Koramil 0814-05/Perak Perbaiki Tanggul Sungai Waruturi Cegah Banjir Desa Karangdagangan

JOMBANG menjadi lokasi pelaksanaan kerja bakti perbaikan tanggul Sungai Waruturi yang jebol oleh Koramil 0814-05/Perak Kodim 0814/Jombang. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah cepat mencegah banjir yang berpotensi menggenangi permukiman dan persawahan warga.

Perbaikan tanggul dilaksanakan di Desa Karangdagangan, Kecamatan Bandarkedungmulyo, pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat dan perangkat desa guna mempercepat penanganan kerusakan tanggul akibat luapan air hujan.

Koramil 0814-05/Perak mengerahkan personel Babinsa bersama warga setempat dengan dukungan alat berat. Penguatan tanggul dilakukan melalui pengisian karung material dan penataan struktur tanggul untuk menahan debit air sungai saat hujan deras.

Danposramil 0814-05/Perak Peltu Hadi Setiawan menjelaskan bahwa perbaikan tanggul bertujuan mencegah terjadinya banjir yang dapat merusak rumah warga dan lahan pertanian di sekitar bantaran Sungai Waruturi.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu masyarakat menghadapi potensi bencana, khususnya banjir saat musim hujan,” tegas Peltu Hadi Setiawan saat memantau langsung kerja bakti di lokasi.

Babinsa Desa Karangdagangan Koptu Syahroni menegaskan kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut sebagai wujud komitmen membantu kesulitan masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah binaan.

Seluruh rangkaian kerja bakti berjalan aman dan lancar. Diharapkan perbaikan tanggul ini mampu meminimalkan risiko banjir serta memberikan rasa aman bagi masyarakat Desa Karangdagangan dalam menghadapi intensitas hujan tinggi.

Babinsa Koramil Klampis Hadiri Penanaman Mangrove Bersama Mahasiswa dan Warga Desa Tolbuk

BANGKALAN menjadi lokasi kegiatan penanaman bibit mangrove yang melibatkan Babinsa Koramil 0829-14/Klampis bersama mahasiswa dan masyarakat pesisir. Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI AD dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah abrasi pantai wilayah binaan.

Kegiatan penanaman mangrove dilaksanakan di Desa Tolbuk, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, pada Kamis, 15 Januari 2026. Sekitar ratusan peserta terlibat aktif dalam kegiatan gotong royong sebagai bentuk kepedulian terhadap ekosistem pesisir setempat.

Babinsa Koramil 0829-14/Klampis Serda M. Fauzi dan Koptu Dwi Setiawan hadir mendampingi pelaksanaan kegiatan yang digagas Mahasiswa KKN Reguler Kelompok 03 Universitas Trunojoyo Madura bersama masyarakat Desa Tolbuk.

Penanaman mangrove bertujuan menjaga kelestarian lingkungan pesisir serta mencegah terjadinya abrasi pantai. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat dan generasi muda tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam pesisir.

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimcam, antara lain Camat Klampis, Danramil Klampis yang diwakili Babinsa, Kapolsek Klampis beserta anggota, Kepala Desa Tolbuk, mahasiswa, pelajar, serta warga setempat yang antusias mengikuti kegiatan.

Serda M. Fauzi menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan penanaman mangrove merupakan wujud kepedulian bersama terhadap lingkungan. “Penanaman mangrove ini diharapkan mampu memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat pesisir,” ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan sinergi antara TNI, mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat terus terjaga dalam mendukung pelestarian lingkungan serta memperkuat ketahanan wilayah pesisir Bangkalan.

Dandim 0820/Probolinggo Resmikan Sumur Bor Desa Klampokan Dukung Ketersediaan Air Bersih

PROBOLINGGO menjadi lokasi peresmian sumur bor oleh Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya sebagai upaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Desa Klampokan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, sekaligus mendukung penanggulangan dampak kekeringan wilayah.

Peresmian sumur bor dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, dengan melibatkan unsur pemerintah desa dan mitra terkait. Program ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan sarana air bersih berkelanjutan.

Letkol Arh Iwan Hermaya menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor merupakan hasil kerja sama Kodim 0820/Probolinggo dengan PT PLN Nusantara Power Paiton sebagai bagian dari sinergi lintas sektor dalam membantu masyarakat terdampak kekurangan air.

