Danramil 0810-12/Pace Hadiri Semaan Al-Qur’an, Perkuat Sinergi dengan Tokoh Agama.

Nganjuk – 11 Agustus 2025 Sebagai wujud komitmen dalam mempererat tali silaturahmi dan membangun sinergi dengan tokoh agama, Danramil 0810/12 Pace Lettu Arh Wahyu Dwi Atmoko menghadiri kegiatan Semaan Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Ahad Wage yang digelar di Pendopo Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh agama dari berbagai kalangan, jamaah rutinan Ahad Wage, serta masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi ajang kebersamaan yang mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat, khususnya para tokoh agama yang memiliki peran penting dalam membimbing dan membina umat.

Lettu Arh Wahyu Dwi Atmoko menyampaikan bahwa TNI AD menyadari betul peran strategis tokoh agama dalam menjaga kerukunan dan kedamaian di tengah masyarakat.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, silaturahmi antara TNI AD dan tokoh agama semakin erat, sehingga kita dapat bersama-sama membangun bangsa dan negara yang lebih baik,” ujarnya.

Danramil juga menambahkan, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai berbagai isu yang berkembang di masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan dapat tercapai pemahaman bersama serta solusi tepat untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada.

“Kami sebagai satuan teritorial di wilayah sangat menyadari bahwa dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendorong pembangunan nasional,” lanjutnya.

Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, TNI berharap dapat terus memperkuat kemanunggalan dengan rakyat, sekaligus mewujudkan Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.

Babinsa Koramil 0810-19/Jatikalen Tunjukkan Kepedulian dengan Gotong Royong Bangun Rumah Warga.

Nganjuk – Wujud kepedulian dan kebersamaan dalam mengatasi kesulitan warga terus ditunjukkan Babinsa Koramil 19/Jatikalen Kodim 0810/Nganjuk, Sertu Rudianto.

Pada Minggu (10/08/2025), Sertu Rudianto terjun langsung bergotong royong bersama warga membangun rumah milik salah satu warga binaannya di Desa Gondangwetan, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk.

“Membantu mengatasi kesulitan rakyat merupakan tanggung jawab mutlak bagi prajurit Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil),” ungkap Sertu Rudianto.

Ia menegaskan, Babinsa adalah garda terdepan Satkowil yang selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, hubungan harmonis dan kebersamaan dengan warga menjadi modal penting dalam setiap kegiatan.

“Kegiatan seperti ini sudah menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab kami. Babinsa harus sigap dan tanggap terhadap setiap kesulitan masyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, gotong royong membangun rumah ini tidak hanya membantu meringankan beban warga, tetapi juga mempererat rasa persaudaraan, silaturahmi, serta memperkuat Kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Karya bakti ini adalah bentuk nyata kebersamaan dan kekompakan antara TNI dan masyarakat. Semoga hubungan baik ini terus terjaga demi kemajuan dan kesejahteraan bersama,” pungkas Babinsa Desa Gondangwetan tersebut.

Upaya Mengatasi Inflasi Pangan: Bazar Pangan Murah di Blitar Sukses Terjual 400 Sak Beras

Blitar – Dalam upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Senin (11/8/2025) digelar kegiatan Bazar Pangan Murah beras SPHP di Halaman Kantor Kecamatan Wlingi Jl. Panglima Sudirman No. 73 Beru Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari warga yang sejak pagi telah memadati lokasi.

Bazar pangan murah tersebut dihadiri oleh Muspika Kecamatan Wlingi, Bati Staf Koramil 0808/12 Wlingi Peltu Wahyu bersama anggota Ramil 12 Wlingi, anggota BPP Kecamatan Wlingi serta masyarakat umum yang berbondong-bondong untuk membeli beras. Kehadiran unsur TNI dan pemerintah setempat menjadi bentuk dukungan terhadap program stabilisasi pasokan dan harga pangan di wilayah.

Dalam pelaksanaannya masyarakat dapat membeli beras kualitas baik dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Program ini diharapkan mampu menekan dampak inflasi pangan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang perayaan hari-hari besar yang biasanya memicu kenaikan harga bahan pokok.

Beras yang dijual dalam kegiatan ini merupakan bagian dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dikelola oleh Bulog. Berdasarkan data panitia, tercatat sebanyak 400 sak beras habis terjual hanya dalam waktu singkat, menandakan tingginya minat dan kebutuhan masyarakat terhadap pangan murah berkualitas.

