2.458 Paket Makanan Bergizi Didistribusikan di Bondowoso: Peran Aktif Babinsa Sangat Signifikan

Bondowoso – Program makan bergizi gratis kembali digulirkan di Kabupaten Bondowoso. Sebanyak 2.458 paket makanan berhasil didistribusikan ke 15 sekolah mulai dari PAUD hingga SMA sederajat. Di balik kesuksesan ini, terdapat peran aktif Babinsa dari Kelurahan Badean dan Kelurahan Kotakulon yang sejak subuh telah siap mendampingi jalannya distribusi. Kamis (22/05/2025)

Kegiatan diawali dari Dapur Operasional SPPG eks 514 Badean, Jl. Siliwiryo Pranowo, dan menyebar ke berbagai sekolah seperti SDN Badean 1, PAUD Sirojudin, TK Kartika XI Kostrad, hingga SMPN 7 Bondowoso. Setiap titik pendistribusian dilakukan tepat waktu dan terorganisir dengan baik.

“Ini bukan sekadar mengantar makanan, tapi memastikan generasi muda kita menerima asupan gizi terbaik. Kami dari TNI, khususnya Babinsa, akan selalu siap mendampingi kegiatan seperti ini,” ungkap Koptu Sumarlin, Babinsa Kelurahan Badean.

Menu yang dibagikan pun sangat variatif dan bergizi, terdiri dari mie goreng, oseng wortel dan kubis, telur orak-arik, tahu bumbu merah, serta buah naga dengan susu UHT. Seluruh paket makanan dikemas higienis dan dikirim langsung ke masing-masing sekolah penerima.

Kepala SPPG Bondowoso, Mila Afriana Agustin, S.Pd, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Babinsa yang telah mendampingi seluruh rangkaian kegiatan. “Mereka hadir dari awal sampai akhir, memastikan semuanya berjalan lancar. Kehadiran Babinsa memberi rasa aman dan dukungan moral bagi tim kami dan pihak sekolah.”

Kegiatan pendistribusian ini berakhir pukul 11.30 WIB dengan aman, tertib, dan penuh senyum dari para siswa. Program ini bukan hanya bentuk kepedulian terhadap pemenuhan gizi anak, tetapi juga bukti nyata keterlibatan TNI di tengah masyarakat dalam mewujudkan generasi sehat dan kuat.

Pembinaan Perangkat Desa di Jember: Membangun Stabilitas Keamanan Melalui Sinergi Tiga Pilar

JEMBER – Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan sinergi perangkat pemerintahan tingkat desa, pada Jumat (23/5/2025), bertempat di Pendopo Balai Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, telah dilaksanakan kegiatan Pembinaan Perangkat Desa dan Ketua RT/RW Tahun 2025.

Kegiatan ini merupakan upaya bersama dalam membangun pemerintahan desa yang responsif, komunikatif, dan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Muspika Kencong, perangkat desa, RT/RW se-Desa Paseban, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Danramil 0824/18 Kencong menekankan pentingnya peran RT/RW sebagai ujung tombak dalam deteksi dini permasalahan sosial kemasyarakatan.

“Sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintahan desa harus terus ditingkatkan, mulai dari tingkat RT/RW hingga pemerintah kabupaten. Stabilitas keamanan dan pembangunan dimulai dari lingkungan terkecil,” tegas Kapten Juwari.

Dihadapan Panglima TNI, Mayjen TNI Rudy Puji Kehebatan Babinsa Kodam Brawijaya

Surabaya,- Berbagai program Kodam V/Brawijaya yang berkaitan dengan masyarakat berhasil berjalan dengan baik. Itu semua, tentu tak lepas dari peran Babinsa.

Hal tersebut, dijelaskan oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, pada kesempatan kunjungan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Surabaya pada Kamis (22/05/2025).

Selain program TNI-AD Manunggal Air, kata Pangdam, beberapa program lainnya yang tak lepas dari tangan para Babinsa ialah ketahanan pangan, TNI-AD Manunggal Air, program serap gabah, RTLH, jambanisasi, TNI-AD menyatu dengan alam dan program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

“Untuk program TNI-AD Manunggal Air, tahun 2025 ini kami telah membangun sebanyak 160 unit. Sedangkan, untuk program LTT, saat ini sudah mencapai 1.051.372 hektar dari target untuk Provinsi jatim sebesar 2.748.760 hektar,” ungkap Pangdam.

Tak hanya itu saja, Mayjen TNI Rudy mengungkapkan, saat ini Pemprov Jatim berencana akan merangkul kembali pihak Kodam pada pelaksanaan program RTLH dan jambanisasi yang tersebar di seluruh daerah di Jawa Timur.