“Semoga sumur bor ini dapat dimanfaatkan dengan baik serta dirawat dan dijaga bersama oleh masyarakat,” ujar Letkol Arh Iwan Hermaya dalam keterangannya saat peresmian fasilitas air bersih di Desa Klampokan.

Selain pembangunan sumur bor, Kodim 0820/Probolinggo juga melaksanakan pengawasan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat di wilayah binaan.

Pembangunan sumur bor dilaksanakan berdasarkan usulan masyarakat setempat agar fasilitas yang dibangun tepat sasaran dan benar-benar berada di wilayah yang membutuhkan akses air bersih secara mendesak dan berkelanjutan.

Kepala Desa Klampokan Bahriatun Nikmah menyampaikan apresiasi atas dukungan Kodim 0820/Probolinggo. Diharapkan keberadaan sumur bor ini mampu membantu kebutuhan air bersih warga Dusun Lentang serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Kodim 0802/Ponorogo Dukung Pembangunan 28 Jembatan Perintis Garuda di Wilayah Desa

PONOROGO menjadi wilayah pelaksanaan program strategis pemerintah melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang didukung penuh Kodim 0802/Ponorogo. Program ini bertujuan mempercepat pemerataan infrastruktur pedesaan sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah guna menunjang kesejahteraan masyarakat.

Kodim 0802/Ponorogo secara aktif mendukung berbagai program pemerintah dan komando atas, meliputi pertahanan negara, ketahanan pangan, KDKMP, Makan Bergizi Gratis, kesehatan, pendidikan, pompanisasi, serta TNI AD Manunggal Air, termasuk pembangunan infrastruktur desa secara berkelanjutan.

Pada Rabu, 14 Januari 2026, Dandim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., MMDS menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayahnya direncanakan sebanyak 28 titik yang tersebar di seluruh kecamatan Kabupaten Ponorogo.

“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan program pemerintah untuk pemerataan infrastruktur pedesaan dan seluruh pengerjaan melibatkan anggota Koramil, masyarakat, serta unsur terkait di wilayah,” tegas Letkol Arh Farauk Saputra saat dikonfirmasi Media Center 0802.

Dandim menekankan bahwa Kodim 0802/Ponorogo akan melaksanakan tugas secara maksimal, penuh tanggung jawab, serta bersinergi dengan perangkat desa dan masyarakat guna menyukseskan pembangunan jembatan demi kelancaran transportasi dan aktivitas ekonomi warga.

Partisipasi masyarakat terlihat dari semangat gotong royong warga dan perangkat desa bersama TNI, mulai dari pembongkaran lahan hingga proses pengecoran jembatan yang menghubungkan Desa Dadapan dengan Desa Jalen, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo.

Kamituwo Dusun Sempol Desa Dadapan, Rohma Kurniaji, menyampaikan apresiasi atas pembangunan jembatan tersebut dan berharap keberadaannya dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya petani, untuk mendukung mobilitas harian serta meningkatkan kesejahteraan warga sekitar.

Pangdam V Brawijaya Ikuti Zoom Meeting Kasad Bahas Percepatan Operasional Satgas Jembatan TNI AD

SURABAYA Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., mengikuti kegiatan Zoom Meeting bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. Kegiatan ini membahas rencana operasional Satgas Jembatan TNI AD serta percepatan pembangunan jembatan perintis di wilayah Indonesia.

Kegiatan berlangsung di Ruang SICC Makodam V/Brawijaya pada Kamis, 15 Januari 2026, dihadiri oleh Irdam V/Brawijaya, Asintel Kasdam, Asops Kasdam, para Danrem jajaran dari Korem 081 hingga 084, serta Waasrendam V/Brawijaya. Kasad memimpin langsung jalannya rapat secara virtual dari Mabesad.

Dalam arahannya, Kasad menekankan pentingnya percepatan pembangunan jembatan sebagai bentuk dukungan TNI AD terhadap peningkatan akses masyarakat, terutama menuju satuan pendidikan dan fasilitas publik lainnya. Program ini juga menjadi bagian dari implementasi TNI Manunggal dalam pembangunan nasional.

Kasad menginstruksikan seluruh jajaran Kodam untuk melaksanakan survei lapangan berdasarkan data inventarisasi Kementerian Dalam Negeri. Hasil survei menjadi dasar perencanaan pembangunan jembatan yang sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah dengan mempertimbangkan efektivitas, ketahanan, serta kualitas konstruksi.

