Kegiatan Komsos Babinsa di Desa Penang: Membangun Sinergi TNI dan Masyarakat untuk Keamanan

Bondowoso, 23 Mei 2025 — Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan sekadar simbol keamanan, namun juga bentuk nyata kepedulian. Inilah yang ditunjukkan Babinsa Desa Penang, Serda Deny Wahyudi, saat melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) di malam hari bersama keluarga Bapak H. Sudioko di Desa Botolinggo, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis malam pukul 20.00 WIB ini menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Meski hari sudah larut, semangat pengabdian Serda Deny tak surut. Ia tetap menjalankan tugasnya sebagai Babinsa sekaligus piket di Posramil Botolinggo demi menjaga hubungan emosional dengan masyarakat binaan.

“Kehadiran Babinsa di malam hari sangat menyejukkan hati kami. Tidak banyak yang mau turun langsung seperti ini. Kami merasa dilindungi dan diperhatikan,” ungkap H. Sudioko dengan penuh rasa haru.

Dalam obrolan santai namun bermakna tersebut, dibahas berbagai hal seputar keamanan lingkungan, perkembangan sosial, dan pentingnya menjaga kekompakan warga. Serda Deny menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat sebagai fondasi pertahanan wilayah yang kuat.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa TNI selalu hadir, tidak hanya saat ada masalah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Membangun komunikasi yang kuat dengan warga adalah kunci utama menjaga ketahanan wilayah,” tegas Serda Deny Wahyudi.

Aksi nyata ini membuktikan bahwa peran Babinsa tidak sebatas patroli atau penegakan keamanan, tapi juga hadir sebagai sahabat, pengayom, dan motivator bagi masyarakat. Kegiatan seperti ini memperkuat branding positif TNI AD sebagai institusi yang selalu dekat dengan rakyat.

Kegiatan Penguatan Karakter: Serda Sopari Muslih Tanamkan Nasionalisme pada Siswa SMK 1 Geger

Madiun – Anggota Koramil 0803/11 Geger, Serda Sopari Muslih, melaksanakan kegiatan penguatan karakter terhadap siswa SMK 1 Geger pada hari ini pada Jumat (23/5). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda yang tangguh dan berwawasan kebangsaan.

Dalam kegiatan tersebut, Serda Sopari Muslih memberikan materi tentang nilai-nilai kedisiplinan, nasionalisme, dan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Para siswa SMK 1 Geger mengikuti kegiatan dengan antusias dan menunjukkan semangat yang tinggi.

“Pembinaan karakter bagi generasi muda sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dan kecintaan terhadap NKRI sejak dini. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat menjadi generasi muda yang berkarakter kuat, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan,” jelas Serda Sopari Muslih.

Pihak SMK 1 Geger menyambut baik kegiatan penguatan karakter ini dan berharap dapat terjalin kerja sama berkelanjutan dengan Koramil 0803/11 Geger dalam upaya pembentukan karakter peserta didik yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan institusi pendidikan dalam upaya mempersiapkan generasi muda yang berkualitas, memiliki jiwa patriotisme, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Kepedulian TNI: Babinsa Ngranget Koordinasi Kegiatan Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Desa

Madiun,- Babinsa Desa Ngranget Koramil 0803-14/Dagangan Serma Abdul Halim bersama warga melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan desa untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. Kegiatan gotong royong yang dilaksanakan pada hari Jumat (23/5) ini melibatkan puluhan warga Desa Ngranget.

Serma Abdul Halim sebagai Babinsa desa setempat turut memimpin dan mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan tersebut. Masyarakat dengan antusias berpartisipasi dalam kegiatan membersihkan lingkungan, mulai dari membersihkan selokan, memotong rumput liar, hingga mengumpulkan sampah di sekitar lingkungan desa.

“Kegiatan gotong royong ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat semangat persatuan dan kerja sama di antara warga desa,” ungkap Serma Abdul Halim.

Dalam kesempatan tersebut, Serma Abdul Halim juga menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyakit dan bencana alam seperti banjir. Ia menghimbau agar masyarakat secara rutin melaksanakan kegiatan gotong royong untuk memelihara kebersihan dan keindahan desa.

Kepala Desa Ngranget, Bapak Hendrik menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pembersihan lingkungan ini. Menurutnya, kehadiran Babinsa sangat membantu dalam menggerakkan partisipasi warga untuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan gotong royong semacam ini direncanakan akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari program kerja sama antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa yang bersih, sehat, dan sejahtera.

Program Banyuwangi Hijau Fase 2 dan 3 Diharapkan Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Pelestarian Lingkungan

BANYUWANGI – Komando Distrik Militer (Kodim) 0825/Banyuwangi melalui Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Kav Suprapto menghadiri acara peluncuran Program Banyuwangi Hijau Fase 2 dan Fase 3 yang mengusung tema “Aksi Nyata, Dampak Nyata dan Berkelanjutan”. Kegiatan ini digelar di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, pada Jumat (23/05/2025).