Pasalnya, pada pelaksanaan program itu di tahun sebelumnya, Kodam dinilai berhasil menyelesaikan program tersebut dengan baik.

“Sekitar ada 2.000 unit RTLH yang nantinya akan dikerjakan oleh Kodam Brawijaya. Itu kerjasama antara Kodam Brawijaya dan Pemprov Jatim,” jelas Pangdam.

Berkaitan dengan hal tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto pun langsung memberikan apresiasi terhadap dedikasi dan kerja keras para Babinsa.

Tak tanggung-tanggung, puluhan Babinsa berprestasi tersebut, mendapat penghargaan langsung dari Panglima TNI. “Penghargaan ini, tentunya untuk meningkatkan moril dan semangat Babinsa dalam mengemban tugas dan tanggung jawab di masyarakat,” pungkasnya.

Stand Ketahanan Pangan Korem 081/DSJ Dapat Penghargaan dari Panglima TNI di Surabaya

Surabaya, – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan arahan kepada aparat Satkowil (satuan komando kewilayahan) di jajaran Kodam V/Brawijaya, bertempat di Grand fullerton Ballroom, Jl Basuki Rahmat No 16-18, Surabaya, Kamis (22/5/2025).

Sesaat sebelum memberikan arahannya, Panglima TNI terlebih dulu meninjau berbagai stand ketahanan pangan dari berbagai satuan di jajaran Kodam V/Brawijaya.

Salah satu stand yang menarik perhatian dan ditinjaunya langsung yakni stand ketahanan pangan milik Korem 081/DSJ.

Di sana dipamerkan berbagai hasil ketahanan pangan, mulai dari beras, terong, wortel, pare, kacang panjang, cabai, tomat, belimbing, kubis, bawang merah, dan susu kambing etawa.

Selain itu, juga terdapat produk-produk di bidang ketahanan pangan, seperti bibit jagung, pupuk Proklamator, insektisida, dan fungisida.

Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyebut, berbagai hasil dan produk ketahanan pangan yang dipamerkan itu berasal dari beberapa satuan di jajarannya.

“Kebetulan yang kita tampilkan hari ini berasal dari Kodim 0807/Tulungagung, Kodim 0808/Blitar, dan Kodim 0810/Nganjuk. Ini sifatnya hanya sampel saja, karena kalau kita tampilkan semua, tentunya terbentur dengan keterbatasan tempat,” terangnya.

Lebih dari itu, Untoro mengaku bangga stand satuannya telah ditinjau langsung oleh Panglima TNI. Ia pun mengaku siap untuk lebih meningkatkan kerja kerasnya dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Tentunya ini kebanggaan bagi kami, bapak Panglima TNI berkenan meninjau stand ketahanan pangan kami. Ini jadi motivasi kami untuk berbuat lebih baik lagi ke depannya,” katanya.

Kunjungan Panglima TNI: Serma Suwarsu Terima Penghargaan atas Dedikasi di Kodam V/Brawijaya

Surabaya,– Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., memberikan semangat baru kepada prajurit Kodam V/Brawijaya dalam kunjungan kerjanya di Surabaya hari ini. Bertempat di Grand Fullerton Ballroom, Jalan Basuki Rahmat No.16 – 18, Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, Panglima TNI tidak hanya memberikan pengarahan dan evaluasi kinerja, tetapi juga memberikan penghargaan kepada prajurit berprestasi, Kamis (22/5).

Salah satu momen yang menyita perhatian adalah penyerahan sebuah sepeda motor kepada Serma Suwarsu dari Kodim 0830/Surabaya. Serma Suwarsu terpilih sebagai salah satu dari 30 prajurit inspiratif se-Kodam V/Brawijaya yang menerima penghargaan atas dedikasi dan kinerjanya yang luar biasa.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh Babinsa untuk terus hadir di tengah masyarakat, mengedepankan peran aktif, dan menjadi solusi atas berbagai tantangan kewilayahan,” tegas Jenderal Agus dalam sambutannya. Ia menekankan pentingnya sinergi dan motivasi prajurit dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial.

Komandan Kodim 0830/Surabaya, Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono, S.Sos., M.Han., menyatakan bahwa kunjungan Panglima TNI ini merupakan agenda strategis yang memperkuat soliditas dan semangat prajurit. Kehadiran Kodim 0830/Surabaya dalam acara ini menjadi bukti komitmen dalam mendukung tugas-tugas kewilayahan.