Masyarakat menyambut positif kegiatan ini. Siti Rohmah salah satu warga Kelurahan Wlingi, mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, harga beras di sini lebih murah dibanding di pasaran, kualitasnya juga bagus. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan,” ujarnya.

Ditemui terpisah Danramil 0808/12 Wlingi Kapten Cke Arif Naryanto Dengan suksesnya bazar pangan murah SPHP ini, diharapkan upaya menjaga kestabilan harga dan ketersediaan pangan di Kabupaten Blitar dapat terus berlanjut. Pemerintah, TNI, dan berbagai pihak terkait akan terus bersinergi untuk menghadirkan program-program yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi yang ada, ucap Danramil.

Babinsa Hadir di Sekolah: Membangun Kedisiplinan Generasi Muda di Jombang

Jombang,– Babinsa Koramil 0814-13/Peterongan, Serka Nyono, memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa-siswi SMP DU di Desa Peterongan, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini bertujuan membentuk kedisiplinan dan karakter positif sejak dini.Senin,11 Agustus 2025.

Dalam pelatihannya, Serka Nyono menjelaskan bahwa PBB tidak hanya mengajarkan keterampilan baris-berbaris, tetapi juga menanamkan rasa tanggung jawab, kebersamaan, dan ketaatan terhadap aturan. “Sejak dini, siswa harus dibekali kedisiplinan agar terampil dan memiliki karakter yang baik,” ujarnya.

Babinsa juga mengingatkan para siswa untuk selalu datang tepat waktu ke sekolah sebagai bagian dari disiplin mengatur waktu. Kebiasaan ini dinilai penting untuk mendukung kesuksesan belajar dan membentuk etos kerja positif di masa depan.

Para siswa terlihat antusias mengikuti pelatihan yang disampaikan secara sederhana dan mudah dipahami. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat memotivasi siswa untuk lebih disiplin, tertib, dan semangat dalam menuntut ilmu.

Pembangunan Mushola Al Hamid: Simbol Kebersamaan di TMMD ke-125 Kodim 0803/Madiun.

Madiun, 11 Agustus 2025 — Mentari pagi belum tinggi, namun derap langkah sudah menggema di halaman Mushola Al Hamid, Desa Ngranget. Di antara debu kayu dan denting palu, terlihat sosok berseragam loreng yang tak hanya memberi arahan, tetapi turut memikul balok, meraut kayu, dan menakar setiap ukuran dengan cermat dialah Lettu Inf Jaimin, perwira koordinator rehabilitasi mushola yang menjadi salah satu sasaran fisik dalam program TMMD ke-125 Kodim 0803/Madiun.

Bagi Lettu Inf Jaimin, pengawasan bukan sekadar berdiri dari kejauhan. Ia memilih berjibaku di tengah peluh dan semangat, berdampingan dengan anggota Satgas dan warga desa. Tanpa ragu, ia mengangkat balok demi balok, memastikan setiap potong kayu menyatu dalam presisi, menyambung harapan umat yang merindukan rumah ibadah yang layak dan nyaman.

Pembangunan mushola ini bukan hanya tentang struktur fisik, tetapi juga membangun kebersamaan. Di sinilah nilai sejati TMMD menemukan maknanya, ketika TNI dan rakyat bersatu, tak ada batas antara komando dan kerja nyata. Di bawah terik yang mulai menyengat, Lettu Inf Jaimin menjadi cerminan semangat TNI yang membumi, yang hadir tidak hanya sebagai penjaga, tetapi juga sebagai sahabat dalam pembangunan.

Dengan langkah pasti dan hati yang tulus, mereka merangkai papan dan atap, seolah merangkai doa dan harapan. Mushola Al Hamid, yang dulunya renta, kini perlahan bangkit, menjadi simbol kebersamaan dan wujud nyata dari cita-cita mulia TMMD: membangun dari desa, menguatkan Indonesia.

Kemanunggalan TNI dan Rakyat: TMMD ke-125 Mewujudkan Harapan dan Kesejahteraan

Madiun, 11 Agustus 2025 — Di tepian persawahan yang hijau, di bawah langit yang menyimpan cerita hujan dan terik, langkah-langkah Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0803/Madiun terus bergema. Mereka datang bukan sekadar membangun jalan atau memperbaiki rumah, melainkan menutup celah yang kerap tak kasatmata, jarak kesejahteraan antara kota dan desa.

Program TMMD ini menjadi jembatan nyata yang menghubungkan denyut perkotaan dengan nadi kehidupan pedesaan. Jalan-jalan baru dibuka, rumah tidak layak huni direnovasi, dan fasilitas umum diperbaiki. Semua dilakukan bersama warga, dalam semangat gotong royong yang menjadi akar kekuatan bangsa.

Dansatgas TMMD ke-125, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, menegaskan bahwa setiap titik pembangunan bukan hanya soal fisik, tetapi juga soal harapan. “Kita ingin masyarakat desa merasakan akses yang sama, peluang yang setara, dan kehidupan yang lebih baik. Inilah bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Gotong royong menjadi roh setiap kegiatan. Di Desa Nglengko, suara cangkul dan tawa anak-anak berbaur menjadi irama harapan baru. Jalan yang dulu terjal kini mulai rata, memudahkan hasil bumi mengalir ke pasar, dan membuka peluang usaha lebih luas. Di tengah perubahan itu, tampak jelas bahwa pembangunan yang menyentuh hati akan meninggalkan jejak panjang bagi generasi mendatang.

TMMD ke-125 bukan sekadar program tahunan. Ia adalah kisah bagaimana kota dan desa bisa saling mendekat, berbagi denyut, dan tumbuh bersama dalam harmoni. Saat pembangunan fisik berdiri tegak, kesenjangan pun perlahan runtuh, menyisakan satu Indonesia yang utuh.

Makan Sehat Bergizi: Babinsa Edukasi Pentingnya Gizi Seimbang bagi Pelajar di Gubeng

SURABAYA, Senin (11/8/2025) – Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan dan gizi generasi muda, Babinsa Koramil 0830-09/Gubeng turut mengawal pelaksanaan program Makan Sehat Bergizi (MSB) yang menyasar ribuan pelajar di wilayah Kecamatan Gubeng. Sebanyak 3.171 siswa dari 10 sekolah menerima manfaat program ini, mulai dari tingkat TK hingga SMA.

Kegiatan yang berlangsung di berbagai titik sekolah ini dilaksanakan dengan pendekatan humanis. Babinsa bersama pihak sekolah memastikan distribusi berjalan tertib, tepat sasaran, dan higienis.

Daftar sekolah penerima manfaat MSB: TK Harapan Mekar, Jl. Ngagel Jaya Barat No. 6 – 13 siswa, TK Perwaka, Jl. Kalibokor 2/35 – 56 siswa, SD Al Jihad, Jl. Kalibokor 2/35-A – 74 siswa, SMP Al Jihad, Jl. Kalibokor 2/35-A – 65 siswa, SDN Kertajaya 1, Jl. Kertajaya 10-A/8 – 237 siswa, SDN Kertajaya 4, Jl. Pucang Windu No. 1 – 902 siswa, SDN Kertajaya 5, Jl. Gub. Kertajaya 4-D/33 – 290 siswa, SDN Baratajaya, Jl. Baratajaya 8/43 – 664 siswa, SMK Mahardhika, Jl. Baratajaya 17/1 – 740 siswa dan SMA Mahardhika, Jl. Baratajaya 17/1 – 130 siswa

Babinsa Koramil Gubeng menegaskan bahwa program ini bukan sekadar membagikan makanan, tetapi juga mendidik anak-anak tentang pentingnya gizi seimbang bagi pertumbuhan dan perkembangan mereka. “Kami ingin memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan bergizi yang mendukung proses belajar mereka. Gizi yang baik adalah pondasi untuk mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ujar salah satu Babinsa di sela kegiatan.

Program Makan Sehat Bergizi ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membentuk generasi muda yang tangguh, sehat jasmani, dan kuat mental. Dengan pengawalan yang penuh kepedulian, Babinsa Koramil Gubeng membuktikan bahwa TNI tak hanya hadir di bidang keamanan, tetapi juga dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

PKL Kebidanan di Bangkalan: Babinsa Berperan Aktif dalam Meningkatkan Keterampilan Mahasiswa.

Bangkalan – Anggota Koramil 0829-01/Kota, Sertu Sofyan Rikianto, melaksanakan kegiatan pendampingan Praktek Kerja Lapangan (PKL) kebidanan komunitas yang berlangsung di Aula Kelurahan Pangeranan, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan. Pada senin, (11/8/25).

Kegiatan PKL ini diikuti oleh 42 orang mahasiswa kebidanan yang sedang menempuh pendidikan tahap akhir dan diwajibkan menjalani praktik lapangan untuk mengasah keterampilan mereka, khususnya dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Selama kegiatan, para mahasiswa melakukan berbagai kegiatan, mulai dari penyuluhan kesehatan ibu dan anak, pemeriksaan kesehatan dasar, hingga simulasi penanganan pertolongan pertama dalam bidang kebidanan.

Pendampingan dari Babinsa bertujuan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, aman, dan tertib. Selain itu, Babinsa juga membantu memfasilitasi koordinasi antara pihak kelurahan, perangkat desa, serta dosen pembimbing mahasiswa, sehingga kegiatan dapat berlangsung sesuai rencana.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Sofyan Rikianto menyampaikan bahwa TNI melalui peran Babinsa selalu siap mendukung kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat. “Kami hadir untuk memastikan kegiatan ini berjalan dengan aman dan lancar. PKL seperti ini sangat penting bagi para mahasiswa, karena memberikan pengalaman langsung di tengah masyarakat. Harapannya, mereka bisa mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di masa depan,” ungkapnya.

Sepanjang pelaksanaan kegiatan, situasi di lokasi terpantau kondusif. Tidak ditemukan hal menonjol (haljol nihil). Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai arsip pelaporan.

Babinsa Koramil 0829-15/Geger Latih Kedisiplinan Siswa SDN Kombangan 4 Melalui Gerak Jalan

Bangkalan – Dalam rangka mendukung pembinaan generasi muda, dua anggota Koramil 0829-15/Geger, Serka Rosihanto dan Serka Pujioyono, melaksanakan kegiatan pelatihan gerak jalan kepada siswa-siswi SDN Kombangan 4, Desa Kombangan, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Senin (11/8/25).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai ini bertujuan menanamkan kedisiplinan, semangat kebersamaan, dan jiwa nasionalisme sejak usia dini. Para Babinsa memberikan materi teknik baris-berbaris, langkah tegap, serta kekompakan dalam formasi gerak jalan.

Serka Rosihanto mengatakan, “Kami berharap melalui latihan ini para siswa dapat tampil dengan percaya diri, kompak, dan penuh semangat saat mengikuti lomba nanti. Disiplin dan kerjasama yang mereka pelajari akan bermanfaat, bukan hanya saat lomba, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.”

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi peran Babinsa dalam mendidik para siswa, terutama menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bersama Membangun Desa: TMMD ke-125 Kodim 0813/Bojonegoro Percepat Infrastruktur Desa.

BOJONEGORO, – Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke- 125 tahun 2025 Kodim 0813/Bojonegoro terus menggeber seluruh sasaran fisik dengan bergotong royong bersama masyarakat setempat.

Salah satunya, di Dusun Sekonang, Desa Soko, Kecamatan Temayang, puluhan prajurit TNI dan warga bahu-membahu mengangkat rangka besi untuk pengerjaan rehabilitasi check dam yang menjadi salah satu prioritas pembangunan program TMMD ke- 125 tahun ini.

Komandan Pleton (Danton) 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Cek Nur Alim, Senin (11/8/2025), mengatakan bahwa semangat kebersamaan antara TNI dan warga menjadi faktor penting untuk percepatan penyelesaian seluruh sasaran fisik program terpadu lintas sektoral TMMD.

“Seluruh sasaran fisik kami targetkan selesai tepat waktu. Mulai dari rehabilitasi check dam, pembangunan cor jalan, perbaikan rumah tidak layak huni, pembuatan mushola dan pagar sekolah dasar hingga sasaran tambahan pembuatan sumur bor. Semua dikerjakan dengan penuh kebersamaan,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk pengerjaan rehabilitasi check dam di Dusun Sekonang ini tidak hanya mendukung peningkatan dan pengembangan disektor pertanian dengan ketersediaan air baku bagi pertanian, tetapi juga menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa.

“Progres pengerjaan rehabilitasi check dam Dusun Sekonang sudah mencapai 60%. Saat ini tahap pemasangan rangka besi cor dasar,” kata Letda Cke Nur Alim.

Program TMMD ke- 125 di Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro ini berlangsung sejak tanggal 23 Juli, dan akan berakhir tanggal 21 Agustus 2025 mendatang. Agenda program terpadu dan lintas ini meliputi kegiatan fisik dan non fisik.

Kegiatan fisik diprioritaskan untuk membangun infrastruktur peningkatan sarana dan prasarana, serta fasilitas umum guna mempercepat pembangunan desa, yang mencakup pembangunan jalan beton, pembangunan pagar dan musholla sekolah, peningkatan kualitas atap, lantai dan dinding rumah tinggal layak huni, serta pembangunan sumur bor dan rehabilitasi check dam.

Sedangkan kegiatan non fisik ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta menumbuhkan ekonomi kerakyatan dan semangat gotong royong dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.