Hadir dalam acara tersebut Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Sekretaris Daerah Banyuwangi Guntur Priambodo, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., jajaran Forkopimda, para camat dan kepala desa se-Kabupaten Banyuwangi, serta tamu undangan lainnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Banyuwangi Hijau merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi-aksi kolaboratif yang berkelanjutan.

Senada dengan hal tersebut, Mayor Kav Suprapto menyatakan apresiasinya atas program ini. “Kegiatan ini sangat produktif, adaptif, dan inovatif sebagai bentuk aksi nyata yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan untuk mendukung pelestarian lingkungan hidup di Banyuwangi,” ujarnya.

Program Banyuwangi Hijau diharapkan menjadi motor penggerak bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam menjaga ekosistem dan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan hijau.

Babinsa Posramil Licin Banyuwangi Tanggap Bencana, Bantu Warga Hadapi Banjir dan Jaga Akses Jalan Utama

Banyuwangi,– Bencana banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Licin. Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut menyebabkan Jalan Raya Ijen Cawan, tepatnya di Desa Jelun, tergenang air dan sebagian menutup akses jalan utama menuju arah Licin pada Jumat (23/05/2025).

Merespons cepat situasi tersebut, Babinsa Posramil Licin yang sedang piket saat itu langsung melaksanakan giat monitoring di lokasi kejadian. Bersama warga setempat, Babinsa menunjukkan aksi nyata dalam menghadapi bencana dengan semangat produktif, adaptif, dan inovatif.

Tidak hanya melakukan pemantauan, Babinsa turut membantu warga yang mengalami kesulitan melewati jalan yang tergenang banjir. Warga dan aparat bahu-membahu mengatur lalu lintas, membantu pengendara, dan memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga.

“Dalam kondisi seperti ini, sinergi antara aparat dan masyarakat sangat penting. Kita harus tetap produktif dalam membantu sesama, adaptif terhadap situasi darurat, dan inovatif dalam mencari solusi cepat di lapangan,” ujar Babinsa Posramil Licin saat ditemui di lokasi.

Aksi cepat tanggap ini menjadi bukti nyata komitmen Babinsa dalam mendampingi masyarakat menghadapi situasi darurat. Kegiatan ini juga menjadi contoh kolaborasi yang kuat antara aparat dan warga dalam menjaga ketahanan wilayah dari berbagai ancaman bencana.

Langkah selanjutnya, Babinsa bersama perangkat desa dan instansi terkait akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi guna mencegah risiko lanjutan serta memastikan akses jalan dapat segera kembali normal.

HUT ke-52 PT ASDP Indonesia Ferry, TNI AD Dukung Peningkatan Layanan Transportasi Antar Pulau Nasional

Banyuwangi,- Suasana hangat dan penuh semangat terpancar dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang digelar di Hotel Aston Banyuwangi. Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0825 Banyuwangi, Pasi Intel Kodim 0825, Danramil 0825/21 Kalipuro, jajaran pimpinan PT ASDP, serta para undangan dari berbagai instansi strategis.(,22/05/2025)

Kehadiran Kasdim 0825 menunjukkan sinergi yang solid antara TNI AD dengan BUMN, khususnya PT ASDP, dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik di wilayah pesisir serta lintasan penyeberangan yang menjadi urat nadi perhubungan antar pulau di Indonesia.

Dalam sambutannya, pimpinan PT ASDP menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam perayaan istimewa ini. Ia menekankan bahwa usia ke-52 tahun merupakan momentum penting bagi perusahaan untuk terus berkembang dan berinovasi dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat.

“Kami berharap, di usia ke-52 tahun ini, ASDP semakin maju dan solid dalam memberikan layanan yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga ramah dan memuaskan. Kunci dari pelayanan yang berkualitas adalah kerja dari hati. Oleh karena itu, kami terus mendorong seluruh karyawan ASDP agar bekerja sepenuh hati demi melayani masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Acara berlangsung meriah dengan nuansa kebersamaan, Perayaan ini menjadi simbol komitmen ASDP untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanannya, seiring meningkatnya kebutuhan transportasi laut yang andal dan aman.

Dengan semangat HUT ke-52 ini, PT ASDP menegaskan kembali peran strategisnya sebagai penyambung antarpulau yang tidak hanya fokus pada aspek bisnis, tetapi juga pada pelayanan sosial dan pembangunan nasional.

TMMD ke-126: Kodim 0818 Malang-Batu Fokus Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan Desa

Malang,- Kepala Staf Kodim 0818/Malang-Batu Mayor Czi Supaat memimpin rapat koordinasi dalam rangka penentuan sasaran program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025. Rapat yang berlangsung di Aula Makodim Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Kegiatan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari pemerintah daerah, instansi terkait, serta tokoh masyarakat. (05/2025)

Dalam sambutannya, Mayor Czi Supaat menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam pelaksanaan program TMMD. “Program TMMD bukan hanya tanggung jawab TNI, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat dan pemerintah daerah. Kita harus bersama-sama menentukan sasaran yang tepat agar program ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Rapat ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan prioritas pembangunan di wilayah Kabupaten Malang, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam pelaksanaan TMMD. Beberapa poin penting yang dibahas antara lain infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan, yang menjadi fokus utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

Mayor Czi Supaat juga mengingatkan semua peserta untuk memperhatikan aspek keberlanjutan dari setiap program yang akan dilaksanakan. “Kita harus memastikan bahwa setiap kegiatan yang dilakukan tidak hanya berdampak positif dalam jangka pendek, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tambahnya.

