Dedikasi TNI: Prajurit Koramil Tenggarang Latih 80 Generasi Muda dalam Pelatihan PBB

Bondowoso — Dua prajurit TNI dari Koramil 0822/04 Tenggarang, Serka Budi P dan Sertu I Nengah M, kembali menunjukkan dedikasi luar biasa mereka dalam membina generasi muda. keduanya menjadi instruktur dalam kegiatan Pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang diikuti 80 peserta di Balai Latihan Kerja (BLK) Tangsil Kulon, Kecamatan Tenggarang. pada Jumat (23/05/2025)

Pelatihan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini berlangsung dengan penuh disiplin, semangat, dan antusiasme tinggi. Materi yang diajarkan mencakup PBB dasar serta tata cara laporan saat apel, dua pondasi utama dalam membentuk karakter kerja keras dan rasa cinta tanah air. Program ini tidak hanya menekankan fisik, tetapi juga mental dan sikap profesional peserta.

“Ini bukan sekadar pelatihan baris-berbaris, tapi proses pembentukan karakter generasi produktif. Dengan disiplin dan semangat kebangsaan, anak-anak muda ini akan lebih siap menghadapi dunia kerja,” jelas Serka Budi P yang dikenal dekat dengan warga binaannya.

Antusiasme peserta juga luar biasa. Salah satunya, Santi (21), mengaku bangga mendapat pelatihan langsung dari TNI. “Saya jadi tahu arti kedisiplinan yang sebenarnya. Latihan ini membuat saya lebih percaya diri dan siap kerja,” ujarnya.

Kegiatan berjalan aman, tertib, dan sukses 100%, menurut laporan resmi kepada Danramil 0822/04 Tenggarang. Peran aktif Babinsa seperti Serka Budi dan Sertu Nengah menjadi bukti konkret bahwa TNI hadir untuk rakyat, mendidik dan menginspirasi dari garis depan.

Kegiatan Jumat Bersih di Blitar: Sinergi Babinsa dan Masyarakat Ciptakan Kebersihan Lingkungan

Blitar – Dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan asri, Babinsa Kelurahan Klampok Koramil 0808/20 Sananwetan Kodim 0808/Blitar Serka Andik S bersama warga RT. 02 RW 01 Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan Kota Blitar, melaksanakan kegiatan kerja bakti Jumat Bersih, Jumat (23/5/2025).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan sekaligus sebagai sarana mempererat silaturahmi antar warga. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua RW. 01 Bapak Susanto dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Serka Andik S menyampaikan bahwa kegiatan jumat bersih ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan contoh dan semangat gotong royong.

“Lingkungan yang bersih mencerminkan masyarakat yang sehat dan peduli. Kita harapkan kegiatan seperti ini menjadi rutinitas yang terus dilestarikan,” ujar Babinsa Andik.

Ketua RW. 01 Bapak Susanto mengapresiasi kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini. “Kami merasa sangat terbantu dan termotivasi. Kehadiran Babinsa memberi semangat baru bagi warga untuk peduli pada lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Sementara itu, Danramil 0808/20 Sananwetan Kapten Inf. Dwi Harianto juga turut memberikan apresiasi atas kolaborasi antara Babinsa dan masyarakat. “Kegiatan seperti ini menunjukkan sinergi yang baik antara TNI dan warga. Ini adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami harap semangat gotong royong ini terus tumbuh di tengah masyarakat,” kata Danramil.

Dengan semangat kebersamaan, kegiatan Jumat Bersih ini berhasil menciptakan lingkungan yang lebih bersih serta memperkuat hubungan sosial antarwarga dan aparat territorial.

Karya Bakti Pasca Banjir: Babinsa Koramil Kenduruan Bersama Warga Atasi Dampak Bencana

TUBAN, – Upaya kolaboratif Babinsa Koramil 0811/11 Kenduruan bersama masyarakat dan BPBD melaksanakan kegiatan karya bakti pasca bencana banjir dengan membersihkan lumpur dan sisa-sisa material lainnya di dusun Ledok, Desa Sidomukti, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban.

Komandan Koramil 0811/11 Kenduruan, Letda Inf Ahmad mengatakan bahwa, pengerahan pasukan TNI bersama elemen masyarakat dalam kegiatan karya bakti pasca banjir bandang tersebut untuk membantu warga yang saat ini sedang terkena musibah bencana.

“Mereka bahu-membahu membersihkan lumpur yang menggenangi rumah warga, jalan dan fasilitas umum lainya” Ucap Danramil Letda Inf Ahmad.

