Bondowoso, 26 Juni 2025 – Terobosan besar energi bersih nasional resmi dimulai dari kaki Gunung Ijen. Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan secara virtual Pengoperasian dan Pembangunan Energi Terbarukan di 15 Provinsi, termasuk PLTP Ijen Medco Cahaya Geothermal yang berlokasi di Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso. Momentum bersejarah ini disambut antusias sekitar 500 peserta dari berbagai instansi, pejabat tinggi nasional, hingga elemen TNI-Polri.

Acara yang berlangsung mulai pukul 11.02 hingga 13.00 WIB ini mencatatkan babak baru dalam transisi energi nasional. Presiden Prabowo menyampaikan, “Ini adalah momentum besar menuju kemandirian energi dan swasembada nasional. Kita punya potensi besar, kita akan kelola sendiri.”

Dandim 0822/Bondowoso Letkol Arh Achmad Yani, S.E., M.Han., yang hadir langsung di lokasi, menegaskan komitmen TNI dalam menjaga stabilitas dan keamanan pembangunan proyek strategis nasional. “Sebagai aparat teritorial, kami di Kodim 0822 siap mendukung penuh program transisi energi nasional. Keamanan dan kelancaran pembangunan adalah tanggung jawab kami,” tegasnya saat diwawancarai usai acara.

PLTP Ijen sendiri kini telah menyelesaikan tahap pertama dengan kapasitas 35 MW, dan akan segera dilanjutkan ke tahap dua dan tiga hingga total 110 MW. Proyek ini menjadi bagian penting dari Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021–2030 dan ditargetkan mendorong pengurangan emisi karbon serta membuka ribuan lapangan kerja baru.

Acara turut dihadiri Menteri ESDM RI Bahlil Lahadalia, Dirut PLN Darmawan Prasodjo, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Danrem 083/Bdj Kolonel Kohir, serta sejumlah kepala daerah sekitar. Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyatakan rasa bangga Bondowoso terpilih sebagai lokasi awal pengoperasian, menandakan posisi strategis daerah dalam pembangunan nasional.

Prasasti peresmian ditandatangani oleh Menteri ESDM sebagai simbol komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan energi baru terbarukan. Keberadaan PLTP Ijen menjadi tonggak penting dalam pemenuhan kebutuhan listrik nasional dan mendukung misi net zero emission pada tahun 2060.

“Kami siap mengawal dan mengamankan pembangunan EBT ini sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa. Energi bersih adalah masa depan Indonesia,” ujar Dandim 0822, Letkol Arh Achmad Yani menutup testimoninya.

Dandim 0818/Malang-Batu Dampingi Mayjen Farid Makruf dalam Bakti Sosial untuk Penyandang Disabilitas.

Malang,- Komandan Kodim 0818/Malang-Batu, Letkol Inf Yuda Sancoyo, M.Han., bersama Forkopimda Kabupaten Malang, mendampingi kunjungan Mayjen TNI Dr. Farid Makruf, M.A. selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Kartika Mutiara, dalam kegiatan Bakti Sosial (Baksos) yang digelar di Yayasan Disabilitas Kartika Mutiara Pakisaji, (06/2025).

Kegiatan yang sarat nilai kemanusiaan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, komunitas, hingga dunia usaha. Turut hadir Brigjen TNI Riyanto (Kasdivif 2 Kostrad), Kolonel Caj Paham Priyono, S.E., M.M. (Kaajendam V/Brw), Yusron Firmansyah (Ketua Umum MTC), Agung Wibowo (Manajer PLN UP3 Malang), Edi (Ketua HDCI Malang), serta pejabat tinggi dari Divif 2 Kostrad, Lanal Malang, BNN, dan Forkopimda lainnya.

Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang bertujuan mendukung anak-anak penyandang disabilitas agar terus semangat dalam berkarya dan menjalani kehidupan. Dalam sambutannya, Letkol Inf Yuda Sancoyo, yang akan segera mengakhiri masa jabatannya sebagai Dandim 0818, menyampaikan pesan penuh harapan kepada seluruh stakeholder yang hadir.

