Tradisi Larungan di Ngebel: Dandim 0802/Ponorogo Dukung Pelestarian Budaya dan Kearifan Lokal

Ponorogo,- Setelah malamnya mengikuti acara penutupan Grebeg Suro bertempat di Panggung Utama Aloon-Aloon Kabupaten Ponorogo, tadi pagi Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono kembali’ mengikuti rangkaian acara Grebeg Suro berupa tradisi Larungan dan Risalah Doa bertempat di Pendopo Utama Telaga Ngebel, Desa / Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo, Sabtu (28/06/2025).

Upacara atau Prosesi Larungan yang juga dihadiri oleh Forkopimda Ponorogo serta tamu undangan tersebut masih dalam rangkaian acara Perayaan Grebeg Suro tahun 2025 yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo sebagai salah satu wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa Allah SWT.

Rasa bangga dan bersyukur diungkap Dandim Ponorogo yang hadir bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XVI Kodim Ponorogo Ibu Dina Soerjono karena mendapat kehormatan dan penghargaan diundang untuk ikut berpartisipasi dalam semua rangkaian kegiatan Perayaan Grebeg Suro tahun 2025 dimana hal tersebut merupakan momen yang sangat berharga dan bersejarah.

” Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Ponorogo yang telah memberi kesempatan untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan Grebeg Suro tahun 2025. Ini adalah yang kedua kalinya kami hadir dan mengikuti kegiatan mulai dari awal pembukaan hingga penutupan termasuk Prosesi larungan, ” kata Dandim Ponorogo.

” Seperti disampaikan Bupati Ponorogo bahwa Larungan ini merupakan simbol ungkapan rasa syukur kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas berkah dan karunia yang telah diberikan kepada kita sekalian dimana dengan adanya kekayaan adat dan budaya yang dimiliki bisa memberikan kemajuan bagi pembangunan serta perekonomian masyarakat Kabupaten Ponorogo, ” ucap Letkol Inf Dwi Soerjono.

Bahkan dijelaskan juga bahwa tradisi Larungan yang sangat religius tersebut juga merupakan salah satu tradisi atau budaya warisan para leluhur yang harus dilestarikan karena ini adalah salah satu budaya atau kearifan lokal yang sarat dengan persaudaraan dan kekeluargaan serta persatuan dan kesatuan antar warga maupun dengan semua elemen masyarakat.

Turut dalam kegiatan tersebut antara lain : Bupati Ponorogo H. Sugiri Sancoko, S.E, M.M; Wakil Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, S.H; Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono beserta Ketua Persit KCK Cab. XVI Dim Ponorogo Ibu Dina Soerjono; Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, S.IK, M.H.; Ketua DPRD Kab. Ponorogo Dwi Agus Prayitno, M.Si.; Ketua Perwakilan Pengadilan Negeri Ponorogo.

Selanjutnya Kasi Intel Kajari Ponorogo Agung Riyadi. S.H.,M.H.; Ka Imigrasi Ponorogo Bpk. Yoppy.; Sekda Kab. Ponorogo Drs. Agus Pramono, M.M.; Ketua Pengadilan Agama Ponorogo Bpk. Maftuh Basyuni Hakim; Kepala Kemenag Kab. Ponorogo Dr. H. Moh. Nurul Huda, M.Pd.; OPD Kab. Ponorogo; Forkopimcam Ngebel; Kades se Kec. Ngebel serta Toga, Tomas dan Toda maupun para undangan.

Tradisi Methil di Krebet: Serma Rusdi Tunjukkan Komitmen TNI terhadap Masyarakat dan Pertanian

Madiun, – Serma Rusdi, Babinsa Desa Krebet dari Koramil 0803-10/Pilangkenceng, menghadiri undangan tradisi adat perayaan panen padi yang dikenal dengan sebutan Methil, bersama warga Kasun III, Desa Krebet, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Sabtu (28/6).