Selain itu, kegiatan karya bakti bersama tersebut dilakukan sebagai wujud kepedulian dan rasa solidaritas terhadap sesama khususnya bagi masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan. Pihaknya berharap, kegiatan ini dilaksanakan secara maksimal.

“Tujuan karya bakti pasca banjir ini yaitu membantu masyarakat yang terdampak, pemulihan lingkungan, membersihkan drainase saluran air dan jalan, dengan harapan warga bisa segera beraktivitas normal”, Imbuhnya.

Pihaknya juga menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan selalu berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem yang menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, banjir bandang, tanah longsor dan pohon tumbang.

“Kami menghimbau masyarakat agar lebih waspada, dan berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan dari potensi cuaca ekstrem tersebut”, Pungkasnya.

Babinsa Koramil Palengaan Gelar Komsos untuk Perkuat Kerukunan dan Keamanan di Desa Panaan

PAMEKASAN – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan pembinaan teritorial (Binter) Babinsa Koramil 0826-08 Palengaan, Sertu Edy Tr, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga binaannya di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan.

Kegiatan yang dilakukan secara santai namun penuh keakraban ini berlangsung di salah satu warung warga bersama tokoh masyarakat serta pemuda setempat. Dalam kesempatan tersebut, Sertu Edy Tr menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan dan keamanan lingkungan sebagai bentuk nyata dari cinta tanah air.

“Komsos ini merupakan sarana yang sangat efektif untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi dan permasalahan yang ada di lapangan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa peran aktif warga dalam menjaga stabilitas wilayah sangatlah penting, terlebih di tengah berbagai tantangan sosial yang ada saat ini. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan segala potensi konflik dapat dicegah sejak dini.

“Dengan adanya informasi dari masyarakat kita dapat melakukan pencegahan dan antisipasi terhadap hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah,”imbuhnya.

Kegiatan Komsos ini merupakan bagian dari upaya TNI melalui para Babinsa untuk terus hadir di tengah masyarakat dan berperan aktif dalam menciptakan suasana aman, damai, dan kondusif di wilayah binaannya.

Upaya Terpadu Cegah Penyebaran Demam Berdarah di Surabaya Melalui Kegiatan Fogging di RW 02

Surabaya – Dalam upaya mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Babinsa Kelurahan Bubutan Serda Wahyu bersama instansi terkait melaksanakan kegiatan fogging di RW 02, Jalan Tembok Gede III, Kelurahan Bubutan, Kecamatan Bubutan, pada Jumat (23/05).

Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya kasus gigitan nyamuk Aedes aegypti di beberapa wilayah kota. Fogging menyasar area pemukiman padat penduduk, selokan, dan titik-titik rawan perkembangbiakan nyamuk.

Serda Wahyu menyampaikan, pendampingan ini merupakan bagian dari peran Babinsa dalam mendukung program kesehatan masyarakat. “Kami bersinergi dengan petugas puskesmas dan kader kesehatan untuk memastikan proses fogging berjalan aman dan tepat sasaran,” ujarnya.

Warga terlihat antusias dan turut mendukung kegiatan ini. Selain fogging, petugas juga menghimbau warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan rutin melakukan 3M: menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan angka penyebaran DBD dapat ditekan dan lingkungan tetap sehat serta aman bagi masyarakat.

Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Karya Bakti Serka Irpani di Bangkalan Dapat Apresiasi Warga

Bangkalan – Babinsa Koramil 0829-12/Modung, Serka Irpani, melaksanakan kegiatan Karya Bakti (Karbak) bersama warga di Dusun Gumung, Desa Pangpajung, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, pada hari Jum’at, (23/5/25).

Kegiatan Karbak ini difokuskan pada perbaikan dan pembersihan makam umum yang merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial TNI terhadap lingkungan dan masyarakat. Serka Irpani turun langsung bersama warga untuk membersihkan semak belukar, memperbaiki akses jalan menuju makam, serta merapikan area sekitar makam agar lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat yang datang berziarah.

Serka Irpani menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Sebagai Babinsa, sudah menjadi tanggung jawab kami untuk selalu hadir dan membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk menjaga kebersihan dan kelayakan fasilitas umum seperti makam,” ujar beliau.

Warga Dusun Gumung menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih atas keterlibatan langsung Babinsa dalam kegiatan sosial di lingkungan mereka.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat semakin solid serta dapat menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.

Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Babinsa Sidoarjo Dukung Kelompok Tani dalam Tanam Padi

Sidoarjo,- Di Desa Jogosatru, Kecamatan Sukodono, Babinsa Koramil 0816/15, Serda Moh Zahlan, mendampingi enam kelompok tani dalam kegiatan tanam padi. Ia turun langsung ke sawah, memberi arahan teknis, dan membangkitkan semangat petani.

Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan apel kecil dan pengarahan tata cara tanam padi yang benar. Serda Zahlan menjelaskan posisi benih, jarak tanam, hingga kedalaman, agar hasil panen lebih maksimal dan seragam.

Di Desa Sambi Bulu, Kecamatan Taman, Sertu Tri Andoyo dari Koramil 0816/14 turut membantu petani menggarap lahan padi tahap kedua. Bersama Kelompok Tani “Sambi Tani 1”, ia mendukung persiapan tanam di lahan seluas 40,75 hektar.

Pendampingan Babinsa dirasakan sangat membantu, baik secara teknis maupun mental. Petani merasa lebih bersemangat karena tidak bekerja sendirian. Sinergi ini juga mengurangi kesalahan kerja dan mempercepat proses pertanian di lapangan.

Kehadiran Babinsa dalam pertanian membuktikan peran aktif TNI dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan semangat gotong-royong, keterlibatan mereka menjadi contoh bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat dapat memperkuat sektor pertanian nasional.

Komitmen Keterbukaan: Musyawarah Desa Terung Wetan Bentuk Panitia Penjaringan Perangkat Desa Secara Demokratis

Sidoarjo, 23 Mei 2025 – Komitmen untuk mewujudkan pemerintahan desa yang transparan dan partisipatif tampak nyata dalam Musyawarah Desa Terung Wetan, Kecamatan Krian, yang digelar pada Kamis malam (22/05). Dalam forum ini, masyarakat bersama unsur pemerintahan desa dan tokoh-tokoh setempat secara mufakat membentuk panitia penjaringan perangkat desa baru.

Hadir dan turut memberikan dukungan penuh dalam acara tersebut adalah Babinsa Koramil 0816/09 Krian, Serda Gunawan Winarko, yang dengan penuh semangat mendampingi jalannya musyawarah di pendopo Balai Desa Terung Wetan. Musyawarah yang dimulai pukul 19.30 WIB itu berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjunjung nilai-nilai demokrasi lokal.

Kepala Desa Terung Wetan, Ibu Tarlin, membuka acara dengan menegaskan pentingnya keterbukaan dan semangat kebersamaan sebagai landasan proses seleksi perangkat desa. Acara ini juga dihadiri oleh Camat Krian, Bapak Fauzi, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya memilih panitia yang memiliki integritas tinggi agar mampu menyelenggarakan proses penjaringan secara adil dan profesional.

Dalam kesempatan tersebut, Kasi Pemerintahan Kecamatan Krian, Bapak Rendi, memberikan penjelasan mengenai prosedur dan payung hukum yang harus dipatuhi selama proses berlangsung, sesuai peraturan yang berlaku.

Serda Gunawan Winarko menegaskan bahwa kehadiran TNI melalui peran Babinsa bukan hanya untuk aspek keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari elemen sosial yang aktif mendukung kemajuan desa. “Kehadiran saya malam ini merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai Babinsa. Saya ingin memastikan bahwa proses penjaringan perangkat desa ini berjalan lancar, terbuka, dan adil. Mari kita dorong panitia terpilih agar bekerja secara profesional demi mendapatkan perangkat desa yang benar-benar berkompeten,” ujar Serda Gunawan dalam sambutannya.

Proses pemilihan panitia dilakukan secara demokratis dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat yang hadir, seperti BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, Karang Taruna, PKK, RT/RW, hingga perangkat desa. Setelah melalui diskusi yang konstruktif, akhirnya ditetapkan tujuh orang anggota panitia yang merepresentasikan berbagai unsur desa.

Rangkaian acara ditutup pada pukul 21.30 WIB dengan doa bersama dan penegasan komitmen untuk segera menyusun tahapan serta jadwal penjaringan perangkat desa. Seluruh peserta musyawarah menyepakati untuk mengawal jalannya proses ini secara bersama-sama.

Musyawarah Desa Terung Wetan ini menjadi cerminan kuatnya budaya gotong royong dan semangat kolektif masyarakat dalam menentukan arah pembangunan desanya. Peran aktif Babinsa dalam proses ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat dapat menjadi kekuatan besar dalam menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik.

