Pembangunan Jembatan di TMMD ke-125: Akses Lebih Baik untuk Masyarakat Banyuwangi

BANYUWANGI – Pembangunan jembatan penghubung antar desa yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-125 Kodim 0825 Banyuwangi kini hampir rampung. Satgas TMMD bersama warga terus bekerja tanpa mengenal lelah demi mewujudkan akses yang lebih baik bagi masyarakat.

Di lokasi, terlihat prajurit TNI dan warga bergotong royong mengerjakan berbagai tahap pembangunan. Ada yang memotong papan untuk bekisting, mengaduk adonan semen, hingga menata batu pada pondasi. Semangat kebersamaan terpancar dari wajah para pekerja meski cuaca panas menyengat.

Jembatan ini diharapkan mampu mempermudah mobilitas warga, terutama dalam mengangkut hasil pertanian, akses pendidikan, serta kegiatan ekonomi lainnya. Infrastruktur yang memadai diyakini akan membawa dampak positif bagi perkembangan desa.

Kemanunggalan TNI dan rakyat dalam program TMMD menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa dapat terwujud melalui kerja sama dan kepedulian bersama. Semangat gotong royong inilah yang menjadi kunci utama suksesnya pengerjaan jembatan impian warga ini.

Babinsa Berperan dalam Pertanian: Pendampingan Penanaman Padi di Tulungagung

Tulungagung – Babinsa Desa Boyolangu, Serda Supar, anggota Koramil Tipe B 0807/02 Boyolangu, melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian menanam padi bersama para petani di lahan milik warga binaan yang tergabung dalam Kelompok Tani Guyup Rukun, Desa Boyolangu, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (11/08/2025).

Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian TNI AD terhadap sektor pertanian serta upaya mendukung peningkatan hasil panen di wilayah binaan.

Serda Supar menyampaikan bahwa penanaman padi menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan produksi pertanian. “Produksi pangan yang memadai akan berdampak langsung terhadap stabilitas ketahanan pangan nasional. Dengan pendampingan yang berkesinambungan, diharapkan petani mampu meningkatkan hasil panen baik dari segi kualitas maupun kuantitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan sektor pertanian akan berpengaruh pada kesejahteraan petani serta ekonomi masyarakat desa secara keseluruhan. “Ketahanan pangan tidak hanya berbicara soal ketersediaan beras, tetapi juga kesejahteraan para petani yang menjadi ujung tombak produksi. TNI melalui Babinsa siap membantu dan mendukung para petani agar dapat bekerja lebih efektif dan produktif,” tegasnya.

Dandim 0820/Probolinggo Luncurkan Sentra Wisata Kuliner untuk Dukung UMKM.

Probolinggo, Bertempat di GOR Ahmad Yani Kota Probolinggo, Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya bersama jajaran Forkopimda Kota Probolinggo ikut ambil bagian dalam pelaksanaan launching sentra wisata kuliner yang diprakarsai oleh DKUPP setempat, Senin (11/8).

Letkol Arh Iwan Hermaya mengatakan tujuan dari
launching sentra wisata kuliner untuk meningkatkan perekonomian para pelaku UMKM kuliner, dalam sentra wisata kuliner kami menyediakan lokasi usaha yang tertata dan nyaman bagi penjual maupun pembeli dengan harapan bisa menarik minat dari masyarakat untuk berkunjung serta berbelanja.

“Kami menghimbau untuk seluruh para pedagang yang hadir atau yang sudah menempati di area GOR Ahmad Yani agar bersama-sama menjaga kebersihan dan kenyamanan agar menarik dan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kota Probolinggo,”Letkol Arh Iwan Hermaya.

Dandim menambahkan dengan keramahan warga masyarakat Kota Probolinggo tentunya akan menjadikan sentra kuliner Kota Probolinggo bersih dan nyaman.”Nantinya di area alun-alun akan di renovasi agar lebih baik cantik dan menarik untuk membuat wajah baru Kota Probolinggo lebih menarik,”ujarnya.