Acara Methil merupakan tradisi turun-temurun yang diadakan oleh masyarakat setempat sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen padi yang melimpah. Serma Rusdi hadir untuk menunjukkan dukungan Koramil terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat hubungan harmonis antara aparat teritorial dan masyarakat desa.

Dalam kesempatan tersebut, Serma Rusdi menyampaikan apresiasi terhadap semangat gotong royong dan kekompakan warga dalam menjaga tradisi sekaligus memajukan pertanian di Desa Krebet. “Kehadiran saya di sini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap budaya serta kesejahteraan masyarakat petani. Semoga tradisi Methil ini terus lestari dan hasil panen tahun ini membawa berkah bagi kita semua,” ujarnya.

Warga Kasun III menyambut baik kehadiran Babinsa dan berharap sinergi antara aparat dan masyarakat dapat terus ditingkatkan untuk kemajuan desa.

Ketahanan Pangan di Madiun: Babinsa Dampingi Pembersihan Gulma untuk Optimalisasi Hasil Pertanian

Madiun, – Babinsa Koramil Desa Prambon 0803-14/Dagangan, Serka Sutrisno, melaksanakan kegiatan pendampingan pembersihan gulma di sawah milik Bapak Yani, anggota Kelompok Tani (Poktan) Tani Jaya, yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa Prambon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Sabtu (28/6).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah binaannya. Serka Sutrisno secara langsung membantu dan memberikan motivasi kepada para petani agar tetap menjaga kebersihan lahan pertanian dari gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman padi.

Bapak Yani menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa. “Dengan kehadiran Pak Sutrisno, kami merasa lebih termotivasi dan terbantu dalam mengelola sawah. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut agar hasil panen kami bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Serka Sutrisno menegaskan bahwa peran Babinsa tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam pembangunan pertanian dan pemberdayaan masyarakat desa. “Kami berkomitmen mendampingi petani agar lahan pertanian tetap produktif dan mampu memberikan hasil yang optimal untuk kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan pendampingan nasional pembersihan gulma ini diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi pertanian di Desa Prambon dan mendukung program ketahanan pangan.

Ketahanan Pangan Nasional: Kodim 0820 Probolinggo Laksanakan Panen Padi di Desa Banyuanyar

Probolinggo,- Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Kodim 0820/Probolinggo terus menunjukkan komitmennya melalui program Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional. Salah satu bentuk nyata kegiatan tersebut adalah pelaksanaan panen padi yang dilaksanakan pada Sabtu, 28 Juni 2025, di wilayah Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo.

Sertu Asworo, Babinsa Koramil 0820-20/Banyuanyar, memimpin langsung kegiatan panen padi milik Bapak Fauzan yang terletak di Dusun Krajan, Desa Banyuanyar Kidul. Dengan luas lahan sekitar 1.250 meter persegi, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian sinergi antara TNI dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.

“Kegiatan ini tidak hanya sebatas panen padi, tetapi juga bentuk pendampingan kami terhadap para petani. Kami ingin memastikan bahwa mereka mendapat dukungan optimal, terutama di tengah potensi krisis pangan global,” ungkap Sertu Asworo di sela-sela kegiatan.

Program ini sejalan dengan arahan pimpinan TNI AD yang menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian dari strategi pertahanan non-militer. Melalui keterlibatan aktif Babinsa di lapangan, Kodim 0820/Probolinggo terus mendorong peningkatan produksi pertanian di wilayah binaan.

Pendekatan ini tidak hanya memberi hasil jangka pendek berupa panen, tetapi juga memperkuat hubungan emosional dan kepercayaan antara TNI dan rakyat. Masyarakat merasa lebih aman dan termotivasi untuk terus mengembangkan lahan pertanian mereka.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang kuat antara TNI dan petani lokal, diharapkan ketahanan pangan nasional dapat tetap terjaga, khususnya dalam menghadapi tantangan global yang tidak menentu.