Kunjungan Panglima TNI ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme dan semangat pengabdian seluruh prajurit TNI dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jawa Timur. Penghargaan yang diberikan menjadi bukti nyata apresiasi atas dedikasi dan pengorbanan para prajurit dalam menjaga kedaulatan negara.

Sinergi Antarinstansi: Evakuasi Jenazah Ibu Eti Puspitasari di Tulungagung Setelah Hilang Terseret Arus

Tulungagung – Sinergi antarinstansi kembali ditunjukkan dalam kegiatan kemanusiaan saat jenazah Ibu Eti Puspitasari berhasil ditemukan dan dievakuasi di area Tumpak Bledek, Waduk Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (22/05/2025).

Ibu Eti Puspitasari sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai pada Senin (19/05/2025) di Dusun Sendang Bedog, Desa Samar, Pagerwojo. Sejak saat itu, Tim Gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Koramil Tipe B 0807/15 Pagerwojo, Polsek Pagerwojo, Senkom, dan warga masyarakat setempat melakukan pencarian intensif selama tiga hari.

Pada hari ketiga pencarian, Kamis (22/05), sekitar pukul 06.00 WIB, jenazah korban ditemukan oleh warga dalam kondisi mengapung di kawasan Waduk Wonorejo. Proses evakuasi segera dilakukan pada pukul 08.00 WIB oleh Tim Gabungan menggunakan perahu karet, dan jenazah dibawa menuju dermaga Waduk Wonorejo.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung diserahkan kepada tim Inafis Polres Tulungagung untuk proses pemulasaran di RSUD dr. Iskak Tulungagung. Pihak keluarga, termasuk suami korban, turut mendampingi dalam proses tersebut. Selanjutnya, jenazah akan dibawa ke rumah duka di Dusun Sendang Bedog, Desa Samar, untuk dimakamkan.

Danramil Tipe B 0807/15 Pagerwojo, Kapten Inf Edi, menyampaikan bahwa keterlibatan anggotanya dalam proses pencarian dan evakuasi merupakan wujud nyata dari komitmen TNI dalam membantu tugas-tugas kemanusiaan di wilayah.

“Kami turut berbelasungkawa atas musibah ini. Keterlibatan anggota Koramil merupakan bentuk sinergi dan kepedulian terhadap masyarakat. Kami akan terus mendukung proses pencarian, termasuk anak korban yang hingga kini belum ditemukan,” ujar Kapten Edi.

Hingga berita ini diturunkan, tim pencarian gabungan masih melanjutkan upaya pencarian terhadap anak korban yang juga diduga terseret arus dalam peristiwa tragis tersebut.

Koramil Karangpilang Pantau Distribusi Makanan Sehat di SMP Negeri 51 Surabaya Untuk Generasi Sehat

SURABAYA – Batuud Koramil 0830-19 Karangpilang, Peltu Sugeng Hariyono, bersama Babinsa Koptu Farid DA, melakukan pemantauan distribusi makanan sehat dan bergizi di SMP Negeri 51 Surabaya, Kamis (22/5/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Jalan Raya Balas Klumprik No. 125, Kelurahan Balas Klumprik, Kecamatan Wiyung. Kehadiran anggota TNI ini bertujuan untuk memastikan program makan sehat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi para siswa.

Peltu Sugeng menyampaikan bahwa keterlibatan Koramil merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesehatan dan kecerdasan generasi muda. “Kami ingin memastikan setiap siswa mendapatkan asupan gizi yang sesuai untuk mendukung aktivitas belajar mereka di sekolah,” ujarnya.

Dalam pemantauan tersebut, Peltu Sugeng dan Koptu Farid berinteraksi langsung dengan pihak sekolah dan petugas penyedia makanan. Mereka meninjau proses pembagian, memeriksa kualitas serta kuantitas makanan, dan memastikan semuanya sesuai standar kebersihan dan nutrisi.

Pihak sekolah menyambut baik keterlibatan Koramil dan berharap sinergi ini terus terjalin dalam berbagai kegiatan yang mendukung pendidikan dan kesehatan siswa.

Program makanan sehat ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat dan produktif, sekaligus menanamkan kebiasaan makan bergizi sejak dini.

Kesiapan Alutsista Jadi Prioritas: Denpal V/4 Sidoarjo Periksa Kendaraan Tempur di Kavaleri 3

Sidoarjo,- Prajurit Denpal V/4 Sidoarjo turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan kendaraan tempur serta dinas di Kesatuan Kavaleri 3/Sidoarjo, Kamis (22/05/2025). Kegiatan ini dipimpin oleh Dandenpal V/4 Sidoarjo, Letkol Cpl Kusaeri, yang menekankan pentingnya kesiapan alutsista dalam mendukung operasi militer. “Kami ingin semua kendaraan dalam kondisi prima,” ujarnya.