Lebih lanjut perwira murah senyum ini menegaskan dengan pembukaan sentra wisata kuliner bertujuan untuk meningkatkan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sektor kuliner. “Sekaligus sebagai promosi sarana memperkenalkan sentra kuliner baru yang nyaman, dengan adanya sentra wisata kuliner diharapkan akan tercipta peluang usaha baru serta peningkatan citra positif dan kondusif di Kota Probolinggo,”pungkasnya.

Pasar Minggu di Jalan Suroyo: Dukung Pertumbuhan Ekonomi Lokal Kota Probolinggo

Probolinggo,- Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya bersama jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Probolinggo menghadiri launching pasar minggu dan senam bersama di kawasan museum Jalan Suroyo yang di fasilitasi oleh DKUPP Kota Probolinggo.

Letkol Arh Iwan Hermaya menyampaikan kegiatan pasar minggu dilaksanakan di Jalan Suroyo karena akan ada renovasi kawasan alun-alun oleh Pemerintah Kota Probolinggo.

“Gelaran pasar minggu ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, pasar minggu juga sebagai wadah pemasaran produk UMKM, pertanian dan kuliner khas Kota Probolinggo,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya, Senin (11/8).

Sementara Kepala DKUPP Kota Probolinggo Fitriawati menegaskan, dengan relokasi pasar minggu dari kawasan alun-alun ke jalan Suroyo kami menghimbau pedagang pada komitmennya untuk memenuhi jam operasional mulai pukul 06.00 sampai 10.00.

Jam setengah sepuluh sudah siap-siap karena jalur lalu lintas mau dibuka Itu komitmen yang kami butuhkan. “Yang kedua sampah dikumpulkan sendiri oleh pedagang, kalau untuk pengunjung ada tempat sampah yang disediakan dari DLH,”jelasnya.

Untuk diketahui berdasarkan data jumlah pedagang pasar minggu berjumlah 624 orang, dengan rincian 524 warga Kota Probolinggo sementara 100 pedagang berasal dari luar Kota Probolinggo.

Babinsa Gresik Terjun Langsung Bantu Petani Panen Padi untuk Dukung Ketahanan Pangan.

Gresik – Terik matahari siang itu tak menyurutkan semangat para petani di Desa Beton, untuk memanen padi yang telah menguning sempurna. Di tengah hamparan sawah yang luas, Serda Saikul, Babinsa Koramil 0817/04 Menganti dengan semangat ikut serta membantu warga memotong batang padi dan mengumpulkannya. Minggu (10/8/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan program ketahanan pangan sekaligus mendukung Serapan Gabah (Sergab) di wilayah binaan. Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan hasil panen petani dapat terserap maksimal oleh pasar, termasuk mendukung pasokan ke Bulog sebagai bagian dari cadangan pangan nasional.

“Dengan terjun langsung seperti ini, kami ingin memberikan motivasi kepada petani agar tetap semangat dan produktif,” ungkap Serda Saikul sambil mengikat hasil panen bersama warga.

Para petani pun menyambut positif pendampingan yang dilakukan Babinsa. Menurut mereka, selain bantuan tenaga, keberadaan TNI di sawah memberi dorongan moral yang besar.

“Kami merasa diperhatikan dan lebih percaya diri. Panen kali ini cukup bagus, dan kami berharap harga gabah stabil,” ujar salah satu petani, sambil tersenyum puas melihat tumpukan padi yang siap digiling.

Program Sergab sendiri memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan harga gabah di tingkat petani sekaligus memastikan ketersediaan stok beras nasional tetap aman. Melalui program ini, pemerintah bersama TNI berupaya agar tidak ada hasil panen yang terbuang atau terserap di bawah harga pasar.

Di akhir kegiatan, terlihat kebersamaan antara Babinsa dan petani terjalin erat. Mereka bercengkerama sambil menumpuk hasil panen, sebuah pemandangan yang menggambarkan sinergi nyata antara TNI dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan.