Sebagai langkah operasional, dibentuk 15 tim pelaksana tingkat Korem, masing-masing terdiri dari 20 personel yang melibatkan teknisi, prajurit, dan masyarakat. Pada periode pertama, Januari–Februari 2026, ditargetkan pembangunan sepuluh titik jembatan per bulan. Selanjutnya, periode kedua Maret–Desember 2026 sebanyak lima belas titik per bulan.

Selain pembangunan fisik, pelatihan kaderisasi juga dilakukan pada periode awal guna memperbanyak jumlah tim pelaksana pada tahap berikutnya. Ka Zidam diinstruksikan membentuk dua personel teknis per tim pelaksana untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan.

Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi komando TNI AD dalam mendukung pembangunan nasional. Diharapkan, pelaksanaan program berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui peningkatan akses, mobilitas, serta kesejahteraan wilayah binaan.

Prajurit Berprestasi Kodam V/Brawijaya Serka Rifki Ceritakan Perjuangan Meraih Emas Asian Games 2018

SURABAYA – Brawijaya Podcast kembali menghadirkan sosok inspiratif, Serka Rifki Ardiansyah Aroshid, prajurit berprestasi yang berhasil mengharumkan nama bangsa di ajang Asian Games 2018. Dalam perbincangan hangat bersama host Sertukwa Cantika Lafiara Handri Putri, Rifki mengisahkan perjalanan panjangnya meraih prestasi gemilang di dunia karate.

Serka Rifki mengawali kisahnya sejak masa sekolah di Surabaya, hingga akhirnya menempuh pendidikan militer dan bergabung sebagai prajurit Kodam V/Brawijaya. Ia sempat kuliah di Universitas Brawijaya sebelum akhirnya memilih jalur pengabdian sebagai tentara sekaligus atlet karate nasional yang berprestasi internasional.

Perjalanan Serka Rifki menuju Pelatnas tidaklah mudah. Ia bercerita tentang perjuangan berat selama menjalani latihan intensif, seleksi ketat, hingga pengalaman berharga saat memperkuat tim Indonesia dalam ajang SEA Games dan Asian Games. Mental baja dan disiplin tinggi menjadi kunci utama keberhasilannya.

Salah satu momen paling berkesan baginya adalah saat mewakili Indonesia di Asian Games 2018. Meski sempat cedera dalam masa latihan, semangat juang Rifki tidak surut. Ia tetap tampil penuh dedikasi dan berhasil menyumbangkan medali emas bagi Indonesia di cabang olahraga karate.

Serka Rifki juga menuturkan dukungan penuh yang ia dapatkan dari satuan Kodam V/Brawijaya. Seluruh proses administratif, perizinan, hingga kebutuhan akomodasi selama masa latihan selalu difasilitasi dengan baik, mencerminkan perhatian besar satuan terhadap pengembangan potensi prajurit berprestasi.

Menurutnya, prestasi tidak akan datang tanpa proses panjang. “Berlatihlah dengan giat dan tekun, karena proses tidak akan mengkhianati hasil. Bonus akan datang dengan sendirinya,” ungkap Serka Rifki dalam sesi podcast yang penuh motivasi dan semangat juang.

Melalui Brawijaya Podcast, Serka Rifki berharap pengalamannya dapat menjadi inspirasi bagi prajurit muda untuk terus berprestasi dan menjaga nama baik Kodam V/Brawijaya serta TNI Angkatan Darat dalam setiap bidang, baik olahraga maupun pengabdian kepada bangsa.

Satgas Yonif 511/DY Rutin Cek Instalasi Listrik Warga Desa Lowanom Papua Pegunungan

LANNY JAYA menjadi fokus pengabdian Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 511/DY melalui kegiatan rutin pengecekan instalasi listrik rumah warga Desa Lowanom. Kegiatan ini menegaskan peran TNI dalam menjaga keselamatan masyarakat di wilayah penugasan terpencil Papua Pegunungan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026, oleh personel Pos Malagayneri Satgas Yonif 511/DY. Pengecekan dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi bahaya korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran dan mengancam keselamatan warga setempat.