Rangkaian pemeliharaan meliputi pemeriksaan menyeluruh pada mesin, sistem rem, suspensi, hingga kelengkapan administrasi seperti STNK dan surat izin penggunaan kendaraan. Selain itu, tim juga memastikan bahwa sistem kelistrikan dan pendingin mesin berfungsi optimal agar tidak terjadi gangguan saat digunakan dalam latihan maupun tugas operasional.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan materiil tempur (Bintalpur) yang rutin dilakukan setiap periode guna menjaga daya tempur satuan. Setiap kendaraan roda dua maupun roda empat diperiksa secara teliti, termasuk kendaraan taktis yang sering digunakan dalam misi pengamanan dan patroli wilayah.

Selama proses pemeliharaan, para teknisi memberikan pendampingan kepada personel Kikav 3/Sidoarjo dalam upaya meningkatkan kemampuan perawatan mandiri kendaraan dinas. Prajurit diberikan pengetahuan dasar troubleshooting kerusakan ringan hingga cara melakukan perawatan harian agar performa kendaraan tetap terjaga dengan baik.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh kendaraan yang dimiliki Kikav 3/Sidoarjo dapat selalu siap pakai dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan. Kesiapan alutsista menjadi prioritas utama dalam menjaga profesionalisme dan efektivitas prajurit di medan operasi.

Satgas Yonif 512/QY Gelar Tanam Jagung Bersama Masyarakat di Keerom untuk Ketahanan Pangan

Keerom, Papua – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Satgas Yonif 512/QY Pos Yabanda bersama masyarakat Kampung Yabanda, Distrik Yaffi menggelar kegiatan tanam jagung secara gotong royong. Kamis, (22/05/2025).

Dengan semangat kebersamaan yang tinggi, prajurit TNI bersama warga membuka lahan, mengolah tanah, dan menanam benih jagung di atas lahan milik masyarakat yang selama ini belum tergarap secara maksimal. Kegiatan ini menjadi simbol nyata kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam membangun kemandirian pangan di wilayah perbatasan.

Bapa Yahya Sauri, salah satu masyarakat Kampung Yabanda, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran dan kepedulian Satgas terhadap kesejahteraan warga.

“Kami sangat senang dan merasa terbantu. Kehadiran TNI bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga membantu kami bertani, menanam jagung. Ini sangat berarti bagi kami,” ujar Bapa Yahya.

Selain membantu proses penanaman, Satgas juga memberikan pendampingan teknis serta bibit jagung unggul kepada warga. Diharapkan, dalam beberapa bulan ke depan hasil panen dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi harian maupun sumber ekonomi warga.

Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan tanaman, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi warga perbatasan. Semangat gotong royong yang ditanam hari ini akan menjadi fondasi kokoh bagi masa depan Distrik Yaffi yang lebih mandiri dan sejahtera.

Pendampingan Distribusi Makanan Bergizi oleh TNI: Meningkatkan Kualitas Gizi Pelajar di Sukolilo Baru

Surabaya,– Dalam rangka mendukung program Makan Sehat Bergizi (MSB), Babinsa Koramil Kenjeran, Sertu Budi Hermanto, melaksanakan pendampingan kegiatan distribusi makanan bergizi kepada ribuan pelajar di wilayah Kelurahan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak.

Sebanyak 2.017 siswa dari berbagai jenjang pendidikan menjadi penerima manfaat dalam kegiatan yang berlangsung pada Kamis (22/5) tersebut. Program ini menyasar total 9 sekolah, terdiri dari TK, SD, SMP, dan SLB, sementara jenjang SMA belum menerima bantuan pada tahap ini.

Pendampingan oleh Babinsa menjadi bagian penting dalam menjamin kelancaran dan ketertiban proses distribusi makanan sehat yang diberikan kepada siswa. Kegiatan ini juga menunjukkan sinergi antara TNI AD dan pihak sekolah dalam mendukung peningkatan gizi dan kesehatan peserta didik.

Salah satu punggawa Koramil Kenjeran Sertu Budi Hermanto menyampaikan, bahwa keterlibatannya dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas generasi muda sejak dini. “Kami berharap, dengan makanan bergizi yang diterima, para siswa bisa tumbuh lebih sehat dan semangat dalam belajar,” ujarnya.

Program Makan Sehat Bergizi ini merupakan inisiatif yang bertujuan membantu pemenuhan gizi anak-anak sekolah, khususnya di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih. Harapannya, program ini akan terus berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak pelajar di wilayah Surabaya.