Dengan langkah-langkah seperti ini, diharapkan program ketahanan pangan di Kabupaten Gresik akan terus berjalan secara berkesinambungan, mengarah pada terwujudnya kemandirian pangan daerah dan kesejahteraan petani.

PT Smelting Gresik Gelar Fun Walk dan Fun Run untuk Rayakan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Gresik – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Smelting Gresik menggelar Smelting Fun Walk dan Fun Run 2025 di kawasan Bandar Grise, Jl. Basuki Rahmad, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Minggu (10/8/2025) pagi. Kegiatan yang diikuti sekitar 500 peserta ini berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis PT Smelting Gresik Irjuniawan P. Radjamin, Kabag Log Polres Gresik AKP Windu, Danramil 0817/05 Gresik Kapten Arh Nurul Qomar, Kapolsek Gresik Kota Iptu Suharto, Ketua Serikat Karyawan Smelting Priatma Oktavian, jajaran direksi dan manajemen PT Smelting, serta perwakilan anggota TNI-Polri dan masyarakat Gresik.

Rangkaian acara dimulai dengan persiapan dan sambutan pembukaan dari ketua panitia yang menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangkitkan semangat kemerdekaan sekaligus mendorong gaya hidup sehat. Ia juga mengimbau peserta untuk menjaga keamanan dan kebersihan selama acara berlangsung.

Setelah sesi pemanasan, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai tanda dimulainya kegiatan. Lintasan Fun Walk dan Fun Run mengambil rute start dari Jl. Raden Santri menuju Jl. Setia Budi, Jl. KH. Zubair, Jl. Ibrahim Zahir, Jl. Malik Ibrahim, Jl. Kapten Dulasim, Jl. Panglima Sudirman, melintasi Alun-alun Gresik, dan berakhir di titik finish.

Usai garis finish ditutup, acara dilanjutkan dengan sesi zumba, pengumuman pemenang di podium, hiburan musik, pembagian doorprize, hingga penutupan. Antusiasme peserta semakin terasa saat berbagai hadiah menarik dibagikan.

Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., mengapresiasi kegiatan ini sebagai ajang mempererat sinergi antara TNI, Polri, perusahaan, dan masyarakat. “Kegiatan seperti ini tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan rasa nasionalisme,” ujarnya.

Dengan suasana yang penuh semangat merah putih, Smelting Fun Walk dan Fun Run 2025 menjadi salah satu momen berkesan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Gresik.

Bimtek Manajemen Usaha dan Psikologi Penjualan: Meningkatkan Daya Saing UMKM Bojonegoro.

BOJONEGORO, – Dalam rangka mendukung rangkaian kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 125 tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Usaha dan Psikologi Penjualan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kegiatan yang bekerjasama dengan Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro dilaksanakan guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa ini dilangsungkan di Balai Desa Soko Kecamatan Temayang pada Senin (11/8/2025). Adapun peserta dalam penyuluhan ini, diikuti sebanyak 40 pelaku usaha dari berbagai sektor.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Retno Wulandari, ST., MM., menyampaikan bahwa pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam mengelola usaha secara efektif, sekaligus membekali mereka dengan strategi penjualan yang memahami perilaku konsumen.

“Pelaku UMKM perlu memiliki kemampuan manajemen yang baik dan memahami psikologi penjualan, agar produk mereka tidak hanya berkualitas, tetapi juga mampu bersaing di pasar,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari DPRD Kabupaten Bojonegoro Ketua Komisi B, Sally Atyasasmi, bahwa DPRD Kabupaten Bojonegoro berkomitmen mendorong program-program pemberdayaan UMKM, baik melalui kebijakan maupun dukungan anggaran.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah, kami di DPRD Bojonegoro akan terus mendorong pelatihan seperti ini agar pelaku usaha lebih berdaya saing, peningkatan jalur perdagangan, pembangunan akses internet dan pengumpulan potensi yang ada. Sehingga potensi daerah tidak dijual dalam bentuk barang mentah, mengingat hasil jagung dan bawang merah Desa Soko Kecamatan Temayang berkualitas,” ungkapnya.