Danpos Malagayneri Satgas Yonif 511/DY, Letda Inf Nicho, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat binaan. “Kami hadir untuk memastikan instalasi listrik warga aman dan layak digunakan,” tegasnya dalam pernyataan resmi.

Pengecekan dilakukan dengan mengunjungi rumah warga satu per satu guna memastikan kabel, sambungan, serta sumber listrik terpasang sesuai standar keamanan. Pendekatan ini juga memperkuat komunikasi sosial antara prajurit TNI dan masyarakat Desa Lowanom.

Satgas Yonif 511/DY memiliki personel dengan kemampuan teknis dasar kelistrikan yang mendukung tugas pembinaan teritorial. Keahlian tersebut dimanfaatkan untuk membantu warga yang mengalami kendala instalasi listrik di rumah mereka selama masa penugasan.

Selain membantu secara teknis, kegiatan ini mencerminkan komitmen TNI dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Papua. Kehadiran prajurit di tengah warga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas wilayah binaan.

Kegiatan pengecekan instalasi listrik berjalan aman dan lancar tanpa hambatan berarti. Diharapkan upaya berkelanjutan ini terus memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat serta meningkatkan kualitas keselamatan hidup warga Desa Lowanom.

Danramil Klampis Dampingi Pemerintah Provinsi Jatim Tinjau Temuan Sumur Minyak di Bangkalan

BANGKALAN – Danramil 0829-14/Klampis Kapten Inf Ali Imron mendampingi kegiatan peninjauan kandungan temuan sumur minyak/gas bumi yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Rabu (14/1/26). Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Duko, Desa Penyaksagan, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan.

Peninjauan ini dilaksanakan dalam rangka pengambilan sampel untuk dilakukan uji laboratorium lebih lanjut guna memastikan kandungan serta potensi sumber daya alam yang ditemukan. Langkah ini menjadi tahapan awal sebelum dilakukan kajian lanjutan terkait kemungkinan pengelolaan secara resmi.

Dalam kegiatan tersebut hadir perwakilan Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, SKK Migas Surabaya, DLH Provinsi Jawa Timur, Kepala BPBD Kabupaten Bangkalan, PT Syslab Surabaya, tim Teknik Geofisika ITS Surabaya, Camat Klampis beserta staf, anggota Polsek Klampis, serta Kepala Desa Penyaksagan.

Kapten Inf Ali Imron menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh setiap kegiatan pemerintah yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat. “Kami dari Koramil Klampis siap bersinergi dengan seluruh instansi terkait guna memastikan proses penelitian berjalan aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjaga kondusivitas wilayah,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, kegiatan peninjauan kandungan temuan minyak/gas bumi di Desa Penyaksagan berlangsung dengan aman dan kondusif. Diharapkan hasil uji laboratorium nantinya dapat memberikan kepastian terkait potensi sumber daya yang dimiliki wilayah Kecamatan Klampis.

Peletakan Batu Pertama Pasar Kesamben Tandai Komitmen TNI dan Pemerintah Dorong Ekonomi Blitar

BLITAR – Bertempat di lokasi Pasar Kesamben, Jalan Stasiun Desa/Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar, telah dilaksanakan kegiatan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pasar Kesamben melalui Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, yang dilanjutkan dengan doa bersama untuk korban bencana alam di Sumatera. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 orang dan berlangsung khidmat pada Rabu (14/1/2026).

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriyadi, Sekda Kabupaten Blitar Khusna Lindarti, S.Sos, M.Si, perwakilan Kejaksaan Negeri dan Polres Blitar, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Timur, para kepala OPD terkait, Muspika Kesamben, Kepala Pasar Kesamben, serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan para pedagang Pasar Kesamben.

Dalam sambutannya, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Timur, I Gusti Agung Ariwibawa, ST, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Blitar beserta jajaran atas kerja keras dalam menyiapkan seluruh proses pembangunan, mulai dari perencanaan, penyiapan lokasi hingga perizinan yang telah lengkap. Ia berharap pembangunan Pasar Kesamben dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pembangunan Pasar Kesamben direncanakan berlangsung selama kurang lebih 360 hari kerja atau satu tahun penuh, dengan target penyelesaian pada 23 Desember 2027. Oleh karena itu, dukungan dari seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan tepat waktu.