Kegiatan Kadisah di Krejengan: Babinsa Amankan Selamatan Desa untuk Rasa Aman dan Lancar.

Probolinggo, Danramil 0820/13 Krejengan Kapten Inf Miko Supriyadi beserta anggota turunh lansung untuk mengawal dan mengamankan pelaksanaan selamatan desa (Kadisah) yang digelar oleh Pemerintah Desa Krejengan, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (28/6).

Kapten Inf Miko Supriyadi mengatakan, kehadirannya dalam rangka mengawal dan mengamankan pelaksanaan kegiatan selamatan desa (Kadisah) yang di gelar halaman kantor Desa Krejengan. Dengan harapan dapat memberikan rasa aman mulai dari awal hingga sampai akhir kegiatan.

“Kehadiran kami dalam pelaksanaan kegiatan selamatan desa (Kadisah) di Desa Krejengan sebagai bentuk kepedulian dan tangung jawab dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam melaksanakan kegiatan, entah itu kegiatan keagamaan, pemerintahan maupun sosial,” kata Kapten Inf Miko Supriyadi.

Perwira berpostur tinggi tegap ini menambahkan, kehadiran pihaknya sebagai aparat kewilayahan merupakan bagian dari tugas pokok sebagai pembina desa yang senantiasa melaksanakan pengamanan wilayah binaan dan melaksanakan komunikasi sosial agar tercapai tujuan dari pembinaan teritorial Kodim 0820/Probolinggo.

“Kami akan selalu pro aktif dan siap untuk melaksanakan pengamanan dan pengawalan dalam setiap kegiatan di wilayah binaan,”ujarnya.

Sementara salah satu tokoh masyarakat Desa Krejengan yang meminta identitasnya untuk tidak dipublikasikan mengungkapkan rasa sukur dan terimakasih pada semua pihak yang ikut membantu dan mengawal jalannya kegiatan selamatan desa (Kadisah) tahun 2025 ini sehingga dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

“Terimakasih dan apresiasi kami sampaikan kepada pihak aparat TNI/Polri yang telah memberikan rasa aman dalam kegiatan selamatan desa yang kami laksanakan,”pungkasnya.

Kirab Budaya di Wonosari: Sinergi TNI, Polri, dan Pemerintah untuk Pelestarian Budaya

Malang – Kapten Cba. Wakid Tohari, S.Ak Danramil 0818-32/Wonosari Ikut memeriahkan Acara budaya dan spiritual menyatu dalam gelaran Kirab Budaya Festival 1 Suro Gunung Kawi yang dilaksanakan pada bulan Juni 2025 mulai pukul 14.30 WIB hingga selesai, bertempat di Terminal Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang.

Acara kirab budaya ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Purwoto selaku Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malang, Sutrisno Murdi (Anggota DPRD Kab. Malang), Desy Ariyanti S. STP, M.M (Camat Wonosari) beserta staf kecamatan, serta Kapten Cba. Wakid Tohari, S.Ak selaku Danramil 0818-32/Wonosari bersama empat anggotanya. Kapolsek Wonosari AKP Budiono, SH, serta perwakilan dari Dishub, Linmas, Puskesmas, dan komunitas budaya juga turut berpartisipasi.

Rute kirab dimulai dari Terminal Wonosari, melewati SDN 02 Wonosari, Gapura depan Indomaret, menuju Padepokan Eyang Djoego, lalu melewati Jalan Cendrawasih, dan kembali finis di terminal.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mempererat sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat. Kapten Wakid Tohari menyampaikan bahwa partisipasi TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap kearifan lokal serta bagian dari pembinaan teritorial.

Festival ini disambut antusias oleh warga setempat dan diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang memperkuat identitas budaya serta meningkatkan daya tarik wisata Gunung Kawi di Kabupaten Malang.