Dengan semangat kebersamaan, diharapkan pelaksanaan TMMD ke-126 TA 2025 dapat berjalan lancar dan sukses, serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan desa-desa di Kabupaten Malang. Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang baik untuk mewujudkan tujuan bersama dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pendampingan Babinsa Perkuat Gerakan Antisipasi Darurat Pangan di Kecamatan Kanigaran

Probolinggo,- Dalam rangka mendukung Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil 0820-01/Kanigaran terus aktif mendampingi petani di wilayah binaan. Hari ini, dua Babinsa, Serka M. Istaim dan Serka Suparjan, melaksanakan pendampingan panen padi di lahan milik Ibu Wariyah (58 tahun), warga RT 07 RW 06, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo,(23/5).

Lahan seluas 0,2 hektare tersebut menghasilkan panen sebanyak 1,2 ton gabah. Sebagian hasil panen dijual ke tengkulak, sementara sisanya dikonsumsi sendiri oleh pemilik lahan. Pendampingan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya di tengah situasi darurat pangan nasional.

Melalui sinergi bersama petani, Babinsa terus berkomitmen hadir sebagai penggerak dan pendamping dalam setiap upaya swasembada pangan di daerah.

Kodim 0820/Probolinggo Tekankan Pentingnya Bela Negara dalam Menangkal Ancaman Modern Saat Ini

Probolinggo,- Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0820/Probolinggo Mayor Kav Edy Surnoto menjadi pemateri dalam kegiatan penguatan bela negara di lingkungan tim penggerak PKK Kabupaten Probolinggo, Jumat (23/5).

Mayor Kav Edy Surnoto mengatakan bela negara adalah upaya pembelaan terhadap negara yang dilakukan oleh seluruh warga negara, baik secara individu maupun kolektif, yang dilandasi oleh rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta nilai-nilai Pancasila.

Kader PKK memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran dan semangat bela negara di tingkat keluarga dan masyarakat. “Kader PKK dapat menjadi agen perubahan dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air, loyalitas terhadap negara dan kesadaran untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional,” kata Mayor Kav Edy Surnoto.

Mayor Kav Edy Surnoto berharap melalui penguatan bela negara di lingkungan tim penggerak PKK ini akan tumbuh kesadaran bela negara baik untuk pengurus, kader maupun keluarga dan lingkungan sekitar. “Kesadaran bela negara harus selalu dibina dan dilestarikan dengan sebaiknya, mari kita bimbing keluarga dan anak-anak kita menjadi generasi yang cinta Indonesia, Pancasila, NKRI dan menghormati perbedaan,”ujarnya.

Ditambahkan perwira murah senyum ini bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar terdiri dari ribuan pulau berbagai suku dan bahasa serta kondisi geografis yang sangat luas, berbatasan dengan banyak negara. Kondisi ini memerlukan pertahanan negara yang kuat baik secara militer, ekonomi, sosial, budaya dan politik.

“di era modern saat ini tantangan yang dihadapi justru lebih besar jika lengah bangsa Indonesia dapat dijajah kembali secara ekonomi, sosial, budaya dengan narkoba atau paham radikal dan terorisme,
melalui penguatan ini diharapkan akan tumbuh kesadaran bela negara khususnya di lingkungan tim penggerak PKK Kabupaten Probolinggo,”pungkasnya.

Satgas Yonif 512/QY dan Brimob Polri Gelar Komsos, Pererat Sinergi Masyarakat di Kiwirok Pegunungan Bintang

Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat di Distrik Kiwirok, ketika Satgas Yonif 512/QY bersama personel Brimob Polri menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan masyarakat setempat. Jumat, (23/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat guna menciptakan situasi yang aman, damai, serta mendukung pembangunan sosial di wilayah perbatasan.

Dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, masyarakat turut menyambut dengan antusias. Salah satu masyarakat, Mama Walifa, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh TNI dan Polri.

“Anak-anak tentara dan polisi ini datang dengan senyum dan kasih. Kami merasa aman dan dihargai. Terima kasih sudah datang dan peduli kami di Kiwirok,” tuturnya dengan haru

Selain berdialog langsung, kegiatan ini juga diisi layanan kesehatan gratis, serta bernyanyi bersama. Kolaborasi antara TNI dan Polri ini menjadi contoh sinergi yang nyata demi kesejahteraan masyarakat Papua.

Dengan kegiatan Komsos seperti ini, harapan besar tertanam agar kedamaian dan pembangunan di wilayah Pegunungan Bintang semakin tumbuh dan berkelanjutan.