“Saya mengajak semua pihak untuk terus menjaga sinergi dalam mendukung kegiatan anak-anak difabel di Yayasan Kartika Mutiara. Mereka adalah bagian dari masa depan bangsa yang harus kita berdayakan bersama,” ujar Dandim.

Bakti sosial kali ini tidak hanya memberikan bantuan secara materiil, tetapi juga menyampaikan pesan empati dan kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, terutama saat interaksi langsung antara para pejabat dengan anak-anak penyandang disabilitas.

Kodim 0818/Malang-Batu terus berkomitmen menjalankan misi sosial kemanusiaan sebagai wujud nyata pengabdian kepada rakyat. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terbangun kepedulian dan dukungan berkelanjutan terhadap komunitas difabel di wilayah Kabupaten Malang.

Kodim 0808/Blitar Gelar Komsos untuk Perkuat Ketahanan Nasional Bersama Komponen Masyarakat

Blitar – Bertempat di Aula Sudanco Supriyadi Kodim 0808/Blitar Jl. A. Yani No. 06 Kelurahan/Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar, telah dilaksanakan kegiatan Penyelenggaraan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Komponen Masyarakat Semester I Tahun Anggaran 2025, Kamis (26/6/2025). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Staf Teritorial Kodim 0808/Blitar dan diikuti oleh ± 70 peserta dari berbagai elemen masyarakat.

Tammpak turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han (Dandim 0808/Blitar), Mayor Cku Supriono (Pabung Kodim 0808/Blitar), Kapten Inf Supriadi (Danramil 0808/04 Sanankulon), Kapten Inf Slamet Gunarto (Danramil 0808/15 Gandusari), Kapten Inf Suwito (Pasi Ter Kodim 0808/Blitar), serta perwakilan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Adat dan para Pengusaha se-Kota/Kabupaten Blitar.

Kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, laporan perwira tertua, doa bersama, dilanjutkan dengan sambutan dari Dandim 0808/Blitar, Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han. Dalam sambutannya beliau menegaskan pentingnya komunikasi sosial sebagai sarana memperkuat ketahanan nasional di tengah kondisi global yang dinamis.

“Komsos merupakan salah satu metode pelaksanaan fungsi utama TNI AD melalui pembinaan teritorial. Melalui kegiatan ini, kita bangun sinergi dalam menjaga ketahanan pangan, kedaulatan wilayah, serta menangkal pengaruh negatif globalisasi,” ungkap Dandim.

Letkol Hendra juga menyampaikan apresiasinya atas kontribusi masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah, termasuk capaian positif produksi pangan di wilayah Blitar yang meningkat drastis pada Semester I TA 2025 hingga mencapai 4.380 ton gabah, naik 300% dari tahun sebelumnya.

Beliau juga menyinggung pentingnya partisipasi masyarakat dalam perekrutan calon prajurit TNI serta klarifikasi terkait program-program sosial seperti dapur sehat yang peran TNI hanya sebagai pendamping.

Sesi dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kapten Inf Supriono (Danramil Sanankulon) tentang Peran TNI AD bersama Komponen Masyarakat dalam Mewujudkan Ketahanan Nasional. Beliau memaparkan pentingnya adaptasi terhadap dinamika global, peran strategis TNI dalam pembangunan daerah, serta sinergi melalui program seperti TMMD, edukasi bela negara dan pendampingan ketahanan pangan.

Selanjutnya, Kapten Inf Slamet Gunarto (Danramil Gandusari) membawakan materi Merawat Kebhinekaan dalam Mewujudkan Kerukunan Umat Beragama. Ia menekankan pentingnya toleransi, dialog antarumat, serta peran negara dan masyarakat dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman Indonesia.

Sebagai bentuk penghargaan, acara ditutup dengan pemberian tali asih secara simbolis kepada perwakilan peserta, dilanjutkan foto bersama, menyanyikan lagu “Bagimu Negeri”, laporan penutup, serta ramah tamah.

Kegiatan berlangsung aman dan lancar. Penyelenggaraan Komsos ini diharapkan menjadi sarana efektif dalam menjembatani komunikasi antara TNI dengan masyarakat, memperkuat kepercayaan publik, serta menjadi wadah aspirasi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.