Grebeg Suro 2025: Festival Nasional Reog dan Hiburan Menyemarakkan Penutupan Acara di Ponorogo

Ponorogo,- Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono beserta Ketua Persit KCK Cab. XVI Dim Ponorogo Ibu Dina Soerjono tadi malam (Kamis, 26/06) mendampingi Kasrem 081/Dsj Letkol Inf Meina Helmi S.Sos. beserta Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 081 Ibu Ika Febriana Meina Helmi pada acara Penutupan Perayaan Grebeg Suro bertempat di Panggung Utama Aloon-Aloon Kab. Ponorogo, Jumat (27/06/2025).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Ponorogo tersebut dihadiri ribuan peserta dari berbagai kalangan baik undangan dari unsur Pemerintah Pusat seperti Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon serta beberapa Menteri Kabinet Merah Putih termasuk anggota DPR RI, maupun para Forkopimda Ponorogo serta tamu undangan serta masyarakat Kabupaten Ponorogo.

Penutupsn Grebeg Suro diisi dengan berbagai hiburan dan acara menarik termasuk diantaranya yaitu Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXX dan Festival Reog Remaja (FRR) XXI serta hiburan musik dan Seni Tari Reog Ponorogo dari berbagai kalangan seni dari Kabupaten Ponorogo.

Dandim Ponorogo menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Kasrem 081/Dsj pada acara tersebut. ” Selamat’ datang kepada Kasrem 081/Dsj beserta Ibu di wilayah Kodim 0802/Ponorogo, ” sambut Dandim Ponorogo,

” Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami karena berkenan hadir pada acara penutupan Grebeg Suro yang digelar oleh Pemkab Ponorogo yang juga merupakan wilayah Kodim 0802/Ponorogo, ” ungkap Letkol Inf Dwi Soerjono.

Apel Bersama di Situbondo: Dandim Letkol Inf Alexander A. B. Tekankan Pentingnya Peran Ansor dan Banser

Situbondo – Suasana penuh semangat kebangsaan tampak menyelimuti jalan Ahmad Yani, Kelurahan Dawuhan, Kabupaten Situbondo, saat digelarnya Apel Bersama antara Kodim 0823 Situbondo, GP Ansor, dan Banser se-Kabupaten Situbondo. Jumat 27/06/2925

Apel tersebut mengusung tema Peta Jalan Transformasi Menuju Ansor Masa Depan, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar elemen bangsa, khususnya antara TNI dan organisasi kepemudaan Islam yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama.

Bertindak sebagai Pembina Apel, Dandim 0823 Situbondo Letkol Inf Alexander A. B., S.E., menyampaikan amanat yang sarat nilai kebangsaan. Ia menegaskan bahwa peran Ansor dan Banser sangat penting dalam mengisi kemerdekaan dan menjaga nilai-nilai Pancasila. “Kita semua berasal dari rakyat dan akan kembali untuk rakyat. Sinergi antara Ansor, Banser, TNI, dan Polri menjadi pilar utama menciptakan masyarakat yang mandiri dan bermartabat,” tegasnya.

Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting ini juga memperlihatkan kebersamaan yang kuat antara unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat. Hadir dalam apel tersebut antara lain Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, S.Sos., Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K., Ketua PW GP Ansor Jatim H. Musawa Safril, serta jajaran pimpinan NU dan tokoh masyarakat Situbondo.

Dalam sambutannya, Ketua PW GP Ansor Jatim H. Musawa Safril menyoroti peran historis Ansor dan Banser dalam perjuangan kemerdekaan serta kontribusi nyatanya di masa kini. Ia menyampaikan bahwa sejak awal kemerdekaan, para kyai dan santri tidak hanya berdakwah, namun juga mengangkat senjata untuk membela bangsa. “Hingga kini, Banser dan Ansor tetap bekerja tanpa pamrih karena mereka adalah pewaris semangat para pejuang kyai,” ujarnya. Ia juga menegaskan komitmen GP Ansor dan Banser untuk turut menyukseskan program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden RI, sebagai wujud nyata bela negara.

Apel ini melibatkan ribuan peserta yang tergabung dalam berbagai formasi pasukan, di antaranya 1 SSK Kodim 0823, 1 SST Polres, 1 SST Satpol PP, 1 SST FKPPI, 3 SSK Banser, 2 SSK GP Ansor, dan 1 SST Majelis Sholawat. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi tonggak penting bagi Ansor dan Banser untuk terus bertransformasi menjadi kekuatan yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

Babinsa Desa Duren Ajak Warga Laksanakan Kerja Bakti untuk Kebersihan Lingkungan di Blitar

Blitar – Kebersamaan dan semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat pedesaan. Hal tersebut tampak dalam kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan yang dilaksanakan oleh Babinsa Desa Duren Sertu Febrianto dari Koramil 0808/16 Talun Kodim 0808/Blitar bersama warga Dusun Genengan RT. 01 RW. 02 Desa Duren Kecamatan Talun Kabupaten Blitar, Jumat (27/6/2025).

Kegiatan difokuskan pada pembersihan kanan kiri jalan desa serta saluran air (selokan) guna mengantisipasi banjir atau melubernya air saat terjadi hujan deras. Suasana akrab, penuh canda tawa, serta kerukunan terlihat jelas selama kegiatan berlangsung.

Babinsa Desa Duren, Sertu Febrianto mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman serta sebagai wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat.

“Kami hadir dan terlibat langsung untuk memberikan semangat serta menumbuhkan kembali nilai-nilai gotong royong. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut secara rutin,” ujar Sertu Febrianto.

Sementara itu tokoh masyarakat Dusun Genengan, Bapak Mukri (57 tahun), menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut. “Kami sangat senang dan merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. Selain lingkungan jadi bersih, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat kekeluargaan antar warga,” ungkapnya.

Ditemui terpisah Danramil 0808/16 Talun Kapten Czi Wikodo dalam keterangannya menyatakan dukungannya terhadap kegiatan semacam ini. “Kami dari Koramil senantiasa mendorong peran aktif Babinsa di wilayah binaan. Kegiatan ini tidak hanya menciptakan lingkungan bersih, tapi juga memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong dan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan akan terus tumbuh, serta memperkokoh hubungan harmonis antara TNI dan warga.

Kegiatan Sosial Babinsa: Mempererat Hubungan TNI dan Masyarakat dengan Bantuan Sembako.

Surabaya, Jumat, 27 Juni 2025 – TNI kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Sertu Muhtar Kusuma, Babinsa Kelurahan Ngagel Rejo, Koramil 0830-17/Wonokromo, hari ini melaksanakan patroli wilayah sekaligus memberikan bantuan sosial kepada warga kurang mampu. Sasarannya adalah Bapak Didik, seorang kuli serabutan yang tinggal di kontrakan sederhana di Bratang Wetan IV No. 27, RW 08, Kelurahan Ngagel Rejo, bersama keempat anaknya. Kehidupan Bapak Didik dan anak-anaknya yang hidup tanpa ibu rumah tangga (istri) menjadi perhatian khusus Babinsa.

Bantuan sembako yang diberikan Sertu Muhtar diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga tersebut. Lebih dari sekadar bantuan materi, kunjungan ini juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap warga binaannya.

Kami hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai aparat, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar mereka,” ungkap Sertu Muhtar, ” Semoga bantuan ini bermanfaat dan semakin memperkuat kebersamaan TNI dan rakyat,” tutupnya.

Setelah mengunjungi Bapak Didik, Sertu Muhtar melanjutkan kegiatannya dengan komunikasi sosial (komsos) bersama warga di wilayah Bratang Gede. Komsos ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat, serta menyerap aspirasi warga guna mendukung program-program dari Komando Atas.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Babinsa dalam menjaga keamanan, kerukunan, dan sinergi antara TNI dan masyarakat di wilayah binaannya. Semoga kegiatan positif ini dapat menginspirasi pihak lain untuk turut serta membantu warga yang membutuhkan.