Sementara itu, Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ground breaking Pasar Kesamben. Ia menjelaskan bahwa Pasar Kesamben memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi rakyat karena letaknya yang mudah dijangkau dan berada di tepi jalan nasional, sehingga melayani masyarakat tidak hanya dari wilayah Blitar, tetapi juga daerah perbatasan, khususnya Kabupaten Malang. Pasar ini nantinya akan menampung sekitar 755 pedagang dan menjadi pusat aktivitas ekonomi dari pagi hingga sore hari.

Pada kesempatan tersebut, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan menegaskan bahwa peletakan batu pertama ini merupakan simbol dimulainya pembangunan Pasar Kesamben yang bertujuan meningkatkan perekonomian, kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Kesamben dan sekitarnya, sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Blitar. Selain itu, kegiatan doa bersama untuk korban bencana alam di Sumatera menjadi wujud kepedulian dan solidaritas seluruh elemen masyarakat terhadap saudara-saudara yang tertimpa musibah.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mendukung pembangunan nasional berbasis ekonomi rakyat. Diharapkan, pembangunan Pasar Kesamben dapat berjalan sesuai rencana serta menjadi sarana peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Blitar.

Sinergitas TNI Polri dan Pemerintah Trenggalek Wujudkan Pelestarian Hutan Lindung di Mata Air Ingas Winong

TRENGGALEK – Sinergitas antara TNI, Polri, dan pemerintah terus diperkuat sebagai upaya nyata menjaga kelestarian kawasan hutan lindung. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan di kawasan sumber mata air Ingas Winong, Desa Ngulanwetan, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Rabu (14/1/2026).

Kegiatan ini melibatkan Babinsa Desa Ngulanwetan Sertu Zaenal Arifin, anggota Koramil 0806-02/Pogalan, yang bersinergi dengan Bhabinkamtibmas Aipda Ahmad Saifudin serta Dinas Perhutani Trenggalek. Aksi tanam pohon tersebut menjadi simbol kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ekosistem hutan lindung yang memiliki peran vital bagi keberlangsungan hidup masyarakat.

Mata air Ingas Winong dipilih sebagai lokasi kegiatan karena menjadi salah satu sumber air bersih utama bagi warga Desa Ngulanwetan dan sekitarnya. Kelestarian mata air ini sangat bergantung pada kondisi hutan lindung di sekelilingnya, sehingga penghijauan dinilai sebagai langkah strategis dan preventif untuk mencegah degradasi lingkungan.

Sertu Zaenal Arifin menegaskan bahwa TNI dan Polri akan terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam menjaga dan merawat kawasan hutan lindung. Menurutnya, sinergitas antarinstansi menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman kerusakan lingkungan yang semakin kompleks.

“Hari ini kami melaksanakan penanaman bibit pohon aren, pohon pucung, pohon ringin, pohon sonokeling, dan pohon alpukat,” ujar Sertu Zaenal. Ia menjelaskan, jenis tanaman tersebut memiliki fungsi ekologis yang kuat untuk menjaga struktur tanah, menyimpan cadangan air, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di masa depan.

Ia menambahkan, keterlibatan aparat kewilayahan dalam kegiatan pelestarian lingkungan bukan sekadar tugas tambahan, melainkan bagian dari tanggung jawab moral untuk menjaga alam sebagai warisan generasi mendatang. Hutan yang lestari diyakini mampu menopang kehidupan sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat desa.

Hal senada disampaikan Bhabinkamtibmas Desa Ngulanwetan, Aipda Ahmad Saifudin. Menurutnya, kegiatan tanam pohon ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar semakin peduli terhadap kelestarian hutan lindung dan tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak lingkungan.

Sementara itu, Dinas Perhutani Trenggalek menyambut positif sinergitas yang terbangun antara TNI, Polri, dan pemerintah desa. Kolaborasi tersebut dinilai efektif dalam menjaga kawasan hutan dari ancaman alih fungsi lahan, penebangan liar, serta potensi bencana ekologis seperti longsor dan kekeringan.

Kegiatan penanaman pohon ini juga melibatkan partisipasi masyarakat setempat. Warga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mencerminkan tumbuhnya kesadaran bersama bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Melalui aksi nyata ini, sinergitas TNI-Polri dan pemerintah tidak hanya sebatas slogan, tetapi diwujudkan langsung di lapangan. Diharapkan, kegiatan penanaman pohon di mata air Ingas Winong ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi wilayah lain dalam menjaga hutan lindung demi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.