Dukungan serupa juga disampaikan Danton 3 SSK Satgas TMMD ke- 123 Kodim 0813 Bojonegoro Letda Mar Rohmad Widodo, bahwa kegiatan bimbingan teknis yang dilaksanakan merupakan wujud sinergitas TNI, pemerintah daerah dan DPRD Bojonegoro dalam memberdayakan ekonomi masyarakat desa.

“Kegiatan dalam rangkaian mendukung program TMMD ke- 125 ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menambah wawasan dan kapasitas pelaku UMKM, agar usaha yang dijalankan dapat berkembang dan pemasaran produk semakin luas. Dengan pengetahuan dan ketrampilan yang tepat, pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan skala usaha, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah,” pungkasnya.

Adapun materi Bimtek yang dibawakan oleh narasumber berpengalaman dibidang kewirausahaan dan pemasaran, meliputi: Manajemen Usaha – perencanaan bisnis, pengelolaan keuangan, strategi pengembangan usaha, dan inovasi produk. Psikologi Penjualan – teknik komunikasi efektif, memahami motivasi pembelian konsumen, membangun hubungan pelanggan, dan strategi negosiasi.

Selain itu, para peserta Bimtek juga mendapatkan sesi praktik untuk mengasah keterampilan promosi dan presentasi produk secara langsung dengan metode interaktif. Harapannya, peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh ke dalam bisnis masing-masing.

Dengan adanya Bimtek ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat daya saing UMKM daerah, meningkatkan omzet penjualan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro akan terus memberikan pendampingan, dan pelatihan berkelanjutan bagi pelaku usaha diwilayahnya.

Melalui sinergi Pemkab, TNI dan DPRD, rangkaian kegiatan TMMD ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan UMKM yang lebih profesional, meningkatkan omzet, dan memperkuat ekonomi lokal.

Kepedulian Babinsa Koramil 0830-06/Benowo Terhadap Kesehatan Ternak di Kelurahan Pakal.

Surabaya – Kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat terus ditunjukkan Babinsa Koramil 0830/06 Benowo. Babinsa Kelurahan Pakal, Serma Sarmuji bersama Sertu Sunarto, turun langsung mengunjungi kandang sapi milik H. Suyatno di Sidorejo RT 02 RW 01, Kelurahan Pakal, Kecamatan Pakal. Senin (11/8).

Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana penyampaian himbauan dan edukasi bagi para peternak. Dalam kesempatan tersebut, Babinsa mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan hewan ternak, mulai dari pemberian pakan berkualitas, membersihkan kandang secara rutin, hingga memandikan sapi setidaknya tiga kali dalam seminggu.

“Kalau ternak sehat, nilai jualnya juga bagus. Ini bukan hanya untuk keuntungan peternak, tapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional,” ujar Serma Sarmuji.

H. Suyatno menyambut baik saran tersebut dan mengaku akan menerapkannya. Ia mengapresiasi perhatian Babinsa yang tak hanya fokus pada keamanan wilayah, tetapi juga peduli terhadap sektor ekonomi masyarakat.

Dengan pendampingan seperti ini, diharapkan para peternak di wilayah Pakal semakin termotivasi untuk mengelola ternak secara sehat, sehingga hasil panen ternak lebih optimal dan mendukung ketersediaan pangan berkualitas bagi masyarakat.

Dandim 0815/Mojokerto Tinjau Pembangunan Rutilahu untuk Kesejahteraan Masyarakat di Mojokerto.

Mojokerto – Sebagai wujud kepedulian TNI terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., melaksanakan peninjauan pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) di dua wilayah, yakni Kecamatan Pacet dan Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Senin (11/08/2025).

Peninjauan ini merupakan bagian dari pengawasan pelaksanaan program peningkatan kualitas hunian layak bagi masyarakat kurang mampu, melalui Kerja Sama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kodam V/Brawijaya, yang dilaksanakan Kodim 0815/Mojokerto.

Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan seluruh progres pembangunan rumah berjalan sesuai rencana, baik dari segi kualitas maupun ketepatan waktu penyelesaian.