Danramil Krian Pimpin Senam Kesegaran Jasmani, Tingkatkan Kebugaran dan Silaturahmi Warga Sidoarjo

Sidoarjo, 23 Mei 2025 — Suasana pagi yang cerah menyelimuti halaman Balai Desa Terung Wetan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, saat sekitar 140 peserta yang terdiri dari warga dan unsur Muspika berkumpul mengikuti kegiatan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) rutin. Tepat pukul 07.00 WIB, Danramil 0816/09 Krian, Kapten Arm Teguh Yudi Irbayanto, S.H., bersama anggota Koramil membuka kegiatan senam yang digelar setiap Jumat pagi ini.

Peserta mulai memasuki area halaman balai desa dan menempati posisi masing-masing secara tertib. Senam SKJ dibuka secara resmi oleh Kapten Arm Teguh Yudi Irbayanto, S.H., dan dilanjutkan dengan gerakan energik yang dipandu oleh instruktur senam. Senam selesai dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta

Kapten Arm Teguh Yudi Irbayanto, S.H., menekankan pentingnya kebugaran jasmani sebagai modal dasar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Melalui senam SKJ ini, kita tidak hanya menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarinstansi dan warga. Semoga kegiatan rutin ini terus memupuk semangat gotong royong dan kebersamaan di setiap langkah kita,” ungkapnya penuh semangat.

Sementara itu, Camat Krian, Bapak Fauzi, menyambut baik kegiatan ini dan berharap dapat diikuti oleh instansi lainnya. “Senam pagi ini membuktikan bahwa kebugaran dan kerukunan bisa berjalan beriringan. Terima kasih kepada Danramil dan Kapolsek atas sinergi yang terus terjalin dalam mendukung program pemerintah kecamatan,” ujarnya.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama di depan Balai Desa Terung Wetan, meninggalkan kesan positif dan semangat kebersamaan dalam membangun desa yang sehat, sejahtera, dan harmonis.

Pembentukan Karakter Siswa: Koramil 0815/07 Ajak Siswa MTS Darul Ulum Senam dan Belajar Kebangsaan

Mojokerto, – Dalam rangka membentuk karakter siswa sekolah yang disiplin dan berwawasan kebangsaan, Koramil 0815/07 Jetis menggelar kegiatan senam bersama dan pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di halaman MTS Darul Ulum, Dusun Ngabar 1, Desa Ngabar, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (23/05/2025).

Kegiatan ini diikuti sebanyak 283 siswa dan siswi MTS Darul Ulum dengan penuh antusias. Selain itu, pada kegiatan tersebut, Kepala Sekolah MTS Darul Ulum Ibu Tutut, S.Pd., para guru serta wali kelas turut hadir bersama jajaran anggota Koramil 0815/07 Jetis dipimpin Bati Komsos Serma M. Setyo Budi.

Dalam keterangan terpisah, Danramil 0815/07 Jetis, Kapten Cba Kurniawan Junaedi, menyampaikan, kegiatan yang dilakukan anggotanya merupakan bagian dari program pembinaan teritorial dalam upaya pembentukan karakter siswa sejak dini.

“Melalui kegiatan senam dan wawasan kebangsaan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, semangat kebangsaan, dan cinta tanah air kepada para siswa. Karakter yang kuat akan menjadi pondasi penting dalam menjalani kehidupan sosial mereka di masyarakat”, ungkap Kapten Kurniawan.

Lebih lanjut, Kapten Kurniawan menyoroti pentingnya pembentukan karakter di tengah situasi perilaku siswa sekolah saat ini di beberapa daerah yang dinilai mulai mengkhawatirkan.

“Kita prihatin melihat fenomena menurunnya adab dan etika di kalangan siswa, seperti kurangnya sopan santun terhadap guru dan orang tua, perilaku tawuran, bolos sekolah, bahkan ikut gank motor. Ini menjadi tugas bersama, termasuk TNI, untuk mengingatkan bahwa kecerdasan intelektual harus dibarengi dengan akhlak yang baik. Pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai etika menjadi sangat krusial”, tegasnya.

Rangkaian acara diawali dengan apel pembukaan, dilanjutkan senam bersama, penyampaian materi wawasan kebangsaan, dan ditutup dengan doa bersama. Pihak sekolah menyambut positif kegiatan ini dan berharap kerja sama serupa dapat terus dilanjutkan untuk mendukung pembentukan karakter peserta didik.