Saat tiba di lokasi, tepatnya di Desa Sumberkembar Kecamatan Pacet, Dandim 0815/Mojokerto memantau langsung pembangunan rumah milik Neri Rizki Fauzi (33), warga Dusun Sumbersuko. Dalam kunjungan tersebut, Dandim didampingi Danramil 0815/16 Pacet Kapten Inf Akhmad Rifai, Bati Bakti TNI Serka Salikin, dan Babinsa setempat Serka Sukmadi.

Selanjutnya, di wilayah Kecamatan Kutorejo, Dandim 0815/Mojokerto bersama Danramil 0815/13 Kutorejo Kapten Inf Budiyono dan anggota meninjau dua dari delapan unit rumah sasaran program Rutilahu di kecamatan tersebut. Rumah yang dikunjungi antara lain milik Suminarti (60) warga Dusun/Desa Gedangan, dengan progres pekerjaan 50%, serta rumah milik Mananu (63), warga Dusun Sukorejo Desa Kepuharum, yang progres pekerjaannya baru mencapai 10%.

Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Program Rutilahu ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga memberikan rasa aman, nyaman, dan layaki bagi masyarakat penerima bantuan. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan rakyat,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa monitoring secara langsung di lapangan penting untuk memastikan setiap rumah yang dibangun atau direnovasi sesuai standar yang telah ditentukan. “Kami ingin memastikan bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Neri Rizki Fauzi selaku penerima bantuan di Desa Sumberkembar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih. “Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada Bapak Dandim dan seluruh jajaran TNI yang telah membantu memperbaiki rumah kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Semoga Allah membalas kebaikan semua pihak yang terlibat,” tuturnya haru.

Dengan adanya program Rutilahu, TNI bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur diharapkan dapat terus hadir di tengah masyarakat dalam membantu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga khususnya di wilayah Mojokerto Raya.

Ziarah Makam Tokoh Pendiri: Momen Khidmat Memperingati Hari Jadi Kabupaten Situbondo ke-207.

Situbondo – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-207 dan HUT RI ke-80 Tahun 2025, Forkopimda Kabupaten Situbondo melaksanakan kegiatan ziarah makam tokoh pendiri daerah di wilayah Kecamatan Besuki, Senin (11/8/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio prayugo, S.Sos, didampingi Wakil Bupati Ulfiyah, S.Pd.I, Ketua DPRD Mahbub Junaidi, Dandim 0823 Situbondo Letkol Inf Tri Wiratno, serta jajaran pejabat Forkopimda lainnya.

Ziarah diawali di Makam Bupati Situbondo pertama, Raden Ario Bambang Sutikno, di Dusun Bloro Timur, Desa Bloro, Kecamatan Besuki. Rombongan disambut oleh Forkopimca setempat, kemudian melaksanakan pembacaan tahlil yang dipimpin Ustadz Hasan Jasuli, dilanjutkan doa bersama dan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa beliau dalam memimpin Situbondo pada masa awal terbentuknya kabupaten.

Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Makam Kiai Pate Alos di Kampung Kauman, Desa Besuki, yang dikenal sebagai pembabat tanah Besuki. Di lokasi ini, tahlil dan doa dipimpin oleh Ustadz Samhedi, diakhiri dengan tabur bunga.

Usai rangkaian ziarah, Forkopimda bersama tamu undangan melaksanakan ramah tamah di Pendopo Eks Kawedanan Besuki.

Dandim 0823 Situbondo Letkol Inf Tri Wiratno menyampaikan bahwa ziarah ini bukan hanya agenda rutin tahunan, namun juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para pendahulu serta menanamkan nilai-nilai sejarah dan nasionalisme bagi generasi penerus.

“Kegiatan ini adalah bentuk penghormatan kepada para pendiri daerah. Kita ingin generasi muda tahu bahwa kemajuan Situbondo hari ini dibangun atas perjuangan dan pengorbanan para tokoh terdahulu,” ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, khidmat, dan penuh kekeluargaan, sekaligus mempererat silaturahmi antara unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat.